← Daftar isi Daniel (4) · bab 10/17

VISI-VISI DARI DANIEL SANG PEMENANG (1)

VISI MENGENAI EMPAT BINATANG

YANG KELUAR DARI LAUT MEDITERANIA

(2)

Pembacaan Alkitab: Dan. 7:9-10, 13-14, 26-27

Dalam berita ini kita akan membahas kelanjutan visi dalam Daniel 7 mengenai empat binatang yang keluar dari Laut Mediterania. Kita telah melihat bahwa empat binatang ini mengerikan dan sangat buruk, melakukan apa yang mereka inginkan sepertinya tidak ada Allah dalam alam semesta ini. Namun, pasal ini mewahyukan bahwa Yang Lanjut Usia duduk di atas takhta.

III. ALLAH DAN KEKUASAAN-NYA DI ALAM SEMESTA

Daniel 7:9 dan 10 membicarakan Allah dan kekuasaan-Nya di alam semesta.

A. Takhta-takhta Diletakkan

dan Duduklah Yang Lanjut Usianya

Ayat 9a mengatakan, “Sementara aku terus melihat, / Takhta-takhta itu diletakkan, / Lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; / Pakaian-Nya putih seperti salju / Dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba.” Ini melambangkan Allah yang purba.

B. Takhta-Nya dari Nyala Api

Takhta-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar; suatu sungai api timbul dan mengalir dari hadapan-Nya (ay. 9b-10a). Segala sesuatu dikelilingi Dia yang adalah api, berarti bahwa Allah mutlak adilbenar dan kudus seluruhnya. Tanpa kekudusan tidak seorangpun dapat melihat Tuhan atau mengontaki Dia (Ibr. 12;14).

C. Beribu-ribu Melayani Dia

Beribu-ribu melayani Dia, dan berlaksa-laksa berdiri di hadapan-Nya (Dan. 7:10b). Jumlah malaikat ini yang sangat banyak melayani Dia bagi pelayanan-Nya dan berdiri di hadapan-Nya bagi kemuliaan-Nya.

D. Duduklah Majelis Pengadilan

Duduklah majelis pengadilan, terutama untuk menghakimi empat kekaisaran manusia yang dilambangkan oleh empat binatang buas itu (ay. 10c, 26). Satu pengadilan khusus, dengan takhta Allah sebagai intinya, telah didirikan di alam semesta untuk menghakimi empat kekaisaran manusia. Segala sesuatu akan dihakimi oleh pengadilan ini akan mencampakkan mereka ke dalam api yang membakar.

IV. KEDATANGAN ANAK MANUSIA—KRISTUS

Mengenai penghakiman-Nya, Allah telah menyerahkan semua kuasa dan otoritas kepada Yesus Kristus sebagai Anak Manusia (Yoh. 5:22). Namun, Daniel 7:13 dan 14 menggambarkan kedatangan Anak Manusia—Kristus.

A. Kristus datang seperti Seorang Anak Manusia

dengan Awan-awan dari Langit

Menurut ayat 13a, Kristus datang seperti seorang Anak Manusia dengan awan-awan dari langit.

B. Datang kepada Yang Lanjut Usianya

dan Dibawa ke Hadapannya

Anak Manusia, Kristus, datang kepada Yang Lanjut Usianya dan dibawa ke hadapannya (ay. 13b). Kedatangan di sini adalah kenaikan Kristus.

Daniel 9:26, mengacukan pada kematian Kristus di atas salib bagi penebusan kita, membicarakan Mesias akan disingkirkan. Ini adalah satu pencapaian yang besar, pekerjaan penebusan, dirampungkan oleh Kristus dalam penampakan-Nya pertama di bumi. Setelah Kristus merampungkan pekerjaan penebusan, Dia naik ke surga.

Hal ini telah disebutkan dalam Daniel 7 karena tidak ada elemen waktu dengan Allah. Di pandangan Allah, segera setelah merampungkan penebusan, Kristus naik ke surga, datang kepada Allah untuk menerima kerajaan. Ini mengindikasikan bahwa dari pandangan Allah kerajaan datang tepat setelah penebusan.

