← Daftar isi 1 dan 2 Raja-raja (1) · bab 15/23

KEKUASAAN YORAM DAN AHAZIA ATAS YEHUDA DAN KEKUASAAN YEHU ATAS ISRAEL

Pembacaan Alkitab: 2Raj. 8:16—10:36

Kita sangat menekankan bahwa sejarah Perjanjian lama sangat berhubungan dengan ekonomi Allah secara lambang. Jika kita membaca kitab sejarah dalam Perjanjian Lama tanpa mengenal lambang, kita tidak akan memahami kitab ini. Dalam 2Raja-raja ada dua orang, Elisa dan Izebel, adalah lambang yang mecolok dari hal sejati dalam Perjanjian Baru. Mengingat Elisa adalah seorang yang sangat manis, Izebel adalah sangat jahat. Dalam berita ini atas kekuasaan Yoram dan Ahazia atas Yehuda dan kekuasaan Yehu atas Israel, kita akan melihat penghancuran Izebel.

Lambang dalam Perjanjian Lama dan penggenapan dalam Perjanjian Baru membicarakan Izebel. Kejahatan Izebel, seorang yang sangat dibenci, seperti Satan yang jahat. Banyak orang telah diracuni, ditipu, dikelabui, dan dijajah olehnya.

Izebel dalam Perjanjian Lama adalah lambang dan bayangan. Yang penting bagi kita lihat siapa Izebel yang sejati dalam Perjanjian Baru. Izebel, istri kafir Ahab, adalah lambang gereja yang murtad. Kekristenan adalah agama yang besar di bumi, dan bagian terbesar dari agama ini adalah Izebel hari ini, Gereja Roma Katolik yang murtad. Dalam Wahyu 2:24 Tuhan Yesus berkata bahwa Izebel mengajarkan “seluk beluk Satan.” Dalam Matius 13:33 perempuan yang sama ini mencampurkan ragi, elemen Satan, dengan tepung yang baik, yang melambangkan Tuhan Yesus sebagai kurban sajian bagi kepuasaan Allah dan manusia. Izebel, gereja yang murtad, mengajarkan keilahian Kristus tetapi mencampurkan banyak ragi terhadap pengajaran persona ilahi Kristus. Karena itu, bersama Izebel ada sebagian benar dan banyak bagian diragikan. Sangat banyak agama di bumi di bawah pengaruhnya. Dalam Wahyu 17 perempuan ini adalah pelacur besar yang mencampurkan kekejian dengan hal-hal ilahi.

Sekarang mari kita kembali ke 2Raja-raja 8:16—10:36 untuk melihat apa yang dicatat di sini mengenai Yoram, Ahazia, Yehu, dan Izebel.

I. KEKUASAAN YORAM ATAS YEHUDA

Kekuasaan Yoram atas Yehuda digambarkan dalam 8:16-24a).

A. Berkuasa Selama Delapan Tahun di Yerusalem

Pada usia ke tiga puluh dua, Yoram mulai berkuasa pada tahun kelima pemerintahan Yoram bin Ahab, raja Israel, ketika ayahnya Yosafat menjadi raja di Yehuda, dan dia berkuasa delapan tahun di Yerusalem (ay. 16-17).

B. Menikahi Putri Ahab

Yoram menikahi putri Ahab dan berjalan secara raja Israel dan seperti keluarga Ahab yang telah lakukan. Meskipun dia adalah raja Yehuda, dia berjalan secara raja Israel karena dia berhubungan dan dipengaruhi oleh keluarga Ahab. Seperi sebagian besar raja, dia melakukan apa yang jahat di mata Yehova (ay. 18).

C. Yehova tidak akan Memusnahkan Yehuda

Ayat 19 mengatakan, “Namun demikian, TUHAN tidak mau memusnahkan Yehuda oleh karena Daud, hamba-Nya, sesuai dengan yang dijanjikan-Nya kepada Daud, bahwa Ia hendak memberikan keturunan kepadanya dan kepada anak-anaknya untuk selama-lamanya.” Ini menunjukkan bahwa Yoram patut dimusnahkan oleh Allah. Namun, Yehova tidak akan memusnahkan Yehuda karena Dia telah berjanji kepada Daud untuk menyediakan satu pelita bagi anak-anaknya.

