← Daftar isi Efesus (3) · bab 4/23

KRISTUS DALAM EKONOMI ALLAH

Pembacaan Alkitab: Ef. 1:20-23; 3:8, 16-19; 4:8-10

Ekonomi Allah ialah Kristus dan gereja. Semoga Tuhan memberi kita satu langit yang jernih agar kita dapat melihat visi Kristus dan gereja. Walaupun Kitab Efesus merupakan kitab yang pendek, tetapi tidak ada kitab lainnya dalam Alkitab yang mewahyukan Kristus dalam kealmuhitan-Nya secara vertikal dan horizontal seperti yang tercatat dalam Kitab Efesus ini.

JAUH LEBIH TINGGI DARIPADA SEGALANYA

DAN MEMENUHI SEGALANYA

Banyak pelajar Alkitab mengetahui bahwa Kitab Kolose mewahyukan Kristus sebagai Kepala dan Kitab Efesus mewahyukan gereja sebagai Tubuh. Akan tetapi, bahkan Kitab Kolose pun tidak mewahyukan Kristus sedemikian vertikal dan horizontalnya, seperti yang diwahyukan dalam Kitab Efesus. Efesus 1:21 mengatakan bahwa Kristus “jauh lebih tinggi dari segala”. Kata-kata ini tidak dapat ditemukan dalam Kitab Kolose. Kitab Kolose mengatakan bahwa Kristus harus menempati kedudukan utama, tempat pertama dalam segala sesuatu, tetapi tidak mengatakan Kristus jauh lebih tinggi daripada segalanya. Ada orang menganggap surga tingkat ketiga adalah tempat tertinggi dalam alam semesta. Namun dalam Efesus 4:10 Paulus mengatakan Kristus “telah naik jauh lebih tinggi daripada semua langit, untuk memenuhi segala sesuatu”.

Efesus 1:23 mengatakan bahwa Kristus “memenuhi semua dan segala sesuatu”, Kolose 3:11 mengatakan bah-wa Kristus “adalah semua dan di dalam segala sesuatu”. Namun, Kristus memenuhi semua dan segala sesuatu dalam Efesus 1:23 melebihi Ia sebagai semua di dalam segala sesuatu dalam Kolose 3:11. Kolose 3:11 mengacu kepada ruang lingkup manusia baru. Maka, dalam manusia baru, Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu. Akan tetapi Efesus 1:23 mengacu kepada alam semesta yang mencakup waktu dan ruang. Kristus tidak saja semua dan di dalam segala sesuatu berkaitan dengan manusia baru, Ia pun memenuhi semua dan segala sesuatu berkaitan dengan aspek alam semesta. Dalam alam semesta, Kristus di atas segala-galanya dan memenuhi segala-galanya.

Dalam Efesus 3:8 Paulus membicarakan kekayaan Kristus yang tidak terduga. Ungkapan ini tidak terdapat dalam Kitab Kolose. Kekayaan Kristus ialah apa adanya Kristus bagi kita, antara lain seperti: terang, hayat, benar, dan kudus. Kekayaan-kekayaan ini tidak terduga dan melampaui dugaan kita.

Dalam Efesus 3:18 Paulus mengatakan “betapa lebarnya, dan panjangnya, dan tingginya, dan dalam-nya”. Lebar, panjang, tinggi, dan dalam adalah dimensi-dimensi Kristus. Kristus tidak saja lebih tinggi daripada segala-galanya, Dialah tinggi. Ia tidak saja lebih dalam dan lebar dan panjang daripada segala-galanya, Dialah lebar, panjang, dan dalam itu sendiri.

Kristus yang almuhit baik secara vertikal maupun horizontal ini sedang berumah dalam hati kita dengan cara yang sangat intim. Oh, semoga kita nampak betapa Kristus yang almuhit kini sedang berumah di dalam hati kita!

