Daftar isi Wahyu (3) · Berita Keempat Puluh Tiga · bab 10/17

Berita Keempat Puluh Tiga

BINATANG YANG KELUAR DARI DALAM LAUT (4)

Semasa muda, ketika mempelajari patung besar yang dilihat oleh Nebukadnezar dalam mimpinya (Dan. 2:28-35), saya benar-benar yakin bahwa Alkitab adalah sebuah kitab yang diwahyukan oleh Allah. Bagian-bagian dari patung besar itu — kepala, dada dan lengan, perut dan kedua paha, dan kedua kaki serta kesepuluh jarinya — sesuai dengan perkembangan kekuasaan dunia sepanjang abad. Selain Allah sendiri, siapakah yang mampu memberikan kepada kita gambaran seperti ini? Kita harus percaya bahwa Allah telah dan terus mengatur dan berdaulat atas seluruh kekuasaan dunia, mengatur dan mempersiapkan mereka sedemikian rupa. Betapa menakjubkan melihat kekuasaan dunia yang diwakili oleh patung tubuh manusia! Karena itu bodoh sekali bila kita tidak percaya bahwa Alkitab adalah kitab ilahi. Jika kita ingin memahami nubuat-nubuat dalam kitab ini, kita harus memiliki hikmat ilahi. Makin banyak hikmat yang kita miliki, kita akan makin mengenal nubuat-nubuat ini, dan semakin banyak pula gizi yang kita dapatkan dari dalamnya.

Kita bisa memperoleh gizi yang kaya dari nubuat-nubuat dalam Alkitab. Namun, kebanyakan orang yang mempelajari nubuat-nubuat itu hanya menjamah perkara-perkara seperti tujuh kepala, sepuluh tanduk, sepuluh jari kaki, tiga setengah tahun, empat puluh dua bulan, dan seribu dua ratus enam puluh hari. Hal itu seperti orang memberikan semangkuk tulang ayam tanpa daging sedikit pun. Tetapi kita harus menerima gizi dari firman ilahi. Mengatakan seluruh Alkitab adalah hembusan napas Allah (2 Tim. 3:16), berarti setiap kata dalam Alkitab merupakan hembusan Allah. Dalam setiap kata dalam Alkitab, termasuk potongan-potongan nubuat ini, terdapat beberapa unsur hayat, terdapat rawatan yang menghidupkan. Ketika kita mempelajari nubuat, kita seharusnya mendapatkan tulang-tulang, juga mendapatkan daging.

Kita telah melihat tujuh aspek Antikristus yang penuh makna: binatang keempat dalam Daniel 7, tanduk kecil dalam Daniel 8, pemimpin dalam Daniel 9, raja, binatang yang mencakup segalanya, malaikat jurang maut, dan manusia durhaka dalam Daniel 11. Sekarang dalam berita ini kita perlu memperhatikan beberapa aspek penting lainnya dari oknum yang luar biasa ini.

VIII. MEMPUNYAI KEKUATAN

DAN KEKUASAAN IBLIS

Antikristus memiliki kekuatan dan kekuasaan Iblis. Wahyu 13:2 mengatakan, “Naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.” Dalam ayat 4-5 kita tampak bahwa naga itu “memberikan kekuasaan kepada binatang itu” dan “kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya”. Naga itu memberikan kekuatannya, takhtanya, dan kekuasaannya yang besar kepada binatang itu. Hal itu menunjukkan bahwa naga itu membuat binatang itu menjadi satu dengan dirinya. Ketika Tuhan Yesus berada di bumi, Ia pernah dicobai oleh si Jahat di padang belantara. Matius 4:8-9 mengatakan, “Setelah itu Iblis membawa-Nya ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, dan berkata kepada-Nya, ‘Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku.’” Tetapi Tuhan Yesus menolaknya, kata-Nya, “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” (Mat. 4:10). Sejak hari itu, Iblis terus mencari seseorang yang kepada-nya bisa diberikan semua kekuatan, kekuasaan, dan kemuliaan kerajaan setaninya. Ia akan mendapatkan orang yang dicarinya, yaitu Antikristus. Apa yang ditolak oleh Tuhan Yesus akan diterima oleh Antikristus.

