← Daftar isi Pandangan Menyeluruh dari Jalan yang Ditetapkan Allah Prinsip-prinsip Dasar · bab 17/31

EMPAT PELAKSANAAN PENTING DARI KEHIDUPAN ORANG KRISTEN

Ayat Alkitab :

Membaca Alkitab - 2 Tim. 3:15-16

Senantiasa berdoa - 1 Tes. 5:17-18

Penyegaran pagi - Maz. 119:147-148

Bersidang - Ibr. 10:25

TERBEBASKAN BAGI PEKERJAAN ALLAH

Dalam berita ini kita akan melanjutkan persekutuan mengenai cara memperhatikan kaum beriman baru di dalam sidang keluarga. Mengadakan sidang keluarga dengan sukses tidaklah mudah; ini sepenuhnya tergantung pada aktivitas kita. Setiap kali kita hendak berbagian dalam pekerjaan Tuhan, kita harus menjadi orang yang terbebaskan. Kita juga harus menjadi orang yang dapat membuat orang lain terbebaskan. Sebagai keturunan Adam, semua orang di bumi ini berada di bawah suatu belenggu. Namun, ketika menjamah pekerjaan Tuhan, kita tidak bisa sebagai orang yang berada di bawah belenggu; kita harus mutlak terbebaskan. Jika kita mengunjungi orang yang baru diselamatkan dalam keadaan terbelenggu, ini akan sangat merugikan. Kita semua harus belajar menjadikan diri sendiri sebagai orang yang sepenuhnya bebas dari segala macam belenggu.

Ada banyak hal yang menimpa kita sehingga membelenggu dan menekan kita. Dipandang dari aspek ini, kita adalah orang yang lemah dan rapuh. Satu hal kecil saja dapat depgan mudah membelenggu kita. Ketika seorang saudara sedang mengendarai mobil menuju sidang keluarga di rumah orang yang baru, salah seorang anggota timnya mungkin mengatakan sesuatu mengenai caranya mengendarai mobil. Perkataan kecil mengenai cara mengendarai mobil ini akan membuatnya merasa tidak senang dan terbelenggu. Kehidupan pernikahan membuat orang sulit bebas, karena banyak masalah kecil yang dapat dengan mudah menyinggung perasaan, dan tersinggung berarti terbelenggu.

Sebelum mangunjungi orang, Anda mungkin menerima telepon yang manyebabkan Anda terbelenggu. Anda mungkin merasakan dan manyadari bahwa Anda terbelenggu, lalu Anda berdoa, "0 Tuhan, bebaskan aku." Namun sering kali doa Anda tidak terjawab. Kernudian ketika Anda masuk ke dalam rumah, secara luaran Anda mungkin berseru dan bersukacita, tetapi di dalam Anda merasa tidak bebas. Iblis tahu bahwa Anda terbelenggu, roh Anda tahu bahwa Anda terbelenggu, dan bahkan orang baru itu bisa merasakan bahwa di dalam Anda tidak begitu senang. Keadaan Anda yang terbelenggu itu dapat mematikan sidang keluarga. Tidak peduli apa yang Anda katakan, beritakan, atau ajarkan, semuanya tidak akan berhasil. Karena itu, jika ingin bekerja bagi Tuhan dengan efektif, Anda harus menjadi orang yang terbebaskan.

Puluhan tahun yang lalu ketika saya di Shanghai, saudara Watdiman Nee sangat menekankan butir ini. Dia memberi tahu kita bahwa kita jangan membaca surat apa pun sebelum berbicara bagi Tuhan. Jika saya membaca surat sebelum berbicara, itu mungkin akan merugikan saya dan menyebabkan saya kehilangan efektifitas. Bahkan melihat nama pengirim dan alamatnya pun akan mengganggu saya. Saudara Nee juga mengatakan bahwa ketika kita hendak berbicara, kitajangan menerima telepon dari siapa pun. Seringkali ketika saya sudah mengambil buku-buku dan ingin bersidang, telepon lalu berdering. Apakah saya harus menjawab atau tidak? Hal-hal ini sangatlah mengganggu.

