← Daftar isi Daniel (4) · bab 11/17

VISI-VISI DARI DANIEL SANG PEMENANG (2)

VISI MENGENAI SEEKOR DOMBA JANTAN

DAN KAMBING JANTAN DENGAN

PENGGANTI-PENGGANTINYA

Pembacaan Alkitab:

Dan. 8; 9:27; 11:2-4, 30B-35; 12:3;

Why. 13:5-7; 17:11; 19:20; 2 Tes. 2:3b-4

Dalam berita tujuh Daniel nampak visi mengenai empat binatang yang keluar dari Laut Mediterania. Bahkan visi adalah satu sketsa singkat tanpa banyak rincian. Tetapi pasal delapan dan sebelas memberi banyak rincian mengenai binatang kedua dan ketiga, yang berhubungan dengan kepada Media Persia dan Kekaisaran Yunani. Dalam berita ini kita akan meliput visi seekor domba jantan dan seekor kambing jantan dengan pengganti-penggantinya yang dicatat dalam Daniel pasal delapan.

Seperti kita baca dalam Daniel 8, kita mungkin heran apa hubungan pasal ini dengan Israel. Kekaisaran Media Persia, Kekaisaran Yunani, dan Kekaisaran Romawi ada di tiga benua Asia, Afrika, dan Eropa. Pada persimpangan tiga benua ini adalah Israel. Berabad-abad Israel telah menderita menanggulangan besar karena peperangan antara kekaisaran tiga benua ini, yang mana Israel berada di pusatnya. Israel sering menjadi medan peperangan. Mengacu kepada masalah dan kerusakan yang disebabkan oleh peperangan ini, sulit bagi Israel, umat Allah, menjadi yang sesungguhnya menurut ekonomi kekal Allah. Ini adalah alasan bahwa Allah datang seperti yang diperlihatkan Daniel pasal sembilan dan duabelas yang memperhatikan Israel secara langsung, pasal delapan dengan visinya berhubungan dengan Media Persia dan Yunani dan pasal sebelas dengan visinya berhubungan dengan pengganti-pengganti Aleksander Agung memperhatikan Israel secara langsung.

I. VISI TAHUN INI

Tahun visi ini diberikan dalam 8:1. “Pada tahun yang ketiga pemerintahan raja Belsyazar, tampaklah kepadaku, Daniel, suatu penglihatan sesudah yang tampak kepadaku dahulu itu.” Ini sekitar 552 S.M.

II. TEMPAT VISI INI

Daniel 8:2 memberi tahu tempat visi ini. “Aku melihat dalam penglihatan itu, dan sementara aku melihat, aku berada di puri Susan, yang ada di wilayah Elam, dan aku melihat dalam penglihatan itu, bahwa aku sedang di tepi sungai Ulai.”

III. VISI MENGENAI DOMBA JANTAN

DAN KAMBING JANTAN DENGAN

PENGGANTI-PENGGANTINYA

Visi dalam 8:3-14 memperhatikan seekor domba jantan dan seekor kambing jantan dengan pengganti-penggantinya.

A. Seekor Domba Jantan

Ayat 3 dan 4 membicarakan seekor domba jantan.

1. Melambangkan Media Persia

Seekor domba jantan melambangkan Media Persia (ay. 3a, 20; 11:2).

2. Berdiri di Depan Sungai itu

Seekor domba jantan berdiri di depan sungai itu (8:3b). Ini melambangkan bahwa domba itu menjadi kuat oleh sungai Ulai.

3. Dua Tanduk Besar, Lebih Tinggi dari pada Yang Lain dan Yang Tinggi itu Tumbuh Terakhir

Domba jantan memiliki dua tanduk, dan “kedua tanduk itu tinggi, tetapi yang satu lebih tinggi dari yang lain, dan yang tinggi itu tumbuh terakhir” (ay. 3c). Dua tanduk ini melambangkan Media dan Persia. Persia dengan rajanya Koresy (Ezra 1:1), yang muncul terakhir, menjadi lebih besar dari pada Media.

4. Domba Jantan Menanduk ke Barat,

ke Utara, dan ke Selatan

Daniel melihat domba jantan menanduk ke barat, ke utara, dan ke selatan (Dan. 8:4a). Ini melambangkan bahwa Media Persia menaklukkan Babel di arah Barat, Siria di arah utara, dan Mesir di arah selatan.

