DENGAN AIR SUSU FIRMAN YANG MURNI MEMBESARKAN ORANG-ORANG BARU MENJADI ANAK-ANAK ALLAH YANG BERTUMIBUH
Ayat Alkitab: 1 Ptr. 2:2
MEMBESARKAN ORANG BERIMAN BARU
Dalam berita ini kita akan melanjutkan persekutuan mengenai langkah kedua dari jalan yang ditetapkan Allah, yaitu mengadakan sidang keluarga dengan orang-orang yang baru percaya dan dibaptis. Jika Anda meluangkan waktu untuk memikirkan 1 Petrus 2:2, Anda akan nampak bahwa ayat ini mencakup lebih dari sekadar perawatan. Ayat ini meneakup membesarkan anak-anak, yaitu menyediakan apa pun yang mereka butuhkan, termasuk perawatan, sehingga mereka dapat bertumbuh dan menjadi dewasa. Sejarah manusia telah membuktikan bahwa masyarakat sebuah negara dibangun melalui anak-anak yang dibesarkan di dalam keluarga.
Sejak saya datang ke pemulihan Tuhan pada tahun 1932, saya terganggu oleh sedikitanya jumlah orang yang hadir dalam sidang, tetapi saya tidak pernah memahami penyebab kekurangan ini. Selama lima tahun terakhir ini, saya memutuskan untuk mempelajari masalah ini dengan tuntas. Demi belas kasihan Tuhan, saya menemukan bahwa penyebab terbesar dari sedikitnya jumlah orang yang hadir dalam sidang kita adalah kita kekurangan dalam hal dengan tepat membesarkan orang beriman baru. Kita mengadakan sidang, kita melakukan pelayanan, dan semua sekerja rajin dan setia dalam pelayanan mereka; tetapi kita tidak melihat banyak buah. Banyak orang telah datang, tetapi sangat sedikit yang tinggal.
Saya telah mempelajari dan bahkan telah menjelaskan Yohanes 15 selama bertahun-tahun, akan tetapi ada satu butir di ayat 16 yang belum pernah saya nampak. Saya telah nampak bahwa Tuhan telah memilih dan menetapkan kita agar kita pergi dan menghasilkam buah, tetapi saya belum nampak butir yang ketiga - "agar buahmu tetap". Tuhan tidak hanya menetapkan kita untuk pergi dan menghasilkan buah; Ia juga menetapkan kita untuk memastikan buah kita tetap. Kalau buah kita tidak tetap, boleh dikatakan bahwa sia-sia kita telah pergi dan berbuah. Dulu, kita pergi dan berjerih lelah untuk menghasilkan buah, tetapi sangat sedikit yang tinggal tetap. Kita semua harus memahami bahwa problema kita, kekurangan kita di waktu dulu, adalah kita tidak nampak bahwa untuk menjaga buah kita, untuk memastikan buah itu tetap, kita perlu dengan tepat melakukan pelayanan membesarkan orang beriman baru.
Pada hari Pentakosta, tiga ribu orang diselamatkan (Kis. 2:41). Saya percaya bahwa pada hari itu juga mereka memulai sidang keluarga (Kis. 2:46). Ini bukanlah hal yang dipraktekkan dalam Perjanjian Lama. Ini adalah hal yang mutlak baru, milik Perjanjian Baru. Pada hari kelahiran gereja, seratus dua puluh orang ditambah tiga ribu orang beriman ini mulai bersidang di rumah-rumah, sehingga buah-buah ini tetap. Akan sangat sulit bagi tiga ribu orang beriman baru untuk tetap sehat tanpa dirawat di dalam sidang keluarga. Segera setelah melahirkan seorang bayi, sang ibu harus merawat anaknya. Akan tetapi, hanya merawat bayinya tidaklah cukup, juga harus membesarkan anaknya. Membesarkan anak bukanlah hal yang sederhana atau mudah. Banyak sekali aspek yang harus diperhatikan dalam membesarkan seorang anak dengan tepat.
