MINISTRI PERJANJIAN BARU
Pembacaan Alkitab: Kidung: No. 653
Kisah Para Rasul 1:17b Dan mengambil bagian di dalam pelayanan (ministri) ini.
Efesus 4:11-12 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan (ministri), bagi pembangunan tubuh Kristus.
1 Timotius 1:3-4 Ketika aku hendak meneruskan perjalananku ke wilayah Makedonia, aku telah mendesak engkau supaya engkau tinggal di Efesus dan menasihatkan orang-orang tertentu, agar mereka jangan mengajarkan ajaran lain ataupun sibuk dengan dongeng dan silsilah yang tiada putus-putusnya, yang hanya menghasilkan persoalan belaka, dan bukan tertib hidup keselamatan yang diberikan Allah dalam iman.
I. Ministri Perjanjian Baru adalah ministri unik di alam semesta ini¾Kis. 1:17, 25; 2 Kor. 4:1; 1 Tim. 1:12:
A. Ministri Perjanjian Baru (ministri Roh dan kebenaran) berlawanan dengan ministri Perjanjian Lama (ministri kematian dan penghukuman)¾2 Kor. 3:7~9.
B. Pekerjaan ministri Perjanjian Baru adalah untuk merampungkan ekonomi Perjanjian Baru Allah terhadap gereja bagi pembangunan Tubuh Kristus untuk merampungkan Yerusalem Baru¾Ef. 3:9~10; 4:11~12.
II. Ministri Perjanjian Baru itu unik tetapi banyak minister yang berbagian dengan ministri korporat¾Kis. 20:24; 21:19; 2 Tim. 4:5; Kol. 4:17; 2 Kor. 4:1:
A. Ministri (pekerjaan) unik Perjanjian Baru mencakup seluruh pekerjaan para rasul, dan para rasul adalah para minister (persona) Perjanjian Baru–2 Kor. 3:6.
B. Ministri para rasul adalah unik, yaitu "ministri itu", satu ministri korporat menurut prinsip Tubuh Kristus.
C. Sekalipun orang berkarunia banyak (Ef. 4:11), hanya ada satu ministri : untuk menyuplaikan Kristus bagi pembangunan Tubuh Kristus; ini adalah ministri unik Perjanjian Baru–1 Tim. 1:12.
D. Sekalipun ada banyak minister, namun hanya ada satu ministri korporat, ministri Perjanjian Baru.
III. Perpecahan berasal dari pengajaran yang berbeda dari ministri yang berbeda:
A. Pengajaran yang lain di luar pengajaran unik ekonomi Allah dipandang oleh rasul sebagai pengajaran yang berbeda–1 Tim. 1:3~4.
B. Pengajaran yang berbeda adalah alasan utama kejatuhan, kemerosotan, dan penyimpangan gereja–1 Tim. 1:3~7; 6:3~5, 20~21.
C. Satan mengorganisasi dan mensistematis pengajaran yang memecah belah, menciptakan bidah yang sangat serius untuk menghancurkan keesaan pelaksanaan kehidupan Tubuh Kristus.
D. Seluruh unsur dan sumber dasar dari perpecahan adalah ministri yang berbeda. Ministri yang berbeda menghasilkan permasalahan, perpecahan, dan kekacauan.
E. Hanya satu ministri yang membangun, dan tidak memecah belah, ministri unik ekonomi Allah, ministri unik Perjanjian Baru.
IV. Sasaran unik ministri Perjanjian Baru adalah membangun Tubuh Kristus untuk merampungkan Yerusalem Baru:
A. Ministri unik ini memungkinkan kaum beriman menjadi sama seperti Allah dalam hayat, sifat, dan ekspresi tetapi bukan dalam ke-Allahan–2 Kor. 3:3, 6; 5:21; 3:18.
B. Ministri unik ini menginkorporasikan kaum beriman ke dalam Kristus untuk merampungkan inkorporasi ilahi dan insani:
1. Kaum beriman didirikan dan disatukan dengan Kristus untuk mengalami pengurapan, pemeteraian, dan pencicipan Roh itu–2 Kor. 1:21~22.
2. Kaum beriman diperdamaikan kepada Allah untuk menjadi Yerusalem Baru, yang adalah perbesaran dan perampungan ruang maha kudus–2 Kor. 5:20; Why. 21:16.