D. Pemberontakan Edom dari Kekuasaan Yehuda

Tadinya, orang Edom tidak memiliki raja, tetapi mereka mengangkat raja atas mereka sendiri dan memberontak dari kekuasaan Yehuda (ay. 20). Yoram, dengan semua keretanya, berperang melawan Edom, tetapi rakyatnya melarikan diri ke kemahnya (ay. 21-22a).

E. Libna Memberontak pada Waktu yang Sama

Libna memberontak pada waktu yang sama (ay. 22b).

F. Yoram Mati

Yoram mati dan dikuburkan bersama leluhurnya di kota Daud (ay. 23-24a).

II. KEKUASAAN AHAZIA ATAS YEHUDA

Dalam 8:24b-29; 9:14b-16, 21-29 kita memiliki catatan kekuasaan Ahazia atas Yehuda.

A. Berkuasa Satu Tahun

Pada usia dua puluh dua tahun, Ahazia bin Yoram mulai berkuasa atas Yehuda pada tahun keduabelas pemerintahan Yoram bin Ahab, raja Israel. Ahazia berkuasa selama setahun di Yerusalem (8:24b-26; 9:29).

B. Berjalan secara Keluarga Ahab

Ahazia berjalan secara keluarga Ahab dan melakukan apa yang jahat di mata Yehova, seperti keluarga Ahab, karena dia adalah seorang cucu keluarga Ahab (8:27).

C. Bergabung dengan Yoram untuk Berperang dengan Hazael Raja Aram

Ahazia bergabung dengan Yoram bin Ahab dan raja Israel untuk berperang dengan Hazael raja Aram. Yoram dilukai oleh orang Aram, dan Ahazia pergi untuk melihat dia dalam sakitnya (ay. 28-29; 9:14b-16).

D. Bergabung dengan Yehoram (Yoram) untuk Menemui Yehu dalam Pemberontakannya

Ahazia bergabung dengan Yehoram (Yoram) untuk menemui Yehu dalam pemberontakannya. Ahazia dilukai oleh Yehu dan dikuburkan di kota Daud (ay. 21-28).

III. KEKUASAAN YEHU ATAS ISRAEL

Dua raja-raja 9:1—10:36 membicarakan kekuasaan Yehu atas Israel. Yehu dipakai Allah sebagai pelaksana untuk melaksanakan penghakiman-Nya atas seluruh keluarga Ahab.

A. Diurapi oleh Seorang Anak Nabi

Nabi Elisa memberi tahu salah satu anak nabi untuk membawa botol minyak, mencurahkannya atas kepala Yehu, dan katakan bahwa Yehova telah mengurapi dia menjadi raja atas Israel. Anak muda itu melakukan seperti yang dikatakan Elisa, mengurapi Yehu dan memberi tahu bahwa Allah telah menjadikan dia raja atas umat Yehova, atas Israel. Kemudian anak nabi itu memberi tahu Yehu bahwa dia telah diperintah oleh Allah untuk memukul seluruh keluarga Ahab tuannya karena Allah menuntut balas darah hamba-hamba-Nya para nabi dan darah semua hamba-Nya pada tangan Izebel. Dia selanjutnya mengatakan bahwa seluruh keluarga Ahab akan dibinasakan dan bahkan setiap laki-laki keturunannya akan diputus, menjadikan keluarga Ahab seperti keluarga Yerobeam bin Nebat dan seperti keluarga Baesa bin Ahia, dan bahkan Izebel akan dimakan oleh anjing-anjing dengan tidak ada seorang pun yang menguburkan dia (9:1-10).

B. Diakui dan Dinyatakan untuk menjadi Raja

Yehu diakui dan dinyatakan untuk menjadi raja oleh pelayan-pelayan tuannya Yoram raja Israel (ay. 11-13).

C. Memberontak Melawan Tuannya Yoram Raja Israel

Yehu memberontak melawan Yoram tuannya raja Israel, membunuh dia, dan melemparkan dia sebidang ladang Nabot dalam menggenapkan nubuat Allah mengenai Dia menuntut darah Nabot dan anak-anaknya. Nabot dan anak-anaknya, penduduk yang tak bersalah, telah dibunuh Izebel. Darah mereka mengalir di hadapan Allah, dan Allah menuntut darahnya. Yehu juga melukai Ahazia raja Yehuda (ay. 14-27). Melalui ini kita dapat nampak bahwa bagi umat Allah untuk menikmati tanah permai, harus ada situasi yang benar dan adil.

