← Daftar isi Berkuasa dalam Hayat, Pahala Kerajaan, dan Yerusalem Baru · bab 18/24

MEMBANGUN TUBUH KRISTUS DALAM KEESAAN

Pembacaan Alkitab

Yoh. 1:12; 1 Kor. 12:27; Mat. 7:17-18; Yoh. 14:6; 15:16; Mat. 28:19; 1 Pet. 2:2; Ef. 4:3, 11-12a.

Garis Besar

I. Hayat menghasilkan pembangunan Tubuh Kristus

II. Tubuh Kristus adalah suatu organisme bukan suatu organisasi

III. Cara untuk membangun Tubuh Kristus

A. Dengan Injil

B. Dengan pertumbuhan hayat

C. Dengan memelihara keesaan Roh itu.

D. Dengan menyempurnakan orang-orang kudus.

E. Dengan fungsi-fungsi dari orang-orang kudus yang telah disempurnakan

I. HAYAT MENGHASILKAN PEMBANGUNAN TUBUH KRISTUS

Hasil kedua dari hayat adalah Tubuh Kristus. Ketika kita pertama kali percaya, kita menerima hayat Allah ke dalam roh kita. Di satu pihak, kita menjadi putra-putra Allah (Yoh. 1:12). Di pihak lain, kita menjadi anggota-anggota Tubuh Kristus (1 Kor. 12:27). Sebagai putra-putra Allah secara individual, kita perlu bertumbuh dalam hayat dan mengandung kedua kategori buah dalam penghidupan sehari-hari kita. Sebagai anggota-anggota dari Tubuh Kristus, kita perlu disusun oleh Kristus sebagai hayat kita dan dibangunkan dalam keesaan sehingga secara korporat, kita dapat menjadi kepenuhan Allah. Oleh karena itu, Tubuh Kristus, gereja, bukanlah satu organisasi manusia, tetapi suatu organisme, suatu tubuh hayat. Tanpa kedua hasil ini, tidak ada bukti dari pengalaman dan pertumbuhan hayat kita. Kedua hasil ini menjadi manifestasi dari banyaknya hayat yang ada di dalam kita.

Orang-orang muda harus jelas mengenai hal ini. Banyak yang mengatakan bahwa mereka menikmati Tuhan, atau bahwa mereka telah bertumbuh di dalam Tuhan, namun bukti luaran apakah yang kita miliki untuk membenarkan tuntutan mereka? Bukti kita ada bersama kedua hasil hayat itu. Bagaimanakah penghidupan mereka sehari-hari? Apakah sama seperti orang-orang dunia, atau sama seperti Kristus? Apakah karakater mereka masih kendor, atau apakah telah melewati transformasi? Apakah teman-teman dan relatif-relatif mereka telah diselamatkan atau apakah mereka masih mandul? Apakah ada pembangunan bersama-sama dengan orang-orang kudus melalui persekutuan dan doa, atau adakah gerutu, alasan, keluh-kesah, dan bahkan pembicaraan yang memecah-belah? Ini bukanlah apa yang dikatakan seseorang, tetapi adalah apakah penghidupan seseorang mengandung kedua hasil hayat ini. Kita dapat menceritakan sebuah pohon dari buahnya (Mat. 7:17-18). Pohon-pohon yang jahat menghasilkan buah yang jahat. Pohon-pohon yang baik menghasilkan buah yang baik. Seseorang yang hidup di dalam dirinya sendiri tidak dapat menghasilkan buah hayat. Hanya persona hayat yang menghasilkan buah hayat.

II. TUBUH KRISTUS ADALAH SUATU ORGANISME BUKAN SUATU ORGANISASI

Tubuh Kristus, gereja, bukanlah suatu organisasi tetapi suatu organisme, suatu hasil dari dispensasi Allah Tritunggal ke dalam kita sebagai hayat. Tidak banyak orang Kristen sepanjang sejarah yang telah masuk ke dalam kenyataan ini. Kita mungkin dapat berpikir bahwa gereja hanyalah suatu koleksi, atau suatu perkumpulan, dari semua kaum imani sebagai sejenis kesatuan kolektif yang dapat dianggap sebagai suatu organisasi. Ini mutlak salah. Konsep bahwa gereja adalah suatu organisasi telah memimpin orang-orang Kristen sepanjang abad ke dalam kekacauan, kesalahpahaman, dan suatu keadaan yang tertipu. Beban kita hari ini adalah untuk menunjukkan, menurut wahyu ilahi yang murni dalam Perjanjian Baru dan khususnya dalam kitab Efesus, bahwa hasil dari dispensasi Trinitas ilahi adalah gereja sebagai suatu organisme, Tubuh Kristus.

