← Daftar isi Wahyu dan Pergerakan Allah Tritunggal · bab 10/12

WAHYU DAN PERGERAKAN ALLAH TRITUNGGAL DALAM PERJANJIAN BARU (3)

GARIS BESAR

II. Wahyu-wahyu :

F. Kenaikan Kristus yang telah rampung, sebagai perwujudan dari Allah Tritunggal yang telah rampung, membawa-Nya dari bumi masuk ke dalam alam surgawi, tempat Ia dinobatkan untuk menjabat banyak kedudukan dengan banyak status demi melayakkan Dia untuk menerapkan (dalam ministri surgawi-Nya) apa yang telah dirampungkan-Nya dalam mimistri bumiah-Nya:

1. Sebagai Penebus yang ditunjuk Allah untuk menerapkan penebusan-Nya terhadap orang-orang berdosa yang bertobat - Rm. 3:24; Ef 1:7.

2. Sebagai Penguasa yang telah ditetapkan Allah atas raja-raja di bumi dan Juruselamat untuk melaksanakan keselamatan-Nya yang lengkap dalam hayat kepada kaum beriman untuk kelahiran kembali mereka - Why. 1:5; Kis. 5:31.

3. Sebagai Nfinister yang telah ditetapkan oleh Allah untuk melayankan (to minister) semua kekayaan-Nya yang tidak terduga dengan surga kepada kaum beriman-Nya demi pertumbuhan hayat mereka - Ibr. 8:2.

4. Sebagai Pengantara yang telah ditetapkan oleh Allah untuk melaksanakan apa yang telah dirampungkan-Nya dalam perjanjian baru bagi kaum beriman - Ibr. 8:6; 9:15; 12:24.

5. Sebagai Jaminan yang telah ditetapkan oleh Allah dari perjanjian baru untuk menjamin kepastian penggenapan perjanjian baru bagi kaum beriman - Ibr. 7:22.

6. Sebagai Imam Besar yang telah ditetapkan oleh Allah untuk merawat kaum beriman sebagai umat Allah dalam kasih simpati-Nya dan Jurusyafaat bagi mereka supaya mereka dapat diselamatkan sampai puncaknya - Ibr. 4:14-15; 7:25.

7. Sebagai Gembala. yang baik yang telah ditetapkan oleh Allah untuk menggembalakan umat Allah sebagai kawanan domba di sepanjang kehidupan kristiani mereka di bumi - Yoh. 10:11, 14,16; 1 Ptr. 2:25; 5:4.

G. Dalam ministri surgawi-Nya, Kristus yang telah naik pertama-tama mencurahkan Roh Kudus berupa tiupan angin keras ke atas kaum beriman-Nya sebagai Roh kuasa untuk produksi dan pembentukan gereja-gereja - Kis. 2:1-2.

H. Dalam ministri surgawi-Nya, Kristus yang telah naik sebagai Kepala atas Tubuh-Nya mengutus para rasul dan murid-murid untuk memberitakan Injil dan mendirikan gereja-gereja.

I. Dalam ministri surgawi-Nya, Kristus yang telah naik sebagai Kepala atas Tubuh-Nya membangun Tubuh-Nya dengan Roh yang mentransformasi melalui orang-orang yang berkarunia di antara kaum beriman :

1. Perampungan ministri Kristus di bumi adalah untuk menempakan Allah Tritunggal yang telah rampung ke dalam kaum beriman sehingga mereka bisa menjadi umat Allah yang memiliki keesaan organik dengan Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rampung sebagai Roh pemberi hayat yang almuhit di dalam roh mereka yang telah dilahirkan kembali.

2. Perampungan ministri surgawi Kristus adalah untuk membangun. kaum beriman yang memiliki keesaan organik dengan Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rampung agar mereka menjadi Tubuh-Nya yang organik melalui gereja-gereja, yang terdiri atas kaum beriman, yang memiliki keesaan organik dengan Allah Tritunggal. Pembangunan Tubuh Kristus ini menghasilkan para pemenang yang akan dinikahi Kristus, dan mereka sebagai mempelai Kristus akan menjadi tentara Kristus agar Kristus dapat melaksanakan ministri kerajaan-Nya yang akan datang. Pembangunan Tubuh Kristus ini juga. merampungkan ekonomi kekal Allah - Yerusalem Baru sebagai perluasan dan ekspresi Allah dalam kekekalan.