Faktor lain yang mengganggu adalah anak-anak kita. Ketika kita baru ingin berbicara bagi Tuhan, suatu hal yang berhubungan dengan anak-anak kita terjadi sehingga mengganggu kita. Adalah mudah untuk melihat betapa rapuhnya diri kita. Di dalam lingkungan, situasi dan kondisi kita, banyak hal yang terjadi dengan maksud menghancurkan pekerjaan rohani kita. Itulah sebabnya sulit menemukan orang yang sepenuhnya bebas, tanpa belengga. Kita tidak dapat sepenuhnya menghindari orang. Kita harus mengontaki orang lain; tetapi semakin kita mengontaki orang, semakin banyak faktor pengganggu kita.

Kita semua dikelilingi faktor-faktor pengganggu. Bagaimana kita bisa belajar untuk tidak terganggu? Pelajaran ini tidak ada akhirnya; kita akan terus belajar sampai kita bertemu dengan Tuhan. Beban saya dalam berita ini ialah ingin agar kalian jelas terhadap satu pelajaran dasar. Tidak peduli berapa banyak pelatihan yang telah kalian terima tentang sidang keluarga, kalian pertama-tama harus belajar bagaimana membebaskan diri kalian. Kalian mungkin saja melakukan hampir semua hal di bawah belenggu. Jika kalian terbelenggu, kalian mungkin masih dapat mengajar di kelas, atau sebagai pelajar masih dapat belajar. Namun, dalam menjamah pekerjaan rohani, kalian tidak dapat melakukan apa-apa jika kalian tidak bebas.

Musuh licik yang merusak pekerjaan kita adalah si pengganggu itu. Begitu kita terganggu, kita tidak bebas, tetapi terbelenggu. Lalu pekerjaan kita tidak mendatangkan hasil. Untuk pekerjaan kita dalam sidang keluarga, kita semua harus belajar menjaga diri kita selalu di dalam roh. Jangan keluar dari roh untuk menangani hal-hal di dalam lingkungan dan situasi kita. Kita harus menjaga diri kita tetap di dalam roh. Juga, sangatlah baik jika kita tidak melibatkan diri dalam situasi yang menyulitkan. Begitu Anda terlibat dengan suatu hal, Anda akan mudah terganggu.

Pada segi negatif, kita harus belejar untuk tidak melibatkan diri kita. Pada segi positif, kita harus mempertahankan atau menjaga diri kita tetap di dalam roh. Kemudian jika seseorang mengatakan sesuatu mengenai cara kita mengendarai mobil, kita baru tidak akan peduli dan tidak berminat terjerumus ke dalamnya. Masalahnya ialah kita terlalu sensitif dan selalu ingin terlibat dalam segala hal. Ada yang senang mengetahui banyak hal dan selalu mencari informasi. Jika kita gemar akan hal-hal itu, maka kita akan habis dalam pekerjaan Tuhan.

Alkitab memberi tahu kita bahwa ketika Tuhan Yesus masih di bumi, Dia tuli dan buta (Yes. 42:19). Dia sebenarnya tidak tuli dan buta, tetapi Dia tidak mau mendengar dan melihat. Adakalanya saya pergi ke banyak tempat dan sebenarnya saya melihat banyak hal, namun saya tidak mempedulikan atau memperhatikan hal-hal itu. Sebaliknya, saya lebih memperhatikan suatu pasal di dalam Alkitab. Karena itu, ketika saya kembali, saya tidak ingat lagi hal-hal yang telah saya lihat. Saya percaya, mata Tuhan Yesus sangatlah tajam, namun Dia tidak mau melihat begitu banyak hal. Dalam hal ini, Dia tidak melihat; Dia buta dan tuli. Dia tidak melihat dan tidak mendengar, jadi Dia tidak terlibat dalam banyak hal. Kita harus nampak bahwa kita mungkin adalah orang-orang yang terlalu banyak melibatkan diri dalam setiap hal. Ada orang, mungkin baru beberapa hari berada di antara kita, namun ia telah terlibat dalam hal-hal yang lebih banyak daripada saya. Orang-orang seperti itu tidak dapat merampungkan pekerjaan Tuhan. Kita semua harus belajar untuk tidak melibatkan diri dengan orang lain atau situasi orang lain. Kita harus menjadi orang yang hanya tahu Tuhan, bukan yang lain.