Karena Iblis memberikan kekuatan dan kekuasaannya kepada Antikristus, maka Antikristus akan menjadi satu oknum yang luar biasa. Pribadi dan karakternya sangat kuat.

IX. AKAN TERBUNUH DAN HIDUP KEMBALI

A. Terbunuh sebagai Kaisar Ketujuh dari Kekaisaran Romawi

Antikristus akan dibunuh dan hidup kembali. Wahyu 13:3 mengatakan, “Lalu tampaklah kepadaku satu dari ke-pala-kepalanya seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh”. Ayat 12 mengatakan, “luka parahnya telah sembuh,” dan ayat 14 mengatakan, binatang itu “luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu”. Satu dari kepala-kepalanya ditujukan kepada satu dari antara para kaisar yang akan mati terbunuh, tetapi akan hidup kembali. Setelah hidup kembali, segenap bumi akan mengaguminya. Antikristus mungkin akan terbunuh pada pertengahan tujuh tahun yang terakhir, mungkin waktunya hampir bersamaan dengan saat Iblis dilemparkan dari surga ke bumi. Saya berkata demikian, karena menurut Kitab Wahyu 9:1, malaikat jurang maut keluar segera setelah Iblis, sebagai bintang itu, jatuh dari surga ke bumi. Mungkin pada waktu itulah kaisar ketujuh dari Kekaisaran Romawi akan terbunuh.

B. Dihidupkan dengan Roh Kaisar Kelima yang

Telah Jatuh — Nero — Menjadi Kaisar Kedelapan

Ketika Iblis dicampakkan, roh kaisar Nero akan dilepaskan dari jurang maut dan masuk ke tubuh kaisar ketujuh yang telah terbunuh, membuat jenazahnya hidup kembali dan menjadikannya kaisar kedelapan. Kaisar kedelapan ini memiliki tubuh kaisar ketujuh, sedang rohnya milik kaisar kelima. Perihal hidup kembali ini merupakan tiruan terhadap kebangkitan Kristus. Setiap orang yang tidak beriman kepada Kristus pasti akan tertarik oleh kejadian yang ajaib ini. Pada tiga setengah tahun yang pertama, kaisar ketujuh akan muncul. Setelah ia terbunuh dan hidup kembali, kira-kira menjelang pertengahan tujuh tahun itu, ia akan menjadi kaisar kedelapan. Karena itu, pada tiga setengah tahun yang pertama, ia, sebagai Antikristus yang hidup kembali, akan menjadi kaisar kedelapan. Kaisar ketujuh akan meneguhkan perjanjian dengan bangsa Yahudi selama tujuh tahun, sedang kaisar kedelapan akan menganiaya bangsa Yahudi serta meninggikan dirinya melebihi Allah. Jadi kematian dan kebangkitan Antikristus akan menandai satu perubahan yang besar. Dalam prinsipnya, keadaannya hampir sama dengan kematian dan kebangkitan Kristus. Sebelum kematian dan kebangkitan-Nya, Kristus terbatasi di dalam daging-Nya, namun setelah kematian dan kebangkitan-Nya, kepada-Nya diberikan segenap kekuatan dan kuasa (Mat. 28:18). Iblis berusaha memalsukan dan meniru hal itu untuk menyatakan kepada dunia bahwa Antikristus sama dengan Kristus. Karena itu, Antikristus merupakan dua pribadi. Pada saat sebagai kaisar ketujuh, ia tidak mengagumkan, tidak menarik, dan bukan penipu. Tetapi setelah ia dibunuh dan hidup kembali, ia akan menjadi seorang yang berkarakter menakjubkan, menarik dan penuh tipu daya. Hanya kaum saleh yang beriman kepada Kristuslah yang mampu bertahan dan tidak tertarik oleh sikapnya yang penuh pesona dan tipu daya. Setelah kebangkitannya, karena dihuni oleh roh kaisar Nero, secara keseluruhan ia akan menjadi lebih cakap, lebih cerdas dan lebih berkuasa.