Sebuah kotak kayu disusun dari potongan-potongan kayu, tetapi seorang persona yang hidup dengan suatu tubuh adalah sesuatu yang organik. Sebuah robot adalah suatu organisasi dari bahan-bahan yang tidak berhayat, tetapi seorang persona yang hidup adalah suatu organisme. Gereja seharusnya menjadi suatu organisme bukan suatu organisasi. Pengajaran Ignatius dalam abad kedua memberikan lahan bagi organisasi untuk masuk ke dalam gereja. Kekristenan hari ini berada di bawah pengaruh konsep-konsep hirarki itu dan telah dirusak olehnya. Pengajaran, praktek, dan konsep hirarki telah membawa banyak orang Kristen menjauh dari gereja sebagai suatu organisme kepada suatu organisasi.

Setiap aspek dari gereja haruslah organik karena gereja adalah hasil dari Trinitas yang hidup. Alkitab memberitahu kita bahwa perwujudan dari Allah, Kristus, adalah hayat. Kristus memberitahu kita dalam injil Yohanes bahwa Dia adalah hayat itu (Yoh. 14:6). Kristus bukanlah sesuatu yang organisasional. Sebagai perwujudan dari Allah Tritunggal, Dia adalah totalitas dari ilahi hayat yang kekal, Totalitas hayat, Allah Tritunggal yang hidup, menghasilkan satu hal Tubuh Kristus. Karena Allah Tritunggal adalah totalitas hayat, maka Tubuh Kristus juga adalah perkara hayat. Kita harus meletakkan segala sesuatu yang bukan hayat di bawah kaki kita. Kita tidak menyenangi hirarki karena hirarki adalah suatu perkara organisasi dan tidak ada sangkut-pautnya dengan Tubuh Kristus yang organik.

Karena kita adalah Tubuh Kristus, kita tidak akan pernah dapat merdeka satu sama lain. Kemerdekaan menunjukkan kekurangan hayat. Di dalam ekonomi Allah dan di dalam Tubuh Kristus, kemerdekaan adalah suatu kata yang jahat. Kita orang-orang Kristen sekali-kali tidak boleh merdeka. Kita tidak boleh merdeka dari Allah atau satu sama lainnya. Kita tidak dapat maju dalam kehidupan Kristiani kita jika kita saling mengisolasi diri satu sama lain. Semua gereja lokal, semua orang kudus, semua penatua, dan semua pekerja tidak boleh sekalipun saling merdeka satu sama lain. Hayat Allah di dalam kita memelihara keesaan ini. Kemerdekaan atau perpecahan apapun menunjukkan suatu kekurangan hayat, ini bukanlah berasal dari hayat, dan bukanlah suatu bagian dari Tubuh Kristus yang organik.

