KEKAYAAN TUBUH
Pembacaan Alkitab:
Ul. 32:30: “Bagaimana mungkin satu orang dapat mengejar seribu orang, dan dua orang dapat membuat lari sepuluh ribu orang, kalau tidak gunung batu mereka telah menjual mereka, dan TUHAN telah menyerahkan mereka!”
Mzm. 133: “Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun! Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.”
Ef. 1:23: “Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia yang memenuhi semua dan segala sesuatu.”
Ef. 2:20-22: “Yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangun menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.”
Ef. 3:10, 18-19: “Supaya sekarang melalui jemaat diberitahukan berbagai ragam hikmat Allah kepada pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa di surga. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan semua orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu yang melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.”
Ef. 4:13: “Sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus.”
Ef. 6:11: “Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis.”
1 Kor. 12:27: “Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.”
Mat. 18:15-18: “Apabila saudaramu berbuat dosa, tegurlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai. Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di surga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di surga.”
UKURAN KRISTUS
Kekayaan Kristus itu sangat dalam. Dia adalah Tuhan yang memenuhi semua dan di dalam segala sesuatu (Ef. 1:23). Pada-Nya ada kekayaan yang tidak terduga (Ef. 3:8). Maksud Allah bukanlah agar kekayaan ini hanya menetap di dalam Kristus, tetapi agar kekayaan yang dalam dan tak terbatas ini menjadi kekayaan gereja. Maksud Allah adalah gereja menjadi kepenuhan Dia yang memenuhi semua dan di dalam segala sesuatu (Ef. 1:23). Gereja adalah sebuah bejana untuk menampung hayat Kristus. Segala kekayaan dari Putra Allah disimpan di dalam gereja. Kekayaan Kristus adalah kekayaan Tubuh Kristus. Tidak ada satu orang pun atau sejumlah besar orang yang dapat menampung seluruh kekayaan tersebut. Diperlukan suatu kelompok korporat untuk menampung kekayaan Kristus. Tiap-tiap keping dari pecahan cangkir dapat menampung beberapa tetes air, namun diperlukan seluruh cangkir untuk menampung segelas penuh air.
Gereja bukan suatu tumpukan batu, atau sejumlah besar individu yang tidak berhubungan satu sama lain, tetapi sebuah “bangunan” yang di dalamnya tiap-tiap batu “rapi tersusun” sehingga menjadi “tempat kediaman Allah, di dalam Roh” (Ef. 2:21-22). Bait ini “dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi” (ay. 20). Dalam pengertian yang lebih kecil, tiap orang beriman adalah sebuah bait Allah, namun hanya bait korporat yang dapat menampung seluruh kekayaan Allah.
Efesus 3:10 memberi tahu kita bahwa dipamerkannya berbagai ragam hikmat Allah kepada pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa surga adalah melalui gereja, bukan individu. Ayat 18 berkata bahwa Allah akan membuat kita “bersamasama dengan semua orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus.” Kasih Kristus demikian kaya sehingga diperlukan seluruh gereja untuk mengukurnya. Kristus bukan hanya ada di dalam tiap anggota Tubuh, tapi juga di dalam Tubuh. Tidak ada satu anggota Tubuh Kristus yang dapat menampung seluruh kekayaan Kristus. Kekayaan Kristus yang kita terima secara individu paling banyak bersifat dua dimensi, namun kekayaan Kristus yang diterima gereja bersifat tiga dimensi. Hanya Tubuh Kristus yang memiliki kapasitas untuk mengekspresikan kekayaan Kristus. Kita perlu berada di dalam Tubuh agar kita dapat memahami kekayaan yang dimiliki Kristus dalam Tubuh-Nya. Bukan satu orang beriman, namun “semua” orang beriman yang “mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus” (Ef. 4:13). Dalam pasal 6 mengatakan bahwa kita harus mengenakan “seluruh perlengkapan senjata Allah” agar kita dapat bertahan dalam peperangan melawan penguasa kegelapan. Meskipun demikian, peralatan untuk bertempur tidak diberikan kepada satu orang beriman; peralatan itu diberikan kepada gereja. “Seluruh perlengkapan senjata” hanya dapat dikenakan oleh Tubuh, bukan hanya oleh satu anggota. Peperangan rohani berjalan menurut prinsip ini — satu orang akan mengejar seribu orang dan dua orang dapat membuat lari sepuluh ribu orang (Ul. 32:30). Ada yang disebut gereja, namun kehilangan kesempatan mengalahkan 8.000 musuh, karena orang-orang Kristen menjalankan kehidupan yang terpencar-pencar dan bukan berfungsi di dalam Tubuh.
