SATU HAYAT - SATU ELEMEN, SATU KESELAMATAN - SATU JALAN KESELAMATAN, dan SATU PENGHIDUPAN - SATU MANIFESTASI KRISTUS
I. Satu hayat - satu elemen :
A. Hayat Allah Tritunggal yang terwujud di dalam Kristus - Ef. 4:18.
B. Hayat ini bersifat kekal - Yoh. 3:15.
C. Hayat ini ada di dalam Kristus - Yoh. 1:4.
D. Kristus adalah hayat ini dan sumbernya - Yoh. 11:25; 14:6; Kis. 3:15.
E. Roh Allah adalah mflik hayat ini - Rm. 8:2.
F. Hayat ini, yang adalah Kristus, adalah hayat kaum beriman - Kol. 3:4.
G. Hayat ini adalah elemen ilahi Allah Tritunggal dan Kristus:
1. Allah memberikan pertobatan kepada umat pilihan-Nya agar mereka mendapatkan hayat ini, bahkan menetapkan, menentukan mereka untuk mendapatkan hayat ini - Kis. 11:18; 13:48.
2. Allah melahirkan kembali kaum beriman dengan hayat ini - Yoh. 1: 12; 1 Ptr. 1:1
3. Tindakan adil Kristus adalah agar manusia dibenarkan dan mendapatkan hayat ini - Rm. 5:18b.
4. Kristus menyelamatkan kaum beriman-Nya secara subyektif dalam hayat ini - Rm. 5:10b.
5. Kaum beriman hidup dan bergerak dalam kebaruan hayat ini - Rm. 6:4.
6. Pikiran kaum beriman yang menuntut yang diletakkan pada roh adalah hayat dan damai sejahtera - Rm. 8:6b.
7. Kasih karunia memerintah melalui kebenaran agar manusia mendapatkan hayat ini - Rm. 5:21.
8. Kaum beriman pemenang memerintah dengan kasih karunia yang limpah dan karunia kebenaran dalam hayat ini - Rm. 5:17.
9. Kaum beriman yang meninggalkan segalanya karena Kristus akan mewarisi hayat ini dalam zaman kerajaan - Mat. 19:29.
10. Para pemenang akan makan pohon hayat ini dalam zaman kerajaan sebagai pahala - Why. 27.
11. Pohon hayat ini dengan air hayat yang mengalir keluar dari takhta Allah, akan menjadi suplai unik bagi seturuh Yerusalem Baru dan akan menjadi kenikmatan orangorang yang telah mencuci bersih jubah mereka - Why. 22:1-2,14.
II. Satu keselamatan – satu jalan keselamatan
A.
Berdasarkan kasih Allah (sumber kasih karunia Allah) dan kasih karunia Allah (ekspresi kasih Allah Ef. 2:4-5.
B. Melalui kematian Kristus :
1. Untuk penebusan Allah - Rm. 3:24b.
2. Untuk pengampunan dosa-dosa - Kis. 10:43.
3. Untuk pendamaian kaum beriman dengan Allah - Rm. 5:10.
4. Untuk pembenaran Allah - Rm. 3:24a.
C. Melalui hayat Kristus den oleh Roh hayat - Rm. 5:10; 82
1. Dari melahirkan kembali kaum beriman dengan elemen ilahi hayat Kristus - Yoh. 15; 1 Ptr. 1:1
2. Melalui :
a. Menguduskan kaum beriman yang dilahirkan kembali dengan elemen ilahi sifat kudus Allah - Rm. 6:19, 22.
b. Memperbarui kaum beriman yang dikuduskan dengan kebaruan hayat - Tit. 3:5; Rm. 6:4.
c. Mengubah kaum beriman yang diperbarui dengan elemen mulia hayat Kristus dengan Tuhan Roh - Rm. 12:2; 2 Kor. 3:18.
d. Menyerupakan kaum beriman yang diubah dengan elemen ilahi hayat Anak sulung Allah - Rm. 8:29.
3. Mencapai pemuliaan kaum beriman yang diserupakan dengan kemuliaan Allah - Rm. 8:30.
III. Satu penghidupan - satu manifestasi Kristus :
A. Dengan kuasa kebangkitan Kristus diserupakan dengan kematian-Nya (Flp. 3:10), mati terhadap diri, manusia alamiah, manusia lama, dan daging (Mat. 16:24; Gal. 2:20; Rm. 6:6; Gal. 5:24) dari kuasa Iblis (Satan), dunia, dan dosa (Ibr. 2:14; Yoh. 12:31; Rm. 62).
B. Dengan suplai limpah lengkap Roh Yesus Kristus, memperhidupkan Kristus dan memperbesar Dia - Flp. 1:19-21.
C. Dengan hayat manusia-Allah menempuh penghidupan pemenang - Why. 2:7, 11, 17, 26; 15, 12, 2 1.
D. Dengan pertumbuhan dalam hayat Kristus, mencapai kedewasaan untuk pembangunan Tubuh Kristus - Ef. 4:15-16.
Doa :
Tuhan, untuk pembicaraan-Mu, untuk pengutaraan-Mu, untuk perkataan- Mu kepada pemulihan-Mu selama tujuh puluh tahun lebih ini, kami menyembah- Mu. Terima kasih Tuhan, karena sampai hari ini Engkau tetap berbicara, kami percaya bahwa Engkau tetap berbicara kepada kami, untuk memperkaya dan memperkuat pemulihan-Mu. Tuhan, besertalah dengan kami, curahkanlah Roh-Mu yang adalah realitas diri-Mu sendiri kepada sidang-sidang ini. Kuatkanlah kami, tutupilah kami dengan darah-Mu yang berkhasiat, untuk melawan serangan musuh. Amin.
Dalam berita-berita yang lalu kita baru menyinggung empat butir pertama dari sepuluh "satu" yang besar dan penting. Dalam berita ini kita akan menyinggung tiga butir lagi, kemudian dalam berita selanjutnya akan menyinggung lagi tiga butir yang terakhir. Tiga "satu" dalam berita ini ialah : satu hayat - satu elemen; satu keselamatan – satu jalan keselamatan; satu penghidupan - satu manifestasi Kristus. Satu hayat, satu keselamatan, satu penghidupan. Di dalam Tubuh Kristus, kita semua memiliki satu hayat, menikmati satu keselamatan, juga bersama-sama menempuh satu penghidupan - satu manifestasi Kristus yang unik.
SATU HAYAT - SATU ELEMEN
Elemen adalah hakiki dari suatu benda. Kayu memiliki elemen kayu, besi memiliki elemen besi, setiap benda memiliki hakikinya, elemen yang sesungguhnya. Dalam hayat ilahi ini, khususnya dalam hal menyelamatkan kita, hayat Kristus yang ilahi adalah elemen Allah.
Hayat Allah Yang Terwujud
Di dalam Kristus
Hayat ilahi Kristus adalah hayat Allah yang terwujud di dalam Kristus (Ef. 4:18). Karena Kristus adalah perwujudan Allah, maka hayat ini juga adalah hayat Allah, adalah perwujudan hayat Allah. Hayat itu tidak terlihat, juga tidak terjamah; tetapi dalam surat kirimannya Yohanes berkata, bahwa hayat yang kekal ini bisa dilihat, mereka telah melihatnya dan telah menjamahnya dengan tangan mereka sendiri. Hayat ini telah menjadi seorang manusia, manusia ini adalah Kristus - perwujudan Allah. Ini adalah hayat Allah Trituriggal yang terwujud di dalam Kristus.
Hayat Ini Kekal, di dalam Kristus,
Juga Adalah Kristus
Hayat ini kekal (Yoh. 3:15); kekal dalam sifatnya, kekal dalam waktu, kekal dalam setiap aspeknya. Hayat yang kekal ini adalah hayat Allah, hayat Allah yang bukan ciptaan, bukan hanya dalam waktu adalah kekal, juga kekal dalam sifat dan hakikinya ilahi. Hayat ini ada di dalam Kristus (Yoh. 14); Kristus adalah hayat ini dan sumbernya (Yoh. 11:25; 14:16; Kis. 3:15). Kisah Para Rasul 13:15 mengatakan, "Demikianiah Ia pemimpin kepada hidup (hayat), telah kamu bunuh." Kata pemimpin di sini seharusnya diterjemahkan sebagai "pemula, sumber", ini menunjukkan Kristus adalah pemula atau sumber hayat.
Roma 8:2 menampakkan kepada kita, bahwa hayat Allah adalah milik hayat ini. Hayat ini adalah Kristus, adalah hayat kaum beriman (Kol. 34). Dia telah menjadi hayat kita, kita harus menerapkan Dia sebagai hayat kita dan hidup berdasarkan Dia.
Hayat Ini Adalah Elemen Ilahi
Allah Tritunggal dan Kristus
Hayat ini bukan hanya elemen Allah Tritunggal, juga adalah elemen Kristus, karena Allah terwujud di dalam Kristus. Allah memberikan pertobatan kepada umat pilihanNya agar mereka mendapatkan hayat ini, bahkan menetapkan, menentukan mereka untuk mendapatkan hayat ini (Kis. 11:18; 13:48). Allah bukan hanya memilih kita juga menentukan kita untuk mendapat hayat ini. Saya dilahirkan di negeri Cina yang kolot, tertutup, dan beragarna kafir; bagaimana bisa percaya Kristus? Ketika waktu-Nya tiba, Allah melakukan sesuatu, memberi saya pertobatan, saya pun menerima, saya mendapatkan Kristus Sang hayat ini. Ini bukan perkara kecil, ini adalah yang ditetapkan oleh Allah. Allah juga melahirkan kaum beriman dengan hayat ini (Yoh. 1:12; 1 Ptr. 1:2), agar mereka menjadi anak-anak Allah, memiliki hayat dan sifat Allah.
Kaum beriman mendapatkan hayat ini melalui tindakan adil Kristus; tindakan adil Kristus adalah agar manusia dibenarkan dan mendapatkan hayat ini (Rm. 5:18b). Tindakan adil Kristus mengacu kepada kematian-Nya; Dia mati di atas salib, dalam pandangan Allah ini adalah tindakan adil-Nya. Hal ini membuat kita dibenarkan Allah, agar kita bisa menerima hayat ini. Karena itu kematian Kristus, pembenaran Kristus, bertujuan agar kita mendapatkan hayat ini.
Kristus menyelamatkan kaum beriman-Nya secara subyektif dalam hayat ini (Rm. 5:10b). Kebanyakan orang Kristen mengetahui bahwa mereka diselamatkan oleh Kristus adalah melalui kematian-Nya; tetapi sedikit yang tahu; bahwa kita beroleh selamat bukan hanya melalui kematian Kristus, lebih-lebih melalui hayat-Nya. Roma 5: 10 mengatakan, sebab jikalau kita diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita akan diselamatkan oleh hidup-Nya (hayat-Nya). Seluruh surat kiriman membicarakan judul ini, elemen ini, yaitu hayat Kristus. Akhirnya melalui karunia Kristus yang berlimpah, dan melalui karunia kebenaran-Nya yang juga melimpah, kita akan meraja di dalam hayat ini (Rm. 5:17).
Tidak hanya demikian, Roma 6:4 mengatakan bahwa kaum beriman hidup dan bergerak dalam kebaruan hayat ini. Roma 8:6 mengatakan, meletakkan pikiran di atas daging adalah maut; meletakkan pikiran di atas Roh adalah hidup dan damai sejahtera (Tl.). Roma 5:21 mengatakan, kasih karunia memerintah melalui kebenaran agar kaum beriman mendapatkan hayat ini (Tl). Kebenaran adalah kedudukan, dasar, dan sarana Allah menyalurkan diri-Nya sendiri kepada kita sebagai kasih karunia. Kebenaran ini membuat kita berkedudukan, menikmati Kristus sebagai kasih karunia kita. Di dalam kita, kasih karunia ini bukan hanya menaklukkan dosa, juga mengalahkan Iblis dan maut. Inilah kasih karunia menjadi raja melalui kebenaran agar kita mendapatkan hayat.
Kaum beriman yang karena Kristus meninggalkan segalanya akan mewarisi hayat ini dalam zaman kerajaan (Mat. 19:29). Tuhan menyuruh orang muda yang kaya itu menjual segala miliknya, kemudian mengikuti Dia, agar bisa mendapatkan hayat yang kekal. Itu bukan perkara beroleh selamat, melainkan perkara mendapatkan pahala. Petrus bertanya kepada Tuhan, apakah yang akan didapatkan murid-murid yang telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikuti Dia? Tuhan berjanji, bahwa mereka akan mewarisi hayat yang kekal dan zaman kerajaan.
Bukan hanya demikian, para pemenang akan memakan pohon hayat ini dalam zaman kerajaan sebagai pahala (Why. 2:7). Inilah butir tentang mewarisi hayat yang kekal dalam kerajaan.. makan buah pohon hayat, yaitu makan Kristus. Hari ini Kristus sebagai hayat diberikan kepada kita, ini adalah untuk keselamatan kita, ini adalah satu kasih karunia; sampai pada zaman kerajaan, Kristus akan menjadi bagian kenikmatan kita, ini adalah suatu pahala. Hari ini Kristus adalah hayat bagi Anda, ini adalah satu kasih karunia cuma-cuma, Anda tidak perlu melakukan apa-apa, asal Anda bertobat, percaya, menerima Dia. Tetapi, kelak Dia terhadap Anda bukan hanya kasih karunia, Dia masih akan menjadi pahala Anda; tetapi untuk ini Anda harus menjadi pemenang pada hari ini, kalau tidak, Anda akan kehilangan warisan ini dalam kerajaan seribu tahun.
Pohon hayat ini dengan air hayat yang mengalir keluar dari takhta Allah, akan menjadi suplai unik bagi seluruh Yerusalem Baru dan akan menjadi kenikmatan orang-orang yang telah mencuci bersih jubah mereka (Why. 22:1-2, 14). Setelah kerajaan seribu tahun, seluruh kaum beriman yang gagal yang digenapkan melalui pendisiplinan selama seribu tahun, juga telah matang sehingga menjadi pemenang. Mereka bukan para pemenang dini yang masuk ke dalam kerajaan; mereka adalah yang belakangan, yang agak lambat lebih lambat menikmati Yerusalem Baru. Dalam Yerusalem Baru seluruh pemenang akan mendapatkan suplai pohon hayat, yaitu mendapatkan Kristus sebagai kenikmatan hayat yang penuh.
Jadi, Kristus menjadi hayat kita ada tiga tahap, tiga zaman. Dalam zaman yang pertama adalah kasih karunia, dalam zaman yang akan datang adalah pahala, dalam kekekalan dalam langit baru dan bumi baru adalah suplai. Kita nampak semuanya. ini bukan berdasarkan tulisan orang lain, melainkan berdasarkan apa yang dikatakan saudara Watchman Nee. Dia dengan jelas menunjukkan kepada saya, bahwa Kristus menjadi hayat kita pada masa kini adalah kasih karunia. Pada masa yang akan datang, ketika kita menjadi pemenang adalah pahala. Setelah kerajaan seribu tahun, semua orang beriman yang gagal juga akan menjadi pemenang, mereka akan bersama-sama menikmati Kristus sebagai suplai yang serba lengkap dan kekal dalam langit baru dan bumi baru. Ini sungguh ajaib.
Kalian harus memasuki kedalaman setiap butir dari berita-berita ini, paling baik adalah membaca pelajaran hayat. Garis besar yang saya tulis adalah rekomendasi yang paling baik dari pelajaran-hayat; jika kalian tidak membaca dan mendalami pelajaran-hayat, kalian tidak akan bisa memahami dengan tuntas hal-hal yang dibicarakan dalam garis besar ini.
SATU KESELAMATAN –
SATU JALAN KESELAMATAN
Satu hayat ini adalah untuk satu keselamatan. Hayat ini adalah hayat Kristus, juga adalah hayat yang kekal untuk keselamatan kita. Karunia keselamatan ini adalah satu jalan keselamatan, adalah jalan keselamatan yang unik
Berdasarkan Kasih Allah
(Sumber Kasih Karunia Allah)
dan Kasih Karunia Allah (Ekspresi Kasih Allah)
Keselamatan kita berdasarkan Bapa, Allah Bapa adalah sumber. Dia telah menyelamatkan kita di dalam kasih Bapa dan kasih karunia Bapa. Kta beroleh selamat karena bersandarkan kasih karunia-Nya : karena kasih-Nya yang besar Dia menyelamatkan kita. Karena itu karunia keselamatan adalah berdasarkan pada persona pertama dari Trituriggal ilahi, yaitu berdasarkan kasih dan kasih karunia Bapa (Ef. 2:4-5).
Melalui Kematian Kristus
Karunia keselamatan ini berdasarkan kasih dan kasih karunia Bapa, tetapi meialui kematian Putra. Kematian Kristus adalah untuk penebusan Allah (Rm. 3:24) dan pengampunan dosa, (Ks. 10:43), agar kaum beriman berdamai dengan Allah (Rm. 5:10), dibenarkan Allah (Rm. 3:24). Tanpa kematian Kristus, Allah tidak bisa mengampuni kita sehingga kita bisa berdamai dengan Dia, kita juga tidak bisa dibenarkan. Semuanya ini, yaitu pengampunan dosa, pendamaian, pembenaran, tergenap, berdasarkan kematian Kristus.
Melalui Hayat Kristus dan Roh Hayat
Karunia keselamatan ini adalah melalui hayat Kristus dan oleh Roh hayat (Rm. 5:10; 82). Karena itu dimulai dari Bapa sebagai dasar, melalui Putra, mencapai Roh. Keselamatan yang melalui hayat Kristus dan Roh hayat ini dimulai dengan melahirkan kaum beriman dengan elemen hayat ilahi Kristus (Yoh. 3:5; 1Ptr 1:3), melewati butir-butir di bawah ini : (1) menguduskan kaum beriman yang dilahirkan kembali dengan elemen ilahi sifat kudus Allah (Rm. 6:19, 22). Dilahirkan kembali adalah melalui hayat Allah. dikuduskan adalah meialui sifat kudus Allah. (2) Memperbarui kaum beriman yang dikuduskan dengan kebaruan hayat (Tit. 3:5; Rm. 64). (3) Mengubah kaum beriman yang diperbarui dengan elemen mulia hayat Kristus dengan Tuhan Roh (Rm. 122; 2 Kor. 3:18). Untuk membuat suatu barang diperlukan bahan-bahan tertentu. Pengubahan Roh Kudus adalah memakai elemen hayat Kristus yang mulia sebagai bahan. (4) Menyerupakan kaum beriman yang diubah dengan elemen ilahi hayat Anak sulung Allah (Rm. 8:29). Menyerupakan kaum beriman yang telah diubah adalah dengan elemen ilahi hayat Anak sulung Allah. Dimulai dengan kelahiran kembali, melewati empat butir di atas akhirnya menjadi kaum beriman yang diserupakan dengan kemuliaan Allah (Rm. 8:30).
SATU PENGHIDUPAN –
SATU MANIFESTASI KRISTUS
Berdasarkan Kuat Kuasa Kebangkitan Kristus
Diserupakan dengan Kematian-Nya
Hayat adalah untuk keselamatan, hasil keselamatan adalah suatu penghidupan. Hayat untuk keselamatan dan keselamatan menghasilkan penghidupan. Penghidupan ini adalah suatu manifestasi (penyataan) Kristus. Manifestasi ini berdasarkan kuasa kebangkitan Kristus diserupakan dengan kematian-Nya (Flp. 3:10), yaitu mati terhadap diri sendiri, manusia alamiah, manusia usang, daging (Mat. 16:24; Gal. 2:20; Rm. 6:6; Gal. 5:24), dari kuasa Iblis, dunia, dan dosa (Ibr. 2:14; Yoh. 12:31; Rm. 6:2). Jika Anda mengalami Kristus sebagai kuat kuasa kebangkitan, Anda bisa berdasarkan kuat kuasa ini diserupakan dengan kematian-Nya, sehingga menghasilkan penghidupan yang mati terhadap diri Anda, mati terhadap alamiah manusia Anda, mati terhadap manusia lama Anda, mati terhadap daging Anda, agar Anda terlepas dari Iblis, dunia, kuasa dosa. Inilah satu manifestasi Kristus.
Berdasarkan Suplai Serba Lengkap
Roh Yesus Kristus Memperhidupkan
dan Memperbesar Kristus
Manifestasi penghidupan ini adalah berdasarkan suplai serba lengkap Roh Yesus Kristus, sehingga dapat memperhidupkan dan memperbesar Kristus (Flp. 1:19-21). Kalau kita mau mengalami penghidupan yang memperbesar Kristus, kita memerlukan suplaian yang serba lengkap dari Roh Yesus Kristus. Roh ini memiliki suplai yang serba lengkap bahkan adalah suplai yang limpah lengkap.
Menempuh Penghidupan Pemenang
Berdasarkan Hayat Manusia-Allah
Menyatakan Kristus dalam penghidupan bukan hanya berdasarkan kuat kuasa kebangkitan kristus, berdasarkan suplai limpah lengkap Roh Yesus Kristus, lebih-lebih berdasarkan hayat Manusia-Allah. Kita adalah manusia-manusia Allah yang memiliki hayat Manusia-Allah, dengan hayat ini kita bisa menempuh penghidupan pemenang (Why. 2:7, 11, 17, 26; 3:5, 12, 21).
Mencapai Kedewasaan
untuk Pembangunan Tubuh Kristus
Berdasarkan Pertumbuhan Hayat dalam Kristus
Untuk menempuh satu penghidupan yang menyatakan Kristus, kita harus berdasarkan kuat kuasa kebangkitan, suplai limpah lengkap Roh itu, hayat Manusia-Allah, juga berdasarkan pertumbuhan hayat Kristus. Akhirnya kita akan menjadi dewasa untuk pembangunan Tubuh Kristus (Ef. 4:15-16).
KATA PENUTUP
Saya berkata sungguh-sungguh kepada kalian, semua butir ini telah saya katakan dalam pelajaran-hayat; kalian perlu membaca pelajaran-pelajaran hayat itu. Ada penentang-penentang yang beikata, "Jangan membaca Alkitab versi pemulihan, juga jangan membaca pelajaran-hayat : bacalah firman Allah yang murni." Akhirnya, mereka murni bersih sedemikian rupa sehingga tidak memiliki apa-apa. Hari ini di bumi ini banyak orang yang membaca satu Alkitab yang dianggap sebagai yang murni, akhirnya tidak mendapatkan apa-apa. Orang-orang yang menentang Alkitab versi pemulihan dan pelajaran-hayat memberontak sejak tahun 1987, sekarang telah lewat delapan tahun, mereka tidak memiliki sesuatu untuk diutarakan. Saya sangat tidak senang membicarakan perkara ini, tetapi saya harus memberitahu kalian, pembicaraan yang menyuruh orang tidak membaca Alkitab versi pemulihan dan pelajaran-hayat berasal dari alam maut, neraka.
Atas belas kasihan Tuhan, kita bersyukur kepada-Nya. Melalui 73 tahun ini, Dia telah memberi kita suatu warisan yaitu Alkitab, versi pemulihan dengan tafsiran-tafsirannya yang berdasarkan tafsiran-tafsiran yang terbaik dari orangorang yang menyelidiki dan mengajarkan Alkitab selama 19 abad ini. Misalnya, fakta Tritunggal ilahi sejak semula sudah ada dalam Alkitab, hanya tidak ada kata "Tritunggal" ini; tetapi bapak-bapak gereja menampakkan kepada kita, bahwa Allah adalah satu Allah namun Tritunggal. Mereka nampak ini lalu menemukan istilah "Tritunggal". Sejak saat itu penjelasan dan penafsiran terhadap Alkitab terus maju ke depan. Aliran hayat batini nampak hayat yang di dalam. Andrew Murray, Lawrence, mendapatkan banyak bantuan dari aliran hayat batini ini, dan mendapatkan penampakan yang khusus. William Law menekankan Roh itu, Andrew Murray nampak dalam Roh Yesus yang mendapatkan kemuliaan terkandung sifat insani, Nyonya Penn-Lewis nampak mengalami kematian Kristus yang subyektif. Kemudian Austin Spark nampak prinsip kebangkitan. Dan saya hampir-hampir dengan membawa air mata berkata, saudara Watchman Nee kita menghimpun semua yang dilihat oleh orang-orang di depan kita, kemudian memberikannya kepada saya. Dalam kurun waktu 50 tahun yang telah lewat, khususnya 30 tahun ini, setelah saya tiba di negara ini, kalian semua telah mendengar bahwa saya telah menemukan banyak istilah-istilah baru. Lebih-lebih 3 tahun yang talu, kita telah nampak puncak wahyu Allah.
