← Daftar isi Ekonomi Allah dan Pembangunan Tubuh Kristus · bab 5/6

PEMBANGUNAN TUBUH KRISTUS (1)

Pembacaan Alkitab :

Mat. 16:18; Ef 4:8-14.

GARIS BESAR

I. Nubuat Kristus - Mat. 16:18 :

A. "Di atas batu karang ini (Kristus dan wahyu mengenai Kristus yang diterima oleh para rasul), Aku akan mendirikan gereja-Ku."

B. "Pintu alam maut tidak akan menguasainya.

II. Kristus sebagai sang Kepala yang ditinggikan memberikan pemberian-pemberian kepada manusia - Ef 4:811 :

A. Rasul-rasul :

1. Orang yang telah menerima wahyu ekonomi Perjanjian Baru Allah mengenai Kristus dan gereja - Mat. 16:16-18; Gal. 1:11-12, 15-16; Ef 3:3-4, 811; 5:32.

2. Orang yang dapat memberitakan Injil Kristus demi menyelamatkan orang-orang berdosa yang telah dipilih dan dipanggil oleh Allah, untuk membawa mereka kepada Kristus - Gal. 1:16a; Ef 3:8; 2 Kor. 11:2.

3. Orang yang dapat mendirikan gereja-gereja lokal dan menetapkan penatua di antara mereka untuk memimpin, menggembalakan, mengajar, dan mengawasi - Kis. 14:23; 1 Tim. 5:17; 1 Ptr. 5:2.

4. Orang yang dapat memberitakan ajaran-ajaran, menyampaikan kebenaran, menyernpurnakan orang-orang kudus, dan membangun Tubuh Kristus - I Tim. 2:7; Ef 4:11-12.

B. Nabi-nabi — berbicara bagi Tuhan, berbicara menyalurkan Tuhan, dan berbicara menyampaikan Tuhan ke dalam manusia — 1 Kor 14:1, 4-5, 23a, 24-26, 31

C. Penginjil-penginjil — memberitakan Kristus dan kekayaan Kristus yang tidak terduga sebagai Injil demi menyelamatkan orang-orang berdosa yang merana, untuk membawa mereka kepada Kristus.

D. Gembala-gembala dan pengajar-pengajar — menggembalakan dan mengajar kaum beriman.

E. Untuk menyempurnakan orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan (ministri) — membangun Tubuh Kristus, supaya orang-orang kudus dapat mencapai — Ef 4:12-14:

1. Kesatuan iman dan pengetahuan yang benar ten-tang Anak Allah.

2. Kedewasaan penuh.

3. Tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus.

4. Bukan lagi anak-anak yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran.

Mulai berita ini dan seterusnya, kita akan membahas pembangunan Tubuh Kristus. Di sini, saya bukan sedang membicarakan pembangunan gereja-gereja lokal. Sebaliknya, saya sedang membicarakan pembangunan Tubuh Kristus. Gereja-gereja lokal bersifat lokal — mereka berada di tempat yang berbeda dan banyak jumlahnya. Hari ini, di bumi, pada keenam benua, ada kurang lebih seribu seratus gereja dalam pemulihan Tuhan. Tetapi Tubuh Kristus adalah unik di alam semesta. Hanya ada satu Tubuh. Semua gereja lokal dari segala tempat dan waktu adalah bagian dari Tubuh Kristus yang unik ini.

NUBUAT KRISTUS

Membangun Gereja di atas Batu Karang Ini

Dalam Matius 16 Tuhan bernubuat bahwa Dia akan membangun gereja-Nya, yaitu Tubuh-Nya, di atas batu karang ini. Di satu pihak, batu karang melambangkan Kristus; di pihak lain, melambangkan wahyu yang dilihat oleh para rasul. Alkitab memperlihatkan kepada kita, di satu pihak, Tubuh Kristus dibangun di atas Kristus sendiri, dengan Dia sebagai dasarnya (1 Kor 3:11). Di lain pihak, Tubuh Kristus dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi (Ef. 2:20). Dasar para rasul dan para nabi adalah wahyu yang mereka lihat, yaitu seluruh Perjanjian Baru, dari Matius sampai Wahyu.

