BERLATIH UNTUK MELAKSANAKAN APA YANG TELAH KITA DENGAR
Ayat Alkitab :
Ibr. 10:24-25; 2 Tim. 2:2; Ef, 4:11-12; 1 Ptr. 2:9, 5
Dalam seri berita mengenai latihan dan pelaksanaan atas jalan yang ditetapkan Allah ini, kita telah melihat bahwa kita harus melakukan pekerjaan kristiani kita menurut empat prinsip dasar, atau dalam empat langkah utama. Pertama, kita harus melaksanakan imamat Injil Perjanjian Baru dengan keluar mengunjungi orang-orang di rumah mereka untuk memberitakan Injil. Kedua, ketika kita telah mendapatkan beberapa orang, kita harus membesarkan mereka secara tepat melalui perawatan dan pengasuhan dalam sidang keluarga. Ketiga, kita harus membawa orang- orang baru ini ke dalam sidang kelompok agar mereka dapat digenapi melalui saling mengajar bersama seluruh kaum saleh. Kemudian, orang-orang yang telah digenapi ini dapat bertutur-sabda di dalam sidang gereja untuk pembangunan organik gereja sebagai Tubuh Kristus. Kita telah memberikan banyak berita mengenai tiga langkah pertama, tetapi saya khawatir banyak di antara kita yang belum melaksanakan dengan tekun sesuai dengan apa yang telah kita bicarakan.
Kita semua harus ingat bahwa tujuan kita keluar melaksanakan imamat Injil. Perjanjian Baru bukan hanya untuk "memenangkan jiwa-jiwa". Hampir semua penginjilan dalam kekristenan hari ini adalah untuk "memenangkan jiwa," tetapi dalam, pemulihan Tuhan, tujuan kita bukan hanya untuk meyelamatkan orang-orang dosa melalui kelahiran kembali. Kita menginginkan mereka yang telah diselamatkan melalui pemberitaan kita juga dikuduskan, diubah, dan diserupakan dengan gambar Kristus untuk pembangunan Tubuh Kristus.
Menurut Efesus 4:11-12, Sang Kepala yang telah ditinggikan "memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan Tubuh Kristus." Dalam ayat-ayat ini kata "bagi" digunakan dua kali - "bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan Tubuh Kristus." Karena dua frasa ini adalah aposisi, keduanya mengacu kepada hal yang sarna. Pekerjaan pelayanan adalah pembangunan Tubuh Kristus, dan pembangunan Tubuh Kristus adalah tujuan Sang Kepala memberikan orang-orang yang berkarunia. Pekerjaan Injil yang dilakukan oleh peginjil bukan hanya untuk "memenangkan jiwa." Pekerjaan ini adalah untuk melahirkan kembali orang-orang dosa agar menjadi anak-anak Allah dan anggota-anggota Kristus. Kemudian Allah dapat memiliki banyak putra untuk membangun rumah-Nya, gereja, dan Kristus dapat memiliki anggota- anggota untuk membangun Tubuh-Nya, yang juga adalah gereja. Dibangun sebagai rumah Allah dan dibangun sebagai Tubuh Kristus adalah hal yang sama. Keduanya, rumah Allah dan Tubuh Kristus bersifat organik, dan pembangunan dari sesuatu yang organik membutuhkan pembangunan di dalam hayat. Pembangunan dalam hayat ini adalah pertambahan organik gereja melalui pertambahan Allah dalam perturnbuhan hayat di dalam anggota-anggota Tubuh Kristus yang organik (Kol. 2:19). Tujuan kita dalam penginjilan adalah menyelamatkan orangorang dosa untuk membuat mereka menjadi anak-anak Allah dan anggota-anggota bagi pernbangunan Tubuh Kristus.
