BINATANG YANG KELUAR DARI DALAM LAUT (4)
Semasa muda, ketika mempelajari patung besar yang dilihat oleh Nebukadnezar dalam mimpinya (Dan. 2:28-35), saya benar-benar yakin bahwa Alkitab adalah sebuah kitab yang diwahyukan oleh Allah. Bagian-bagian dari patung besar itu — kepala, dada dan lengan, perut dan kedua paha, dan kedua kaki serta kesepuluh jarinya — sesuai dengan perkembangan kekuasaan dunia sepanjang abad. Selain Allah sendiri, siapakah yang mampu memberikan kepada kita gambaran seperti ini? Kita harus percaya bahwa Allah telah dan terus mengatur dan berdaulat atas seluruh ke-kuasaan dunia, mengatur dan mempersiapkan mereka sede-mikian rupa. Betapa menakjubkan melihat kekuasaan du-nia yang diwakili oleh patung tubuh manusia! Karena itu bodoh sekali bila kita tidak percaya bahwa Alkitab adalah kitab ilahi. Jika kita ingin memahami nubuat-nubuat da-lam kitab ini, kita harus memiliki hikmat ilahi. Makin ba-nyak hikmat yang kita miliki, kita akan makin mengenal nubuat-nubuat ini, dan semakin banyak pula gizi yang kita dapatkan dari dalamnya.
Kita bisa memperoleh gizi yang kaya dari nubuat-nu-buat dalam Alkitab. Namun, kebanyakan orang yang mem-pelajari nubuat-nubuat itu hanya menjamah perkara-per-kara seperti tujuh kepala, sepuluh tanduk, sepuluh jari kaki, tiga setengah tahun, empat puluh dua bulan, dan seribu dua ratus enam puluh hari. Hal itu seperti orang memberikan semangkuk tulang ayam tanpa daging sedikit pun. Tetapi kita harus menerima gizi dari firman ilahi. Mengatakan seluruh Alkitab adalah hembusan nafas Allah (2 Tim. 3:16), berarti setiap kata dalam Alkitab merupakan hembusan Allah. Dalam setiap kata dalam Alkitab, termasuk potong-an-potongan nubuat ini, terdapat beberapa unsur hayat, ter-dapat rawatan yang menghidupkan. Ketika kita mempelajari nubuat, kita seharusnya mendapatkan tulang-tulang, juga mendapatkan daging.
Kita telah melihat tujuh aspek Antikristus yang penuh makna: binatang keempat dalam Daniel 7, tanduk kecil dalam Daniel 8, pemimpin dalam Daniel 9, raja, binatang yang mencakup segalanya, malaikat jurang maut, dan ma-nusia durhaka dalam Daniel 11. Sekarang dalam berita ini kita perlu memperhatikan beberapa aspek penting lainnya dari oknum yang luar biasa ini.
VIII. MEMPUNYAI KEKUATAN
DAN KEKUASAAN IBLIS
Antikristus memiliki kekuatan dan kekuasaan Iblis. Wahyu 13:2 mengatakan, “Naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.” Dalam ayat 4-5 kita nampak bahwa naga itu “memberikan kekuasaan kepada binatang itu” dan “kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya”. Naga itu memberikan kekuatannya, takhtanya, dan kekuasaannya yang besar kepada binatang itu. Hal itu menunjukkan bahwa naga itu membuat binatang itu men-jadi satu dengan dirinya. Ketika Tuhan Yesus berada di bu-mi, Ia pernah dicobai oleh si Jahat di padang belantara. Matius 4:8-9 mengatakan, “Setelah itu Iblis membawa-Nya ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan ke-pada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada-Nya, ‘Semua itu akan kuberikan kepa-da-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.’” Tetapi Tuhan Yesus menolaknya, kata-Nya, “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” (Mat. 4:10). Sejak hari itu, Iblis terus mencari seseorang yang kepada-nya bisa diberikan semua kekuatan, kekuasaan, dan kemu-liaan kerajaan setaninya. Ia akan mendapatkan orang yang dicarinya, yaitu Antikristus. Apa yang ditolak oleh Tuhan Yesus akan diterima oleh Antikristus.
Karena Iblis memberikan kekuatan dan kekuasaannya kepada Antikristus, maka Antikristus akan menjadi satu oknum yang luar biasa. Pribadi dan karakternya sangat kuat.
