SATU KRISTUS – SATU YANG TIDAK TERDUGA (1)
I. Kristus adalah Putra Allah yang tunggal dan kekal, adalah yang kedua dari Trinitas Ilahi - Yoh. 1:1-2,18; Mat. 28:19.
II. Dia itu swa-ada, kekal-ada, dan saling huni dengan Bapa dan Roh dalam kekekalan.
III. Dia, bersama-sama dengan Bapa dan Roh, adalah satu-satunya Allah - Yoh. 1:1; Rm. 9:5; Ibr. 1:8.
IV. Dia adalah Pencipta (Ibr. 1:10), segala sesuatu diciptakan meialui Dia (Yoh. 1:3; Kol. 1:16a), ada didalam Dia (Kol. 1:17), dan akan menjadi warisan bagi Dia sebagai Ahli Waris (Kol. 1:16b; Ibr. 12; Rm. 11:34-36).
V. Di dalam waktu Dia menjadi manusia melalui inkarnasi-Nya, seorang manusia- Allah yang memiliki keilahian dan keinsanian sebagai sifat-Nya - Yoh. 1:1, 14; Ibr. 2:14.
VI. Dia adalah yang Sulung dari segala ciptaan - Kol. 1:15b.
VII. Dia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar substansi Allah - Ibr. 1:3a.
VIII. Dia adalah perwujudan Allah - Kol. 2:9.
IX. Dia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan - Kol. 1:15a.
X. Dia hidup dalam keinsanian-Nya di bumi untuk mengekspresikan Allah selama tiga puluh tiga setengah tahun - Dia adalah Allah yang dinyatakan dalam daging - 1 Tim. 3:16.
XI. Dia adalah Saksi Allah yang setia - Why. 1:5.
XII.Dia adalah kemah Allah sebagai tempat tinggal Allah yang dapat bergerak di antara manusia - Yoh. 1:14.
XIII. Dia adalah bait Allah sebagai tempat tinggal Allah yang menetap di bumi - Yoh. 2:19-21.
XIV. Dia adalah terang dunia - Yoh. 8:12.
XV. Dia melewati kematian yang almuhit yang menyalibkan Iblis (Satan) - si ular tua (Yoh. 3:14; Ibr. 2:14), dosa (Rm. 8:3; Yoh. 1:29), dunia (Yoh. 12:31), manusia yang jatuh dengan dagingnya (Rm. 6:6; Gal. 2:20), ciptaan lama (yang diwakili oleh manusia lama yang telah jatuh), dan hukum Taurat dengan ketentuan-ketentuannya (Rm. 10:4; Kol. 2:14; Ef. 2:15), baqi perampungan penebusan kekal Allah (Ibr. 9:12), dan melepaskan hayat ilahi-Nya dari insani-Nya untuk disalurkan ke dalam orang-orang yang percaya kepada-Nya (Yoh. 12:24; 3:15).
XVI. Dia bangkit dari antara orang mati (Mat. 28:6-7; 1Kor. 15:3b), dan melalui kebangkitan-Nya, Dia dalam keinsanian-Nya dinyatakan sebagai Putra sulung Allah (Rm. 1:4; 8:29; Kis. 13: 33), menjadi Roh pembed-hayat (1 Kor. 15:45), dan dengan hayat kebangkitan-Nya, Dia melahirkan kembali semua orang yang telah dipilih oleh Allah sebelum dunia dijadikan (1Ptr. 1:3).
XVII. Dia naik ke tingkat-tingkat langit, dan dalam kenaikan-Nya Dia dimahkotai dan didudukkan di atas takhta untuk menjadi :
A. Tuhan dari semua orang dan segala sesuatu untuk memerintah seluruh alam semesta - Kis. 10:36.
B. Kristus - Yang Diurapi dari Allah - untuk merampungkan ekonomi Allah - Kis. 2:36.
C. Penguasa raja-raja bumi (Why. 13) untuk mengatur situasi dunia dan lingkungan umat pilihan Allah agar mereka dapat diselamatkan oleh Dia sebagai :
D. Juruselamat yang akan diterima oleh semua orang yang percaya kepada-Nya sebagai segala sesuatu mereka - Kis. 5:31.
E. Kepala gereja untuk merawat gereja sebagai Tubuh-Nya - Ef. 1:22-23; 5:29-30.
F. Penolong di langit di hadapan Allah untuk memperhatikan semua masalah dan keperluan anggota-anggota-Nya (1 Yoh. 21), dan Dia adalah Yang dinyatakan oleh RohNya sebagai Penolong di dalam anggota-anggota-Nya (Yoh. 14:16-20).