Dalam berita ini, kita akan melihat wahyu mengenal ministri surgawi Kristus. Perjanjian Baru sebagai biografi Kristus tersusun dari tiga ministri-Nya : ministri-Nya di bumi, ministri-Nya di tingkat-tingkat langit, dan ministriNya dalam kerajaan. Dalam ministri yang pertama, ministri bumiah, Ia merampungkan satu perkara besar, yaitu membagikan Allah Tritunggal ke dalam umat tebusan-Nya. Melalui inkarnasi, Ia datang menjadi seorang manusia, membawa Allah ke dalam manusia. Kemudian, di bumi Ia menempuh suatu kehidupan yang mengekspresikan Allah dalam atribut-atribut ilahi-Nya melalui kebajikan-kebajikan insani Kristus. Ia mengalami suatu kematian yang almuhit untuk membereskan segala perkara negatif. Lalu Ia bangkit untuk ditetapkan sebagai Putra Allah melalui keinsanian-Nya yang dipertinggi sampai tingkat keputraan ilahi (Rm. 1:4; Kis. 13:33). Melalui kebangkitan itu, Ia dilahirkan menjadi Putra sulung Allah. Demikian juga, sebagai Adam yang akhir, Ia telah menjadi Roh pemberi-hayat (1 Kor. 15:45b), mengindikasikan bahwa Ia akan membagikan Allah yang telah rampung sebagai Roh pemberi-hayat ke dalam umat tebusan-Nya. Dalam kebangkitan, Ia juga melahirkan kembah semua umat pihhan Allah menjadi putra-putra Allah (1 Ptr. 1:3).

Dengan cara ini, Ia membawa Allah Tritunggal yang telah rampung ke dalam manusia, membuat manusia menjadi satu dengan Allah Tritunggal. Inilah keesaan organik, keesaan organik dalam sifat ilahi dan dalam Roh. Allah telah rampung menjadi Roh pemberi-hayat, dan Allah juga melahirkan kembah roh umat pihhan-Nya. Roh pemberihayat ini berhuni dalam roh umat pihhan Allah yang telah dilahirkan kembah. Karena itu, bukan hanya Allah yang dibawa ke dalam manusia tetapi manusia juga dibawa ke dalam Allah, membuat manusia dan Allah, Allah dan manusia, menjadi satu roh (1 Kor. 6:17). Hal ini telah rampung dalam Yohanes 20, ketika Kristus datang kembah kepada murid-murid-Nya pada malam hari kebangkitan-Nya untuk mengembuskan diri-Nya sebagai Roh itu ke dalam mereka (ay. 22).

Setelah kebangkitan-Nya, Kristus naik ke tingkat-tingkat langit. Ia menjadi Pelayan (Minister) dari ministri surgawi. Dalam ministri surgawi, Ia merampungkan satu porkara besar, yaitu membangun kaum beriman yang telah dilahirkan kembali menjadi Tubuh Kristus. Pertama-tama, Allah mendapatkan sekelompok orang untuk disatukan dengan-Nya dan menjadi satu dengan-Nya. Kedua, Ia membangun Tubuh Kristus.

F. Ministri Surgawi Kristus

Kenaikan Kristus yang telah rampung sebagai perwujudan Allah Tritunggal yang telah rampung, membawa lit dari bumi masuk ke dalam alam surgawi, tempat Ia dinobatkan untuk menjabat banyak kedudukan dengan hanyak status agar Ia layak menerapkan (dalam ministri murgawi-Nya) apa yang telah dirampungkan-Nya dalam ininistri bumiah-Nya.