IX. AKAN TERBUNUH DAN HIDUP KEMBALI
A. Terbunuh sebagai Kaisar Ketujuh dari Kekaisaran Romawi
Antikristus akan dibunuh dan hidup kembali. Wahyu 13:3 mengatakan, “Lalu tampaklah kepadaku satu dari ke-pala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh”. Ayat 12 mengatakan, “luka parahnya telah sem-buh,” dan ayat 14 mengatakan, binatang itu “luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu”. Satu dari kepala-kepalanya ditujukan kepada satu dari antara para kaisar yang akan mati terbunuh, tetapi akan hidup kembali. Setelah hidup kembali, segenap bumi akan mengaguminya. Antikristus mungkin akan terbunuh pada pertengahan tu-juh tahun yang terakhir, mungkin waktunya hampir ber-samaan dengan saat Iblis dilemparkan dari surga ke bumi. Saya berkata demikian, karena menurut Kitab Wahyu 9:1, malaikat jurang maut keluar segera setelah Iblis, sebagai bintang itu, jatuh dari surga ke bumi. Mungkin pada waktu itulah kaisar ketujuh dari Kekaisaran Romawi akan terbunuh.
B. Dihidupkan dengan Roh Kaisar Kelima yang
Telah Jatuh — Nero — Menjadi Kaisar Kedelapan
Ketika Iblis dicampakkan, roh kaisar Nero akan dile-paskan dari jurang maut dan masuk ke tubuh kaisar ke-tujuh yang telah terbunuh, membuat jenazahnya hidup kem-bali dan menjadikannya kaisar kedelapan. Kaisar kedelapan ini memiliki tubuh kaisar ketujuh, sedang rohnya milik kaisar kelima. Perihal hidup kembali ini merupakan tiruan terhadap kebangkitan Kristus. Setiap orang yang tidak ber-iman kepada Kristus pasti akan tertarik oleh kejadian yang ajaib ini. Pada tiga setengah tahun yang pertama, kaisar ketujuh akan muncul. Setelah ia terbunuh dan hidup kembali, kira-kira menjelang pertengahan tujuh tahun itu, ia akan menjadi kaisar kedelapan. Karena itu, pada tiga setengah ta-hun yang pertama, ia, sebagai Antikristus yang hidup kem-bali, akan menjadi kaisar kedelapan. Kaisar ketujuh akan meneguhkan perjanjian dengan bangsa Yahudi selama tujuh tahun, sedang kaisar kedelapan akan meng-aniaya bangsa Yahudi serta meninggikan dirinya melebihi Allah. Jadi ke-matian dan kebangkitan Antikristus akan menandai satu perubahan yang besar. Dalam prinsipnya, keadaannya ham-pir sama dengan kematian dan kebangkitan Kristus. Sebe-lum kematian dan kebangkitan-Nya, Kristus terbatasi di da-lam daging-Nya, namun setelah kematian dan kebangkitan-Nya, kepada-Nya diberikan segenap kekuatan dan kuasa (Mat. 28:18). Iblis berusaha memalsukan dan meniru hal itu untuk menyatakan kepada dunia bahwa Antikristus sama dengan Kristus. Karena itu, Antikristus merupakan dua pribadi. Pada saat sebagai kaisar ketujuh, ia tidak menga-gumkan, tidak menarik, dan bukan penipu. Tetapi setelah ia dibunuh dan hidup kembali, ia akan menjadi seorang yang berkarakter menakjubkan, menarik dan penuh tipu daya. Hanya kaum saleh yang beriman kepada Kristuslah yang mampu bertahan dan tidak tertarik oleh sikapnya yang penuh pesona dan tipu daya. Setelah kebangkitannya, kare-na dihuni oleh roh kaisar Nero, secara keseluruhan ia akan menjadi lebih cakap, lebih cerdas dan lebih berkuasa.
Kita telah nampak bahwa Antikristus yang telah ter-bunuh dan hidup kembali itu akan memiliki nama kaisar Nero. Nabi palsu akan menyebabkan “semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tan-da pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain mere-ka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya” (13:16-17). Wahyu 13:18 menyatakan, “Siapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan bi-natang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.” Nabi palsu akan membujuk orang banyak agar me-reka menyembah Antikristus. Pada saat yang sama, dengan cara tipu muslihat ia akan menandai mereka dengan nama Antikristus atau dengan bilangan namanya. Tanda ini akan ditaruh pada dahi atau pada tangan kanan mereka. Bebe-rapa peneliti Alkitab berpendapat bahwa pada laki-laki tan-da itu diletakkan pada dahi, sedang pada perempuan tanda itu diletakkan pada tangan kanan. Tanda ini menjadi pe-tunjuk bahwa orang-orang yang memiliki tanda itu adalah milik kaisar Nero. Bilangan binatang itu adalah “bilangan seorang manusia”, kaisar Nero, Antikristus yang akan da-tang itu. (Lihat catatan 182 dalam Kitab Wahyu 13, Versi Pemulihan). Karena Kitab Wahyu ditulis pada zaman Ke-kaisaran Romawi, Yohanes tidak menyebut nama Nero, tetapi menunjukkannya dengan sejumlah bilangan. Karena itu, untuk memahami ini kita perlu hikmat. Dengan hik-mat yang diberikan oleh Allah, kita bisa menentukan bah-wa bilangan enam ratus enam puluh enam menunjukkan kaisar Nero. Tidak ada nama lain yang bisa memberikan bilangan tepat enam ratus enam puluh enam.
