SATU KESAKSIAN - SATU EKSPRESI, SATU TUBUH - SATU ORGANISME, DAN SATU PERAMPUNGAN - SATU KOTA
I. Satu kesaksian - satu ekspresi
A. Kristus adalah Saksi Allah yang setia, bersaksi tentang apa adanya Allah dalam hidup insani-Nya - Why. 1:5; 3:14.
B. Kaum beriman adalah saksi-saksi Kristus untuk penyebaran Injil-Nya - Kis. 1:8.
1. Mempersaksikan hidup insani Kristus - Kis. 10:37-39a.
2. Mempersaksikan kematian, kebangkitan, dan kenaikanNya ke sorga - Kis. 2:30-36; 3:15; 10:39b-41.
3. Menyelamatkan orang-orang dosa menjadi anggota-anggota Kristus bagi pembangunan Tubuh-Nya - Kis. 2:3742; 4:10-12; 10:41-43.
C. Gereja-gereja lokal, yang terbentuk dari kaum beriman sebagai Tubuh Kristus, adalah kaki dian-kaki dian emas -Why. 1:11-12.
D. Semua kaki dian identik dalam hayat, bentuk, dan fungsi untuk menjadi satu ekspresi Kristus.
1. Dalam kesatuan yang unik Roh itu dari Tubuh Kristus yang unik (Ef. 4:34).
2. Dalam persekutuan unik dari Roh yang unik, berbagian dalam arus yang unik dari Allah Tritunggal (1 Yoh. 1:3; 2 Kor. 13:13).
3. Dalam pergerakan yang unik dari Allah yang unik untuk perampungan unik ekonomi-Nya yang unik (Ef. 1:10; 1 Tim. 1:4b).
4. Dalam pembauran yang unik dalam hayat Kristus yang unik untuk kesaksian-Nya yang unik dalam alam semesta (1 Kor. 12:24).
II. Satu Tubuh - satu organisme :
A. Tubuh Kristus adalah organisme Allah Tritunggal dalam pergerakan-Nya.
B. Susunan sifat ilahi Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rampung sempuma dengan sifat insani semua orang yang telah ditebus, dilahirkan kembali, dan diubah oleh-Nya - Ef. 4:4-6.
C. Perampungan ekonomi Allah menurut perkenan, kedambaan hati dari kehendak-Nya - Ef. 1:5.
D. Dibangun dengan hayat Kristus sebagai elemennya, Roh realitas sebagai esensnya, dan persona Allah sebagai sumbernya - Ef. 4:4-6.
E. Dibangun dengan kaum saleh yang telah digenapkan oleh anggota-anggota berkarunia - Ef. 4:11-12.
F. Dibangun dengan kaum beriman yang dewasa sebagai unsurnya melalui pertumbuhan mereka dalam hayat Kristus hingga dewasa - Ef. 4:15-16.
G. Membangun dirinya sendiri dalam kasih - Ef. 4:16 :
1. Disatukan bersama melalui setiap sendi suplai yang limpah (anggota-anggota yang berkarunia khusus).
2. Terjalin bersama oleh pelayanan setiap bagian (seluruh kaum saleh), sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota.
H. Ini akan rampung sempurna dalam Yerusalem Baru - Why. 21-22.
III. Satu perampungan - satu kota :
A. Sebutan "kota kudus, Yerusalem Baru menyiratkan bahwa kota itu tidak hanya kudus, tetapi juga baru - Why. 212:
1. Kudus karena kota itu dipisahkan dan dikuduskan kepada Allah sebagai sesuatu milik Allah menurut sifat kudusNya.
2. Baru karena kota itu, sebagai bagian utama dari ciptaan baru Allah, memiliki sifat kebaruan Allah - 2 Kor. 5:17.
B. Kota kudus Yerusatem Baru adalah perampungan sempurna pekerjaan Allah dari ciptaan lama hingga terjadinya ciptaan baru melalui empat zaman dari sejarah manusia (zaman sebelum hukum Taurat, zaman hukum Taurat, zaman kasih karunia, dan zaman kerajaan), mulai dari Allah menciptakan roh bagi manusia dan menempatkan manusia di depan pohon hayat sampai kepada perampungan kota ini sesuai dengan perkenan kehendak-Nya, yang merupakan tujuan yang ditetapkan ekonomi kekal-Nya.
