← Daftar isi Wahyu dan Pergerakan Allah Tritunggal · bab 9/12

WAHYU DAN PERGERAKAN ALLAH TRITUNGGAL DALAM PERJANJIAN BARU (2)

GARIS BESAR

II. Wahyu-wahyu :

A. Inkarnasi Allah Tritunggal adalah untuk membawa Allah ke dalam manusia, membaurkan Allah dengan manusia dan membuat Allah menjadi satu dengan manusia dalam hayat ilahi juga dalam sifat ilahi (tetapi tidak dalam ke-Allahan) dan dalam hayat insani dan sifat insani-Yoh. 1: 14; 1 Tim. 3:16.

B. Kehidupan insani manusia Yesus di bumi adalah untuk mengekspresikan Allah dalam manusia melalui atribut-atribut ilahi-Nya yang terekspresi dalam kebajikan insani Yesus.

C. Penyaliban Yesus Kristus adalah :

1. Untuk mengakhiri ciptaan lama dan semua yang terlibat dalamnya-Satan, dunia, dosa, manusia lama, dan hukum Taurat beserta segala ketentuannya - Ibr. 2:14; Yoh. 12:31; Yoh. 1:29; Rm. 6:6; Ef. 2:15.

2. Untuk melepaskan hayat ilahi dari kuht luar insani Yesus demi pendispensian hayat ilahi ke dalam kaum beriman milik Kristus -Yoh. 12:24.

D. Kebangkitan Kristus dari antara orang mati setelah penyahban-Nya adalah :

1. Menentukan (meninggikan) keinsanian-Nya ke dalam keputraan ilahi, membuat Ia menjadi Putra sulung Allah - Rm. 1:4; Kis. 13:33.

2. Membuat Ia, Adam Yang akhir, menjadi Roh pemberi hayat - 1 Kor. 15:45b.

3. Melahirkan kembah seluruh umat pilihan Allah, membuat mereka menjadi anak-anak (putra-putra) Allah, anggota-anggota Kristus demi penyusunan Tubuh Kristus Yang organik - 1 Ptr. 1:3; Yoh. 1:12; Rm. 8:16; 12:4-5.

E. Kristus, sebagai perwujudan Allah Tritunggal Yang telah rampung, pada malam kebangkitan-Nya, mengembuskan diri-Nya sebagai Kristus Yang pneumatik (berwujud Roh) ke dalam kaum beriman-Nya sebagai napas Yang lembut. Ini menunjukkan bahwa keseluruhan Allah Tritunggal Yang telah rampung sebagai Roh almuhit Yang telah rampung, telah ditempakan ke dalam kaum beriman mihk Kristus sebagai hayat dan segala sesuatu mereka. Inilah langkah perampungan dari ministri Kristus di bumi, yaitu membuat Allah Tritunggal Yang telah rampung sebagai Roh hayat Yang almuhit bersatu dengan roh kaum beriman menjadi satu roh perbauran Yang menakjubkan (1 Kor. 6:17); Roh ilahi berhuni dalam roh insani (2 Tim. 4:22) dan keduanya bekerja bersama sebagai satu roh (Rm. 8:16) :

1. Perjanjian Baru sebagai biografi Kristus menyingkapkan kepada kita bahwa Kristus sebagai Kristus Allah, Mesias Allah (Yoh. 1:41), Yang diurapi Allah (Dan. 9:25, lit.), Yang ditunjuk Allah, menggenapkan amanat Allah bagi-Nya melalui ministri tiga ganda.

2. Ministri tiga ganda Kristus ada dalam tiga tahap :

a. Tahap pertama adalah ministri bumiah-Nya, Yang dimulai dengan inkarnasi-Nya dan diakhiri dengan pengembusan diri-Nya ke dalam kaum beriman-Nya sebagai Roh hayat untuk membawa kaum beriman-Nya dalam keesaan Yang organik dengan Allah Tritunggal Yang telah melalui proses dan rampung - Mat. 28:19.

b. Tahap kedua adalah ministri surgawi-Nya, Yang dimulai dengan pencurahanNya dalam, kenaikan. Pencurahan itu adalah pencurahan dari Allah Tritunggal Yang telah melalui proses dan rampung, Yang diwujudkan dalam diri-Nya sebagai Roh kuasa untuk membentuk gerejagereja. Tahap kedua ini berakhir dengan pembangunan Tubuh-Nya Yang organik. Tahap kedua ini menghasilkan para pemenang dan akan terampung dalam Yerusalem Baru.

c. Tahap ketiga adalah ministri kerajaan-Nya, Yang dimulai dengan penghakimanNya atas kaum beriman pada takhta penghakiman-Nya dan berakhir dengan penghakiman-Nya atas seluruh orang mati pada takhta putih besar.

