RUT MENDAMBAKAN PERHENTIANNYA
Pembacaan Alkitab: Rut 3
Rut pasal satu memperlihatkan pemilihan Rut, pasal dua memperlihatkan Rut memakai haknya, dan pasal tiga memperlihatkan Rut mendambakan perhentiannya. Kita perlu menikmati Kristus yang tak terbatas hingga kita memiliki perhentian. Supaya memiliki perhentian, sesungguhnya kita memerlukan sebuah rumah. Tidak ada tempat yang dapat memberikan kita perhentian seperti di rumah kita. Dalam pasal tiga Naomi menyarankan dan bahkan mendorong untuk mendapatkan sebuah rumah bagi Rut.
Langkah yang diambil Rut cocok dengan pengalaman rohani kita. Sebelum kita diselamatkan, kita semua memiliki cita rasa dan pilihan sendiri. Di bawah pengaturan kekuasaan Allah, kita mendengarkan injil dan membuat keputusan untuk menjadi kaum beriman dalam Kristus. Pilihan kita untuk pencaya dalam Kristus. Melalui percaya dalam Tuhan Yesus, kita bersatu secara organik dengan Dia. Sekarang Dia di dalam kita dan kita di dalam Dia. Dengan persatuan yang intim dan organik ini, kita harus memulai menuntut Kristus supaya mendapatkan, memiliki, mengalami, dan menikmati Dia. Inilah yang dilambangkan Rut memakai haknya untuk mendapatkan dan memiliki hasil tanah permai. Sebagaimana Rut memiliki hak untuk menikmati hasil tanah permai setelah dia datang ke negeri itu, maka kita berhak menikmati Kristus sebagai tanah permai kita setelah percaya dalam Dia.
Yang menyedihkan dalam kekristenan, katolik dan protestan, tidak nampak perkara menikmati Kristus. Tuhan Yesus berkata, “Siapa saja yang memakan Aku, akan hidup oleh Aku” (Yoh. 6:57). Juruselamat kita dapat dimakan; Dia adalah makanan dan manna surgawi kita. Menurut Wahyu 2, mereka yang menang dapat makan Kristus sebagai pohon hayat dan manna yang tersembunyi (ay. 7, 17). Alkitab mewahyukan bahwa Kristus bukan saja makanan kita tetapi juga minuman, pakaian, dan nafas kita. Dia adalah keperluan kita setiap hari. Setiap hari kita perlu menikmati Dia. Kita harus seperti Rut dan memakai hak kita untuk menikmati Kristus. Setiap pagi kita seharusnya “memungut” dari “ladang” Alkitab.
Walaupun demikian, setelah kita memungut, kita masih perlu sebuah rumah sehingga kita dapat perhentian yang menetap. Jenis perhentian ini dapat dicapai hanya melalui pernikahan. Dalam Rut 3:1 Naomi berkata kepada Rut, “Anakku, apakah tidak ada baiknya jika aku mencari tempat perlindungan bagimu.” Naomi ingin menemukan cara untuk mendapatkan sebuah rumah bagi Rut. Bila Rut dapat memiliki sebuah rumah bagi perhentiannya, dia perlu seorang suami. Naomi menyadari bahwa orang yang tepat untuk suami Rut adalah Boas, yang melambangkan Kristus.
Saya menyadari bahwa banyak di antara kita yang mengasihi Tuhan Yesus, tetapi kita tidak mengambil Kristus sebagai Suami? Berapa banyakkah waktu yang Anda miliki bersama Tuhan untuk mengatakan, “Tuhan, Engkau adalah Suamiku?” Bahkan sekalipun Anda telah diselamatkan dan Anda mengasihi Tuhan, Anda tidak akan memiliki sebuah rumah bagi perhentian Anda sampai Anda menikah dengan Tuhan Yesus, mengambil Dia sebagai Suamimu.