Tentunya Petrus melihat situasi ini pada hari Pentakosta dan juga berbagian dalam pelayanan perawatan orang beriman baru. Kemudian, dalam suratnya yang pertama, ia mengatakan bahwa bayi yang baru lahir memerlukan air susu firman, bukan untuk pengetahuan, tetapi untuk pertumbuhan dalam hayat (2:2). Ia menasihati bayi-bayi yang baru lahir untuk mendambakan air susu firman yang murni sehingga mereka dapat bertumbuh dalam hayat, menghasilkan keselamatan. Keselamatan di sini tidak mengacu kepada kelahiran kembah, tahap awal keselamatan, tetapi mengacu kepada fakta bahwa setelah kelahiran kembali, kita harus bertumbuh dalam hayat, yaitu kita harus diselamatkan terus-menerus dari hari ke hari. Setelah seorang bayi dilahirkan, ia harus terus-menerus dirawat. Jika tidak dirawat, beberapa jam kemudian, ia bisa meninggal. Karena itu, perawatan yang terus-menerus adalah keselamatannya. Bayi yang sedemikian ini harus diselamatkan dalam setiap aspek; inilah yang dimaksud membesarkan. seorang anak. Merawat bayi hanya dengan memberikan susu tidaklah. cukup; bayi itu juga harus dijaga tetap bersih, hangat, dan nyaman. Lingkungannya harus diatur sedemikian rupa sehingga ia terpelihara dan bertumbuh dengan baik. Kita harus membesarkan orang beriman baru secara demikian.
Saya sangat berbeban dengan jalan baru. Hampir setiap hari saya merenungkan butir-butir dari jalan yang ditetapkan Allah; dan semakin saya merenungkannya, saya semakin sadar bahwa kita harus dilatih untuk merawat orang-orang baru dengan cara seperti yang dilakukan oleh para orang tua dalam membesarkan anak-anak mereka. Pelayanan merawat orang-orang baru haruslah merupakan pekerjaan membesarkan anak-anak. Kita tidak seharusnya melahirkan anak lalu mengirim anak itu kepada orang lain untuk dibesarkan. Anakanak harus dirawat langsung oleh ibu mereka. Ini akan jauh berbeda.
JANGAN MELAHIRKAN TERLALU BANYAK ANAK
Hal pertama mengenai membesarkan anak adalah Anda tidak dapat sekaligus merawat banyak anak dengan baik. Ketika Anda membaptis seorang, Anda sangat senang, tapi Anda harus nampak bahwa sekarang orang ini adalah bayi Anda. Anda harus merawatnya dan membesarkannya seperti anak Anda. Anda sekarang adalah seorang ibu, dan Anda mempunyai tanggung jawab sebagai seorang ibu. Ini cukup merepotkan. Setiap wanita muda ingin menikah dan mempunyai anak, tetapi setelah ia mempunyai tiga orang anak, ia mungkin menangis dan berkata, "Aku tidak ingin punya anak lagi." Ia berkata begitu karena membesarkan anak sangatlah sukar. Karena itu, jika Anda mempunyai banyak orang baru untuk dirawat, Anda tidak akan dapat melakukannya dengan baik.
Mempunyai anak-anak rohani itu bagus, tetapi jangan terlalu banyak. Di Taipei, ketika kita menguji cobakan jalan baru, kita melanggar prinsip ini. Kita menganggap semakin banyak yang kita baptis, semakin baik. Kita membaptis sangat banyak sampai-sampai kita tidak dapat merawat mereka dengan memadai. Tampaknya kita hanya melahirkan, tanpa ada yang merawat bayi-bayi yang baru lahir. Melalui ini kita belajar dan tahu bahwa setiap orang saleh yang menginjil harus juga merawat orang baru, seperti halnya seorang ibu membesarkan anaknya. Mengadakan sidang keluarga adalah jalan untuk memenuhi tanggungjawab ini.
MELALUI KELUARGA-KELUARGA SECARA INDIVIDU
Sidang keluarga digunakan untuk membesarkan orang beriman yang baru lahir, tidak hanya seperti anak Anda, tetapi juga sebagai anak Allah yang bertumbuh. Inilah kekurangan di antara kita dan juga kalangan kekristenan. Di mana ada satu kelompok orang Kristen yang memiliki perawatan yang tepat terhadap orang-orang baru, gereja di sana akan berkembang besar. Akan tetapi, pekerjaan ini tidak dapat dilakukan oleh gereja dalam skala besar; ini harus dilakukan melalui masing-masing keluarga.
