← Daftar isi Hakim-hakim (1) · bab 8/10

SEJARAH ORANG ISRAEL YANG MENYEDIHKAN KARENA MENINGGALKAN ALLAH PASAL 2—16 (6)

SIKLUS KETUJUH DARI SEJARAH ORANG ISRAEL YANG MENYEDIHKAN

Pembacaan Alkitab: Hak. 13:1—16:31

Kitab Hakim-hakim mencatat tujuh siklus dari sejarah orang Israel yang menyedihkan yang dikarenakan meninggalkan. Dengan membaca seluruh siklus dalam kitab Hakim-hakim ini, sulit dimengerti mengapa seseorang yang positif seperti Gideon dapat menjadi begitu negatif. Antara kesuksesannya dan kejatuhanya, pasti ada setan yang masuk ke dalamnya, karena ia telah meninggalkan Allah, dan bersatu dengan Satan.

Prinsip ini bahkan dapat lagi dilihat dalam kasus Simson. Kelahirannya merupakan satu mujijat, yang berasal dari pernyataan malaikat Yehova. Sejak Simson dalam rahim ibunya, dia telah dikuduskan menjadi seorang Nasir. Dia bertumbuh, dia bersih dan murni menurut ketetapan Allah, dan dia diberi kekuatan oleh Roh Allah. Ketika orang Israel di bawah penindasan orang Filistin, Roh Allah sebagai Roh ekonomikal turun ke atas Simson, dan dia menjadi sangat kuat.

Namun, satu-satunya masalah Simson adalah perkara sex. Dia tidak dengan tulus mencari jodoh; tetapi kontaknya dengan perempuan hanya hawa nafsunya. Dia menghamburkan nafsunya dengan perempuan Filistin, bersama seorang pelacur di Gaza, dan dengan perempuan yang bernama Delila. Meskipun dia telah diberi kekuatan oleh Allah, dia merusak dan menghancurkannya sama sekali karena hawa nafsunya.

Tak lama setelah saya memutuskan pekerjaan dan melayani Tuhan, saya pergi ke Shanghai menemui Saudara Nee. Dia memberi tahu saya bahwa dalam melayani Tuhan saudara-saudara harus belajar prinsip mengenai tidak berkontak dengan perempuan secara pribadi, khususnya orang-orang muda. Melalui perkataan ini saya terkesan amat dalam, dan sejak itu saya melaksanakan petunjuk Saudara Nee dan juga disampaikan kepada kaum saleh.

Saudari-saudari seharusnya berpakaian dan menutupi tubuhnya dengan pantas. Satu Timotius 2:9 memerintahkan saudari-saudari “Demikian juga hendaknya perempuan. Hendaklah ia berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana, rambutnya jangan berkepang-kepang, jangan memakai emas atau mutiara ataupun pakaian yang mahal-mahal.” Kata pantas mengacu kepada cocok dengan sifat dan kedudukan saudari-saudari sebagai kaum saleh Allah. Kata Yunani untuk berdandan mengandung arti tingkah laku, sikap. Tingkah laku, sikap saudari-saudari yang terutama ternyata pada pakaian mereka. Pakaian mereka harus sesuai dengan kedudukan kaum saleh yang mereka miliki. Terjemahan langsung sopan berarti malu. Artinya terikat atau terkendali oleh rasa malu yang agung (Vincent), mengandung arti tidak sembarangan, tidak kasar, tetapi lemah lembut, memelihara kaidah perempuan. Kata sederhana mengacu kepada pikiran jernih, mengendali diri, dengan hati-hati mengikat diri. Dalam gereja lokal, saudari-saudari harus menghiasi diri dengan sopan dan sederhana dengan dua kebajikan ini, malu dan mengendali diri, sebagai sikap mereka.

Ibrani 13:4 mengatakan, “Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan,” Karena melalui pernikahan, umat menusia baru bisa berada dan berkembang biak di bumi, sehingga memenuhi seluruh bumi. Allah di dalam manusia menciptakan satu keperluan dan kedambaan menikah. Sebab itu, perasaan ingin menikah bukan satu dosa, melainkan menurut ketentuan Allah. Namun, waktu yang tepat untuk mempertimbangkan pernikahan adalah setelah lulus perguruan tinggi. Semua saudara saudari seharusnya mempersembahkan diri kepada Tuhan, dan menyanggupi seumur hidup bagi Tuhan, bahkan menampilkan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Kemudian, mereka harus berdoa, melihat bagaimana Tuhan memimpin pernikahan mereka; mereka tidak seharusnya memilih menurut kemauannya sendiri. Kalau orang muda memegang beberapa hal ini, mereka pasti mendapat perlindungan yang besar.

Selanjutnya, mari kita membahas secara terperinci mengenai Simson yang dicatat dalam 13:1—16:31.

VII. SIKLUS KETUJUH

A. Orang Israel Melakukan Pula apa yang Jahat

di Mata Yehova

Orang Israel itu melakukan pula apa yang jahat di mata Yehova (13:1a).

B. Yehova Menyerahkan Orang Israel ke dalam Tangan Orang Filistin Empat Puluh Tahun Lamanya

Yehova menyerahkan orang Israel ke dalam tangan orang Filistin empat puluh tahun lamanya (ay. 1b).