BERBICARA SESUAI DENGAN KEPERLUAN ORANG BARU

Kita harus membantu orang-orang baru di dalam sidang keluarga segera setelah mereka dibaptis. Namun, kita jangan melakukan hal ini dengan cara yang kaku seakan-akan kita sedang menggunakan buku wajib: pertama, pelajaran kesatu, lalu pelajaran kedua, dan seterusnya. Terlebih dulu, kita harus bebas. Kita harus memiliki roh yang sangat bebas dan yang dapat mengerti perasaan orang. Setelah itu, ketika kita datang untuk bersidang di rumah mereka, kita tidak perlu. mempunyai suatu topik yang telah diputuskan untuk dibahas. Itu akan mematikan sidang. Kita dapat bernyanyi, berdoa, atau memuji untuk membuat kita dan orang lain bebas. Melalui ini, orang-orang baru akan terbuka kepada kita dan mengatakan sesuatu. Melalui mendengarkan mereka, kita akan mengerti apa yang dirasakan mereka mengenai keadaan mereka. Lalu kita dapat membicarakan suatu hal kepada mereka sesuai dengan kebutuhan mereka.

Seorang yang baru mungkin akan berkata, "Sejak aku dibaptis, dua hari terakhir ini, di dalamku tidak ada rasa damai." Apa yang akan Anda katakan? Jika Anda membicarakan hal konsakrasi karena Anda telah mempersiapkan topik itu, hal itu tidak akan seausi dan tidak akan memenuhi keperluan orang baru itu. Anda harus mengikuti roh berbicara kepada orang baru tersebut. Tidak terlalu cepat mengutarakan sesuatu adalah yang terbaik, namun pertama-tama bertanyalah kepadanya mengapa dia tidak memiliki damai selama dua hari ini. Pasti ada suatu sebab. Dari jawabannya, Anda mungkin menemukan penyebab masalah. Dia mungkin berkata bahwa setelah dibaptis, dia mulai memikirkan ayahnya dan entah apa yang dirasakan ayahnya setelah dia menjadi orang Kristen. Sekarang Anda tahu apa yang telah mengganggunya dan Anda dapat mengatakan sesuatu untuk memenuhi keperluannya.

Adakalanya Anda perlu mengajukan satu pertanyaan kepada orang baru untuk menemukan sesuatu, namunjangan terlalu banyak bertanya. Lebih baik menyelesaikan satu persoalan pada satu kali kesempatan. Orang baru ini terganggu karena memikirkan ayahnya; dia mungkin merasa bahwa ayahnya akan memarahi dan menolak dia. Jawaban Anda akan tergantung pada pelajaran dan pengenalan Anda. Anda mungkin menggunakan Kisah Para Rasul 16:31 : "Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu." Anda dapat membaca ayat ini bersamanya dan berkata, "Ini adalah janji yang luar biasa bagi orang beriman. Semua orang beriman memiliki hak untuk mengharapkan seisi keluarganya beroleh selamat. Kamu tidak perlu khawatir tentang ayahmu; kamu harus percaya kepada firman Tuhan. Cepat atau lambat, ayahmu pasti beroleh selamat." Dengan demikian Anda dapat menguatkan dia.

EMPAT PELAKSANAAN PENTING DARI

KEHIDUPAN ORANG KRISTEN

Empat pelaksanaan penting dari kehidupan orang Kristen ialah membaca Alkitab, senantiasa berdoa, penyegaran pagi, dan bersidang. Betapa luar biasa jika kita dapat membahas empat pelaksanaan penting ini dalam dua kali sidang keluarga.

Membaca Alkitab

Meskipun Anda telah menguatkan dan mendorong orang yang baru, itu belum cukup. Anda masih harus memegang kesempatan untuk melangkah lebih jauh, membicarakan sesuatu lebih banyak. Anda jangan pergi ke suatu sidang keluarga dengan topik yang sudah dipersiapkan, namun Anda harus memiliki tujuan. Memiliki tujuan dalam sidang keluarga berbeda dengan membuat suatu keputusan tentang apa yang akan Anda bicarakan. Jika Anda ingin mengunjungi seseorang yang baru dua hari dibaptis, Anda harus berbeban dan memiliki tujuan untuk merawat dan memelihara dia. Anda dapat berkata, "Ayat ini, Kisah Para Rasul 16:31, sangat baik dan menghibur. Firman ini benar dan murni. Kita sebagai orang Kristen harus mengenal ayat-ayat dalam Alkitab, karena itu kita perlu membaca Alkitab. Sejak awal kita percaya kepada Tuhan Yesus, kita harus membaca Alkitab. Dua Timotius 3:1516 mengatakan, "Ingatlah juga bahwa sejak kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan melalui iman kepada Kristus Yesus. Seluruh Kitab Suci diilhamkan Allah dan bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk nwmperbaiki kelakuan, dan untuk mendidik orang dalam kebenaran." Setelah itu Anda dapat bersekutu dengan dia dan memintanya menyisihkan waktu untuk membaca Alkitab setiap hari.