Dalam masyarakat, membesarkan anak-anak dalam skala besar tidaklah mudah. Jika setiap keluarga membesarkan tiga atau empat orang anak dalam rumah mereka, akhirnya, banyak orang tepat yang akan dihasilkan untak kemajuan masyarakat. Setiap kelompok adalah sebuah keluarga. Jika Anda adalah anggota kelompok yang beranggotakan tiga orang, Anda harus menjadi seperti keluarga membesarkan orang-orang baru sebagai anak-anak Anda, dan memperhatikan mereka sebagai anak-anak Allah. Anda adalah seorang ibu yang mengasuh dan membesarkan anak-anak ini untuk Allah.
Untuk melakukan pelayanan ini, Anda harus memegang prinsip-prinsip tertentu. Anda tidak boleh menyerahkan anakanak Anda untuk dibesarkan orang lain. Jangan pergi untuk melakukan hal-hal yang lain, sedangkan anak-anak sendiri Anda serahkan kepada orang lain untuk dirawat. Anda harus "tinggal di rumah" dan merawat langsung anak-anak Anda. Meninggalkan anak-anak Anda dalam perawatan orang lain walaupun hanya sebentar dapat menimbulkan beberapa kerugian; mereka dapat menderita dan tidak bertumbuh dengan baik. Pekerjaan membesarkan orang-orang baru harus dilakukan langsung oleh perawatan Anda.
Karena itu kalian seharusnya tidak mencoba merawat banyak orang pada saat yang sama. Sebagai anggota kelompok yang terdiri dari tiga orang, kalian dapat merawat enam sampai sepuluh orang baru. Begitu kalian mempunyai jumlah sebanyak itu untuk dirawat, kalian seharusnya berhenti membaptis orang dan memusatkan tenaga, waktu, dan perhatian kalian pada enam sampai sepuluh orang ini. Paling baik kita merawat orang-orang baru tersebut selama dua tahun. Untuk setengah tahun pertama, kalian harus memberikan perhatian intensif, mengunjungi mereka dua kali seminggu selama dua bulan dan kemudian sekali seminggu selama empat bulan. Selama periode ini, meninggalkan anak-anak kalian sebagai yatim piatu untuk dibesarkan oleh orang lain akan merugikan mereka. Sebaliknya, kalian seharusnya jatuh cinta kepada anak-anak kalian dan bersedia mengorbankan diri bagi mereka. Tanpa pengorbanan dari ibunya, tidak ada seorang anak pun yang dibesarkan dengan baik.
Berdasarkan hasil pengkajian saya dan sejarah kita selama hampir enam puluh lima tahun, saya menemukan bahwa jalan satu-satunya untuk membangkitkan kehidupan gereja yang normal adalah melalui melahirkan bayi-bayi dan membesarkan mereka. Ini adalah jalan untuk menggenapkan perintah Tuhan untuk pergi dan membuat semua bangsa menjadi murid- murid-Nya (Mat. 28:19). Untuk membuat bangsa-bangsa menjadi murid- murid-Nya, kita harus memulai dengan membuat orang-orang menjadi murid-Nya, tapi kita tidak bisa pergi sendiri; kita harus pergi sebagai suatu kelompok. Paling baik, anggotanya berjumlah tiga orang. Di satu aspek, terlalu banyak anggota dalam satu kelompok akan menyebabkan banyak opini; di aspek lain, hanya dua orang dalam satu kelompok sangatlah sedikit karena dua orang ini dapat bertengkar. Karena itu, anggota yang ketiga diperlukan untuk mengimbangkan mereka. Juga, jika umur anggotanya tidak sama, ini akan membantu mengimbangkan kelompok itu. Kita semua harus belajar bekerja bersama dalam sebuah kelompok tanpa ada opini. Maka kelompok kita akan menjadi sebuah keluarga, bekerja bersama sepanjang tahun untuk membesarkan anak-anak Allah.