DIBANGKITKAN DARI ANTARA ORANG MATI

Kristus jauh lebih tinggi daripada segala-galanya ka-rena Ia telah dibangkitkan dari antara orang mati (Ef. 1:20-21). Di luar Kristus, tidak seorang pun yang dapat menaklukkan kematian dan keluar dari antara orang mati. Bagi Kristus, dibangkitkan dari kematian menunjukkan tidak ada apa pun yang dapat menekan Dia ke bawah. Ketika maut mendatangi kita, kita tidak berdaya menolaknya, sebab maut berkuasa menawan kita. Tetapi maut tidak berkuasa menawan Kristus (Kis. 2:24). Setelah mengunjungi alam orang mati selama tiga hari, Kristus keluar dalam kebangkitan. Walau maut berusaha sekuatnya untuk menawan Dia, Kristus dapat berkata, “Hai maut, apakah hanya ini yang dapat kaulakukan terhadap Aku? Jika hanya ini, sekarang saatnya bagi-Ku untuk berjalan keluar melaluimu dalam kebangkitan.”

Sebagaimana tidak ada satu pun yang dapat menekan Kristus, begitu pula tidak ada satu pun hal negatif yang dapat menekan kita, karena di dalam kita ada Kristus. Kita yang percaya kepada Kristus harus menjadi orang-orang yang bangkit. Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, dan tidak ada satu pun yang dapat menahan Dia. Inilah sebabnya Ia sekarang jauh lebih tinggi daripada segala-galanya. Ia telah dibangkitkan untuk menjadi jauh lebih tinggi daripada segala-galanya. Inilah Kristus yang kita miliki.

Semua orang Kristen mengetahui bahwa Kristus adalah Penebus dan Juruselamat. Ada orang memahami bahwa Kristus adalah Pemberi segala karunia dan adalah hayat kita. Tetapi Kristus bukan hanya hal-hal itu. Dalam Kitab Efesus, sejilid kitab yang membahas ekonomi Allah, kita nampak Kristus jauh lebih tinggi daripada segala-galanya. Saya dapat bersaksi bahwa Kristus yang saya nikmati ini jauh lebih tinggi daripada segala-galanya.

KRISTUS YANG BERBEDA

Dalam beberapa hal Kristus yang kita nikmati dalam pemulihan Tuhan berbeda dengan Kristus yang terdapat dalam kekristenan. Ketika beberapa orang mendengar perkataan ini, mereka mungkin akan menuduh kita bidah. Namun, renungkanlah perlambangan dalam Kitab Imamat. Dalam kitab ini dilukiskan adanya kelima jenis kurban utama: kurban bakaran, kurban sajian, kurban keselamatan (pendamaian), kurban penghapus dosa, dan kurban penebus salah. Kurban-kurban ini melambangkan Kristus dalam berbagai aspek. Bahkan dalam satu macam kurban, seperti kurban bakaran, terdapat lambang persembahan yang berbeda-beda. Seseorang dapat mempersembahkan seekor lembu, seekor domba, atau seekor burung. Semuanya itu melambangkan Kristus. Ini memberi kita dasar untuk mengatakan bahwa dalam pengalaman kita, Kristus yang kita nikmati mungkin berbeda dengan Kristus yang dinikmati oleh orang lain. Kristus yang saya alami boleh jadi berbeda dengan Kristus yang Anda alami, dan Kristus yang Anda alami mungkin berbeda pula dengan Kristus yang dialami orang lain.

KRISTUS YANG TIDAK TERUKUR

BERUMAH DALAM HATI KITA

Efesus 3 mewahyukan tiga perkara penting mengenai Kristus: kekayaan Kristus yang tidak terduga, Ia berumah dalam hati kita, dan dimensi-dimensi-Nya yang universal. Seperti telah kita tunjukkan, Kristus adalah lebar, panjang, tinggi, dan dalam. Siapa dapat menjelaskan berapa lebarnya lebar dan berapa tingginya tinggi? Oh, kita dapat mengalami kekayaan yang tidak terduga dari Kristus yang tidak terukur ini! Kristus itulah lebar, panjang, tinggi, dan dalamnya alam semesta. Haleluya atas Kristus dalam dimensi-dimensi-Nya yang tidak terukur! Kita perlu bertanya kepada diri sendiri, apakah kita mengenal Kristus yang sedemikian atau tidak.

Walaupun Kristus tidak terukur, namun Ia tetap ingin berumah dalam hati kita. Kristus yang tidak terukur ini adalah Persona yang ajaib yang berumah dalam hati kita secara intim. Agar Kristus berumah dalam hati kita, kita harus diteguhkan dengan kekuatan melalui Roh ke dalam manusia batiniah kita. Kemudian kita akan dipenuhi ke dalam seluruh kepenuhan Allah (ayat 19).