Satu Petrus pasal dua menunjukkan kepada kita tujuan dari imamat Perjanjian Baru. Ayat 5 mengatakan bahwa kita adalah "untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus." Kemudian ayat 9 mengatakan bahwa kita adalah imamat yang rajani, supaya kita dapat "memberitakan perbuatan-perbuatan.vang besar dari Dia yang telah memanggil kita keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib." "Memberitakan" di sini adalah untuk memberitakan Injil. "Memberitakan" ini adalah untuk memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar (kebajikan) dari Allah Penyelamat kita. Menurut ayat-ayat ini, tujuan memberitakan Injil, memberitakan perbuatan-perbuatan Allah Penyelamat kita, adalah untuk membangun suatu imamat kudus sebagai rumah Allah. Ini bukanlah apa yang kita lihat dalam situasi dewasa ini.
Konsepsi kita tentang penginjilan sangatlah rendah akibat tradisi kekristenan kita. Kita harus merendahkan diri, mengakui kepada Tuhan bahwa kita tidak memiliki pemahaman yang tepat. Walaupun kita mempunyai Alkitab di tangan kita, kebanyakan dari pemahaman Alkitab kita bersifat tradisional. Ketika kita keluar untuk mengetuk pintu rumah orang, kita tidak seharusnya mempertahankan pemahaman kita yang usang dan tradisional tentang tujuan penginjilan kita. Tujuan kita dalam menginjil adalah untuk menyelamatkan orang-orang dosa agar menjadi bahan-bahan bagi pembangunan gereja sebagai rumah Allah (1 Tim. 3:15; cf Hag. 1) dan Tubuh Kristus (Ef. 1:22-23).
PERLU MENGGUNAKAN DAYA PEMBEDA KITA
UNTUK MENCAPAI TUJUAN KITA
Pemikiran utama dari surat Roma adalah keselamatan Allah membuat orang-orang dosa menjadi anak-anak-Nya. Surat Roma dimulai dengan orang-orang dosa (1:18 - 3:20), tetapi ketika kita sampai pada pasal 8, orang-orang dosa ini telah menjadi anak-anak Allah (8:14). Selain itu, anak- anak Allah ini, saudara-saudara Kristus, telah dibenarkan, sekarang sedang dikuduskan, dan akhirnya akan diserupakan dengan gambar Putra sulung Allah (8:29-30). Tujuan, sasaran, dari pemberitaan Injil kita adalah membuat orang-orang dosa sepenuhnya diserupakan dengan gambar Kristus.
Berdasarkan tujuan ini, ketika kita keluar mengunjungi orang, kita harus berlatih untuk memperhatikan orang-orang sesuai dengan daya pembeda yang diberikan Roh itu kepada kita. Mungkin cukup mudah menyelamatkan beberapa orang menjadi anak-anak Allah, tetapi membuat mereka bertumbuh dan menjadi putra-putra Allah tidak begitu mudah. Dalam Alkitab ada perbedaan penting antara "anak-anak Allah" dengan "putra-putra Allah." Yohanes 1:12 mengatakan bahwa setiap orang yang percaya ke dalam nama Tuhan memiliki kuasa untuk menjadi anak-anak Allah, tetapi dalam Roma 8 istilah "putra-putra" menunjukkan tingkat yang lebih maju dari pertumbuhan hayat ilahi. "Anak-anak" adalah orang-orang yang dalam tahap awal kelahiran kembali dalam roh insani mereka, tetapi "putra-putra" adalah anak-anak Allah yang telah berada pada tahap pengubahan jiwa mereka. Mereka tidak hanya telah dilahirkan kembali dalam roh mereka dan bertumbuh di dalam hayat, tetapi juga hidup dan berjalan dengan dipimpin oleh Roh itu (8:14). Untuk membantu orang yang baru menjadi putra Allah yang sedemikian membutuhkan perhatian dan jerih lelah, dan beberapa dari mereka mungkin tidak dapat mencapai tahap pertumbuhan ini pada zaman ini. Karena itu, kita harus bijaksana dan tidak membuang waktu kita pada mereka yang tidak mempunyai harapan.
