← Daftar isi Kekakauan dan Ketenangan Melaksanakan Hidup Gereja yang Umum · bab 3/4

PERLU NAMPAK TUBUH KRISTUS

Kebanyakan orang saleh di antara kita benar-benar mengasihi Tuhan, tetapi problemnya ialah apakah mereka nampak visi ilahi atau tidak. Dalam pemulihan, kita tidak hanya perlu mengetahui, lebih-lebih perlu nampak suatu wahyu, dan wahyu itu harus menjadi suatu visi bagi kita. Rasul Yohanes adalah orang pertama yang nampak Yerusalem Baru. Dalam pelajaran hayat kita telah mengetahui bahwa semua kata kerja yang ada dalam kitab Wahyu di tulis dalam bentuk lampau. Yohanes berkata, "Aku (telah) melihat" (1:12; 17:3; 21:1-2). Dia memakai bentuk lampau karena dia telah menerima suatu visi dari fakta yang telah digenapi. Dalam pandangan Allah, Yerusalem Baru sudah rampung. Kita tahu bahwa Yerusalem Baru telah rampung karenaYohanes telah melihatnya. Tahun demi tahun dalam ministri kita, kita tetap teguh berkata bahwa kita perlu nampak visi, bukan hanya mengetahuinya. Hari ini, problem di antara kita ialah : beribu-ribu orang yang mengasihi Kristus telah masuk ke dalam pemulihan Tuhan, tetapi mereka kekurangan penampakan. Mereka tidak nampak. Kita berbicara mengenai Tubuh, tetapi kita belum pemah melihat Tubuh ini.

Saudara Nee mulai berbicara mengenai Tubuh sejak tahun 1939. Saat itu dia baru kembali dari satu kunjungan lama ke Eropa. Dia pergi ke sana tahun 1937, dan baru kembali tahun 1939. Segera setelah dia kembali, dia mengadakan suatu sidang istimewa penting. Ketika itu saya sedang mengadakan pedalanan di Utara. Dia menelegram saya agar menghadiri sidang istimewa itu, yang dimulai bulan September 1939. Dia berbicara mengenai Tubuh Kristus, dan terus meministrikan hal ini sampai tahun 1942.

Tahun 1940, saudara Nee memulai suatu pelatihan di Shanghai; saya mengikuti pelatihan itu. Ada kurang lebih 40 saudara saudari yang ikut dalam pelatihannya. Di luar jadwal pelatihan ini, dia mengadakan sidang istimewa mengenal Tubuh Kristus dua bulan sekali. Dalam pelatihan tersebut dia tidak berbicara banyak. Sebaliknya, dia menguji para peserta pelatihan dengan meminta mereka memberi kesaksian mengenai penampakan mereka terhadap Tubuh Kristus. Setelah seseorang bersaksi, saudara Nee akan menilai dan mengoreksinya, memberitahunya bahwa ia belurn nampakTubuh. Saudara Nee mengatakan, bahwa mereka yang bersaksi mungkin mengira diri mereka telah nampak Tubuh, tetapi berdasarkan apa yang mereka katakan, ia akan menunjukkan bahwa mereka belum nampak Tubuh. Ia memberitahu mereka bahwa apa yang mereka terima hanyalah "pengetahuan dalam otak", bukan satu penampakan yang benar mengenai Tubuh Kristus. Melalui semua pengoreksian itu, saya terbantu untuk nampak banyak.

Tubuh Kristus sangat abstrak. Di manakah Tubuh Kristus? Apakah Tubuh Kristus itu? Bagaimana kita dapat melihatnya? Sangat sulit untuk menemukan banyak orang dalam sejarah gereja yang benar-benar telah nampak Tubuh.

TUBUH KRISTUS DIWAHYUKAN

KEPADA RASUL PAULUS

Kita juga perlu menunjukkan bahwa Tuhan Yesus tidak menyinggung Tubuh Kristus dalam ministriNyadi bumi. Ini dikarenakan para murid pada waktu itu tidak dapat menerimanya. Dalam Yohanes 16 Tuhan memberitahu murid-muridNya bahwa ada banyak hal yang ingin Dia katakan kepada mereka, tetapi mereka tidak dapat menerimanya, jika Roh realitas itu datang, Dia akan menyingkapkan dan menyatakan hal-hal itu kepada mereka (ayat 12-13). Kepada siapakah Roh realitas menyingkapkan tentang Tubuh Kristus? Kepada Paulus. Di antara beberapa penulis yang menulis kitab-kitab, dari Perjanjian Baru, hanya satu yang menggunakan istilah Tubuh Kristus, dia adalah Rasul Paulus. Petrus, Yohanes, Yakobus, dan Yudas tidak menyinggung Tubuh Kristus.