C. Kota itu merupakan susunan unik dari Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rampung dengan umat-Nya yang dipilih-Nya dalam kekekalan lampau, yang telah ditebus, dilahirkan kembali, diubah, dan dimuliakan.
D. Dalam keinsaniannya kota itu adalah kemah Allah (tempat kediaman Allah di antara manusia, Dia adalah Raja yang unik yang berkuasa atas seluruh langit baru dan bumi baru); dan dalam keilahiannya, kota itu adalah bait Allah (tempat kediaman umat tebusan Allah. Mereka adalah keluarga imamat yang rajani, melayani Allah, menjadi raja-raja yang berkuasa atas bangsa-bangsa di sekitar Yerusalem Baru dalam kekekalan).
E. Bahan-bahan konstruksi kota ini :
1. Dasarnya adalah emas, menyatakan sifat Allah - Why. 21:18b.
2. Pintu-pintu gerbangnya adalah mutiara-mutiara, menyatakan hasil kematian Kristus yang menebus dan kebangkitan Kristus yang menyalurkan hayat - 21:21a.
3. Tembok dan pondasinya adalah batu-batu permata, menyatakan hasil dari Roh yang mengubah - 21 A8a, 19-20.
F. Jalan kota ini - di atas dasar emas yang bergandengan dengan takhta - adalah emas, menyatakan sifat Allah, dan adalah satu-satunya jalan, yang turun melingkar dari puncaknya mencapai kedua belas pintu gerbangnya - 21:21 b.
G. Kemuliaan kota ini adalah kemuliaan Allah yang terunggul, yang dalam Kristus menyinari seluruh kota - 21:11.
H. Terang kota ini adalah Allah bersinar dalam Kristus Anak Domba sebagai lampunya - 21:23.
I. Takhta kota ini adalah takhta Anak Domba-Allah, di atas dasar emas, berhubungan dengan jalan emas, sebagai pusat kota, untuk pemerintahannya - 22:1 b.
J. Suplai kota ini adalah :
1. Pohon hayat, menyatakan Kristus Sang hayat yang almuhit, bertumbuh di seberang-menyeberang sungai air hayat – 22:2.
2. Sungai air hayat, menyatakan Roh almuhit itu, yang telah rampung sempurna, mengalir ke luar dari takhta Allah dan Anak Domba - 22:1a.
K. Kota ini adalah istri, jodoh Kristus, yang adalah perwujudan Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rampung sempurna - 21:9b, 2.
L. Setiap bagian dari kota yang unik ini mengekspresikan kesatuan unik Tubuh Kristus. Hari ini pekerjaan kita bagi Tuhan beserta hasilnya seharusnya dikendalikan dan diarahkan oleh pola ini. Apa yang disingkapkan oleh visi tentang kota yang unik ini seharusnya menjadi model dari apa adanya kita dan cara kita bekerja.
M. Bangsa-bangsa yang dipulihkan tetapi yang belum diselamatkan, yang datang dan penghakiman Kristus di atas takhta muliaNya, yaitu domba-domba, dibenarkan dan diutus oleh Kristus (Mat. 25:31-46) untuk menjadi rakyat Yerusalem Baru di langit baru dan bumi baru.
Doa :
Tuhan, kami sungguh bersyukur kepada-Mu. Untuk puluhan tahun yang telah lampau, Engkau ada di tengahtengah kami, firman-Mu selamanya tidak pernah kurang, wahyu-Mu terus-menerus menimpa diri kami, kami menyembah-Mu. Malam hari ini dalam perhimpunan yang terakhir ini, besertalah dengan kami, berilah kami satu kesimpulan yang unggul. Tuhan, bantulah kami. Kami memerlukan Engkau, dalam setiap aspek kami memerlukan Engkau. Amin.
Dalam empat berita pertarria kita telah menyinggung empat faktor besar : Alkitab, Allah, Kristus, Roh itu. Dalam berita yang lalu kita telah melihat satu kelompok tiga judul yaitu hayat, keselamatan, dan penghidupan. Hayat menyelamatkan kita agar kita mendapatkan keselamatan, dan keselamatan menghasilkan akibat yaitu satu penghidupan. Dalam berita ini kita datang ke satu kelompok yang lain yang juga meliputi tiga butir : satu kesaksian, satu Tubuh, dan satu kota. Kesaksian ini akhimya adalah kaki dian emas dalam kitab Wahyu. Kaki-kaki dian emas ini adalah kesaksian Tubuh Kristus, Tubuh Kristus adalah satu organisme Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rampung sempurna, bahkan akan rampung sempurna menjadi satu kota. Ini sungguh bermakna.