III. CARA UNTUK MEMBANGUN TUBUH KRISTUS

A. Dengan Injil

Hal pertama yang harus kita lakukan untuk membangun Tubuh Kristus adalah memberitakan injil. Salah satu definisi hayat adalah: Allah Bapa di dalam Putera sebagai Roh itu mengalir ke dalam kita, melalui kita, dan keluar dari kita. Oleh karena itu, sebelum Tuhan disalibkan, Dia memerintahkan murid-muridNya untuk menghasilkan buah (Yoh. 15:16), dan setelah kebangkitanNya, Dia mengamanatkan murid-muridNya untuk pergi dan menjadikan semua bangsa muridNya (Mat. 28:19). Ketika kita menikmati hayat, mengalami hayat, dan bertumbuh dalam hayat, masih ada hasil berupa injil. Pemberitaan injil akan menghasilkan lebih banyak anggota Tubuh Kristus. Ada banyak sekali orang yang belum diselamatkan yang hidup di dalam kota kita, tetapi ada berapa banyakkah yang berada di dalam gereja? Bilangan (jumlah) yang ada di dalam gereja terlalu kecil bila dibandingkan dengan semua orang yang ada di sekitar kita. Berapa banyakkah murid yang berada di sekolahmu, dan berapa banyakkah yang berada di dalam gereja? Kita harus memberitakan injil kepada teman-teman kita, relatif-relatif kita, dan tetangga-tetangga kita agar mereka dapat dibawa masuk ke dalam Tuhan dan ke dalam TubuhNya. Tanpa pemberitaan injil, tidak ada seorangpun yang akan diselamatkan. Tanpa orang-orang diselamatkan, tidak akan ada banyak anggota. Oleh karena itu, kita pertama-tama harus memberitakan injil untuk membawa orang-orang berdosa kepada pertobatan, yang menghasilkan bertambahnya anggota Tubuh Kristus.

B. Dengan Pertumbuhan Hayat

Orang-orang yang baru diselamatkan dan kita harus bertumbuh di dalam hayat bagi Tubuh Kristus (1 Pet. 2:2). Karena Tubuh itu bukanlah suatu organisasi, maka jumlah itu bukanlah apa-apa. Kita harus memiliki lebih banyak anggota yang menikmati hayat, mengalami hayat, bertumbuh di dalam hayat, dipenuhi dengan hayat, dan disusun dengan hayat. Pertambahan jumlah digabungkan dengan pertumbuhan dalam hayat sangat diperlukan. Oleh karena itu, kita harus bertumbuh dengan mempraktekkan seluruh poin pada pelajaran-pelajaran terdahulu dan membantu orang-orang yang baru untuk melakukan hal yang sama. Praktek-praktek yang utama adalah: 1) menyeru nama Tuhan dan berdoa untuk memelihara suatu roh yang telah dilahirulangkan yang kuat; 2) doa-baca, membaca, mempelajari, dan menghafal Firman Allah agar diperlengkapi dengan kebenaran; 3) hidup oleh perasaan hayat di dalam roh kita setiap hari; 4) dipenuhi dengan Roh itu setiap hari sepanjang hari melalui mengaku dan membereskan segala hambatan; 5) mengabarkan injil; dan 6) menghadiri sidang-sidang perumahan, dalam kelompok-kelompok kecil, dan dengan seluruh gereja bernubuat dan bersaksi. Melalui praktek-praktek ini, Anda dan orang-orang Anda yang baru akan bertumbuh dalam hayat untuk menjadi anggota-anggota Tubuh Kristus yang tepat.

C. Dengan Memelihara Keesaan Roh itu

Efesus 4:3 mengatakan, "Dengan rajin memelihara keesaan Roh itu dalam ikatan damai sejahtera." Tanpa keesaan, tidak ada jalan untuk membangun Tubuh Kristus, oleh karena itu, kita semua haruslah rajin memelihara keesaan Roh itu. Keesaan ini adalah berasal dari Roh itu. Kita memiliki Roh itu dan kita memiliki keesaan Roh itu. Keesaan Roh itu bukanlah sesuatu yang harus kita doakan, melainkan, kita harus melatih roh kita untuk memeliharanya. Terkadang kita mungkin ingin mengatakan sesuatu yang menentang keputusan-keputusan yang telah dibuat oleh para penatua, membantah orang-tua kita, atau bergosip mengenai seorang saudara atau saudari di dalam gereja. Hal-hal ini memecah-belah Tubuh itu. Kita harus kembali kepada roh kita dan membuang hal-hal ini sehingga kita dapat memelihara keesaan Roh itu. Inilah cara untuk membangun gereja. Pembicaraan yang negatif meruntuhkan; Roh itu membangun. Seseorang yang tidak hidup di dalam roh tidak berada dalam keesaan. Seorang persona hayat selalu berada di dalam roh dan di dalam keesaan.

