PEMULIHAN ALLAH AKAN GELAR DAN HAKNYA ATAS SELURUH BUMI MELALUI PEMERINTAHAN KRISTUS
Pembacaan Alkitab: Mzm. 93—101
Mazmur 93 sampai 101 adalah satu kelompok, a cluster. Jika kamu membaca kesembilan mazmur ini dengan teliti, kamu akan melihat bahwa delapan mazmur yang pertama adalah sangat mirip. Kedelapan mazmur ini seperti satu mazmur, karena membicarakan hal yang sama dengan suara, nada, dan penekanan yang sama. Mazmur 101 adalah kesimpulan dari kelompok mazmur ini, memperlihatkan bagaimana Kristus akan memerintah dan menghakimi di dalam kerajaan-Nya. Mazmur-mazmur ini tentang pemulihan Allah akan gelar dan hak-Nya atas seluruh bumi melalui pemerintahan Kristus.
Para pengajar dan pelajar Alkitab setuju bahwa Alkitab berpusat pada Kristus. Misalnya, Jika kita memiliki pemahaman mendasar dari kitab Kejadian, kita akan melihat Kristus dalam kitab ini. Demikian juga, Kristus disingkapkan dalam kitab Imamat. Dr. Scofield telah menunjukkan bahwa setiap halaman dari Imamat memperlihatkan Kristus kepada kita. Namun, untuk melihat Kristus dalam kitab Imamat, kita perlu penuntun yang tepat yang dapat memberi kita pengajaran yang diperlukan. Dalam perkara ini, kita seperti sida-sida Etiopia di dalam Kisah Rasul 8 yang membaca kitab nabi Yesaya. Filipus bertanya kepadanya, '‘Mengertikah tuan apa yang tuan baca itu?’’ (ay. 30). Sida-sida itu menjawab, ‘‘Bagaimakah aku dapat mengerti kalau tidak ada orang yang menuntun aku?’’ (ay. 31a). Jika kita ingin melihat Kristus dengan jelas dalam Mazmur, kita memerlukan penuntun yang tepat.
Kita perlu menyadari bahwa Mazmur adalah sebuah kitab yang sangat kuat mengenai penyingkapan Kristus di dalam ekonomi Allah. Namun, di dalam pembacaan kita akan kitab Mazmur, sangat mudah bagi kita mengira bahwa kitab Mazmur membantu kita untuk menjadi saleh dan alim, untuk menyembah, memuji, dan bersyukur pada Allah, dan untuk menjaga tingkah laku kita. Sebenarnya, kitab Mazmur tidaklah demikian. Sebaliknya, kitab Mazmur menggunakan hal-hal ini sebagai latar belakang untuk wahyu mengenai Kristus.
Dalam Kitab 1 dari Mazmur kita melihat Kristus dengan beberapa penekanan tentang rumah Allah (27:4). Dalam Kitab 2 kita melihat Kristus dengan rumah Allah dan kota Allah. Dalam Mazmur 48, kota dengan kuat ditekankan. Dalam Kitab 3 kita tidak hanya melihat Kristus, rumah, dan kota, tetapi juga melihat bumi. Mazmur terakhir dalam Kitab 3, Mazmur 89, mengatakan bahwa Kristus akan datang untuk memerintah dan memiliki seluruh bumi mulai dari laut (Mediterania) sampai semua sungai, menunjukan semua tempat di bumi (ay. 25). Kita telah menunjukkan bahwa ketujuh belas mazmur di dalam Kitab 4 dibagi empat kelompok. Kelompok pertama, yang mencakup Mazmur 90 sampai 92, adalah tentang pengalaman yang lebih dalam akan Allah di dalam identifikasi dengan Kristus dengan mengambil Allah sebagai tempat tinggal kita. Kelompok kedua, Mazmur 93 sampai 101, menunjukkan pada kita bahwa Allah ingin memulihkan gelar dan hak-Nya yang penuh atas bumi melalui pemerintahan Kristus.
Halaman depan dari surat kabar menunjukkan bahwa dunia hari ini dipenuhi dengan kegelapan dan kedosaan, tentang seseorang yang berperang dengan orang lain, masyarakat melawan mayarakat, bangsa melawan bangsa. Tetapi Mazmur 93 sampai 101 bersorak-sorai dengan penuh sukacita bahwa Allah akan memulihkan gelar dan hak-Nya atas seluruh bumi. Allah memiliki hak atas bumi karena bumi dengan segala isinya—semua orang yang berbeda, tidak peduli ras atau warna kulit—diciptakan oleh Dia. Jadi, Dia adalah Pemilik bumi dan memegang tanda buktinya. Dia memiliki hak penuh untuk memiliki bumi, dan Dia akan melakukannya melalui pemerintahan Kristus. Menurut Mazmur 101, Kristus akan memerintah dan menghakimi dengan kasih setia dan keadilan.
