← Daftar isi Hosea · bab 4/9

DOSA-DOSA UMAT YANG MENYELEWENG, PENGHUKUMAN ALLAH DAN

KEMBALINYA UMAT YANG MENYELEWENG

Pembacaan Alkitab: Hos. 4—6

Hosea 4—6 membahas dosa-dosa umat yang menyeleweng, penghukuman Allah, dan kembalinya umat yang menyeleweng. Dalam berita ini kita akan membahas rincian yang berhubungan dengan perkara-perkara ini yang dicatat dalam tiga pasal ini.

I. DOSA-DOSA UMAT YANG MENYELEWENG DAN PENGHUKUMAN TUHAN

Dosa-dosa umat yang menyeleweng dan penghukuman TUHAN dilihat di dalam 4:1—5:14 dan 6:4-10.

A. Dosa-dosa Umat Israel dan Penghukuman TUHAN—mengenai Umat secara Umum

1. Tidak ada Kesetiaan, Kasih, dan Pengenalan akan Allah

Hosea 4:1 memberi tahu kita bahwa TUHAN memiliki satu perkara dengan penduduk negeri itu, sebab tidak ada kesetiaan atau kebenaran, tidak ada kasih, dan pengetahuan akan Allah.

2. Hanya Mengutuk, Berbohong, Membunuh, Mencuri, dan Berzina

Dari pada memiliki kebenaran, kasih, dan pengenalan akan Allah, hanya ada mengutuk, berbohong (tidak memenuhi janji orang), membunuh, mencuri, dan berzina (ay. 2a).

3. Melakukan Kekerasan dan Penumpahan Darah

Pelaku kekerasan, dan penumpah darah (ay. 2b).

4. Negeri Berkabung, dan Seluruh Penduduknya akan Merana

Karena hal ini negeri berkabung, dan seluruh penduduknya akan merana bersama binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara, bahkan ikan-ikan di laut akan mati lenyap (ay. 3).

B. Dosa-dosa Umat dan Penghukuman TUHAN—mengenai Para Imam

1. Orang Menentang Imam

Orang menentang imam (ay. 4). Ini selalu bertentangan dengan hukum Taurat Allah, yang tidak mengizinkan orang untuk menentang imam.

2. Imam Tergelincir Jatuh pada Siang Hari, dan Nabi Tergelincir Jatuh bersama Imam pada Malam Hari

Ayat 5 mengatakan bahwa imam akan tergelincir jatuh pada siang hari dan nabi akan tergelincir jatuh bersama imam pada malam hari. Juga, ibu imam akan dibinasakan oleh Allah. Ini memberi tahu kita bahwa semua orang melakukan dosa. Nabi bekerja sama dengan imam melakukan dosa, dan ibu imam bersatu dengan mereka. Hal ini membawa penghakiman Allah atas ibunya.

3. Umat Allah—Para Imam, Dibinasakan karena Kurang Mengenal Allah

Ayat 6a memberi tahu kita bahwa umat Allah—para imam—akan dibinasakan karena kurang mengenal Allah yang dimaksudkan dalam ayat 1. Umat Israel tidak mengenal pengaturan Allah, dan para imam juga kurang pengenalan ini.

4. Allah Menolak Imam

Allah akan menolak imam, karena dia menolak “pengenalan” Allah itu (ay. 6b). Maka, dia tidak akan lagi menjadi imam Allah.

5. Allah Melupakan Anak-anak Imam

Allah akan melupakan anak-anak imam, sejak dia melupakan hukum Allahnya (ay. 6c).

6. Allah Menukar Kemuliaan Para Imam dengan Kehinaan Mereka yang Berlipatganda

Makin bertambah banyak imam, makin berdosa mereka kepada Allah. Maka itu, TUHAN berkata bahwa Dia akan menukar kemuliaan mereka dengan kehinaan mereka yang berlipatganda (ay. 7). Ini menunjukkan bahwa sebagai para imam Allah, orang-orang yang melayani, kita perlu berhati-hati, untuk pelayanan kita termasuk anak-anak kita.

7. Para Imam Diberi Makan Kurban Dosa Umat Allah

Mengacukan kepada para imam, ayat 8 dan 9 mengatakan, “Mereka mendapat rezeki dari dosa umat-Ku, / Dan mengharapkan umat-Ku itu berbuat salah. / Maka seperti nasib rakyat demikianlah nasib imam: / Aku akan menghukum dia karena tindakan-tindakannya dan Aku akan membalaskan perbuatan-perbuatannya kepadanya.” Bagian kurban dosa adalah menjadi makanan para imam. Para imam menghendaki umat berbuat dosa, karena semakin umat berbuat dosa, semakin mendapatkan kurban-kurban dosa yang menjadi makanan para imam.

