KEHIDUPAN MANUSIA ALLAH PERTAMA DARI PALUNGAN KE SALIB (5)
Pembacaan Alkitab:
Mat. 3:16; Ibr. 1:9; Kis 10:38a; Luk. 4:18-19;
Mat. 12:18a; 4:1-2; Luk. 4:1; Yoh. 3:34; Kis 10:38b;
Mat. 12:18b, 28; Why 1:5; 3:14; 1 Tim. 3:16; Ibr. 9:14
GARIS BESAR
IV. Dalam ministri-Nya:
D. Pergerakan-Nya untuk ministri-Nya:
1. Di bawah pengurapan Roh:
a. Setelah Ia dibaptis dalam air, Allah mengurapi-Nya dengan Roh yang turun ke atas-Nya seperti seekor burung merpati -- Mat. 3:16.
b. Diurapi oleh Allah dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Nya -- Ibr. 1:9.
c. Diurapi oleh Allah dengan Roh Kudus dan kuat kuasa -- Kis. 10:38a.
d. Roh Tuhan ada pada-Nya -- Luk. 4:18a.
e. Allah telah menaruh Roh-Nya ke atas Dia -- Mat. 12:18a.
f. Dipimpin oleh Roh Kudus untuk dicobai oleh iblis selama empat puluh hari -- Mat. 4:1-2; Luk. 4:1.
g. Sebagai Seorang yang diutus oleh Allah, membicarakan perkataan Allah dan mengaruniakan Roh dengan tidak terbatas -- Yoh. 3:34.
h. Berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai iblis -- Kis. 10:38b.
i. Menyampaikan kabar baik (Injil) kepada orang-orang miskin, memberitakan pembebasan kepada para tawanan, penglihatan bagi orang-orang buta, membebaskan orang-orang yang tertindas -- Luk. 4:18-19.
j. Memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa -- Mat. 12:18b.
k. Dengan Roh Allah mengusir setan-setan untuk kedatangan kerajaan Allah -- Mat. 12:28.
l. Mempersaksikan Allah dengan setia -- Why. 1:5; 3:14.
m. Dibenarkan dalam Roh -- 1 Tim. 3:16.
n. Dengan Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita (dengan darah-Nya-Tl.) dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah (melayani-Tl.) kepada Allah yang hidup -- Ibr. 9:14.
2. Manusia Allah sebagai Yang diurapi Allah, Mesias, Kristus, bergerak di bawah pengurapan Roh Allah. Pergerakan yang demikian adalah perampungan ekonomi kekal Allah dalam ministri manusia Allah ketika Ia berada dalam daging dan berada di bumi.
3. Kristus sebagai manusia Allah pertama, di satu pihak, hidup oleh Bapa yang berhuni dan bekerja di dalam-Nya; di pihak lain, bergerak dan melayani (ministered) oleh Roh. Hal ini menunjukkan bahwa kehidupan manusia Allah pertama sesungguhnya adalah kehidupan dan pergerakan dari Allah Tritunggal yang telah melalui proses dalam kehidupan insani Kristus di bumi.
D. Pergerakan-Nya untuk Ministri-Nya
Sekarang karena kita telah melihat kehidupan Kristus bagi ministri-Nya, kita ingin melanjutkan untuk melihat pergerakan-Nya bagi ministri-Nya. Kehidupan-Nya bagi ministri adalah berkenaan dengan hayat-Nya. Pergerakan-Nya bagi ministri-Nya adalah berkenaan dengan pekerjaan-Nya. Salib adalah inti dari kehidupan Kristus. Roh itu adalah inti dari pekerjaan-Nya. Salib datang terlebih dulu, baru kemudian Roh itu.
1. Di bawah Pengurapan Roh
Pergerakkan Kristus dalam pekerjaan-Nya mutlak di bawah pengurapan Roh.
a. Allah Mengurapi Dia dengan Roh
Setelah dibaptis dalam air, Allah mengurapi-Nya dengan Roh yang turun ke atas-Nya seperti seekor burung merpati (Mat. 3:16). Dia dibaptis menandakan bahwa Ia menerima salib untuk meletakkan manusia daging dalam kematian untuk penguburan. Setelah salib, Allah mengurapi-Nya dengan Roh. Ini menunjukkan pekerjaan dari Trinitas Ilahi kepada kita. Bapa mengurapi Putra dengan Roh yang turun ke atas-Nya seperti merpati yang halus dan lembut. Pengurapan ini adalah untuk memperlengkapi Kristus bagi pekerjaan-Nya dan untuk mempersenjatai Kristus bagi peperangan-Nya. Senjata untuk peperangan Kristus bukanlah bom tetapi seekor burung merpati. Demikian juga, perlengkapan untuk pekerjaan-Nya bukanlah kapak tetapi seekor burung merpati. Hari ini, kita berperang untuk kerajaan Allah dan bekerja untuk Kristus, tetapi kita harus ingat bahwa seekor burung merpati adalah senjata dan perleng-kapan kita. Kristus adalah seekor burung merpati ketika Ia ditangkap dan ketika Ia diadili di hadapan Mahkamah Agama. Ia adalah seekor burung merpati di hadapan Pilatus dan Herodes, para penguasa Roma. Ia berperang dan bekerja dengan seekor burung merpati. Hari ini, kita berperang, bekerja, berjerih lelah, dan berjuang, tetapi senjata dan perlengkapan kita haruslah seekor burung merpati. Seekor burung merpati memiliki dua mata tetapi hanya dapat melihat satu benda pada saat yang sama. Hal ini berarti bahwa kita harus memiliki pandangan yang tunggal, berpusat pada Allah untuk bersandar kepada-Nya secara terus-menerus.