Mazmur 94:15a berkata, ‘‘penghakiman akan kembali kepada keadilbenaran’’. Ini menunjukkan bahwa di atas bumi hari ini, penghakiman telah meninggalkan keadilbenaran, tetapi ketika Kristus datang kembali untuk memerintah, Dia akan membawa keadilan dan akan membuat penghakiman kembali kepada keadilbenaran. Kristus bersama kita di dalam gereja, tetapi dunia hari ini tanpa Kristus, dan karena alasan ini dunia itu jahat, gelap dan berdosa. Namun, pemerintahan Kristus yang akan datang akan membuat perbedaan yang besar atas seluruh bumi. Tidak ada ketidakadilan dan kedurhakaan, sebaliknya akan ada keadilan dan keadilbenaran.
Sekarang, marilah kita mempertimbangkan beberapa perkara yang berkaitan dengan kepemilikan Allah atas bumi melalui Kristus, lalu melihat Mazmur 93 sampai 101 satu demi satu.
I. ALLAH TELAH MEMBERIKAN BUMI
KEPADA KRISTUS SEBAGAI MILIKNYA
DAN BANGSA-BANGSA SEBAGAI WARISANNYA
Mazmur 2:8 berkata, ‘‘Mintalah kepada-Ku, maka bangsa-bangsa akan Kuberikan kepadamu menjadi warisan-Mu, dan batas-batas bumi menjadi kepunyaan-Mu’’. Hal ini menunjukan bahwa Allah telah memberikan bumi kepada Kristus sebagai milik-Nya dan bangsa-bangsa sebagai warisan-Nya. Oleh karena itu bumi dengan segala bangsa adalah milik Kristus. Amerika milik Kristus, bukan milik orang Amerika, dan Rusia juga milik Kristus bukan milik orang Rusia.
II. KEDATANGAN KRISTUS
UNTUK MENGAMBIL ALIH BUMI
DENGAN MELETAKKAN KAKI KANANNYA DI ATAS LAUT
DAN KAKI KIRINYA DI DARAT
Wahyu 10:1-2 menunjukkan pada kita bahwa Kristus akan datang untuk mengambil alih bumi dengan meletakkan kaki kanan-Nya di atas laut dan kaki kiri-Nya di darat. Kristus menempatkan kaki-Nya di laut dan di darat adalah menjejakkan kaki-Nya atas mereka, dan menjejakkan kaki atas mereka adalah mengambil alih mereka (Ul. 11:24; Yos. 1:3; Mzm. 8:6-8). Untuk mengambil alih darat, seseorang harus mengambil alih laut. Untuk alasan ini, kristus akan memiliki bumi dengan meletakkan kaki-Nya pertama di atas laut, lalu di darat.
III. KERAJAAN DUNIA MENJADI
KERAJAAN TUHAN KITA DAN KRISTUSNYA,
DAN DIA MEMERINTAH SELAMA-LAMANYA
Wahyu 11:15 memberitahu kita bahwa kerajaan dunia akan menjadi kerajaan Tuhan kita (Allah) dan Kristus-Nya dan bahwa Kristus akan memerintah selama-lamanya.
IV. KRISTUS MEMERINTAH
DAN DUNIA DITEGAKKAN
‘‘Yehovamemerintah, Ia berpakaian kemegahan, Yehova berpakaian,Dia telah mengikat Diri-Nya dengan kekuatan. Sungguh, telah tegak dunia, tidak bergoyang; Takhta-Mu tegak sejak dahulu kala, dari kekal Engkau ada’’ (Mzm. 93:1-2). Ayat ini menunjukkan bahwa ketika Kristus memerintah, bumi ditegakkan. Namun, terpisah dari pemerintahan Kristus, bumi dengan mudah digoyahkan. Ketika Allah memulihkan gelar dan hak-Nya atas bumi melalui pemerintahan Kristus, bumi tidak akan mudah lagi digoyahkan, tetapi akan ditegakkan.