Lagi pula, Paulus menyinggungnya tidak hanya dalam beberapa pasal, bahkan dalam beberapa kitab. Kitab pertama tempat dia menyinggung Tubuh Kristus adalah kitab Roma. Pada Roma pasal 12 Paulus berbicara langsung mengenai Tubuh Kristus. Dalam ayat 5 dia mengatakan, "Demikan juga kita, walaupun banyak, adalah satu Tubuh di dalam Knstus tetapi kita masing-masing adalah anggota seorang terhadap yang lain." Dia berbicara lebih banyak mengenai Tubuh dalam kitab 1 Korintus. Pasal 12 dan 14 dalam kitab ini adalah dua pasal yang panjang mengenai Tubuh Kristus secara rinci. Dia tidak mengatakan apa-apa mengenai Tubuh Kristus dalam kitab 2Korintus, juga tidak menyinggungnya dalam kitab Galatia. Tetapi dia sekali lagi menyinggung Tubuh Kristus dalam kitab Efesus.

Dalam pasal 4 dari kitab Efesus, Tubuh Kristus disingkapkan secara menakjubkan. Ayat 4-6 berbicara mengenai satu Tubuh, satu Roh, satu Tuhan, dan satu Allah dan Bapa. Ini adalah suatu susunan organik dari sifat ilahi dan sifat insani. Kaum imani adalah Tubuh, adalah kerangkanya; dalam kerangka ini ada Allah Tritunggal sebagai esensi, elemen, dan sumber, agar sifat insani memiliki susunan ilahiNya. Allah Tritunggal - Roh, Tuhan, dan Allah Bapa - telah disusun secara organik dengan orang-orang pilihanNya dalam keinsanian mereka. Susunan ilahi dan insani ini menjadilah Tubuh Kristus yang universal. Efesus 4:7-16 melanjutkan dengan menyingkapkan fungsi orang-orang yang berkarunia untuk menyempurnakan kaum saleh guna melakukan pekerjaan ministri itu, yaitu membangun Tubuh Kristus. Ayat-ayat ini menyingkapkan pertumbuhan dan pembangunan Tubuh Kristus.

Tubuh manusia adalah gambaran dari Tubuh Kristus. Sulit bagi kita untuk mengenal apa Tubuh Kristus itu, tetapi akan lebih mudah bagi kita untuk mengenal tubuh fisik kita. Para dokter dapat memberitahu kita bahwa dalam alam semesta, di antara ciptaan Allah, hal yang paling ajaib. menakjubkan, dan luar biasa adalah tubuh manusia. Tubuh manusia adalah suatu organisme. Tubuh ini bukan suatu organisasi, tetapi sesuatu yang disusun dengan hayat. Pada tahun 1938, seorang dokter yang top memberitahu saya, bahwa tubuh manusia begitu lengkap dan rumit sehingga tidak ada seorangpun yang dapat memahaminya secara tuntas. Tubuh manusia adalah suatu organisme yang ajaib, suatu gambaran Tubuh Kristus sebagai organisme Allah Tritunggal.

Ketika kita menggunakan istilah organisme atau organik, kita menyinggung masalah hayat. Dalam bahasa Yunani Perjanjian Baru terdapat tiga jenis hayat. Bios mengacu kepada hayat fisik kita, dan psuche mengacu kepada hayat jiwa kita, ada lagi kata Yunani zoe. Perjanjian Baru menggunakan kata ini untuk menunjukkan hayat ilahi. Kita tidak memiliki zoe sebelum kita beroleh selamat, tetapi kita telah memiliki bios dan psuche, hayat fisik dan hayat jiwa. Tubuh Kristus adalah suatu organisme yang tersusun oleh hayat ilahi, hayat Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rampung sempurna.