SATU KESAKSIAN - SATU EKSPRESI
Kristus Adalah Saksi Allah Yang Setia
Pertama-tama, Kepala kita, Panglima kita, yaitu Kristus, adalah Saksi Allah yang setia. Ia bersaksi tentang apa adanya Allah dalam hidup insani-Nya (Why. L5; 3:14). Kristus adalah saksi Allah yang memikul kesaksian Allah.
Kaum Beriman Adalah Saksi-saksi Kristus
Selanjutnya kaum beriman adalah saksi-saksi Kristus untuk penyebaran Irijil-Nya (Kis. 1:8). Terlebih dulu Kristus adalah Saksi, kemudian kita meneruskan Kristus menjadi saksi-saksi, mempersaksikan Dia sebagai Kristus yang almuhit untuk penyebaran Injil-Nya, guna menghasilkan Tubuh-Nya. Sebagai saksi- saksi-Nya, kita terlebih dulu mempersaksikan kehidupan insani-Nya (Kis. 10:37-39a). Kita harus memakai Injil untuk mempersaksikan hidup insani Kristus. Kemudian kita mempersaksikan kematian, kebangkitan, dan kenaikan-Nya. Dalam Kisah Para Rasul kita nampak yang dikedakan para rasul adalah mempersaksikan kematian, kebangkitan, dan kenaikan-Nya (Kis. 2:30-36; 3:15; 10:39b41). Selain itu, kita bersaksi agar orang-orang dosa beroleh, selamat menjadi anggota-anggota Kristus bagi pembangunan Tubuh-Nya (Kis. 2:37-42; 4:10-12; 10:4143). Tujuan kita memberitakan Injil bukan hanya untuk mendapatkan jiwa. Tujuan kita memberitakan Injil adalah untuk mendapatkan orang-orang dosa; tidak hanya mendapatkan jiwa melainkan agar orang-orang dosa ini bisa menjadi anggota- anggota Tubuh Kristus; juga bukan agar mereka naik ke sorga, melainkan agar mereka menjadi anggota-anggota Tubuh Kristus. Mendapatkan jiwa agar mereka bisa naik ke sorga itu adalah agama Kristen; tetapi kita pergi mendapatkan orang- orang dosa agar menjadi anggota Tubuh Kristus untuk pembangunan Tubuh-Nya.
Gereja-gereja Lokal yang Terbentuk
dari Kaum Beriman Sebagai Tubuh Kristus
Adalah Kaki-kaki Dian Emas
Gereja-gereja lokal yang terbentuk dari kaum beriman sebagai Tubuh Kristus adalah kaki-kaki dian emas (Why. 1:11-12). Kristus adalah Saksi Allah yang setia, kaum beriman adalah saksi-saksi Kristus, kaki dian emas juga adalah satu kesaksian korporat yang terbentuk dari kaum beriman.
Semua Kaki Dian Emas Identik dalam Sifat,
Bentuk, dan Fungsi
Semua kaki dian emas identik dalam sifat, bentuk, dan fungsi untuk menjadi satu ekspresi Kristus. Atas sifat, bentuk, dan fungsi tak ada seorang pun yang bisa menunjukkan perbedaan antara satu kaki dian emas dengan yang lain. Semua kaki dian emas sama. Persamaan mereka pertama adalah pada sifat emasnya, yaitu sifat ilahinya, kemudian adalah dalam bentuk mereka, yaitu bentuk Kristus, kemudian dalam fungsinya, yaitu dalam penyorotan Roh itu. Ketiga hal ini menyatakan Allah Tritunggal - Bapa, Putra, Roh. Bapa adalah sifat, Putra adalah bentuk, penyorotan Roh adalah kekuatan. Ini sangat bermakna. Atas sifat Allah, bentuk Kristus, fungsi Roh itu, gereja-gereja lokal mutlak sama.
