DOSA-DOSA ISRAEL DALAM MENINGGALKAN ALLAH DAN PENGHUKUMAN TUHAN ATAS ISRAEL KARENA MEREKA MENINGGALKAN DIA
Pembacaan Alkitab: Hos. 7—8
Hosea pasal tujuh dan delapan membahas dosa-dosa Israel dalam meninggalkan TUHAN dan penghukuman TUHAN atas Israel karena mereka meninggalkan Dia.
I. DOSA-DOSA ISRAEL DALAM MENINGGALKAN TUHAN
Dosa-dosa Israel ada dalam dua ketegori: dosa-dosa kehidupan sosial mereka di antara umat itu dan pemerintahan dan kejahatan dalam hubungan mereka dengan TUHAN. Israel salah terhadap manusia juga terhadap Allah.
A. Dosa-dosa Kehidupan Sosial Mereka di antara Umat dan Pemerintahan
Hosea 7:1-7 membicarakan dosa-dosa Israel dalam kehidupan sosial mereka.
1. Penipuan, Pencurian, Merampas, Kejahatan, Kebohongan, Kemabukan, dan Pencemooh
Dosa-dosa Israel dalam kehidupan sosial mereka termasuk penipuan, pencurian, kejahatan, kebohongan, kemabukan, dan pemcemooh (7:1-3, 5). Pada pesta raja, para pembesar membuat diri mereka sakit dengan anggur yang menghangatkan, dan raja mengulurkan tangannya dengan para pencemooh.
2. Perzinahan Dilakukan oleh Semua Umat
Perzinahan dilakukan oleh semua umat. Mereka terbakar seperti dapur perapian dalam hawa nafsu mereka, memakan habis para hakim (para imam) mereka dan semua raja mereka sudah tewas (ay. 4, 6-7). Hosea menggunakan perumpamaan tukang roti untuk menggambarkan hawa nafsu yang membakar Israel. Bahkan raja-raja tidak dapat berdiri menghadapi hawa nafsu di dalam mereka.
B. Kejahatan-kejahatan dalam Hubungan Mereka terhadap TUHAN
Di dalam ayat 8 sampai 16 Hosea membicarakan yang berhubungan dengan kejahatan-kejahatan Israel dalam hubungan mereka terhadap Allah.
1. Menyimpang dari TUHAN
Mereka menyimpang dari TUHAN, tidak berbalik kepada Dia dan tidak mencari Dia (ay. 13, 10, 16a, 14).
2. Efraim Disamakan kepada Tiga Hal
a. Roti yang Tidak Dibalik
Efraim (sebutan lain dari kerajaan Israel bagian utara) disamakan dengan roti yang tidak dibalik (ay. 8). Ini melambangkan bahwa mereka degil untuk tetap tinggal dalam kondisi gosong dan tidak dapat berbalik kepada TUHAN.
b. Merpati Tolol
Ayat 11 dan 12 mengatakan, “Efraim telah menjadi merpati tolol, / Tidak berakal, / Dengan memanggil kepada Mesir, / Dengan pergi kepada Asyur. / Apabila mereka pergi, / Aku akan membentangkan jaring-Ku ke atas mereka; / Aku akan menurunkan mereka seperti burung-burung di udara, / Aku akan menghajar mereka karena kejahatan-kejahatan mereka.” Israel sendiri disamakan kepada merpati tolol yang melambangkan bahwa mereka kurang mengenal Allah dengan tepat dalam ekonomi-Nya. Banyak orang Kristen hari ini kurang mengenal ekonomi Allah. Mereka tidak menyadari bahwa penghukuman Allah dan penghukuman-Nya atas bangsa-bangsa zaman ini akan terjadi dalam manifestasi Kristus untuk membawa masuk pemulihan.
c. Busur Tipu
Di dalam ayat 16a Israel disamakan kepada busur tipu. Ini melambangkan bahwa mereka memberontak terhadap Allah dan mereka tidak setia untuk berperang bagi kerajaan Allah.
II. PENGHUKUMAN TUHAN ATAS ISRAEL KARENA MEREKA MENINGGALKAN DIA
Pasal delapan menggambarkan penghukuman TUHAN atas Israel karena mereka meninggalkan Dia.
A. Serangan Laksana Rajawali atas Rumah TUHAN
Serangan laksana rajawali atas rumah TUHAN, oleh karena mereka telah melangkahi perjanjian TUHAN—TUHAN mengikat Israel dalam persyaratan kudus-Nya dan istilah benar—dan karena mereka telah melanggar terhadap hukum TUHAN—TUHAN mengatur Israel menurut apa adanya Dia: kasih, terang, kekudusan, dan kebenaran (8:1).
B. Israel telah Menolak yang Baik
Israel telah menolak yang baik, dan musuh akan mengejar dia (ay. 3).
C. Mereka Telah Mengangkat Raja tetapi bukan melalui TUHAN
Mereka telah mengangkat raja tetapi bukan melalui TUHAN. Mereka telah mengangkat para membesar, tetapi TUHAN tidak mengetahuinya (ay. 4a). Mereka memiliki jalannya sendiri mengangkat otoritas, dan TUHAN menolaknya.
