"ROH ITU SENDIRI DENGAN ROH KITA" KUNCI UNTUK MEMBUKA KEDELAPAN BAGIAN KESELAMATAN ORGANIK (2)
GARIS BESAR
VII. Membuka bagian ketujuh tentang penyerupaan :
A. Penyerupaan merupakan perampungan pengubahan. Pengubahan adalah suatu pekerjaan bertahap untuk mengubah kita ke dalam gambar mulia Kristus (2 Kor. 3:18). Pengubahan memerlukan suatu perampungan, dan perampungan ini adalah penyerupaan untuk menyerupakan kaum beriman yang telah diubah ke dalam gambaran Putra sulung Allah - manusia Allah pertama - Rm. 8:29.
B. Penyerupaan yang sedemikian ini merupakan kedewasaan penuh dari Allah Tritunggal yang telah melalui proses - Bapa terwujud di dalam Putra dan Putra dinyatakan sebagai Roh itu - sebagai hayat ilahi di dalam Kristus (Kol. 1:28) yang bertumbuh dalam kaum beriman hingga mencapai kematangan.
C. Ini juga adalah manusia dewasa yang mencapai ukuran perawakan kepenuhan Kristus - Ef 4:13.
VIII. Membuka bagian kedelapan tentang pemuliaan :
A . Pemuliaan adalah tahap akhir dari keselamatan organik Allah di dalam Kristus, yang membawa kaum beriman yang telah diserupakan ke dalam kemuliaan Allah - Rm. 8:18, 2 1; Ibr. 2: 10; 1 Ptr. 5: 10.
B . Pemuliaan yang demikian ini adalah penjenuhan kemuliaan Allah dari dalam kaum beriman, seperti peresapan tinta saat pemeteraian yang diterima kaum beriman pada saat mereka diselamatkan - Ef 1:13; 4:30.
C. Pemuliaan yang demikian ini adalah untuk mentransfigurasi (mengubah) tubuh kita yang hina menjadi serupa dengan tubuh-Nya yang mulia (Flp. 3:21). Maka pemuliaan ini disebut penebusan tubuh kaum beriman – Ef. 4:30; Rm. 8:23.
D. Pemuliaan yang demikian ini, penebusan tubuh kita ini, adalah pengangkatan sebagai anak (kenikmatan penuh akan keputraan kita - Tl.) - Rm. 8:23.
IX. Membuka bagian tambahan dari keselamatan organik Allah yang diperkuat tujuh ganda :
Catatan - Tiga bagian ministri Kristus :
1. Bagian pertama, yaitu ministri-Nya di bumi, telah di rampungkan oleh-Nya sebagai Kristus dalam dagin di alam fisik secara yuridis, dimulai dari inkarnasi Nya sampai kematian-Nya, yaitu selama tiga pulu tiga setengah tahun masa hidup-Nya.
2. Bagian kedua, yaitu ministri surgawi-Nya, dilaksanakan oleh-Nya sebagai Kristus yang adalah Roh pem beri hayat di dalam alam misterius secara organik, di mulai dari kebangkitan-Nya sampai akhir milenium, di dalam zaman gereja dan zaman kerajaan.
3. Bagian ketiga, yaitu ministri surgawinya yang diperkuat tujuh ganda, dilaksanakan oleh-Nya sebaga Kristus yang adalah Roh pemberi hayat yang diperkuat tujuh ganda dalam alam misterius yang secara organik diperkuat tujuh ganda, dimulai dari kemerosotan gereja sampai langit baru dan bumi baru yang akan datang.
A. Untuk :
1. Menyelamatkan kaum beriman dalam gereja di Efesus dari kehidupan gereja yang formal yang telah kehilangan kasihnya yang semula kepada Tuhan, kapasitas cahaya kaki dian, dan kenikmatan akan Kristus sebagai hayat, untuk menjadi para pemenang sehingga mereka akan diberi pahala yaitu makan dari pohon kehidupan di dalam Taman Firdaus Allah - Yerusalem. Baru dalam zaman kerajaan - Why. 2:1-7.
2. Menguatkan kaum. beriman yang menderita dalam gereja di Smirna, agar menang atas penganiayaan dengan menjadi martir sehingga mereka akan diberi pahala yaitu tidak merasakan kematian yang kedua selama zaman kerajaan - Why. 2:8-11.