Dalam ministri surgawi-Nya, Ia adalah Penebus yang ditunjuk oleh Allah untuk menerapkan penebusan-Nya terliadap orang-orang berdosa yang bertobat (Rm. 3:24; Ef 1:7). Ia adalah Penguasa yang ditetapkan Allah atas rajaraja di bumi dan Juruselamat untuk menerapkan keselainatan-Nya yang lengkap dalam hayat terhadap kaum beriman bagi kelahiran kembali mereka (Why. 1:5; Kis. 5:31). Ia adalah Pelayan (Minister) yang ditetapkan Allah untuk meministrikan (melayankan) segala kekayaan-Nya Yang tidak terduga dengan surga kepada kaum beriman bagi pertumbuhan mereka dalam hayat (Ibr. 8:2). Segala kekayaan Kristus yang tidak terduga memiliki cita rasa dan sifat surgawi; semuanya itu didispensikan ke dalam kaum beriman bagi pertumbuhan mereka dalam hayat ilahi.

Kristus adalah Pengantara yang ditetapkan Allah dari muatu perjanjian baru untuk menerapkan apa yang telah di rampungkan-Nya dalam perjanjian baru terhadap kaum beriman (Ibr. 8:6; 9:15; 12:24). Ia telah membuat perjanjian Yang baru melalui kematian dan kebangkitan-Nya. Ia perlu menjadi Pengantara dari perjanjian yang baru itu untuk iiienerapkannya dalam realitas. Kristus juga adalah Jaminim yang ditetapkan oleh Allah dari per]anjlan baru untuk menjamin kepastian penggenapan perjanjian baru bagi kaum beriman (Ibr. 7:22). Ia adalah Imam Besar yang telah ditetapkan oleh Allah untuk merawat kaum beriman sebagai umat Allah dalam kasih simpati dan Jurusyafaat bagi mereka supaya mereka dapat diselamatkan sampai puncaknya (Ibr. 4:14-15; 7:25). Dalam ministri surgawi-Nya, Kristus juga adalah Gembala yang baik yang telah ditetapkan oleh Allah untuk menggembalakan umat Allah sebagai kawanan domba sepanjang kehidupan kristiani mereka di bumi (Yoh. 10:11, 14, 16; 1 Ptr. 2:25; 5:4). Setiap hari, setiap jam, dan dari saat ke saat, kita memiliki seorang Gembala agung, Kepala gembala-gembala, yang memelihara kita seperti seorang gembala. memehhara kawanan domba-nya.

G. Mencurahkan Roh Kudus

Dalam ministri surgawi-Nya, Kristus yang telah naik pertama-tama mencurahkan Roh Kudus berupa tiupan angin keras ke atas kaum beriman-Nya sebagai Roh kuas untuk produksi dan pembentukan gereja-gereja (Kis. 2:1-2). Ini berbeda dengan pengembusan diri-Nya ke dalam muridmurid sebagai Roh pemberi-hayat. Roh itu sebagai embusan (napas) yang lembut adalah Roh yang di dalam. Pada hari Pentakosta Ia mencurahkan diri-Nya, Allah yang rampung, berupa tiupan angin keras ke atas kaum beriman-Nya.

H. Mengutus Para Rasul dan Murid-murid

Dalam ministri surgawi-Nya, Kristus yang telah naik sebagai Kepala Tubuh-Nya mengutus para rasul dan muridmurid untuk memberitakan Injil dan mendirikan gerejagereja. Ketika Ia mencurahkan Roh itu ke atas kaum beriman-Nya, maka hal itu menghasilkan orang-orang berkarunia. Orang-orang ini diutus untuk memberitakan Injil, menyelamatkan orang-orang berdosa, dan membangun gereja-gereja.

I. Membangun Tubuh Kristus

Dalam ministri surgawi-Nya, sebagai Kepala atas Tubuh-Nya, Kristus yang telah naik membangun TubuhNya dengan Roh yang mentransformasi melalui mereka yang berkarunia di antara kaum beriman. Di satu pihak, Ia adalah Kepala Tubuh di tingkat-tingkat langit. Di pihak lain, pada saat yang sama, Ia adalah Roh yang mentransformasi untuk mentransformasi semua orang beriman menjadi ciptaan baru.

1. Perampungan Ministri Bumiah Kristus

Perampungan ministri bumiah Kristus adalah untuk itienempakan Allah Tritunggal yang telah rampung ke dalam kaum beriman sehingga mereka bisa menjadi umat Allah yang memiliki keesaan organik dengan Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rampung sebagai Roh pemberi-hayat yang almuhit dalam roh mereka yang telah dilahirkan kembah.

2. Perampungan Ministri Surgawi Kristus

Orang-orang Kristen hari ini benar-benar mencampuradukkan ministri bumiah Kristus dan ministri surgawi I~ristus serta pekerjaan yang berbeda dari kedua ministri itu. Karena itu, ajaran mereka tidak begitu jelas. Kita harus belajar mengajarkan kedua ministri ini dengan jelas.

Perampungan ministri surgawi Kristus adalah untuk membangun kaum beriman yang memiliki keesaan organik dengan Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rnmpung menjadi Tubuh-Nya yang organik melalui gerejapreja, yang terdiri atas kaum beriman yang memiliki keemaan organik dengan Allah Tritunggal. Pembangunan Tubuh Kristus ini menghasilkan para pemenang yang akan dinikahi oleh Kristus dan sebagai mempelai perempuan Kristus, mereka akan menjadi tentara Kristus agar Kristus dapat melaksanakan ministri kerajaan-Nya yang akan datang. Pembangunan Tubuh Kristus ini juga merampungkan ekonomi kekal Allah - Yerusalem Baru sebagai perluasan dan ekspresi Allah dalam kekekalan.

Pembangunan Tubuh Kristus menghasilkan para pemenang. Dalam ketujuh surat rasul kepada gereja-gereja yang tercantum dalam kitab Wahyu 2 dan 3, Tuhan memanggil para pemenang tujuh kali. Ini mengindikasikan bahwa pembangunan Tubuh Kristus adalah untuk menghasilkan para pemenang. Para pemenang ini akan diberi pahala berupa kerajaan pada takhta penghakiman Kristus, dan mereka akan dinikahi oleh Kristus sebagai mempelai perempuan yang sepadan dengan-Nya dan juga untuk berperang bersama-Nya. Kita harus melihat bahwa pembangunan Tubuh Kristus merampungkan dua hal. Pertama, pembangunan Tubuh Kristus menghasilkan para pemenang untuk mendatangkan kerajaan. Kedua, pembangunan Tubuh Kristus merampungkan Yerusalem Baru dalam langit baru dan bumi baru. Karena itu, baik kerajaan yang akan datang maupun Yerusalem Baru yang akan datang, keduanya tergantung pada para pemenang yang dibasilkan oleh pembangunan Tubuh Kristus. Itulah sebabnya kita sangat memperhatikan pembangunan Tubuh Kristus.

Dalam ministri kerajaan-Nya, Kristus akan mengalahkan semua penentang Allah dan membersihkan perkaraperkara negatif di bumi. Para pemenang, setelah dinikahi oleh Kristus untuk menjadi mempelai perempuan-Nya, akan menjadi tentara-Nya untuk berperang melawan segala penentang Allah. Ministri kerajaan tergantung pada ministri bumiah dan ministri surgawi. Ministri bumiah adalah untuk menghasilkan sekelompok orang yang bersatu dengan Allah secara organik. Dalam ministri surgawi, Kristus membangun Tubuh Kristus. Hari ini kita seharusnya tidak tetap tinggal dalam ministri bumiah Kristus tanpa melangkah maju ke dalam ministri-Nya di tingkat-tingkat langit demi membangun Tubuh Kristus dengan kekayaan surgawi-Nya yang tidak terduga.

Semua fakta dari Perjanjian Baru menunjukkan kepada kita tiga ministri Kristus : ministri bumiah-Nya, ministri surgawi-Nya, dan ministri kerajaan-Nya untuk membersihkan seluruh bumi dan untuk membuat bumi menjadi kerajaan Allah selama seribu tahun. Dengan demikian, langit baru dan bumi baru serta Yerusalem Baru akan muncul. Inilah pengkajian kristalisasi dari seluruh Perjanjian Baru.