Sebagaimana hal ini ada bersama umat itu, maka hal ini ada bersama para imam. Ini berarti bahwa para imam, yang telah dikuduskan, disisihkan menjadi sekelompok khusus di antara umat, menjadikan diri mereka sendiri sama seperti umat itu, menjadi rendah dan umum. Karena itu, sehubungan para imam Allah berkata bahwa Dia akan mengunjungi (menghukum) tindakan-tindakannya atas mereka dan perbuatan-perbuatannya kepada mereka.

8. Para Imam Makan tetapi Tidak Kenyang

Para imam akan makan tetapi tidak akan kenyang, dan mereka akan bersundal tetapi tidak akan menjadi banyak, sebab mereka telah meninggalkan TUHAN (ay. 10).

C. Dosa-dosa Umat Israel dan Penghakiman TUHAN—mengenai Berzina, Anggur, dan Bersundal

Hosea 4:11-14 ada kata mengenai tiga hal yang umum di antara orang Israel—berzina, anggur, dan bersundal.

1. Perzinahan, Anggur, dan Anggur Baru Menghilangkan Hati Mereka

Perzinahan, anggur dan anggur baru menghilangkan hati umat Israel (ay. 11). Mereka tidak memiliki hati untuk sesuatu yang lain.

2. Umat Allah Bertanya kepada Tongkat Kayunya

Dari pada berdoa kepada Allah dan menanyakan Dia, umat Allah bertanya kepada tongkat kayunya (berhala), mempertimbangkan bahwa tongkat kayu yang memberi tahu mereka. Roh persundalan menyesatkan mereka, dan mereka berzina meninggalkan Allah mereka (ay. 12).

3. Kurban-kurban Persembahan di atas Puncak Gunung-gunung dan Membakar Kurban di atas Bukit-bukit

Di atas puncak gunung-gunung mereka mempersembahkan kurban-kurban dan di atas bukit-bukit mereka membakar kurban, dan di bawah pohon besar dan pohon Hawar dan pohon rimbun sebab naungannya baik. Itulah sebabnya anak-anakmu perempuan berzina dan menantu-menantumu perempuan bersundal (ay. 13). Tetapi Allah tidak akan menghukum anak-anak perempuannya atau menantu-menantu perempuannya, sebab laki-laki mereka sendiri mengasingkan diri bersama-sama dengan perempuan-perempuan sundal dan mempersembahkan kurban bersama-sama dengan sundal-sundal bakti (ay. 14a; cf. Ul. 23:17).

4. Umat yang tidak Berpengertian akan Runtuh

Umat yang tidak berpengertian akan runtuh (Hos. 4:14b).

D. Dosa-dosa Umat Israel dan Penghukuman Allah—mengenai Kedegilan Israel

Hosea 4:15-19 memperhatikan sikap keras kepala umat Israel.

1. Orang Israel Pergi sebagai Seorang Pesundal

Orang Israel pergi sebagai seorang pesundal, tetapi Yehuda diperintahkan untuk jangan melanggar dan jangan datang ke Gilgal, atau jangan naik ke Bet-Awen, dan jangnlah bersumpah, “Demi TUHAN yang hidup” (ay. 15). Gilgal adalah fokus perzinahan (9:15; 12:11; Amos 4:4; 5:5). Bet-Awen berarti “rumah hampa” atau “rumah perzinahan.”

2. Israel Degil, seperti Lembu yang Degil

Israel degil, seperti lembu yang degil (Hos. 4:16a), yang menuruti dan melakukan caranya sendiri.

3. TUHAN Membatasi Israel di Ladang yang Sempit

Dalam ayat 16b nabi berkata, “Masakan sekarang TUHAN menggembalakan mereka, / Seperti domba di tanah lapang?” Ini menunjukkan bahwa TUHAN akan membatasi Israel di ladang yang sempit.

4. Efraim Bersekutu dengan Berhala-berhala

Dalam ayat 17a kita diberi tahu bahwa Efraim bersekutu dengan berhala-berhala.

5. Efraim Tinggal Seorang Sendiri

Dalam ayat 17b nabi memberi satu perintah mengenai Efraim: “Tinggalkanlah dia seorang diri” (T.L.). Efraim ditinggalkan. Ini menunjukkan sejenis penghukuman.

