← Daftar isi Wahyu dan Pergerakan Allah Tritunggal · bab 8/12

WAHYU DAN PERGERAKAN ALLAH TRITUNGGAL DALAM PERJANJIAN BARU (1)

Pembacaan Alkitab :

Yoh. 1:1, 14; Why. 21:1-2

GARIS BESAR

I. Fakta-fakta :

A. Allah berinkarnasi untuk menjadi seorang manusia dalam daging-Yoh. 1:1, 14.

B. Manusia Yesus menempuh kehidupan insani di bumi selama tiga puluh tiga setengah tahun.

C. Yesus disalibkan untuk menggenapkan penebusan Allah bagi manusia - Mat. 27:33-50; Ef 1:7; Ibr. 9:12.

D. Kristus bangkit dari antara orang mati pada hari ketiga setelah penyaliban-Nya - Mat. 28:1-7; Kis. 10:40; 1 Kor. 15:4b.

E. Pada malam hari kebangkitan-Nya, Kristus yang bangkit datang untuk mengembuskan diri-Nya yang telah menjadi Roh itu sebagai embusan (napas) ke dalam kaum beriman-Nya - Yoh. 20:19-22.

F. Kristus naik ke tingkat-tingkat langit, dinobatkan, dan menerima mahkota kemuhaan (Luk. 24:51; Kis. 1:9; 2:33; Ibr. 2:9); Ia telah dijadikan Tuhan dan Kristus (Kis. 2:36), Penguasa atas raja-raja di bumi (Why. 1:5), dan Juruselamat (Kis. 5:31), juga telah ditetapkan oleh Allah untuk menjadi Minister dari perjanjian-Nya yang baru (Ibr. 8:2), Imam Besar (2:17; 4:14; 7:26; 8:1), serts. Pengantara dan jaminan dari perjanjian yang baru (8:6; 9:15; 7:22).

G. Dalam kenaikan-Nya, Kristus yang telah naik mencurahkan Roh Kudus berupa tiupan angin keras ke atas kaum beriman-Nya - Kis. 2:1-2.

H. Kristus mencurahkan Roh itu ke atas para rasul dan murid-murid lalu. mengutus mereka ke berbagai tempat untuk memberitakan Injil dan mendirikan gereja-gereja.

I. Orang-orang yang berkarunia di antara kaum beriman membangun Tubuh Kristus melalui Roh yang mentransformasi.

J. Kedatangan kembali Kristus akan mengakhiri zaman gereja dan membawa masuk kerajaanNya, kerajaan milenium (Why. 11:15), tempat Ia dan orang-orang kudus pemenang-Nya akan menjadi imam-imam Allah untuk melayani Allah dan menjadi raja-raja untuk memerintah bangsa-bangsa (20:4, 6).

K. Saat kedatangan-Nya kembah, Kristus akan menghakimi orang-orang kudus dan memberikan kerajaan-Nya sebagai pahala kepada orang-orang kudus yang dibenarkan oleh-Nya (2 Kor. 5:10); Ia akan menikahi orang-orang kudus pemenang yang telah dibenarkan sebagai pasangan-Nya, yang akan dipimpin oleh-Nya sebagai tentara pemenang-Nya untuk mengalahkan Antikristus, sekutu Antikristus - nabi palsu- dan bangsa-bangsa yang mengikuti mereka dalam pemberontakan terhadap Allah (Why. 19:7-9, 11-16); Ia akan melemparkan Antikristus dan nabi-nabi palsu itu ke dalam telaga api (ay. 19-21); pada saat yang sama, Satan akan diikat selama seribu tahun dan dilemparkan ke dalam jurang maut (abyss) (20:1-3), dan kemudian kerajaan milenium Kristus akan dimulai (ay. 4-6).