D. Dengan Menyempurnakan Orang-orang kudus

Efesus 4:11-12a mengatakan, "Dan Ia memberikan rasul-rasul, nabi-nabi, pemberita-pemberita injil, gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk menyempurnakan orang-orang kudus." Ada orang-orang tertentu di dalam Tubuh Kristus yang merupakan karunia-karunia bagi Tubuh itu. Mereka memiliki fungsi-fungsi khusus, untuk menyempurnakan orang-orang kudus. Menyempurnakan berarti merawat, melatih, dan menambah kemampuan. Ketika seorang bayi lahir, dia mungkin memiliki segala kemampuan yang terpendam untuk bermain piano, namun tanpa latihan, dia tidak akan pernah bermain dengan baik. Latihan diperlukan oleh manusia agar dapat melakukan hal-hal dengan cakap. Demikian juga, setiap orang Kristen telah dilahirulangkan dengan hayat yang ilahi, kekal, dan tidak dapat dirusak. Namun hayat ini memerlukan latihan untuk membangun Tubuh Kristus. Diperlukan latihan untuk memberitakan injil, merawat orang lain, mengajar kebenaran, mengutarakan Allah dan membangun Tubuh Kristus. Apakah Anda terlatih? Kita semua perlu dilatih oleh orang-orang yang berkarunia agar kita dapat membangun Tubuh Kristus.

E. Dengan Fungsi-fungsi dari Orang-orang Kudus yang telah Disempurnakan

Semua orang kudus diperlukan untuk membangun Tubuh Kristus. Walaupun ada beberapa orang yang berkarunia khusus di dalam Tubuh, orang-orang yang berkaruna ini tidak membangun Tubuh secara langsung. Mereka hanya dapat membangun Tubuh secara tidak langsung dengan menyempurnakan orang-orang kudus. Orang-orang kudus yang telah disempurnakan haruslah berfungsi sampai tingkat di mana mereka telah disempurnakan untuk membangun Tubuh Kristus. Tahukah Anda bagaimana caranya berdoa? Jika Anda tahu, Anda perlu berdoa untuk membangun Tubuh Kristus. Tahukah Anda bagaimana caranya mengabarkan injil? Jika Anda tidak tahu, Anda harus dilatih, karena kita semua harus memberitakan injil. Jika Anda tahu bagaimana cara memberitakan injil, Anda harus berfungsi dengan mengabarkannya. Apapun yang tidak Anda ketahui, harus Anda pelajari. Apapun yang Anda ketahui, Anda harus berfungsi menurutnya. Dengan berfungsinya Anda, Tubuh itu akan dibangun.

Jika Anda ingin agar Tubuh itu terbangun lebih cepat, Anda harus menyempurnakan orang lain berdasarkan bagaimana Anda telah disempurnakan. Sebagai contoh, jika Anda telah dilatih dalam mengabarkan injil, Anda sebagai gantinya dapat melatih orang-orang yang lebih muda untuk mengabarkannya. Anda kemudian menjadi seorang pengabar injil kecil, karunia kecil bagi Tubuh itu. Jika Anda terlatih dalam doa-baca, Anda boleh melatih orang yang baru untuk berdoa-baca; maka Anda menjadi seorang guru penggembala yang kecil. Jika Anda telah belajar menyusun suatu nubuat sepanjang minggu dan bernubuat pada sidang hari Tuhan, maka Anda boleh membantu orang yang malu-malu untuk belajar bernubuat dengan memperlihatkan pada dia bagaimana Anda berdoa, membaca, nampak terang, kemudian menulis suatu nubuat dan bernubuat di dalam sidang. Mereka yang dibantu oleh Anda akan menjadi orang-orang yang disempurnakan, berfungsi untuk membangun Tubuh Kristus. Semakin orang-orang kudus disempurnakan dan semakin mereka berfungsi, semakin cepat Tubuh Kristus akan terbangunkan. Jika Anda menyempurnakan orang lain dan juga berfungsi untuk membangun Tubuh itu, maka Anda adalah seorang rasul, nabi, pengabar injil, gembala dan guru kecil. Ketika anda bertumbuh dalam hayat baik secara rohani maupun jasmani, Anda akan menjadi seorang rasul, nabi, pengabar injil, gembala dan guru yang telah bertumbuh secara penuh.

Secara singkat, hasil dari hayat adalah buah kebajikan-kebajikan, buah orang-orang yang diselamatkan, dan pembangunan Tubuh Kristus dalam keesaan.