Dalam seluruh Alkitab, gereja disebut untuk kali pertama dalam Matius 16. Meskipun dalam Perjanjian Lama ada beberapa lambang yang melambangkan gereja, kata "gereja" tidak ditemukan dalam Perjanjian Lama. Sebab itu, dalam Perjanjian Lama, gereja adalah satu misteri yang tersembunyi dalam Allah. Tidak ada seorang pun, seperti Adam, Nub, Abraham, Musa, Daud, atau Yesaya yang mengetahui hal ini. Orang-orang kudus Perjanjian Lama tidak mengetahui mengapa mereka takut dan menyembah Allah, dan mengapa Allah merawat mereka; mereka hanya tabu bahwa Mesias, Kristus, akan datang. Mereka dengan sungguh-sungguh mengharapkan Dia datang untuk mendirikan kerajaan surga di bumi. Mereka tidak tahu bahwa Allah ingin mendapatkan satu gereja sebagai Tubuh Kristus. Dalam Perjanjian Baru, Yohanes Pembaptis muncul, memanggil orang-orang untuk bertobat dan percaya kepada Injil. Tuhan Yesus melanjutkan apa yang telah diberitakan oleh Yohanes, dan sebagai hasilnya, Petrus, Yakobus, dan Yohanes serta masih banyak yang lain menerima-Nya. Dari orang-orang inilah, Tuhan menetapkan dua belas orang sebagai rasul dan mengutus mereka keluar untuk memberitakan Injil, tetapi tidak ada seorang pun dari mereka yang tahu bahwa semuanya ini adalah untuk gereja. Saya percaya, pada saat mereka sampai pada Matius 16, mereka telah mengikuti Tuhan selama dua sampai tiga tahun. Pada saat itu Tuhan membawa mereka keluar dari Yerusalem dan tanah Yudea, jauh dari kota kudus, bait suci, kurban persembahan, mezbah ukupan, dan tempat-tempat yang dipenuhi oleh suasana keagamaan, ke daerah Kaisarea Filipi di utara, di kaki sebuah gunung dekat perbatasan tanah Yudea. Di sana Tuhan bertanya kepada mereka, "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?" Petrus menjawab dan berkata, "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup" (ay. 16). Kali ini ia tidak mengatakan hal-hal yang bodoh, langitnya cerah, tidak berawan. Ia mencrima wahyu dan nampak bahwa berdasarkan ministri-Nya, Tuhan Yesus adalah Yang diurapi Allah demi menggenapkan tujuan Allah, dan berdasarkan persona-Nya, Dia adalah Anak Allah, perwujudan Allah. Di sini Petrus mengucapkan kata-kata yang menakjubkan. Segera Tuhan memberi tahu dia bahwa hal ini bukan dinyatakan kepadanya oleh manusia tetapi oleh Allah Bapa. Selanjutnya, Tuhan berkata, "Di atas batu karang ini Aku akan mendirikan gereja-Ku" (ay. 18). Dalam perkataan ini, Tuhan memperlihatkan kepada Petrus bahwa mengenal Dia sebagai Kristus saja tidak cukup; Petrus juga harus mengetahui bahwa di atas pengenalan ini, Dia akan membangun gereja. Kristus hanyalah Kepala; Dia perlu satu Tubuh, yaitu gereja, untuk menjadi pasanganNya. Kepala dan Tubuh tidak dapat dipisahkan; Kristus dan gereja merupakan rahasia yang besar (Ef 5:32). Tidak saja kita harus mengenal Kristus; kita juga harus mengenal gereja.

