← Daftar isi Wahyu dan Pergerakan Allah Tritunggal · bab 5/12

ILUSTRASI-ILUSTRASI TENTANG MENERIMA WAHYU DARI FIRMAN KUDUS DAN MELIHAT VISI MELALUI WAHYU

Pembacaan Alkitab : Kej. 1

GARIS BESAR

I. Fakta-fakta :

A. Allah menciptakan langit dan bumi, dan bumi menjadi gersang dan kosong - ay. 1-2a.

B. Allah memulihkan dan membuat ulang alam semesta dengan Roh-Nya, firman-Nya, dan terang-Nya-ay. 2b-31.

1. Pada hari pertama terang datang untuk memisahkan terang (siang) dari gelap (malam)-ay. 3:5.

2. Pada hari kedua Allah membuat cakrawala untuk memisahkan air (di bumi) dari air (di udara)-ay. 6-8.

3. Pada hari ketiga Allah mengumpulkan air di bawah langit pada satu tempat, daratan muncul dan menumbuhkan rerumputan, herba, dan pohon-pohon yang menghasilkan buah-ay. 9-13.

4. Pada hari keempat Allah membuat terang yang lebih kuat-matahari, bulan, bintangbintang-ay. 14-19.

5. Pada hari kelima Allah menciptakan makhluk yang hidup di laut dan burungburung di udara-ay. 20-23

6. Pada hari keenam Allah membuat binatang-binatang buas, ternak, serangga, dan segala jenis binatang melata, dan akhirnya Ia menciptakan manusia menurut gambar (citra) dan rupa-Nya untuk berkuasa atas segala ciptaan-Nya-ay. 24-31.

II. Wahyu :

A. Ciptaan Allah dibuat menurut kehendak-Nya untuk perampungan ekonomi-Nya (Why. 4:11; Ef 1:10).

B. Ciptaan Allah adalah kesaksian-Nya agar manusia mengenal Dia dan mencari Dia (Mzm. 19:1-2; Rm. 1:20; Kis. 14:15, 17; 17:24-27).

C. Ciptaan Allah adalah melalui Kristus (Yoh. 1:3; Kol. 1:16), perwujudan Allah Tritunggal, sebagai Roh itu yang adalah reahtas-Nya, sebagai Firman Allah yang adalah definisi Allah (Yoh. 1:1), dan sebagai terang.

D. Daratan (tanah kering) melambangkan Kristus yang bangkit, muncul dari air kematian untuk menghasilkan segala jenis hayat :

1. Hayat tumbuh-tumbuhan melambangkan ekspresi yang kaya dari kekayaan hayat Kristus yang tak terduga :

a. Dalam keindahannya bagi penglihatan manusia (Kej. 2:9), dalam keharumannya (Kid. 1:12-13), dan dalam hal pemberian makan untuk manusia dan hewan (Kej. 1:29-30).

b. Kristus sebagai pohon-pohon (Kej. 2:9; Kel. 15:23-25; Kid. 2:3; Yeh. 34:29; Yes. 11:1; Yoh. 15:1, 5; Why. 22:2), bungabunga (Kid. 1:14), makanan bagi manusia (Yoh. 6:9, 13; Mat. 14:19-20; 15:36-37, 2627; Why. 2:7, 17), dan kurban persembahan bagi Allah (Im. 2:1-3, 14).

2. Hayat binatang di dalam laut melambangkan kekayaan hayat Kristus :

a. Dalam kuat kuasa yang menang atas maut (air garam) dalam kehidupan-Nya.

b. Dalam memberi makan manusia dengan kekayaan-kekayaan-Nya (Yoh. 6:9a; 21:9).

3. Hayat binatang di udara melambangkan kekayaan hayat Kristus:

a. Kristus sebagai burung rajawali membawa orang-orang yang ditebus Allah sampai ke tuiuan-Nya (Kel. 19:4; Ul. 32:11-12; Yes. 40:31; Why. 12:14).

b. Kristus sebagai burung merpati atau burung dara dipersembahkan kepada Allah bagi dosa-dosa umat Allah (Im. 1:14; 5:7).

4. Binatang-binatang har dan ternak di bumi melambangkan kekayaan hayat Kristus :

a. Kristus sebagai singa (Kej. 49:8-9; Why. 5:5) berperang bagi ekonomi Allah.

b. Kristus sebagai domba dan lembu dipersembahkan kepada Allah bagi penggenapan penebusan Allah yang lengkap (Im. 1:2-3, 10; 3:1, 6, 12; 4:3; 5:6; Yoh. 1:29; 1 Ptr. 1:19; Why. 5:6-8, 12-13; 12:11; 21:9, 23; 22:1, 3).