Dalam berita-berita Yosua, Hakim-hakim, dan Rut ini Tuhan Yesus telah memberikan kepada kita pandangan yang jelas bagaimana kita seharusnya mengambil Kristus sebagai Suami kita yang unik. Setelah bangsa Israel memasuki tanah permai di bawah pimpinan Yosua, ada kisah kacau yang menyedihkan karena orang Israel tidak setia. Dia meninggalkan Allah sebagai Suaminya dan menghampiri suami-suami lain, kepada banyak berhala. Dalam zaman modern ini ada banyak berhala, seperti hiburan, olah raga, dan berbelanja, yang menyebabkan kekristenan tidak setia. Kelihatannya mereka tidak pernah dapat menikahi Kristus, sehingga mereka tidak pernah sungguh-sungguh mengambil Dia sebagai Suami mereka. Sebagai akibatnya, mereka mengembara, berkelana dari tempat ke tempat lain dengan tidak ada perhentian.
Tempat untuk mendapatkan Suami kita adalah rumah kita, yaitu gereja. Kristus adalah Suami dalam gereja. Memiliki seorang suami saja belum cukup. Kita juga harus memiliki sebuah rumah. Tanpa sebuah rumah kita tidak memiliki perhentian. Bila kita memiliki Kristus, menikmati Kristus, dan mengalami Kristus, namun kita tidak memiliki gereja, kita tetap tak memiliki rumah. Karena itu, kita harus menekankan bukan saja Kristus sebagai Suami kita tetapi juga gereja sebagai rumah kita. Kristus sebagai Suami kita dan gereja sebagai rumah kita adalah kesatuan yang lengkap bagi kita memiliki satu perhentian yang tepat dan mutlak.
Rut menikmati hidupnya bersama Naomi, tetapi Naomi jelas bahwa Rut perlu menikah dengan Boas. Meskipun menurut hukum Allah, orang Yahudi dan Moab harus terpisah, dalam kedaulatan-Nya Allah memiliki satu jalan untuk membawa Rut, seorang Moab, dan Boas bersama-sama. Saat pasal tiga, Rut dan Boas telah siap bertemu di ladang yang mana Rut adalah pemungut bulir-bulir jelai, dan mereka dipersiapkan, dilayakkan, dan siap menikah. Saya percaya bahwa Boas mengasihi Rut dan Rut juga mengasihinya. Tetapi kasih ini adalah secara batini, tidak diekspresikan diluaran. Sejak situasi ini, diperlukan Naomi, sebagai seorang comblang, mendorong Rut dan Boas untuk menikah.
Beban saya hari ini seperti Naomi. Saya mendambakan satu tempat perhentian bagi kalian, dan jalannya untuk kalian mendapatkan perhentian hanya mengambil Kristus sebagai Suami kalian. Maka, saya di sini sebagai seorang comblang untuk mendorong kalian menikah dengan Kristus. Saya diam-diam memperhatikan bahwa kalian tidak pernah mengenal Kristus sebagai Suamimu dan bahkan kalian belum mendapatkan rumah bagi perhentianmu. Kalian mungkin mengenal Kristus sebagai Penebus, Juruselamat, Guru, dan Tuhanmu. Kalian bahkan mungkin mengenal Dia sebagai makanan, minuman, nafas, dan pakaianmu. Tetapi kalian tidak mengenal Dia sebagai Suamimu? Kemungkinan kalian memungut setiap hari di ladang-Nya dan mengakui Dia sebagai Tuan tanah. Kalian perlu lebih lagi memungut di ladang-Nya, kalian perlu mengambil Dia sebagai Suamimu. Karena itu, beban saya adalah mendorong kalian semua menikah dengan Kristus. Saya mendorong agar kita menikah dengan Kristus sehingga kita dapat membangun sebuah rumah dan menikmati Dia dalam rumah ini, yang adalah gereja.
Tidak ada sesuatu yang lebih intim dari pada pernikahan. Mengambil Kristus sebagai Suami kita adalah perkara sangat intim. Bila kita menikahi Kristus, mengambil Dia sebagai Suami kita, kehidupan kita akan berubah. Kita akan menyadari bahwa kita harus memiliki kesetiaan seorang istri, dan kita akan belajar bagaimana menikmati Kristus sebagai hayat kita, berjalan dan bertingkah laku dalam keesaan dengan Dia. Kemudian kita akan menjadi mereka yang mendapatkan Kristus dan menikmati Kristus, mengasihi Kristus, diam di rumah bersama Dia, dan hidup bersama Dia di rumah, dalam gereja. Bila kita melakukan hal ini, kita akan sungguh-sungguh mengenal kehidupan gereja dalam pemulihan Tuhan.