5. Tidak Ada Seekor Binatangpun yang Tahan Menghadapi Dia, dan Tidak Ada yang Dapat Membebaskan dari Kuasanya

“Dan tidak ada seekor bintangpun tahap menghadapi dia, dan tidak ada yang dapat membebaskan dari kuasanya” (ay. 4b). Ini melambangkan kuasa Media Persia yang menundukkan.

6. Ia Berbuat Sekehendak Hatinya

dan Membesarkan Diri

“Ia berbuat sekehendak hatinya dan membesarkan diri” (ay. 4c). Ini mengindikasikan bahwa Media Persia tidak takut kepada Allah dan menyombongkan dirinya. Akhirnya, Allah menanggulangi Media Persia dengan membangkitkan Aleksander Agung.

B. Seekor Kambing Jantan

Ayar 5 sampai 8 membicarakan seekor kambing jantan.

1. Melambangkan Yunani dengan Aleksander Agung

Kambing jantan melambangkan Yunani dengan Aleksander Agung (ay. 5a, 21a; 11:3).

2. Dari Sebelah Barat

Kambing jantan ini datang dari sebelah barat (8:5b). Ini melambangkan bahwa ia datang dari Eropa, sebelah barat Laut Mediterania.

3. Melintasi Seluruh Bumi tanpa Menginjak Tanah

Kambing jantan ini melintasi seluruh bumi tanpa mengintak tanah (ay. 5c). Ini melambangkan pergerakannya yang cepat di atas bumi.

4. Mempunyai Satu Tanduk yang Aneh

di antara Matanya

Kambing jantan ini mempunyai satu tanduk yang aneh di antara matanya (ay. 5d; 11:3). Ini melambangkan Aleksander Agung sebagai satu tanduk yang luar biasa lebih unggul oleh dua matanya yang tajam. Dia sangat pandai.

5. Kambing Jantan Datang kepada Domba Jantan,

Menyerangnya, Mematahkan Kedua Tanduknya,

Menghempaskan Dia ke Bumi,

dan Menginjak-injak Dia

Kambing jantan datang pada domba jantan lalu menyerangnya dengan keganasan yang hebat. Mematahkan dua tanduknya, domba jantan itu tidak berdaya untuk tahan menghadapi dia; dihempaskannya dia ke bumi, diinjak-injaknya, dan tidak ada yang melepaskan domba jantan itu dari kuasanya (8:6-7). Ini mengindikasikan Aleksander Agung menaklukkan Media Persia dan menghancurkannya.

6. Kambing Jantan Membesarkan Diri

Kambing jantan membesarkan diri (ay. 8a). Ini mengindikasikan bahwa Aleksander Agung menyombongkan dirinya.

7. Tanduknya yang Besar Patah

Ketika kambing jantan menjadi kuat, tanduk besarnya patah (ay. 8a). Ini mengindikasikan bahwa ketika Aleksander Agung, membesarkan tanduk Yunani, menjadi kuat dalam kuasanya, dia mati.

C. Pengganti Kambing Jantan

Ayat 8b sampai 14 membicarakan pengganti-pengganti kambing jantan.

1. Pada tempat Tanduk Besar, Tumbuh Empat Tanduk yang Aneh Sejajar dengan ke Empat Mata Angin

yang dari Langit

Pada tempat tanduk besar itu, tumbuh empat tanduk yang aneh sejajar dengan ke empat mata angin yang dari langit (ay. 8b; 11:4). Ini melambangkan bahwa di tempat Aleksander Agung, empat jenderalnya (berhubungan dengan empat angin dan empat kepala dalam 7:6), Cassander, Lysimachus, Ptolemy, dan Seleucus, bangkit sejak empat tahun terakhir kekaisarannya untuk membentuk negara Makedonia, Asia Kecil, Mesir, dan Siria, secara berurutan. Menurut pandangan manusia, Kekaisaran Yunani diakhiri dengan kematian Aleksander Agung. Tetapi dipandangan Allah, Kekaisaran Yunani terus berlanjut sampai sekarang dalam empat kekaisaran yang dibentuk oleh empat jenderal Aleksander Agung. Akhirnya, empat kekaisaran ini bergabung dan dibentuk menjadi dua kekaisaran, satu di sebelah selatan (Mesir) dan yang lain di sebelah utara (Siria). Pasal sebelas menggambarkan peperangan antara dua kekaisaran ini di wilayah Israel.