L. Pada kedatangan-Nya kembali ke bumi, Kristus akan berada di atas takhta kemuliaan-Nya untuk menghakimi bangsa-bangsa (yang masih hidup - Kis. 10:42; 2 Tim. 4:1) yang masih ada pada saat itu - sebagian yang tergolong sebagai kambing akan dihukum untuk binasa selamanya dan sebagian yang tergolong sebagai domba akan dibenarkan untuk masuk ke dalam hidup kekal - Mat. 25:31-46.

M. Pada akhir kerajaan milenium, Satan akan dilepaskan dan sekah lagi akan menghasut bangsa-bangsa untuk memberontak melawan Allah; bangsa-bangsa itu akan dihanguskan oleh api dari langit, dan Satan akan dilemparkan ke dalam telaga api - Why. 20:7-10.

N. Setelah milenium, Kristus akan berada di atas takhta putih-Nya yang agung untuk menghakimi seluruh orang mati dari generasi ke generasi dan melemparkan mereka ke dalam telaga api - Why. 20:11-12, 15.

O. Langit baru dan bumi baru akan datang. Di dalam langit baru dan bumi baru itu kota kudus, Yerusalem Baru, akan ternyatakan - Why. 21:12.

Dalam berita ini kita akan mulai melihat wahyu Allah Tritunggal dan pergerakan-Nya dalam Perjanjian Baru. Alkitab adalah Firman Allah yang menyampaikan wahyu Allah kepada kita. Kebanyakan orang Kristen mengenal perkara ini secara umum, tetapi mereka tidak tahu bagaimana mengubah Firman Allah menjadi wahyu. Mereka bahkan tidak tahu bagaimana wahyu-wahyu ini dapat menjadi visi bagi kita untuk bergerak bersama Allah. Alkitab menyajikan cerita-cerita yang penuh dengan fakta kepada kita. Matius 1 menyajikan silsilah Kristus, memperlihatkan kedatangan Kristus ke tengah-tengah umat manusia. Kita harus melihat fakta ini sebagai suatu dasar untuk melihat wahyu dan visi dari silsilah Kristus. Dalam berita ini saya berusaha sedapat mungkin untuk menyederhanakan fakta-fakta dari Perjanjian Baru ke dalam lima belas kategori. Kelima belas kategori utama ini adalah lima belas fakta yang merupakan isi sesungguhnya dari Perjanjian Baru.

I. FAKTA-FARTA

A. Inkarnasi

Kategori pertama dari Perjanjian Baru adalah Allah berinkarnasi menjadi seorang manusia dalam daging (Yoh. 1:1, 14).

B. Kehidupan Insani

Kedua, manusia Yesus ini menempuh kehidupan insani di bumi selama tiga puluh tiga setengah tahun. Manusia, ini adalah manusia Allah. Allah menempuh kehidupan manusia sebagai seorang manusia. Ia adalah Allah, namun Ia menjadi seorang manusia untuk hidup sebagai manusia selama tiga puluh tiga setengah tahun.

C. Ketersaliban

Yesus disalibkan untuk merampungkan penebusan Allah bagi manusia, (Mat. 27:33-50; Ef 1:7; Ibr. 9:12). Setelah tiga puluh tiga setengah tahun menempuh kehidupan insani, Yesus mati di atas salib untuk mengerjakan satu hal yang menakjubkan, yaitu merampungkan penebusan Allah bagi manusia sesuai dengan ekonomi Allah.

D. Kebangkitan

Kristus bangkit dari antara orang mati pada hari ketiga setelah penyaliban-Nya (Mat. 28:1-7; Kis. 10:40; 1 Kor. 15:4b).

E. Mengembuskan Roh

ke dalam Kaum Beriman-Nya

Pada malam hari kebangkitan-Nya, Kristus yang bangkit datang untuk mengembuskan diri-Nya yang telah menjadi Roh itu sebagai embusan (napas) ke dalam kaum beriman-Nya (Yoh. 20:19-22). Pada hari kebangkitan-Nya, Kristus datang kembah kepada murid-murid-Nya. Ia tidak mengajar mereka, tetapi mengembuskan diri-Nya ke dalam mereka sebagai embusan (napas) hayat.