C. Perbuatan Simson

1. Asal-usulnya

Dalan ayat 3 sampai 23 kita memiliki satu catatan asal-usul Simson.

a. Ayahnya Manoah adalah Keturunan Orang Dan,

dan Ibunya adalah Mandul

Ayah Simson, Manoah, adalah keturunan orang Dan. Istrinya mandul tidak beranak (ay. 2).

b. Kandungannya

1) Mujijat Pertama oleh Penampakkan

Malaikat Yehova (Kristus)

Terkandungnya Simson sesungguhnya satu mujijat awal melalui penampakkan Malaikat Yehova (Kristus) kepada ibu dan ayahnya. Ayat 3 mengatakan, “Dan Malaikat TUHAN menampakkan diri kepada perempuan itu dan berfirman kepadanya demikian, Memang engkau mandul, tidak beranak, tetapi engkau akan mengandung, dan melahirkan seorang anak laki-laki.” Kemudian dia memberitahukan suaminya hal ini, dia memohon kepada Yehova, katanya, “Ya TUHAN, berilah kiranya abdi Allah, yang Kauutus itu, datang pula kepada kami dan mengajar kami, apa yang harus kami perbuat kepada anak yang akan lahir itu” (ay. 8). Allah mendengarkan suara Manoah, dan Malaikat Yehova datang lagi kepada perempuan itu. Dia selanjutnya memberi tahu suaminya, dan dia menurutinya. Kemudian Manoah bertanya kepada Malaikat Yehova siapakah nama-Nya, Dia menjawab, “Mengapa engkau juga menanyakan nama-Ku? Bukankah nama itu ajaib?” (ay. 18).

2) Menjadi seorang Bocah Nasir

Simson menjadi seorang bocah nasir, yang tidak minum anggur, atau makan sesuatu yang haram, dan tidak mencukur rambutnya dengan pisau, sehingga dia akan menyelamatkan Israel dari tangan orang Filistin (ay. 3-5, 7).

2. Kelahiran dan Pertumbuhannya

a. Lahir di Panggil Simson

Ayat 24a mengatakan bahwa perempuan itu melahirkan seorang anak laki-laki dan menamainya Simson. Nama Simson berarti “seperti matahari” (sunlike).

b. Bertumbuh sebagai Seorang Nasir oleh Berkat Yehova

Simson bertumbuh sebagai seorang Nazir oleh berkat Yehova (ay. 24b).

1) Dengan Kepala yang Ditudungi

Simson bertumbuh dengan kepala yang ditudungi. Ini dilambangkan oleh tidak mencukur rambutnya (ay. 5).

2) Dalam Ketaatanya kepada Allah

Simson dalam ketaatannya kepada Allah. Ini dilambangkan oleh memelihara rambutnya panjang (cf. 1Kor. 11:15).

3) Tanpa Menjamah Kesukaan Duniawi

Seorang Nazir, Simson bertumbuh tanpa menjamah kesukaan duniawi. Ini dilambangkan oleh tidaknya minum anggur (Hak. 13:7a).

4) Dalam Menjaga Dirinya Tahir

Simson juga menjaga dirinya tahir. Ini dilambangkan oleh tidak makan makanan yang haram (ay. 7b).

3. Tergerak oleh Roh Allah

Simson tergerak oleh Roh Allah (ay. 25).

4. Imannya dalam Allah

Simson memiliki iman dalam Allah (cf. Ibr. 11:31). Imannya dilihat pada dia mencabik singa muda oleh Roh Yehova yang mendorong dia (14:5-6), ketika membunuh tigapuluh laki-laki oleh Roh Yehova yang mendorong dia (ay. 19), dan ketika dia menghancurkan rumah di mana dia dipaksa untuk melawak (16:28-30).

5. Keperkasaannya

Pasal empatbelas sampai enambelas menggambarkan sejumlah contoh keperkasaan Simson. Kita nampak keperkasaannya ketika dia merobek seekor singa muda oleh Roh Yehova dan ketika dia membunuh tigapuluh laki-laki oleh Roh Yehova yang mendorong dia (14:5-6, 19). Kita nampak keperkasaannya ketika menangkap tigaratus ekor anjing hutan (15:4). Menurut ayat 12 sampai 16, keperkasaan Simson diperlihatkan ketika dia memutuskan dua tali yang mengikat dia dan ketika dia membunuh seribu orang oleh Roh Yehova yang mendorong dia. Lebih lagi, keperkasaan Simson diperlihatkan ketika mencabut pintu kedua gerbang kota dan tiang pintunya dan dibawa pada bahunya diangkat ke gunung yang berhadapan dengan Hebron (16:3). Kasus terakhir dari keperkasaan Simson adalah dia menghancurkan rumah di mana dia melawak (ay. 29-30).

6. Kegagalannya

Simson gagal dalam tidak mengontaki Allah dan dalam hawa nafsu sex. Dia mengumbar nafsu sex dengan seorang perempuan Filistin, yang dia kawini dan yang membocorkan rahasianya kepada orang Filistin (14:1-3, 10-17); dengan seorang pelacur di Gaza, di tempat itu Simson dikepung oleh orang Filistin (16:1-3); dan bersama seorang perempuan yang bernama Delila, yang membocorkan rahasia kekuatannya yang besar (ay. 4-20a).

7. Akhirnya yang Menyedihkan

Hakim-hakim 16:20b-30 adalah satu catatan dari akhir Simson yang menyedihkan. Pertama-tama, Yehova meninggalkan Dia (ay. 20b). Kemudian orang Filistin menangkap dia, mencukil matanya, dan mengikatnya dengan rantai, dan dia menjadi tukang penggiling di penjara (ay. 21). Dia dipaksa untuk melawak di hadapan orang Filistin sehingga mereka dapat merayakan kemenangannya atas dia di hadapan Dagon allah mereka (ay. 23-25). Akhirnya Simson membunuh dengan rumah yang dihancurkan olehnya (ay. 28-30).

8. Simson menjadi Hakim atas Israel

selama Duapuluh Tahun

Catatan dalam Hakim-hakim mengenai Simson ditutup dengan kata yang mengatakan bahwa dia telah menjadi hakim atas Israel selama duapuluh tahun (ay. 31b).