Beberapa guru Kristen mengatakan bahwa tubuh manusia kita adalah nyata dan bahwa Tubuh Kristus hanyalah suatu kiasan. Mereka salah. Sebenarnya tubuh kita adalah suatu lukisan, suatu gambaran dan suatu lambang dari tubuh yang riil - Tubuh Kristus (Roma 124-5). Untuk mengerti Tubuh Kristus, Allah telah menciptakan tubuh manusia bagi kita. Tubuh manusia adalah suatu gambaran, bukan tubuh yang riil. Tubuh yang riil adalah Tubuh Kristus; Tubuh Kristus bukan suatu gambaran atau lambang, melainkan suatu realitas. Karena tubuh manusia adalah misteri, Tubuh Kristus lebih-lebih lagi! Tidak ada seorangpun yang dapat menjelaskannya secara penuh. Lima problem di antara kita yang telah kita bahas dalam berita. sebelumnya adalah akibat dari kekurangan penampakan terhadap Tubuh Kristus.

VISI EKONOMI ALLAH

Sudahkah Anda perhatikan, bahwa hari ini dalam seluruh Kekristenan, terr-nasuk Roma Katholik dan Protestan, kata "ekonomi" tidak digunakan? Orang dunia menggunakan kata ini dengan acuan ekonomi moneter, tetapi Kitab suci tidak menggunakannya secara demikian. Kata ekonomi berasal dari kata Yunani "oikonomia". Oikos berarti rumah atau rumah tangga, dan nomos berarti hukum. Maka ekonomi berarti suatu hukum rumah tangga atau administrasi. Hanya rasul Paulus yang menggunakan kata ini. Kata ini digunakan dalam Efesus l: 10; 32,9; 1 Korintus 9:17; Kolose 1:25; dan 1 Timotius 14. Kata oikonomia dalam ayat-ayat ini diterjemahkan menjadi "ekonomi" atau "tugas penyelenggaraan." Bagi Allah, ekonomiNya adalah administrasi kekaiNya, rencana kekaiNya. Tetapi bagi Paulus. hal ini menjadi semacam tugas penyelenggaraan, suatu pelayanan pembagian. Ekonomi Allah adalah hukum rumahNya. administrasi rumah tanggaNya. Administrasi rumah tangga ini mengacu kepada rencana ilahi Allah dengan suatu pengaturan bagi administrasiNya. Sekarang kita perlu bertanya untuk apakah rencana Allah itu. Untuk mendapatkan jiwa? Agar manusia menjadi rohani? Ini sangat jauh dari sasaran.

Saya mulai berbicara bagi Tuhan tahun 1932, dan setahun kemudian saya didapatkan Tuhan dan saya melepaskan pekedaan saya guna melayani Dia sepenuh waktu. Saya telah menghabiskan banyak waktu, selama lebih dari setengah abad, dengan kerja keras mengeluarkan banyak tenaga untuk mempelajari Alkitab. Catatan-catatan dalam Alkitab lama yang saya miliki menunjukkan bagaimana saya telah bekerja keras dalam firman Tuhan sepanjang tahun-tahun tersebut. Banyak dari catatan-catatan itu telah dimasukkan dalam Perjanjian Baru Versi Pemulihan dan Pelajaran-hayat Perjarijian Baru kita. Satu dari catatan-catatan dalam Alkitab berbahasa Inggris pertama yang saya gunakan ketika saya datang ke Amerika Serikat mengatakan, Inti pemikiran Allah adalah untuk mendapatkan Kristus sebagai ekspresiNya melalui gereja. Kristus sebagai ekspresi Allah melalui gereja yang adalah TubuhNya adalah inti pemikiran dari seluruh Alkitab. Catatan dari dua pasal pertama dari Alkitab adalah cetak biru dari rencana Allah, dan catatan dari dua pasal terakhir Alkitab adalah suatu gambar dari pekerjam Allah dalam sepanjang zaman menurut rencanaNya." Catatan lain dalam Aildtab, yakni dalam pasal pertama kitab Yohanes mengatakan, "Domba itu adalah untuk menyelamatkan kita terlepas dari dosa, pada aspek negatifnya agar kita meninggalkan dosa; merpati adalah untuk mengikat kita dengan Allah, pada aspek positifnya, agar kita bersatu dengan Allah. Merpati di atas domba adalah suatu gambaran rohani dari pemahaman secara penuh atas seluruh Alkitab." Titik saya adalah ini : pengenalan saya terhadap kitab ilahi ini telah berlangsung dan terkumpul selama 68 tahun, dan ini adalah sumber dari Pelajaran-hayat hari ini. Kita demikian mempelajari Alkitab dari sudut hayat hingga hari ini tetap tidak usang. Akhirnya, pelajaran kita telah membawa kita kepada wahyu ekonomi Allah.