Sekarang sudah hampir dua ribu tahun sejak kenaikan Kristus. Perkara terbesar yang telah terjadi selama ini adalah dihasilkannya gereja. Apa yang kita kerjakan di sini hari ini adalah "mengobarkan" gereja-gereja. Mengatakan bahwa kita sedang membangun gereja berarti kita sedang "mengobarkan" gereja-gereja. Apakah yang dikerjakan oleh Paulus dan Petrus? Mereka mengobarkan gereja-gereja! Apakah yang dikerjakan oleh misionaris-misionaris Barat ketika mereka meninggalkan negaranya dan sanak keluarganya dan menyeberangi lautan? Mereka mengobarkan gereja-gereja! Saat ini, Kristus di atas takhta di surga sedang mengutus ketujuh Roh-Nya untuk menghidupkan kita. Apa tujuannya? Tujuannya adalah untuk mengobarkan gereja-gereja di segala tempat, sampai seluruh bumi begitu berkobar sehingga dipenuhi oleh gereja-gereja! Tuhan berkata bahwa Injil kerajaan akan diberitakan ke seluruh bumi dan kemudian kesudahannya akan tiba. Hari ini, kesudahannya masih belum tiba karena Injil masih belum diberitakan ke seluruh bumi, dan seluruh bumi masih belum dipenuhi gereja-gereja. Anda pernah mendengar tentang pekerjaan Injilisasi di Taiwan. Pekerjaan Injilisasi ini juga mencakup pekerjaan "gerejanisasi". Kami berharap, sampai akhir tahun 1991, tiap kota dan desa di Taiwan akan memiliki gereja. Syukur kepada Tuhan! Di Korea ada sekitar tiga ribu saudara dan saudari yang mau mempersembahkan dirinya bagi Tuhan untuk mengobarkan gereja-gereja. Saya percaya, setelah lima tahun, situasi di Korea akan berubah dan semua tempat akan dipenuhi gereja!

Pintu Alam Maut Tidak Dapat Menguasai Gereja

Dalam Matius 16:18 Tuhan melanjutkan perkataan-Nya, "Pintu alam maut tidak akan menguasainya (gereja)." Pintu alam maut adalah kuasa kegelapan Satan, juga adalah kuasa maut. Tetapi pintu alam maut tidak dapat menguasai gereja karena gereja adalah Tubuh Kristus, sang Kepala, yang duduk di atas takhta di surga. Semua kuasa di surga dan di bumi diberikan kepada Kristus. Karena gereja adalah Tubuh-Nya, maka pintu alam maut tidak dapat menguasai gereja. Sang Kepala yang ditinggikan ini telah dimahkotai dengan kemuliaan dan hormat di atas takhta (lbr. 2:9). Dia juga telah menerima kuasa dari Allah Bapa dan telah dijadikan Tuhan dan Kristus (Kis. 2:36), serta menjadi penguasa raja-raja di bumi (Why. 1:5). Sekarang Dia bekerja dengan Roh-Nya yang diperkuat tujuh ganda (Why. 4:5; 5:6) untuk menerapkan semua yang telah dicapai dan dirampungkan-Nya kepada kita demi pembangunan Tubuh-Nya. Inilah pekerjaan Kristus di surga. Surga, tempat Dia berada, disatukan dengan roh kita. Roh di dalam kita dihubungkan dengan surga. Kitab Kejadian dalam Perjanjian Lama mencatat kisah Yakub ketika. ia bermimpi mengenai sebuah tangga surgawi di padang gurun. Di atas tangga itu ada malaikat-malaikat Allah yang naikturun (Kej. 28:12). Tangga surgawi ini adalah lambang Kristus yang ditinggikan. Tempat tangga itu didirikan disebut Betel dan ini adalah pintu gerbang surga (Kej. 28:18-19). Ibrani 4:16 memberi tahu bahwa kita dapat dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia. Sekarang kita hidup di bumi, lalu, bagaimana kita datang ke takhta Allah di surga? Kuncinya adalah roh yang disebutkan dalam lbrani 4:12. Kristus, yang sedang duduk di takhta di surga, saat ini juga berada di dalam kita (Rm. 8:10), yaitu, dalam roh kita (2 Tim. 4:22). Tempat kediaman Allah adalah roh ini. Betel adalah rumah Allah, tempat tinggal Allah, dan pintu gerbang surga. Kristus adalah tangga yang menghubungkan bumi dengan surga dan membawa surga turun ke bumi. Karena. sekarang roh kita adalah tempat kediaman Allah, roh ini adalah pintu gerbang surga. Di sini Kristus adalah tangga, mempersatukan kita, orang-orang di bumi, dengan surga dan membawa surga kepada kita.

Kadang-kadang saat Anda bangun di pagi hari, Anda merasa sangat lemah. Tetapi ketika Anda berseru "0, Tuhan Yesus", segera Kristus yang ditinggikan ditransmisikan ke dalam Anda seperti aliran listrik dan Anda dikuatkan dalam batin. Adakalanya Anda merasa lelah dan tidak ingin datang bersidang, tetapi begitu Anda berkata dengan lembut di dalam, "Tuhan!" maka sesuatu akan mulai bergerak di dalam Anda, dan akhirnya Anda datang bersidang. Semakin sering bersidang, Anda semakin disatukan dengan surga dan menjadi semakin kuat. Semua kelelahan akan lenyap. Inilah Kristus yang membawa surga ke dalam kita, membuat kita mampu menang atas kekuatan maut Satan.