Secara matematis, jika satu orang dapat mengejar seribu, dua orang seharusnya hanya bisa mengejar dua ribu. Namun dalam matematika rohani, satu orang mengejar seribu dan dua orang mengejar sepuluh ribu. Kekuatan dari dua orang yang digabung adalah lima kali lipat dari kekuatan dua orang yang terpisah. Dua adalah jumlah korporat yang paling minimum. Jika dua orang mengejar musuh secara terpisah, mereka tidak akan mengalahkan sepuluh ribu. Ini satu prinsip: kekuatan dari Tubuh korporat sangatlah besar. Allah sangat mempedulikan Tubuh korporat. Dia tidak peduli seberapa banyak tenaga yang Anda miliki atau seberapa kuatnya Anda secara individual. Selama Anda seorang diri dan tidak disatukan dengan yang lain, Anda hanya dapat mengejar seribu. Namun jika Ada disatukan dengan yang lain, kekuatan Anda akan meningkat lima kali lipat. Anda harus melihat bahwa Anda adalah satu anggota. Anda terbatas dan kekurangan. Anda memerlukan anggota lainnya.
“Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat (hayat kekal) untuk selamanya” (Mzm. 133:3). Ke manakah Allah memerintahkan berkat? Dia memerintahkan berkat kepada saudara saudari yang berdiam dengan rukun (ay. 1). Ketika Tubuh ada di bawah pengurapan, hayat mengalir dengan bebas dari Kepala kepada setiap anggota. Kristus bukan Kepala dari suatu lembaga misi atau organisasi, Dia adalah Kepala dari gereja-Nya. Sang Kepala hanya menjadi Kepala atas Tubuh. Kecuali kita berdiri di atas tumpuan Tubuh, kita tidak dapat menyatakan bahwa kita berada di bawah ke-Kepalaan Kristus; dan jika kita tidak dapat berkata bahwa kita berada di bawah ke-Kepalaan, kita tidak dapat mengenal kelimpahan hayat yang mengalir dari Kepala. Berkat yang diperintahkan kepada para saudara yang bersatu di bawah pengurapan adalah “hayat yang kekal”, suatu aliran hayat yang limpah dan tanpa batas.
GEREJA LOKAL ADALAH
MANIFESTASI TUBUH KRISTUS DI SUATU LOKAL
Ketika Paulus menulis kepada sekelompok orang beriman di Korintus, ia berkata, “Kamu semua adalah tubuh Kristus” (1 Kor. 12:27). Tubuh Kristus bukan hanya universal, tetapi juga lokal. Setiap gereja lokal adalah manifestasi Tubuh Kristus di lokal tersebut. Segala kekayaan Kristus diberikan di dalam gereja lokal. Otoritas Kepala diberikan dalam ekspresi lokal dari Tubuh. Rasul dan penatua dalam gereja lokal adalah anggota-anggota yang mewakili Tubuh, namun mereka bukanlah Tubuh. Seluruh himpunan orang beriman dalam suatu lokal, bukan hanya satu bagian dari kaum beriman, membentuk gereja di dalam lokal tersebut. Gereja bukanlah satu anggota; gereja mewakili seluruh Tubuh di lokal tersebut. Karena itu, jika kita menjamah gereja lokal, kita menjamah Tubuh. Berpartisipasi dalam persekutuan gereja lokal adalah berpartisipasi dalam persekutuan Tubuh Kristus. Tubuh Kristus bukan sesuatu yang abstrak atau tak terselami; Tubuh Kristus termanifestasi dalam gereja lokal. Siapa yang ingin hidup dalam Tubuh secara praktis harus berada dalam gereja lokal. Dia harus bersekutu dengan kaum saleh lokal, dibina dalam gereja lokal, dan dibangun bersama secara timbal balik.