G. Minister sorgawi untuk melayankan langit (sorga) ke dalam kaum beriman-Nya untuk membuat mereka menjadi warga sorgawi - Ibr. 82; Flp. 3:20.
H. Imam Besar agung di tingkat-tingkat langit untuk memperhatikan keperluan-keperluan kaum beriman-Nya, bersyafaat bagi mereka, dan menyelamatkan mereka dengan sempurna - Ibr. 4:14-15; 7:25-27.
I. Pengantara perjanjian yang baru, yang diwariskan oteh Dia kepada kaum beriman-Nya melalui kematian-Nya, untuk melaksanakannya - Ibr. 8:6; 9:15.
J. Jaminan perjanjian yang lebih baik untuk menjadi garansinya - Ibr. 7:22.
Doa :
Allah Bapa, kami menyembah-Mu atas firman-Mu. Tuhan Yesus, kami mengasihi-Mu, karena Engkau adalah firman Allah. Kami juga berterima kasih kepada-Mu atas sidang malam hari ini. Kuatkanlah kami, urapilah kami dalam berbicara dan mendengar, berilah kami wahyu yang sejati dalam setiap perkataan, amin.
Kita telah melihat satu Alkitab dan satu Allah, sekarang kita melihat butir ketiga dari sepuluh "satu" yang besar dan penting : Satu Kristus - satu Yang tidak terduga. Dalam tahun-tahun yang telah lewat, karena kesaksian kita terhadap kelimpahan Kristus yang tidak terduga, sering ada orang Kristen dalam kekristenan yang bertanya kepada kita, "Yang kalian miliki itu Kristus yang bagaimana? Apakah Kristus kalian berbeda dengan Kristus kami? Apakah kami yang ada di denominasi memiliki semacam Kristus, dan kalian memiliki Kristus yang lain?" Tidak diragukan lagi, hanya ada satu Kristus. Jutaan orang Kristen yang ada di dalam kekristenan, bahkan banyak orang Kristen yang di dalam Katolik, asal ia benar-benar orang Kristen, semuanya samasama memilild satu Kristus, seperti kita. Tetapi, sampai tahap yang bagaimana kita mengalami Kristus? Ini adalah satu persoalan.
Dalam berita ini saya berbeban semampu saya untuk mengumpulkan semua butir tentang Kristus. Kita masing-masing harus bertanya kepada diri sendiri, "Adakah aku mengalami Kristus dalam butir-butir ini? Dalam mengalami Kristus, sebenarnya aku telah mencapai tahap apa?" Kristus yang dialami oleh Paulus sama dengan Kristus yang dialami oleh beduta-juta orang Kristen; tetapi kenikmatan Paulus atas Kristus telah mencapai titik paling tinggi. Atas diri Kristus, baik dalam sifat, elemen, ketidakterbatasan, ketidakterdugaan, kealmuhitan-Nya, semuanya sama; tetapi atas pengalaman kaum beriman terhadap-Nya, terdapat berjuta-juta perbedaan.
Mungkin ada orang berkata, bahwa standar kenikmatannya terhadap Tuhan Yesus tidak cukup atau kurang. Tetapi "tidak cukup atau kurang" ini sangat relatif dan berkemungkinan dua. Kita harus bertanya kepada diri sendiri : sebenarnya sampai tahap apakah aku menikmati Tuhan Yesus? Tidak ada orang yang bisa menjawab bagi kita sampai tahap apa kita menikmati Kristus. Saya bedwta demikian adalah untuk membantu setiap orang di antara kita memahami, bahwa Kristus kita terlalu almuhit. Jika dalam alam semesta ini ada Allah, Dia justru adalah Allah itu; jika dalam alam semesta ini ada manusia, Dia adalah manusia itu. Segala sesuatu dalam dunia ini adalah bayangan, semua makanan dan minuman yang kita makan dan minum, realitasnya adalah Dia. Dia adalah makanan, Dia adalah air hidup. Menurut Pedanjian Baru, Kristus adalah segala sesuatu dan berada di dalam segala sesuatu (Kol. 3:11).