Dalam Kesatuan yang Unik Roh Itu
dari Tubuh Kristus yang Unik
Semua kaki dian emas berada dalam kesatuan yang unik Roh itu dari Tubuh Kristus yang Unik (Ef. 4:34). Hari ini banyak orang Kristen yang menyatakan bahwa mereka berada dalam kesatuan Roh itu, tetapi roh mereka bukanlah yang unk Kaum kharismatik memiliki roh macam mereka, tetapi aliran Baptis Selatan tidak mengijinkan anggota-anggotanya membicarakan roh macam itu. Tetapi jika tidak ada Roh itu, bagaimana bisa ada kesatuan Tubuh Kristus yang unik? Kita harus berada di dalam kesatuan yang unik Roh itu dari Tubuh Kristus yang unik
Dalam Persekutuan Unik dari Roh yang Unik,
Berbagian dalam Arus yang Unik dari Allah Tritunggal
Seluruh kaki dian emas dalam persekutuan unik dari Roh yang unik berbagian dalam arus yang unik dari Allah Tritunggal (1 Yoh. 13; 2 Kor. 13:13). Kita hanya memiliki satu Allah Tritunggal, hanya memiliki satu arus, hanya memiliki satu persekutuan. Ini adalah persekutuan unik dari Roh yang unik Kita harus berada di dalam kesatuan yang unik dari Roh yang unik.
Dalam Pergerakan yang Unik Allah yang Unik
Tidak hanya demikian, seluruh kaki dian emas juga berada dalam pergerakan yang unik dari Allah yang unik untuk perampungan unik ekonomi-Nya yang unik (Ef. 1:10; 1 Tim 1:4b). Saya tak bisa menghindari pemakaian kata "unik" ini. Setiap butir haruslah yang unik - Allah yang unik, pergerakan yang unik, ekonomi yang unik, perampungan yang unik. Dulu pernah ada sekelompok saudara yang melaksanakan satu pimpinan yang salah; orang yang memimpin di tengah-tengah mereka berkata kepada saya, "Saudara Lee, pelayanan kami di sini adalah pelayanan Tubuh." Saya berkata, "Tubuh yang Anda katakan hanyalah satu sekte. Pelayanan kalian bukan pelayanan Tubuh, pelayanan kalian adalah pelayanan sekte kalian. Jumlah kalian tidak lebih dari tiga puluh orang, bahkan yang mengendalikan seluruh pelayanan hanya lima orang; lalu kalian menciptakan satu yang disebut Tubuh, apakah itu Tubuh?" Kita harus nampak bahwa di dalam Tubuh Kristus segala sesuatu haruslah di dalam persekutuan yang unik ini, pergerakan yang unik, dan di dalam perampungan yang unik
Di dalam Pembauran yang Unik
dalam Hayat Kristus yang Unik
Terakhir, seluruh kaki dian emas juga di dalam pembauran yang unik dalam hayat Kristus yang unik untuk kesaksian-Nya yang unik dalam alam semesta (1Kor. 12:24). Beberapa tahun yang lalu kita menyinggung tentang pembauran, bercampur bersama, yaitu membaurkan gereja-gereja menjadi satu. Adakalanya kita berkesempatan melakukan ini, tetapi pelaksanaannya belum begitu tuntas. Kita perlu lebih banyak berada dalam pembauran yang unik dalam hayat Kristus yang unik agar Kristus mendapatkan kesaksian-Nya yang unik dalam alam semesta.
Saya harap, kalian membawa pulang perkataan-perkataan ini untuk dipelajari. Inilah suara yang keluar dari dalam hati saya. Sepuluh tahun yang lalu, mulai 1984, saya telah mengadakan satu perhimpunan penatua secara darurat. Dalam kata pembukanya saya mengatakan mengapa mengadakan sidang darurat itu, yaitu karena saya menemukan di tengah-tengah kita ada kecenderungan berpecah belah. Itu adalah nubuat saya. Ternyata pada tahun 1987, nubuat ini tergenap, di beberapa tempat timbul perpecahan. Perpecahan ini tidak berada di dalam pembauran yang unik dalam hayat Kristus yang unik, juga tidak untuk kesaksian-Nya yang unik dalam alam semesta ini.
SATU TUBUH - SATU ORGANISME
Tubuh Kristus Adalah Organisme
Allah Tritunggal dalam Pergerakan-Nya
Tubuh Kristus adalah organisme Allah Tritunggal dalam pergerakan-Nya. Kita tahu bahwa organisme adalah satu organ hayat. Hayat adalah satu hakiki yaitu Allah Tritunggal; tetapi hakiki ini tidak kelihatan, Dia memerlukan satu wujud kongkret yang kelihatan, yang hidup untuk pergerakan-Nya, inilah organisme.