2. Satu Tanduk Kecil Muncul dari Salah Satu

dari ke Empat Tanduk itu

Dari salah satu ke emapat tanduk itu muncul suatu tanduk kecil (8:9a). Tanduk kecil ini melambangkan Antiokhus Epiphanes dari Siria pada tahun 175-164 S.M.

a. Bertumbuh Sangat Besar ke Arah Selatan, ke Arah Timur, dan ke Arah Tanah Permai

Tanduk kecil itu bertumbuh sangat besar ke arah selatan, ke arah timur, dan ke arah tanah permai (ay. 9b). Ini melambangkan bahwa dia sangat berkembang ke arah Mesir di sebelah selatan, ke arah Siria di sebelah timur, dan ke arah Israel, yang adalah permai. Penyataan “tanah yang permai” mengacu pada keindahan negeri Israel.

b. Bertumbuh Besar, Menyebabkan Beberapa

Tentara Langit dan Beberapa Bintang

Dijatuhkan ke Bumi, dan Menginjak-injak Mereka

Tanduk kecil itu bertumbuh besar, bahkan sampai kepada bala tentara langit, dan dia menyebabkan beberapa bala tentara langit dan beberapa bintang dijatuhkannya ke bumi (ay 10; 11:30b-35). Ini melambangkan bahwa dia menjadi besar dalam kekuasaan dan menganiaya orang-orang kudus (dilambangkan oleh tentara langit dan bintang-bintang—12:3). Dalam semua hal jahat ini dia adalah gambaran Antikristus yang akan datang (Why. 13:5-7; 2 Tes. 2:3b-4).

c. Bertumbuh di dalam Kebesaran bahkan terhadap Panglima Bala Tentara Langit

Tanduk kecil itu bertumbuh di dalam kebesaran bahkan terhadap Panglima tentara langit (Allah); dan dari pada Dia diambilnya kurban persembahan sehari-hari, dan tempat-Nya yang kudus dirobohkan (Dan. 8:11; 11:31). Dalam semua hal yang jahat dia adalah gambaran Antikristus (9:27).

d. Satu Kumpulan Besar Diberikan kepadanya

untuk Berperang Melawan Kurban Sehari-hari

Satu kumpulan besar (tentara Israel) diberikan kepadanya untuk berperang melawan kurban sehari-hari karena pelanggaran. Kebenaran dihempaskan ke bumi, dan apapun yang dibuatnya, semuanya berhasil (8:12). Dia menghentikan kurban sehari-hari di dalam bait dan mencemarinya dengan babi dan percabulan. Lebih jauh lagi, karena pelanggaran orang Yahudi, dia menghempaskan kebenaran ke bumi. Ini berarti bahwa tidak ada kebenaran dan keadilan.

e. Muncul, Seorang yang Bermuka Garang

dan Yang Pandai Menipu

Ayat 23 membicarakan dia sebagai raja akan muncul, dengan muka yang garang dan yang pandai menipu. Dia akan berbicara dalam cara yang sedemikian sehingga perkataannya bisa ditafsirkan dalam berbagai cara.

f. Kekuatannya menjadi Hebat

Kekuatannya akan menjadi hebat, tetapi tidak sekuat dulu, dan ia akan mendatangkan kebinasaan yang mengerikan, dan apa yang dilakukannya akan berhasil; orang-orang berkuasa akan dibinasakannya, juga umat orang kudus (ay. 24).

g. Karena Akalnya menyebabkan Penipuannya

akan Berhasil

Dan oleh karena akalnya, penipuan yang dilakukannya akan berhasil; ia akan membesarkan dirinya dalam hatinya, dan dengan tak disangka-sangka banyak orang akan dibinasakannya (ay. 25a).

h. Bangkit Melawan Raja segala Raja

Dia akan bangkit melawan Raja segala raja (Allah). Tetapi tanpa perbuatan tangan manusia, ia akan dihancurkan (ay. 25b). Dalam semua butir ini dia juga gambaran Antikristus (Why. 13:6; 17:11; 19:20).

i. Hari-hatinya untuk Melakukan yang Jahat

di Negeri Kudus selama Dua Ribu Tiga Ratus Hari

Hari-hainya, Antiokhus Epiphanes, melakukan yang jahat di negeri kudus selama dua ribu tiga ratus hari, sejak sekitar 171 S.M. sampai 25 Desember, 165 S.M., yang akan menjadi hari ketika Makabeus pahlawan orang Yahudi akan mentahirkan tempat kudus setelah menghancurkan Antiokhus Epiphanes (Dan. 8:13-14, 26).

IV. PENAFSIRAN VISI

Dalam 8:15-27 kita diberi penafsiran visi mengenai seekor domba jantan dan seekor kambing jantan dengan pengganti-penggantinya.