D. Dengan Perak dan Emas Membuat Berhala-berhala bagi Mereka Sendiri
Dengan perak dan emas mereka membuat berhala-berhala bagi mereka sendiri, sehingga mereka dilenyapkan (ay. 4b).
1. Anak Lembu Samaria Ditolak Israel
Ayat 5a mengatakan, “Aku menolak anak lembumu, hai Samaria; / Murka-Ku menyala terhadap mereka! Samaria adalah ibu kota kerajaan Israel bagian utara, dan “anak lembu” nya adalah berhala, patung anak lembu emas (cf. 1 Raj. 12:28; Kel. 32:4). Berhala ini ditolak Israel, dan murka TUHAN menyala terhadap mereka.
Ayat 5b selanjutnya mengatakan, “Sampai berapa lama tidak dapat disucikan?” Tidak dapat disucikan di sini berarti tidak dapat membuat berhala. Israel kurang kapasitas untuk tidak membuat berhala, yaitu, mereka sangat mampu dan aktif dalam membuat berhala. Maka, Hosea berkata ketika mereka akan kehilangan kapasitas mereka untuk membuat berhala, ketika mereka tidak akan lagi dapat membuat berhala. Situasi umat manusia hari ini adalah sama. Manusia mungkin tidak dapat memahami Alkitab atau mengenal Allah, tetapi mereka sangat mampu dalam membuat banyak hal untuk berhala mereka.
2. Lembu Muda Samaria Dihancurkan Berkeping-keping
Hosea 8:6 mengatakan, “Orang-orang Israel itu? / Itu dibuat oleh tukang, / Dan itu bukan Allah! / Sungguh, akan menjadi serpih anak lembu Samaria itu!” Suatu hari Allah akan datang untuk menghancurkan berhala itu berkeping-keping.
3. Dalam Membuat Berhala-berhala telah Menabur Angin dan Menuai Puting Beliung
Dalam membuat berhala-berhala mereka telah menabur angin dan akan menuai putting beliung (ay. 7a). Karena putting beliung, mereka akan kekurangan makanan. Sebagai akibat ini, ayat 7b melanjutkan, “Gandum yang belum menguning tidak ada pada mereka; / Tumbuhan-tumbuhan itu tidak menghasilkan tepung, / Dan jika memberi hasil, / Maka orang-orang lain menelannya.”
4. Israel menjadi Ada di antara Bangsa-bangsa seperti Bejana yang tidak Disukai Orang
Israel telah ditelan dan telah menjadi ada di antara bangsa-bangsa seperti bejana yang tidak disukai orang (ay. 8). Sebab mereka telah pergi ke Asyur, bagaikan keledai hutan yang memencilkan diri; Efraim telah membagi-bagikan hadiah cinta (ay. 9). Sekalipun mereka membagi-bagikan hadiah itu di antara bangsa-bangsa, TUHAN akan mengumpulkan mereka untuk menghukum mereka, dan mereka akan mulai berkurang karena beban raja dan para pemuka (ay. 10). Hari ini ada bangsa kecil di Palestina dengan Yerusalem sebagai pusatnya, tetapi negara apa yang menyukai Israel?
E. Efraim Memperbanyak Mezbah
Karena Efraim telah memperbanyak mezbah, mezbah-mezbah itu akan menjadikan dia berdosa (ay. 11).
1. TUHAN Menuliskan bagi Efraim Sepuluh Ribu Hal dari Hukum-Nya
TUHAN menuliskan bagi Efraim sepuluh ribu hal dari hukum-Nya, tetapi mereka anggap sebagai sesuatu yang asing (ay. 12). Ini berarti bahwa Efraim, raja Israel, tidak memperhatikan hukum Allah. Bukan perkara berapa banyak butir yang Allah tulis, Efraim tidak memperhatikan mereka.
2. Mereka Mempersembahkan Daging dan Memakannya, tetapi TUHAN tidak Berkenan kepada Mereka
Sebagai persembahan kurban kepada TUHAN, mereka mempersembahkan daging dan memakannya, tetapi TUHAN tidak berkenan kepada mereka. Dia akan mengingat kesalahan mereka dan akan menghukum dosa-dosa mereka, dan mereka harus kembali ke Mesir (ay. 13).
F. Israel telah Melupakan Pembuatnya dan telah Mendirikan Istana-istana, dan Yehuda telah Memperbanyak Kota-kota yang Berkubu
Israel telah melupakan Pembuatnya dan telah mendirikan istana-istana, dan Yehuda telah memperbanyak kota-kota berkubu, dan tempat-tempat ini akan dilahap api (ay. 14).
Nabi-nabi kecil membicarakan mengenai kejahatan-kejahatan, kebusukan, dan kecurangan Israel, tetapi Israel degil dan tidak mau mendengarkan mereka. Akhirnya, Allah terpaksa mengirim Nebukadnezar dan tentara Babel sebagai api untuk menghakimi, dan menghukum, umat-Nya yang memberontak dan menyeleweng.