DALAM KEKEKALAN
Di dalam kekekalan, Kristus adalah Putra Allah yang tunggal dan kekal, adalah yang kedua dari Trinitas ilahi (Yoh. 1:1-2, 18; Mat. 28:19). Kita tidak bisa hanya mengetahui butir ini; kita masih perlu bersaksi kepada teman-teman dan sanak famili kita bahwa Kristus adalah Putra Allah yaIng tunggal dan kekal dan Dia adalah yang kedua dari Trinitas ilahi. Kristus itu juga swa-ada, kekal-ada, bahkan Dia saling huni dengan Bapa dan Roh dalam kekekalan. Dalam kekekalan, Dia dengan Bapa dan Roh adalah Allah satu-satunya (Yoh. 1:1; Rm. 9:5; Ibr. 1:8). Dia sebagai Putra, dengan Bapa dan Roh Kudus adalah satu Allah.
DALAM PENCIPTAAN
Di dalam penciptaan, Kristus adalah Pencipta (Ibr. 1:10), segala sesuatu diciptakan melalui Dia (Yoh. 1:3; Kol. l:16a), segala sesuatu juga ada di dalam Dia (Kol. 1:17), dan akan menjadi warisan bagi Dia sebagai ahli waris segala sesuatu (Kol. 1:16b; Ibr. 1:2; Rm. 10:34-36). Jika Anda mau mengenal butir ini, paling baik membaca Kolose 1:16-17. Di sana dikatakan, bahwa segala sesuatu bukan hanya diciptakan melalui Dia, lebih-lebih ada di dalam Dia. Banyak orang Kristen bisa berkata, bahwa Kristus telah menciptakan langit, bumi, segala sesuatu; tetapi mereka tidak bisa berkata, bahwa pada satu aspek Kristus adalah Pencipta, pada aspek lain juga adalah sarana terciptanya segala makhluk ciptaan. Tidak hanya demikian, Kristus juga adalah inti, segala sesuatu ada di dalam Dia. Selain itu, segala sesuatu akan diberikan kepada Kristus sebagai ahli waris. Kita semua harus belajar nampak butir ini.
DALAM INKARNAS1
Melalui Inkarnasi Menjadi Seorang
Manusia-Allah, Memiliki sifat Ilahi dan Insani
Melalui inkamasi menjadi seorang Manusia-Allah, Kristus memiliki keilahian dan keinsanian sebagai sifat-Nya (Yoh. 1:1, 14; Ibr. 2:14). Sedikit sekali orang Kristen yang bisa membahas butir ini; tetapi kita harus belaiar mengenal, membicarakan, bahkan menyatakannya kepada orang. Di dalam kekekalan, Kristus adalah Allah, tetapi dalam waktu, Dia menjadi seorang Manusia. Dua ribu tahun yang lalu, Kristus Allah yang ajaib ini telah menjadi seorang Manusia. Dalam inkarnasi-Nya, Kristus adalah seorang ManusiaAllah yang memiliki sifat ilahi dan sifat insani. Di dalamNya terbaur dua sifat Allah dan manusia.
Dia adalah Yang Sulung dari Segala Ciptaan
Sebagai manusia, Kristus adalah yang sulung dari segala ciptaan (Kol. 1:15b). Kristus bukan hanya Allah, juga bukan hanya manusia, Dia lebih-lebih adalah butir pertama dari makhluk ciptaan. Karena Kristus adalah manusia, maka Dia adalah bagian dari makhiuk ciptaan; tetapi bagaimana Dia bisa menjadi yang sulung dari segala ciptaan? Bagi manusia hal ini sulit dimengerti. Tetapi bagi Allah, hanya ada fakta, tidak ada unsur waktu. Seperti Kristus disalibkan 1900 tahun lebih yang lalu; tetapi Alkitab berkata, bahwa Dia adalah Anak Domba yang disembelih sejak dunia dijadikan (Why. 118).
Kita harus belajar mengenal dan membicarakan butir-butir ini, bahkan menyatakannya kepada orang. Setelah membaca berita-berita ini, kita akan nampak, bahkan pengenalah kita sebagai orang-orang yang ada di dalam pemulihan Tuhan masih tidak cukup. Apa yang seharusnya kita ketahui, kita masih belum mengetahuinya. Ada beberapa pemimpin dalam denominasi yang mendebat dengan berkata, "Yang menyebut Kristus sebagai ciptaan adalah bidat". Mereka mendakwa pembentuk aliran Nestorian (ajaran Cing di Cina) yang bernama Nestorius adalah orang yang mengatakan bidat ini. Sebenarnya, ini dikarenakan mereka tidak mengenal perkataan Paulus dalam Kolose 1:15b.