Kita perlu nampak ekonomi Allah, yaitu rencana Allah, administrasi Allah, adalah untuk menciptalon, menyusun, dan menghasilkan satu Tubuh bagi PutraNya. Ini adalah tujuan utama dari ekonomi Allah. Kristus mendapatkan Tubuh ini, yaitu bagian dari diriNya sendiri, pasanganNya. Adam yang hidup sendirian menggambarkan Kristus yang sendirian sebelum mendapatkan pasanganNya, TubuhNya, gereja. Allah berkata bahwa tidak baik bila Adam itu sendirian. Maka Allah membuatnya tertidur lelap, membuka lambungNya dan mengambil satu tulang rusuknya. Kejadian 2 mengatakan bahwa Allah membangun seorang perempuan dengan tulang rusuk itu (ayat 22). Ini menunjukkan bahwa Hawa dihasilkan dari Adam. Setelah dibangun, Hawa dibawa kembali kepada Adam, dan Allah menjadikan keduanya satu daging. Efesus 5 memberitahu kita bahwa ini adalah lambang suatu rahasia yang besar dari Kristus dan gereja (ayat 31-32). Lambang ini akan digenapi dalam Yerusalem Baru, yang adalah isteri Anak Domba itu (Wahyu 212). Ini adalah sasaran ekonomi Allah.

Keenam puluh enam kitab dari Alkitab genap terangkum dalam satu kota. Setiap kitab memiliki kesimpulan sendiri, dan kesimpulan dari seluruh Alkitab adalah satu kota, Yenisalem Baru. Setiap butir penting mengenai Yerusalem Baru telah disinggung dalam Alkitab. Pada akhir kitab Yehezkiel, ada sebuah kota Yerusalem dengan sungai yang mengalir keluar dari rumah Allah. Jadi, sungai yang kita lihat mengalir di Yerusalem Baru bukanlah sesuatu yang baru. Kaki dian emas disinggung dalam Wahyu 1 dan 2, dan Yerusalem Baru adalah penggenapan dari kaki dian emas itu. Kaki dian itu pertama kali disinggung dalam Keluaran 25 dan sekali lagi dalam Zakharia 4. Semua hal yang positif dalam Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru pada akhirnya akan dikumpulkan dan dipadatkan bersama dalam satu kesatuan, yaitu Yerusalem Baru. Inilah yang diinginkan Allah. Allah Tritunggal diwujudkan dan dikristalkan dalam Yerusalem Baru, dan ini adalah Tubuh Kristus, jodoh Kristus, isteri Kristus, perampungan sempuma organik Allah Tritunggal.

Yerusalem Baru tersusun dari Allah Tritunggal, jadi kita dapat nampak Allah Tritunggal di sana. Allah Bapa di sana sebagai yang menerangi (Why. 225), Kristus sebagai pohon hayat (ayat 2), dan Roh itu sebagai sungai air hayat (ayat 1). Allah adalah yang menerangi, Kristus adalah yang bertumbuh, dan Roh itu adalah yang mengalir. Ini adalah Allah Tritunggal yang mengalir, menjenuhi, meresapi, seluruh Yerusalem Baru. Penjenuhan ini, penerapan ini, menghasilkan suatu susunan ilahi dengan insani yang telah ditebus, dan susunan ilahi-insani ini adalah Tubuh Kristus. Inilah tujuan ekonomi Allah pada aspek positifnya.

Ekonomi Allah memiliki aspek lain pada aspek negatif, yakni akan memusnahkan musuh Allah. Allah memiliki satu musuh yang unik, musuh ini sebenarnya dapat Ia hancurkan sendiri, tetapi Dia tidak mau melakukanNya. Dia ingin melakukannya melalui orang-orang tebusanNya. Karena itu, umat manusia yang telah tertebus harus bekerja sama dengan Allah untuk menghancurkan Iblis. Kitab Wahyu menunjukkan, di satu pihak para pemenang akan menjadi Yerusalem Baru yang digenapi, dan di pihak lain, semua pemenang akan dipakai untuk menghancurkan Iblis. Ini adalah dua aspek mengenai Tubuh Kristus dalam memenuhi maksud hati Allah bagi ekspresiNya dan penghancuran si Iblis.