D. Melaksanakan Penghakiman Allah atas Izebel

Yehu pelaksanakan penghakiman Allah (ay. 30-37) melalui dia melemparkan dari jendela oleh kasim. Fakta bahwa kasim menjawab dengan cepat perintah Yehu untuk melemparkan Izebel menunjukkan bahwa mereka telah membenci perempuan jahat ini, berdiam sejangka waktu dan tidak melakukan sesuatu kepadanya. Banyak darahnya tercecer di tembok dan di atas kuda-kuda, dan Yehu menginjak-injak dia. Kemudian mereka pergi untuk menguburkan dia, mereka menemukan hanya kepala dan kedua kakinya dan kedua telapak tangannya. Inilah penggenapan nubuat Allah mengenai dia yang menentukan Izebel bahwa anjing-anjing akan memakan dagingnya dan mayatnya akan terhampar di kebun luar Yizreel seperti pupuk di ladang, sehingga orang akan berkata, “Inilah Izebel” (ay. 37).

Wahyu 17 memberi tahu kita tentang kesudahan Izebel sejati yang kasihan, pelacur besar, Gereja Roma Katolik yang murtad. Kemudian Antikristus dan sepuluh rajanya menganiaya agama-agama di bumi, mereka akan memakan daging Izebel dan membakar mereka dengan api (ay. 16).

E. Membunuh Tujuh Puluh Anak Ahab

Yehu juga membunuh tujuh puluh anak Ahab (2Raj. 10:1-11). Yehu menulis surat kepada pembesar Yizreel, para tua-tua, dan para pengasuh anak Ahab untuk menjadikan satu dari anak Ahab menjadi penerus takhta dan berperang bagi keluarga Ahab (ay. 1-3). Seorang yang mengepalai istana, yang mengepalai kota, para tua-tua, dan para pengasuh anak Ahab yang memberontak. Mereka membunuh tujuh puluh anak Ahab dan mengirim mereka kepada Yehu, dan Yehu membunuh orang besar Ahab, orang-orang kepercayaannya, dan para imam sampai tidak seorang pun tertinggal (ay. 4-11).

F. Membunuh Saudara-saudara Ahazia Raja Yehuda

Ayat 12 sampai 14 memberi tahu kita bahwa Yehu membunuh saudara-saudara Ahazia raja Yehuda.

G. Membunuh Semua yang Tertinggal dari Keluarga Ahab di Samaria

Selanjutnya, menurut firman Yehova yang dibicarakan kepada Elisa, Yehu membunuh semua orang yang tertinggal dari keluarga Ahab di Samaria (ay. 15-17).

H. Membunuh Semua Nabi Baal

Selanjutnya, Yehu membunuh semua nabi Baal dan semua pelayan, imam, dan penyembahnya. Kemudian dia membakar semua tugu kuil Baal dan menghancurkan kuil Baal dan menjadikan sebuah kakus, maka memusnahkan Baal dari Israel (ay. 18-28).

I. Tidak menjauhkan Dosa-dosa Yerobeam

Sekalipun, Yehu melalukan banyak hal yang benar dan menyenangkan Allah, dia tidak menjauhkan dosa-dosa Yerobeam bin Nebat, yang mana dia menyebabkan Israel melakukan dosa, yaitu, lembu emas yang ada di Betel dan di Dan (ay. 29, 31).

J. Yehova Berbicara kepada Yehu mengenai Anaknya

Dalam ayat 30 Yehova berbicara kepada Yehu, katanya, “Oleh karena engkau telah berbuat baik dengan melakukan apa yang benar di mata-Ku, dan telah berbuat yang dikehendaki hati-Ku, maka anak-anakmu akan duduk di atas takhta Israel sampai keturunan yang keempat.” Ini juga menunjukkan bahwa menikmati tanah permai kita harus benar. Berapa banyak kita menikmati Kristus sebagai tanah permai kita tergantung pada apa adanya kita dan bagaimana kita benar.

K. Yehova Mulai Memotong Bagian Negeri Israel

Pada zaman itu mulailah Yehova memotong bagian negeri Israel melalui Hazael mengalahkan mereka di seluruh daerah Israel (ay.32-33).

L. Dikubur di Samaria

Setelah berkuasa atas Israel selama dua puluh delapan tahun di Samaria, Yehu mendapat perhentian bersama nenek moyangnya dan dikuburkan di Samaria. Anaknya Yoahas berkuasa dmenggantikannya (ay. 34-36).