Sekarang, kalian telah memiliki Alkitab versi pemulihan dan pelajaran-hayat sebagai hadiah yang sempurna. Kalian harus menghargai ini. Ini bukan berarti Anda menjunjung tinggi Watchman Nee atau Witness Lee, kalian menjunjung tinggi Kristus, Roh itu, Bapa, Allah Tritunggal. Dia telah berbicara kepada orang-orang yang sepanjang sejarah ini menuntut Dia mewahyukan perkataan kudus-Nya kepada mereka; pada akhir zaman, Dia telah memakai dua saudara untuk membentangkan semuanya kepada kita. Karena itu saya tahu ini adalah akhir zaman, Tuhan akan memakai kebenaran yang disampaikan-Nya dalam Alkitab versi pemulihan dan pelajaran-hayat untuk mengakhiri zaman ini. Cepat atau lambat kebenaran-kebenaran ini akan tersebar keluar dan akan menaklukkan semua sekolah Alkitab di kalangan kekristenan.
Kalian semua tahu, sejak saya datang ke negara ini, saya sudah menaruh ajaran kekristenan hari ini di tempat yang rendah sedemikian rupa. Saya menerbitkan hasil karya saya, hingga kini tidak ada seorangpun darl ahli teologia yang menulis suatu buku untuk menyanggahnya. Di sini selama 30 tahun saya telah menerbitkan ribuan berita, apakah mereka sama sekah tidak pernah membacanya? Mereka sudah membaca dan menyelidikinya, tapi tak berdaya untuk menyanggahnya. Di antara mereka, siapa yang tahu bahwa hayat kekal yang ada di dalam Kristus hari ini adalah satu kasih karunia, dalam zaman kerajaan adalah satu pahala, dan dalam kekekalan adalah satu suplai? Siapa yang bisa berkata demikian? Siapa yang pernah berkata demikian? Dalam Injil hayat, yaitu dalam Injil Yohanes, dikatakan hayat ini kita terima, tetapi di dalam kitab tentang kerajaan, yaitu kitab Injil Matius, di sana dikatakan hayat ini akan menjadi warisan kita. Anda menerima hayat ini pada masa kini, ini adalah kasih karunia. yang cuma-cuma; tetapi Anda akan mewarisi hayat ini dalam kerajaan, ini perlu mengeluarkan harga.
Kaum saleh, hari ini ada buku apa di kalangan orangorang Kristen yang menyinggung Yerusalem Baru? Tidak ada. Tetapi di antara berita-berita yang telah kita terbitkan, sedikitnya ada 50 berita yang menyinggung tentang Yerusalem Baru. Bahkan dalam kata penutup sidang terakhir kali ini, kita masih akan mempersekutukan tentang satu kota. Jika Tuhan mengijinkan, pada hari Pengucapan Syukur (Thanks Giving Day), saya masih akan membicarakan kristalisasi Yerusalem Baru. Apakah ini adalah kesombongan saya? Tuhan tahu, betapa saya rela dikuburkan, betapa saya rela menyembunyikan diri sendiri, tetapi jutaan buku telah tersebar ke seluruh dunia.
Saya ingin berkata lagi, saya sungguh-sungguh dengan rendah hati berkata demikian. Hari-hari ini saya sedang menderita, saya berkata, "Ya, Tuhan, aku tidak mau sombong, aku mau merendahkan diri, aku tidak mau publikasi, disingkapkan, aku mau disembunyikan. Tetapi ya Tuhan, aku tidak berdaya, mohon Engkau menutupi aku, dengan darah adiMu yang berkhasiat menutupi aku, melawan serangan musuh. Mulai pagi hingga malam, si pendusta itu terus berdusta kepada saya. Dia bukan saja si pendusta, dia juga singa yang mengaum-ngaum, yang sepanjang hari mengancam orang.
Sekitar tahun 1930, saya bersama-sama saudara Watchman Nee. Pada suatu hari dia memberitahu saya, bahwa pada sekitar tahun 1928, saudara Nee pernah memiliki satu berita tentang kerajaan Allah untuk menelanjangi semua tipu muslihat Iblis, tetapi dia tidak berani memberitakannya. Saudara Nee berkata, "Selain dari dua belas saudari-saudari yang terus-menerus berdoa bagiku, aku tidak berani memberitakan berita ini." Saat itu dia mengalami serangan musuh. Hari ini pada diri saya juga demikian. Karena itu, saya mohon kalian jangan meninggikan saya, melainkan teruslah berdoa bagi saya melawan singa yang mengaum-ngaum, Iblis yang berdusta itu. Kiranya Tuhan menutupi saya.