F. Kenaikan

Setelah Kristus mengembuskan diri-Nya sebagai napas ke dalam murid-murid-Nya, Ia naik ke tingkat-tingkat langit, dinobatkan, dan menerima mahkota kemuliaan (Luk. 24:51; Kis. 1:9; 2:33; Ibr. 2:9); Ia dijadikan Tuhan dan Kristus (Kis. 2:36), Penguasa atas raja-raja di bumi (Why. 1:5), dan Juruselamat (Kis. 5:31), juga ditetapkan oleh Allah untuk menjadi Minister dari perjanjian-Nya yang baru (Ibr. 8:2), Imam Besar (Ibr. 2:17; 4:14; 7:26; 8:1), Pengantara, dan jaminan dari perjanjian yang baru (Ibr. 8:6; 9:15; 7:22). Hal-hal yang terjadi bersamaan dengan kenaikan Kristus ke tingkat-tingkat langit jauh lebih banyak daripada apa yang terjadi ketika Ia berada di bumi. Ia layak menjadi seorang manusia seperti itu karena Ia adalah Allah yang menjadi manusia. Itulah kwalifikasi unik dari Yesus. Siapakah Yesus itu? Ia adalah Allah! Dalam kenaikan-Nya, Ia dinobatkan, dimahkotai, ditunjuk, dan ditetapkan untuk menjabat banyak kedudukan dengan banyak status.

G. Mencurahkan Roh Kudus

Dalam kenaikan-Nya, Kristus yang naik mencurahkan Roh Kudus berupa tiupan angin keras ke atas kaum. beriman-Nya (Kis. 2:1-2). Setelah Ia ditunjuk, diurapi, menjabat banyak kedudukan, hal pertama yang dilakukan-Nya adalah mencurahkan Roh itu ke atas kaum beriman-Nya sebagal kuasa yang dari atas sebagai tiupan angin keras. Roh berupa napas lembut diembuskan ke dalam muridmurid pada malam hari kebangkitan-Nya, tetapi pada hari Pentakosta, Ia mencurahkan Roh kuasa ke atas mereka. Roh ini tak lain adalah Allah Tritunggal di atas diri kaum beriman untuk menguatkan mereka agar mereka dapat melaksanakan apa yang Kristus kehendaki mereka lakukan.

H. Mengutus Para Rasul dan Murid-murid

Setelah mencurahkan Roh kuasa ke atas para rasul dan murid-murid-Nya, Kristus mengutus mereka ke berbagai tempat untuk memberitakan Injil dan mendirikan gereja-gereja.

I. Orang-orang yang Berkarunia

Orang-orang yang berkarunia di antara kaum beriman membangun Tubuh Kristus melalui Roh yang mentransformasi. Setelah pembentukan gereja-gereja di antara kaum beriman, ada beberapa orang yang berkarunia. Mereka menyempurnakan semua orang kudus yang menuntut agar bersyarat membangun Tubuh Kristus (Ef. 4:11-12).

J. Kedatangan Kristus Kembali

Butir penting pertama dari pekerjaan Kristus adalah kedatangan-Nya menjadi seorang manusia. untuk merampungkan ministri surgawi-Nya. Butir penting kedua adalah kenaikan-Nya ke tingkat-tingkat langit untuk ditunjuk, diurapi, dan ditetapkan oleh Allah untuk melaksanakan ekonomi-Nya. Inilah ministri surgawi-Nya. Dalam ministri surgawi-Nya, Kristus mencurahkan Roh itu sebagai Roh kuasa. Kemudian Ia menghasilkan dan membangun gereja sebagai Tubuh-Nya, organisme-Nya. Setelah ministri surgawi Kristus, butir penting lain dari pekerjaan Kristus adalah kedatangan-Nya yang kedua. Kedatangan Kristus kembali akan mengakhiri zaman gereja dan membawa masuk kerajaan-Nya, kerajaan milenium. (Why. 11:15). Dalam kerajaan milenium, Ia dan orang-orang kudus pemenang-Nya akan menjadi imam-imam Allah untuk melayani Allah dan menjadi raja-raja untuk memerintah bangsa-bangsa (20:4, 6). Ia datang kembali untuk membawa kerajaan-Nya turun ke bumi dan menjadikannya kerajaan seribu tahun. Ia dan para pemenang-Nya akan menjadi imamimam yang melayani Allah dan menjadi raja-raja untuk memerintah atas seluruh bangsa di seluruh bumi.