3. Menguduskan kaum beriman dalam gereja di Pergamus dari keesaan dengan dunia dan dari ajaran-ajaran Bileam dan orang-orang Nikolaus, untuk menjadi para pemenang sehingga mereka dapat diberi pahala yaitu makan manna yang tersembunyi dan menerima batu putih yang di atasnya tertulis nama baru di dalam zaman kerajaan - Why. 2:12-17.
4. Menolong kaum beriman dalam gereja di Tiatira dari penyembahan berhala, percabulan, ajaranajaran si jahat, dan seluk beluk Satan, untuk menjadi para. pemenang, sehingga mereka dapat diberi pahala yaitu otoritas atas bangsa-bangsa di zaman kerajaan - Why. 2:18-29.
5. Membangkitkan kaum beriman dalain gereja di Sardis dari keadaan mereka yang mati dan sekarat, untuk menjadi para pemenang sehingga mereka dapat diberi pahala yaitu berjalan bersama Tuhan dengan pakaian putih dan nama mereka tidak dihapus dari kitab kehidupan melainkan diakui oleh Tuhan di hadapan Bapa dan para malaikat-Nya dalam zaman kerajaan - Why. 3:1-6.
6. Mendorong kaum beriman dalam gereja di Filadelfia untuk memegang teguh apa yang mereka miliki agar tidak ada seorang pun yang mengambil mahkota mereka, untuk menjadi para pemenang sehingga. mereka dapat diberi pahala yaitu menjadi sokoguru di dalam bait Allah dan padanya akan dituliskan nwna Allah dan nama Yerusalem Baru dan nama Tuhan yang baru di dalam zaman kerajaan - Why. 3:7-13.
7. Membangunkan kaum beriman dalam gereja di Laodikia dari keadaan mereka yang suam-suam kuku dan tanpa Kristus, mendesak mereka untuk membayar harga dengan emas yang telah dimurnikan, pakaian putih, dan minyak untuk melumas mata, serta membuka pintu mereka karena ketukan Tuhan, untuk menjadi para pemenang sehingga mereka dapat diberi pahala yaitu duduk di takhta Tuhan di dalam zaman kerajaan - Why. 3:14-22.
B. Melalui:
1. Ucapan Kristus yang berwujud Roh (pneumatik), yang tak terbatas, yang melepaskan hayat, dan yang diperkuat tujuh ganda (Anak Domba dengan tujuh Roh sebagai mata-Nya - Why. 5:6, 7) kepada ketujuh gereja pada permulaan masing-masing surat rasul menjadi ucapan Roh pemberi hayat yang diperkuat tujuh ganda dan yang almuhit kepada ketujuh gereja pada akhir setiap surat rasul secara universal - Why. 2:1, 7, 8, 11, 12, 17, 18, 29; 3:1, 6, 7, 13, 14, 22.
2. Partisipasi orang-orang kudus yang menang, yaitu mereka yang hidup dalam roh mereka - Why. 1: 10; 4:2; 17:3; 2 1: 10.
C. Demi :
1. Persiapan yang lengkap dari Mempelai perempuan bagi Kristus, sang Mempelai laki-laki, agar memiliki pernikahan-Nya yang jaya dalam milenium demi kepuasan-Nya menurut perkenanNya - Why. 19:7-9.
2. Pembentukan pasukan mempelai perempuan bagi Kristus untuk mengalahkan dan menghancurkan musuh-musuh utama-Nya dalam keinsanian, yaitu Antikristus dan nabi palsunya - Why. 19:11-2 1; 17:14.
3. Mengikat Iblis dan mencampakkan dia ke dalam jurang maut selama seribu tahun - Why. 20:13.
4. Mendatangkan kerajaan Kristus dan Allah, yang akan menjadi mileniurn - Why. 20:4-6.
5. Perampungan awal Yerusalern Baru dalam milenium. (Why. 2:7) dan perampungan sempurnanya dalam langit baru dan bumi baru (Why. 21:2).
D. Hasil akhir - Roh yang telah rampung akhir sebagai perampungan Allah Tritunggal yang telah melalui proses menjadi Mempelai laki-laki dan kumpulan orang-orang kudus yang menang menjadi mempelai perempuan dari roman universal antara Allah sang Penebus dengan manusia tebusan-Nya sebagai kesimpulan seluruh Kitab Suci - Why. 22:17.