Daniel tidak memiliki beberapa gagasan mengenai gereja. Seperti Abraham, Daud, dan nabi-nabi lain, dia tidak melihat misteri gereja yang telah tersembunyi berabad-abad dan sepanjang generasi. Dia tidak menyadari bahwa antara penampakan Kristus yang pertama dan kedua akan ada satu selang waktu selama yang Allah akan mengerjakan pekerjaan yang ajaib dan misterius berdasarkan penebusan Kristus. Pekerjaan ini adalah untuk melahirkan kembali umat tebusan-Nya dan kemudian menguduskan mereka, memperbarui mereka, mentransformasi mereka, dan menyerupakan mereka kepada gambar mulia Kristus. Menurut visi Daniel, Kristus menggenapkan penebusan dan kemudian segera datang kepada Allah dalam kenaikan untuk menerima kerajaan.

C. Kepada Dia Diserahkan Kekuasaan, Kemuliaan,

dan Kerajaan, Bahkan segala Bangsa, Suku Bangsa, dan Bahasa untuk Melayani Dia

Kepada Dia diserahkan kekuasaan, kemuliaan, kerajaan, bahkan segala bangsa, suku bangsa, dan bahasa untuk melayani Dia. Kekuasaan-Nya adalah kekuasaan kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaan-Nya adalah satu-satunya yang tidak akan musnah (ay. 14; Luk. 19:12, 15a). Ini adalah kerajaan Kristus; ini juga kerajaan Allah.

D. Datang sebagai Batu yang Terungkit Tanpa Perbuatan Tangan Manusiauntuk Memukul

Patung Manusia Besar

Dalam penampakan-Nya kali kedua, Kristus akan datang sebagai satu batu (Mat. 21:44b) yang terungkit tanpa perbuatan tangan manusia untuk memukul patung manusia besar (pemerintahan manusia di bumi) pada kaki dari besi dan tanah liat (Kekaisaran Romawi di bawah Antikristus) dan meremukkan besi, tanah liat, tembaga, perak, dan emas (seluruh pemerintahan manusia di bumi). Semua material patung besar akan menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas, lalu angin menghembuskannya, sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan (Dan 2:34-35a, 45a). Kumulatif kebudayaan seluruh kekaisaran dilambangkan oleh emas, perak, tembaga, besi, dan tanah liat akan dihancurkan oleh batu ini. Maka, Tuhan akan membersihkan seluruh ciptaan lama.

E. Menjadi satu Gunung Besar

Sebagai batu yang terungkit tanpa tangan manusia, Kristus akan menjadi satu gunung besar (satu kerajaan besar—kerajaan kekal Allah) dan akan memenuhi seluruh bumi selama-lamanya (2:35b, 44). Dalam Markus 4 Dia menaburkan benih kecil menjadi kerajaan Allah, tetapi Dia bertumbuh dalam perbesaran-Nya menjadi satu batu, perluasan kerajaan Allah. Kemudian Dia akan meluas terus dan terus sampai Dia menjadi gunung besar, kerajaan kekal Allah. Ini adalah Kristus yang memenuhi semua di dalam semua, dan gereja adalah Tubuh-Nya.

F. Kedatangan Kristus Mengakhiri Seluruh Pemerintahan Manusia dan Membawa

Kerajaan Kekal Allah

Kedatangan Kristus akan mengakhiri seluruh pemerintahan manusia di bumi dari yang terakhir sampai yang awal, dan ini akan membawa kerajaan kekal Allah.

Penghancuran patung manusia besar dari jari kaki sampai kepala akan menjadi penghakiman Kristus secara universal atas agregat pemerintahan manusia dari Antikristus kembali ke Nimrod. Dengan cara ini Kristus akan membersihkan ciptaan lama. Pada kedatangan-Nya yang pertama Kristus mengakhiri ciptaan lama melalui kematian di kayu salib. Kemudian dalam kebangkitan-Nya Dia menunaskan ciptaan baru. Semua ini adalah misterius. Secara luaran, dunia tetap sama, dan pemerintahan manusia yang dimulai dari Nimrod berlanjut sampai sekarang. Untuk alasan ini, ada keperluan kedatangan Kristus kali kedua, penampakan kedua-Nya, untuk membersihkan ciptaan lama secara luaran dan secara fisik dengan penghancuran-Nya terhadap patung manusia besar. Pembersihan ciptaan lama dalam pemerintahan manusia akan membawa masuk kerajaan Allah yang universal dan kekal. Dalam kerajaan Tuhan akan menikmati buah pekerjaan-Nya—bersatu dengan umat tebusan-Nya.