V. KRISTUS MELAKSANAKAN PENGHAKIMANNYA
ATAS DUNIA
Mazmur 94 mewahyukan bahwa Kristus akan melaksanakan penghakimannya atas dunia. Ayat 1 mengatakan, ‘‘O Allah pembalas, O Yehova, O Allah pembalas, tampillah!’’ Karena ada penanggulangan yang besar atas ketidakadilan di bumi hari ini, ada keperluan bagi Allah akan pembalasan untuk bersinar. Ketika Kristus memerintah, Dia akan bersinar, dan penyinaran ini akan menjadi pembalasan yang dilaksanakan-Nya atas dunia yang tidak adil.
Ayat 10 berkata, ‘‘Dia yang menghajar bangsa-bangsa, Dia yang mengajarkan pengetahuan kepada manusia, masakan tidak akan menghukum?’’ Ketika Kristus meraja, Ia akan mendisiplinkan bangsa-bangsa. Kelihatannya hal ini tidak akan terjadi hari ini, karena kelihatannya Allah tidak melakukan sesuatu mengenai perkara-perkara dunia. Sebenarnya, Allah sedang memerintah, setidaknya sampai satu tingkat, Dia telah mendisiplinkan bangsa-bangsa. Misalnya, di dalam Perang Dunia II Dia menanggulangi Hitler, Mussolini, dan Jepang. Dalam zaman kerajaan yang akan datang, Kristus akan mendisiplinkan setiap bangsa seperti seorang bapak mendisiplinkan anak-anaknya. Pada saat itu, penghakiman di dunia ini akan kembali kepada keadilbenaran (ay. 15a).
VI. KRISTUS SEBAGAI SEORANG RAJA BESAR
MEMILIKI BUMI
Dalam Mazmur ini bumi, dunia, orang-orang, dan bangsa-bangsa disebutkan sekali demi sekali. Mazmur 95 menyingkapkan Kristus sebagai seorang Raja besar memiliki bumi. Yehova sebagai Kristus adalah seorang Raja besar mengatasi semua allah (ay. 3). Bagian-bagian bumi yang paling dalam ada di tangan-Nya, puncak gunung-gunung pun kepunyaan-Nya (ay. 4). Kepunyaan-Nya laut, Dialah yang menjadikannya, dan darat, tangan-Nyalah yang membentuknya (ay. 5). Oleh karena itu, pemazmur berkata, ‘‘Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan Yehova Pembuat kita.’’ (ay. 6).
VII. KRISTUS DATANG UNTUK MENGHAKIMI
BUMI, DUNIA, DAN SUKU-SUKU BANGSA
DENGAN KEADILBENARAN DAN KEBENARAN
DAN MEMERINTAH ATAS BANGSA-BANGSA
Dalam 96:3-13 kita melihat bahwa Kristus akan datang untuk menghakimi bumi, dunia, dan suku-suku bangsa dengan keadilbenaran dan kebenaran dan bahwa Ia akan meraja atas bangsa-bangsa. Kata ‘‘suku-suku bangsa’’ dalam ayat 3, 5, 7, 10, dan 13 menunjukkan bahwa orang-orang dari setiap ras dan warna kulit akan dihakimi oleh Dia. Dalam ayat 13 pemazmur menyimpulkan dengan berkata bahwa Yehova ‘‘sedang datang untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilbenaran, dan umatdengan kebenaran-Nya’’. Tentu ini mewahyukan bahwa Allah ingin memulihkan gelar dan hak-Nya atas bumimelalui pemerintahan Kristus.
VIII. KRISTUS MEMERINTAH,
DAN BUMI BERGEMBIRA DAN BERSUKACITA
Menurut Mazmur 97:1-2, 4-6, 8-9, dan 11 Kristus akan memerintah, dan bumi akan bergembira dan bersukacita. Hari ini bumi tidak menyenangkan, sehingga penduduk bumi tidak bergembira. Tetapi ketika Kristus memerintah, bumi akan bergembira dan bersukacita.
IX. SELURUH UJUNG BUMI
TELAH MELIHAT KESELAMATAN ALLAH
Mazmur98 menyatakan bahwa seluruh ujung bumi telah melihat keselamatan Allah. Ayat 2 dan3 mengatakan, ‘‘Yehova telah memperkenalkan keselamatan yang dari pada-Nya, telah menyatakan keadilbenaran-Nya di depan mata bangsa-bangsa. Ia mengingat kasih setia dan kesetiaan-Nya terhadap kaum Israel, segala ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari pada Allah kita’’. Seluruh bumi telah melihat keselamatan Allah.