MELAKSANAKAN TANGGUNG JAWAB KITA
Ketika Anda pergi menginjil, mungkin Anda membaptis orang hampir setiap kali Anda pergi. Mungkin saja Anda menjadi kecanduan dengannya. Segala jenis kecanduan adalah membahayakan. Jika Anda kecanduan membaptis orang, ini akan membahayakan. Kita semua harus belajar untuk tidak membaptis terlalu banyak orang. Jika kelompok Anda sudah membaptis delapan orang, itu sudah cukup baik; jangan berusaha membaptis orang lagi. Anda harus berhenti membaptis orang dan memulai untuk "mengganti popok". Anda harus seimbang. Jangan melahirkan bayi- bayi dan kemudian menyerahkan mereka kepada orang lain. Itu salah. Setelah kelompok Anda membaptis sejumlah orang, berhentilah dan bentuklah sebuah keluarga untuk membesarkan orang-orang baru ini sebagai anak-anak Allah. Anda harus melakukan apa saja bagi mereka secara terus-menerus, hari demi hari, minggu demi minggu, dan bulan demi bulan. Maka Anda akan melihat hasil yang wajar. Inilah jalan membangun hidup gereja melalui membesarkan orang beriman baru.
Kita semua harus memikul tanggungjawab dalam merawat sidang keluarga. Akan tetapi, kita tidak boleh melakukannya dalam skala yang besar. Masing-masing anggota kelompok seharusnya hanya mempunyai sekitar tiga orang baru untuk dirawat. Tugas mereka adalah terus-menerus menemui orang beriman baru dalam sidang keluarga. Jika ibu yang mengasuh tidak bertanggung jawab, tetapi hanya melakukan sesuatu sesukanya dan seenaknya, bayinya tidak akan tumbuh dengan tepat dan bahkan mungkin akan mati. Dalam pekerjaan Tuhan, tidak ada liburan. Anda harus pergi terus-menerus, tidak ke banyak rumah, tetapi ke tiga atau empat rumah yang Anda rawat. Anda harus melaksanakan tugas Anda seperti seorang ibu yang mengasuh dan membesarkan anak-anaknya. Hari ini Anda tidak hanya membesarkan anak-anak Anda, tetapi anak-anak Tuhan.
MEMBESARKAN ORANG-ORANG BARU
DENGAN FIRMAN ALLAH
Butir yang kedua mengenai membesarkan anak-anak Allah adalah Anda harus membesarkan mereka dengan perkataan Allah, bukan dengan perkataan Anda sendiri. Anda harus selalu ingat prinsip ini. Jangan mengucapkan perkataan Anda terlalu banyak. Anda harus memegang kesempatan untuk menginfuskan perkataan Allah kepada orang-orang baru ini. Rawatlah mereka dengan air susu firman Allah. Inilah sebabnya saya menerbitkan Pelajaran Kebenaran dan Pelajaran Hayat. Dalam kedua seri itu saya telah mengumpulkan ayat-ayat yang cocok untuk membantu orang-orang baru. Saya mendorong Anda semua yang bekerja di jalan baru Tuhan untuk menguasai keempat puluh delapan pelajaran dalam Pelajaran Hayat.Setiap topik dari pelajaran-pelajaran itu telah dipilih dengan cermat berdasarkan pengenalan dan pengalaman saya, untuk memenuhi kebutuhan orang-orang baru. Pelajarilah pelajaran-pelajaran itu, dan belajarlah bagaimana menggunakan ayat-ayat emasnya. Paling baik Anda dapat menghafal semua ayat itu, atau setidaknya Anda harus tahu tempat ayat- ayat itu dalam Alkitab. Demikian jika Anda tidak dapat menghafal ayatnya, Anda dapat menemukannya dengan cepat. Kadang-kadang, bahkan jika Anda dapat menghafal ayatnya, lebih baik Anda menunjukkan ayat itu dan membiarkan orang baru itu membacanya. Apa pun yang Anda lakukan, Anda harus melakukannya dengan cara yang hidup, dan Anda harus mencoba membicarakan setidaknya satu butir dengan menggunakan ayat-ayat yang terbaik.
Hal pertama yang harus kita infuskan ke dalam orang-orang baru adalah: Juruselamat kita adalah Roh itu dan kita yang diselamatkan mempunyai roh yang dilahirkan kembali. Kita perlu menggunakan setidaknya tiga atau empat kali sidang keluarga untuk menyalurkan perkara ini ke dalam mereka.