Senantiasa Berdoa

Anda boleh melanjutkan pembicaraan Anda dengan mengatakan, "Membaca Alkitab sangatlah baik, namun harus disertai dengan satu hal lagi, yaitu doa kepada Tuhan. Pembacaan Alkitab kita harus disertai dengan doa. Kita boleh memakai perkataan "Seluruh Kitab Suci diilhamkan Allah dengan sederhana menjadikannya doa dengan berkata, "Tuhan, terima kasih untuk seluruh Kitab Suci. Terima kasih bahwa seluruh kitab suci diilhamkah Allah." Kita harus belajar untuk mendoakan perkataan- perkataan Alkitab dengan cara seperti ini."

Anda harus memperagakan bagaimana membaca Alkitab dan berdoa. Anda juga boleh membacakan 1 Tesalonika 5:1718 untuknya : "Tetaplah berdoa. Ucapkanlah syukur dalam segala hal" dan katakan, "Doa harus selalu diikuti dengan ucapan syukur. Ayat ini membicarakan tentang berdoa yang berkesinambungan, kemudian mengucapkan syukur kepada Allah." Anda bisa membaca dua ayat ini kemudian sedikit memperagakannya. Ini akan membantunya. Demikian mengontakinya, Anda dapat membuka perbincangan baik mengenai membaca Alkitab dan berdoa.

Penyegaran Pagi

Beberapa hari kemudian, Anda harus mengunjungi orang ini lagi. Kali ini begitu Anda tiba, jangan mendengarnya berbicara lebih dulu, Anda harus berkata, "Dua hari yang lalu kita berbicara kepadamu tentang membaca Alkitab dan berdoa." Sekarang kami ingin memberi tahu engkau pelaksanaan lain dari kehidupan Kristen kita yang penting yaitu penyegaran pagi."Anda boleh menjelaskan kepadanya apa yang dimaksud dengan penyegaran pagi dengan berkata, "Setiap hari, bangunlah sedikit lebih pagi untuk menggunakan sejenak waktu di hadapan Tuhan membaca Alkitab, bersekutu dengan Dia. Ketika engkau berbicara dengan Tuhan, engkau dapat memberi tahu kepada-Nya apa yang engkau perlukan. Inilah berdoa. Engkau tidak perlu melakukan hal ini terlalu lama, mungkin sekitar sepuluh menit setiap pagi. Ini akan menjadi bantuan yang besar bagi kehidupan kristianimu." Anda boleh berbicara kepadanya tentang pelaksanaan ini dan menganjurinya melaksanakannya. Setelah itu ketika Anda kembali mengunjungi dia, Anda boleh memeriksa apakah dia melaksanakannya atau tidak.

Bersidang

Anda juga harus mempunyai kesempatan untuk berkata, "Pelaksanaan kehidupan kristiani lain yang penting ialah bersidang. Ibrani 10:25 mengatakan, janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan ibadah kita. Sebagai orang Kristen, kita bagaikan lebah; tidak seorang pun dari kita. yang dapat melaksanakan kehidupan orang Kristen secara meiiyendiri. Kita harus bersidang bersama. Ada sidang keluarga, sidang kelompok, dan sidang gerej a yang lebih besar.

MENDIRIKAN PELAKSANAAN PENTING INI

Kita jangan hanya menjelaskan atau menyajikan empat pelaksanaan ini kepada orang baru. Kita paling sedikit memerlukan waktu satu bulan untuk membantu mereka mendirikan pelaksanaan penting ini. Setiap kali kita kembali mengunjungi mereka, kita harus memeriksa bersama mereka mengenai empat pelaksanaan ini. Mereka mungkin mengatakan bahwa mereka gagal. Mungkin ada satu yang mengatakan bahwa dia melakukan penyegaran pagi selama tiga hari, namun pada hari keempat, dia tidak bisa bangun pagi. Kita perlu bertanya kepadanya, "Jam berapa Anda bangun pagi? Jam berapa Anda tidur malam?" Tidak ada orang yang suka tidur lebih awal. Anda baru pergi tidur pada pukul 23:30, sekalipun Anda telah memutuskan untuk tidurjam 22:30. Jika kita ingin belajar melaksanakan penyegaran pagi, kita harus memohon anugerah dan rahmat agar kita dapat tidur lebih awal. Kita harus membantu orang-orang baru untuk mendirikan kebiasaan penyegaran pagi.