Susunan Sifat llahi dan Sifat Insani
Tubuh Kristus adalah susunan sifat ilahi Allah Tritunggal yang telah meialui proses dan rampung sempurna dengan sifat insani semua orang yang telah ditebus, dilahirkan kembali, dan diubah oleh-Nya (Ef. 44-6). Efesus 44-6 menampakkan kepada kita, bahwa Tubuh Kristus adalah satu "susunan". Tersusun dari apa? Pertama tersusun dari Allah Tritunggal - Bapa sebagai sumber, hakiki; Putra sebagai elemen, ekspresi; Roh sebagai esens.
Kesatuan yang tidak kelihatan itu tersusun dari Allah Tritunggal sedemikian dengan sifat insani semua orang yang ditebus, dilahirkan kembali, dan diubah oleh-Nya. Kebanyakan orang Kristen berhenti pada mendapatkan penebusan, dan tidak maju selangkah lagi untuk mendapatkan keselamatan yang sempurna. Seorang ditebus adalah untuk mendapatkan kelahiran kembali. Setelah Anda dilahirkan kembali, Anda masih perlu diubah. Jika Anda ingin memiliki penghidupan Tubuh, Anda tidak seharusnya dan tidak bisa di dalam hayat alamiah, Anda tidak bisa dan tidak seharusnya di dalam manusia alamiah Anda. Anda harus ditebus, dilahirkan kembali, dan diubah - dilahirkan kembali oleh Roh itu dan diubah oleh salib Kristus. Salib Kristus harus menyingkirkan Anda, barulah Anda menjadi satu manusia baru yang telah diubah.
Seluruh anggota Kristus adalah manusia baru, semua manusia baru digabungkan adalah satu manusia baru korporat. Kolose pasal 3 mengatakan, bahwa seluruh anggota manusia baru ini haruslah Kristus; bukan Anda dan juga bukan saya, melainkan Kristus. Paulus berkata, "Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku" (Gal. 2:20). Ia berkata, "Bagiku hidup adalah Kristus." Ini adalah untuk memperbesar Dia (Flp. 1:19-2 1). Kita haruslah Kristus, jika tidak, kita tidak bisa menjadi TubuhNya. Kita harus melihat Tubuh sampai taraf sedemikian batini. Hanya berkata bahwa kita adalah satu, kita tidak ada opini, masih tidak cukup; kita sendiri harus keluar, membiarkan Kristus masuk. Kita dimatikan di atas salib, agar Kristus hidup di dalam kita, demikian baru ada satu susunan Tubuh.
Penggenapan Ekonomi Allah
Tubuh ini, organisme ini, dirampungkan menurut perkenan, kedambaan hati kehendak Allah (Ef. 1:5). Tubuh Kristus adalah yang akan dirampungkan dalam ekonomi Allah. Tubuh Kristus adalah perampungan sempurna dari ekonomi Allah.
Hayat Kristus Sebagai Elemen,
Roh Realitas Sebagai Esens, Persona Allah Sebagai Sumber
Tubuh Kristus dibangun dengan hayat Kristus sebagai elemennya, Roh realitas sebagai esensnya, dan Persona Allah sebagai sumber-Nya (Ef. 44-6).
Dibangun dengan Kaum Saleh
Yang Telah Digenapkan
Tubuh Kristus dibangun dengan kaum saleh yang telah digenapkan oleh anggota-anggota yang berkarunia (Ef. 4:11-12). Jika Anda mau terbangun di dalam Tubuh Kristus, Anda harus digenapkan. Rasul, nabi, pemberita Injil, dan sebagainya yang disinggung dalam Efesus 4:11 adalah orang-orang yang berkarunia, mereka memiliki kemampuan untuk menggenapkan kaum saleh yang lain. Mereka menggenapkan kaum saleh agar kaum saleh tersebut cocok bagi pembangunan Tubuh Kristus.
Dibangun dengan Kaum Beriman
Yang Dewasa
Tubuh Kristus dibangun dengan kaum beriman yang dewasa sebagai unsurnya melalui pertumbuhan mereka dalam hayat Kristus hingga dewasa (Ef. 4:15-16).
