BERITA TUJUH
KASIH TUHAN YANG TIDAK BERUBAH LAWAN KETIDAK MURNIAN ISRAEL YANG KERAS KEPALA
(1)
Pembacaan Alkitab: Hos. 11—14
Dalam berita ini kita akan mulai memperhatikan pasal sebelas sampai empat belas. Pasal-pasal ini memperhatikan kasih Tuhan yang tidak berubah lawan ketidakmurnian Israel yang keras kepala.
I. KETIDAK MURNIAN ISRAEL YANG KERAS KEPALA
Kebajikan tertinggi seorang istri yang tepat adalah kemurnian. Seorang istri mungkin sangat baik dalam segala hal, tetapi jika ia tidak murni, ia bukan istri yang tepat. Israel keras kepala dalam ketidakmurniannya terhadap TUHAN, Suaminya.
A. Nabi-nabi Allah Memanggil Mereka
Allah mengutus nabi-nabi untuk memanggil Israel lagi dan lagi, tetapi semakin nabi-nabi memanggil mereka, semakin jauh mereka meninggalkan nabi-nabi. ‘‘Makin Kupanggil 1mereka, / Makin pergi mereka itu dari hadapanKu; / Mereka mempersembahkan korban kepada apara Baal, / Dan membakar korban kepada patung-patung” (11:2). Mereka melayani Baal dengan kurban-kurban bakarannya.
Sejak masa Titus menghancurkan Yerusalem dan bait pada 70 Masehi sampai sekarang, Allah tidak membangkitkan seorang nabi pun di antara orang Yahudi. Ini adalah pekerjaan Allah. Dalam Matius 21:43 Tuhan Yesus memberi tahu orang Yahudi bahwa “Kerajaan Allah akan diambil dari kamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buak Kerajaan itu.’’ Bangsa ini adalah gereja. Dalam gereja Allah membangkitkan banyak nabi. Selain itu, dalam gereja setiap orang yang dilahirkan kembali adalah seorang imam (1 Ptr. 2:5, 9; Why. 1:6). Selama kita adalah anak-anak Allah, kita adalah imam-imam. Tambahan, kita adalah imam-imam Allah melayani Dia dalam Injil (Rm. 15:16), kita semua perlu berusaha untuk bertutur sabda. Dalam 1 Korintus 14 Paul memerintahkan kita untuk mendambakan yang lebih unggul untuk bertutur sabda (ay. 1, 39) dan berkata bahwa kita semua dapat bernubuat seorang demi seorang (ay. 31). Tuhan memperlihatkan kepada kita bahwa, dalam pemulihan-Nya hari ini, Dia ingin memulihkan 1 Korintus 14, yaitu, memulihkan tutur sabda setiap kaum beriman. Setiap Hari Tuhan, setelah mengingat Tuhan dan menyembah Bapa pada meja Tuhan, semua anggota gereja harus bertutur sabda. Ini berarti bahwa mereka semua harus berbicara untuk Tuhan dan membicarakan Tuhan. Jika kita semua, orang-orang muda dan orang-orang tua, bertutur sabda seorang demi seorang, betapa kaya, betapa tinggi, betapa segar, betapa hidup, dan betapa kuat kita jadinya! Kita semua harus menghormati jalan yang ditetapkan Allah dalam 1 Korintus 14. Kita dilahirkan kembali menjadi imam-imam. Sekarang kita perlu berusaha bertutur sabda.
B. Mereka Menolak untuk Kembali kepada TUHAN
Mereka tidak mau kembali ke tanah Mesir, tetapi orang Asyur mau dijadikan rajanya, sebab mereka menolak untuk kembali kepada TUHAN. Pedang akan mengamuk di kota-kota mereka, akan memusnahkan palang-palang pintu mereka, dan akan memakan mereka di benteng-benteng mereka. Mereka betah dalam membelakangi TUHAN. Melalui nabi-nabi memanggil mereka kepada Dia yang ada di tempat tinggi, tidak semua meninggikan Dia Him (Hosea 11:5-7).
C. Efraim Mengepung TUHAN dengan Dusta
Efraim mengepung TUHAN dengan dusta, dan rumah Israel, dengan tipu (12:1). Ketika mereka datang kepada Allah, mereka berdusta. Sedang Yehuda menghilang dari dekat Allah dan dari dekat Yang Mahakudus, Yang Setia.
D. Efraim Menjaga Angin dan and Following the East Wind Continually
Hosea 12:2 mengatakan bahwa Efraim menjaga angin (kesia-siaan) dan mengejar angin timur sehari suntuk (dalam kekosongan). Dia memperbanyak dusta dan pemusnahan. Mereka mengadakan perjanjian dengan Asyur (bukan dengan TUHAN), dan membawa minyak kepada Mesir (bukan ke dalam bait Allah). Ini adalah situasi mereka dalam ketidakmurnian keras kepalanya.