Dia adalah Cahaya Kemuliaan Allah
dan Gambar Substansi Allah
Menurut Ibrani 13, Kristus adalah cahaya kemuliaan Allah, sebagaimana terang adalah cahaya dari lampu; Dia juga adalah gambar substansi Allah. Allah mempunyai substansi dan Kristus adalah gambar substansi ini. Seperti sebuah stempel, memiliki substansi; jika kita mencapkan stempel ini ke atas kertas, kita akan mendapatkan satu gambar atau kesan. Sayang, hari ini manusia tidak nampak semua butir tentang Kristus ini.
Dia adalah Perwujudan Allah, Gambar Allah
Kolose 2:9 mewahyukan, Kristus juga adalah perwujudan Allah. Kristus ini sangat unggul. Dia adalah Pencipta, adalah yang sulung dari segala ciptaan, juga adalah perwujudan Allah. Allah tidak kelihatan, tidak dapat dijamah; tetapi Allah telah terwujud di dalam Kristus, sehingga Dia menjadi persona yang bisa dilihat oleh manusia, dan bisa dijamah oleh manusia. Karena itu, Dia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan (Kol. 1:15a), juga adalah perwujudan Allah, yang kelihatan, yang terjamah.
DALAM PENGHIDUPAN INSANI
Kristus hidup dalam sifat insani-Nya di bumi untuk mengekspresikan Allah selama tiga puluh tiga setengah tahun. Dia adalah Allah yang dinyatakan dalam daging (1 Tim. 3:16), hidup di bumi ini selama tiga puluh tiga setengah tahun. Dia mengekspresikan Allah di dalam diriNya sendiri, di dalam insani-Nya. Orang- orang Yahudi pada waktu itu bisa melihat Dia, bisa menjamah Dia, bahkan ada orang yang mencium Dia. Di dalam penghidupan insani-Nya, Kristus adalah saksi Allah yang setia (Why. 1:5) yang mempersaksikan Allah. Dia adalah kemah Allah sebagai tempat tinggal Allah yang dapat bergerak di antara manusia (Yoh. 1:14). Abraham tinggal di dalam kemah, karena itu dia bisa pergi ke banyak tempat demikian juga Kristus, Dia adalah kemah bagi Allah untuk tinggal di tengah-tengah manusia. Istilah "diam" dalam Yohanes 1:14 dalam bahasa aslinya adalah "berkemah", kata kerja, karena itu lebih tepat diterjemahkan "membuat kemah". Kemudian dalam Yohanes 2 Tuhan Yesus menyatakan diriNya sebagai bait : Dia adalah bait Allah, menjadi tempat kediaman Allah yang didirikan di bumi (ayat 19-21). Sampai pasal 8 Dia kembali menyatakan diri-Nya sebagai terang dunia (ayat 12). Inilah Kristus dalam penghidupan insani-Nya.
DALAM KEMATIAN-NYA YANG ALMUHIT
Kristus juga melewati kematian yang almuhit yang menyalibkan Satan (Iblis), si ular tua (Yoh. 3:14; Ibr. 2:14), dosa (Rm. 83; Yoh. 1:29), dunia (Yoh. 12:31), manusia yang jatuh dengan dagingnya (Rm. 6:6; Gal. 2:20), ciptaan lama (yang diwakili oleh manusia lama yang telah jatuh), dan hukum Taurat dengan ketentuan-ketentuannya (Rm. 104; Kol. 2:14; Ef. 2:15) bagi perampungan penebusan kekal Allah (Ibr. 9:12). Tidak hanya demikian, di dalam kematian-Nya, Kristus lebih-lebih melepaskan hayat ilahi-Nya dari kulit luar insani-Nya untuk disalurkan ke dalam kaum beriman-Nya (Yoh. 12:24; 3:15).
Kita semua harus belaJar membicarakan kematian Kristus yang almuhit kepada orang. Di atas salib, Kristus telah menyalibkan tujuh hal : Iblis, dunia, dosa, manusia yang jatuh dengan dagingnya, ciptaan lama yang diwakili oleh manusia lama yang telah jatuh, dan hukum Taurat dengan ketentuan-ketentuannya. Karena itu, di atas salib Dia telah menyingkirkan segala perkara yang negatif bahkan meliputi hukum Taurat. Pada aspek yang positif, Dia telah melepaskan hayat ilahi-Nya dari kulit luar insani-Nya. Dia seperti sebutir biji yang jatuh ke dalam tanah dan mati, yang melepaskan hayatnya dan menghasilkan banyak butir. Kematian Kristus yang aimuhit, di aspek negatif adalah untuk penebusan Allah, di aspek yang positif adalah untuk penyaluran hayat.