Hal kedua yang perlu kita salurkan kepada mereka adalah pelaksanaan dasar dari kehidupan orang Kristen. Sebagai orang Kristen kita harus membaca Alkitab, yaitu firman Allah. Kita harus berdoa kepada Allah, yaitu bemafaskan Allah. Juga, kita harus memiliki munajad pagi. Setiap pagi kita harus bangun pagi untuk munajad pagi bersama Tuhan. Kita juga harus mengajari mereka bagaimana melakukan munajad pagi dengan membaca beberapa ayat dan mendoa-bacakan ayat-ayat itu. Ajaklah mereka menghadiri sidang-sidang. Kemudian juga membantu mereka melakukan hal yang sama dengan yang Anda la.kukan kepada mereka, yaitu menginjil kepada yang lain. Inilah pelaksanaan dasar dari kehidupan orang Kristen.
Hal berikutnya yang perlu kita bicarakan dengan mereka adalah berbagai hal dari keselamatan Allah. Keselamatan Allah bersifat almuhit, dan dalam keselamatan Allah terdapat banyak hal. Ada pernbasuhan dosa, pengampunan dosa, penebusan, pendamaian, pembenaran, kelahiran kembali, dan seterusnya. Semua pokok ini tercakup di dalam keempat puluh delapan pelajaran dalam Pelajaran Hayat. Anda harus mencakup semua topik itu, dan untuk itu Anda memerlukan waktu berminggu-minggu.
Jika Anda membicarakan ketiga hal ini dengan baik, orang yang Anda rawat akan bertumbuh dengan baik. Dengan sendirinya, mereka akan bertumbuh dan menjadi teguh. Sidang keluarga seperti taman kanak-kanak, dan sidang kelompok seperti sekolah dasar. Dalam berita-berita berikutnya kita akan bersekutu lebih banyak mengenai sidang kelompok.
TANYA JAWAB
Tanya : Akhir-akhir ini sebelum kami pergi ke sidang keluarga, kami bersekutu dan merasa bahwa kami harus membicarakan hal menyeru nama Tuhan dengan cara yang kuat dan tuntas. Jadi kami melihat catatan kaki mengenai hal ini dalam Kisah Para Rasul 2:21 (catatan 1), dan kami juga melihat Pelajaran-hayat kitab Roma yang membahas perkara ini dengan rinci (Berita ke. 23). Ketika kami pergi ke sidang keluarga, enam orang anggota keluarga menghadirinya. Kami mulai menyanyikan beberapa kidung mengenai menyeru nama Tuhan, tetapi ketika mendengar mereka menyanyikan kidung kami menyadari bahwa mereka tidak memasuki hal ini. Kami mulai bersekutu dengan mereka tentang pentingnya menyeru nama Tuhan, tidak hanya untuk keselamatan kita, tetapi juga agar kita berbagian dalam seluruh kekayaan Tuhan setelah kita diselamatkan. Kami mulai membicarahan ayat demi ayat, dan setelah membicarakan setiap ayat kami mendorong mereka untuk melakukannya, berkata seperti, "Mari kita menyeru nama Tuhan sekarang. Tuhan Yesus!" Namun kami tahu, entah apa penyebabnya, mereka tidak ingin menyeru nama Tuhan. Ini membuat kami sedih, karena kami sungguh-sungguh ingin mereka menjamah Tuhan. Maka kami terus bersekutu, dari Perjanjian Lama kemudian Perjanjian Baru, menunjukkan kepada mereka semua ayat yang berhubungan dengan menyeru nama Tuhan. Pada akhirnya, kami merasa bahwa kami telah menyampaikan berita kepada orang-orang yang tidak ingin mengetahui tentang menyeru nama Tuhan. Kami membicarakan firman Allah dan bukan perkataan kami sendiri, tetapi kami merasa bahwa sidang tersebut gagal. Tujuan kami adalah membawa mereka memasuki hal menjamah roh mereka, tetapi kami tidak berhasil. Bagaimana komentar Anda mengenai ini?