AJARAN-AJARAN LAIN YANG BERBEDA

DENGAN EKONOMI ALLAH

Dalam kekacauan belakangan ini, beberapa orang mulai mengajarkan ajaran-ajaran lain yang berbeda dengan ekonomi Allah (I Tim. 1:34). Mereka mengajarkan bahwa gereja lokal harus berdiri sendiri. Ajaran yang salah ini berasal dari buku G.H. Lang "Gereja-gereja Allah." Dalam musim semi tahun 1988, beberapa orang bekerja bersama-sama untuk menyebarkan buku ini. Bagaimana mungkin gereja-gereja lokal sebagai Tubuh Kristus berdiri sendiri? Sebagaimana tidak ada bagian tubuh kita yang tidak bisa berdiri sendiri terhadap bagian yang lain, demikian juga gereja-gereja Tubuh Kristus tidak dapat berdiri sendiri dan terlepas dari gereja-gereja lainnya.

Orang-orang yang memimpin kekacauan belakangan ini juga mengajarkan bahwa setelah para rasul mendirikan gereja-gereja dan mengangkat para penatua, mereka lepas tangan terhadap gereja-gereja tersebut dan terhadap para penatua yang mereka angkat. Demikian adalah pengajaran yang salah dan berbeda. Alkitab memberitahu kita bahwa Paulus mendirikan gereja di Efesus. Kemudian dia mengunjungi kaum imani di sana dan menulis surat kepada mereka untuk memperlengkapi mereka. Kisah Para Rasul 20 memberitahu kita, bahwa Paulus pernah tinggal di sana selama tiga tahun dan bahwa dia mengajar mereka dalam sidang-sidang umum dan dari rumah ke rumah slang dan malam sambil mencucurkan air mata (ayat 20, 31). Tentu saja Paulus tidak lepas tangan dari gereja yang didirikannya atau dari para penatua yang telah dia tunjuk. Dalam bukunya yang berjudul "Administrasi Gereja" (Church Affair), Saudara Watchman Nee menunjukkan, bahwa para sekerja pedu memberi bantuan kepada para penatua dengan mengajar dan melatih mereka berdasarkan contoh dari rasul Paulus. Bila beberapa orang mengatakan, bahwa para rasul harus lepas tangan dari gereja dan para penatua, itu berarti mereka belum nampak Tubuh Kristus.

Sebenarnya, orang-orang yang memberontak di antara kita itu merasa terganggu karena mereka ingin mendapatkan sesuatu. Ini berarti mereka ingin menjadi "orang penting" dalam pemulihan. Kita telah dipilih Allah dan dipanggil keluar dari dunia ini oleh Allah, dan kita telah meninggalkan semuanya bagi Kristus. Kita tidak ingin menjadi orang penting atau mendapatkan sesuatu bagi diri kita sendiri. Bagi kita, semua yang berada di luar Kristus adalah lumpur, sampah, kotoran, dan makanan anjing (Flp. 3:8).

Kita perlu menjadi para pemenang yang dapat mengatasi segala hal yang negatif. Tuhan belum, juga datang kembali karena Dia masih memerlukan orang- orang yang mau membayar harga untuk menjadi para pemenangNya. Dia memberitahu kita dengan jelas, bahwa Dia akan datang segera. Tentu saja, bagi Dia seribu tahun sama dengan satu hari (2 Ptr. 18). Tetapi Tuhan belum juga datang kembali, karena kita telah menghambat Dia. Dia memerlukan para pemenang untuk melaksanakan ekonomi Allah agar dapat memiliki satu Tubuh, dan untuk menghancurkan musuhNya yang unik. Inilah sebabnya kitab Wahyu ditulis.

VISI TUBUH KRISTUS

Pertama, kita perlu nampak ekonomi Allah. Kemudian kita perlu nampak Tubuh Kristus. Tegasnya, yang Allah cari adalah Tubuh Kristus. Kedua puluh tiga ayat dalam Efesus pasal satu menghasilkan gereja sebagai Tubuh Kristus, kepenuhan Kristus yang memenuhi segala sesuatu dan di dalam segala sesuatu. Kristus sebagai Yang memenuhi segala sesuatu dan di dalam segala sesuatu memerlukan gereja menjadi kepenuhanNya bagi ekspresiNya yang lengkap. Kristus bukan hanya Sang Almuhit (meliputi segala-galanya) juga Sang Ekstensif (meluas ke dalam segala sesuatu) karena Dia memenuhi segala sesuatu dan di dalam segala sesuatu. Kristus yang demikian memerlukan satu Tubuh sebagai pasanganNya, agar Dia terekspresikan.