DALAM KEBANGKITAN
Tiga hari setelah Kristus mati di salib, Ia bangkit dari antara orang mati (Mat. 28:6-7; 1 Kor. 15:3b), melalui kebangkitan-Nya, dalam insani-Nya Dia dinyatakan sebagai Putra sulung Allah (Rrn. 14; 8:29: Kis. 8:33). Di dalam kekekalan, Dia adalah Putra Tunggal Allah, sekarang Dia telah menjadi Anak sulung Allah. Tidak hanya demikian, Dia juga telah menjadi Roh pernberi-hayat (1 Kor. 15:45), bahkan dengan hayat kebangkitan-Nya Dia melahirkan kembali semua orang yang telah dipilih Allah sebelum dunia dijadikan (1 Ptr. 13). Jadi di dalam kebangkitan, Dia dinyatakan dilahirkan sebagai Anak sulung Allah, menjadi Roh pernberi-hayat, bahkan melahirkan semua orang yang percaya kepada-Nya, termasuk Anda dan saya, menjadi anak-anak Allah. Haleluya, kita semua telah dilahirkan kembali di dalam kebangkitan-Nya.
DALAM KENAIKAN
Setelah kebangkitan, Kristus maju selangkah lagi, naik ke sorga, bahkan di dalam kenaikan-Nya itu Dia dimahkotai dan didudukkan di takhta, melaksanakan pelayanan sorgawi-Nya. Dia menjadi Tuhan dari semua,orang dan segala sesuatu untuk memerintah seluruh alam semesta (Kis. 10:36). Dia diangkat menjadi Kristus - Yang diurapi Allah -untuk merampungkan ekonomi Allah (Kis. 2:36). Dia menjadi Kepala raja-raja di bumi (Why. 1:5), untuk mengatur situasi dunia dan lingkungan umat pilihan Allah agar mereka bisa memperoleh keselamatan-Nya.
Jika Kristus hanya sebagai Juruselamat bukan sebagai penguasa segala situasi dan lingkungan, dan Anda berada di Alaska tanpa ada orang yang memberitakan Injil, sedangkan Allah mau menyelamatkan Anda, bagaimana Anda bisa beroleh selamat? Tetapi Dia adalah penguasa (Kepala), Dia mengendalikan dan mengatur segala macam situasi, membawa Anda dari Alaska ke New York, agar di New York Anda mendengarkan Injil dan beroleh selamat. Saya membenci sistern imperialisme, tetapi saya bersyukur kepada Tuhan karena Dia memakai sistern imperialisme untuk menyelamatkan saya. Ika bukan karena sistem imperialisme, keliristenan selama.nya tidak bisa tersebar ke daratan Cina, dan juga selamanya tidak bisa diberitakan di kampung halaman saya, sehingga saya beroleh selamat.
Kristus adalah Sang Penguasa sedemikian, karena itu Dia adalah segala sesuatu : Dia adalah Juruselamat yang diterima oleh seluruh kaum beriman-Nya sebagai segala sesuatu mereka (Kis. 5:31), Dia adalah Kepala gereja yang merawat gereja sebagai Tubuh-Nya (Ef. 1:22-23; 5:29-30); Dia adalah Pengantara di langit di hadapan Allah yang memperhatikan semua masalah dan keperluan anggotaanggota-Nya (1 Yoh. 2:1); Dia adalah yang dinyatakan oleh Roh-Nya sebagai Penolong di dalam anggota-anggota-Nya (Yoh. 14:16-20); Dia adalah pelayan sorgawi yang melayankan sorga ke dalam kaum beriman-Nya untuk membuat mereka menjadi warga sorgawi (Ibr. 82; F1p. 3:20); Dia adalah Imarn Besar Agung di tingkat-tingkat langit yang memperhatikan keperluan-keperluan kaum beriman-Nya, bersyafaat bagi mereka, dan menyelamatkan mereka sampai kepada kesudahannya (Ibr. 4:14-15; 7:25-27); Dia adalah pengantara Perjanjian yang baru, yang Ia wariskan kepada kaum beriman-Nya meialui kematian-Nya, untuk melaksanakannya (Ibr. 8:6; 9:15); Dia juga adalah jaminan perjanjian yang lebih indah/baik untuk menjadi garansinya (Ibr. 7:22). Jadi pelayanan Kristus di sorga (tingkat-tingkat langit) seluruhnya ada sepuluh aspek.