b. Diurapi oleh Allah dengan Minyak sebagai Tanda Kesukaan
Kristus diurapi oleh Allah dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Nya (Ibr. 1:9). Jika Anda memiliki pengurapan Allah, Anda akan melonjak ria. Ia diurapi dengan minyak sebagai tanda kesukaan melebihi teman-teman sekutu-Nya. Kita tidak dapat dibandingkan dengan-Nya. Bahkan Petrus dan Paulus tidak dapat dibandingkan dengan-Nya. Ia berada di atas kita semua dalam hal pengurapan.
c. Diurapi oleh Allah dengan Roh Kudus dan Kuat Kuasa
Kisah Para Rasul 10:38a mengatakan bahwa Allah mengurapi Yesus dengan Roh Kudus dan dengan kuat kuasa. Hari ini, Roh Allah itu begitu penuh kuasa. Tidak ada seorang pun yang dapat mengukur kuat kuasa-Nya untuk menaklukkan seluruh bumi.
d. Roh Tuhan Ada Pada-Nya
Dalam Lukas 4:18a Tuhan berkata bahwa Roh Tuhan ada pada-Nya.
e. Allah Telah Menaruh Roh-Nya ke atas Dia
Dalam Matius 12:18a Tuhan berkata mengenai Kristus, "Aku akan menaruh Roh-Ku ke atas-Nya." Allah menaruh Roh yang demikian penuh kuat kuasa ke atas Kristus dalam daging di bumi-manusia yang halus, lembut, dan rendah hati.
f. Dipimpin oleh Roh Kudus
Ia bukan hanya di bawah tetapi juga dipimpin oleh Roh Kudus untuk dicobai oleh iblis selama empat puluh hari (Mat. 4:1-2; Luk. 4:1). Dalam alam semesta, hanya iblis yang dapat berurusan dengan Allah seperti itu sebagai pihak penentang-Nya. Allah mengutus Putra-Nya untuk menjadi seorang manusia dengan maksud untuk mengalahkan Satan, tetapi Roh Allah memimpin-Nya untuk dicobai oleh Satan. Ini adalah semacam ujian selama empat puluh hari. Setiap budak dan pelayan pilihan Allah dari abad ke abad pertama-tama pasti dicobai oleh si iblis. Kita tidak seharusnya mengira jika kita menjawab panggilan Allah, kita akan makmur. Hal pertama yang kita jumpai bukanlah kemakmuran tetapi ujian. Ujian itu tidak manis, tetapi merupakan suatu perkara yang sulit. Kita tidak dapat melarikan diri. Kita harus lulus ujian.
g. Membicarakan Perkataan-perkataan Allah
dan Menganugerahkan Roh itu dengan Tidak Terbatas
Sebagai Seorang yang diutus oleh Allah, Kristus membicarakan perkataan Allah dan mengaruniakan Roh dengan tidak terbatas (Yoh. 3:34). Roh itu diberikan oleh Allah kepada-Nya, dan Ia mengaruniakan Roh itu dengan tidak terbatas. Roh itu berhuni di dalam kita dengan tidak terbatas. Kristus adalah Orang yang berkata-kata dengan Roh. Ketika Ia membicarakan firman Allah, Ia mengaruniakan Roh itu dengan tidak terbatas. Ketika kita membicarakan firman, kita seharusnya melayankan, mendispensikan Roh itu. Tanpa pendispensian Roh, perkataan kita itu kosong dan juga mati. Tanpa penganugerahan Roh yang menyertai pembicaraan firman, maka firman yang kita bicarakan itu hanyalah huruf-huruf mati. Kita mungkin hanya mendengar satu berita, tetapi Roh yang kita terima dari Tuhan dalam berita yang disampaikan-Nya itu tidaklah terbatas. Datang ke dalam sidang untuk mendengarkan firman itu tidak sia-sia. Ketika kita mendengar firman Allah, Roh Allah yang menyertai firman itu tidak terbatas. Kita mungkin hanya mendengar satu berita, tetapi Roh yang kita terima itu tidak terbatas.
h. Berjalan Berkeliling sambil Berbuat Baik
dan Menyembuhkan Semua Orang yang Dikuasai Iblis
Ia mengalahkan iblis dalam pencobaan iblis. Sejak saat itu, Ia berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai iblis (Kis. 10:38b). Ia mengalahkan iblis terlebih dulu, kemudian Ia keluar untuk mengalahkan iblis demi pembebasan orang-orang yang dikuasai iblis.
