← Daftar isi 1 dan 2 Raja-raja (1) · bab 8/23

PEMISAHAN KERAJAAN ISRAEL DAN KEKUASAAN REHABEAM ATAS YEHUDA DAN YEROBEAM ATAS ISRAEL

Pembacaan Alkitab: 1Raj. 11:9-13, 29-37; 12:1—14:31a

Ada banyak cara memahami Alkitab. Saudara Nee berkata, orang macam apa akan memiliki Alkitab macam apa. Setiap denominasi dan kelompok-kelompok kekristenan memiliki cara pemahaman Alkitabnya sendiri. Orang gerakan Pentakosta mengenal Alkitab menurut caranya sendiri, menafsirkannya tanpa prinsip-prinsip yang mengendali. Gereja Roma Katolik mengenal Alkitab menurut pengajaran Gereja Roma Katolik. Orang aliran hayat batini memahami Alkitab dalam cara mereka yang khusus. Lima puluh tahun yang lalu Saudara Nee dan saya menganggap bahwa pengajaran Kaum Saudara adalah yang paling baik, dan selama bertahun-tahun saya sering mencari penjelasan dari Synopsis of the Books of the Biblenya John Nelson Darby. Tetapi dalam tahun-tahun belakang ini, ketika saya mempersiap-kan untuk pelajaran-hayat Ayub dan kitab-kitab sejarah, saya tidak membaca ajaran Kaum Saudara sebagai referen-si. Beberapa tahun ini, yang Tuhan perlihatkan kepada kita lebih tinggi, lebih dalam, ekonomi Allah, yang pusat dan realitasnya adalah Kristus sebagai perwujudan Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan gereja sebagai Tubuh Kristus yang organik. Untuk melaksanakan ekonomi-Nya, Allah mendispensikan diri-Nya ke dalam kita.

Dispensi ilahi diwahyukan dalam kitab Efesus. Kaum Saudara menekankan pemilihan dan penakdiran kita oleh Allah dalam suarat Efesus 1, namun mereka tidak menekankan bahwa pemilihan dan penakdiran adalah perkara organik. Ayat 4 mengatakan bahwa Allah telah memilih kita dalam Kristus untuk menjadi kudus. Menjadi Kudus berarti menjadi Allah dalam hayat dan sifat tetapi bukan dalam ke-Allahan. Di seluruh alam semesta, hanya Allah yang kudus. Allah dapat membuat kita kudus yang melalui mendispensikan sifat kudus-Nya, yaitu, elemen kudus-Nya, ke dalam diri kita. Ketika Allah melahirkan kembali kita, Dia mendispensikan diri-Nya ke dalam kita sebagai elemen kudus. Ayat 5 mengatakan bahwa Allah menentukan kita untuk menjadikan anak-anak-Nya melalui dispensi. Menurut surat Efesus 1 gereja dihasilkan dari dispensi Allah Tritunggal dan transfusi Kristus yang naik. Dalam sepuluh tahun belakangan ini Tuhan telah membawa aku untuk memahami Alkitab dalam cara ini.

Hampir semua pengajaran aliran fondamental itu baik. Kita menghargai pengajaran-pengajaran ini dan telah terbangun atas mereka. Namun, pengajaran-pengajaran itu juga mengulur waktu kita dan menudungi kita. Banyak pengajar-pengajar fondamental merasa puas pmengajarkan ajaran fondamental, dan kita juga merasa puas terhadap pemahaman Alkitab kita. Pengajaran fondamental menjadi satu tradisi bagi kita, menyebabkan orang tidak menuntut maju dalam pengenalan terhadap Alkitab. Saudara Nee tidak pernah merasa puas terhadap pengajaran-pengajaran ini, ia harus mencari yang baru, ingin mendapatkan penglihatan yang lebih maju selangkah.