Membangun Dirinya Sendiri di dalam Kasih
Tubuh Kristus juga membangun dirinya sendiri di dalam kasih (Ef. 4:16). Pertama, Tubuh Kristus disatukan bersama melalui setiap sendi suplai yang limpah, yaitu anggota-anggota yang berkarunia khusus. Kemudian Tubuh Kristus tedalin bersama oleh pelayanan setiap bagian, yaitu seluruh kaum saleh, sesuai dengan kadar pelayanan tiap-tiap anggota. Disatukan bersama dan tedalin bersama seperti satu bangunan yang terlebih dahulu memakai konstruksi baja, yaitu memakai tiang baia, bentangan-bentangan baja yang disatukan bersama; di antara konstruksi baja masih banyak lubang, masih memerlukan bahan-bahan yang lain untuk menutupi lubang tersebut, sehingga menjalin keseluruhan bangunan menjadi satu. Konstruksi baja itu seperti kaum saleh yang memiliki karunia khusus, bahan-bahan yang memenuhi di tengah-tengah konstruksi baja itu seperti kaum saleh yang telah mendapatkan penggenapan.
Rampung Sempurna dalam Yerusalem Baru
Setelah Tubuh Kristus dibangun, ia akan rampung sempurna dalam Yerusalem Baru (Why. 21-22).
SATU PERAMPUNGAN - SATU KOTA
"Kota Kudus Yerusalem Baru"
Bukan Hanya Kudus, Juga Baru
Sebutan "Kota Kudus Yerusalem Baru" ini menyiratkan bahwa kota ini tidak hanya kudus tetapi juga baru (Why. 212). Kota ini kudus, karena dia dipisahkan, dikuduskan bagi Allah, menurut sifat kudus Allah menjadi barang milik Allah. Inilah sebabnya dia disebut kota kudus. Selain itu kota ini juga baru, karena sebagai bagian utama dari ciptaan Allah dia mengandung hakiki kebaruan Allah (2 Kor. 5:17). Inilah sebabnya kota ini disebut Yerusalem Baru, karena memiliki hakiki baru Allah. Kota ini disusun oleh Allah, karena itu memiliki sifat kudus Allah juga memiliki kebaruan Allah.
Perampungan Sempurna Pekerjaan Allah
dari Ciptaan Lama Hingga Terjadinya Ciptaan Baru
Kota kudus Yerusalem Baru adalah perampungan sempurna pekerjaan Allah dari ciptaan lama hingga terjadinya ciptaan baru melalui empat zaman dari sejarah manusia (zaman sebelum hukum Taurat, zaman hukum Taurat, zaman kasih karunia, dan zaman kerajaan), mulai dari Allah menciptakan roh bagi manusia dan menempatkan manusia di depan pohon hayat, sampai kepada perampungan kota ini sesuai dengan perkenan kehendak-Nya, yang merupakan tujuan yang ditetapkan ekonomi kekal-Nya. Yang dikatakan di sini adalah bahasa baru, kebudayaan baru, kebudayaan sorgawi. Ciptaan batu Allah dimulai dari ciptaan lama yang melalui empat zaman. Ciptaan baru ini dimulai dari Allah menciptakan roh bagi manusia, kemudian menaruh manusia di depan pohon hayat, sampai kepada penggenapan Yerusalem Baru.
Susunan Unik dari Allah Tritunggal yang
Telah Melalui Proses dan Rampung dengan Umat-Nya
yang Dipilih-Nya dalam Kekekalan Lampau, yang Telah Ditebus,
Dilahirkan kembali, Diubah, dan Dimuliakan
Kota ini juga adalah susunan unik dari Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rampung sempurna dengan umat-Nya yang dipilih-Nya dalam kekekalan lampau, yang telah ditebus, dilahirkan kembali, diubah, dan dimuliakan
Kemah Allah, Bait Allah
Disinggung dari sifat insani kota ini, dia adalah kemah Allah (tempat kediaman Allah di antara manusia, Dia adalah Raja yang unik yang berkuasa atas seluruh langit baru dan bumi baru); disinggung dari sifat ilahi kota ini, Dia adalah bait Allah (tempat kediaman umat tebusan Allah. Mereka adalah keluarga imamat yang rajani, melayani Allah, menjadi raja-raja yang berkuasa atas bangsa-bangsa di sekitar Yerusalem Baru dalam kekekalan). Pendek kata, dari segi insani Yerusalem Baru, dia adalah kemah Allah, adalah manusia menjadi tempat kediaman Allah; menurut sifat ilahi Yerusalem Baru, dia adalah bait Allah, adalah Allah menjadi tempat kediaman manusia.
