KESELAMATAN YEHOVA TERHADAP UMAT YANG DIKASIHINYA DAN TERHADAP BANGSA-BANGSA (6)
PENYINGKAPAN TENTANG KRISTUS SEBAGAI TERANG YANG BESAR
DAN SANG AJAIB SEBAGAI HASIL DARI PENGHAJARAN YEHOVA
TERHADAP KERAJAAN ISRAEL DAN PENGHAKIMANNYA TERHADAP ASYUR
(1)
Pembacaan Alkitab:
Yes. 9:1-7; Mat. 4:12-17; Yes. 7:14; Luk. 2:12; Yoh. 3:16; Hak. 13:18; Rm. 9:5; Yes. 63:16; Ef. 2:14
Dalam berita ini kita akan melihat penyingkapan tentang Kristus sebagai terang besar dan Dia yang ajaib sebagai hasil dari penghajaran Yehova terhadap kerajaan Israel dan penghakiman-Nya terhadap Asyur.
I. PENGYINGKAPAN TENTANG KRISTUS SEBAGAI TERANG YANG BESAR
Dalam Yesaya 9:1-5 Kristus diwahyukan sebagai terang yang besar.
A. Memuliakan Jalan ke Laut, Daerah Seberang Sungai Yordan, Wilayah Bangsa-bangsa Lain
“Tetapi tidak selamanya akan ada kesuraman untuk negeri yang terhimpit itu. Kalau dahulu TUHAN merendahkan tanah Zebulon dan tanah Naftali, maka di kemudian hari Ia akan memuliakan jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, wilayah bangsa-bangsa lain” (9:1). Laut yang disinggung di sini adalah Laut Galilea. Sekarang Tuhan menangani bagian dunia yang disebut “jalan ke laut” dengan kemuliaan. Bagian dunia ini juga disebut “wilayah/Galilea bangsa-bangsa lain.”
Kelompok pengikut Kristus yang pertama, umat pilihan Allah Perjanjian Baru yang semula, yaitu seratus dua puluh orang dalam Kisah Para Rasul 1 dan 2, semuanya berasal dari Galilea (Kis. 2:7). Galilea bangsa-bangsa lain adalah satu tempat yang hina, tetapi hari ini kita perlu menghormati Galilea karena tempat ini adalah sumber gereja. Sulit untuk mengatakan apakah seratus dua puluh orang itu adalah orang-orang Yahudi atau orang-orang Kafir. Sebenarnya, mereka bukan orang-orang Yahudi maupun orang-orang Kafir; mereka adalah gereja. Sama halnya dengan kita sebagai kaum beriman dalam Kristus pada hari ini. Kita, gereja, semuanya berasal dari Galilea, satu wilayah yang hina yang adalah asal mula gereja.
Meskipun Yesaya tidak membicarakan tentang gereja, tetapi ada beberapa petunjuk dalam nubuatnya mengenai gereja. Salah satu dari petunjuk ini adalah firman mengenai kaum beriman Galilea dari Galilea bangsa-bangsa lain dalam 9:1.
B. Bangsa yang Berjalan di dalam Kegelapan Telah Melihat Terang yang Besar
Yesaya 9:1 mengatakan, “Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar.” Nubuat ini digenapkan di dalam Matius 4. Ketika Kristus datang ke Galilea, orang-orang yang duduk dalam kegelapan melihat terang yang besar, dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang” (ay 16).
Penggenapan nubuat dalam Yesaya 9:1 ini bahkan terus berlangsung sampai pada hari ini. Yesus masih sedang mengunjungi “orang-orang Galilea”; Dia masih sedang mengunjungi “Galilea,” yaitu wilayah yang hina, untuk mendapatkan orang-orang yang hina. Karena itu, ada di Galilea diberkati. Jika orang-orang yang menduduki kedudukan yang tinggi dalam masyarakat ingin diselamatkan, maka mereka harus menjadi orang-orang yang berada dalam wilayah Galilea yang hina.
C. Tuhan Memperbanyak Bangsa-Bangsa
Yesaya 9:2 selanjutnya mengatakan, “Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak; dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorak di waktu membagi-bagi jarahan.” Nubuat ini mengacu kepada Petrus, Yohanes, Yakobus, dan semua murid yang pertama, dan juga berhubungan dengan kita. Kita adalah petani-petani di waktu panen dan para pahlawan-pahlawan yang mendapatkan jarahan. Ini mengacu kepada pertambahan, penyebaran, dan pertumbuhan Kristus di bumi.
D. Tuhan Mematahkan Kuk pada Beban Mereka
Ayat 3 melanjutkan, “Sebab kuk yang menekannya dan gandar di atas bahunya serta tongkat si penindas telah Kaupatahkan seperti pada hari kekalahan Midian.” Ini menunjukkan bahwa Kristus sebagai terang yang besar akan mematahkan kuk yang ada pada kita.