Surat Efesus memberitahu kita dengan jelas, bahwa gereja - kelompok orang-orang yang dipanggil Allah - bukanlah suatu organisasi tetapi suatu organisme, yaitu Tubuh Kristus. Kita harus nampak hal ini. Tubuh ini adalah satu secara universal. Tubuh ini hanya memiliki satu Allah yang terdiri dari tiga - Bapa, Putera, dan Roh itu. Efesus 4 menyingkapkan bahwa ketiganya telah disusun menjadi satu organisme.

Di satu pihak, Tubuh adalah satu susunan, tapi di pihak lain adalah satu bangunan. Bangunan ini bukan dari batu atau bata yang tidak dapat bertumbuh. Bangunan ini adalah dari pertambahan Allah Tritunggal yang organik dalam kaum imani yang bertumbuh ke dalam Kristus Sang Kepala dalam segala hal (Kol. 2:19; Ef. 4:15). Tubuh tersusun dari Allah Tritunggal dan terbangun dengan pertumbuhan (ayat 16). Kita semua harus bertumbuh ke arah Sang Kepala, Kristus, dalam segala sesuatu. Efesus 4:16 mengatakan bahwa Tubuh membangun dirinya sendiri melalui bertumbuh. Seluruh Tubuh membuat Tubuh makin bertumbuh besar, demikianlah membangun dirinya sendiri di dalam kasih.

Kalau kita nampak Tubuh, kita tidak mungkin menimbulkan suatu kesulitan dalam pemulihan. Kita tidak akan peduli tentang siapa yang benar atau siapa yang salah. Sebenamya, bila kita menimbulkan kesulitan, kita otomatis salah. Kita telah dipaksa untuk mengkarantina orang-orang yang memecah belah yang menimbulkan kesulitan di antara kita. Tiap orang yang telah mengenal Tubuh tidak akan melakukan hal-hal seperti yang telah dan sedang mereka lakukan.

Kekacauan demi kekacauan telah terjadi karena kita tidak mengenal Tubuh. Satu-satunya obat yang dapat menyembuhkan kita dari penyakit ini adalah penampakan akan Tubuh. Ketika saudara Watchman Nee mengajarkan mengenai Tubuh, dia mengatakan, bahwa apapun yang kita kedakan, kita harus mempertimbangkan perasaan gereja-gereja terhadap hal itu. Bila kita mengerjakan sesuatu, kita tidak boleh lupa bahwa kita adalah anggota-anggota Tubuh itu, dan Tubuh itu bukan hanya gereja lokal. Gereja lokal bukanlah suatu "Tubuh Lokal"; kalau demikian gereja lokal akan menjadi suatu sekte lokal. Tubuh itu adalah Tubuh Kristus, tersusun oleh Allah Tritunggal bersama semua orang imani di bumi ini, dengan seluruh gereja lokal.

Ministri itu dan gereja-gereja dalam pemulihan membuat suatu keputusan untuk mengkarantina orang-orang yang memecah belah. Beberapa orang tidak mau menerima keputusan ini dan bergabung dengan mereka. Mereka tidak menghormati perasaan Tubuh. Bagaimana kita berperilaku tergantung pada sejauh mana kita nampak akan Tubuh.

SUSUNAN DALAM TUBUH KRISTUS

Tubuh mempunyai susunannya Yang tepat. Beberapa orang mungkin tidak senang untuk berada di bawah "mata." Mereka mungkin ingin berada di atas mata, tetapi tindakan demikian adalah rancangan mereka, bukan rancangan Allah. Dalam 1 Korintus 12:18 Paulus mengatakan, "Allah telah memberikan kita anggota, masing-masing secara khusus, satu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendakNya." Tidak ada seorangpun yang dapat mengubah posisi suatu anggota dari Tubuh. Jari yang kecil berada di bawah tangan, tangan berada di bawah lengan, dan lengan berada di bawah bahu. Ini adalah susunan dalam Tubuh Kristus. Kalau kita menganggap diri kita melebihi keadaan kita yang sebenarnya, ini tidak menurut Tubuh. Kalau seseorang mengatakan bahwa dia adalah seorang rasul, kita pertu bertanya gereja mana yang telah didirikannya. Seorang rasul haruslah seorang yang memberitakan Injil untuk menyelamatkan orang-orang dosa, membentuk dan mendirikan gereia-gereja, juga yang nampak dan mengajarkan kebenaran.