6. Minuman Kerasnya Diakhiri

Minuman kerasnya diakhiri (ay. 18a), berarti bahwa keinginannya dalam minum hilang. Ini adalah penghukuman Allah. Mereka telah menyerahkan diri mereka sendiri kepada persundalan; mereka lebih mencintai kehinaan dari pada mencintai kemasyhuran (ay. 18b). Mereka sangat mencintai mabuk dan persundalan.

7. Angin Melingkupi Mereka dalam Sayap-sayapnya

Ayat 19a mengatakan bahwa angin melingkupi mereka dalam sayap-sayapnya. Hal ini membawa dia pergi—sejenis penghukuman. Menurut ayat 19b, mereka akan menjadi malu karena kurban-kurban mereka (kepada berhala-berhala—ay. 13a).

E. Dosa-dosa Umat Israel dan Penghukuman TUHAN—Terutama mengenai Para Imam, Keluarga Raja, dan Para Pembesar

Hosea 5:1-14 dan 6:4-10 kita memiliki lebih rinci mengenai dosa-dosa Israel dan penghukuman TUHAN—terutama mengenai para imam, keluarga raja, dan para pembesar.

1. Penghukuman TUHAN Menimpa atas Para Imam, atas Keluarga Israel, dan atas Keluarga Raja

Dalam 5:1-2 kita diberi tahu bahwa di atas para imam, atas keluarga Israel, dan atas keluarga raja penghukuman TUHAN akan menimpa, kepada mereka yang menjadi perangkap dan jaring bagi pembantaian, maka TUHAN akan menghajar mereka sekalian.

2. Efraim telah Berzina, dan Israel telah Menajiskan Diri

Efraim telah berzina, dan Israel telah menajiskan diri. Roh persundalan ada di dalam mereka (atau, di tengah-tengah mereka). Perbuatan-perbuatan mereka tidak mengizinkan mereka kembali kepada Allah mereka, dan mereka tidak mengenal TUHAN (ay. 3-4).

3. Kecongkakan Israel menjadi Saksi terhadap Dirinya Sendiri

Ayat 5 mengatakan bahwa kecongkakan Israel bersaksi terhadap dirinya sendiri (wajahnya) dan bahwa Efraim dan Israel akan tergelincir jatuh oleh kesalahannya sendiri. Yehuda juga tersandung dengan mereka.

4. Pergi untukMencari TUHAN tetapi tidak Menemukan Dia

Dengan kurban kambing domba dan lembu sapinya mereka akan pergi mencari TUHAN tetapi mereka tidak akan menemukan Dia. Dia telah menarik diri dari mereka (ay. 6).

5. Berkhianat terhadap TUHAN

Mereka telah berkhianat terhadap TUHAN, sebab mereka telah memperanakkan anak-anak yang tidak sah. Pembinasa-pembinasa pada bulan baru akan memakan habis mereka dengan pembagian mereka dan kepunyaan mereka (ay. 7).

6. Efraim menjadi Tandus pada Hari Koreksian

Di belakang Benyamin akan menjadi musuh-musuh, dan Efraim akan menjadi tandus pada hari koreksian (penghukuman). Ini adalah sesungguhnya (ay. 8-9).

7. Para Pemuka Yehuda menjadi seperti Orang-orang yang Menggeser Batas

Para pemuka Yehuda telah menjadi seperti orang-orang yang menggeser batas untuk memperluas ukuran tanah mereka, dan TUHAN akan mencurahkan kegemasan-Nya ke atas mereka seperti air (ay. 10).

8. Efraim Tertindas, Diremukkan oleh Hukuman

Efraim tertindas, diremukkan oleh hukuman, sebab ia berkeras untuk berjalan mengikuti perintah manusia (ay. 11).

9. TUHAN akan seperti Ngengat bagi Efraim

TUHAN akan seperti ngengat bagi Efraim dan seperti belatung bagi kaum Yehuda (ay. 12). Di dalam Alkitab Allah biasanya diumpamakan dengan hal-hal positif, tetapi di sini Dia diumpamakan kepada hal-hal negatif, hal-hal yang memakan.

10. Efraim Pergi ke Asyur

Ketika Efrain melihat penyakitnya, dan Yehuda melihat bisulnya, Efraim ke Asyur dan mengutus orang kepada Raja ‘Agung’. Tetapi iapun tidak dapat menyembuhkan dia, dan tidak dapat melenyapkan bisul itu dari pada dia (ay. 13).

11. TUHAN seperti Singa bagi Efraim dan seperti Singa Muda bagi Kaum Yehuda

TUHAN akan seperti singa bagi Efraim dan seperti singa muda bagi kaum Yehuda. Dia akan menerkan mereka dan pergi. Dia akan membawa lari mereka, dan tidak akan ada seorangpun yang dapat melepaskan mereka dari tangan-Nya (ay. 14).