Visi kita terhadap wahyu Alkitab adalah Allah ingin mencipta ulang manusia. Manusia yang tercipta bukan sasaran tujuan Allah tetapi hanya satu langkah. Allah menciptakan manusia dengan tangan-Nya, tetapi Dia akan mencipta ulang manusia dengan hayat-Nya. Dia membuat manusia dilahirkan kembali, mencipta ulang manusia. Dia meletakkan manusia yang tercipta di depan pohon hayat, menunjukan bahwa Dia ingin untuk menciptakan ulang manusia melalui melahirkan kembali manusia. Akhirnya, manusia yang terlahir kembali ini akan menjadi mempelai perempuan dan perluasan Kristus (Yoh. 3:29-30). Ada sebagian orang Kristen, meskipun telah nampak kelahiran kembali dalam Yohanes 3, tetapi tidak nampak kelahiran kembali ini adalah untuk menghasilkan mempelai perempuan dan perluasan Kristus. Ini memperlihatkan kepada kita tingkat pengenalan Alkitab berbeda-beda.

Dengan mengingat hal ini, sekarang mari kita melanjutkan untuk membahas pemisahan kerajaan Israel dan kekuasaan Rehabeam atas Yehuda dan Yerobeam atas Israel.

I. PEMISAHAN KERAJAAN ISRAEL

Dalam 1Raja-raja 11:9-13, 29-37 kita memiliki catatan pemisahan kerajaan Israel.

A. Akibat Kejatuhan dan Kerusakan Salomo

Pemisahan ini adalah akibat kejatuhan dan kerusakan Salomo (ay. 9-13). Dalam ayat 11 Yehova berkata kepada Salomo, “Oleh karena begitu kelakuanmu, yakni engkau tidak berpegang pada perjanjian dan segala ketetapan-Ku yang telah Kuperintahkan kepadamu, maka sesungguhnya Aku akan mengoyakkan kerajaan itu dari padamu dan akan memberikannya kepada hambamu.”

B. Kerajaan Umat Pilihan Allah Dibagi Dua

Kerajaan umat pilihan Allah dibagi dua: kerajaan sebelah selatan adalah kerajaan Yehuda, satu suku (ay. 13, 36) dan kerajaan sebelah utara adalah kerajaan Israel, sepuluh suku (ay. 35). Yehuda adalah yang asli, tetapi Israel adalah satu perpecahan dalam kemurtadan.

II. KEKUASAAN REHABEAM ATAS YEHUDA

DARI SATU SUKU

Kekuasaan Rehabeam atas Yehuda adalah berkuasa atas satu suku (ay. 43b; 12:1-24; 14:21-31a).

A. Rehabeam adalah Anak Salomo yang Lahir

dari Seorang Amon

Rehabeam adalah anak Salomo yang lahir dari seorang Amon (14:21, 31).

B. Rehabeam Melanjutkan Kekuasaan setelah Salomo

Rehabeam melanjutkan kekuasaan setelah Salomo (11:43b).

C. Mengalami Perpecahan Kerajaan

dan Kehilangan Sepuluh Suku

Dalam 12:1-24 kita nampak bahwa Rehabeam mengalami perpecahan kerajaan dan kehilangan sepuluh suku.

1. Oleh Pemberontakan Yerobeam

a. Yerobeam Menghasut Rakyat untuk Memberontak

Pemisahan kerajaan dan kehilangan sepuluh suku adalah akibat oleh pemberontakan Yerobeam. Ada faktor-faktor tertentu dalam hati bangsa itu menyebabbkan mereka memberontak dan Yerobeam mengambil keuntungan faktor-faktor ini untuk menghasut rakyat untuk memberontak (ay. 1-3).

b. Mengambil Kehidupan yang Sangat Mewah dan Dia Memberatkan Rakyat sebagai Sebab

Mengambil kehidupan yang sangat mewah dan dia memberatkan rakyat sebagai sebab pemberontakannya (ay. 4-5)

c. Kebodohan Rehabeam Dipermukaan Situasi

Ayat 6 sampai 16 memperlihatkan kepada kita kebodohan Yerobeam dipermukaan situasi. Rehabeam mengambil nasihat para tua-tua yang telah melayani Salomo ayahnya. Namun, dia meninggalkan nasihatnya dan sebaliknya mengikuti nasihat orang muda yang telah bertumbuh bersama dia, menolak permintaan Yerobeam untuk meringankan kuk yang telah Salomo kenakan ke atasnya.

d. Pemberontakan Meletus

Ayat 16 sampai 20 memberi tahu kita bahwa pemberontakan meletus, Israel memberontak melawan keturunan Daud (ay. 19) dan mereka menjadikan Yerobeam raja atas seluruh Israel (ay. 20).