Jawab : Pertama, apa yang kalian ajarkan tidak cocok untuk sidang keluarga. Sidang keluarga adalah taman kanak-kanak, tetapi kalian mengajarkan bahan pelajaran pasca-sarjana. Jangan mengadakan sidang keluarga dengan tingkat pelajaran yang sedemikian tinggi. Jangan lupa bahwa dalam sidang keluarga, Anda merawat bayi-bayi : Kalian merawat bayi-bayi yang baru lahir dengan makanan bayi. Kalian menggunakan firman Allah, tetapi menggunakan terlalu banyak ayat. Dalam banyak kasus, tiga atau empat ayat sudah cukup. Ketika kalian merawat bayi-bayi kecil itu, kalian tidak dapat memberikan terlalu banyak. Kalian harus menjaga mereka jangan terlalu kenyang. Jika kalian memberikan terlalu banyak, mereka akan kehilangan selera makan mereka.
Kedua, kalian harus memberi bayi itu makanan yang enak, yang manis untuk membuat mereka bahagia. Jika makanan yang kalian berikan kepada mereka manis, mereka akan makan. Hal pertama yang harus kalian pelajari adalah bagaimana membuat orang merasa nyaman. Jangan lupa, perawatan harus dilakukan bersama pengasuhan. Kalian harus mengasuh mereka lebih dulu.
Hal terbaik untuk mengajak orang-orang baru menyeru nama Tuhan adalah melalui kidung. Kalian dapat dengan mudah memimpin mereka berkidung. Setiap orang, muda atau tua, suka berkidung. Jangan menjelaskan terlalu banyak kepada mereka; penjelasan sering kali asam, tidak manis. Berkidung sangatlah manis. Kalian harus seperti ibu yang mengasuh, membuat anak kecil merasa senang dengan memberikan sesuatu yang manis kepada mereka. Lebih baik kalian tidak menggunakan kidung yang panjang. Kalian harus belajar kidung dan koor yang singkat, sederhana, dan mudah untuk dinyanyikan. Kalian mungkin harus menyanyikan koornya beberapa kali. Kali pertama kalian menyanyikannya, orang-orang baru mungkin terkejut. Kali kedua, mereka mungkin mendengarnya dan mulai menyukainya. Kemudian, kali ketiga kalian menyanyikannya, mereka sudah mulai mengikuti kalian.
Prinsipnya adalah : jika kalian membantu bayi-bayi yang baru lahir, kalian harus selalu mencoba membuat mereka senang, membuat mereka merasa nyaman. Kemudian mereka akan menerima apa yang kalian berikan.
Tanya : Kami sedang terus-menerus mengunjungi seorang wanita tua berumur 92 tahun dan anak perempuannya. Kami memberi tahu mereka bahwa kami ingin datang dan membaca Alkitab bersama mereka. Kami telah melakukan hal ini beberapa kali. Pada salah satu kesempatan, kami menyanyikan sebuah kidung dan mengajar mereka bagaimana menyanyikannya. Kemudian kami membaca satu pasal dari Injil Yohanes sambil melatih roh, dan mempersekutukan beberapa hal yang berhubungan dengan bagian ftrman tersebut. Setiap kali kami mengunjungi mereka, tampaknya mereka menikmati waktu bersama kami, terutama kidungnya, dan kadang-kadang kami dapat menyalurkan sesuatu dari firman melalui pembacaan Alkitab dan persekutuan kami. Satu kali kami menjumpai beberapa orang cucunya, jadi kami merasa bahwa rumah mereka dapat menjadi kunci ke seluruh keluarga. Apa perasaan Anda mengenai hal ini?
Jawab : Kita semua harus mempertimbangkan apa tujuan kita pergi mengunjungi orang. Kita berjerih lelah untuk perluasan gereja. Membawa orang diselamatkan dan dibaptis itu mudah, tetapi membuat mereka menjadi anggota yang riil, dan hidup dalam kehidupan gereja itu sulit. Beban kita tidak hanya membawa orang diselamatkan dan dibaptis; tujuan kita adalah mendapatkan pertambahan yang tepat bagi kehidupan gereja. Karena itu, ketika kalian pergi mengunjungi orang baru, kalian harus menggunakan daya pembeda Tahan untuk mengetahui bisa tidaknya seseorang ini dibawa masuk ke dalam kehidupan gereja dengan mudah. Jika orang ini sukar dibawa masuk ke dalam kehidupan gereja, kita harus membantunya untuk diselamatkan dan dibaptis, tetapi kemudian kita pergi berjerih lelah pada orang lain. Dengan cara ini kita akan menemukan anak-anak damai yang terbaik untuk kehidupan gereja.