3. Ketiga tahap ministri Kristus itu merampungkan ekonomi kekal Allah dalam Yerusalem Baru sebagai pusat dari langit baru dan bumi baru.

II. WAHYU-WAHYU

Dalam berita sebelumnya kita melihat fakta-fakta mengenai wahyu Allah Tritunggal dan pergerakan-Nya dalam Perjanjian Baru. Dalam berita ini, kita akan melihat wahyu-wahyu mengenai fakta-fakta ini.

A. Inkarnasi Allah Tritunggal

Inkarnasi Allah Tritunggal adalah untuk membawa Allah ke dalam manusia, membaurkan Allah dengan manusia dan membuat Allah menjadi satu dengan manusia dalam hayat ilahi juga dalam sifat ilahi (tetapi tidak dalam ke-Allahan) dan dalam hayat insani dan sifat insani (Yoh. 1:14; 1 Tim. 3:16).

B. Kehidupan Insani Manusia Yesus

Kehidupan insani manusia Yesus di bumi adalah untuk mengekspresikan Allah dalam manusia melalui atribut-atribut ilahi-Nya yang terekspresikan dalam kebajikan insani Yesus. Inilah wahyu sebenarnya dari Yesus sebagai seorang manusia yang hidup di bumi. Frase melalui atribut-atribut ilahi-Nya dan diekspresikan dalam kebajikan insani Yesus itu tidak ternilai. Realitasnya adalah atribut-atribut ilahi dan ekspresinya adalah kebajikan insani. Allah memiliki banyak atribut, dan semua atribut ini adalah butir-butir mengenai apa adanya Allah. Allah itu kasih dan terang. Kasih dan terang adalah dua butir atribut Allah. Terhadap Allah, kasih dan terang itu adalah atribut-atribut. Terhadap manusia, kasih dan terang itu adalah kebajikan-kebajikan. Kristus memperhidupkan atribut-atribut Allah yang diekspresikan dalam kebajikan-kebajikan insani-Nya.

C. Penyaliban Yesus Kristus

1. Mengakhiri Ciptaan Lama

dan Semua yang Terlibat Dalamnya

Penyaliban Yesus Kristus adalah untuk mengakhiri ciptaan lama dan semua yang terlibat dalamnya-Satan, dunia, dosa, manusia lama, dan hukum. Taurat beserta segala ketentuannya (lbr. 2:14; Yoh. 12:31; Yoh, 1:29; Rm. 6:6; Ef 2:15). Ketika masih muda, saya hanya diberi tahu bahwa Yesus tersalib dan mati bagi dosa-dosa saya. Tetapi menurut wahyu Perjanjian Baru, penyaliban Yesus Kristus inenyiratkan banyak hal. Seluruh ciptaan lama dan semua yang terlibat dalamnya disalibkan di atas salib.

2. Untuk Melepaskan Hayat Ilahi

Penyaliban Yesus Kristus juga adalah untuk melepaskan hayat ilahi dari kulit luar insani Yesus demi pendispensian liayat ilahi ke dalam kaum beriman milik Kristus (Yoh. 12:24). Yesus berkata bahwa Ia adalah seperti sebutir biji gandum, dan hayat ilahi Allah terkandung di dalam kulit luar gandum ini, kulit luar keinsanian Kristus. Salib menghancurkan kulit luar ini untuk melepaskan hayat ilahi sehingga hayat ilahi ini dapat didispensikan ke dalam kaum beriman milik Kristus.

D. Kebangkitan Kristus

1. Menetapkan (Meninggikan) Keinsanian-Nya

ke dalam Keputraan Ilahi

Kebangkitan Kristus dari antara orang mati setelah penyahban-Nya adalah untuk menetapkan (meninggikan) keinsanian-Nya ke dalam keputraan ilahi, membuat-Nya menjadi Putra sulung Allah (Rm. 1:4; Kis. 13:33). Kita harus belajar membicarakan bahasa sedemikian ketika kita pergi memberitakan Injil.

2. Membuat Ia menjadi Roh Pemberi-Mayat

Kebangkitan Kristus untuk membuat Ia, Adam yang akhir, menjadi Roh pemberi-hayat (1 Kor. 15:45b).