Doa : Tuhan, kami bersyukur kepada-Mu untuk maksud ilahi-Mu. Engkau ingin membuat kami benar-benar serupa dengan-Mu dalam hayat dan sifat tetapi bukan dalam ke-Allahan. Tuhan, Engkau harus menambahkan hayat ilahi-Mu ke dalam insani kami yang diciptakan, jatuh, ditebus, dan dibangkitkan. Tuhan, Engkau sudah menguduskan watak kwni yang bengkok untuk menjadikan kami sama seperti apa adanya Engkau menurut sifat kudus-Mu. Tuhan, Engkau masih bekerja hingga tubuh kami tertebus untuk menjadikan kami sama seperti Engkau. Pada akhimya, kami akan dapat mengatakan, "Tuhan, apa adanya Engkau, kami pun demikian, dan apa adanya kami, Engkau pun dernikian. Perbedaannya hanyalah Engkau memiliki keAllahan. Kami bersyukur kepada-Mu dan menyembah-Mu karena kami tidak mempunyai ke-Allahan. Engkau adalah Allah satu-satunya. Engkau adalah Allah Tritunggal yang telah terproses dan rampung. Kami memiliki keinsanian sekaligus keilahian, dan Engkau memiliki keilahian sekaligus keinsanian. Alangkah ajaibnya, Allah memiliki keinsanian! Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rampung memiliki keinsanian. Tuhan, bukalah surga bagi karni. Kami ingin berada di surga untuk melihat semua perkara seperti Engkau melihatnya. Tuhan, berilah karni petah lidah. Ini benar-benar kebudayaan baru dalam alam misterius. Kami perlu bahasa-Mu; karni perlu kernampuan bicara dari-Mu.
VII. MEMBUKA BAGIAN KETUJUH
TENTANG PENYERUPAAN
A. Perampungan Pengubahan
Penyerupaan merupakan perampungan pengubahan. Pengubahan adalah suatu pekerjaan bertahap untuk mengubah kita ke dalam gambar mulia Kristus (2 Kor. 3:18). Pengubahan ini memerlukan perampungan. Kita masih dalam proses diubah, pengubahan kita belum rarnpung. Perampungan pengubahan adalah proses penyerupaan kita untuk menyerupakan kaum beriman yang telah diubah ke dalam gambaran Putra sulung Allah manusia Allah pertama (Rm. 8:29).
Kita perlu melihat perbedaan antara Kristus sebagai Putra tmiggal Allah dengan Kristus sebagai Putra sulung Allah. Kristus menjadi Putra sulung menunjukkan bahwa banyak putra okan muncul sesudah Dia. Kebangkitan Kristus menghasilkan tiga perkara besar: menghasilkan Putra sulung Allah, menghamilkan Roh pernberi hayat yang merupakan hasil pengubahan (transfiguration) Adam yang akhir (I Kor. 15:45b), dan melahirkan kernbali semua orang yang telah dipilih dan ditentukan dari semula (I Ptr. 1:3). Sungguh hasil yang luar biasa!
B. Kedewasaan Penuh dari Allah Tritunggal
yang Telah melalui Proses
Penyerupaan yang sedemikian ini merupakan kedewasaan penuh dari Allah Tritunggal yang telah metalui proses - Bapa terwujud di dalam Putra dan Putra dinyatakan sebagai Roh itu - sebagai hayat ilahi di dalam Kristus (Kol. 1:28) yang bertumbuh dalam kaum beriman hingga mencapai kematangan.
C. Manusia Dewasa
Ini juga manusia dewasa yang mencapai ukuran perawakan kepenuhan Kristus (Ef 4:13). Kepenuhan Kristus adalah Tubuh Kristus (1:23) yang memiliki perawakan dengan suatu ukuran. Kristus itu almuhit, alwasih, dan tidak terbatas; Dialah yang memenuhi semua dan di dalam segala, sesuatu. Kristus yang demikian mempunyai satu Tubuh, dan Tubuh ini adalah ekspresi-Nya. Tubuh ini mempunyai perawakan, dan perawakan ini mempunyai ukuran. Siapa yang dapat mengukur perawakan Tubuh Kristus, kepenuhan dari Kristus yang tidak terbatas? Tetapi penyerupaan kita terhadap gambaran Putra sulung Allah akan menjadi manusia dewasa yang mempunyai ukuran tepat dari perawakan yang tepat dari ekspresi Kristus yang tepat. Tubuh adalah jumlah keseluruhan kaum beriman yang melalui pengubahan telah diserupakan dengan gambaran Putra sulung Allah. Inilah manusia dewasa dengan ukuran perawakan kepenuhan Kristus. Meskipun ukuran yang demikian itu tidak terukur, kita dapat mencapainya melalui penyerupaan kita.
VIII. MEMBUKA BAGIAN KEDELAPAN
TENTANG PEMULIAAN
A. Tahap Akhir dari Keselamatan Organik Allah
Pemuliaan adalah tahap akhir dari keselamatan organik Allah dalam Kristus, yang membawa kaum beriman yang telah diserupakan ke dalam kemuliaan Allah (Rm. 8:18, 2 1; Ibr. 2: 10; I Ptr. 5:10). Jika kita ingin masuk ke dalam mulia, kita harus diserupakan dengan gambaran Kristus. Kita harus menyelesaikan "kuliah empat tahun" kita, dengan demikian kita baru dapat "diwisuda". Pemuliaan adalah wisuda setelah lulus menempuh pelajaran kehidupan kristiani. Kita tidak akan masuk ke dalam mulia secara mendadak seperti konsep kebanyakan orang Kristen. Pemuliaan adalah perampungan dari pekerjaan secara bertahap yang dimulai dari kelahiran kembali dan dilanjutkan melalui pernberian makan, pengudusan watak, pembaruan, pengubahan, pembangunan, dan penyerupaan. Dengan demikian "sertifikat lulus" yang akan menjadi pemuliaan kita akan diberikan kepada kita.
B. Penjenuhan Kemuliaan Allah
yang Terjadi dari dalam Kaum Beriman
Pemuliaan yang demikian ini adalah penjenuhan kemuliaan Allah yang terjadi dari dalam kaum beriman, seperti peresapan tinta saat pemeteraian yang diterima kaum beriman pada saat mereka diselamatkan (Ef. 1:13; 4:30). Ketika meterai yang menggunakan banyak tinta dibubuhkan pada beberapa halaman kertas, meterai itu akan meresapi kertas tersebut sampai halaman terakhir. Efesus 4:30 mengatakan bahwa kita dimeterai dengan Roh Kudus menjelang hari penyelamatan (kita dimeterai dengan Roh itu sampai hari penebusan - Tl.). "Sampai" berarti "mengakibatkan". Peresapan Roh Kudus yang memeterai ini, pada akhirnya akan mengakibatkan penebusan tubuh kita pada saat pemuliaan kita.
Berapa banyak kebebasan yang kita berikan pada peresapan ini dalam kehidupan kristiani kita? Kita mengalami pengudusan watak, pembaruan, pengubahan, dan penyerupaan secara lancar berarti kita mengijinkan peresapan ini untuk maju terus dengan cepat di dalam kita sampai pemuliaan kita. Berada dalam mulia ada dua aspek. Di satu aspek, kita akan masuk ke dalam mulia. Di aspek lain, kemuliaan ini meresapi kita dari dalam melalui peresapan Roh yang memeterai sepanjang kehidupan kristiani kita. Kita perlu berada di bawah peresapan Roh itu dari hari ke hari. Dengan demikian, kita akan masuk ke dalam mulia melalui peresapan batin ini, yang adalah penjenuhan kemuliaan Allah dari dalam batin kita.
C. Penebusan Tubuh Kaum Beriman
Pemuliaan yang demikian ini adalah untuk mentransfigurasi (mengubah) tubuh kita yang hina menjadi serupa dengan tubuh-Nya yang mulia (Flp. 3:21). Maka, pemuliaan ini disebut penebusan tubuh kaum beriman (Ef 4:30; Rm. 8:23). Istilah Yunani untuk pengubahan (transformation) dan pengubahan (transfiguration) adalah sama. Diubah (be transfigured) adalah tahap akhir pengubahan (transformation). Diubah (be transfigured) adalah untuk mengubah bentuk tubuh lahiriah kita. Hari ini, tubuh kita adalah tubuh hina, tetapi tubuh ini akan diubah (be transfigured) menjadi bentuk tubuh yang lain, yaitu menjadi seperti tubuh Kristus yang mulia.
D. Kenikmatan Penuh akan Keputraan Kita
Pemuliaan yang demikian ini, penebusan tubuh kita ini, adalah pengangkatan sebagai anak (kenikmatan penuh akan keputraan kita - Tl.) (Rm. 8:23). Kita adalah putra-putra Allah, tetapi tubuh kita belum "diputrakan". Tubuh kita akan diputrakan pada saat tubuh kita ditebus. Diubah (be transfigured), ditebus berarti diputrakan. Kita dilahirkan sebagai anak-anak Allah pada saat kita dilahirkan kembali, tetapi pada saat itu hanya roh kita yang diputrakan. Kelahiran kembali adalah langkah awal "pemutraan". Pemberian makan secara organik, pengudusan, pembaruan, pengubahan, pembangunan, dan penyerupaan adalah langkah-langkah berikutnya. Langkah terakhir adalah "pemutraan" tubuh kita.
Allah melahirkan kita kembali dengan hayat ilahi-Nya. Hal itu berarti Ia menambahkan hayat ilahi-Nya ke dalam hayat manusia kita. Hayat manusia kita diciptakan oleh Allah, tetapi kemudian menjadi jatuh. Itulah sebabnya kita perlu penebusan. Penebusan berarti menebus kembali hak milik kita yang telah hilang secara yuridis. Ketika Tuhan mati di atas salib, Ia mati bersama kita, bersama manusia alamiah kita. Kita disalibkan bersama Dia, dikubur bersama Dia, dan juga dibangkitkan bersama Dia (Gal. 2:20; Rm. 6:4; Ef 2:6). Karena itu, kita telah diciptakan, jatuh, ditebus secara yuridis, ditinggikan, dan dibangkitkan. Hayat manusia kita telah dicangkokkan dengan hayat Allah (Rm. 11:17). Jika tidak, bagaimana kita dapat hidup bersama Dia? Kita hidup bersama Dia karena kita mempunyai hayat kita sendiri sekaligus hayat-Nya. Kelahiran kembali berarti di samping hayat manusia, kita memiliki hayat Allah yang ilahi dan rohani.
Setelah kelahiran kembali, watak kita dikuduskan dengan unsur hayat kebangkitan Kristus. Melalui pengudusan, sifat kita yang alamiah, rusak, bengkok, dan bejat dibenahi dan diluruskan dengan sifat kudus-Nya. Roh Kudus menyalurkan sifat kudus Allah ke dalam diri kita untuk meluruskan watak kita yang bengkok. Karena kita mengambil bagian dalam sifat ilahi yang sempurna dan lurus, maka sifat kita dibenarkan.
Kemudian pikiran kita diperbarui, diubah. Filipi 2 mengatakan bahwa kita seharusnya mempunyai pikiran Kristus (ay. 5). Pekerjaan pembaruan Allah terjadi melalui Roh itu berbaur dengan roh kita untuk menjenuhi pikiran kita dengan segala pikiran dan logika Allah, untuk mengubah pikiran kita. Berdasar pada kelahiran kembali, pengudusan, dan pembaruan, hari ini Tuhan Roh sedang mengubah diri kita melalui penambahan hayat ilahi-Nya yang menyebabkan metabolisme ilahi di dalam kita. Hal ini mengubah seluruh diri kita.
Pada akhimya, pengubahan ini akan sepenuhnya menjadikan kita manusia dewasa yang memiliki ukuran perawakan kepenuhan Kristus, diserupakan dengan gambaran Putra sulung Allah, yaitu keseturuhan Allah Tritunggal. Akhirnya, melalui peresapan kemuliaan Allah di dalam kita, kemuliaan akan muncul dari kita. Kemudian kita akan masuk ke dalam mulia dan akan berada dalam mulia. Ketika kita mencapai kemuliaan ini, kita akan mengatakan, "Tuhan Allah, betapa besar rahmat dan kasih karunia-Mu, karena kami adalah apa adanya Engkau, dan Engkau adalah apa adanya kami." Inilah perampungan sempurna dari delapan bagian keselamatan organik Allah.
Keselamatan lengkap Allah bukan hanya menebus kita secara yuridis untuk mengampuni kita, membasuh kita, membenarkan kita, mendamaikan kita dengan-Nya, dan menguduskan kita secara kedudukan. Semua ini dilaksanakan oleh Kristus di dalam daging dalam ministri-Nya di bumi. Penebusan yuridis Allah hanyalah prosedur bagi-Nya untuk menyelamatkan kita secara organik sebagai Roh pemberi hayat, sebagai Kristus yang berwujud Roh (pneumatik), agar kita mengambil bagian dalam keselamatan organik Allah yang merupakan tujuan keselamatan lengkap Allah dalam ministri surgawi Kristus.
IX. MEMBUKA BAGIAN TAMBAHAN
DARI KESELAMATAN ORGANIIK ALLAH
YANG DIIPERKUAT TUJUH GANDA
Menurut Yesaya 30:26, terang matahari terik akan tujuh kali ganda dalam milenium. Hari ini, kita mempunyai Roh yang diperkuat tujuh ganda.
Ministri-Nya di Bumi
Bagian pertama, yaitu ministri-Nya di bumi, telah dirampungkan oleh-Nya sebagai Kristus dalam daging di alam fisik secara yuridis, dimulai dari inkarnasi-Nya sampai kematianNya, yaitu selama tiga puluh tiga setengah tahun masa hidupNya.
Ministri Surgawi-Nya
Bagian kedua, yaitu ministri surgawi-Nya, dilaksanakan oleh-Nya sebagai Kristus yang adalah Roh pemberi hayat di dalam alam misterius secara organik, dimulai dari kebangkitanNya sampai akhir milenium, di dalam zaman gereja dan zaman kerajaan. Inkarnasi adalah langkah awal, awal hidup-Nya di dalam daging. Tetapi kebangkitan adalah awal yang lain, awal diri-Nya menjadi Roh itu, untuk melaksanakan ministri surgawi-Nya.
Ministri Surgawi-Nya yang Diperkuat Tujuh Ganda
Bagian ketiga, yaitu ministri surgawinya yang diperkuat tujuh ganda, dilaksanakan oleh-Nya sebagai Kristus yang adalah Roh pemberi hayat yang diperkuat tujuh ganda dalam alam misterius yang secara organik diperkuat tujuh ganda, dimulai dari kemerosotan gereja sampai langit baru dan bumi baru yang akan datang. Kemerosotan gereja dimulai dalam abad pertama. Dalam 2 Timotius, Paulus memberi tahu kita bahwa semua orang yang di daerah Asia Kecil berpaling dari dia, meninggalkan ministrinya (1:15). Selain itu, mereka, seperti Himeneus dan Filetus, berusaha untuk menyingkirkan kebenaran tentang kebangkitan, mengatakan bahwa kebangkitan kita telah berlangsung (2:17-18). Paulus menyebutkan bahwa Demas telah meninggalkan dia karena cintanya terhadap zaman ini (4:10). Ia juga membicarakan Aleksander si tukang tembaga yang telah banyak berbuat kejahatan terhadapnya (4:14). Aleksander si tukang tembaga, itu pasti telah mengenal Paulus dengan baik. Kalau tidak, ia tidak mungkin dapat menjadi penentangnya. Semua penjelasan ini menunjukkan kepada kita mengenai kemerosotan gereja. Tidak lama setelah menulis 2 Timotius, yaitu sekitar tahun 67 setelah Masehi, Paulus mati martir. Tidak sampai tiga puluh tahun kemudian, Yohanes menulis kitab Wahyu yang menunjukkan kemerosotan gereja-gereja. Ia juga menulis 2 Yohanes, suatu surat yang menunjukkan larangan terhadap bidah yang sudah merayap masuk dalam gereja.
Kitab Wahyu dimulai secara demikian : "Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya, dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini" (1:4-5). Dalam ayat-ayat ini, ketujuh Roh itu dicantumkan sebagai yang kedua dari Trinitas ilahi. Kemudian kitab Wahyu memberi kita catatan lengkap tentang pergerakan Roh yang diperkuat tujuh ganda dalam ministri surgawi Kristus untuk melakukan banyak hal.
A. Untuk :
1. Menyelamatkan Kaum Beriman
dalam Gereja di Efesus
Roh yang diperkuat tujuh ganda bekerja untuk menyelamatkan kaum. beriman dalam gereja di Efesus dari kehidupan gereja yang formal yang telah kehilangan kasihnya yang semula kepada Tuhan, kapasitas cahaya kaki dian, dan kenikmatan akan Kristus sebagai hayat, untuk menjadi para pemenang sehingga mereka akan menerima pahala yaitu makan dari pohon kehidupan di dalam Taman Firdaus Allah - Yerusalem Baru dalam zaman kerajaan (Why. 2:1-7).
2. Menguatkan Kaum Beriman yang Menderita
dalam Gereja di Smirna
Kristus sebagai Roh pemberi hayat yang diperkuat tujuh ganda bekerja untuk menguatkan kaum beriman yang menderita dalam gereja di Smirna agar menang dari penganiayaan dengan menjadi martir sehingga mereka akan diberi pahala yaitu tidak merasakan kematian yang kedua selama zaman kerajaan (2:811). Ini menunjukkan bahwa kaum beriman yang tidak menang akan merasakan kematian yang kedua.
