STATUS GEREJA (2) TUBUH KRISTUS
Pembacaan Alkitab:
Ef. 44; Ef. 1:22-23; 5:23; 1 Kor. 12:12-13, 15, 21; Ef. 3:8; 3:19; Kol. 3:11; Yoh. 6:48, 57, 63.
Garis Besar
I. Kristus adalah Kepala
II. Kita adalah anggota Tubuh Kristus
III. Tubuh menerima dari Kepala
IV. Kepenuhan (ekspresi) Dia yang memenuhi semua dan dalam semua
V. Kepenuhan (ekspresi) Allah
Organisme Allah Tritunggal adalah Tubuh (Ef. 4:4). Allah yang abstrak dan misterius memiliki suatu organisme. Allah itu tidak kelihatan, namun Dia memiliki organisme yang kelihatan, Tubuh Kristus. Gereja sebagai Tubuh Kristus adalah bagi kepenuhan-Nya, ekpresi-Nya. Devinisi gereja sebagai kepenuhan Kristus dapat diilustrasikan dengan sebuah cangkir yang diisi oleh air sampai penuh sehingga cangkir itu penuh dengan air. Air di dalam cangkir dapat dilihat dan diekspresikan ketika air tumpah dari cangkir itu. Air yang tumpah adalah kepenuhan air, dan kepenuhan air itu adalah ekspresi air yang di dalam cangkir. Yohanes 1:16 berkata, "Karena dari kepenuhan-Nya kita semua telah menerima kasih karunia demi kasih karunia." Kita telah menerima kepenuhan Kristus yang berinkarnasi yang datang sebagai kasih karunia dan kebenaran (ay 17). Firman itu menjadi daging, dan Dia penuh kasih karunia dan kebenaran adalah kepenuhan dari Kristus yang berinkarnasi. Mengisi cangkir hingga penuh dengan air adalah mengisi "air demi air." Tuhan Yesus penuh dengan kasih karunia demi kasih karunia. Dari kepenuhan-Nya kita semua menerima kasih karunia demi kasih karunia. Kepenuhan adalah ekspresi dari kelimpahan. Tubuh orang adalah kepenuhannya, ekspresinya. Seorang Amerika yang besar yang telah menikmati begitu banyak makanan Amerika, kekayaan Amerika, dapat dikatakan sebagai kepenuhan Amerika, ekspresi Amerika. Gereja sebagai Tubuh Kristus adalah ekspresi, kepenuhan Kristus.
Gereja adalah Tubuh Kristus. Yesus Kristus, adalah perwujudan Allah Tritunggal, kaya dengan segala apa adanya Allah. Dia juga kaya dengan apa yang telah Dia rampungkan. Dia begitu ajaib dan menakjubkan. Persona universal yang ajaib itu juga memerlukan Tubuh yang sama-sama ajaib dan menakjubkan untuk memuat dan mengekspresikan Dia. Setelah Dia melalui proses-Nya dan naik ke surga, Dia menjadi Kepala gereja, Tubuh-Nya. Karena itu gereja memiliki Kepala universal yang ajaib yang berada di takhta di surga dan Tubuh di bumi mengekspresikan Dia sebagai kepenuhan-Nya.
I. KRISTUS ADALAH KEPALA
Kristus adalah Kepala Tubuh. Dalam Efesus 5:23 Paulus berkata, "Kristus adalah Kepala gereja. Dialah Juruselamat Tubuh." Juruselamat adalah perkara kasih, sedangkan Kepala adalah perkara otoritas. Kita mengasihi Kristus sebagai Penyelamat kita, tetapi kita juga harus menjadi subjek bagi-Nya sebagai Kepala kita.
Sebagai Kepala gereja, Tubuh, Kristus bersatu dengan Tubuh. Sebagaimana dalam tubuh fisik seseorang kepala dan tubuh adalah satu, demikian juga dengan Kristus, Sang Kepala itu, dan gereja, Tubuh-Nya bersatu. Karena itulah gereja dengan Kristus adalah satu. Tubuh bersatu dengan Kepala dalam hayat dan Roh ilahi.
Segala yang telah dirampungkan, dihasilkan, dan dicapai Kristus sebagai Kepala bukan saja karena Tubuh tetapi juga untuk Tubuh (Ef. 1:22-23). Ini berarti, apa yang telah diperoleh Kepala kini menjadi milik Tubuh, karena yang diperoleh-Nya itu ditransmisikan kepada Tubuh. Karena itu, keberadaan Tubuh berasal dari transmisi Kepala. Apapun yang telah dilewati, diperoleh, dan dicapai Kristus, kini ditransmisikan ke dalam Tubuh.
II. KITA ADALAH ANGGOTA TUBUH KRISTUS
Tubuh harus memiliki anggota-anggota. Siapakah yang menjadi anggota Tubuh Kristus? Kita! Kita, dipilih Allah, ditebus Kristus, dan dilahirkan kembali Roh itu adalah anggota Tubuh Kristus. Kita menjadi Tubuh bukan karena menandatangani kontrak. Kita menjadi anggota Tubuh karena telah diselamatkan dan telah dibaptis. 1 Korintus 12:13 berkata, "Sebab dalam satu Roh kita semua, telah dibaptis menjadi satu Tubuh." Karena itu, Tubuh adalah organik, dari hayat; Tubuh bukanlah semacam bentuk organisasi.
Seperti tubuh manusia, tidak ada satupun dari anggota tubuh yang diupah dan tidak ada satu anggota tubuhpun yang boleh dibakar. Setiap anggota berasal dari hayat. Sama halnya dengan Tubuh Kristus. Kita tidak diupah juga tidak dapat dibakar. Tidak seorangpun dari kita diakui ke dalam Tubuh, sehingga tidak seorangpun yang dapat memecat dari Tubuh. Ini sangat ajaib. Kita dijamin bahwa kita akan tetap tinggal dalam Tubuh Kristus selamanya.
Kita boleh memiliki fungsi yang berbeda dalam Tubuh, namun kita masih satu tubuh. Kaki tidak dapat berkata, "Karena saya bukan tangan, maka saya bukanlah anggota Tubuh." (1 Kor. 12:15). Kepala juga tidak dapat berkata kepada kaki, "Saya tidak memerlukan engkau." (1 Kor. 12:21). Karena di dalam tubuh kita secara organik, kita tidak dapat dipecat. Kita berada dalam Tubuh selamanya untuk menikmati segala kekayaan Kepala.
III. TUBUH MENERIMA DARI KEPALA
Efesus 1:22b berkata, "dan Dia (Kristus) telah diberikan-Nya (Allah) kepada gereja sebagai Kepala segala sesuatu." Kristus adalah Kepala gereja yang secara langsung menggerakkan setiap gereja; sehingga Tubuh-Nya, gereja, mengekspresikan Kristus, untuk menerima segala apa adanya Kristus, gereja harus berhubungan dengan Kristus. Kalimat "kepada gereja" menunjukkan transmisi terus menerus dari Kristus, Kepala itu kepada gereja Tubuh-Nya. Segala kekayaan ilahi-Nya menjadi milik kita untuk kita nikmati selalu. Sepanjang waktu, Dia mentransmisikan segala apa adanya Dia, segala yang Dia miliki, segala yang telah Dia rampungkan, dan segala yang telah Dia dapat dan capai, ke dalam anggota-anggota Tubuh. Kita perlu membuka diri pada-Nya untuk menerima semua kekayaan ilahi ini sepanjang hari.