K. Menghakimi Orang-orang Kudus,

Menikahi Para Pemenang,

Mengalahkan Antikristus, Mengikat Satan,

dan Mendatangkan Kerajaan Milenium

Pada saat kedatangan-Nya kembah, Kristus akan menghakimi orang-orang kudus dan menganugerahkan kerajaanNya sebagai pahala kepada orang-orang kudus yang dibenarkan oleh-Nya (2 Kor. 5:10); Ia akan menikahi orangorang kudus pemenang yang telah dibenarkan sebagai istriNya, yang akan dipimpin oleh-Nya untuk menjadi tentara pemenang-Nya guna mengalahkan Antikristus, sekutu Antikristus - nabi palsu - dan bangsa-bangsa yang mengikuti mereka dalam pemberontakan melawan Allah (Why. 19:7-9, 11-16); Ia akan melemparkan Antikristus dan nabi palsu ke dalam telaga api (ay. 19-21); di saat itu juga, Satan akan diikat selama seribu tahun dan dicampakkan ke dalam jurang maut (20:1-3), dan kemudian kerajaan milenium. Kristus akan dimulai (ay. 4-6).

Saat kerajaan-Nya dimulai, hal pertama yang akan dilakukan-Nya adalah menghakimi kita, kaum, beriman-Nya, menentukan para pemenang yang dapat dibenarkan olehNya. Kristus akan memberikan kerajaan seribu tahun kepada orang-orang yang ditentukan untuk menjadi pemeriang itu sebagai pahala. Inilah pahala kerajaan. Pada saat itu juga, Kristus akan menikahi para pemenang, dan mereka akan menjadi mempelai perempuan-Nya untuk berperang bersama Dia melawan Antikristus, nabi palsu, dan semua bangsa yang memberontak. Kristus dan para pemenang-Nya, yaitu sang Suami dan mempelai perempuan, akan mengalahkan pasukan Satan - Antikristus, nabi palsu, dan para pengikutnya dari bangsa-bangsa. Kemuctian, Antikristus dan nabi palsu akan dicampakkan ke dalam telaga api, hanya tersisa satu musuh, seorang pemberontak besar, Satan. Satan akan diikat selama seribu tahun dan dimasukkan ke dalam jurang yang tak berdasar, yang disebut jurang maut. Pada waktu itu, di bumi tidak akan ada Satan lagi. Dengan demikian, bumi akan menjadi kerajaan Kristus.

L. Menghakimi Bangsa-bangsa

Pada kedatangan-Nya kembali ke bumi, Kristus akan berada di atas takhta kemuhaan-Nya untuk menghakimi bangsa-bangsa (yang hidup - Kis. 10:42; 2 Tim. 4:1) yang masih ada pada saat itu-sebagian yang terhitung sebagai kambing akan dikutuk untuk binasa selama-lamanya dan sebagian yang terhitung sebagai domba akan dibenarkan untuk masuk ke dalam hidup kekal (Mat. 25:31-46). Alkitab Perjanjian Baru memberi tahu kita bahwa Kristus telah ditetapkan oleh Allah untuk menghakimi yang hidup dan yang mati. Pada permulaan kerajaan seribu tahun, Kristus akan menghakimi bangsa-bangsa yang hidup untuk menetapkan manakah yang domba, orang-orang yang baik, dan manakah yang kambing, orang-orang jahat. Kambing-kambing akan pergi ke dalam telaga api bersama Antikristus, dan domba-domba akan masuk ke dalam, lingkungan hayat kekal. Mereka akan menjadi bangsa-bangsa yang hidup di bagian luar Yerusalem Baru sebagai rakyat Yerusalem Baru.