Di satu pihak, Kristus yang tidak terukur yang berumah dalam kita ialah Roh itu; di pihak lainnya, Dia adalah kepenuhan Allah itu sendiri. Jika kita telah diteguhkan oleh Roh dan Kristus berumah di dalam kita, kita akan dipenuhi ke dalam seluruh kepenuhan Allah. Jangan mengatakan Kristus hanya Sang Putra, bukan Roh itu dan bukan Allah Bapa. Waspadalah agar Anda tidak berada di bawah pengaruh doktrin kekristenan yang telah disistematiskan itu. Kristus sangat ajaib, sehingga tidak mungkin disistematiskan dalam doktrin. Ketika Ia berumah di dalam kita, Roh itu meneguhkan kita, dan kita akan dipenuhi ke dalam seluruh kepenuhan Allah.

Pernahkah Anda perhatikan bahwa dalam Efesus 3 Paulus membicarakan Roh, Kristus, dan Allah? Roh itu meneguhkan kita, Kristus berumah dalam kita, dan kita dipenuhi ke dalam seluruh kepenuhan Allah. Kristus ialah Sang almuhit. Dialah Roh itu, yang meneguhkan kita, Kristus yang berumah dalam kita, dan Allah yang memenuhi kita ke dalam kepenuhan-Nya. Banyak di antara kita pernah membaca Kitab Efesus tanpa melihat visi Kristus yang sedemikian. Semoga kita semua melihat bahwa Kristus yang kita terima ialah Roh yang meneguhkan dan Allah yang memenuhi kita ke dalam kepenuhan-Nya. Saya dapat bersaksi bahwa Kristus yang saya nikmati ialah Kristus yang demikian ajaib ini!

KRISTUS YANG TURUN DAN NAIK

Dalam Efesus 4:9-10 Paulus berkata, “Bukankah Ia telah naik berarti bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah? Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi daripada semua langit, untuk memenuhi segala sesuatu.” Kristus telah melakukan banyak perjalanan dalam alam semesta. Pertama, Ia turun dari surga ke bumi dalam inkarnasi-Nya. Kemudian, Ia turun lagi dari bumi ke alam maut, bagian bumi yang paling bawah, dalam kematian-Nya. Terakhir, dalam kebangkitan-Nya, Ia naik dari alam maut ke bumi, dan dalam kenaikan-Nya, Ia naik dari bumi ke surga. Melalui perjalanan demikian, Ia telah membuka jalan agar Ia dapat memenuhi segala sesuatu. Ketika Kristus naik ke atas, ke surga tingkat ketiga, itu bukan akhir perjalanan-Nya. Setelah Ia naik, Ia turun ke dalam roh kita. Karena itu, Kristus ialah yang turun, naik, berwisata, dan datang lagi kepada kita dalam kunjungan yang penuh anugerah.

Hari ini Kristus masih tetap berwisata. Ia tetap naik dan turun. Tetapi, perjalanan-Nya terutama terjadi di batin kita. Dalam pengalaman kita, kita mungkin naik dan turun. Ketika kita merosot dan lembam, Kristus turun ke tempat kita berada dan membawa kita naik kepada Allah. Sering kali dalam sehari suntuk kita mungkin berkali-kali dibawa ke surga oleh Kristus. Dari pengalaman kita, kita dapat bersaksi bahwa dalam batin kita Kristus turun dan naik; Ia naik dan turun. Walau Ia senantiasa teguh, namun Ia tidak berdiam diri. Sebaliknya, Ia melakukan banyak perjalanan di dalam batin kita.

Sulit dikatakan di mana Kristus berada. Dia di surga atau di bumi? Jika Anda mengatakan Dia di bumi, Anda mungkin merasa Dia di surga. Tetapi jika Anda mengatakan Dia di surga, Anda segera menyadari bahwa Dia berada di bumi. Sebenarnya, Kristus ada di mana-mana. Menurut Efesus 4:9-10, Ia turun dan naik, untuk memenuhi segala sesuatu. Apakah Anda kira Kristus akan memenuhi segala sesuatu dalam alam semesta tan-pa memenuhi Anda? Melalui turun dan naik-Nya, Kristus akan memenuhi kita dengan diri-Nya sendiri.