Buku-buku Referensi: The Holy Word for Morning Revival - Crucial Contents of God’s New Testament Ministry (1), Minggu 2; Elders’ Training, Buku 1, Bab 1 sampai 7; The New Testament Ministry and the Teaching and Fellowship of the Apostles, Bab 1; Crystallization-Study of the Humanity of Christ, Bab 2, 6.
Cuplikan Berita Ministri:
MINISTRI PERJANJIAN BARU ADALAH MINISTRI UNIK DI ALAM SEMESTA
Hanya ada dua ministri di alam semesta. Dalam 2 Korintus 3, ministri Perjanjian Lama disebut "ministri kematian" dan "ministri penghukuman" (ay. 7~9). Ministri Perjanjian Lama hanya merampungkan dua hal: menghukum manusia dan meletakkan manusia kepada kematian. Namun, dalam Perjanjian Baru dan menurut ministri Perjanjian Baru, ministri ini adalah ministri Roh dan ministri kebenaran, yang disebut juga ministri pembenaran (ay. 8~9).
Pekerjaan ministri Perjanjian Baru adalah merampungkan ekonomi Perjanjian Baru Allah mengenai gereja (Ef. 3:9~10) dan membangun Tubuh Kristus. Efesus 4:12 mengatakan bahwa kaum kudus disempurnakan, "kepada pekerjaan ministri", artinya ratusan dan ribuan orang kudus dapat digenapi bagi pekerjaan ministri. Tidak diragukan, istilah “ministri” mengacu kepada ministri unik Perjanjian Baru untuk merampungkan tujuan kekal Allah dalam Perjanjian Baru. Perjanjian Baru Allah mencakup ekonomi Allah. Mau merampungkan ekonomi ini perlu sungguh-sungguh bekerja dan pekerjaan ini adalah ministri. Efesus 4:12, kalimat "kepada pembangunan Tubuh Kristus" sama dengan kalimat "kepada pekerjaan ministri". Ini dengan jelas menunjukkan bahwa pekerjaan ministri adalah membangun Tubuh Kristus. (The New Testament Ministry and teaching and Fellowship of the Apostles, hal. 9, 11)
MINISTRI PERJANJIAN BARU ADALAH MINISTRI UNIK
TETAPI BANYAK MINISTER YANG BERBAGIAN DALAM MINISTRI KORPORAT
Realitas dari ministri [Perjanjian Baru], ministri yang menggenapkan gambaran ministri Perjanjian Lama, sebenarnya bukan dimulai oleh Tuhan Yesus, tetapi oleh Yohanes Pembaptis. Pertama ada Yohanes Pembaptis, kemudian Tuhan Yesus, kemudian dua belas murid, dan kemudian banyak yang lain dari Kitab Kisah Para Rasul sampai Kitab Wahyu. Semua minister Perjanjian Baru ini mengemban atau memperkenalkan hanya satu ministri yang unik, ministri yang melaksanakan ministri Kristus untuk menghasilkan gereja. Akhirnya ministri Allah yang unik ini adalah untuk melaksanakan ministri Kristus supaya gereja dapat muncul. Kristus dan gereja adalah subyek inti dari seluruh Alkitab. Ini adalah inti, fokus, dan juga lingkaran ekonomi Allah. Kristus dan gereja harus menjadi segala sesuatu dalam ekonomi Allah. Untuk melaksanakan ekonomi Allah ini, Allah hanya memiliki satu ministri, ministri yang unik. (Elders’ Training, hal. 13)
Ministri unik Perjanjian Baru mencakup seluruh pekerjaan para rasul (ministri korporat), dan para rasul adalah minister Perjanjian Baru. Dua Korintus 3:6 dengan jelas memakai kata “minister-minister” dalam bentuk jamak, namun, ayat 8 dan 9, memakai kata “ministri” dalam bentuk tunggal. Dalam 2 Korintus 4:1, Paulus memakai kata ganti “kami”. Dia tidak mengatakan bahwa ia (tunggal) menerima ministri, sebaliknya dia berkata bahwa kami (jamak) menerima ministri ini (tunggal). Kata “kami” bukan saja mencakup Paulus, tetapi juga minister-minister Perjanjian Baru. Semua ini mengesankan bahwa sekalipun ada banyak ministri individu, tetapi hanya ada satu ministri Perjanjian Baru….Ministri adalah satu pelayanan, pekerjaan, tetapi minister adalah mereka yang melayani. Ada banyak orang yang melayani. Setelah dua belas rasul, ada banyak minister yang masuk ke dalam ministri; minister ini termasuk Paulus, Barnabas, dan banyak yang lainnya. Sekalipun ada banyak minister, tetapi semua minister hanya memiliki satu ministri.