KRISTUS SEBAGAI SANG KEPALA

YANG DITINGGIKAN

MEMBERIKAN PEMBERIAN-PEMBERIAN KEPADA MANUSIA

Efesus 4:8-11 menunjukkan kepada kita bahwa sang Kepala yang ditinggikan ini memberikan pemberian-pemberian kepada manusia. Setelah Kristus ditinggikan, pertama-tama Dia memberikan beberapa orang berkarunia kepada gereja. Orang-orang berkarunia ini adalah orang-orang yang "mengobarkan" gereja-gereja dan juga menyempurnakan orang lain untuk "mengobarkan" lebih banyak gereja.

Rasul-rasul

Sang Kepala yang ditinggikan ini memberikan empat macam pemberian. Kelompok pertama adalah rasul-rasul (Ef. 4:11). Rasul-rasul menerima wahyu ekonomi Perjanjian Baru Allah mengenai Kristus dan gereja (Mat. 16:16-18; Gal. 1:11- 12, 15-16; Ef 3:3-4, 8-11; 5:32). Pertama, mereka menerima wahyu, wahyu tersebut membuat roh mereka membara sehingga mereka melupakan diri mereka sendiri. Lalu mereka keluar untuk memberitakan wahyu tersebut agar orang lain juga dapat terbakar. Rasul-rasul ini juga memberitakan Injil Kristus demi menyelamatkan orang-orang berdosa yang dipilih dan dipanggil oleh Allah, untuk membawa mereka kepada Kristus (Gal. 1: 16a; Ef. 3:8; 2 Kor. 11:2). Mereka tidak memberitakan Injil yang dangkal, yang memberi tahu orang mengenai masuk ke surga dan tidak masuk ke neraka; sebaliknya, mereka memberitakan Kristus yang almuhit sebagai Injil. Selanjutnya, rasul-rasul dapat mendirikan gereja-gereja lokal dan menetapkan penatua di antara mereka untuk memimpin, menggembalakan, mengajar, dan mengawasi (Kis. 14:23; 1 Tim. 5:17; 1 Ptr. 5:2). Mereka jdga bisa memberitakan ajaran-ajaran, menyampaikan kebenaran, menyernpurnakan orang-orang kudus, dan membangun Tubuh Kristus (I Tim. 2:7; Ef 4:11-12). Inilah keempat perkara yang seharusnya dilakukan oleh seorang rasul.

Nabi-nabi

Nabi-nabi adalah kelompok kedua dari pernberian-pernberian yang diberikan oleh Kristus yang ditinggikan (Ef 4:11). Nabi-nabi adalah orang-orang yang berdasarkan wahyu Tuhan berbicara bagi Tuhan, berbicara untuk menyalurkan Tuhan, dan berbicara untuk menyampaikan Tuhan ke dalam orang lain. Kadang-kadang mereka juga digerakkan untuk mengucapkan beberapa nubuat. Bagi penyernpurnaan orang-orang kudus dan pernbangunan Tubuh Kristus, mereka adalah kelompok kedua setelah rasul-rasul dan merupakan kelompok yang sangat penting.

Penginjil-penginjil

Penginjil-penginjil adalah kelompok ketiga dari orang-orang yang diberikan oleh sang Kepala yang ditinggikan. Mereka dapat memberitakan Kristus dan kekayaan Kristus yang tidak terduga sebagai Injil untuk menyelamatkan orang-orang berdosa. yang merana, untuk membawa mereka kepada Kristus.

Gembala-gembala dan Pengajar-pengajar

Gembala-gembala dan pengajar-pengajar adalah kelompok keempat dari orang-orang yang diberikan oleh sang Kepala yang ditinggikan. Berdasarkan struktur gramatikal dalam bahasa Yunani, gembala-gembala dan pengajar-pengajar di sini mengacu pada satu kelompok dari orang-orang yang berkarunia. Gembalagembala seharusnya tahu bagaimana mengajar orang lain dan pengajar-pengajar seharusnya tahu bagaimana memberi makan orang lain. Mereka mampu menggembalakan dan mengajar kaum beriman dan juga mampu memberi makan kaum beriman baru sama seperti seorang ibu memberi makan, menggembalakan, memimpin, dan mengajar anak-anaknya.