Walaupun kita semua harus berlatih untuk memiliki daya pembeda Roh, kita tidak seharusnya keluar dengan sengaja untuk "mengukur" atau mengkategorikan setiap orang yang baru percaya, dengan berkata, "Orang ini baik untuk pembangunan Tubuh, tetapi orang itu tidak." Pelaksanaan semacam itu adalah terlalu ekstrim. Sebenarnya, tidak seorang pun tahu pasti siapa yang baik dan siapa yang buruk. Tetapi tetap saja diperlukan daya pembeda. Lebih dari dua puluh tahun yang lalu, saya pergi ke pusat kota Los Angeles, ke suatu distrik tempat pemabuk berkeliaran. Beberapa misi Kristen telah ditempatkan secara khusus di distrik itu agar dapat memberitakan Injil kepada orang-orang yang malang itu dan memberi mereka makanan jasmani. Memang Allah yang murah hati memperhatikan orang-orang ini dan akan menyelamatkan mereka, tetapi pada umunmya, orang-orang demikian sulit menjadi orang-orang yang berguna bagi pembangunan Tubuh Kristus. Mereka memiliki masalah yang serius, dan banyak di antara mereka telah rusak kemampuan insaninya. Kita tidak dapat mencapai tujuan kita dengan menghabiskan banyak waktu untuk mendapatkan orang seperti itu; kita hanya akan membuang waktu kita. Tuhan akan memberi kita pembedaan yang tepat, namun kita harus berhati-hati untuk tidak mencoba "mengukur" orang-orang yang baru beroleh selamat terlalu cepat.
Hasil Anda keluar untuk Injil akan tergantung pada daya pembeda Anda. Jika tidak ada seorang pun yang mengizinkan Anda masuk, Anda harus cepat pergi. Kemudian jika pintu terbuka, dan seorang wanita atau pria keluar, Anda harus melihat apakah Anda perlu meluangkan waktu bersamanya. Jika Anda merasa bahwa orang ini mungkin cukup baik, Anda boleh menghabiskan setengah jam atau lebih dengan dia. Anda tidak seharusnya bekerja menurut batas waktu yang telah ditentukan; tetapi Anda harus selalu menggunakan daya pembeda Anda dan mengikuti pimpinan di dalam. Anda. Menggunakan daya pembeda Anda berarti Anda berdoa dan mencari Tuhan : "Tuhan, pimpin aku ke pintu yang tepat dan juga ke orang yang tepat. Tuhan, Engkau bersamaku dan akii bersama-Mu. Adakah seseorang di sini untuk tujuan-Mu?" Jika Anda keluar dengan demikian, Anda tidak akan keluar sendiri. Anda akan keluar sebagai orang yang bersatu dengan Kristus yang hidup, yang memiliki daya pembeda yang tepat. Dalam jalan ini Anda akan selalu waspada.
Jika kita secara berkesinambungan keluar menginjil dan bekerja keras dengan tekun, kita tidak akan dikecewakan. Jangan sekali-kali patah semangat atau dikalahkan. Akhirnya, kita akan membaptis tiga orang menggantikan waktuwaktu yang kita keluarkan tanpa mendapatkan seorang pun. Jika kita sungguh-sungguh terhadap Tuhan dan memiliki kesabaran untuk keluar dengan setia dan teratur, kita bisa mendapatkan tiga atau empat orang baru dalam waktu satu. bulan. Kemudian kita harus berhenti mengetuk pintu baru dan kembali ke orang-orang yang telah kita baptis untuk mengadakan sidang keluarga bersama mereka guna merawat mereka. Kita harus melaksanakan menurut prinsip-prinsip ini, tetapi dalam daya pembeda kita, kita tidak seharusnya terlalu ktiku atau ketat. Jika kita terlalu memperhatikan bagaimana mengevaluasi orang-orang yang baru tersebut, kita akan menyimpang. Hal yang utama adalah kita harus bersungguh- sungguh terhadap Tuhan dan ngotot mendapatkan orang-orang dosa untuk tujuan-Nya.