Paulus memerintahkan Timotius untuk sepenuhnya merampungkan ministrinya (2 Kor. 4:1) Paulus membicarakan ministri Timotius, mengacu kepada ministri individu. Ini adalah ministri pribadi Timotius, tetapi ministri pribadi ini adalah bagian dari ministri korporat, “ministri ini,” ministri unik Perjanjian Baru. Ministri dalam 2 Korintus 4:1 adalah ministri korporat dari semua minister Perjanjian Baru. Dalam ministri korporat ini, Paulus memiliki bagiannya, Petrus memiliki bagiannya, dan Timotius memiliki bagiannya. Semua minister memiliki bagiannya sendiri dari ministri itu. Ketika kita menggabungkan semua bagian ini, kita memiliki “ministri ini,” yang adalah ministri Perjanjian Baru (The New Testament Ministry and the Teaching and Fellowship of the Apostles, hal. 10~11)
PERPECAHAN BERASAL DARI PENGAJARAN YANG BERBEDA
DARI MINISTRI YANG BERBEDA
Saya berbeban untuk menekankan butir keesaan ministri ini karena semua perpecahan dan kekacauan telah terjadi di abad-abad yang lampau di antara orang-orang Kristen. Banyak hal yang merusak di antara orang-orang Kristen adalah perpecahan dan kekacauan. Selain itu, semua perpecahan dan kekacauan berasal dari satu sumber, dan sumber ini adalah ministri yang berbeda.
Kita semua hari ini perlu bersiap siaga. Kita perlu menyadari bahwa Satan dapat memakai siapa saja dari kita untuk memasukkan pengajaran lain yang mungkin alkitabiah.
Ketika saya membicarakan perkataan peringatan semacam ini kepada segenap kaum kudus yang kekasih, saya membicarakannya demikian terlebih kepada diri sendiri. Sering kali saya melihat sesuatu yang baru yang dipertimbangkan dengan hati-hati dalam terang ministri Tuhan hari ini. Saya harus sangat berhati-hati mempertimbangkan setiap hal, apakah berasal dari ministri Allah hari ini. Setiap butir haruslah diukur menurut ekonomi dasar Allah. Bagaimana mengukur setiap butir, bagaimana pula membuat keputusan terhadap setiap butir, seluruhnya tergantung pada ekonomi dasar Allah, yaitu melaksanakan ministri Kristus untuk menghasilkan gereja.
Jika kita menjaga satu prinsip dasar dan faktor dasar ini mengenai ekonomi Allah, kita akan terlindung dengan baik. Akan tetapi, setiap orang dari kita perlu waspada, bukan untuk berjaga-jaga terhadap orang lain tetapi memperhatikan kita sendiri supaya kita tidak dipakai oleh musuh untuk memasukkan pemikiran-pemikiran atau pengajaran-pengajaran yang berbeda yang kelihatannya alkitabiah. (Elders’ Training, Buku 1, hal. 12~18).