Untuk Memperlengkapi Orang-orang Kudus

bagi Pekerjaan Ministri

Keempat kelompok orang-orang berkarunia tersebut - rasul-rasul, nabi-nabi, penginjil-penginjil, gembala-gembala dan pengajar-pengajar - di satu pihak memberitakan Injil untuk menyelarnatkan orang. Di pihak lain, mereka mendirikan gereja-gereja di setiap tempat. Selain itu mereka juga memberi makan, menggembalakan, dan mengajar orang-orang kudus. Selanjutnya, di tengah-tengah orang-orang kudus ini, mereka berbicara bagi Tuhan dan berbicara untuk menyampaikan Tuhan ke dalam mereka. Dengan dernikian semua orang kudus disempurnakan. Arti penyernpurnaan dapat diilustrasikan dengan mahasiswa yang sedang diajar berbagai mata pelajaran oleh profesor-profesor. Setelah empat tahun pelajaran, mereka lulus dan dapat melakukan perkara-perkara seperti yang dilakukan oleh profesor-profesor tersebut karena mereka semua telah disempurnakan. Kristus sebagai sang Kepala memberikan keempat macam pernberian ini kepada gereja demi menyernpurnakan orang-orang kudus supaya mereka juga dapat menjadi rasul-rasul, nabi-nabi, penginjil-penginjil, gembala-gembala dan pengajar-pengajar. Sayangnya, hal ini tidak ada dalam sistern kekristenan. Mereka hanya melatih beberapa pengkhotbah untuk mengadakan kebaktian di hari Minggu. Dalam kebaktian tersebut ada satu orang yang berbicara dan yang lain mendengarkan. Sebagian besar dari mereka, setelah mendengarkan puluhan tahun, masih belum menerima banyak penyempurnaan.

Dalam pemulihan Tuhan, semua pemberian seperti rasul-rasul, nabi-nabi, penginjil-penginjil, serta gembala-gembala dan pengajar-pengajar seharusnya melakukan pekerjaan penyempurnaan. Dengan kata lain, mereka semua seharusnya melakukan pekerjaan pelatihan. Mereka seharusnya seperti profesor-profe sor yang menyempurnakan para mahasiswa. Dengan demikian, setelah beberapa tahun, orang-orang kudus akan disempurnakan dan akan mampu melakukan pekerjaan-pekerjaan yang mereka lakukan. Pada saat ini, buku-buku yang telah diterbitkan di tengah-tengah kita sangat kaya dan banyak. Paling sedikit ada empat ribu berita yang berbeda. Jika Anda mau meluangkan waktu, bahan-bahan ini sangat baik untuk membantu Anda disempumakan. Saya dengar Anda telah menerjemahkan semua berita pelajaran hayat Perjanjian Baru ke dalam bahasa Korea. Jika Anda meluangkan waktu dua jam setiap hari selama dua tahun untuk membaca berita-berita pelajaran hayat ini, Anda akan diperlengkapi. Dalam waktu empat tahun Anda akan dapat menyelesaikan semua berita ini.

Selain itu, dalam gereja, Anda melihat bagaimana para rasul mendirikan gereja-gereja, menetapkan penatua-penatua, memberitakan Injil yang tinggi, membawa orang kepada Kristus untuk menikmati kekayaan Kristus, dan memberitakan ajaran-ajaran. Sebagai contoh, pagi ini seseorang bertanya kepada saya tentang perbedaan denominasi dengan gereja. Secara sederhana, pertama, denominasi bergolong-golongan; mereka telah memecahbelah Tubuh Kristus. Gereja tidak bergolong-golongan; melainkan satu. Semua orang beriman, baik yang dibaptis pereik maupun yang dibaptis selam, asalkan mereka beroleh selamat, mereka telah berada dalam gereja. Kedua, denominasi tidak mempunyai tumpuan yang pasti. Tetapi gereja mempunyai turnpuan yang pasti dan juga yang unik (satu-satunya). Di sini kita berdiri di atas tumpuan keesaan di setiap tempat yang berbeda untuk bersama-sama menyembah Allah dan membangun Tubuh Kristus. Saya percaya, setelah lima tahun banyak di antara Anda akan dapat menjadi rasul-rasul, memberitakan Injil dari kota ke kota dan dari desa ke desa, mendirikan gereja-gereja, menyampaikan kebenaran, dan membangun Tubuh Kristus.