Sekarang kita telah nampak makna mendasar dari Rut pasal tiga, mari kita membahas pasal ini lebih terperinci.
I. DIKENALKAN OLEH MERTUANYA
Dalam 3:1-5 kita nampak bahwa Rut yang mendambakan perhentiannya dikenalkan oleh mertuanya Naomi.
A. Untuk Mencari Tempat Perhentian bagi Rut
Dalam ayat 1 Naomi berkata kepada Rut, “Anakk, apakah tidak ada baiknya jika aku mencari tempat perlindungan bagimu supaya engkau berbahagia?.
B. Mengarahkan Apa yang akan Dilakukan Rut
Naomi mengarahkan apa yang akan dilakukan Rut (ay. 2-4). Dia memberi tahu untuk membersihkan dirinya, mengurapi dirinya, mengenakan pakaian yang terbaik, dan pergi ke tempat pengirikan di mana Boas, sanak keluarganya, menampi jelai. Selanjutnya Naomi mengarahkan Rut untuk jangan sampai ketahuan orang itu, sebelum ia selesai makan dan minum. Kemudian Naomi memberi tahu dia untuk perhatikan baik-baik tempat ia berbaring; kemudian dekatilah, dan singkapkanlah selimut dari kakinya dan berbaringlah di sana. Naomi menutup perkataannya dengan memberi tahu dia bahwa Boas akan memberitahukan apa yang harus dia lakukan.
C. Ketaatan Rut
Rut menaati mertuanya, katanya kepada dia, “Segala yang engkau katakan itu akan kulakukan” (ay. 5).
II. DILAKSANAKAN OLEH RUT
A. Menurut Perintah Mertuanya
Rut pergi ke tempat pengirikan dan melakukannya tepat seperti yang diperintahkan mertuanya (ay. 6).
B. Mendekati Boas Berdasarkan Jalan
yang Ditetapkan Allah
Ayat 7 sampai 9 memberi satu catatan bagaimana Rut mendekati Boas. Dia mendekati Boas berdasarkan jalan yang ditetapkan Allah (4:5; Im. 25:25; Ul. 25:5-10).
III. DISETUJUI OLEH BOAS
Dalam Rut 3:10-15 kita nampak bahwa Rut disetujui oleh Boas.
A. Janji Boas
Ketika Rut mengenalkan dirinya dan meminta Boas untuk menebarkan selimutnya kepada dia, ia berkata, Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! Sekarang engkau menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya” (ay. 10). Kemudian ia berjanji untuk melakukan semua yang telah dia katakan. Ia melanjutkan dengan menjelaskan bahwa walaupun ia seorang kaum yang wajib menebus tetapi masih ada lagi seorang penebus, yang lebih dekat dari padanya. Boas selanjutnnya berkata bahwa bila penebus yang satu ini tidak mau menebus Rut, maka ia yang akan melakukannya bagi dia.
B. Kedermawanan Boas
Ayat 14 dan 15 kita nampak kedermawanan Boas terhadap Rut.
IV. LAPORAN RUT KEPADA MERTUANYA
Menurut ayat 16 sampai 18 Rut memberi laporan kepada mertuanya.
A. Kabar Baik
Rut melaporkan kabar baik mengenai segala yang Boas telah lakukan kepadanya. Khususnya, dia membicarakan enam takaran jelai yang telah ia berikan kepadanya.
B. Iman Mertuanya
Ayat 18 mewahyukan iman mertuanya. Naomi memiliki iman bahwa Boas tidak akan mendapatkan perhentian sampai ia telah mencarikan tempat perhentian bagi Rut.
V. UNTUK MELANJUTKAN SILSILAH
YANG MEMBAWA MASUK KRISTUS
Bila kita memperhatikan Matius 1:5-6 dan 16, kita akan nampak bahwa pencarian Rut dari perhentiannya sebenarnya untuk melanjutkan silsilah yang membawa masuk Kritus.
VI. EVALUASI BOAS
Kitab Rut pasal tiga menyajikan satu evaluasi tertinggi Boas. Pasal ini menunjukkan bahwa ia bermoral tinggi (ay. 8-11), ia murni dalam bertingkah laku (ay. 14), ia bijaksana dalam keputusan (ay. 12-13), dan bahkan ia setia dalam melaksanakan ketentuan Allah (Im. 25:25; Ul. 25:5-10).