Walaupun demikian, kita semua perlu menyadari bahwa kita ada dalam pemulihan Tuhan. Keistimewaan pertama pemulihan Tuhan adalah keesaan. Begitu kita kehilangan keesaan, maka kita akan lewat. Jika kita kehilangan keesaan, maka kita bukan lagi pemulihan Tuhan. Karena itu, kita perlu melihat bahwa ada risiko dari pengajaran dan opini yang berbeda yang merusak keesaan. Saya mengucap syukur kepada Tuhan atas belas kasihan-Nya bahwa sejak dimulainya pemulihan Tuhan di negara ini, saya tidak pernah begitu berhati-hati dalam setiap perkara lainnya seperti saya lakukan terhadap satu perkara ini. Dalam dua puluh tiga tahun ini, saya melatih diri saya sendiri untuk tidak berdebat dengan saudara-saudara yang lain mengenai opini-opini dan doktrin-doktrin yang lain. Enam tahun yang lalu beberapa masalah yang serius bangkit di antara kita. Selama waktu itu, kalian mungkin tidak mendengar saya mengatakan sesuatu mengenai masalah-masalah ini karena saya tidak ingin memberi kesan bahwa saya membuka kesempatan untuk berdebat mengenai opini-opini dan doktrin-doktrin dari orang lain. Namun, ini tidak berarti saya menyetujui opini-opini dan doktrin-doktrin mereka. Sekarang saya menyadari bahwa semakin maju, kita semakin perlu waspada bahwa opini-opini dan pengajaran-pengajaran yang berbeda dapat masuk. Opini-opini mungkin baik, dan pengajaran-pengajaran mungkin rohani, namun mereka mungkin berbeda. Pengajaran juga mungkin sesuai Alkitab, tetapi ini semua berbeda. Cepat atau lambat, perkara ini akan menciptakan perpecahan yang tersembunyi. Berkat selalu turun dari Allah kepada pemulihan-Nya berdasarkan keesaan (Mzm. 133). Jika kita kehilangan keesaan, kita kehilangan berkat.
Saya percaya bahwa kita dapat belajar dari kasus Apolos yaitu ada kemungkinan memiliki rasa yang berbeda, atmosfir yang berbeda, dan warna yang berbeda, sekalipun kita dapat bergerak bersama-sama, melayani bersama-sama, bekerja bersama-sama, dan semuanya bersama-sama dalam pemulihan Tuhan. Apolos tidak berbeda pendapat dengan Paulus, tetapi ministrinya memiliki warna dan rasa yang berbeda dengan ministri Paulus. (hal. 29~30).
Jika kalian berbeban untuk maju dalam ministri Perjanjian Baru Allah, kalian perlu berjalan selamanya di garis ini, dalam mata pelajaran ini, dan di dalam sekolah ini. Saya dengan tegas mendorong kalian untuk tidak meninggalkan sekolah ini, tidak meninggalkan mata pelajaran ini, dan jangan berjalan di garis yang lain. Di sini ada mata pelajaran yang keras, di sekolah yang unik untuk kalian menggali pengkajian rohani kalian. Garis ini adalah yang Tuhan perlukan, dan garis ini tidak pernah menyebabkan kalian kesulitan. Kalian maju di garis ini akan memperbaiki kaum kudus, membangun gereja, dan membangun Tubuh untuk mencapai kepenuhannya. Lebih jauh lagi, hal ini tidak akan pernah menyebabkan perpecahan atau kekacauan apa pun. Jika kalian mengambil jalan lain, kalian akan keluar dari sekolah unik ini, keluar dari mata pelajaran ini, dan tidak di garis ministri Perjanjian Baru. Dalam kasus ini, apa saja yang kalian beritakan, apa saja yang kalian ajarkan, dan apa saja yang kalian sajikan, akan menjadi penyebab perpecahan. Saya mendorong kalian untuk memperhatikan perkara ini dengan bijaksana.