3. Menguduskan Kaum Beriman
dalam Gereja di Pergamus
Gereja di Pergamus telah menikah dengan dunia, karena itu Kristus sebagai Roh pemberi hayat yang diperkuat tujuh ganda bekerja untuk menguduskan kaum beriman dalam gereja di Pergamus dari keesaan dengan dunia dan dari ajaran-ajaran Bileam dan orang-orang Nikolaus, untuk menjadi para pemenang sehingga mereka dapat diberi pahala. yaitu makan manna yang tersembunyi dan menerima batu putih yang di atasnya tertulis nama baru di dalam zaman kerajaan (2:12-17).
4. Menolong Kaum Beriman
dalam Gereja di Tiatira
Roh pemberi hayat yang diperkuat tujuh ganda bekerja untuk menolong kaum beriman dalam gereja di Tiatira dari penyembahan berhala, percabulan, ajaran-ajaran si jahat, dan seluk beluk Satan, untuk menjadi para pemenang sehingga mereka dapat diberi pahala yaitu otoritas atas bangsa-bangsa di zaman kerajaan (2:18-29).
5. Membangkitkan Kaum, Beriman dalam,
Gereja di Sardis
Ministri surgawi Kristus yang diperkuat tujuh ganda adalah untuk membangkitkan kaum beriman dalam gereja di Sardis dari keadaan mereka yang mati dan sekarat, untuk menjadi para pemenang sehingga, mereka dapat diberi pahala yaitu berjalan bersama Tuhan dengan pakaian putih dan nama mereka tidak dihapus dari kitab kehidupan melainkan diakui oleh Tuhan di hadapan Bapa dan para malaikat-Nya dalam zaman kerajaan (3:1-6).
6. Mendorong Kaum Beriman
dalam Gereja di Filadelfia
Meskipun Filadelfia adalah gereja terbaik, kaum beriman di sana perlu memegang teguh apa yang mereka miliki agar tidak ada seorang pun yang mengambil mahkota mereka, untuk menjadi para pemenang sehingga mereka dapat diberi pahala yaitu menjadi sokoguru di dalam bait Allah dan padanya akan dituliskan narna Allah dan nama Yerusalem Baru dan nama Tuhan yang baru di dalam zaman kerajaan (3:7-13). Nama yang dituliskan atas mereka itu menunjukkan apa adanya mereka. Itu berarti bahwa merekalah Yerusalern Baru, dan mereka adalah Allah karena pada mereka dituliskan nama Allah. Mereka juga adalah Tuhan Yesus karena pada mereka dituliskan nama Tuhan yang baru. Tentu saja, mereka adalah Allah dan Tuhan Yesus hanya dalam hayat dan sifat bukan dalam ke-Allahan.
7. Membangunkan Kaum Beriman
dalam Gereja di Laodikia
Kaum beriman dalam gereja di Laodikia perlu dibangunkan dari keadaan mereka yang suam-suarn kuku dan tanpa Kristus. Karena itu Tuhan mendesak mereka untuk membayar harga dengan emas yang telah dimurnikan, pakaian putih, dan minyak untuk melumas mata, serta membuka pintu mereka karena ketukan Tuhan, untuk menjadi para pemenang sehingga mereka dapat diberi pahala yaitu duduk di takhta Tuhan di dalam zaman kerajaan (3:14-22). Mereka bukan hanya suamsuarn kuku, tetapi juga tanpa Kristus; Kristus berada di luar, mengetuk pintu gereja.
B. MELALUI :
1. Ucapan Kristus yang Berwujud Roh (Pneumatik)
yang Diperkuat Tujuh Ganda
Kita diselamatkan dari kemerosotan gereja melalui ucapan Kristus yang berwuJud Roh (pneumatik), yang tidak terbatas, yang melepaskan hayat, dan yang diperkuat tujuh ganda (Anak Domba dengan tujuh Roh sebagai mata-Nya - Why. 5:6). Ketujuh Roh itu adalah mata Kristus yang adalah Anak Domba. Tidak seorang pun yang dapat memisahkan mata Anda dari diri Anda. Roh tujuh ganda itu adalah mata Kristus, hal ini menunjukkan bahwa mereka satu dengan Kristus. Ucapan Kristus yang berwujud Roh (pneumatik) yang diperkuat tujuh ganda kepada ketujuh gereja pada permulaan masing-masing surat rasul menjadi ucapan Roh pemberi hayat yang diperkuat tujuh ganda dan yang almuhit kepada ketujuh gereja pada akhir setiap surat rasul secara universal (Why. 2:1, 7, 8, 11, 12, 17, 18, 29; 3:1, 6, 7, 13, 14, 22). Pada permulaan setiap surat rasul, Kristuslah yang berbicara, dan pada akhir setiap surat, Rohlah yang berbicara. Ini menunjukkan bahwa Kristus adalah Roh itu.