G. Kitab Daniel Mengandung Karakteristik Khusus

Kitab Daniel mengandung karakteristik khusus, yaitu, untuk menggambar garis-garis tanda zaman.

1. Menyingkirkan Mesias

Pertama, menyingkirkan Mesias (ketersaliban Kristus) dalam 9:26 mengakhiri zaman ciptaan lama bagi penunasan zaman ciptaan baru dalam kebangkitan Kristus. Dalam ketersaliban-Nya Dia, Adam yang akhir, mengakhiri ciptaan lama, dan dalam kebangkitan-Nya Dia menjadi Roh yang menunaskan, Roh pemberi hayat (1 Kor. 15:45b) untuk menunaskan kita dalam kebangkitan-Nya.

Paulus memberi tahu kita bahwa kematian Kristus mengakhiri ciptaan lama, bagi manusia lama kita disalibkan dengan Dia (Rm. 6:6). Pengakhiran ciptaan lama ini adalah bagi penunasan ciptaan baru. Dalam 2 Korintus 5:17 Paulus mengatakan, “Jadi siapa yang ada di dalam Kristus ia adalah ciptaan baru.” Ciptaan baru ini adalah gereja. Melalui kebangkitan Kristus kita telah ditunaskan—yaitu, dibuat hidup, dilahirkan kembali—menjadi anak-anak Allah sebagai ciptaan baru menjadi Tubuh Kristus. Ketika Dia menjadi Raja untuk berkuasa atas seluruh bumi, kita akan berbagian dengan Dia. Dia akan menjadi Raja, dan kita akan menjadi rekan raja-Nya.

2. Penampakkan Kedatangan Kristus

Penampakkan kedatangan Kristus (Dan, 7:13-14) akan mengakhiri zaman pemerintahan manusia di bumi ciptaan lama (yang dimulai dari Babel di tanah Sinear—Kej. 10:8-12; 11:2-4—dan akan dihancurkan pada akhir zaman ini), dan akan dimulai zaman kekuasaan Allah atas seluruh bumi dalam milenium dan dalam langit baru dan bumi baru. Seluruh alam semesta akan baru.

Dua hal masalah Allah—ciptaan lama dihasilkan dari Adam dan pemerintahan manusia. Menurut visi dalam Daniel 7, setiap jenis pemerintahan manusia adalah seekor binatang. Masalah pertama—ciptaan lama—dipecahkan melalui kematian Kristus. Masalah kedua—pemerintahan manusia—akan dipecahkan oleh kedatangan Kristus sebagai batu yang terungkit tanpa berbuatan tangan manusia untuk menghancurkan patung manusia besar, sehingga berakhir zaman pemerintahan manusia di bumi dalam ciptaan lama.

3. Tujuh Puluh Pekan

Tujuh puluh pekan disingkapkan dalam 9:24-27 memperlihatkan kepada kita garis-garis zaman dari kembalinya Israel dari penawanannya dan membangun kembali bait kudusnya dan kota kudusnya sampai ketersaliban Kristus, zaman misterius (zaman gereja), sepanjang yang tidak diketahui, dan tujuh tahun terakhir zaman ini, yang membawa masuk milenium dan langit baru dan bumi baru selama-lamanya.

Kita perlu memiliki satu pandangan yang jelas mengenai Daniel pasal tujuh. Pasal ini meliput jarak yang luas—dari Babel, binatang pertama, ke langit baru dan bumi baru. Bila kita memiliki pandangan yang demikian, kita akan tahu di mana kita hari ini dengan memperhatikan bagian patung manusia besar. Saya percaya bahwa kita sudah dekat pada zaman sepuluh jari kaki.

V. PENAFSIRAN VISI

Dalam 7:15-28 Daniel diberikan penafsiran visi yang dia telah lihat dalam ayat 1 sampai 14.