Kita adalah Tubuh, dalam Tubuh ada suatu susunan. Saudara Watchman Nee pernah menggunakan ilustrasi susunan dalam sebuah keluarga. Dalam suatu keluarga ada ayah, ibu, dan anak-anak. Anak-anak dalam keluarga mengetahui susunan dalam keluarganya. Dia mengenal siapa yang ada di atasnya atau yang ada sebelum dirinya, siapa yang ada di bawahnya atau yang ada sesudah dia. Demikian pula Tubuh memiliki suatu susunan. Secara manusiawi dan secara rohani, kita harus mempersekutukan kepentingan Tuhan bersama mereka yang lebih matang daripada kita dan yang ada di depan kita. Kemudian kita boleh berkata bahwa kita mengenal Tubuh itu.

Saya percaya bahwa persekutuan ini adalah suatu diagnosa yang tepat dari situasi kita. Obatnya hanya satu - kita perlu nampak dan mengenal Tubuh, kita juga perlu menghormati Tubuh. Kita tidak dapat disembuhkan dengan jalan lain. Untuk melaksanakan kebenaran, kita pertu nampak Tubuh. Kita berdiri di atas dasar gereja karena Tubuh. Hanya ada satu Tubuh di alam semesta. Karena itu, ekspresi dari Tubuh yang satu ini haruslah satu gereja lokal yang unik dalam satu kota. Tidak boleh ada lebih dari satu ekspresi dari satu Tubuh itu di satu lokal. Inilah satu kebenaran yang harus kita laksanakan.

MELAKSANAKAN KEHIDUPAN TUBUH

DENGAN MENERIMA KAUM IMANI

DAN MENJAUHKAN DIRI

DARI ORANG YANG MEMBUAT PERPECAHAN

Ada satu perdebatan yang besar di antara Kaum Saudara mengenai penerimaan kaum saleh. Inilah sebabnya pada hari ini ada Kaum Saudara Tertutup dan Kaum Saudara Terbuka. Baik Kaum Saudara yang Tertutup maupun yang Terbuka, keduanya benar sebagian. Di satu pihak, kita dapat menerima dan kita harus menerima orang Kristen yang sejati, tetapi kita tidak dapat menguatkan atau membenarkan denominasi-denominasi mereka. Baik dulu, maupun sekarang, hal ini masih menjadi sikap kita. Kita mengatakan bahwa kita mengasihi seluruh kaum saleh di denominasi, tetapi kita tidak bisa menegaskan atau membenarkan denominasi. Denominasi itu salah, dan banyak hal-hal yang jahat di sana. Segala jenis hirarki adalah satu hal yangjahat dalam pandangan Tuhan. Membangun kelas- kelas paderi dan kemudian mengabaikan fungsi anggota Tubuh Kristus adalah jahat dalam pandangan Allah.

Sikap kita tergantung pada penglihatan kita akan Tubuh. Satu-satunya obat adalah nampak Tubuh Kristus. Ini bukan masalah ya atau tidak, baik atau buruk. Ini adalah masalah apakah sesuatu itu berasal dari Tubuh atau bukan. Kita harus penuh dengan kesadaran akan Tubuh. Apa yang Tuhan inginkan adalah Tubuh. Tetapi hari ini tidak banyak yang benar-benar peduli akan Tubuh.

Bila kita menerima seseorang dalam perjamuan Tuhan (pemecahan roti), kita harus mempertimbangkan Tubuh itu. Menurut prinsip Roma 14, kita menerima semua anak Tuhan, tetapi menurut Roma 16:17 kita harus memberi tanda kepada mereka yang membuat perpecahan, dan menjauhi mereka. Kita tidak dapat menerima para pembuat perpecahan yang telah dikarantina oleh Tubuh. Lebih jauh lagi, kita harus menyadari siapa yang berfungsi dan bersyarat sebagai imam untuk membedakan orang-orang kusta di antara anak-anak Tuhan. Sekali lagi ini adalah masalah pelaksanaan kehidupan Tubuh. Kalau gereja tokal menerima seseorang yang telah menolak Tubuh sebegitu rupa, maka gereja lokal itu jelas tidak lagi sejalan dan bersatu dengan Tubuh. Kita harus memelihara Tubuh.