KEHENDAK ALLAH TEREKSPRESI DALAM GEREJA LOKAL
Ketika Kristus di bumi, dua kali Ia menyinggung tentang gereja, yaitu dalam Matius 16 dan Matius 18. Pada kali yang pertama, Dia mengacu kepada gereja universal, dan pada kali yang kedua, Dia mengacu kepada gereja lokal. Mengenai otoritas gereja lokal Dia berkata, “Jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai” (Mat. 18:17). Ayat ini menunjukkan kepada kita bahwa otoritas gereja didapatkan dari posisinya sebagai wakil Kristus. Kristus telah memberikan otoritas-Nya kepada gereja agar gereja melaksanakan kehendak-Nya di bumi. Alkitab menunjukkan kepada kita bahwa ada tiga jalan yang dapat membuat seseorang menerima bimbingan dari Allah: (1) Firman Allah — yaitu Alkitab, (2) Roh Kudus yang berhuni di dalam kita, dan (3) gereja di suatu lokal. Jalur yang ketiga adalah yang paling penting. Pimpinan melalui Alkitab dan Roh bersifat individual, tetapi pimpinan melalui gereja lokal bersifat korporat. Gereja lokal, sebagai ekspresi lokal dari Tubuh Kristus memiliki kuasa ke-Kepalaan Kristus, karena itu, bisa mengetahui maksud hati Kristus, yang harus selalu disampaikan kepada Tubuh-Nya. Gereja lokal mendeklarasikan kedudukan Kristus sebagai Kepala. “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di surga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di surga” (ay. 18). Orang yang nampak Tubuh adalah orang yang mencari persekutuan dan menerima pimpinan yang diberikan gereja. Adakalanya keputusan gereja yang ada di wilayah pedesaan lebih baik daripada keputusan yang dibuat gereja di wilayah kota. Keputusan yang demikian tidak berasal dari kemampuan atau hikmat manusia, tetapi dari pencarian yang dilakukan gereja secara korporat dalam kesehatian. Untuk mengetahui kehendak dan jalan Allah, tidak cukup bagi kita hanya membaca Alkitab dan berdoa sendirian. Kita harus berada dalam persekutuan gereja lokal, menempuh kehidupan Tubuh, dan mengikuti pimpinan Allah dalam Tubuh.
GEREJA LOKAL MENERAPKAN OTORITAS TUBUH
Dalam satu gereja lokal, Allah telah menetapkan para penatua sebagai wakil dari otoritas-Nya. Tapi ini tidak berarti bahwa mereka adalah segalanya. Para penatua tidak boleh memonopoli segalanya; mereka hanya penilik dalam gereja. Mereka berdiri di samping untuk membimbing kaum saleh, menghentikan aktivitas yang tidak benar, dan mendorong pelaksanaan aktivitas yang benar, agar seluruh Tubuh dapat digerakkan. Kisah Para Rasul 12:5 mengatakan, “Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah.” Hari ini gereja harus tekun berdoa untuk kejadian-kejadian dalam dunia dan keadaan negara. Doa jenis ini melibatkan penerapan otoritas yang telah Allah berikan kepada Tubuh.
Banyak terang telah hilang dari gereja karena kaum beriman mencari terang secara individual dan bukan mencari terang dalam tempat Kudus. Jika seseorang tidak melihat Tubuh, ia akan kehilangan banyak berkat. Ini adalah kerugian yang besar bagi gereja. Kiranya Tuhan menampakkan kepada kita apakah Tubuh itu, agar kita dapat hidup dalam Tubuh dan menerima kekayaan Tubuh. Saat kita ada di dalam Tubuh, kita dapat lebih banyak mengenal kehendak Allah, menerapkan otoritas Tubuh, dan mengalami kuasa Tubuh.