Kita telah tampak bahwa Antikristus yang telah terbunuh dan hidup kembali itu akan memiliki nama kaisar Nero. Nabi palsu akan menyebabkan “semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya” (13:16-17). Wahyu 13:18 menyatakan, “Siapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.” Nabi palsu akan membujuk orang banyak agar mereka menyembah Antikristus. Pada saat yang sama, dengan cara tipu muslihat ia akan menandai mereka dengan nama Antikristus atau dengan bilangan namanya. Tanda ini akan ditaruh pada dahi atau pada tangan kanan mereka. Beberapa peneliti Alkitab berpendapat bahwa pada laki-laki tanda itu diletakkan pada dahi, sedang pada perempuan tanda itu diletakkan pada tangan kanan. Tanda ini menjadi petunjuk bahwa orang-orang yang memiliki tanda itu adalah milik kaisar Nero. Bilangan binatang itu adalah “bilangan seorang manusia”, kaisar Nero, Antikristus yang akan datang itu. (Lihat catatan 182 dalam Kitab Wahyu 13, Versi Pemulihan). Karena Kitab Wahyu ditulis pada zaman Kekaisaran Romawi, Yohanes tidak menyebut nama Nero, tetapi menunjukkannya dengan sejumlah bilangan. Karena itu, untuk memahami ini kita perlu hikmat. Dengan hikmat yang diberikan oleh Allah, kita bisa menentukan bahwa bilangan enam ratus enam puluh enam menunjukkan kaisar Nero. Tidak ada nama lain yang bisa memberikan bilangan tepat enam ratus enam puluh enam.

Orang-orang yang tidak beriman akan memiliki nama Nero pada dahi atau pada tangan kanan mereka, menyatakan bahwa mereka itu miliknya, tetapi pada dahi para pemenang akan tertulis nama Anak Domba dan Bapa (14:1). Dalam hal ini tidak ada sikap netral. Terserah Anda akan memiliki nama Allah atau nama kaisar Nero, penjelmaan Iblis itu. Memiliki nama kaisar Nero berarti Anda milik Iblis; memiliki nama Allah berarti Anda milik Allah.

Setiap orang yang tidak memiliki tanda binatang itu, tidak akan bisa membeli atau menjual. Hal itu berarti ia tidak akan bisa hidup. Keadaan dalam beberapa negara komunis hari ini mengarah ke situasi demikian. Anda harus mempunyai izin membeli barang-barang, karena ekonomi secara ketat berada di bawah pengawasan pemerintah. Pada zaman kaisar kedelapan, setiap orang harus memiliki nama Antikristus sebagai izin untuk menjual atau membeli. Dalam situasi dunia hari ini, jalan untuk mempersiapkan kedatangan Antikristus semakin lebih nyata. Lima ratus tahun yang lalu, para peneliti Alkitab tidak bisa memahami perkara ini semudah kita sekarang. Namun berbagai peristiwa dunia belakangan ini membuat kita lebih mudah memahami apa yang dikatakan nubuat-nubuat ini.

X. MENERIMA KEKUATAN, KEKUASAAN,

DAN KERAJAAN DARI SEPULUH RAJA

Iblis mungkin akan memberikan kekuatan dan kekuasaan kepada Antikristus sebelum Antikristus dibinasakan. Tetapi hanya setelah Antikristus terbunuh dan hidup kembali, barulah kesepuluh raja itu memberikan kekuatan, kekuasaan, dan kerajaan kepada Antikristus (17:12-13, 17). Demikianlah segenap kekuatan dan kekuasaan akan dikon-sentrasikan dalam satu orang.