E. TUHAN Mempunyai Perbantahan dengan Yehuda dan Menghukum Yakub sesuai dengan Perbuatan-perbuatannya
Ayat 3 memberi tahu kita bahwa TUHAN mempunyai perbantahan dengan Yehuda. Ini berarti bahwa Dia bergumul, berbantahan dengan Yehuda. TUHAN akan menghukum Yakub sesuai dengan perbuatan-perbuatannya. Menurut perbuatannya Dia akan dibalaskan kepadanya. Di dalam kandungan dia menipu saudaranya dengan tumit (ay. 4a; Kej. 25:26). ‘‘Yakub melarikan diri ke tanah Aram, / Dan Israel memperhambakan diri untuk mendapat isteri, / Ya, untuk mendapat isteri ia menjadi gembala.” (Hosea 12:13; Kej. 29:20, 30; 31:38-41). Dalam kegagahannya ia bergumul dengan Allah (Hosea 12:4b). ‘‘Ia bergumul dengan Malaikat [Kristus] dan menang; / Ia menangis dan memohon belas kasihan kepada-Nya.” (ay. 5a; Kej. 32:24-32).
F. Efraim adalah Seorang Pedagang
Efraim adalah seorang pedagang. Dalam tangannya ada neraca palsu,dan dia suka memeras (ay. 8). Efraim berkata, ‘‘Bukankah aku telah menjadi kaya, / Telah mendapat harta benda bagiku! / Tetapi segala hasil jerih payahku / Tidak mendatangkan kesalahan yang merupakan dosa bagiku" (ay. 9). Di tangan Efraim ada dua jenis neraca: satu yang ringan untuk membeli dan satu yang berat untuk menjual.
G. Gilead ada Kejahatan
Gilead ada kejahatan (6:8). Mereka sebenarnya kesia-siaan. Di Gilgal (sasaran penyembahan berhala) mereka mempersembahkan lembu-lembu jantan, maka mezbah-mezbah mereka juga menjadi seperti timbunan batu di alur-alur ladang (12:12). Ini adalah gambaran ungkapan untuk menggambarkan ketidakmurnian Israel yang keras kepala.
H. Efraim Menimbulkan Sakit Hati TUHAN Secara Pahit
Efraim menimbilkan sakit hati TUHAN secara pahit. Karena itu, Tuhannya akan membiarkan hutang darahnya menimpa dia dan akan membalaskan celanya kepada nya (ay. 15).
I. Seperti Kabut Pagi dan Seperti Embun yang Hilang pagi-pagi Benar, seperti Debu Jerami yang Diterbangkan Bagai, dan seperti Asap dari Tingkap
Ketika Efraim berbicara, ada orang yang gemetar. Dia meninggikan dirinya di Israel, tetapi dia bersalah dengan Baal dan mati. Sekarang mereka terus berdosa dan membuat baginya patung tuangan dari perak, berhala-berhala sesuai dengan kecakapan mereka, semuanya itu buatan tukang-tukang. Mereka meminta kepada mereka yang mempersembahkan untuk mencium anak-anak lembu (berhala). Karena itu, mereka dapat diumpamakan seperti kabut pagi atau seperti embun yang hilang pagi-pagi benar, seperti debu jerami yang diterbangkan badai dari tempat pengirikan atau seperti asap dari tingkap (13:1-3). Di sini banyak gambaran yang dipakai Hosea untuk menggambarkan kesia-siaan kehidupan dosa Israel.
J. Hatinya Meninggi, dan Mereka Melupakan TUHAN
Setelah mereka kenyang, hatinya meninggi. Karena itu, mereka melupakan TUHAN (ay. 6). Maka TUHAN mengumpakan mereka seperti singa; seperti macam tutul Tuhan akan menjaga mereka di pinggir jalan. TUHAN mau mendatangi mereka seperti beruang kehilangan anak-anaknya, Dia akan merobekkan dadanya, dan Dia akan memakan mereka seperti singa. Binatang liar di padang akan merobek mereka (ay. 7-8). Ini adalah tulisan puitis Hosea.
K. Inilah Kebinasaannya bahwa Israel Melawan TUHAN
Inilah kebinasaannya bahwa Israel melawan TUHAN, melawan penolongnya. Rajanya tidak dapat menyelamatkan mereka di semua kotanya. TUHAN memberi mereka seorang raja dalam murka-Nya dan mengambilnya dalam gemas-Nya (ay. 9-11). Raja yang diberi TUHAN dalam murka-Nya mungkin Saul, yang akhirnya diambil oleh TUHAN dalam gemas-Nya.
L. Kesalahan Efraim Dibungkus
Kesalahan Efraim dibungkus; dosanya disimpan. Sakit beranak mendahului kelahirannya. Dia adalah seorang anak yang tidak bijaksana; sebab tidak pada waktunya ia bergerak, bila waktunya tiba, ia tidak mau keluar dari kandungan ibunya (ay. 12-13).
M. Angin TUHAN akan Datang dari padang Gurun
Ayat 15 dan 14:1 berkata bahwa jika Samaria tumbuh subur diantara saudara-saudaranya, angin timur akan datang, angin TUHAN akan datang, bertiup dari padang gurun, dan mengeringkan sumber-sumbernya, dan merusak mata-mata airnya. Musuh akan merampas harta benda, barang-barangnya yang indah-indah. Samaria harus mendapat hukuman, sebab ia memberontak terhadap Allahnya. Mereka akan tewas oleh pedang. Bayi-bayinya akan diremukkan, dan permpuan-perempuannya yang mengandung akan dibelas perutnya.
N. Israel Having Fallen by His Iniquity
Akhirnya, 14:2b mengatakan bahwa Israel tergelincir karena kesalahannya.