PELAKSANAAN EMPAT LANGKAH ATAS JALAN
YANG DITETAPKAN ALLAH
Saya telah berbicara mengenai jalan baru, jalan yang ditetapkan Allah, selama lebih dari lima tahun. Saudara-saudara di Taipei telah mengumpulkan semua berita saya mengenai empat langkah dari jalan baru dan telah memisahkannya menjadi empat kelompok, satu untuk setiap langkah. Setelah melihat begitu banyak berita pada setiap langkahlangkah ini, mereka memberi tahu saya bahwa keperluan mereka yang terbesar bukan supaya saya memberikan beiita lebih banyak, tetapi menggerakkan beberapa orang saleh untuk melaksanakan semua hal ini. Mereka merasa jika beberapa orang saleh, enam puluh atau tujuh puluh, pergi melaksanakan, mungkin cukup untuk membawa gereja di sana memasuki jalan baru. Saya memberi tahu mereka bahwa mereka benar. Inilah yang kita keijakan dalam pelatihan sepenuh waktu; enam puluh sampai tujuh puluh orang pergi melaksanakan semua hal ini. Ini juga sebabnya, untuk kumpulan berita-berita dalam pelatihan, saya telah memilih judul Latihan dan Pelaksanaan Atas Jalan yang Ditetapkan Allah. Kita telah melihat begitu banyak mengenai jalan baru, tetapi kita mungkin tidak berlatih untuk melaksanakan apa yang telah kita dengar.
Dalam sidang-sidang pelatihan ini saya telah berkali-kali meminta kalian, terutama peserta pelatihan sepenuh waktu, untuk melaksanakan secara khusus. Pertama Anda harus keluar untuk mendapatkan orang, tetapi dalam waktu yang sama, Anda harus melatih daya pembeda Anda untuk tidak membaptis lebih banyak daripada yang dapat Anda perhatikan. Kemudian setelah Anda membaptis tiga atau empat orang, Anda hams berhenti keluar untuk mendapatkan orang-orang baru lebih banyak. Sebaliknya, Anda harus berlatih melaksanakan langkah kedua; Anda harus mengadakan sidang keluarga dengan mereka yang telah Anda baptis di rumah-rumah mereka. Dalam sidang keluarga ini, Anda harus merawat mereka secara berkesinambungan selama sepuluh minggu, dua kali seminggu jika mungkin. Kemudian Anda dapat mengurangi perawatan tersebut dari dua kali seminggu ke sekali seminggu. Saya juga sudah mengatakan kepada Anda, ketika Anda menggarap tiga atau empat orang yang telah Anda baptis, Anda mungkin kehilangan dua atau tiga orang. Kernudian karena Anda merasa orang yang Anda rawat kurang banyak, Anda harus mengetuk pintu untuk mendapatkan dua atau tiga orang lagi. Dengan demikian Anda akan selalu memiliki tiga atau empat orang di bawah perhatian Anda selarna setahun.
Setelah ada perawatan yang tepat, Anda harus membawa orang-orang yang baru ini lebih maju lagi dengan membawa mereka keluar dari rumah mereka untuk bersidang bersama yang lain. Anda harus mengumpulkan semua orang yang telah Anda rawat bersama-sama dengan kaum saleh yang
lain yang berdekatan untuk melaksanakan sidang kelompok. Sidang kelompok bukan hanya untuk merawat, tetapi juga untuk menggenapi fungsi rohani mereka agar mereka dapat belajar bertutur-sabda bagi pembangunan gereja yang organik.
Anda melahirkan mereka, merawat mereka, dan menggenapi mereka dengan tujuan agar mereka semua dapat bertumbuh untuk bertutur-sabda. Tutur-sabda ini bukan untuk meramal tetapi untuk berbicara bagi Allah, membicarakan tentang Tuhan, dan menyampaikan Tuhan ke dalam orang lain bagi pembangunan gereja yang organik sebagai Tubuh Kristus. Ini adalah empat langkah yang telah berkali-kali kita bahas selama hampir tiga bulan. Saya telah meneliti situasi di antara kita, dan saya sadar bahwa Anda tidak melaksanakan seperti yang saya harapkan. Sangat sedikit yang melaksanakan empat langkah ini dengan tegas.