3. Melahirkan Kembali

Seluruh Umat Pilihan Allah

Kebangkitan Kristus adalah untuk melahirkan kembah seluruh umat pilihan Allah, membuat mereka menjadi iinak-anak (putra-putra) Allah, anggota-anggota Kristus untuk penyusunan Tubuh Kristus yang organik (1 Ptr. 1:3; Yoh. 1:12; Rm. 8:16; 12:4-5). Menurut 1 Petrus 1:3, kita dilahirkan kembali ketika Kristus dibangkitkan.

E. Kristus Mengembuskan Diri-Nya sebagai Kristus yang Pneumatik

ke dalam Kaum Beriman Berupa Embusan (Napas) yang Lembut

Kristus, sebagai perwujudan Allah Tritunggal yang telah rampung, pada malam kebangkitan-Nya mengembuskan diri-Nya sebagai Kristus yang pneumatik ke dalam kaum beriman-Nya sebagai embusan yang lembut. Ini mengindikasikan bahwa keseluruhan Allah Tritunggal yang telah rampung sebagai Roh almuhit yang telah rampung, telah ditempakan ke dalam kaum beriman milik Kristus sebagai hayat dan segala sesuatu mereka. Setelah Kristus bangkit dari kematian, pada malam harinya Ia datang kembah kepada murid-murid-Nya. Ia tidak mengajarkan apa-apa kepada mereka. Sebahknya, Ia mengembusi mereka, dan embusan ini adalah Roh Kudus. Dalam, kebangkitan, Ia bukan Kristus di dalam daging, tetapi Kristus yang pneumatik. Melalui kebangkitan, Ia menjadi Roh itu (2 Kor. 3:17). Setelah mengembuskan diri-Nya sebagai Roh itu ke dalam murid-murid, mereka memihki Allah Tritunggal yang telah rampung di dalam mereka. Inilah langkah perampungan dari ministri Kristus di bumi, yaitu membuat Allah Tritunggal yang telah rampung sebagai Roh hayat yang almuhit bersatu dengan roh kaum beriman sebagai satu roh perbauran yang menakjubkan (1 Kor. 6:17); Roh ilahi berhuni dalam roh insani (2 Tim. 4:22) dan keduanya bekerja bersama sebagai satu roh (Rm. 8:16).

1. Perjanjian Baru adalah Biografi Kristus

Perjanjian Baru sebagai biografi Kristus menyingkapkan kepada kita bahwa Kristus sebagai Kristus Allah, Mesias Allah (Yoh. 1:41), Yang diurapi oleh Allah (Dan. 9:25, lit.), Yang ditunjuk oleh Allah, menggenapkan amanat Allah bagi-Nya dengan ministri tiga ganda.

2. Ministri tiga ganda Kristus ada dalam Tiga tahap

a. Ministri-Nya di Bumi

Ministri tiga ganda Kristus ada dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah ministri-Nya di bumi, dimulai dengan inkarnasi-Nya dan diakhiri dengan pengembusan diri-Nya ke diflam kaum beriman-Nya sebagai Roh hayat untuk membitwa kaum. beriman-Nya ke dalam keesaan yang organik dengan Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rampung (Mat. 28:19).

b. Ministri Surgawi-Nya

Tahap kedua adalah ministri surgawi-Nya, dimulai dengan pencurahan-Nya dalam kenaikan. Pencurahan ini adalah dari Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rampung, yang diwujudkan dalam diri-Nya sebagai Roh kuasa untuk membentuk gereja-gereja. Tahap kedua ini berakhir dengan pembangunan Tubuh-Nya yang organik. Tahap ini menghasilkan para pemenang dan akan rampung dalam Yerusalem Baru.

c. Ministri Kerajaan-Nya

Tahap ketiga adalah ministri kerajaan-Nya, dimulai dengan penghakiman-Nya atas kaum beriman pada takhta penghakiman-Nya dan berakhir dengan penghakiman-Nya atas seluruh orang mati pada takhta putih besar. Ministri kerajaan membersihkan hal-hal negatif dalam alam semesta. Dalam ministri kerajaan-Nya, Kristus menyingkirkan semua penentang Allah, termasuk Satan, untuk mendirikan satu kerajaan di bumi dengan semua pemenang-Nya sebagai sesama raja mihk-Nya untuk memerintah atas bangsa-bangsa di bumi.

3. Perampungan Ekonomi Kekal Allah

Ketiga tahap ministri Kristus itu merampungkan ekonomi kekal Allah dalam Yerusalem Baru sebagai pusat dari langit baru dan bumi baru.