i. Menyampaikan Kabar Baik kepada Orang-orang Miskin
Menyampaikan kabar baik (Injil) kepada orang-orang miskin, memberitakan pembebasan kepada para tawanan, penglihatan bagi orang-orang buta, membebaskan orang-orang yang tertindas (Luk. 4:18-19).
j. Memaklumkan Hukum kepada Bangsa-bangsa
Matius 12:18b mengatakan bahwa Ia memaklumkan hukum (keadilan-Tl.) kepada bangsa-bangsa. Hukum (keadilan) di sini mengacu kepada Kristus yang almuhit. Jika Anda memiliki Kristus, Anda memiliki keadilan dan damai sejahtera. Pada ketidakadilan tidak ada damai dan kepuasan. Bangsa-bangsa berjuang dan berperang satu sama lain karena ketidakadilan. Tidak ada seorang pun di antara mereka yang puas. Keadilan berarti Kristus sedang memuaskan Anda. Ketika kita memiliki Kristus, kita dipuaskan, dan masalah kita dengan orang lain berakhir. Ketika kita memberitakan Kristus sebagai segala sesuatu kepada orang-orang, Kristus memuaskan mereka dan memberi mereka keadilan. Jika ada perasaan tidak adil di antara Anda dengan orang lain, hal ini menunjukkan bahwa Anda kekurangan Kristus. Anda perlu menerima Kristus lebih banyak, maka akan ada keadilan.
k. Mengusir Setan-setan dengan Roh Allah
Dengan Roh Allah mengusir setan-setan untuk kedatangan kerajaan Allah (Mat. 12:28).
l. Mempersaksikan Allah dengan Setia
Wahyu 1:5 dan 3:14 mengatakan bahwa Kristus adalah Saksi yang setia. Ia mengekspresikan Allah, itulah kesaksian-Nya. Banyak orang heran, siapakah Dia. Orang ini adalah Allah, mempersaksikan Allah.
m. Dibenarkan dalam Roh
Satu Timotius 3:16 mengatakan bahwa Ia dibenarkan dalam Roh. Ia ditentang, dianiaya, dan ditolak oleh manusia, tetapi Ia dibenarkan dalam Roh. Sebagai Orang yang berada dalam Roh, Ia tidak dapat dihakimi atau dikritik oleh siapa pun.
n. Melalui Roh yang Kekal, Ia Mempersembahkan diri-Nya Tanpa Cacat kepada Allah
Melalui Roh yang kekal, Ia telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita (dengan darah-Nya-Tl.) dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada (melayani-Tl.) Allah yang hidup (Ibr. 9:14). Kristus mempersembahkan diri-Nya kepada Allah untuk disalibkan demi merampungkan penebusan untuk membawa kita kembali melayani Allah yang hidup, ini adalah perkara yang besar. Hal ini sulit bagi-Nya dalam keinsanian-Nya seperti yang terlihat dari doa-Nya di Taman Getsemani. Ia berdoa kepada Bapa tiga kali, jika sekiranya mungkin untuk menyingkirkan cawan kematian ini dari-Nya, tetapi Ia mengakihirinya dengan berdoa, "Tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki" (Mat. 26:39-44). Hal ini menunjukkan bahwa bahkan Ia, Kristus dalam daging, sedang menderita sesuatu yang tidak begitu mudah untuk keinsanian-Nya. Ia menyadari perlunya dikuatkan oleh Roh, karena itu Ia mempersembahkan diri-Nya, termasuk keinsanian-Nya kepada Allah melalui Roh yang kekal. Apa yang dirampungkan-Nya dalam penebusan itu kekal, karena hal itu dirampungkan melalui Roh yang kekal. Ini menunjukkan bahwa Ia melakukan segala sesuatu melalui Roh.
2. Perampungan Ekonomi Kekal Allah dalam Ministri Manusia Allah
Manusia Allah sebagai Yang diurapi Allah, Mesias, Kristus, bergerak di bawah pengurapan Roh Allah. Pergerakan yang demikian adalah perampungan ekonomi kekal Allah dalam ministri manusia Allah ketika Ia berada dalam daging dan berada di bumi.
3. Hidup oleh Bapa dan Bergerak oleh Roh
Kristus sebagai manusia Allah pertama, di satu pihak, hidup oleh Bapa yang berhuni dan bekerja di dalam Dia (Yoh. 14:10); di pihak lain, bergerak dan melayani (ministered) oleh Roh. Yohanes 14:10 mengatakan, "Tidak percayakan engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang tinggal di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-pekerjaan-Nya." Hal ini membuktikan bahwa ketika Kristus sedang bekerja, Bapa bekerja di dalam-Nya dengan berhuni di dalam-Nya. Kehidupan-Nya oleh Bapa dan pelayanan-Nya oleh Roh menunjukkan bahwa kehidupan manusia Allah pertama sesungguhnya adalah kehidupan dan pergerakan dari Allah Tritunggal yang melalui proses dalam kehidupan insani Kristus di bumi.