M. Akhir Kerajaan Milenium

Pada akhir kerajaan milenium, Allah dalam, ekonomiNya akan membiarkan Satan dilepaskan untuk menggenapkan sesuatu bagi Allah. Satan sekali lagi akan menyesatkan bangsa-bangsa untuk memberontak melawan Allah; bangsa-bangsa itu akan dihanguskan oleh api dari langit, dan Satan akan dilemparkan ke dalam telaga api (Why. 20:7-10). Peristiwa itu akan menutup kerajaan milenium.

N. Menghakimi Orang Mati

Setelah milenium, Kristus akan berada di atas takhta putih-Nya yang besar untuk menghakimi seluruh orang niati dari seluruh generasi dan mencampakkan mereka ke dalam telaga api (Why. 20:11-12, 15). Dengan cara ini, Kristus akan membersihkan seluruh alam semesta. Kristus akan menyapu segala hal yang bersifat negatif dan segala pemberontakan ke dalam tempat sampah universal, telaga api.

O. Yerusalem Baru

Langit baru dan bumi baru akan datang. Di dalam langit baru dan bumi baru itu kota kudus, Yerusalem Baru, tertiyatakan (Why. 21:1-2). Yerusalem Baru akan menjadi pusat langit baru dan bumi baru dalam kekekalan.

Lima belas kategori yang dituhs di atas adalah faktafakta utama dari Perjanjian Baru. Kesimpulan Perjanjian Baru beserta fakta-faktanya adalah biografi mengenai Kristus. Persona ajaib ini tidak lain adalah Allah yang menjadi manusia. Manusia ini hidup di bumi, kemudian mati dan bangkit. Ia mengembuskan diri-Nya sebagai embusan (napas) lembut ke dalam kaum beriman-Nya. Kemuthan Ia naik ke tingkat-tingkat langit. Di sana Ia ditunjuk, diurapi, dan ditetapkan oleh Allah untuk menjabat banyak kedudukan demi melaksanakan ekonomi Allah untuk menghasilkan gereja dan membangun gereja menjadi Tubuh Kristus. Setelah merampungkan ministri surgawi-Nya, Ia akan datang kembah untuk menghakimi kaum beriman, menentukan siapa yang terhitung sebagai para pemenang. Jika kita adalah para pemenang, Ia akan membenarkan kita dan memberi kita pahala kerajaan, dan Ia akan menikahi kita sebagai istri-Nya untuk membentuk satu pasukan tentara guna berperang bersama-Nya melawan semua yang negatif di bumi-Antikristus, nabi palsu, bangsa-bangsa yang jatuh, dan Satan. Pada akhirnya, Kristus akan menghakimi orang-orang mati pada takhta putih besar. Dengan cara ini Ia akan membersihkan seluruh alam semesta dan menjadikannya langit baru dan bumi baru melalui segala yang telah dirampungkan-Nya dalam kedua ministri-Nya, ministri bumiah dan ministri surgawi. Perampungan akhir dari kedua ministri ini adalah Yerusalem Baru.

Yerusalem Baru adalah biografi dari satu Persona yang ceritanya dimulai dari kekekalan yang lampau dan diakhiri dalam kekekalan yang akan datang. Pada kekekalan yang lampau, Is hanyalah sendirian sebagai Allah Tritunggal, tetapi dalam kekekalan yang akan datang, Ia akan bersama mitra-Nya, istri-Nya. Dalam kekekalan yang akan datang, Allah Tritunggal akan memiliki seorang istri, pasangan, sebagai perampungan Tubuh Kristus untuk dijodohkan dengan-Nya.