12. Kasih Setia Efraim dan Yehuda seperti Kabut Pagi dan seperti Embun yang Hilang Pagi-pagi Benar

Kasih setia Efraim (Israel) dan Yehuda seperti kabut pagi dan seperti embun yang hilang pagi-pagi benar. Karena itu, TUHAN akan meremukkan mereka melalui perantaraan nabi-nabi. Dia membunuh mereka dengan perkataan mulut-Nya, dan penghukuman-Nya keluar seperti terang. Sebab Dia menyukai kasih setia, dan bukan kurban, dan menyukai pengenalan akan Allah, lebih dari pada kurban-kurban bakaran. (6:4-6).

13. Mereka seperti Adam telah Melanggar Perjanjian

Mereka seperti Adam (atau, manusia-manusia) telah melanggar perjanjian. Karena itu mereka telah berkhianat terhadap TUHAN (ay. 17).

14. Gilead adalah Kota Para Penjahat

Gilead adalah kota para penjahat, penuh dengan jejak darah. Seperti gerombolan menghadang demikianlah persekutuan para imam; mereka membunuh di jalan ke Sikhem, mereka melakukan perbuatan mesum (ay. 8-9). Sekali lagi, ini adalah dosa yang melibatkan para imam, yang telah menjadi gerombolan penghadang.

15. Di antara Kaum Israel TUHAN telah Melihat Hal-hal yang Mengerikan

Di antara kaum Israel TUHAN telah melihat hal-hal yang mengerikan. Di sana ada pesundalan Efraim dan Israel yang telah menajiskan diri (ay. 10).

Seperti yang kita bahas semua rincian mengenai situasi Israel, kita dapat menyadari betapa berdosanya Israel.

II. KEMBALINYA UMAT YANG MENYELEWENG

Dala, 5:15—6:3, 11 nabi Hosea membicarakan sehubungan kembalinya umat yang menyeleweng. Kita mungkin dibingungkan kenapa hal ini dapat terjadi kepada umat yang demikian berdosa untuk kembali. Mereka dapat kembali karena mereka di bawah belaskasihan Allah.

A. TUHAN Pergi dan Pulang ke Tempat-Nya, sampai Umat yang Menyeleweng Mengaku Bersalah dan Mencari Wajah-Nya

Menurut 5:15a TUHAN akan pergi dan pulang ke tempat-Nya, sampai umat yang menyeleweng mengaku bersalah dan mencari wajah-Nya. Akhirnya, dalam kesesakannya (hukuman ilahi) mereka akan merindukan Dia (ay. 15b). Maka itu, hukuman ilahi terhadap Israel akan menjadi kesesakan.

B. Kembalinya Umat yang Menyeleweng

1. Perkataan mengenai Berbalik kepada TUHAN, Yang akan Menyembuhkan Mereka dan Membalut Mereka

Di dalam 6:1 kita memiliki perkataan mengenai berbaliknya Israel kepada TUHAN. Di dalam ayat ini nabi berkata, “Mari, kita akan berbalik kepada TUHAN, / Sebab Dialah yang telah menerkam dan yang akan menyembukan kita, / Yang telah memukul dan yang akan membalut kita.”

2. TUHAN Menghidupkan Kita Sesudah Dua Hari

Hosea 6:2 mengatakan, “Ia akan menghidupkan kita sesudah dua hari, / Pada hari yang ketiga Ia akan membangkitkan kita, / Dan kita akan hidup di hadapan-Nya.” Apakah “dua hari”, dan apakah “hari ketiga” dalam ayat ini? Di dalam Alkitab ada satu prinsip bahwa “di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun” (2 Ptr. 3:8). Menurut prinsip ini, dua hari di sini dapat melambangkan dua periode pertama dari setiap seribu tahun, terhitung dari 70 Masehi, ketika Titus Kaisar Roma menghancurkan Yerusalem dan bait, membunuh dengan bengis ribuan orang Yahudi, dan menyebarkan orang-orang Yahudi di antara bangsa-bangsa. Sejak waktu itu orang-orang Yahudi tanpa raja, tanpa pembesar, tanpa kurban persembahan, dan tanpa bait, menggenapkan nubuat Hosea di dalam 3:4. Selama dua ribu tahun Allah meninggalkan orang Israel dalam satu kondisi yang mati. Setelah periode dua ribu tahun ini, seribu tahun ketiga akan datang. Hari ketiga di dalam 6:2 dapat melambangkan seribu tahun periode ketiga, yaitu, milenium, zaman pemulihan, dalam realitas kebangkitan Kristus (Why. 20:4, 6).