DISUSUN MENJADI KARUNIA-KARUNIA

Melalui turun dan naiknya Kristus, Ia menyusun kita menjadi karunia-karunia bagi Tubuh. Semakin Ia turun dan naik dalam kita, kita semakin menjadi karunia. Banyak saudara dan saudari yang sedikit sekali fungsinya dalam gereja, karena mereka masih belum disusun menjadi karunia. Mereka boleh jadi sebagai saudara dan saudari yang baik, tetapi mereka tidak menjadi karunia bagi gereja. Namun, ketika Kristus turun dan naik di batin mereka, Ia menawan mereka, menaklukkan mereka, dan menyusun mereka menjadi karunia-karunia dalam Tubuh-Nya. Akibat dari perjalanan Kristus ini, mereka akan menjadi karunia-karunia yang berguna. Tetapi, saya khawatir, kalau-kalau dalam beberapa orang kudus perjalanan Kristus ini mungkin telah berhenti. Ia tidak lagi naik dan turun di batin mereka.

Saya dapat bersaksi bahwa saya telah disusun menjadi karunia bagi gereja melalui turun dan naiknya Kristus di batin saya. Kristus di batin saya sering naik dan turun. Jika kita berusaha menahan Kristus sebagai Kepala, tanpa membiarkan-Nya turun dan naik di batin kita, kita akan merusak proses yang olehnya kita akan disusun menjadi karunia. Tuhan ingin menyusun kita menjadi karunia hanya melalui turun dan naik-Nya di batin kita. Setelah pengalaman perjalanan Kristus dalam batin yang sedemikian selama sejangka waktu, barulah kita berguna di dalam gereja.

Izinkanlah saya bersaksi untuk seorang saudara yang saya temui tahun 1960-an. Pada waktu itu ia tidak begitu banyak mengalami turun dan naiknya Kristus. Tetapi situasi saudara ini berbeda sekali pada hari ini. Melalui turun dan naiknya Kristus di batinnya, ia telah disusun menjadi satu karunia yang berguna dalam pemulihan Tuhan. Ia dapat memberi tahu Anda bahwa terutama pada hari-hari ia dipakai Tuhan, Kristus turun dan naik di batinnya. Kristus turun ke tempat ia berada dan naik bersamanya ke surga. Kristus benar-benar adalah Kristus yang turun dan naik.

KRISTUS KITA

Kalau Anda perhatikan ayat-ayat yang kita bahas dalam berita ini, Anda akan nampak bahwa Kristus yang kita alami dalam pemulihan Tuhan ini berbeda dengan Kristus yang kita dengar dalam agama. Alangkah ajaib Kristus yang kita miliki! Dialah jelmaan Allah dan isi ge-reja. Kristus kita adalah Kristus yang universal dan almuhit. Ia jauh lebih tinggi daripada segala-galanya, Ia tidak terduga dan tidak terukur, tetapi Ia dengan intim berumah di dalam hati kita. Lagi pula, Kristus kita senantiasa turun dan naik dalam batin kita. Karena segala kepenuhan Allah berada di dalam-Nya, maka Ia adalah jelmaan Allah. Karena itu, ketika Ia berumah di dalam hati kita, kita dipenuhi ke dalam seluruh kepenuhan Allah. Kristus yang sebagai jelmaan Allah ini juga adalah isi gereja. Selain itu, melalui turun dan naik-Nya, Ia memenuhi segala sesuatu secara universal, vertikal, dan horizontal.

Kita tidak seharusnya memusatkan perhatian kita ke atas diri sendiri, melainkan ke atas Kristus yang almuhit. Jangan melihat betapa lemah atau miskinnya Anda. Sebaliknya, pikirkanlah Kristus, bicarakanlah Kristus, dan pandang saja Kristus. Puji Tuhan atas wahyu Kristus dalam ekonomi Allah yang tercantum dalam Kitab Efesus! Kitab ini tidak banyak membicarakan Kristus sebagai Penebus atau Juruselamat. Namun ia mewahyukan Kristus yang jauh lebih tinggi daripada segala-galanya, dan sekarang Ia sedang memenuhi segalanya dalam segala sesuatu. Akan tetapi, Kristus ini tersedia bagi kita. Ia sedang berumah di dalam hati kita, dan Ia sedang menyalurkan kekayaan-Nya yang tidak terduga ke dalam kita, agar kita dapat dipenuhi ke dalam seluruh kepenuhan Allah. Terakhir, sebagai gereja, kita akan memiliki Kristus yang tergarap sepenuhnya ke dalam kita sebagai isi kita yang unik.