Jika orang-orang baru ingin menempuh kehidupan kristiani yang sehat, mereka harus melaksanakan keempat hal ini. Mereka harus membaca Alldtab, bahkan mempelajari Alkitab sampai pada suatu tahap. Doa adalah sehat bagi kehidupan rohani mereka, jadi kita harus melakukan banyak hal untuk membantu mereka berdoa. Kita harus membantu mereka mendirikan kebiasaan berdoa dan memberi tahu mereka bahwa berdoa bukanlah hanya meminta Allah melakukan sesuatu bagi kita, tetapi juga untuk menghirup Allah ke dalam diri kita. Kita juga harus membantu mereka melakukan penyegaran pagi dan menghadiri sidang gereja. Kita perlu mengeluarkan sejangka waktu yang cukup lama untuk mendirikan pelaksanaan- pelaksanaan ini.

Ketika kita membantu orang-orang baru untuk mendirikan keempat pelaksanaan ini, kita juga perlu menjamah hal-hal lain. Kita harus datang ke sidang keluarga dengan fleksibel. Dalam satu kunjungan, kita dapat membahas dua atau tiga hal, namun untuk hal-hal tertentu kita harus membantu mereka dalam sejangka waktu. Untuk hal konsekrasi, kita tidak memerlukan waktu yang terlalu lama, namun untuk keempat pelaksanaan ini, kita memerlukan waktu yang cukup lama. Bahkan satu bulan pun belum tentu cukup untuk membantu orang baru mendirikan pelaksanaan- pelaksanaan ini. Ketika kita membantu orang dalam keempat pelaksanaan ini, kita juga dapat membahas hal-hal lainnya.

Sekarang adalah waktu untuk melaksanakan sidang keluarga dengan momperhatikan orang-orang yang telah Anda baptis. Anda melahirkan bayi- bayi menjadi tanggung jawab ada di pundak Anda untuk kembali mengunjungi mereka dan merawat, memelihara, dan mengasuh mereka. Jangan melakukan hal-hal yang tanpa arah. Anda harus mengeluarkan sejangka waktu yang lama untuk mengembangkan pelaksanaan-pelaksanaan sehat yang penting bagi kehidupan kristiani ini di dalam diri orang-orang baru.

TANYA-JAWAB

Tanya : Masalah yang umumnya selalu kita hadapi ketika kita pergi ke sidang keluarga ialah ada orang baru yang bertanya banyak hal sehingga kita sulit membahas suatu butir secara mendalam. Bagaimana kita dapat menghindari hal ini?

Jawab : Jika seseorang mengajukan sejumlah pertanyaan, Anda cukup menjawab satu pertanyaan saja dan membuat dia mengerti bahwa menjawab semua pertanyaan hanya dalam satu kunjungan adalah sulit. Anda dapat memberi tahu dia bahwa kali ini Anda hanya akan membahas satu pertanyaan dan akan datang kembali setelah beberapa hari. Jika masih ada waktu Anda dapat membahas pertanyaan kedua. Anda jangan menjawab setiap pertanyaan. Ada pertanyaan-pertanyaan yang mungkin berhubungan. dengan hal-hal duniawi seperti ilmu pengetahuan. Dalam hal ini kita harus jujur dan rendah hati dan berkata bahwa kita tidak mempelajari bidang itu dan tidak dapat menjawab pertanyaan itu. Sekalipun Anda mengetahui sesuatu tentang ilmu pengetahuan, lebih baik Anda menghindari pertanyaan semacam itu karena tidak akan banyak memberikan bantuan kepada kehidupan rohani. Anda harus menghemat waktu dan berusaha memusatkan pikiran pada pemberian bantuan rohani yang nyata.