Bahan-bahan Konstruksi Kota Ini
Selanjutnya kita melihat bahan-bahan konstruksi Yerusalem Baru. Dasar kota ini adalah emas, melambangkan sifat Allah (Why. 21:18b). Pintu-pintu gerbang kota ini adalah mutiara-mutiara, menyatakan hasil kematian Kristus yang menebus dan kebangkitan Kristus yang menyalurkan hayat (21:21a). Tembok kota dan pondasinya adalah batubatu permata, menyatakan hasil dari Roh yang mengubah (21:18a, 19-20). Tiga unsur utama ini adalah Allah Bapa sebagai dasar, Allah Putra sebagai pintu, Allah Roh sebagai tembok dan pondasinya.
Jalan Kota Ini
Jalan kota ini - di atas dasar emas yang bergandengan dengan takhta - adalah emas, menyatakan sifat Allah dan adalah satu-satunya jalan yang turun melingkar-dari puncaknya mencapai kedua belas pintu gerbangnya (21:21b).
Kemuliaan Kota Ini
Kemuliaan kota Yerusalem Baru adalah kemuliaan Allah yang terunggul, yang dalam Kristus menyinari seluruh kota (2 1:11).
Terang Kota Ini
Terang kota ini adalah Allah yang bersinar dalam Kristus Anak Domba sebagai lampunya (21:23).
Takhta Kota Ini
Takhta kota Yerusalern Baru adalah takhta Anak Domba Allah, di atas dasar emas, berhubungan dengan jalan emas, sebagai pusat kota untuk pemerintahannya (22:1b). Di sini kita harus khusus memperhatikan : terlebih dulu takhta berhubungan dengan dasar, kernudian berhubungan dengan jalan emas, jalan ini turun melingkar dari puncaknya mencapai kedua belas pintu gerbangnya.
Suplai Kota Ini
Suplai kota Yerusalern Baru pertama adalah pohon hayat, menyatakan Kristus Sang hayat yang almuhit, bertumbuh di seberang menyeberang sungai air hayat (222). Kemudian adalah sungai air hayat, menyatakan Roh almuhit itu yang telah rampung sempurna, mengalir ke luar dari takhta Allah dan Anak Domba (22:1).
Istri, Jodoh Kristus, yang
Adalah Perwujudan Allah Tritunggal yang Telah Melalui
Proses dan Rampung Sempurna
Kota Yerusalern Baru juga adalah istri, jodoh Kristus, yang adalah perwujudan Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rampung sempurna (21:9b, 2).
Kota yang Unik, Mengekspresikan
Kesatuan Unik Tubuh Kristus
Setiap bagian dari kota Yerusalern Baru yang unik ini mengekspresikan kesatuan unik Tubuh Kristus. Hari ini pekerjaan kita bagi Tuhan beserta hasilnya seharusnya dikendalikan dan diarahkan oleh pola ini. Apa yang disingkapkan oleh visi tentang kota yang unik ini seharusnya menjadi model dari apa adanya kita dan cara kita bekerja.
Bangsa-bangsa Yerusalern Baru
Bangsa-bangsa yang dipulihkan tetapi yang belum diselamatkan, yang datang dari penghakiman Kristus di atas takhta mulia-Nya, yaitu domba-domba, dibenarkan dan diutus oleh Kristus (Mat. 25:31-46) untuk menjadi rakyat Yerusalem Baru di langit baru dan bumi baru. Di dalam Yerusalern Baru, tidak hanya ada Allah sebagai Raja yang membawa putra-putra-Nya untuk menjadi raja-raja yang memerintah, juga memerlukan rakyat. Bangsa-bangsa adalah rakyat yang akan diatur dan diperintah oleh keluarga rajani. Rakyat dalam Yerusalem Baru di langit baru dan bumi baru adalah domba-domba yang dikatakan dalam Matius 25.