TEKUN UNTUK PERKEMBANGLUASAN TUHAN
Melalui menguji dan mencoba, kita telah menemukan bahwa untuk setiap dua puluh rumah yang kita kunjungi, kita akan mendapatkan satu orang dibaptis. Namun, untuk memiliki hasil ini, Anda harus sungguh- sungguh terhadap Tuhan. Anda harus menggunakan iman Anda dan juga menggunakan otoritas yang Allah berikan untuk berdoa, "Tuhan, ini adalah waktu untuk kelompok kami pergi keluar mendapatkan orang bagi-Mu. Semua manusia diciptakan oleh-Mu dan untuk-Mu, dan kami memiliki hak untuk mendapatkan beberapa orang malam ini." Berdoa demikian berarti Anda bersungguh-sungguh terhadap Tuhan dan sedang berusaha keras untuk mendapatkan faedah bagi-Nya. Selain itu, Anda harus tekun mendapatkan orang. Di masa lampau beberapa kelompok keluar selama dua jam penuh dan tidak mendapatkan seorang pun. Kemudian sewaktu mereka ingin berhenti pada hari itu, satu anggota berkata, "Mari kita mencoba satu pintu lagi. Jika kita tidak menemukan seseorang di sana, kita pulang saja." Ternyata di rumah yang terakhir itu mereka membaptis dua orang. Jika mereka tidak tekun, mereka mungkin tidak pergi ke rumah yang terakhir itu dan akan kehilangan dua orang itu. Jika Anda semua sungguh-sungguh terhadap T`uhan dan tekun terhadap Tuhan, dari setiap dua puluh rumah yang Anda kunjungi, Anda akan membaptis satu orang.
BERLATIH MELAKSANAKAN
APA YANG TELAH KITA DENGAR
Pekerjaan sehari-hari kita, profesi kita, adalah memberi tahu orang-orang tentang Kristus, membaptis mereka, dan membawa mereka kepada kedewasaan. Di bumi ini ada satu usaha yang demikian ajaib, tetapi untuk sukses berusaha di bidang ini, kita harus sungguh-sungguh terhadap Tuhan. Ketika saya berdoa, seruan hati saya adalah, "Tuhan, Engkau harus membangun pelaksanaan jalan baru di antara kami. Ini seharusnya telah dibangun berabad-abad yang lalu, tetapi tidak terlaksana. Ini seharusnya dibangun lima puluh tahun yang lalu ketika Saudara Watchman Nee melihat hal ini, tetapi tidak terlaksana. Sekarang, Tuhan, saya telah berbicara mengenai jalan yang telah Engkau tetapkan selama lebih dari lima tahun, tetapi masih belum dilaksanakan seluruhnya dan dengan memadai." Namun, ini bukan berarti jalan baru tidak manjur. Jalan ini manjur, tetapi tidak setiap orang dalam usaha ini akan sukses. Mereka yang tekun akan sukses. Jika ada yang gagal, itu. karena mereka tidak tekun.
Kita harus jelas bahwa kita keluar untuk menyelamatkan dan melahirkan mereka kembali, menjadi anak-anak Allah dan anggota-anggota Tubuh Kristus. Setelah membaptis beberapa orang, kita harus merawat mereka. Sepanjang tahun kita harus merawat dua atau tiga orang yang baru. dibaptis. Jika kita melakukan ini dengan setia, dalam satu tahun tentunya kita akan mendapatkan satu. atau dua orang sebagai buah yang tetap. Jika kita masing-masing bisa mendapatkan satu. atau dua orang sebagai buah yang tetap dalam satu tahun, hal itu akan menyenangkan. Tidak peduli berapa banyak buah yang kita hasilkan, kita harus tetap, keluar untuk berjerih lelah. Jika kita keluar secara berkesinambungan dan setia selama tiga puluh tahun mendatang, akhirnya kita masing-masing bisa mendapatkan lima puluh orang sebagai buah yang tetap. Kemudian kita dapat pergi bersama kelima puluh buah ini untuk menghadap Tuhan dan berkata, "Tuhan, ini adalah buahku." Sangatlah baik jika di antara seratus orang yang bersidang, lima puluh mau. Pergi untuk melaksanakan imamat Injil. Jika tidak setengah, setidaknya kita dapat mengharapkan sepertiga untuk pergi. Jika tiga puluh orang saleh dari antara seratus orang melakukan hal ini, mungkin saja gereja bertambah lima puluh persen dalam satu tahun.