XI. BERTINDAK SEMAUNYA

SELAMA EMPAT PULUH DUA BULAN

Wahyu 13:5 berbunyi, “Kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya (semaunya) empat puluh dua bulan lamanya.” Empat puluh dua bulan di sini dan dalam 11:2 adalah tiga setengah tahun dalam 12:14, juga 1.260 hari dalam 11:3 dan 12:6, yang merupakan masa kesusahan besar (Mat. 24:21). Pada akhir zaman ini, Antikristus akan mengadakan perjanjian selama tujuh tahun dengan bangsa Israel (Dan. 9:27). Tiga setengah tahun setelah perjanjian itu diadakan, dia akan mengingkarinya, menghentikan semua penyembahan dan pelayanan orang Yahudi kepada Allah (Dan. 9:27), menindas orang-orang kudus (13:7), dan merusak kota suci (11:2) selama tiga setengah tahun. Sekali lagi saya tekankan, berbeda dengan apa yang dipikirkan oleh kebanyakan orang, kesusahan besar bukan berlangsung selama tujuh tahun yang terakhir itu, melainkan tiga setengah tahun, atau 42 bulan, atau 1.260 hari. Dalam tiga setengah tahun itu, Antikristus akan melakukan banyak perkara.

A. Mengucapkan Kata-kata yang Sombong, Menghujat Allah,

Kemah Kediaman-Nya, dan Mereka yang Diam di Surga

Wahyu 13:5 mengatakan, “Kepada binatang itu diberikan mulut yang penuh kesombongan dan hujat,” sedang ayat 6 mengatakan, “Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang tinggal di surga.” Saya tidak tahu apa saja yang disombongkan oleh Antikristus itu. Namun tidak diragukan, ia akan mengucapkan kata-kata yang tidak pernah terlintas dalam benak manusia, sehingga mengherankan banyak orang. Ia akan menghujat Allah, kemah kediaman Allah, dan mereka yang diam di surga. Saya yakin, “mereka yang diam di surga” itu adalah para pemenang yang akan diangkat ke kemah kediaman Allah di surga. Meskipun saya tidak tahu kata-kata sombong apa yang akan diucapkan Antikristus, namun dalam prinsipnya ia akan berkata, “Kalian telah mendengar bahwa yang disebut Allah itu telah melakukan ini dan itu. Sekarang kuberi tahu, aku bisa melakukan perkara-perkara yang lebih besar dari Dia!” Dengan kata-kata ini ia menghujat dan menghina Allah. Pada waktu itu, mungkin banyak orang di dunia telah mengetahui bahwa orang-orang Kristen pemenang telah diangkat, karena hal itu pasti telah menjadi judul utama surat kabar saat itu. Banyak orang akan berkata, “Saudara sepupuku tiba-tiba tidak kelihatan lagi!”; “Istriku telah diangkat!”; atau “Kawan sekamarku kemarin malam ada di sini, namun ketika aku bangun pagi ini, ia telah hilang.” Di samping itu, orang-orang Kristen yang masih tertinggal di bumi mulai berkhotbah. Karena itu, Antikristus pun akan bangkit, menggunakan media massa untuk memuat ceramahnya yang menyatakan bahwa ia bisa melakukan perkara-perkara yang lebih besar daripada semuanya itu. Boleh jadi ia berkata, “Dengarkan aku. Aku akan melakukan perkara-perkara yang lebih besar dari semuanya itu.” Mungkin ia akan menggunakan teknologi ruang angkasa untuk melakukan perkara-perkara yang menonjol.

Saya ulangi, sebelum Antikristus terbunuh dan hidup kembali, para pemenang akan diangkat ke surga. Setibanya di surga, mereka akan memerintahkan agar Iblis dicampakkan ke bumi. Segera setelah perkataan ini diserukan, penghulu malaikat, Mikhael akan memimpin peperangan melawan Iblis. Kira-kira pada saat itulah, kaisar ketujuh, Antikristus, akan dibunuh. Ketika Iblis tercampak ke bumi, roh Nero akan dilepaskan dari jurang maut dan memasuki tubuh kaisar ketujuh yang terbunuh itu, membuatnya hidup kembali dan menjadikannya kaisar kedelapan. Sementara semua itu berlangsung, setiap orang di bumi akan membicarakan pengangkatan, dan orang-orang Kristen yang masih tertinggal di bumi akan mempersaksikan hal itu. Kemudian kaisar kedelapan yang telah hidup kembali itu akan mengucapkan kata-kata sombong untuk menipu penduduk bumi, berkata bahwa ia bisa melakukan perkara-perkara yang lebih hebat daripada yang diperbuat Allah. Itulah kata-kata hujatnya yang melawan Allah, kemah kediaman-Nya, dan para pemenang yang telah diangkat ke tempat kediaman Allah.