Orang-orang yang tidak beriman akan memiliki nama Nero pada dahi atau pada tangan kanan mereka, menya-takan bahwa mereka itu miliknya, tetapi pada dahi para pemenang akan tertulis nama Anak Domba dan Bapa (14:1). Dalam hal ini tidak ada sikap netral. Terserah Anda akan memiliki nama Allah atau nama kaisar Nero, penjelmaan Iblis itu. Memiliki nama kaisar Nero berarti Anda milik Iblis; memiliki nama Allah berarti Anda milik Allah.
Setiap orang yang tidak memiliki tanda binatang itu, tidak akan bisa membeli atau menjual. Hal itu berarti ia tidak akan bisa hidup. Keadaan dalam beberapa negara ko-munis hari ini mengarah ke situasi demikian. Anda harus mempunyai izin membeli barang-barang, karena ekonomi secara ketat berada di bawah pengawasan pemerintah. Pada zaman kaisar kedelapan, setiap orang harus memiliki nama Antikristus sebagai izin untuk menjual atau membeli. Da-lam situasi dunia hari ini, jalan untuk mempersiapkan ke-datangan Antikristus semakin lebih nyata. Lima ratus ta-hun yang lalu, para peneliti Alkitab tidak bisa memahami perkara ini semudah kita sekarang. Namun berbagai peris-tiwa dunia belakangan ini membuat kita lebih mudah me-mahami apa yang dikatakan nubuat-nubuat ini.
X. MENERIMA KEKUATAN, KEKUASAAN,
DAN KERAJAAN DARI SEPULUH RAJA
Iblis mungkin akan memberikan kekuatan dan kekua-saan kepada Antikristus sebelum Antikristus dibinasakan. Tetapi hanya setelah Antikristus terbunuh dan hidup kem-bali, barulah kesepuluh raja itu memberikan kekuatan, ke-kuasaan, dan kerajaan kepada Antikristus (17:12-13, 17). Demikianlah segenap kekuatan dan kekuasaan akan dikon-sentrasikan dalam satu orang.
XI. BERTINDAK SEMAUNYA
SELAMA EMPAT PULUH DUA BULAN
Wahyu 13:5 berbunyi, “Kepadanya diberikan juga kua-sa untuk melakukannya (semaunya) empat puluh dua bulan lamanya.” Empat puluh dua bulan di sini dan dalam 11:2 adalah tiga setengah tahun dalam 12:14, juga 1.260 hari dalam 11:3 dan 12:6, yang merupakan masa kesusahan be-sar (Mat. 24:21). Pada akhir zaman ini, Antikristus akan mengadakan perjanjian selama tujuh tahun dengan bangsa Israel (Dan. 9:27). Tiga setengah tahun setelah perjanjian itu diadakan, dia akan mengingkarinya, menghentikan se-mua penyembahan dan pelayanan orang Yahudi kepada Allah (Dan. 9:27), menindas orang-orang kudus (13:7), dan merusak kota suci (11:2) selama tiga setengah tahun. Se-kali lagi saya tekankan, berbeda dengan apa yang dipikir-kan oleh kebanyakan orang, kesusahan besar bukan ber-langsung selama tujuh tahun yang terakhir itu, melainkan tiga setengah tahun, atau 42 bulan, atau 1.260 hari. Da-lam tiga setengah tahun itu, Antikristus akan melakukan banyak perkara.