E. Manusia melambangkan Kristus (Kej. 1:26-28; Rm. 5:14; 1 Kor. 15:45; Mzm. 8:4-8; Ibr. 2:6-9):

1. Sebagai kepala dari segala ciptaan (1 Kor. 11:3).

2. Sebagai ekspresi Allah menurut gambar (citra) dan rupa Allah (Ibr. 1:3; 2 Kor. 4:4; Kol. 1:15).

3. Mewakili Allah untuk berkuasa atas segala sesuatu yang diciptakan oleh Allah (Kej. 1:28).

F. Penciptaan Allah berpusat pada hayat untuk mencapai sasaran menyatakan dan mewakili Allah.

III. Visi-visi :

A. Visi untuk melihat bahwa Allah menciptakan langit dan bumi dengan teratur sesuai dengan tujuan-Nya sehingga bintang-bintang fajar bersorak-sorak bersama-sama dan semua anak Allah bersorak-sorai (Ayb. 38:7). Tetapi musuh Allah, Satan, memberontak melawan Allah (Yes. 14:13-14; Yeh. 28:15-18), Allah menghukum alam semesta Yang dicemari oleh pemberontakan Satan (Ayb. 9:5-7) sehingga bumi menjadi gersang dan kosong (Kej. 1:2). Kemudian Allah memulihkan alam semesta Yang dikutuk, terutama memulihkan daratan, Yang melambangkan Kristus sebagai inti ekonomi Allah, untuk menghasilkan segala jenis hayat bagi perampungan ekonomi-Nya - Kej. 1:1-5.

B. Visi untuk melihat bahwa Kristus, Yang dilambangkan deh daratan, sebagai sentralitas (inti) dan universalitas (kesemestaan) ekonomi Allah, dibangkitkan, muncul dari air kematian, untuk menghasilkan hayat dalam berbagai aspek (menurut kekayaan hayat-Nya), dilambangkan oleh hayat tumbuhan, hayat binatang Yang hidup di air dan di udara, binatang-binatang buas dan ternak di bumi, serta. hayat manusia. untuk rmenjadi satu dengan Allah, mengekspresikan dan mewakili Allah - Kej. 1:6-28.

C. Visi untuk melihat bahwa Allah Tritunggal, di dalam Kristus sebagai perwujudan-Nya, membuat manusia menjadi manusia. milik Allah, bersatu dengan-Nya untuk diperbanyak dan digandakan demi menghasilkan Tubuh Kristus sebagai perbesaran dan pasangan-Nya, Yang akan rampung di Yerusalem Baru, sebagaimana Yang diilustrasikan dalam bab selanjutnya - Kej. 1:2628.

Dalam berita ini kita mulai melihat ilustrasi-ilustrasi tentang menerima wahyu dari Firman kudus dan melihat visi melalui wahyu dengan mempertimbangkan fakta-fakta, wahyu, dan visi dalam Kejadian 1.

1. FAKTA-FAKTA

Pertama-tama, kita harus mengenal fakta-fakta dari isi Alkitab.

A. Allah Menciptakan Langit dan Bund

Fakta-fakta di dalam Kejadian 1 dimulai dengan Allah menciptakan langit dan bumi, dan bumi menjadi gersang dan kosong (ay. 1-2a).

B. Allah Memulihkan dan Membuat ulang Alam Semesta

dengan Roh-Nya, Firman-Nya, dan Terang-Nya

Allah memulihkan dan membuat ulang alam semesta dengan Roh-Nya, firman-Nya, dan terang-Nya (ay. 2b-31). Pada hari pertama, terang datang untuk inemisahkan terang, siang dari gelap, malam (ay. 3-5). Pada hari kedua, Allah membuat cakrawala. untuk memisahkan air dari air (ay. 6-8). Pada hari ketiga, Allah mengumpulkan air di bawah langit pada satu tempat, daratan muncul, menumbuhkan rerumputan, herba (Herba adalah jenis tumbuhan (pendek, kecil) yang mempunyai batang basah karena banyak mengandung air dan tidak mengandung kayu), serta pohon-pohon Yang menghasilkan buah (ay. 9-13). Pada hari keempat, Allah membuat terang Yang lebih kuat-matahari, bulan, bintang-bintang (ay. 14-19). Pada hari kelima, Allah menciptakan makhluk hidup di air dan burung-burung di udara (ay. 20-23). Pada hari keenam, Allah membuat binatang-binatang buas, ternak, serangga, dan segala jenis binatang melata, dan akhirnya Ia menciptakan manusia menurut gambar (citra) dan rupa-Nya untuk berkuasa atas segala mahkluk ciptaan-Nya (ay. 24-31). Inilah fakta-fakta Yang tercatat dalam Kejadian 1. Siapa pun Yang membaca dengan teliti akan mendapatkan fakta-fakta ini. Tetapi Alkitab lebih dari sekadar kitab tentang fakta-fakta. Alkitab adalah kitab wahyu. Jadi, kita harus belajar bagaimana menerima wahyu melalui fakta-fakta dari Firman itu.

II. WAHYU

A. Penciptaan Allah adalah Menurut Kehendak-Nya

Kejadian 1 menyingkapkan bahwa penciptaan Allah dilakukan menurut kehendak-Nya untuk perampungan ekonomi-Nya (Why. 4:11; Ef. 1:10).

B. Penciptaan Allah adalah Kesaksian-Nya

Kejadian 1 juga mewahyukan bahwa penciptaan Allah adalah kesaksian-Nya agar manusia mengenal dan mencari-Nya (Mzm. 19:1-2; Rm. 1:20; Kis. 14:15, 17; 17:24-27).

C. Penciptaan Allah adalah Melalui Kristus

Kejadian 1 memperlihatkan bahwa penciptaan Allah adalah melalui Kristus (Yoh. 1:3; Kol. 1:16), perwujudan Allah Tritunggal sebagai Roh itu, Yang adalah realitas-Nya, sebagai Firman Allah Yang adalah definisi Allah (Yoh. 1:1), dan sebagai terang. Roh itu, Firman, dan terang adalah alat Yang digunakan oleh Allah untuk menciptakan langit dan bumi. Kristus adalah Roh itu, realitas Allah; Kristus adalah Firman, pembicaraan Allah; dan Kristus adalah terang, sinar Allah. Selain itu, Roh adalah hayat, Firman adalah hayat, dan terang adalah hayat.

D. Daratan (Tanah Kering) Melambangkan Kristus yang Bangkit,

Muncul dari Air Kematian untuk Menghasilkan Segala Jenis Hayat

Dalam Kejadian 1, daratan (tanah kering) Yang muncul pada hari ketiga melambangkan Kristus Yang bangkit, muncul dari air kematian untuk menghasilkan segala jenis hayat.

1. Hayat Tumbuh-tumbuhan

Hayat tumbuh-tumbuhan melambangkan ekspresi Yang kaya dari kekayaan hayat Kristus Yang tidak terduga Dalam keindahannya bagi penglihatan manusia (Kej. 2:9), dalam keharumannya (Kid. 1:12-13), dan dalam hal pemberian makan untuk manusia dan binatang (Kej. 1:29-30). Hayat tumbuhan juga melambangkan ekspresi Yang kaya dari hayat Kristus Yang kaya, dalam hal Kristus sebagai pohon-pohon (Kej. 2:9; Kel. 15:23-25; Kid. 2:3; Yeh. 34:29; Yes. 11:1; Yoh. 15:1, 5; Vvliy. 22:2), bunga-bunga (Kid. 1:14), makanan bagi manusia (Yoh. 6:9, 13; Mat. 14:19-20; 15:3637, 26-27; Why. 2:7, 17), dan kurban-kurban persembahan bagi Allah (Im. 2:1-3, 14). Kristus memberi makan lima ribu orang dengan lima roti dan dua ikan. Roti berasal dari hayat tumbuhan, karena itu roti adalah makanan bagi manusia. Demikian juga, korban sajian Yang dibuat dari tepung halus (tepung gandum terbaik) adalah untuk menjadi makanan bagi umat Allah saat mereka bersekutu dengan Allah.

2. Hayat Binatang di dalam Laut

Hayat binatang di dalam laut melambangkan kekayaan hayat Kristus dalam kuat kuasa Yang mengalahkan maut (air garam) dalam kehidupan-Nya. Air laut adalah air garam, tetapi ikan tetap dapat hidup di dalamnya. Itulah suatu gambaran dari hayat Kristus Yang di dalam kita, memperlihatkan bahwa kita dapat hidup dalam dunia ini melawan segala garam, perkara-perkara maut. Hayat binatang di dalam laut juga memperlihatkan kekayaan hayat Kristus dalam hal memberi makan manusia dengan kekayaan-kekayaan-Nya (Yoh. 6:9a; 21:9).

3. Hayat Binatang di Udara

Hayat binatang di udara melambangkan kekayaan hayat Kristus dalam hal Kristus sebagai burung rajawah untuk membawa umat tebusan Allah sampai ke tujuan-Nya (Kel. 19:4; Ul. 32:11-12; Yes. 40:31; Why. 12:14) dan dalam hal Kristus sebagai burung merpati atau burung dara untuk dipersembahkan kepada Allah karena dosa-dosa umat Allah (Im. 1:14; 5:7).