Di satu pihak, kita boleh mengatakan bahwa suatu gereja lokal itu otonom hanya sampai tingkat tertentu, yaitu penanganan urusan-urusan. Apakah suatu gereja lokal harus membeli sebidang tanah untuk membangun sebuah balai sidang, atau menyewa sebuah balai sidang, ini terserah pada pendapat mereka. Tetapi soal menerima seseorang yang telah menimbulkan kesulitan, dan yang masih membuat kesulitan dalam pemulihan, ini sangat bersangkutan dengan Tubuh. Kalau kita berperilaku secara tepat, kita tidak ada masalah dalam Tubuh. Tetapi kalau kita melakukan sesuatu yang disalahkan oleh Perjanjian Baru, Tubuh mempunyai hak untuk berkata. Tubuh pasti akan memeriksa satu gereja lokal bila di dalamnya terdapat orang yang membuat perpecahan yang belum didisiplinkan. Kalau mereka tidak mendisiplinkan orang yang demikian, mereka bersalah terhadap Tubuh.

Mengenal Tubuh adalah pemulihan Tuhan yang tepat. Kalau kita bagi pemulihan, kita pedu menyadari apakah pemulihan itu. Tuhan ingin memulihkan Tubuh Kristus yang terhilang dan memulihkan kesatuan Tubuh Kristus yang terabaikan. Inilah pemulihan Tuhan.

MENGESAMPINGKAN HUBUNGAN ALAMIAH KITA

DAN MELAKSANAKAN KEBENARAN TUBUH

Kita harus mengesampingkan semua hubungan alamiah kita jika kita masuk pada pelaksanaan kebenaran dari Roma 16:17, yaitu menjauh dari mereka yang membuat perpecahan. Bila ada kerabat kita yang membuat perpecahan atau hidup dalam dosa, adalah salah kalau membiarkan dia ada bagian dalam meja Tuhan. Bagaimana bila ayah seorang saudara hidup dengan seorang gundik? Dia mungkin mengatakan, Tagaimana saya dapat menolak ayah saya sendiri?" Tentu saja dia masih perlu menghormati dan menghargai ayahnya, tetapi dia tidak dapat membawa hubungan keluarganya ini ke dalam hidup gereja. Dia tetap harus melaksanakan kebenaran dengan memperhatikan Tubuh Kristus.

Kitab Kisah Para Rasul memberitahu kita bahwa Barnabas membuat satu kesalahan karena hubungan alamiahnya dengan Markus, keponakannya (Kol. 4: 10). Dia ingin membawa keponakannya, tetapi Paulus tidak menyetujuinya (Kis. 15:35-39). Bamabas salah; dia seharusnya ikut dengan Paulus. Setelah Bamabas berpisah dari Paulus dalam Kisah Para Rasul 15, namanya tidak lagi disebut dalam catatan pergerakan Allah.

Tidak peduli berapa banyak bantuan yang telah kita terima dari seseorang pada masa lampau, kalau dia berbuat sesuatu yang menentang Tubuh, kita tetap harus melaksanakan kebenaran. Kita harus mengenal Tubuh dan bersandar pada Tubuh. Gereja-gereja di Califomia menulis sebuah surat terbuka karena mereka merasa terbeban dan memegang tanggung jawab untuk memberitahu gereja-gereja di seluruh bumi tentang kerusakan yang diakibatkan oleh orang-orang tertentu di Califomia dan kerugian yang telah mereka derita. Dalam surat terbuka itu mereka mengatakan, bahwa mereka telah membuat keputusan untuk mengkarantina orang-orang tersebut. Apakah kita harus mendengarkan gereja-gereja atau mempertahankan pengamatan pribadi kita terhadap situasi tersebut? Kalau kita mengesampingkan peringatan dari gereja-gereja dan terus mengamati situasi bagi diri kita sendiri, itu berarti menentang Tubuh. Kita menghormati Tubuh atau diri kita sendiri?

Ini bukan masalah apakah seseorang itu benar atau salah. Dia mungkin saja benar, tetapi masih menentang Tubuh. Kita perlu nampak Tubuh. Apa yang Tuhan inginkan adalah Tubuh, bukan sekumpulan jiwa yang telah beroleh selamat. Mendapatkan jiwa adalah benar dan baik; tetapi mendapatkan jiwa bukan untuk mendapatkan jiwa. Tuhan menginginkan jiwa-jiwa bagi pembangunan Tubuh Kristus. Kita perlu nampak Tubuh.