PERKATAAN PENUTUP
Kita semua, para sekeda dan para penatua, perlu melihat visi tentang sepuluh "satu" yang besar dan penting ini. Setiap "satu" harus menjadi prinsip yang kuat, yang mengarahkan, memperbaiki, membetulkan, dan mengatur kita bagi petaksanaan kesatuan Tubuh Kristus yang tepat pada hari ini, dan untuk memelihara kita di jalur yang benar dari pekedaan Tuhan, agar kita tidak dipermalukan pada takhta penghakiman Tuhan kita, sebaliknya mendapatkan pahala dari-Nya, untuk berbagian dalam status-Nya sebagai raja dan imam dalam kerajaan.
Saya percaya ini sangat jelas. Sepuluh "satu" yang besar dan penting ini memberitahu kita, bahwa kalau kita tidak menerima jalan Tuhan untuk membangun Tubuh Kristus, kita tidak akan ada jalan. Ini berarti jika kita tidak berada di jalan pemulihan, kita tidak ada jalan. Selama 73 tahun ini, di tengah- tengah kita sedikitnya ada delapan kali pernberontakan. Sejarah memberitahu kita, tidak ada satu pun dari pemberontakan itu yang akhirnya menghasilkan hal-hal yang positif. Orang-orang yang melakukan pemberontakan akhirnya tidak memiliki jalan untuk ditempuh. Dalam Yerusalem Baru hanya ada satu jalan, satu penempuhan. Tak peduli Anda masuk dari mana, akhirnya pasti berada di atas satu jalan ini. Jalan ini membuat Anda menjadi satu dengan semua orang lainnya. Jika Anda berkata, bahwa Anda tidak menyenangi si anu, lalu Anda ingin menempuh jalan yang lain, Anda tidak akan ada jalan.
Pemberontakan yang baru lalu, timbul pada bulan September 1987, sampai saat ini telah genap delapan tahun satu bulan. Di manakah orang yang memberontak sekarang? Mereka tidak mempunyai jalan. Empat orang di antara mereka yang mengepalai, tadinya berada di dalam pemulihan, bagi pemulihan Tuhan, dan orang-orang menghormati mereka. Tetapi di manakah mereka hari ini? Di manakah pekerjaan mereka? Saya merasa menyesal bagi mereka. Jika Anda tidak menempuh jalan pemulihan Tuhan, maka hampir-hampir tidak ada tempat untuk Anda tuju, tidak ada jalan untuk maju ke depan. Ini bukan satu perkara yang kecil. Saudara-saudara, ijinkan saya memberitahu kalian, meninggalkan pemulihan bukanlah satu perkara yang kecil. Saya berlaku jujur dan sesungguhnya kepada kalian semua. Sejak 1932, saya sudah mulai berbicara bagi Tuhan, sampai hari ini telah genap 63 tahun; perkataan saya ini adalah berdasarkan pengalaman saya selama 63 tahun di dalam pemulihan Tuhan. Inilah sebabnya saya harus setia kepada kalian semua, memberikan garis besar ini kepada kalian, agar kalian nampak inilah satu-satunya jalan. Inilah jalan, tidak ada jalan yang lain.
Saya percaya tidak lama kemudian, mungkin 25 tahun ini, paling banyak 50 tahun, karya pemulihan Tuhan, teologi pemulihan Tuhan, akan menaklukkan semua pakar teologi. Hari ini banyak sekolah Alkitab dalam kekristenan yang sedikit banyak telah menyimpang dari garis inti ekonomi Allah dalam Alkitab. Wahyu dalam pemulihan Tuhan akan menangkap semua orang yang memiliki hati menuntut, agar mereka menjadi pemenang-pemenang; ini akan mengakhiri zaman ini dan mendatangkan kerajaan Tuhan. Kaum saleh kekasih, untuk ini kita harus mempersembahkan apa adanya diri kita, milik kita, kemampuan kita, dan menaruh di atas mezbah, mutlak dipersembahkan kepada Tuhan, agar Tuhan bisa memiliki jalan untuk menyebarkan wahyu ilahi pemulihan-Nya ke seluruh bumi.
LATIHAN DAN PELAKSANAAN
JALAN YANG DITETAPKAN ALLAH
(1)
BAB
1 2 3 4 5 6 7 8 9
10 11 12
PRAKATA
Seri berita-berita ini diberikan oleh Saudara Witness Lee dalam Pelatihan Sepenuh Waktu di Anaheim pada musim gugur 1989.