Dalam pemulihan Tuhan, jika kita mengendalikan orang semata-mata untuk menyajikan pengajaran kita, hal ini adalah bodoh, dan hal ini adalah rendah dan tak berarti. Tidak ada seorang pun yang dapat mengendalikan orang kecuali sekte yang kuat. Hampir semua denominasi melaksanakan kendali atas pengkhotbah-pengkhotbahnya. Sebagai contoh, jika kalian pergi untuk menjadi pengkhotbah di denominasi tertentu, kalian harus mengkhotbahkan pengajaran mereka. Sekarang kita perlu memperhatikan apakah pengajaran dalam pemulihan Tuhan, apakah pengajaran ini pengajaran Witness Lee, pengajaran Watchman Nee, atau beberapa pengajaran yang lainnya. Pada butir inilah saya berbeban. Kita perlu sangat jelas bahwa kita tidak memiliki pengajaran siapa pun. Kita ada dalam pemulihan Tuhan, dan pemulihan-Nya memulihkan ministri yang unik. Ministri unik ini adalah ministri Perjanjian Baru, yang adalah untuk melayankan Allah Tritunggal yang diwujudkan dalam Kristus sebagai hayat ke dalam umat pilihan-Nya untuk membuat mereka menjadi anggota yang hidup, untuk membentuk Tubuh Kristus, untuk mengekspresikan Kristus sebagai perwujudan Allah Tritunggal. Jika kita mengatakan bahwa kita memiliki beberapa pengajaran, sesungguhnya ministri Perjanjian Baru ini adalah pengajaran unik kita, dan ministri ini seharusnya mengendalikan pemberitaan dan pengajaran kita. Kita bukan dikendalikan oleh pengajaran sekte denominasi, tetapi kita harus dikendalikan oleh ministri Perjanjian Baru unik ini. (hal. 102-103)
SASARAN UNIK MINISTRI PERJANJIAN BARU ADALAH MEMBANGUN TUBUH KRISTUS
UNTUK MERAMPUNGKAN YERUSALEM BARU
Sasaran ekonomi Allah adalah agar Allah Tritunggal berinkorporasi dengan manusia menjadi satu inkorporasi. Yerusalem Baru adalah inkorporasi universal Allah dengan manusia. Agar Allah melaksanakan ekonomi-Nya untuk memiliki inkorporasi ini, yaitu susunan Allah dan manusia, manusia perlu dibaurkan dengan Allah. Tanpa ini, alam semesta tidaklah ada artinya. Kebenaran ini adalah kebenaran unik di alam semesta. Allah perlu manusia untuk pasangan-Nya, bersatu, berbaur, dan berinkorporasi dengan Dia menjadi satu inkorporasi dengan Dia. Yerusalem Baru akan menjadi perampungan inkorporasi Allah dengan manusia. Dalam kekekalan, Yerusalem Baru berdiri tegak untuk menyatakan ke alam semesta bahwa inilah saasaran kekal Allah untuk ekspresi dan perbesaran-Nya.
Enam puluh enam kitab Alkitab sangat konsisten, tetapi untuk melihat apa yang Alkitab singkapkan memerlukan terang. Kelihatannya semua kitab berbeda, tetapi dalam kebenaran yang unik seluruh Alkitab adalah konsisten. Alkitab menyingkapkan kepada kita bahwa ekonomi Allah adalah untuk memiliki Allah dan manusia diinkorporasikan ke dalam satu inkorporasi. Tanpa manusia, dengan siapakah Allah dapat diinkorporasikan? Karena itu, perlu ada manusia. Alkitab mewahyukan kepada kita satu hal saja. Pertama, Allah ingin menjadi satu dengan manusia, memiliki satu kesatuan dengan manusia. Kemudian Allah ingin berbaur dengan manusia. Perampungannya, Allah ingin diinkorporasikan dengan manusia menjadi satu inkorporasi. Inkorporasi universal yang diperbesar, ilahi-insani ini adalah sasaran kekal Allah, yang adalah Yerusalem Baru. Yerusalem Baru adalah kesatuan, perbauran, dan inkorporasi akhir dari Allah dan manusia. Saya harap kita semua dapat melihat hal ini. (The Crystallization-Study of the Humanity of Christ, hal. 20.)
Kita telah melihat bahwa Yerusalem Baru sebagai sasaran ekonomi Allah adalah inkorporasi Allah yang rampung dengan kaum beriman-Nya yang dilahirkan kembali. Allah di dalam Trinitas Ilahi-Nya adalah suatu inkorporasi, saling huni dan bekerja bersama-sama sebagai satu (Yoh. 14:10-11). Selain itu, Kristus di dalam Bapa, kita di dalam Kristus, Kristus juga di dalam kita (ay. 20). Kesimpulan dan totalitas dari tiga di dalam” adalah Roh realitas, yang adalah Kristus sendiri, menjadi realitas di dalam kita (ay. 17). Roh realitas bukan hanya datang untuk menyertai kita tetapi juga ada di dalam kita. Kita di dalam Anak dan Anak di dalam kita dan juga di dalam Bapa mewahyukan satu inkorporasi. Inkorporasi ini pertama-tama adalah Tubuh Kristus dan kemudian Yerusalem Baru.…Ekonomi Allah adalah untuk memiliki satu Tubuh bagi Kristus yang perampungannya adalah Yerusalem Baru¾inkorporasi universal yang diperbesar dari Allah yang rampung dengan kaum beriman yang dilahirkan kembali. (hal. 46).
Pertanyaan-pertanyaan: