BINATANG YANG KELUAR DARI DALAM LAUT (3)
Dalam dua berita yang lalu kita telah mengetahui bahwa Antikristus adalah binatang keempat dalam Daniel 7, tanduk kecil dalam Daniel 8, raja dalam Daniel 9, dan raja dalam Daniel 11. Dalam berita ini kita perlu membahas beberapa ciri khas lainnya dari Antikristus ini.
V. SERUPA DENGAN MACAN TUTUL
Wahyu 13:2 mengatakan, “Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki be-ruang dan mulutnya seperti mulut singa.” Sangat sulit me-namai binatang itu, karena ia mempunyai ciri khas bina-tang-binatang buas lainnya. Dalam Wahyu 13 ia hanya disebut “binatang itu”.
A. Lambang dari Binatang Ketiga dalam Daniel 7
Menurut Daniel 7:4-6, ciri khas macan tutul yaitu gerakannya yang gesit dan buas. Macan tutul merupakan lambang dari Aleksander Agung, raja Yunani. Dalam aspek tertentu, macan tutul lebih garang daripada singa. Bina-tang yang dilihat Yohanes itu “serupa dengan macan tutul” memperkuat perkataan kita bahwa Antikristus adalah orang Yunani. Aleksander Agung adalah seekor macan tutul, dan Antikristus juga serupa dengan macan tutul.
B. Kakinya seperti Kaki Beruang,
Lambang Binatang Kedua dalam Daniel 7
Kita juga diberi tahu bahwa kaki binatang itu “seperti kaki beruang”. Beruang, mempunyai kaki yang bersifat meng-hancurkan dan membinasakan, adalah lambang dari kera-jaan Media-Persia. Seekor beruang menginjak-injak dan mem-binasakan dengan kakinya. Antikristus mempunyai ciri khas yang demikian.
C. Mulutnya seperti Mulut Singa, Lambang Binatang Pertama dalam Daniel 7
Wahyu 13:2 mengatakan, mulutnya “seperti mulut singa”. Singa mempunyai mulut yang khas, yaitu mampu melahap atau menelan, merupakan lambang dari Nebukadnezar, raja Babel. Karena binatang itu, yaitu Antikristus, serupa dengan ketiga binatang lainnya, maka ia mempunyai ciri khas ketiga binatang itu, seperti yang tercantum dalam Daniel 7:4-7, seluruh kuasa kejahatan dalam sejarah umat manusia terdapat pada dirinya. Antikristus memiliki ciri khas Aleksander Agung, Darius, dan Nebukadnezar. Meski-pun ia serupa dengan macan tutul, namun kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Semua ciri khas yang terdapat dalam binatang buas akan dipadukan pada dirinya, menjadikannya binatang buas yang almuhit. Karena itu, ia adalah penampilan akhir dan totalitas ke-kuatan dunia. Jika Anda mempelajari sejarah dunia, Anda akan melihat bagaimana Nebukadnezar menelan banyak orang, kemudian Darius menginjak-injak mereka, dan Aleksander Agung bergerak dengan gesit, merebut wilayah kekaisaran dalam waktu yang sangat singkat. Selain itu, Aleksander juga sangat kejam, bengis. Semua tanda yang khas ini merupakan ciri-ciri yang sangat menonjol dari Antikristus, yang sudah tentu merupakan satu tokoh yang sangat luar biasa.
Jangan mengira Antikristus itu orang biasa saja. Tidak, ia orang yang sangat luar biasa. Sekitar 40 tahun yang si-lam, ada sebagian orang yang mengatakan bahwa Musolini itu Antikristus. Pada saat itu, yaitu pada tahun 1936, saya sudah mulai menunaikan ministri dan saya dengan cermat mengawasi situasi dunia. Ketika kami mendengar pembica-raan itu, kami tahu bahwa Musolini tidaklah sekuat itu. Tambahan pula, ia tidak memiliki penampilan seekor ma-can tutul, rasanya ia lebih mirip seekor katak. Bila Anda mendengar desas-desus bahwa si Anu itu mungkin Anti-kristus, Anda harus memperhatikan apakah ia memiliki ciri khas Antikristus atau tidak. Selidikilah, apakah ia se-rupa atau tidak dengan macan tutul, beruang, dan singa. Amatilah, apakah ia seorang yang kepandaiannya cemer-lang. Karena kita telah melihat terang dalam Alkitab ten-tang Antikristus, tidak seorang pun dapat menipu kita.
D. Keluar dari Laut
1. Secara Geografis, Keluar dari “Laut Besar” Laut Tengah
Wahyu 13:1 mengatakan bahwa binatang itu akan keluar dari laut. Secara geografis, laut ini adalah Laut Tengah, yaitu “laut besar” yang tercantum dalam Daniel 7:2.
Dalam 9:11, 11:7, dan 17:8 memberi tahu kita bahwa Antikristus akan keluar dari jurang maut. Tetapi dalam 13:1 dikatakan ia akan keluar dari laut, seperti yang dikatakan juga dalam Daniel 7:3. Hal ini menunjukkan bahwa Anti-kristus akan keluar dari dua sumber. Rohnya, yaitu sebe-lum dia terlahir sudah berada di dalam jurang maut, akan keluar dari jurang maut. Tubuhnya akan berasal dari salah satu negara bangsa kafir di sekitar Laut Tengah. Anti-kristus akan datang dari jurang maut dan dari laut. Hal ini juga mungkin menunjukkan bahwa laut merupakan muara dari jurang maut, sebab jurang maut berada di da-lam rahim bumi (Rm. 10:7; Mat. 12:40), sedangkan laut berada di permukaan bumi.
2. Secara perlambangan, Keluar dari Dunia Orang Kafir
Dalam Alkitab, tanah melambangkan bangsa Israel, sedang laut melambangkan bangsa-bangsa kafir (17:15; Yes. 57:20). Hal ini menunjukkan bahwa Antikristus akan keluar dari dunia orang kafir. Sebagian orang mengira Antikristus muncul dari wilayah bangsa Yahudi atau berasal dari bangsa Yahudi. Namun, seperti yang telah kita lihat, dalam Alkitab wilayah bangsa Yahudi dilambangkan dengan tanah dan dunia bangsa kafir dilambangkan dengan laut. Karena Anti-kristus bukan keluar dari tanah, melainkan dari laut, ma-ka ia tidak mungkin muncul dari Israel. Selain itu, kita pun tahu bahwa ia akan muncul dari salah satu dari ke-empat kerajaan Yunani kuno (Dan. 8:8-9, 21-23). Karena kita telah menerima terang mengenai Antikristus ini, ma-ka janganlah mau mendengarkan berbagai penafsiran lain yang tidak benar.
E. Bertanduk Sepuluh dan Berkepala Tujuh
Wahyu 13:1 mengatakan bahwa binatang itu, Anti-kristus, “bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada ke-palanya tertulis nama-nama hujat”. Di sini kita nampak bahwa binatang yang mencakup segalanya ini bertanduk se-puluh dan berkepala tujuh. Kita semua harus memperha-tikan hal ini.
1. Sama seperti Naga
Baik naga dalam 12:3 maupun binatang dalam 13:1, sama-sama memiliki tujuh kepala dan sepuluh tanduk. Hal ini dengan tegas menunjukkan bahwa Antikristus yang akan datang itu akan bersatu dengan Iblis. Sesungguhnya ia adalah penjelmaan Iblis. Iblis akan diwujudkan di da-lamnya dan diekspresikan melalui dia, karena ketujuh ke-pala dan kesepuluh tanduk Iblis adalah ketujuh kepala dan kesepuluh tanduk Antikristus.
2. Sepuluh Tanduk
Apakah kesepuluh tanduk itu? Pertama, mereka ada-lah kesepuluh raja dalam 17:12 yang dilambangkan oleh kesepuluh mahkota yang ada di atas tanduk itu. Kedua, kesepuluh tanduk itu adalah kesepuluh kerajaan yang di-lambangkan oleh kesepuluh jari kaki patung besar dalam Daniel 2:42-44. Ingatlah, kesepuluh raja itu sama dengan kesepuluh kerajaan yang diwakili oleh kesepuluh jari kaki patung besar. Pada patung itu terdapat sepuluh jari kaki, sedang pada binatang itu terdapat sepuluh tanduk. Kesepu-luh tanduk pada binatang itu sama dengan kesepuluh jari kaki pada patung besar. Selanjutnya, kesepuluh jari kaki itu juga kesepuluh kerajaan.
3. Ketujuh Kepala
Ketujuh kepala binatang itu adalah ketujuh kaisar Ke-kaisaran Romawi (17:10), ditunjukkan oleh ketujuh mahko-ta yang ada di atas ketujuh kepalanya (12:3). Sesungguh-nya, Kekaisaran Romawi memiliki dua belas kaisar, tetapi hanya tujuh tokoh yang dinubuatkan dalam Kitab Wahyu. Lima lainnya tidak banyak disinggung. Kaisar yang perta-ma adalah Yulius, yang kelima adalah Nero, yang keenam adalah Domitian, yang menjadi kaisar semasa Yohanes me-nulis Kitab Wahyu. Kaisar ketujuh, yang akhirnya mene-rima pukulan maut dan kemudian disadarkan dengan roh Nero, kaisar kelima, akan menjadi Antikristus. Sekarang ini, roh Nero masih terbelenggu di jurang maut. Setelah kaisar ketujuh terbunuh dan hampir dibangkitkan kembali, roh Nero akan dilepaskan dari jurang maut, masuk ke dalam tubuh kaisar ketujuh, yang kemudian akan bangkit kembali menjadi kaisar kedelapan (17:10-11). Meskipun Antikristus adalah kaisar yang kedelapan, namun ia ber-asal dari kaisar ketujuh dan bagian dari kaisar kelima. Kita akan membahas hal ini lebih jelas bila kita sampai ke pasal tujuh belas.
Pada ketujuh kepala binatang itu tertulis nama-nama hujat. Menurut sejarah, ketujuh kaisar itu semuanya per-nah mengaku dirinya memiliki ke-Allahan, memaksa rak-yat menyembah mereka sebagai Allah. Hal itu benar-benar penghujatan terhadap Allah. Inilah yang dimaksud dengan nama-nama hujat.
VI. MALAIKAT JURANG MAUT
A. Keluar dari Jurang Maut
Antikristus juga adalah malaikat jurang maut (9:11), sebuah lubang tidak berdasar. Kita telah nampak bahwa Antikristus akan muncul dari jurang maut (11:7; 17:8) dan akan memiliki roh Nero. Sebagian orang mungkin heran bagaimana kita mengetahui kalau Antikristus yang dihi-dupkan kembali itu akan memiliki roh Nero. Di satu pihak, kalau membicarakan tubuh aslinya, Antikristus berasal dari salah satu dari keempat kerajaan, kerajaan Makedonia dan Yunani kuno. Di pihak lain, Alkitab dengan jelas me-nyatakan bahwa ia akan muncul dari jurang maut. Selan-jutnya, namanya merupakan sebuah bilangan, enam ratus enam puluh enam. Menurut evaluasi bilangan dalam ba-hasa Ibrani, bilangan dari nama kaisar Nero sama dengan enam ratus enam puluh enam. Ini menunjukkan bahwa Antikristus yang akan datang itu adalah kaisar Nero. De-ngan bantuan beberapa guru yang terdahulu, kita nampak bahwa setelah kaisar Nero mati, rohnya tidak diragukan akan pergi ke jurang maut untuk dipakai kelak. Pada waktu yang telah ditentukan, rohnya akan dilepaskan dari jurang maut. Kitab Wahyu memberi tahu kita dengan jelas bahwa Antikristus yang akan datang ini akan kena pukulan maut. Meskipun ia akan dibunuh, namun lukanya yang fa-tal itu akan disembuhkan (13:3); menyatakan bahwa ia akan dihidupkan kembali. Bila kita sampai ke pasal 17, kita akan nampak bahwa Antikristus akan dihidupkan de-ngan roh kaisar Nero. Antikristus mula-mula akan menjadi kaisar ketujuh yang akan dibunuh, mungkin sebelum tiga setengah tahun yang terakhir. Kemudian roh Nero akan dilepaskan dari jurang maut dan masuk ke dalam tubuh kaisar ketujuh. Selanjutnya kaisar ketujuh itu akan hidup kembali menjadi kaisar kedelapan. Inilah tiruan dari ke-bangkitan Kristus. Umat kristiani memberitakan bahwa Kristus adalah satu-satunya orang yang telah mati dan bangkit kembali. Tetapi kelak akan ada satu orang lain yang dibunuh dan nampaknya bangkit kembali. Karena ke-bangkitan tiruan ini, seluruh dunia akan mengagumi bina-tang itu (13:3). Antikristus, tiruan Kristus, kaisar ketujuh, akan menjadi kaisar kedelapan. Namun ia memiliki tubuh kaisar ketujuh dan roh kaisar kelima. Kita semua perlu memiliki terang agar kita memahami hal ini dengan tepat.
B. Raja dengan Pasukan Belalang yang Dirasuk Setan
Sebagai malaikat jurang maut, Antikristus akan menjadi raja atas belalang-belalang yang dirasuk setan (9:1-11). Pa-da saat sangkakala kelima ditiup, Iblis akan jatuh ke bumi dan padanya diberikan kunci lubang jurang maut (9:1). Bintang dalam 9:1 ditujukan kepada Iblis, yang akan di-lemparkan ke bumi. Ia akan menggunakan kunci lubang jurang maut untuk melepaskan suatu pasukan yang luar biasa, yaitu belalang-belalang yang dirasuk setan. Pada saat belalang-belalang itu dilepaskan dari jurang maut, roh Nero mungkin akan dilepaskan bersama-sama dengan mereka. Mereka semua bersama-sama keluar dari jurang maut, dan Antikristus akan menjadi raja atas pasukan belalang ini. Telah kita ketahui, belalang-belalang itu akan menyiksa manusia selama lima bulan. Iblis, naga itu dan Antikristus, binatang itu, akan bekerja sama untuk menyiksa dan me-lukai manusia yang diciptakan Allah bagi diri-Nya. Hal itu akan terjadi pada sangkakala kelima, celaka pertama dari ketiga celaka, awal dari kesusahan besar.
C. Abadon dan Apolion
Wahyu 9:11 mengatakan bahwa nama malaikat jurang maut itu dalam bahasa Ibraninya adalah “Abadon”, sedang dalam bahasa Yunaninya adalah “Apolion”. Abadon berarti “merusak,” membinasakan”, sedang Apolion berarti “peru-sak”, “pembinasa”. Antikristus adalah perusak yang meru-sak. Ia akan terbakar dengan amarah, dirasuk kebencian dari Iblis, dan akan mendatangkan kerusakan ke mana saja ia pergi. Iblis tahu waktunya sangat singkat. Ia hanya mempunyai kesempatan bertindak selama tiga setengah ta-hun. Karena itu, melalui Antikristus, ia akan berbuat se-dapatnya untuk merusak umat manusia.
VII. ORANG YANG DURHAKA
Antikristus juga akan menjadi orang yang durhaka (2 Tes. 2:3-10). Saat Paulus menulis Surat 2 Tesalonika, ia pasti terkesan dengan manusia durhaka yang diketahuinya dari Kitab Daniel. Menurut Daniel 8 dan 11, Antikristus akan meninggikan dirinya sendiri melampaui segala allah dan menyebut dirinya sendiri Allah. Perkataan Paulus ten-tang hal ini, dalam 2 Tesalonika 2, pasti ditujukan kepada Kitab Daniel.
A. Manusia Durhaka
Antikristus adalah “manusia durhaka” itu (2 Tes. 2:8). Hari ini seluruh dunia sedang mengarah kepada tidak me-matuhi hukum. Keadaan ini terjadi di mana saja. Karena Antikristus mewakili kedurhakaan dan bahkan adalah to-talitas dari kedurhakaan, maka Alkitab menyebutnya “ma-nusia durhaka”.
B. Anak Kebinasaan
Antikristus, manusia durhaka, juga disebut sebagai “anak kebinasaan” (2 Tes. 2:3 Tl.). Karena ia begitu jahat dan durhaka, maka ia adalah “anak kebinasaan”, yang akan binasa dengan cara yang luar biasa. Ia akan ditaklukkan oleh Anak Domba, ditangkap dan dilemparkan hidup-hidup ke telaga api. Karena itu, dalam potongan firman yang sing-kat ini, Paulus memberi tahu kita dua sebutan Antikristus; manusia durhaka dan anak kebinasaan.
C. Menentang Allah dan
Meninggikan Diri-Nya Melampaui Allah
2 Tesalonika 2:4 mengatakan, Antikristus adalah “lawan yang meninggikan diri di atas semua yang disebut atau yang disembah sebagai Allah”. Kita perlu memban-dingkan ayat ini dengan Daniel 8:11, 25; 11:36-37; dan Wahyu 13:6. Potongan ini semuanya menceritakan hal yang sama, yaitu manusia durhaka ini akan melawan Allah dan meninggikan dirinya sendiri melampaui Allah.
D. Duduk di Bait Allah
dan Menyatakan Diri sebagai Allah
2 Tesalonika 2:4 juga mengatakan bahwa Antikristus “duduk di Bait Allah dan menyatakan diri sebagai Allah”. Dalam hal ini Paulus lebih maju daripada Daniel. Daniel tidak mengatakan kalau Antikristus akan duduk di Bait Allah, tetapi Paulus dengan jelas mengatakan bahwa ia akan duduk di dalam Bait Allah sebagai “Allah”, dan memaksa orang banyak menyembahnya.
E. Datang Menurut Operasi Iblis, Disertai Berbagai Perbuatan Ajaib,
Tanda-tanda dan Mukjizat-mukjizat Palsu, dengan Berbagai Tipu Daya Jahat
Dalam 2 Tesalonika 2:9-10 Paulus berkata, “Kedatang-an si pendurhaka itu menurut operasi Iblis, disertai ber-bagai perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mukjizat-mukjizat palsu, dengan berbagai tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa” (Tl.). Kedatangan Antikristus adalah menurut operasi Iblis. Dalam kekristenan hari ini, banyak kecenderungan menuntut tanda-tanda, perbuatan ajaib dan berbagai mukjizat. Namun kita harus hati-hati. Menurut Yohanes 2:23-25, Tuhan Yesus tidak memperca-yakan diri-Nya kepada orang-orang yang mencari tanda ajaib. Janganlah mencari tanda ajaib. Jika Anda berbuat demikian, Anda akan tertipu. Bukan Roh Allah saja yang mampu melakukan tanda ajaib, roh Iblis pun mampu mela-kukannya. Paulus mengatakan bahwa Antikristus, yang da-tang menurut operasi Iblis, akan melakukan banyak muk-jizat palsu. Meskipun semua itu mengherankan, namun palsu, tiruan, penuh tipu daya jahat. Janganlah terlalu mem-perhatikan mukjizat-mukjizat, utamakanlah prinsip-prinsip kebenaran. Segala perkara yang tidak benar, sekalipun itu mengherankan, harus kita tolak. Jangan menerima mukji-zat-mukjizat dan melupakan kebenaran. Jika kita dengan tegas mengutamakan prinsip-prinsip kebenaran, kita akan terlindung dari berbagai tipu daya.
F. Rahasia Kedurhakaan Sekarang Masih Ditahan
2 Tesalonika 2:7 menyatakan, “Karena secara raha-sia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan.” Kita tahu bahwa Kristus dan gereja adalah rahasia, tetapi di sini Paulus menyinggung rahasia lainnya, rahasia kedurhakaan. Antikristus juga adalah satu rahasia. Menurut konsepsi Paulus, rahasia kedurhakaan itu sudah dan sedang beroperasi, namun masih ada yang menahannya. Sulit untuk dikatakan, siapakah yang mena-hannya. Yang jelas masih ada satu kekuatan yang sedang menahan kedurhakaan itu.
Pergerakan kaum “hipis” di Amerika Serikat dimulai pada tahun 1960-an. Tahun-tahun itu benar-benar merupa-kan tahun-tahun pelanggaran hukum. Tetapi ada sesuatu yang menahan hingga pergerakan kaum hipis yang tidak mematuhi hukum itu akhirnya bubar. Jika tidak ada ke-kuatan yang menahan pelanggaran hukum, maka bumi tidak lagi bisa didiami. Kita tidak bisa tidur tenang pada malam hari. Zaman ini, meskipun ada kecenderungan un-tuk melanggar hukum, namun masih ada tekanan yang menahannya. Karena maksud Allah belum tergenap, kare-na Mempelai Perempuan masih belum siap, maka Allah melaksanakan pengaturan-Nya untuk menahan keadaan itu. Akhirnya, pada tiga setengah tahun terakhir, penahan itu akan disingkirkan. Allah seolah-olah berkata, “Biarlah dunia berlalu.” Pada waktu itu, Antikristus, si pendurhaka, akan dinyatakan seutuhnya, dan seluruh bumi akan dipenuhi de-ngan kedurhakaan, penuh dengan pelanggaran hukum. Ini adalah kata-kata nubuat, dan tidak begitu membantu kita dalam hal pengalaman hayat yang sangat kita perhatikan. Tetapi saya berharap, kaum muda khususnya, akan men-dapatkan terang dari semua butir ini dan bisa berkata, “Puji Tuhan, sekarang aku jelas tentang arus dunia. Aku tahu apa yang akan menyusulnya.” Puji Tuhan bahwa di tengah-tengah malam yang gelap ini kita memiliki terang!
G. Tuhan akan Membunuhnya dengan Nafas Mulut-Nya dan Memusnahkannya dengan Pancaran Terang Kedatangan-Nya
Terakhir, dalam 2 Tesalonika 2:8, Paulus berkata, “Pa-da waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan napas mulut-Nya dan akan memusnahkannya dengan pe-nampakan-Nya pada waktu kedatangan-Nya.” Kata-kata “penampakan-Nya pada waktu kedatangan-Nya” dalam ba-hasa aslinya juga berarti “pancaran terang kedatangan-Nya”. Napas mulut Tuhan menunjukkan perkataan-Nya. Wahyu 19:15 mengatakan, “Dari mulut-Nya keluarlah sebi-lah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa.” Pe-dang tajam ini adalah pedang bermata dua (1:16), yaitu firman Tuhan yang membunuh. Ia akan mengeluarkan per-kataan-Nya sebagai napas untuk membunuh dan mengakhiri Antikristus. Tuhan juga akan memusnahkan Antikristus dengan pancaran terang kedatangan-Nya. Pancaran terang ini adalah satu terang mematikan yang sangat kuat dan membara. Kristus akan datang dengan napas mulut dan terang demikian untuk menanggulangi manusia durhaka itu. Akibatnya, Antikristus akan menjadi anak kebinasaan, dan juga yang pertama binasa di telaga api. Bersama nabi-nabi palsu, ia akan dihukum di lautan api, lebih dulu da-ripada Iblis (19:20; 20:10). Bila kita sampai pada pasal 19, kita akan nampak bahwa Antikristus akan berperang melawan Kristus secara langsung dan berhadapan muka; sebaliknya, ketika Kristus datang, Ia akan bersama para pemenang-Nya langsung berperang melawan dia.
Sampai di sini, kita telah melihat tujuh aspek Anti-kristus: binatang keempat dalam Daniel 7, tanduk kecil dalam Daniel 8, pemimpin dalam Daniel 9, raja, binatang yang mencakup segalanya, malaikat jurang maut, dan ma-nusia durhaka dalam Daniel 11. Dalam berita selanjutnya kita akan melihat lebih banyak lagi tentang dirinya.