Belakangan ini, saya bersekutu cukup lama dengan seorang saudara pemuka dari Taipei. Dia bersidang secara teratur bersama satu kelompok orang saleh. Bulan Pebruari lalu hanya ada dua puluh dalam kelompok ini, tetapi pada bulan Agustus bertumbuh menjadi lebih dari lima puluh; itu lebih dari dua kali lipat. Pada bulan Nopember kelompok ini telah meningkat menjadi lebih dari delapan puluh. Hanya dalam sembilan bulan, kelompok itu telah meningkat lebih dari empat kali lipat. Kemudian dia memberi tahu saya rahasianya. Dia berkata, "Rahasianya adalab dengan sederhana keluar untuk malaksanakan empat langkah Jalan yang telah Allah tetapkan." Dia berkata kepada saya bahwa melaksanakan jalan baru bonar-benat manjur, terutama untuk orangorang yang baru. Saudara ini berkata bahwa banyak dari mereka dibawa masuk melalui pekerjaan orang- orang baru tersebut. Di Taiwan kita dapat menemukan banyak orang yang belum pernah masuk Kristen dan yang tidak pernah belajar apa pun tentang kekristenan. Dia berkata bahwa bekerja atas orang baru ini hanya selama satu jam saja dapat menghasilkan banyak, lebih banyak daripada bekerja selama berjam-jam atas orang yang telah menjadi orang Kristen selama beberapa tahun. Seseorang yang telah menjadi Kristen selama beberapa tahun lamanya dapat menjadi seorang "Kristen yang usang." Mereka dapat menjadi orang-orang yang paling sulit untuk digarap oleh Tuhan.
Saya ingin mengingatkan dan mendorong kita semua untuk melaksanakan langkah yang pasti dari jalan baru. Kita tidak boleh bekerja secara umum. Kita mungkin tidak begitu tekun dalam melaksanakan langkah yang pasti ini. Kita mungkin tidak memiliki pekerjaan yang khusus. Saudara pemuka dari Taipei ini setiap hari tekun mengadakan penyegaran pagi bersama orang-orang baru. Melalui ini, setiap orang baru, dalam satu atau dua hari setelah dibaptis, memiliki penyegaran pagi yang baik dan benar-benar disegarkan .
Kita mungkin melakukan banyak pekeijaan baik, tetapi kita tidak memiliki tujuan. Saudara pemuka dari Taipei ini tidak mempedulikan hal- hal lain; dia hanya memperhatikan beberapa hal - melahirkan orang-orang bara, merawat mereka, mendorong mereka, dan menyegarkan mereka. Jika seorang guru sekolah menerima berita bahwa temannya sakit parah, apakah dia akan berhenti mengajar dan pergi mengunjungi temannya? Jika dia pergi selama dua minggu, dia akan kehilangan pekerjaannya. Bahkan seorang ibu pun tidak dapat meninggalkan tanggung jawab dalam rumah tangga untuk memperhatikan orang lain. Dia mempunyai kewajiban untuk tinggal di rumah menyiapkan makanan dan memperhatikan kebutuhan keluarganya. Demikian pula, kita harus diduduki oleh kewajiban imamat kita dalam Injil. Kita harus menyadari tanggung jawab kita yang besar untuk mendapatkan orang-orang dosa bagi pembangunan gereja sebagai Tubuh Kristus.