3. Perkataan mengenai Mengenal TUHAN dan mengenai Kristus Muncul seperti Fajar dan Kedatangan-Nya seperti Hujan

Di dalam Hosea 6:3 ada perkataan mengenai mengenal TUHAN dan mengenai Kristus muncul seperti fajar dan kedatangan-Nya seperti hujan. Bagian pertama ayat ini mengatakan, “Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN.” Sisa ayat ini mengatakan bahwa Kristus muncul seperti fajar. Dia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi (di dalam pemulihan milenium—Mat. 19:28; Why. 20:4, 6).

C. Janji TUHAN kepada Yehuda dalam Kembalinya Umat yang Menyeleweng

Di dalam Hosea 6:11 kita memiliki janji TUHAN kepada Yehuda dalam kembalinya umat yang menyeleweng. Janji ini yakni telah ditentukan penuaian bagi Yehuda, ketika TUHAN mengembalikan semua orang Israel, termasuk kerajaan Israel bagian utara dan kerajaan Yehuda bagian selatan, akan sangat limpah dengan semua jenis hasil bumi. Bumi yang diciptakan oleh Allah untuk menghasilkan tuaian yang limpah, tetapi akibat kejatuhan manusia, bumi terkutuk untuk menumbuhkan semak duri, dan manusia harus berjerih lelah dengan berpeluh untuk menghasilkan makanan (Kej. 3:17-19). Dalam zaman pemulihan bumi akan dipulihkan kepada kondisi aslinya dan akan berlimpah, subur, dan produktif. Maka, tuaian akan ditentukan kepada Yehuda bagi kenikmatan mereka.

Sejak zaman Nebukadnezar raja Babel menyerang Israel pada 606 S.M., ada tiga hal yang telah terjadi di bumi. Pertama adalah penghukuman kasih Allah atas umat Israel yang dikasihi-Nya, dan kedua adalah penghukuman Allah atas seluruh bangsa. Dua hal ini ditambahkan bersama membawa hal ketiga—manifestasi Kristus. Manifestasi Kristus akan membawa masuk hal keempat—zaman pemulihan, kerajaan milenium. Pemulihan ini akan rampung dalam Yerusalem Baru di dalam langit baru dan bumi baru.

Manifestasi Kristus tidak saja mengacu kepada kedatangan Kristus kali kedua. Manifestasi Kristus adalah satu proses yang panjang yang dimulai dengan kedatangan Kristus kepada umat manusia, dan bahkan ke dalam umat manusia, pada inkarnasi-Nya dan yang akan berlanjut sampai kedatangan kembali Kristus. Mikha 5:1 mengacu kepada inkarnasi Kristus, mengatakan bahwa permulaan-Nya sudah sejak purbakala; yaitu, Dia siap datang. Pada inkarnasi-Nya Kristus keluar dari kekekalan masuk ke dalam waktu, datang bersama keilahian-Nya masuk ke dalam keinsanian. Sebenarnya, permulaan Kristus, kedatangan-Nya, tidak berhenti. Bahkan hari ini Dia masih datang. Manifestasi ini, yang dimulai dengan inkarnasi, akan dirampungkan dalam kedatangan kembali Kristus bersama para pemenang sebagai orang-orang pahlawan untuk mengalahkan Antikristus, Kaisar terakhir Kekaisaran Romawi.

Kekaisaran Romawi adalah pemerintahan terakhir menurut patung besar di dalam Daniel 2. Ini adalah seluruh Kekaisaran Romawi di mana Kristus dilahirkan dengan cara menggenapkan nubuat di dalam Mikha 5:1 mengenai tempat kelahiran-Nya. Ini juga sepanjang Kekaisaran Romawi di mana Kristus merampungkan penebusan melalui tersalib, dan ini di bawah Kekaisaran Romawi di mana Roh itu dicurahkan pada hari Pentakosta untuk memulai kehidupan gereja. Dengan bantuan Kekaisaran Romawi, para rasul, khususnya rasul Paulus, menyebarkan injil di Asia dan Eropa. Selanjutnya, Tuhan memakai imperialisme untuk menyebarkan injil ke Afrika, Amerika Pusat dan Selatan, Asia, dan Australia. Hari ini Rusia, satu negara yang berpenduduk tiga ratus lima puluh juta orang, telah terbuka kepada pemulihan Tuhan melalui penghukuman Allah atas bangsa-bangsa untuk menyebarkan injil, yang sama dengan manifestasi Kristus. Kita pergi ke Rusia hari ini untuk melayankan makanan rohani yang tepat adalah menyebarkan manifestasi Kristus.