Tanya : Kita berbeban agar setiap orang baru masuk ke dalam penginjilan. Haruskah kita mempromosikan hal ini, atau memfokuskan diri pada keempat pelaksanaan yang telah dipersekutukan dalam berita ini?

Jawab : Ketika kita datang ke sidang keluarga, kita harus memiliki tujuan. Tujuan kita tak lain adalah merawat orang-orang baru agar mereka bertumbuh. Karena itu, kita harus memiliki beberapa butir pembahasan di dalam diri kita yang akan kita salurkan kepada mereka. Misalnya, setiap orang beriman baru. harus memiliki keyakinan keselamatan. Ini sangatlah baik bagi mereka. Juga, setiap orang baru harus mengetahui bahwa Tahan Yesus bukan hanya Juruselamat yang mati di atas salib bagi dosa-dosa kita untuk menebus kita, tetapi setelah menebus kita, Dia juga telah menjadi Roh Pemberi-hayat. Hari ini Juruselamat Yesus Kristus adalah Roh pemberi-hayat, dan sebagai Roh itu, Dia dapat masuk ke dalam roh kita. Kita harus merawat orang-orang baru melalui hal-hal ini. Setelah itu kita harus membantu mereka mempelajari keempat pelaksanaan dasar sehingga mereka bisa mulai menempuh kehidupan kristiani. Tanpa membaca Alkitab, tanpa berdoa, tanpa penyegaran pagi, dan tanpa bersidang, tak seorang pun dapat memulai kehidupan kristiani. Akan tetapi, kita tidak dapat memutuskan untuk membicarakan suatu hal tortentu kepada mereka di dalam sidang keluarga. Hal itu terlalu resmi. Kita harus memiliki tujuan yang ingin kita capai. Akhirnya kita dapat membangun pelaksanaan- pelaksanaan ini sebagai suatu dasar yang di atasnya kita dapat terus maju.

Perlahan-lahan, setelah kira-kira enam bulan, mereka akan mencapai muatu tahap di mana mereka memerlukan pengajaran kita. Mereka telah diselamatkan, namun tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan keselamatan. Mereka telah dilahirkan kembali, namun mereka tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan kelahiran kembali. Mereka telah dibenarkan, namun mereka tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan "pembenaran". Dosa-dosa mereka telah diampuni, namun mereka tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan dosa-dosa mereka diampuni Allah. Karena itu, dalam tahap ini kita harus memberi mereka pengajaran. Sebagai bantuan, kita harus menggunakan Pelajaran-Hayat dan Pelajaran Kebenaran. Akan tetapi kita jangan mengajar orang-orang baru itu dengan cara yang kaku, seakan-akan kita sedang menggunakan buku wajib. Kita harus pergi dengan satu tujuan, hidup di dalam roh, dan bertindak menurut keperluan.

Tanya : Kita merasa tidak yakin apakah orang-orang yang kita kontaki bisa didapatkan bagi kehidupan gereja. Bagaimana kita harus melanjutkan hal ini?

Jawab : Kita telah membuat kesalahan besar pada masa lalu. Kontak kita dengan orang tidak memiliki sasaran. Kita mengontak orang sekali atau dua kali, setelah itu kita melupakannya. Kita berjerih lelah pada orang lain, namun setelah tiga minggu kita mencoba mengontak satu orang lagi. Kemudian kita pergi lagi untuk mengontak yang lain. Kita berpikir bahwa dengan cara ini kita bisa mendapatkan lebih banyak orang, namun akhirnya kita tidak memperoleh hasil. Melalui pengkajian selama lebih dari empat tahun, saya mengerti bahwa kunjungan dan kontak kiita kepada orang harus memiliki tujuan yang pasti. Kita tidak bisa seperti seorang ibu yang melahirkan tiga anak kemudian mengabaikan mereka untuk melahirkan anak lagi. Itu adalah suatu kebodohan.

Anda harus merampungkan pekerjaan Tuhan dengan pasti. Pergilah ke suatu kota yang baru dan kunjungilah rumah-rumah untuk mendapatkan beberapa orang dan membaptis mereka. Begitu Anda mendapatkan dua atau tiga orang baru dibaptis, berhentilah mengunjungi rumah baru, dan perhatikanlah dua atau tiga orang itu dengan merawat mereka. Mungkin akhimya Anda akan kehilangan dua orang, dan yang tinggal hanya satu orang. Ini tidaklah cukup. Jadi Anda harus berusaha lagi mendapatkan orang baru lebih banyak dengan mengetuk pintu". Selama Anda berjerih lelah pada dua atau tiga orang, hal itu sudahlah cukup. Anda harus terus- menerus mengunjungi mereka.