Kita membicarakan mulai Kristus dalam kekekalan hingga datang dalam waktu; dalam waktu Dia menjadi seorang manusia, menempuh penghidupan insani, mati dan bangkit, naik ke atas segala tingkat langit. Di dalam kenaikan-Nya, Dia di atas segala sesuatu. Hal yang patut disayangkan ialah, hari ini di antara orang Kristen, sedikit sekali yang mengetahui pelayanan sorgawi Kristus. Mereka hanya mengetahui Kristus adalah Juruselamat; tentang bagaimana Kristus melaksanakan penyelamatan-Nya, mereka tidak bisa mengatakan. Karena itu, kita perlu memberitakan dan menyatakan kelimpahan Kristus kepada orang.
PERSEKUTUAN MENGENAI KEPERLUAN
PEMULIHAN TUHAN MASA KINI
Saya juga ingin memakai kesempatan ini untuk bersekutu dengan kalian mengenai pemulihan dan keperluan pemulihan Tuhan pada masa kini. Setelah Perang Dunia II usai, banyak kaum beriman dari Cina datang ke Amerika Serikat. Di Amerika mereka memulai suatu persekutuan, tetapi belum memulai suatu pelayanan apa pun. Sampai sekitar tahun enam puluhan, Tuhan mengutus saya pergi ke Amerika, saya memulai melaksanakan pelayanan di Amerika Serikat. Melalui pelayanan ini, kebenaran pemulihan Tuhan yang sebagian besar merupakan buku-buku tulisan saudara Watchman Nee terbawa masuk ke dalam dunia bahasa Inggris. Tadinya pemulihan Tuhan hanya terbatas pada satu macam bahasa yaitu bahasa Mandarin; tetapi sejak tahun enam puluhan sampal tahun sembilan puluhan, selama 30 tahun, pemulihan Tuhan terus berkembang, mencapai seluruh bumi, memasuki berbagai macarn bahasa. Hari ini, literatur dalam pemulihan Tuhan telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.
Keadaan sekarang adalah demikian : Seluruh bumi terbuka kepada pemulihan Tuhan. Karena itu kita perlu melakukan dua hal : harus mengutus orang keluar agar mendapatkan orang, juga perlu ada persembahan harta untuk, menyuplai keperluan perluasan. Kita telah mengutus 130 orang ke Rusia; tetapi saat ini di Polandia, Rumania, Yunani, Amerika Latin, dan tempat-tempat lain, sangat memerlukan adanya orang pergi ke sana. Sekitar sepuluh hari yang lalu, saya menerima sebuah surat yang ditandatangani, oleh 38 saudara dari 7 negara di Amerika Selatan. Dalam surat itu, terlebih dahulu mereka memuji Tuhan : karena Tuhan telah memakai saya selama dua puluh satu setengah tahun ini untuk menyelesaikan Pelajaran-Hayat. Mereka semua mendapatkan faedah dalam dua puluh satu setengah tahun yang lalu itu, sekarang pun masih tetap mendapatkan faedah dan menerima terang yang besar dan wahyu yang puncak. Ini menampakkan kepada kita perlunya perluasan. Tetapi kapasitas kita tidak begitu besar; kita hanya bisa terlebih dulu memperhatikan beberapa negara penting di Eropa.