A. Mengucapkan Kata-kata yang Sombong, Menghujat Allah,
Kemah Kediaman-Nya, dan Mereka yang Diam di Surga
Wahyu 13:5 mengatakan, “Kepada binatang itu diberikan mulut yang penuh kesombongan dan hujat,” sedang ayat 6 mengatakan, “Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang tinggal di surga.” Saya tidak tahu apa saja yang disombongkan oleh Antikristus itu. Namun tidak diragukan, ia akan mengucapkan kata-kata yang tidak per-nah terlintas dalam benak manusia, sehingga mengheran-kan banyak orang. Ia akan menghujat Allah, kemah ke-diaman Allah, dan mereka yang diam di surga. Saya yakin, “mereka yang diam di surga” itu adalah para pemenang yang akan diangkat ke kemah kediaman Allah di surga. Meskipun saya tidak tahu kata-kata sombong apa yang akan diucapkan Antikristus, namun dalam prinsipnya ia akan berkata, “Kalian telah mendengar bahwa yang disebut Allah itu telah melakukan ini dan itu. Sekarang kuberi tahu, aku bisa melakukan perkara-perkara yang lebih besar dari Dia!” Dengan kata-kata ini ia menghujat dan meng-hina Allah. Pada waktu itu, mungkin banyak orang di du-nia telah mengetahui bahwa orang-orang Kristen pemenang telah diangkat, karena hal itu pasti telah menjadi judul utama surat kabar saat itu. Banyak orang akan berkata, “Saudara sepupuku tiba-tiba tidak kelihatan lagi!”; “Istriku telah diangkat!”; atau “Kawan sekamarku kemarin malam ada di sini, namun ketika aku bangun pagi ini, ia telah hi-lang.” Di samping itu, orang-orang Kristen yang masih ter-tinggal di bumi mulai berkhotbah. Karena itu, Antikristus pun akan bangkit, menggunakan media massa untuk me-muat ceramahnya yang menyatakan bahwa ia bisa mela-kukan perkara-perkara yang lebih besar daripada semuanya itu. Boleh jadi ia berkata, “Dengarkan aku. Aku akan me-lakukan perkara-perkara yang lebih besar dari semuanya itu.” Mungkin ia akan menggunakan teknologi ruang ang-kasa untuk melakukan perkara-perkara yang menonjol.
Saya ulangi, sebelum Antikristus terbunuh dan hidup kembali, para pemenang akan diangkat ke surga. Setibanya di surga, mereka akan memerintahkan agar Iblis dicampak-kan ke bumi. Segera setelah perkataan ini diserukan, peng-hulu malaikat, Mikhael akan memimpin peperangan melawan Iblis. Kira-kira pada saat itulah, kaisar ketujuh, Antikristus, akan dibunuh. Ketika Iblis tercampak ke bumi, roh Nero akan dilepaskan dari jurang maut dan memasuki tubuh kaisar ketujuh yang terbunuh itu, membuatnya hidup kem-bali dan menjadikannya kaisar kedelapan. Sementara semua itu berlangsung, setiap orang di bumi akan membicarakan pengangkatan, dan orang-orang Kristen yang masih terting-gal di bumi akan mempersaksikan hal itu. Kemudian kai-sar kedelapan yang telah hidup kembali itu akan meng-ucapkan kata-kata sombong untuk menipu penduduk bumi, berkata bahwa ia bisa melakukan perkara-perkara yang lebih hebat daripada yang diperbuat Allah. Itulah kata-kata hujatnya yang melawan Allah, kemah kediaman-Nya, dan para pemenang yang telah diangkat ke tempat kediaman Allah.
Jika orang-orang Kristen yang masih tertinggal di bu-mi pada waktu itu tahu semua hal itu, mereka akan sangat terbantu. Jika di antara kita ada yang masih tertinggal di bumi setelah pengangkatan para pemenang, jangan mau ditipu oleh Antikristus. Boleh jadi kita akan ingat kembali apa yang telah kita baca dalam berita-berita pelajaran-hayat ini. Berita-berita ini bisa membantu kita menjadi buah bungar. Tetapi orang-orang yang tidak menjadi buah bungar akan ditinggalkan dalam kegelapan. Setelah membaca be-rita-berita ini, terhadap Antikristus, kita tentunya tidak buta lagi. Kita pasti telah memiliki terang.
B. Berperang dan Mengalahkan
Orang-orang Kudus
Wahyu 13:7 mengatakan, “Ia juga diperkenankan un-tuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk me-ngalahkan mereka.” Orang-orang kudus ini adalah keturun-an yang lain dari perempuan dalam Wahyu 12:17, meliputi orang-orang Yahudi yang memelihara perintah Allah dan kaum beriman yang bersaksi bagi Kristus. Hal ini mem-buktikan, pada masa kesusahan besar, di bumi masih ada kaum beriman yang belum terangkat. Antikristus akan menganiaya orang-orang Yahudi yang takut kepada Allah dan orang-orang Kristen yang percaya Kristus. Ia akan me-merangi umat Allah di bumi dan mengalahkannya. Seperti yang dinyatakan dalam pasal 15 dan 20, saat itu banyak orang menjadi martir.