Ketika Anda bangun pagi, Anda dapat berdoa, "Oh Tuhan Yesus, Kau adalah Kepalaku. Aku menikmati segala apa ada-Mu. Mengalirlah ke dalam aku." Apabila Anda berdoa seperti itu, Roh itu akan mengalir dari Kepala ke dalam Anda untuk menyegarkan roh Anda. Kemudian Anda harus membaca ayat-ayat Alkitab pada hari itu. Kepala yang berada di takhta akan menjadi suplai kaya Anda untuk memperhidupkan Dia hari itu. Allah akan diekspresikan dalam kehidupan Anda. Anda akan dikuatkan untuk mengabarkan injil untuk menyelamatkan orang-orang dosa supaya mereka menjadi anggota Tubuh yang baru. Anda dan teman Anda yang baru selamat, dapat bernubuat dan bersaksi untuk memamerkan Kristus dalam sidang-sidang gereja bagi pembangunan Tubuh Kristus. Cara yang paling nikmat dan penuh untuk menempuh kehidupan insani kita dan kehidupan kekristenan kita adalah dengan hidup sebagai anggota Tubuh Kristus.
IV. KEPENUHAN (EKSPRESI) DIA YANG MEMENUHI SEMUA
DAN DI DALAM SEMUA
Gereja sebagai Tubuh Kristus adalah kepenuhan Dia yang memenuhi semua dan dalam semua. Efesus 1:23 berkata bahwa gereja "adalah Tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu." Menurut tata bahasa "kepenuhan" oposisi dengan "Tubuh-Nya." Ini berarti bahwa Tubuh adalah kepenuhan dan kepenuhan adalah Tubuh. Tubuh Kristus adalah kepenuhan-Nya. Kepenuhan hasil dari kenikmatan akan kekayaan Kristus (Ef. 3:8). Melalui menikmati kekayaan Kristus, kita menjadi kepenuhan Dia untuk mengekpresikan Dia.
Kepenuhan ini adalah kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan dalam semua. Kristus adalah Allah yang luar biasa tak terbatas, begitu besar, sehingga Dia memenuhi segala sesuatu dan dalam segala sesuatu. Kristus yang begitu besar memerlukan Tubuh untuk menjadi kepenuhan Dia untuk ekpresi-Nya yang sempurna.
Banyak orang Kristen yang tidak memahami pengertian kata kepenuhan yang disebutkan dalam Efesus 1:23 dan 3:19. Mereka berpikir bahwa perkataan kepenuhan berarti kekayaan. Kepenuhan bukan berarti kekayaan. Dalam Efesus tentang kekayaan Kristus yang tidak terbatas disebutkan dalam 3:8. Kita harus membedakan antara kekayaan dengan kepenuhan. Amerika Serikat memiliki supermarket penuh dengan kekayaan Amerika. Kekayaan Amerika merupakan produknya, tetapi kepenuhan Amerika adalah kebesaran Amerika. Kepenuhan ini merupakan ekspresi.
Kepenuhan berasal dari kekayaan. Namun bila kita tidak memakan dan mencerna kekayaan, kita tetap memiliki mereka tapi tidak memiliki kepenuhan. Kekayaan menjadi kepenuhan melalui makan dan mencerna. Jika kita tidak memakan dan mencerna kekayaan, kita akan tetap kurus dan pendek. Karena itu, gereja tidak hanya sebagai Tubuh Kristus, tetapi juga sebagai kepenuhan, ekspresi, hasil dari kenikmatan akan kekayaan Kristus.
Kepenuhan ini adalah ekspresi Dia, Kristus universal, yang memenuhi semua dan dalam semua. Kolose 3:11 berkata bahwa Kristus adalah semua dan di dalam semua. Semua, dua kali disebutkan di dalam ayat ini, menunjukkan pada orang-orang. Namun, dalam Efesus 1:23, "semua dan dalam semua" menunjukkan pada Kristus yang memenuhi segala sesuatu yang ada di alam semesta. Kristus tidak terbatas (Ef. 1:23; 3:18). Sebenarnya dimensi alam semesta adalah dimensi Kristus. Berapakah panjangnya? Berapakah tingginya? Berapakah dalamnya? Berapakah luasnya? Tidak ada seorangpun yang dapat memberitahu. Dimensi Kristus dalam Efesus 3:18 tidak terselidiki dan tidak terbatas. Dimensi ini adalah gambaran dari Kristus.
Kristus memenuhi semua dan dalam segala sesuatu, gereja, melalui menikmati kekayaan-Nya, akhirnya menjadi kepenuhan Dia. Jika saya hanya memiliki kepala, tanpa tubuh, saya tidak akan punya kepenuhan. Kepenuhan ini adalah ekspresi saya. Kita harus menyadari gereja sebagai Tubuh Kristus adalah kepenuhan Kristus sebagai ekspresi-Nya.
V. KEPENUHAN (EKSPRESI) ALLAH
Dalam Efesus 3:19 versi King James mengatakan kita "dipenuhi dengan segala kepenuhan Allah." Preposisi "dengan" secara hurufiah berarti "atas, menghasilkan." Kita dipenuhi atas segala kepenuhan Allah. Kita dipenuhi, menghasilkan ekspresi Allah. Di sini kepenuhan adalah ekspresi. Paulus berkata dia sujud berdoa supaya Bapa menguatkan dan meneguhkan kita dengan Roh-Nya di dalam batin kita. Sehingga Kristus diam di dalam hati kita, dan supaya kita dapat memahami dimensi Kristus — lebar, panjang, tinggi, dalam — supaya kita dipenuhi atas, menghasilkan, kepenuhan Allah, ekspresi Allah (Ef. 3:14-19).
Seluruh kitab Efesus menyangkut gereja. Gereja yang adalah rumah atau rumah tangga Allah (2:19), yang adalah Tubuh Kristus (1:23), dan yang adalah kepenuhan Allah sebagai ekspresi Kristus (1:23; 3:19). Menurut pasal 3, gereja dapat menjadi ekspresi yang demikian, bukan karena Kristus saja tetapi juga karena Allah, ketika Kristus diam dalam hati kita, kita dapat mengekpresikan kekayaan-Nya yang tidak terselidiki. Ketika kita menikmati Dia dengan cara demikian, kita dipenuhi dengan semua kekayaan Kristus, menghasilkan ekspresi Allah.
Hari ini gereja harus menjadi suatu ekspresi, hasil dari kenikmatan yang kaya akan kekayaan Kristus yang tidak terselidiki. Kita terbeban karena situasi di antara kekristenan. Di manakah ada ekspresi Allah? Saya mengharapkan di antara kita akan ada suatu ekspresi. Kita semua perlu berdoa bagi diri kita sendiri seperti yang dilakukan Paulus dalam Efesus 3. Kita harus bersujud kepada Bapa supaya Dia meneguhkan dan menguatkan batin kita sehingga Kristus diam dalam hati kita, secara penuh tinggal menetap dalam setiap jalan, setiap bagian, dari diri batin kita. Kemudian kita dapat menikmati kasih-Nya, kita dapat menyentuh dan memiliki dimensi-Nya. Kita akan penuh dengan Dia, penuh akan kepenuhan Allah, ekspresi Allah. Ini bukan hanya jemaat atau jemaat dari kekristenan yang dipanggil keluar. Ini adalah sekelompok orang yang penuh dengan milik Kristus dan menikmati Kristus untuk sepenuhnya, dipisahkan oleh Dia dan dipenuhi dengan Dia, sehingga mereka menjadi perluasan, menjadi ekspresi Allah.
Apa yang kita makan itulah yang kita ekspresikan. Ketika saya masih muda, kadang-kadang saya mengunjungi kakek saya yang tinggal di tepi laut. Mereka sering makan ikan, sedangkan keluarga saya hampir tidak pernah makan ikan. Kapan saja saya pergi ke rumah kakek saya, saya selalu mencium yang tidak lain adalah bau ikan. Suatu hari saya berkata kepada ibu saya mengapa setiap orang di sana baunya seperti ikan. Ibu saya menjawab, "Tidakkah engkau tahu bahwa setiap hari mereka makan ikan? Itulah sebabnya bau mereka seperti ikan!" Apa yang kita makan, kita akan menjadi dan kita ekspresikan.