X. KRISTUS MEMERINTAH DI SION
DAN SUKU-SUKU BANGSA GEMETAR
Mazmur 99 berbicara tentang Kristus memerintah di Sion dan semua suku bangsa gemetar. Hari ini bangsa-bangsa yang mengelilingi Israel sedang mencoba untuk menghancurkannya. Tetapi ketika Kristus memerintah di Sion, seluruh bangsa yang mengelilingi Sion akan gemetar (ay. 1-2, 4, 9).
XI. SELURUH BUMI MEMBUAT
SUARA GADUH SUKACITA KEPADA KRISTUS
Mazmur 100 dibuka dengan sebuah perintah untuk seluruh bumi: ‘‘Buatlah suara sukacita bagi Yehova, hai seluruh bumi’’ (ay. 1). Sebagaimana Darby menunjukkan sebuah catatan kaki di dalam terjemahan Alkitabnya, kata Ibrani menerjemahkan ‘‘suara sukacita’’ di sini dapat juga diterjemahkan ‘‘kegaduhan sukacita.’’ Ketika kita bersukacita, kita akan bersorak, dan bersorak tentu saja membuat kegaduhan. Kadangkala dalam sidang-sidang kita, kita harus membuat kegaduhan sukacita kepada Tuhan, memuji Dia dan bersorak ‘‘Haleluya!’’ Hal ini akan membuat Tuhan gembira, dan akan membuat iblis dan roh najis dipermalukan. Ketika kita diam, kita dimatikan, tetapi ketika kita memuji Tuhan dengan kegaduhan sukacita, kita dikuatkan.
XII. KASIH SETIA DAN KEADILAN
MENJADI DASAR PEMERINTAHAN
DAN PENGHAKIMAN KRISTUS
Mazmur 101 mewahyukan kasih setia dan keadilan akan menjadi dasar pemerintahan dan penghakiman Kristus (dilambangkan oleh Daud—ay. 1, 6, 8). Kelihatannya bahwa mazmur ini bukan milik bagian ini mengenai pemulihan Tuhan atas bumi melalui pemerintahan Kristus. Namun, mazmur ini sebenarnya adalah kesimpulan dari bagian ini.
Mazmur 101 adalah perkataan yang dikatakan kepada Allah oleh Kristus, yang memerintah di atas bumi bagi Allah. Pada zaman pemazmur, nama Kristus, Yang diurapi, belum diwahyukan, maka Daud, yang diurapi Allah, digunakan untuk melambangkan Kristus sebagai manusia yang diurapi oleh Allah untuk memerintah atas bumi bagi Allah. Oleh karena itu, mazmur ini menyingkapkan bagaimana Kristus akan memerintah atas bumi dengan kasih setia dan keadilan dan menanggulangi semua orang fasik. Ketika Kristus memerintah di atas bumi di zaman yang akan datang, kasih setia dan keadilan akan menjadi dasar dari pemerintahan dan penghakiman-Nya atas bumi.
Ayat 1 dan 2a berkata, ‘‘Aku hendak menyanyikan kasih setia dan keadilan, aku hendak bermazmur bagi-Mu, O Yehova. Aku hendak memperhatikan jalan yang sempurna’’.Ingat, ‘‘Aku’’ di sini adalah perkataan Daud, lambang dari Kristus,menunjukkan bahwa perkataan ini adalah dari Kristus kepada Allah.Jadi, ‘‘Aku’’ di sini mengacu pada Kristus. Kristus akan bernyanyi kepada Yehova tentang kasih setia dan keadilan.Kristus juga akan memberi perhatian yang teliti kepada jalan kesempurnaan.Jika kita berada di atas jalan kesempurnaan, Kristus akan memberi perhatian yang teliti kepada jalan kita.
Mazmur 101 berbicara secara rinci mengenai cara Kristus akan memerintah, mengatur, dan menghakimi di zaman yang akan datang. Saat kita membaca seluruh mazmur ini, kita melihat banyak kebajikan yang akan dinyatakan dalam pemerintahan Kristus di bumi. Hari ini bumi dipenuhi ketidakadilan, tetapi kita memiliki pengharapan bahwa bumi akan dipulihkan. Satu hari gelar dan hak Allah atas seluruh bumi akan dipulihkan melalui pemerintahan Kristus. Lalu kebajikan-kebajikan yang dijelaskan di dalam Mazmur 101 akan dinyatakan.