C. Berperang dan Membunuh Kedua Saksi
Antikristus juga akan berperang dan membunuh dua orang saksi (11:7). Allah kita tahu kelemahan umat-Nya. Karena itu, selama tiga setengah tahun yang terakhir, sete-lah pengangkatan para pemenang, Allah sekali lagi akan mengutus Musa dan Elia untuk menguatkan mereka yang sedang teraniaya itu. Antikristus akan memerangi kedua saksi itu dan membunuh mereka. Tetapi, seperti yang di-wahyukan 11:11, tiga setengah hari kemudian, kedua saksi itu akan dibangkitkan dan diangkat ke surga.
D. Berkuasa atas Setiap Suku,
Umat, Bahasa, dan Bangsa
Wahyu 13:7 mengatakan, “Dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.” Karena Antikristus akan menerima kekuatan dan kekua-saan dari Iblis, juga kuasa raja dan kerajaan dari sepuluh raja, maka pastilah ia memiliki kekuasaan penuh untuk memerintah seluruh suku, umat, bahasa, dan bangsa.
E. Seluruh Dunia Merasa Takjub
dan Mengikutinya, Patungnya Disembah
oleh Seluruh Penduduk Bumi
Wahyu 13:3 mengatakan, “Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu.” Wahyu 17:8 mengatakan, “Mereka yang tinggal di bumi, yaitu mereka yang tidak tertulis di dalam kitab kehidupan sejak dunia dijadikan, akan heran, apabila mereka melihat bahwa binatang itu pernah ada, namun tidak ada lagi, dan akan muncul lagi.” Disebabkan oleh sembuhnya “luka yang membahayakan hidupnya” itu, seluruh dunia merasa takjub kepada binatang itu. Hanya orang-orang yang namanya telah tertulis dalam kitab ke-hidupan sebelum dunia dijadikan sajalah yang tidak takjub kepadanya. Semua orang Kristen sejati yang masih terting-gal di bumi, memiliki iman di dalam mereka. Kebanyakan dari mereka itu akan menerima terang dari berita-berita yang telah dicetak ini, dan tahu ciri-ciri Antikristus, serta tidak mau menyembahnya. Tetapi, “Semua orang yang ting-gal di bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba yang telah disembelih” (13:8). “Sejak dunia dijadikan” boleh menerangkan “yang namanya tidak tertulis”, tetapi juga boleh menerangkan “Anak Domba yang telah disembelih”. Dalam berita berikutnya, akan kita lihat nabi palsu memaksa orang-orang yang tinggal di bumi “untuk membuat patung binatang itu” dan menyembahnya.
F. Membenci Kekristenan Tertentu yang Murtad,
Membuatnya Sunyi dan Membakarnya dengan Api
Antikristus juga tidak akan mengindahkan kekristenan tertentu yang murtad. Ia akan membencinya dan menjadi-kannya sunyi. Wahyu 17:16 mengatakan, kesepuluh tan-duk, yaitu kesepuluh raja itu, akan membenci pelacur itu dan “membuat dia menjadi sunyi dan telanjang; mereka akan memakan dagingnya dan membakarnya dengan api”. Sete-lah Antikristus hidup kembali, ia akan menganiaya semua agama, termasuk agama Yahudi dan kekristenan tertentu.
XII. MEMERANGI TUHAN, TETAPI DIKALAHKAN,
DIBINASAKAN, DAN DILEMPARKAN KE DALAM
LAUTAN API OLEH TUHAN
Terakhir, Antikristus akan berperang melawan Tuhan, tetapi ia akan dikalahkan oleh Tuhan. Tuhan Yesus akan membinasakannya dan melemparkannya ke dalam lautan api (17:14; 19:19-21; 20:10). Dalam perang Harmagedon, Antikristus dan para pengikutnya akan memerangi Kristus secara langsung, namun Kristus dan para pemenang-Nya, yaitu orang-orang yang dipilih-Nya menjadi pasukan-Nya, akan berperang melawan Antikristus. Perang seperti itu belum pernah terjadi sebelumnya, yaitu perang antara Kristus melawan Antikristus. Kita akan melihatnya lebih banyak bila kita sampai ke pasal 19. Dalam perang Harmagedon, Kristus akan mengalahkan Antikristus dan nabi palsu, serta melemparkan mereka hidup-hidup ke dalam lautan api. Itulah nasib akhir Antikristus.