Hari ini : di dalam pemulihan Tuhan, ada empat butir harta kekayaan. Pertama, kita memiliki Alkitab yang seluruhnya terbuka. Selama ini tidak ada satu denominasi pun atau seorang pun yang demikian menjelaskan 66 kitab dalam Alkitab. Tetapi dalam waktu dua puluh-satu setengah tahun ini, Tuhan telah memakai pemulihan-Nya untuk menguraikan dengan jelas seluruh Alkitab. Melalui semua tafsiran dan penjelasan orang-orang di depan kita sebagai penolong, kita menafsirkan firman-Nya, ini adalah satu harta yang sangat berharga dalam pemulihan Tuhan. Kedua, Tuhan telah mendirikan lebih dari 2000 gereja lokal. Ini berarti, kita memiliki lebih dari 2000 titik pijak (pos) yang bisa menyebarkan kebenaran yang Tuhan tampakkan kepada kita. Ketiga, dalam lebih dari 2000 gereja ini sedikitnya ada 5000 orang beriman yang kuat, berfungsi. Keempat, dalam beberapa tahun belakangan ini, Tuhan membawa masuk beberapa orang yang kaya ke dalam pemulihan-Nya. Karena itu kita memiliki empat harta berharga ini : Alkitab yang terbuka; lebih dari 2000 titik pijak; 5000 orang beriman yang berguna, yang bisa dipakai oleh Tuhan di seluruh muka bumi; dan di tengah-tengah kaum beriman ada kekuatan suplai harta benda.
Kita telah memiliki empat butir harta yang berharga ini, maka kita harus bekerja sama dengan keperluan pemulihan Tuhan saat ini, mengutus orang pergi, pertama memperhatikan Rusia, di sana masih memerlukan banyak orang. Kita juga perlu mendukung dalam harta benda untuk memenuhi keperluan perluasan yang begitu besar. Dalam waktu empat tahun terakhir ini, perluasan di Rusia, bagi pekerja-pekerja perluasan sepenuh waktu dan untuk buku-buku yang diberikan secara cuma-cuma, telah menghabiskan lebih dari enam juta US dollar. Puji syukur kepada Tuhan, Dia memberi kita kasih karunia sehingga kita bisa melakukan semuanya ini.
Pada latihan musim panas, saya telah membicarakan masalah pendirian penerbit-penerbit di banyak lokal kepada saudara-saudara; juga ada orang yang telah mempersembahkan sejumlah persembahan yang besar untuk mendirikan penerbit-penerbit bagi penyebaran kebenaran. Kita harapkan di setiap kota penting di tiap-tiap negara bisa ada satu toko buku, di dalamnya ada ruang baca, agar orang bisa membaca buku di sana, dengan demikian terbuka kesempatan untuk memberitakan kebenaran pemulihan Tuhan kepada orang-orang setempat. Kita juga boleh mendirikan kursus-kursus bahasa Inggris, karena hampir kebanyakan orang di tiap negara senang belajar bahasa Inggris; itu akan sangat berfaedah. Tetapi kita juga mernerlukan orang pergi dan memerlukan persembahan harta.
Empat puluh tahun yang lalu dalam pergerakan perluasan pemulihan Tuhan, gereja-gereja di Taiwan telah dipakai Tuhan secara besar-besaran; mereka juga telah mengutus lebih dari 30 orang ke Rusia untuk perluasan, juga mempersembahkan dua juta US dollar. Tetapi saat ini gereja di Taipei menghadapi satu keperluan yang besar dan mendesak akan dana. Gereja di Taipei telah membeli sebidang tanah. Mereka sedang mengelola, mengadakan persiapan untuk mendirikan satu gedung bertingkat yang besar, yang direncanakan selesai dalam waktu dua setengah tahun. Pembangunan ini memerlukan dana satu miliar dollar Taiwan. Setelah pembangunannya selesai harganya bisa menjadi empat miliar dollar Taiwan. Gereja di Taipei juga bermaksud menyewakan sebagian dari bangunan bertingkat ini, dan dananya bisa dipergunakan untuk memenuhi keperluan perluasan pemulihan Tuhan. Jika gereja di Taipei bisa mempersembahkan sebanyak enam ratus juta dollar Taiwan, maka pinjaman ke bank akan bisa dikurangi, dan pinjaman beserta bunganya bisa lebih cepat dilunasi. Karena itu diharapkan kaum saleh bisa menerima beban semampunya dan mempertaruhkan untuk Tuhan, agar gereja di Taipei bisa memenuhi keperluan ini. Dalam 2 Korintus 7-8 Paulus menunjukkan, bahwa di dalam Tubuh Kristus juga perlu ada persekutuan harta benda. Kelak faedah yang didapat dari pembangunan ini bukan hanya untuk gereja di Taipei, juga untuk keperluan perluasan gereja- gereja dalam pemulihan Tuhan. Tetapi sekarang mereka sangat memerlukan dukungan gereja-gereja lokal lainnya. Semoga kita semua bisa mempersembahkan bagian kita semampunya untuk pengelolaan dan faedah dalam pemulihan Tuhan.