E. Semua Sepatu Tentara akan Berderap-derap dalam Peperangan
Akhirnya, ayat 4 mengatakan, “Sebab setiap sepatu tentara yang berderap-derap dan setiap jubah yang berlumuran darah akan menjadi umpan api.” Ini menunjukkan satu peperangan yang sedang terjadi. Hari ini Kristus sedang berperang, dan kita pengikut-pengikut-Nya, juga sedang berperang.
II. PENYINGKAPAN TENTANG KRISTUS SEBAGAI DIA YANG AJAIB
Dalam 9:5-6 kita melihat penyingkapan tentang Kristus sebagai Dia yang ajaib.
A. Seorang Anak Telah Lahir untuk Kita, Seorang Putra Telah Diberikan untuk Kita
Yesaya 9:5a mengatakan, “Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putra telah diberikan untuk kita.” Sekali lagi, hal ini melibatkan tanda dari seorang dara yang mengandung dan melahirkan seorang anak. Dalam Yesaya 9:5 anak yang lahir untuk kita itu adalah insani dan ilahi, dan putra yang diberikan kepada kita itu adalah ilahi. Tanpa kelahiran anak insani dan ilahi ini, maka tidak akan ada jalan bagi Allah untuk memberikan Putra ilahi-Nya kepada kita. Putra ilahi ini diberikan melalui kelahiran anak insani (Yoh. 3:16).
B. Lambang Pemerintahan Ada di atas Bahu-Nya
Yesaya 9:5b memberi tahu kita bahwa “lambang pemerintahan ada di atas bahu-Nya.” Ini berarti bahwa administrasi ilahi berada di atas bahu anak yang dilahirkan dan di atas bahu putra yang diberikan ini.
C. Nama-Nya Disebut Penasehat yang Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa Kekal, dan Raja Damai
Yesaya 9:5c mengatakan, “Dan nama-Nya disebutkan orang: Penasehat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai.” Dalam menterjemahkan ayat ini, sulit untuk memutuskan apakah tanda koma harus dimasukkan di antara kata-kata Ajaib dan Penasehat. Sebagai anak yang lahir secara insani dan ilahi dan sebagai Putra ilahi yang diberikan, Kristus adalah Penasehat Ajaib, dan Dia juga adalah Ajaib (Hak. 13:18) dan Penasehat. Selain itu, Dia adalah Allah yang Perkasa (Rm. 9:5), Bapa Kekal (Yes. 63:16), dan Raja Damai (Ef. 2:14). Setiap butir dari apa adanya Kristus ini ajaib. Kita tidak akan pernah kehabisan dalam pemberitaan kita tentang apa adanya Dia. Dia adalah yang ajaib di seluruh alam semesta ini; maka Dia itu ajaib.
Kristus itu ajaib terutama dalam keberadaan-Nya sebagai Penasehat. Saya dapat mempersaksikan bahwa saya mengalami Dia sebagai Penasehat yang demikian ketika saya di penjara di China oleh penyerbuan pasukan Jepang. Selama bulan-bulan pemenjaraan saya, saya diuji dua kali setiap hari. Setiap pengujian dan pencobaan berakhir selama kira-kira tiga jam. Saya diajukan banyak pertanyaan yang sulit. Sewaktu saya mempertimbangkan bagaimana untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, saya memandang kepada Tuhan untuk meminta nasehat-Nya. Sewaktu Dia memberikan nasehat kepada saya, maka saya mengalami Dia sebagai Penasehat Ajaib.
D. Bertambah Besar Pemerintahan-Nya dan Damai Sejahtera-Nya Tidak Berkesudahan
Yesaya 9:6 mengatakan, “Besar kekuasaannya, dan damai sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.” Sejak Kejadian 11, ketika manusia membuang Allah sebagai pemimpin mereka dan membuat pemimpin-pemimpin bagi diri mereka sendiri, perkara pemerintahan ini telah menjadi satu masalah yang besar bagi manusia. Tetapi ketika pemulihan datang, maka Kristus akan menjadi Pemimpin/Gubernur yang unik, dan pemerintahan Allah Tritunggal akan berada di atas bahu-Nya. Pemerintahan ini akan bertambah dan akan memenuhi setiap penjuru bumi ini.
Pertambahan pemerintahan Kristus dan damai sejahtera-Nya ini tidak akan berkesudahan. Damai sejahtera adalah tanda bahwa keadilan dan kebenaran ada di sana. Dalam langit baru dan bumi baru, segala sesuatunya akan menjadi adil dan benar (2 Ptr. 3:13). Ketika Kristus menjadi Gubernur bumi ini, maka bumi ini akan penuh dengan damai sejahtera.