Penginjilan kita kita tidak hanya untuk menyelamatkan dan membaptis orang. Penginjilan adalah untuk pembangunan Tubuh Kristus. Karena itu, kita harus mencari orang-orang yang tepat yang tidak akan sulit untuk kita dapatkan bagi kehidupan gereja. Dalam mengunjungi orang, kita harus mempunyai daya pembeda untuk mengetahui mana yang sangat sulit untuk dibawa masuk ke dalam kehidupan gereja. Menghabiskan banyak waktu berjerih lelah pada saudari yang sedemikian tua, walaupun dia dapat dibawa masuk ke dalam kehidupan gereja, tidaklah bijaksana. Kita harus menghemat waktu kita. Menghabiskan banyak waktu dengan harapan mendapatkan keluarganya juga tidaklah bijaksana. Kita dapat menghabiskan waktu pada rumah dan keluarga lain.
Belajarlah bijaksana dan jangan memboroskan waktu kalian. Kalian mempunyai kolam pemancingan dengan ribuan ikan. Ada ribuan rumah yang dapat kalian kunjungi. Waktu pergi menyelamatkan dan membaptis orang, kalian harus berjerih lelah dengan daya pembeda. Setelah dua minggu kelompok kalian mungkin telah membaptis lima belas orang. Kemudian Anda harus mempertimbangkan yang mana dari kelima belas orang ini merupakan orang yang tepat yang dapat kahan bawa masuk ke dalam kehidupan gereja dengan mudah. Kalian harus menghabiskan lebih banyak waktu pada mereka yang lebih menjanjikan ini. Dari lima belas orang ini, kahan mungkin memilih enam. Kalian tidak boleh menyingkirkan sembilan orang yang lain, tetapi kunjungi mereka mungkin setiap dua minggu sekali untuk menjaga hubungan. Namun kahan harus menghabiskan banyak waktu pada orang yang menjanjikan ini.
Kita semua harus dilatih untuk berjerih lelah dengan daya pembeda. Kita seperti petani dengan banyak tanah untuk ditanami. Karena itu, kita harus memilih bagian tanah yang paling produktif untuk kita garap. Jika kita hanya mempunyai lima bidang tanah, kita tidak punya pilihan; kita harus berjerih lelah menggarap semuanya. Jika hanya ada tiga keluarga di kota kita, kita harus mengetuk pintu-pintu ini. Namun ada ratusan keluarga di kota kita, jadi kita harus pergi dengan daya pembeda. Kita juga harus membedakan komunitas mana dan orang mana yang paling baik untuk kita garap. Ini tidak berarti kita tidak menghiraukan orang tipe tertentu atau kita tidak percaya setiap orang berdosa memerlukan keselamatan Tuhan. Kita pergi keluar untuk mendapatkan orang-orang yang tepat bagi kehidupan gereja sehingga Tubuh Kristus dapat dibangun. Amanat kita dari Tuhan bukan hanya menyelamatkan orang berdosa, tetapi juga membangun kehidupan gereja dalam pemulihan Tuhan sebagai suatu kesaksian. Karena itu, kita harus menghemat waktu kita untuk berjerih lelah pada orang-orang yang paling menjanjikan, sehingga kita dapat memperoleh pertambahan yang tepat bagi gereja.
Tanya : Kami sedang merawat sebuah keluarga, dan sang istri dalam keluarga ini sangat sedih karena suaminya kecanduan alkohol. Baru-baru ini ia berbicara kepada saya tentang masalah ini, dan saya bersekutu kepadanya dengan mengatakan bahwa dirinya sekarang adalah manusia baru, karena ia mempunyai Kristus di dalamnya, dan masalah itu pasti dapat dilampaui. Kemudian saya mencoba membantunya memahami bagaimana menerima Tuhan lebih banyak sehingga masalahnya tidak terlalu mengganggunya, tetapi ia tidak begitu memahaminya. Saya mencoba menjelaskan dengan cara yang lain dan membacakannya beberapa ayat. Akhirnya kami berdoa bersama, dan dalam doa kami mendoakan suaminya dan dirinya untuk menerima Tuhan lebih lanjut. Bagaimana kam seharusnya menghadapi orang ini?