Ketika Anda melakukannya, Anda harus memakai daya pembeda Tuhan terhadap orang-orang ini. Lalu, setelah kirakira tiga atau empat minggu, Anda akan mengetahui yang mana di antara tiga orang itu yang cukup bernilai jika Anda lebih jauh beijerih lelah atasnya. Anda mungkin menemukan bahwa hanya satu orang dari tiga orang itu yang benar-benar bernilai untuk mendapatkan jerih lelah Anda terhadapnya. Kalau demikian, Anda harus berusaha lagi mendapatkan lebih banyak orang baru untuk berjerih lelah atas mereka. Ini bukan berarti bahwa Anda boleh begitu saja melepaskan dua orang tadi; hanya, Anda tidak terlalu menghabiskan banyak waktu terhadap mereka. Dengan melakukan hal ini, Anda dapat menggarap orang-orang tertentu dengan pasti dan dalam satu tahun Anda bisa mendapatkan satu atau dua orang yang berbobot sebagai buah yang tetap. Anda mungkin berpikir bahwa ini terlalu sedikit, namun sebenarnya, ini tidak terlalu sedikit. Jika Anda sepenuh waktu melayani, Anda dapat membawa masuk lima sampai sepuluh setiap tahun melalui jalan ini.

Tanya : Bagaimana kita harus memperhatikan orang-orang Kristen yang kita kontaki?

Jawab : Ketika mengunjungi orang, sering Anda menemukan bahwa mereka adalah orang Kristen. Anda harus melihat dan membedakan dengan jelas orang Kristen macam apakah mereka. Jika mereka menetap di dalam denominasi mereka dan telah beroleh selamat, lebih baik Anda tidak membuang waktu Anda. Jika Anda mengetahui bahwa mereka adalah orang Kristen sejati, namun mereka tidak menetap di suatu denominasi, barulah bermanfaat bila Anda menggarap mereka. Di Amerika Serikat, orang sering pindah rumah. Dari sekian banyak orang Kristen di Amerika Serikat, banyak yang pindah rumah setiap tahun, dan mereka kemudian mencari gereja baru. Saya mendengar bahwa beberapa saudara menghubungi orang dengan mendapatkan nomor telepon mereka di buku telepon. Salah satu dari mereka yang dihubungi berkata, "Siapa yang memberi tahu Anda bahwa kami sedang menunggu seseorang yang akan menelepon kanii? Baru-baru ini kami memang mernikirkan untuk bergabung dengan suatu gereja, namun kami belum menemukannya. Sangatlah baik Anda menelepon." Anda harus menggarap orang semacam ini. Memang ada banyak orang Kristen di negara ini, namun jika Anda hanya memperhatikan orang-orang Kristen, Anda akan sedikit mendapat hasil. Itu tidak begitu menguntungkan.

Tanya : Ada satu keluarga yang dibaptis oleh beberapa orang di antara kami pada musim panas tahun 1987. Kami telah cukup lama mengadakan sidang keluarga dengan keluarga ini dan melatih mereka tentang empat pelaksanaan penting yang telah dipersekutukan dalam berita ini. Sidang keluarganya kelihatannya sangatlah baik. Namun terakhir, sang suami berkata bahwa dia tidak ingin kami datang kembali. Dia mengatakan bahwa hatinya terlalu keras, tidak dapat mencapai standar Alkitab. Kami bersekutu banyak hal dengannya, dan dia memang masih terbuka untuk bersekutu dengan kita, tetapi kami tidak tahu bagaimana harus maju. Kami merasa keluarga ini adalah keluarga yang baik. Apa yang harus kami lakukan untuk membantu orang ini?