2. Orang-orang Kudus Pemenang Hidup
dalam Roh Mereka
Menang dari kernerosotan adalah melalui partisipasi orangorang kudus yang menang, yaitu mereka yang hidup dalam roh mereka ( Why. 1:10; 4:2; 17:3; 2 1:10). Di satu pihak, kemenangan kita adalah melalui ucapan Kristus yang menjadi ucapan Roh itu. Di lain pihak, kernenangan kita adalah melalui diri kita yang hidup di dalam roh kita sepanjang waktu. Dalam Wahyu 1:10, Yohanes mengatakan bahwa pada hari Tuhan, ia dikuasai oleh Roh (ia berada di dalam roh - Tl.). Ini menunjukkan bahwa rasul Yohanes adalah orang yang di dalam roh, selalu hidup di dalam roh.
C. DEMI :
1. Persiapan yang Lengkap
dari Mempelai Perempuan bagi Kristus
Ministri surgawi Kristus yang diperkuat tujuh ganda adalah untuk persiapan yang lengkap dari mempelai perempuan bagi Kristus, sang Mempelai laki-laki, agar memiliki pernikahanNya yang jaya dalam milenium demi kepuasan-Nya menurut perkenan-Nya (Why. 19:7-9).
2. Pembentukan Pasukan Mempelai Perempuan
Ministri surgawi Kristus yang diperkuat tujuh ganda juga adalah untuk pembentukan pasukan mempelai perempuan bagi Kristus untuk mengalahkan dan menghancurkan musuh-musuh utama-Nya dalam keinsanian, yaitu Antikristus dan nabi palsunya (Why. 19:11-21; 17:14). Antikristus dan nabi palsu yang akan datang akan menjadi musuh-musuh insani Kristus, melawan Kristus sampai puncaknya. Mereka beserta pasukan akan berperang berhadapan muka melawan Kristus. Tetapi Kristus dan mempelai perempuan-Nya akan menghancurkan mereka dan melemparkan mereka ke dalam lautan api.
3. Pengikatan Satan
Ministri Kristus yang diperkuat tujuh ganda adalah untuk mengikat Satan dan mencampakkan dia ke dalam jurang maut selama seribu tahun (Why. 20:1-3).
4. Kerajaan Kristus dan Allah
Ministri surgawi-Nya yang diperkuat tujuh ganda juga adalah untuk mendatangkan kerajaan Kristus dan Allah, yang akan menjadi milenium (Why. 20:4-6).
5. Perampungan Yerusalem Baru
Akhirnya, ministri surgawi Kristus yang diperkuat tujuh ganda adalah untuk perampungan awal Yerusalem. Baru dalam milenium (Why. 2:7) dan perampungan sempurnanya dalam langit baru dan bumi baru (21:2). Dengan kata lain, pertamatama Yerusalem Baru akan dirampungkan oleh para pemenang dalam skala kecil pada awal masa seribu tahun, kemudian baru dalam skala besar, yaitu dalam kekekalan. Melalui pendisiplinan selama seribu tahun, semua kaum beriman akan matang, diubah, dan diserupakan, untuk berbagian dalam Yerusalem Baru dalam kekekalan.
D. Hasil Akhir
Hasil akhirnya adalah Roh yang telah rampung akhir sebagai perampungan Allah Tritunggal yang telah melalui proses menjadi Mempelai laki-laki dan kumpulan orang-orang kudus yang menang menjadi mempelai perempuan dari roman universal antara Allah sang Penebus dengan manusia tebusan-Nya sebagai kesimpulan seluruh Kitab Suci (Why. 22:17). Kesimpulan dari seluruh Alkitab adalah satu pasangan, yang merupakan perampungan roman universal antara Allah sang Penebus dengan umat tebusan-Nya. Mempelai laki-lakinya adalah Allah sebagai Roh yang telah rampung, dan mempelai perempuannya adalah kumpulan dari semua pemenangnya. Semua ini dirampungkan melalui bagian tambahan dari keselamatan organik Allah yang diperkuat tujuh ganda.