Apabila kita makan Yesus, kita "berbau" Dia (2 Kor. 2:15), kita mengekspresikan Dia, dan kita menjadi Dia. Apakah gereja? Gereja adalah ekspresi Kristus yang kita makan. Semua kepenuhan ke-Allahan diwujudkan dalam Kristus ini, dan Kristus ini adalah roti hayat kita (Yoh. 6:48). Dia berfirman, "Barangsiapa yang makan Aku, akan hidup oleh Aku" (Yoh. 6:57). Ketika kita makan Kristus, kita hidup oleh Dia. Kristus ini adalah perwujudan Allah Tritunggal; ketika kita makan Kristus, kita makan Allah Tritunggal. Yesus Kristus, Juruselamat kita, perwujudan Allah Tritunggal, adalah manna sehari-hari kita, makanan sehari-hari kita. Kita makan Dia, kita mengekspresikan Dia. Ekspresi ini adalah kepenuhan Dia yang memenuhi semua dan dalam segala sesuatu. Akhirnya menjadi kepenuhan Allah Tritunggal. Kita dapat menjadi ekspresi yang sedemikian adalah melalui makan Yesus. Biarkanlah Dia menyisihkan seantero Anda. Biarkanlah Dia menempati setiap ruangan, setiap jalan, setiap sudut batin Anda. Dalam pikiran, emosi, tekad, hati nurani, jiwa, dan roh Anda; dalam kasih, keputusan, maksud, dan motivasi Anda. Apapun yang hendak Anda lakukan harus dipenuhi dengan Kristus.
Makan Yesus sangatlah sederhana, yaitu dengan menerima Dia dan membiarkan Dia diasimilasi di dalam kita. Makan berarti menerima makanan ke dalam kita; makan Yesus berarti menerima Dia ke dalam kita. Hasil dari kita memakan Dia adalah kepenuhan Dia yang memenuhi semua dan dalam segala sesuatu dan juga dari Allah Tritunggal. Kepenuhan ini adalah gereja. Gereja bukanlah hanya jemaat saja, juga bukan hanya rumah Allah, keluarga Allah; gereja juga adalah Tubuh, organisme dari Dia yang hidup, yang akhirnya menjadi kepenuhan Dia dan Allah Tritunggal.
Tahukah Anda bagaimana makan Yesus? Dia telah melalui proses inkarnasi, kehidupan insani, ketersaliban, kebangkitan dan naik menjadi Roh pemberi hayat (1 Kor. 15:45b). Menurut Yohanes 6, Dia melalui proses diwujudkan dalam Firman. Itulah sebabnya dalam Yohanes 6:63 Dia berfirman, "Rohlah yang memberi hidup; daging sama sekali tidak berguna; perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hayat." Firman adalah roh dan hayat. Roh adalah persona-Nya. Firman memiliki esensinya. Ketika kita menghampiri firman itu dengan roh kita, kita menyentuh Roh itu. Ketika kita menyatukan doa-baca kita dengan Firman dengan menyeru dan berdoa. Kita menyentuh Roh itu. Beginilah caranya memakan Yesus. Efesus 6:17-18a menguatkan ini. Di sana dikatakan, "Terimalah ketopong keselamatan, dan pedang Roh yaitu firman Allah, dalam segala doa dan permohonan, berdoalah setiap waktu di dalam roh." Dengan berdoa di dalam roh, kita menerima Roh itu yaitu firman Allah. Beginilah caranya makan Yesus. Anda dapat memakan Yesus dengan diri Anda dan teman-teman Anda. Beginilah caranya kita menerima kekayaan-Nya untuk menjadi kepenuhan-Nya. Jadi sekarang, doa-bacakanlah dua ayat yang dikutip dari paragraf ini.