2. Rehabeam Berjuang untuk Mengadakan Perang Melawan Yerobeam

Rehabeam berjuang untuk mengadakan perang melawan Yerobeam, tetapi dia dihentikan oleh Allah (ay. 21-24).

D. Bertakhta Ketika Dia Berusia Empat Puluh Satu Tahun dan Berkuasa atas Yehuda Selama

Tujuhbelas Tahun

Rehabeam bertakhta ketika dia berusia empat puluh satu tahun dan berkuasa atas Yehuda selama tujuh belas tahun (14:21). Di bawah kekuasaannya rakyat Yehuda melakukan yang jahat di mata Yehova, melebihi semua dosa yang bapak leluhurnya telah lakukan, dan membangkitkan cemburu Allah (ay. 22-24). Dalam tahun kelima kekuasaannya, Rehabeam dikalahkan dan dirampas oleh raja Mesir (ay. 25-28).

E. Perang dengan Yerobeam Berlanjut

Rehabeam berperang dengan Yerobeam berlanjut. Ketika Rehabeam mati dia dikuburkan bersama bapak leluhurnya di kota Daud (ay. 29-31a; 15:6).

III. KEKUASAAN YEROBEAM ATAS SEPULUH

SUKU ISRAEL

Yerobeam berkuasa atas sepuluh suku Israel (11:26-40; 12:1-20, 25-33; 13:1—14:20a).

A. Yerobeam adalah Seorang yang Cakap

Melayani Salomo

Yerobeam adalah seorang yang cakap melayani Salomo (11:26-28).

B. Ditetapkan oleh Allah untuk Berkuasa atas Sepuluh Suku Israel

Yerobeam ditetapkan oleh Allah untuk berkuasa atas sepuluh suku Israel (ay. 11-13).

C. Diberitahukan Sebelumnya oleh Nabi Ahia

Kekuasaan Yerobeam diberitahukan sebelumnya oleh nabi Ahia (ay. 29-39). Ahia mengambil pakaian baru di atasnya dan dikoyakkannya menjadi duabelas bagian. Kemudian dia berkata kepada Yerobeam, “Ambillah bagimu sepuluh kota, sebab beginilah firman TUHAN, Allah Isreal: Sesungguhnya Aku akan mengoyakkan kerajaan itu dari tangan Salomo dan akan memberikan kepadamu sepuluh suku” (ay. 31).

D. Salomo Mencari untuk Membunuh Yerobeam

Salomo mencari untuk membunuh Yerobeam, dan Yerobeam melarikan diri ke Mesir dan tinggal di sana sampai kematian Salomo (ay. 40).

E. Menghasut Pemberontakan Melawan

Raja Rehabeam

Seperti yang telah kita tekankan, Yerobeam menghasut pemberontakan melawan Raja Rehabeam, anak Salomo (12:1-19).

F. Dinobatkan oleh Rakyat Sepuluh Suku Israel

Yerobeam dinobatkan oleh rakyat sepuluh suku Israel (ay. 20).

G. Kemurtadan Yerobeam

Dalam 12:25-33 dan 13:33-34 kita memiliki catatan kemurtadan Yerobeam.