Jawab : Ketika kita mengunjungi orang, kita harus selalu menggunakan daya pembeda yang Tuhan berikan. Walaupun orang ini sangat bagus, lingkungannya keras, penuh dengan masalah. Pekerjaan kita sulit menangani semua masalah itu. Ada banyak orang dengan banyak masalah. Jika kita mencoba menangani masalah setiap orang, waktu kita akan terbuang percuma dan pekerjaan kita akan habis. Anda dapat menggarap orang semacam ini seumur hidup Anda, dan hampir tidak ada yang dihasilkan untuk pelaksanaan pembangunan Tubuh Kristus. Lebih baik pergi mengunjungi rumah-rumah baru untuk mendapatkan orang-orang baru lebih banyak. Akhimya, Anda akan menemukan beberapa orang yang sangat bagus untuk kehidupan gereja.
Mengorbankan semuanya untuk bekerja dalam pemulihan-Nya bagi pembangunan. Tubuh Kristus sebagai kesaksian Tuhan hari ini memang sepatutnya, tetapi kita harus berjerih lelah dengan. bijaksana; kita harus belajar membedakan orang. Amerika adalah tempat pertemuan bermacam- macam orang. Di antaranya adalah orang-orang bermasalah. Jika kita mengunjungi mereka, kita melompat ke lubang yang penuh dengan masalah. Karena itu, kita harus mampu membedakan komunitas mana yang harus kita garap dan lingkungan mana yang harus kita kunjungi. Kita harus memilih dengan bijaksana.
Ketika orang mengajukan pertanyaan, Anda harus mempertimbangkan butir khusus apa yang harus Anda bicarakan untuk merawat mereka. Dalam kasus,ini, butir yang dapat Anda bicarakan adalah bahwa ia mempunyai roh dan ia dapat melatih rohnya untuk berhubungan dengan Tuhan, untuk menghirup Tuhan bagi kenikmatannya. Anda harus mengesampingkan semua masalah. Akan tetapi, jangan mutlak mengabaikan atau menolak masalahnya. Anda dapat berkata, "Hanya Tuhan yang dapat menyelesaikan semua masalah kita. Anda dapat berdoa mengenai hal ini." Ini adalah jalan terbaik untuk mengesampingkan perkara-perkara yang tidak penting. Kernudian Anda dapat berkata, "Saya ingin membantu Anda melakukan sesuatu. Setiap hari Anda dapat melatih roh Anda berdoa kepada Tuhan. Dalam doa Anda dapat mengingatkanNya terhadap semua masalah ini, tetapi jangan terganggu oleh masalah-masalah ini. Jika Anda terganggu karenanya, ini akan mernbunuh kehidupan doa Anda. Belajarlah melatih roh Anda menyeru nama Tuhan." Tekankan saja satu butir ini, dan ajaklah dia melakukannya dengan berdoa bersama Anda. Tentang butir ini Anda dapat membantunya, tetapi jangan menjamah semua persoalan. Musuh selalu bersembunyi, menunggu kesempatan untuk merusak pekerjaan kita. Ia melakukannya dengan. menimbulkan berbagai jenis masalah untuk membuat seluruh situasi berlumpur atau berawan. Kita harus memilih satu butir untuk memberikan bantuan, dengan melupakan seluruh masalah lainnya.
Tanya : Jika sebuah kelompok yang terdiri dari tiga orang mempunyai sembilan sampai dua belas orang untuk dirawat, haruskah setiap anggota kelompok pergi sendirian merawat tiga atau empat orang, atau haruskah ketiganya pergi bersama-sama mengunjungi setiap orang?
Jawab : Setiap minggu kelompok Anda harus bersekutu mengenai orang- orang baru ini. Dengan demikian Anda dapat mengetahui keadaan mereka dan mempertimbangkan yang mana dari antara mereka yang tidak menjanjikan dan yang mana yang memerlukan perhatian segera. Berdasarkan persekutuan Anda, Anda dapat memutuskan anggota mana atau anggota-anggota mana yang akan mengunjungi orang-orang baru itu dalam minggu ini. Anda semua harus bekeija sama secara demikian.