Berikutnya adalah nabi-nabi. Suasana sidang-sidang gereja pada saat ini adalah melatih Anda untuk berbicara bagi Tuhan. Sebagai contoh, pembagian nikmat (sharing) setelah penyampaian berita kebanyakan merupakan pengulangan kata-kata yang baru Anda dengar. Setelah berbicara secara demikian sejangka waktu, Anda akan mampu berbicara bagi Tuhan. Mungkin pada saat pertarna berdiri, Anda tidak berani berbicara dan ketakutan. Tetapi asalkan Anda terus berlatih, keberanian Anda akan terus bertambah, dan suara Anda akan semakin lantang. Perlahanlahan Anda tidak saja mampu berbicara bagi Tuhan, tetapi Anda juga mampu berbicara untuk menyalurkan Tuhan dan berbicara untuk menyampaikan Tuhan ke dalam orang lain. Setelah sidang-sidang ini, orang-orang mungkin tidak lagi ingat berita-berita yang mereka dengar. Tetapi mereka akan merasa ada sesuatu yang mengikuti mereka sepanjang waktu. Hal ini dikarenakan Anda telah berbicara untuk menyampaikan Tuhan ke dalam. mereka. Setelah Anda kembali ke rumah, jangan hanya mengobrol dengan keluarga Anda; tetapi Anda harus belajar membicarakan perkataan Tuhan kepada keluarga Anda, berbicara untuk menyalurkan Tuhan, dan berbicara untuk menyampaikan Tuhan ke dalam mereka. Dengan demikian mereka akan menemukan bahwa Anda telah berubah, dan mereka juga akan berubah karena pembicaraan Anda. Inilah bemubuat. Dalam I Korintus 14 Paulus berkata bahwa kamu semua dapat bernubuat seorang demi seorang (ay. 3 1).

Penyempurnaan orang-orang kudus oleh para penginjil membuat setiap orang kudus memiliki beban dan roh untuk menginjil. Bagi orang-orang kudus, hal ini menggembirakan dan menghangatkan suasana Injil sehingga mereka menjadi terbakar untuk memberitakan Injil. Dalam pemberitaan Injil, para penginjil juga membantu mereka berbicara tepat pada sasaran serta tidak menyimpang dari pokok pembicaraan. Ketika mereka berbicara, hati, mulut, dan roh pendengar akan terbuka dan mereka akan menerima Tuhan hingga beroleh selamat. Penyempurnaan yang dilakukan oleh gembala-gembala dan pengajar-pengajar adalah menyempurnakan orang-orang untuk menjadi ibu-ibu. Setelah orang-orang diselamatkan, banyak saudara saudari yang tidak dapat memberi mereka makan. Mereka seperti ibu yang tidak bisa merawat anaknya sehingga kaum beriman baru tidak menerima banyak suplaian dan ajaran. Sebab itu, kita semua harus menjadi gembala yang menyempumakan orang lain dan kita semua harus belajar. Semakin melakukan hal-hal ini, kita akan semakin maju dan menjadi semakin baik dalam melakukan hal-hal itu.

Pada akhimya, setelah penyempumaan semacam ini, orangorang kudus akan dapat menjadi rasul-rasul, nabi-nabi, penginjilpenginjil, serta gembala-gembala dan pengajar-pengajar. Setiap anggota akan mampu berfungsi dan akan berbagian dalam pekerjaan ministri Perjanjian Baru, yaitu pembangunan Tubuh Kristus, sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus. Dengan demikian, kita bukan lagi anak-anak yang diombangambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran. Seluruh gereja akan bertumbuh menjadi seorang manusia yang matang dan mencapai perawakan Kristus. Inilah pembangpnan Tubuh Kristus.

Berita ini disampaikan oleh saudara Witness Lee di Seoul, Korea pada tanggal 7 Nopember 1988.