1. Membuat Dua Anak Lembu Jantan

dari Emas dan Meletakkannya Satu di Betel

dan Yang Lainnya di Dan

Yerobeam membuat dua anak lembu jantan dari emas dan meletakkannya satu di Betel dan yang lainnya di Dan, untuk menghalangi rakyatnya dari menyembah Allah di Yerusalem (12:25-30). Allah telah menetapkan umat-Nya berkumpul bersama-sama tiga kali setahun di Yerusalem. Yerobeam takut bahwa kalau sepuluh suku pergi ke Yerusalem menyembah Allah, mereka akan kembali kepada raja yang sah. Sebab itu, ia memdirikan dua pusat penyembahan, merusak ketetapan Allah, yaitu di tanah kudus hanya boleh ada satu pusat penyembahan, untuk mempertahankan keesaan orang Israel (Ul. 12:2-18). Sebab itu perkara ini menjadi dosa yang besar, menyebabkan rakyat menyembah berhala.

2. Membangun Bait di Tempat Tinggi dan Menunjuk Orang Awam menjadi Imam

Yerobeam membangun bait di tempat tinggi dan menunjuk imam dari antara orang awam yang bukan dari suku Lewi (1Raj. 12:31). Padahal Allah telah menetapkan bahwa suku Lewi yang akan menjadi imam, Yerobeam menunjuk orang awam menjadi imam.

3. Menentukan Satu Perayaan seperti Perayaan

Yang Ada di Yehuda

Yerobeam menentukan satu perayaan pada bulan kedelapan, pada hari kelimabelas bulan itu, seperti perayaan yang ada di Yehuda (ay. 32a), melakukan apa yang telah dia rencanakan dalam hatinya. Dia dapat memberi tahu rakyat bahwa hal ini bukan keharusan bagi mereka untuk pergi ke Yerusalem agar memiliki satu perayaan.

4. Mempersembahkan Korban pada Mezbah di Betel

Yerobeam mempersembahkan korban pada mezbah di Betel kepada lembu-lembu yang telah dia buat, dan menempatkan di Betel para imam di bukit pengorbanan (ay. 32b-33a).

5. Menentukan Perayaan dan Naik ke Mezbah

untuk Membakar Ukupan

Dalam kemurtadannya Yerobeam menentukan perayaan bagi bangsa Israel, dan sekalipun dia bukan seorang imam, dia naik ke mezbah untuk membakar ukupan (ay. 33b).

6. Satu Lambang Kemurtadan Kekristenan Hari Ini

Kemurtadan Yerobeam dalam lebih lima butir yang telah dibahas adalah satu lambang kemurtadan kekristenan hari ini.

H. Penghakiman Allah atas Mezbah di Betel yang Dibuat oleh Yerobeam

Satu Raja-raja 13:1-32 adalah catatan penghakiman Allah atas mezbah di Betel yang dibuat oleh Yerobeam. Penghakiman ini dilaksanakan oleh seorang manusia Allah (abdi Allah) dari Yehuda (ay. 1-10). Manusia Allah ini kemudian ditipu oleh seorang nabi tua untuk mengambil jalan yang berlawanan dengan perintah Allah dan dicabik-cabik oleh seekor singa (ay. 11-32).

I. Nubuat Ahia Mengenai Akhir Hidup Yerobeam

yang Tragis

Dalam 14:1-18 kita memiliki nubuat Ahia mengenai akhir hidup Yerobeam yang tragis. Yerobeam menyuruh istrinya menyamar untuk mengamati nabi Ahia di Silo, berharap untuk memperoleh beberapa kabar baik mengenai anaknya Abia (ay. 1-5). Daripada memberikan kabar yang baik, nabi Ahia dalam satu nubuat dari Allah, memberi tahu istri Yerobeam bahwa karena kejahatan Yerobeam dalam kemurtadannya, Allah akan menghancurkan Yerobeam dan seluruh keluarganya seperti seorang menyapu tahi sampai bersih (ay. 6-18).

J. Yerobeam Berkuasa Dua Puluh Dua Tahun atas Sepuluh Suku Israel

Yerobeam berkuasa dua puluh dua tahun atas sepuluh suku Israel. Kehidupannya diakhiri oleh penghakiman Allah yang keras (ay. 19-20a).