Setelah Anda membaptis dua atau tiga orang, Anda harus berhenti membaptis dan berusaha merawat mereka. Anda telah melahirkan beberapa anak, dan sekarang bayi-bayi ini ada di bawah asuhan Anda. Anda harus merawat mereka. Jika Anda tidak merawat mereka, Anda mengabaikan kewajiban Anda. Tidak ada alasan untuk meninggalkan bayi-bayi Anda tanpa perawatan. Tanggung jawab utama Anda adalah merawat bayi-bayi Anda. Setidaknya Anda harus dapat melaksanakan tiga langkah pertama dengan orang-orang baru - melahirkan, merawat, dan menggenapkan. Kemudian mereka semua akan belajar bersidang, berdoa, berfungsi, dan bertutur-sabda.
Saya sangat berbeban untuk mendorong kalian berlatih dan melaksanakan apa yang telah kalian dengar. Ini adalah kebutuhan dewasa ini, namun ini sangat sulit bagi kita. Kita semua, termasuk saya, adalah "orang-orang yang usang." Kita memiliki latar belakang Kristen yang kuat dengan banyak hal yang usang. Untuk meninggalkan hal ini tidaklah mudah. Karena itu, diperlukan beberapa orang saleh setempitt untuk mengambil beban ini dan tekun berlatih dan melaksanakan langkah-langkah jalan yang telah ditetapkan Allah. Mereka harus keluar secara teratur dan tekun, sekali menungggu, dengan tujuan yang pasti. Mereka harus melaksanakan langkah jalan baru - melahirkan, merawat, menggenapi, dari bertutur sabda - dengan pasti. Mereka harus selalu merawat dua atau tiga orang secara terus-menerus.
Dengan demikian beberapa orang saleh lokal akan dapat membangun beberapa gereja baru. Beberapa orang saleh dapat pergi ke kota yang terdekat untuk berjerih lelah, dan saya berharap para penatua akan memelopori mengirim mereka keluar sedemikian. Setelah setengah tahun akan ada gereja-gereja kecil dengan kira-kira lima belas orang saleh dalam kota-kota di sekitarnya. Mereka akan menghasilkan penatua-penatua di antara mereka sendiri.
Di kota Monterey Park, California, kira-kira empat puluh orang mulai bersidang pada bulan April 1988. Hari ini, setelah satu setengah tahun, mereka telah berkembang menjadi lebih dari seratus orang. Gereja kecil ini dibangkitkan, dirawat, didirikan, dan dibangun terutama menurut jalan yang ditetapkan Allah. Di San Gabriel, California, kira-kira empat belas orang mulai bersidang pada waktu yang bersamaan dengan mereka yang ada di Monterey Park. Sekarang, setelah satu setengah tahun, mereka hampir mencapai jumlah enam puluh orang. Juga ada gereja lain di daerah tersebut - Hacienda Heights. Mereka telah bersidang di sana. sekitar dua tahun lamanya. Mereka mulai dengan sedikit orang saleh, dan sekarang mereka beijumlah seratus lima puluh. Gereja-gereja ini dilahirkan melalui banyak sakit bersalin. Mereka telah bertumbuh dan menjadi sehat melalui melaksanakan jalan baru.
Lukas 19 dan Matius 25 memperlihatkan bahwa Tuhan telah memberi kita modal dan kita telah ditugaskan untuk melakukan usaha. Dia meminta laba dari penanaman modalNya. Dalam Matius 24 kita masing-masing adalah hamba yang telah Allah tetapkan untuk rumah tangga-Nya. Ketika Dia kembali, kita akan menerima penghargaan atau hukuman. Dalam Matius 25 kita adalah budak-budak-Nya, dan Dia menginginkan kita melakukan pekerjaan untuk-Nya. Ketika Dia kembali, Dia akan meminta apa yang telah Dia berikan untuk kita usahakan, dan kita akan menerima penghargaan atau hukuman. Hal ini sangatlah serius. Jika saya tidak membicarakan hal ini kepada Anda, saya tidak setia terhadap Tuhan atau terhadap Anda. Saya hanya memperhatikan beban yang telah saya terima dari Tuhan. Saya percaya beberapa orang saleh yang setia akan melaksanakan jalan yang Allah tetapkan di bumi.