Jawab : Anda mungkin terlalu banyak mengajar orang ini di aspek hukum Tauratnya. Anda menunjukkan kepadanya apa yang Alkitab tuliskan dan menyuruh dia melakukannya. Ini adalah hukum Taurat. Banyak orang yang tidak mau mendengarkan pengajaran dengan cara hukum Taurat semacam ini. Apa yang harus Anda lakukan hanyalah membuka beberapa ayat Alkitab dan membantu mereka membacanya. Mereka mungkin merasa bahwa apa yang mereka baca sulit untuk dilakukan. Anda dapat segera berkata, "Tuhan itu penuh anugerah. Tuhan mengasihi kita. Jika kita ingin melakukannya, Dia akan membantu kita. Jika kita tidak memiliki keinginan untuk melakukannya, Dia tetap sabar terhadap kita." Ini adalah jalan menyajikan sesuatu dari Alkitab dengan cara penuh kasih sehingga tidak banyak membebani mereka. Jika Anda mengajar secara hukum Taurat, maka setiap persyaratan di dalam Alkitab merupakan suatu tuntutan yang tidak akan dapat dipenuhi oleh orang. Kita harus membimbing mereka dengan memberi tahu mereka, "Inilah yang T`uhan kehendaki, namun Tuhan tahu bahwa kita tidak dapat melakukannya, karena, itu Dialah pertolongan kita."

Orang yang Anda temui ini jujur. Setelah mendengar pengajaran Anda, dia berkata, "Aku tidak dapat menjalankannya." Janganlah secara hukum Taurat mengajar suatu hal. Paling baik menggunakan jalan anugerah, jalan kasih. Ini pasti berhasil.

Tanya : Kita telah mempersekutukan empat pelaksanaan dasar dari kehidupan kristiani kepada banyak orang baru, namun kebanyakan dari mereka tidak menerapkannya dengan segera. Beberapa dari mereka kelihatannya tidak memiliki kedambaan untuk melaksanakannya. Bagaimana kita membantu mereka?

Jawab : Pertama, ketika kita pergi berjerih lelah atas orang, kita selalu mengharapkan hasil. Namun, suatu hasil tidak akan pernah datang dengan cepat. Karena itu, kita harus terus menggarap, barulah kita akan mendapatkan hasil. Namun, inilah prinsipnya : hasil yang baik pada saat ini belum tentu bertahan untuk selamanya, dan hasil yang kurang pada saat ini mungkin menjadi yang terbaik. Tidak peduli betapa baiknya seseorang itu terlihat, kita tidak bisa memastikan apakah dia masih ada di sini 20 tahun kemudian. Setelah 20 tahun, dia mungkin menjadi hasil yang terburuk. Hasil lain mungkin kelihatannya sangat buruk. Dia mungkin tak acuh. Dia tidak menerima sesuatu, namun dia senang mendengarkan. Dia selalu mengundang kita datang ke rumahnya, namun tidak ada kemajuan dan hasil. Akan tetapi, setelah lima tahun dia mungkin menjadi hasil yang terbaik. Saya dapat mengatakan kepada Anda bahwa banyak yang merupakan hasil yang baik di mata saya, hilang begitu saja. Juga, banyak yang telah saya anggap, hasil buruk bertahun-tahun yang lalu, kini menjadi sangat baik. Sulit untuk mengatakan siapa yang merupakan hasil yang baik dan siapa yang tidak baik. Kita cukup hanya menggarap; hasilnya ada di tangan Tuhan. Kita jangan merasa kecewa; menggarap jauh lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa. Jika kita menganggap hasilnya terlalu. buruk dan kita diam di rumah, maka tidak ada sesuatu pun yang dihasilkan.

Kedua, jika Anda berusaha membantu seseorang dalam membaca Alkitab, berdoa, penyegaran pagi, dan bersidang, dan tidak ada hasil, Anda jangan terus memaksakan hal-hal itu dengan cara yang sama. Ini kurang hikmat. Selama orang itu menerima Anda, Anda harus terus menggarap dia. Anda harus nampak bahwa dia belum berkeinginan menjalankan keempat pelaksanaan tersebut pada saat menjadi Anda harus mengontak dia dari segi lain. Jika Anda gagal melakukan sesuatu dengan satu cara, Anda harus mengubah cara itu. Anda boleh tidak menekankan membaca Alkitab, namun ketika Anda bersamanya, Anda boleh memimpinnya membaca Alkitab, mendirikan satu teladan supaya dia nampak sesuatu. Sekali-kali jangan dengan cara hukum Taurat mendesak seseorang untuk mengikuti pelaksanaan-pelaksanaan tertentu. Ketika kita mengunjungi orang dengan suatu cara dan tidak berhasil, kita harus mencoba cara lain. Kita semua harus belajar fleksibel.