4. Binatang-binatang Buas dan Ternak di Bumi

Binatang-binatang buas dan ternak di bumi melambangkan kekayaan hayat Kristus dalam hal Kristus sebagai singa yang menaklukkan (Kej. 49:8-9; Why. 5:5) untuk berperang bagi ekonomi Allah dan dalam hal Kristus sebagai domba dan lembu untuk kurban persembahan kepada Allah bagi penggenapan penebusan Allah yang lengkap (Im. 1:2-3, 10; 3:1, 6, 12; 4:3; 5:6; Yoh. 1:29; 1 Ptr. 1: 19; Why. 5:6-8, 1213; 12:11; 21:9, 23; 22:1, 3). Yohanes Pembaptis menyatakan bahwa Kristus adalah Anak bomba Allah yang menghapus dosa dunia.

E. Manusia Melambangkan Kristus

Manusia melambangkan Kristus (Kej. 1:26-28; Rm. 5:14; 1 Kor. 15:45; Mzm. 8:4-8; Ibr. 2:6-9) sebagai kepala dari segala ciptaan (1 Kor. 11:3) dan sebagai ekspresi Allah menurut gambar (citra) dan rupa Allah (Ibr. 1:3; 2 Kor. 4:4; Kol. 1:15), mewakili Allah untuk berkuasa atas segala sesuatu yang diciptakan oleh Allah (Kej. 1:28). Tanpa hayat tumbuhan, hayat binatang, dan hayat mantisia, bumi akan menjadi gersang dan kosong. Keindahan dan kekayaan bumi tergantung pada berbagai jenis hayat.

F. Penciptaan Allah Berpusat pada Hayat

Penciptaan Allah berpusat pada hayat untuk mencapai sasaran mengekspresikan dan mewakili Allah. Roh itu, firman, dan terang mengacu kepada hayat. Kristus yang bangkit dilambangkan dengan tanah kering (daratan) yang menghasilkan segala jenis hayat. Akhirnya dari debu tanah ini, Allah menciptakan manusia menurut rupa dan gambar (citra)-Nya untuk mewakili dan mengekspresikan-Nya.

III. VISI-VISI

A. Allah Mencipta, Satan Memberontak,

Allah Menghukum, dan Allah Memulihkan

Kita perlu visi untuk melihat bahwa Allah menciptakan langit dan bumi dengan teratur sesuai dengan tujuan-Nya sehingga bintang-bintang fajar bersorak-sorak bersamasama dan semua putra Allah bersorak-sorai (Ayb. 38:7).

Bintang-bintang fajar dan putra-putra Allah di sini mengacu kepada para malaikat. Setelah penciptaan sebermula Allah, musuh Allah, Satan memberontak melawan Allah (Yes. 14:13-14; Yeh. 28:15-18), Allah menghukum alam semesta yang dicemari oleh pemberontakan Satan (Ayb. 9:57), dan bumi menjadi gersang dan kosong (Kej. 1:2). Kemuthan Allah memulihkan alam semesta yang telah terkutuk, terutama memulihkan daratan, melambangkan Kristus sebagai inti ekonomi Allah, untuk menghasilkan berbagai jenis hayat bagi perampungan ekonomi-Nya (Kej. 1: 1-5).

B. Kristus Dilambangkan dengan Daratan

sebagai Sentralitas dan Universalitas Ekonomi Allah

Kita perlu visi untuk melihat bahwa Kristus yang dilambangkan oleh daratan, sebagai sentralitas dan universalitas ekonomi Allah, bangkit, muncul dari air kematian, untuk menghasilkan hayat dalam berbagai aspek (menurut kekayaan hayat-Nya), dilambangkan oleh hayat tumbuhan, hayat binatang di dalam laut dan di udara, binatang-binatang har dan ternak di bumi, serta hayat manusia untuk menjadi satu dengan Allah, mengekspresikan dan mewakili Allah (Kej. 1:6-28).

C. Allah Tritunggal

Membuat Manusia menjadi Manusia. Milik Allah

untuk Menghasilkan Tubuh Kristus

Akhirnya, kita perlu visi untuk melihat bahwa Allah Tritunggal, di dalam Kristus sebagai perwujudan-Nya, membuat manusia menjadi manusia milik Allah, bersatu dengan-Nya untuk diperbanyak dan digandakan demi menghasilkan Tubuh Kristus sebagai perbesaran dan pasangan-Nya, yang akan rampung di Yerusalem Baru, sebagaimana diilustrasikan dalam bab selanjutnya (Kej. 1:2628).