Jika orang-orang Kristen yang masih tertinggal di bumi pada waktu itu tahu semua hal itu, mereka akan sangat terbantu. Jika di antara kita ada yang masih tertinggal di bumi setelah pengangkatan para pemenang, jangan mau ditipu oleh Antikristus. Boleh jadi kita akan ingat kembali apa yang telah kita baca dalam berita-berita pelajaran-hayat ini. Berita-berita ini bisa membantu kita menjadi buah bungar. Tetapi orang-orang yang tidak menjadi buah bungar akan ditinggalkan dalam kegelapan. Setelah membaca berita-berita ini, terhadap Antikristus, kita tentunya tidak buta lagi. Kita pasti telah memiliki terang.

B. Berperang dan Mengalahkan

Orang-orang Kudus

Wahyu 13:7 mengatakan, “Ia juga diperkenankan untuk berperang melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka.” Orang-orang kudus ini adalah keturunan yang lain dari perempuan dalam Wahyu 12:17, meliputi orang-orang Yahudi yang memelihara perintah Allah dan kaum beriman yang bersaksi bagi Kristus. Hal ini membuktikan, pada masa kesusahan besar, di bumi masih ada kaum beriman yang belum terangkat. Antikristus akan menganiaya orang-orang Yahudi yang takut kepada Allah dan orang-orang Kristen yang percaya Kristus. Ia akan me-merangi umat Allah di bumi dan mengalahkannya. Seperti yang dinyatakan dalam pasal 15 dan 20, saat itu banyak orang menjadi martir.

C. Berperang dan Membunuh Kedua Saksi

Antikristus juga akan berperang dan membunuh dua orang saksi (11:7). Allah kita tahu kelemahan umat-Nya. Karena itu, selama tiga setengah tahun yang terakhir, setelah pengangkatan para pemenang, Allah sekali lagi akan mengutus Musa dan Elia untuk menguatkan mereka yang sedang teraniaya itu. Antikristus akan memerangi kedua saksi itu dan membunuh mereka. Tetapi, seperti yang diwahyukan 11:11, tiga setengah hari kemudian, kedua saksi itu akan dibangkitkan dan diangkat ke surga.

D. Berkuasa atas Setiap Suku,

Umat, Bahasa, dan Bangsa

Wahyu 13:7 mengatakan, “Dan kepadanya diberikan kuasa atas setiap suku dan umat dan bahasa dan bangsa.” Karena Antikristus akan menerima kekuatan dan kekuasaan dari Iblis, juga kuasa raja dan kerajaan dari sepuluh raja, maka pastilah ia memiliki kekuasaan penuh untuk memerintah seluruh suku, umat, bahasa, dan bangsa.

E. Seluruh Dunia Merasa Takjub

dan Mengikutinya, Patungnya Disembah

oleh Seluruh Penduduk Bumi

Wahyu 13:3 mengatakan, “Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu.” Wahyu 17:8 mengatakan, “Mereka yang tinggal di bumi, yaitu mereka yang tidak tertulis di dalam kitab kehidupan sejak dunia dijadikan, akan heran, apabila mereka melihat bahwa binatang itu pernah ada, namun tidak ada lagi, dan akan muncul lagi.” Disebabkan oleh sembuhnya “luka yang membahayakan hidupnya” itu, seluruh dunia merasa takjub kepada binatang itu. Hanya orang-orang yang namanya telah tertulis dalam kitab kehidupan sebelum dunia dijadikan sajalah yang tidak takjub kepadanya. Semua orang Kristen sejati yang masih tertinggal di bumi, memiliki iman di dalam mereka. Kebanyakan dari mereka itu akan menerima terang dari berita-berita yang telah dicetak ini, dan tahu ciri-ciri Antikristus, serta tidak mau menyembahnya. Tetapi, “Semua orang yang tinggal di bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba yang telah disembelih” (13:8). “Sejak dunia dijadikan” boleh menerangkan “yang namanya tidak tertulis”, tetapi juga boleh menerangkan “Anak Domba yang telah disembelih”. Dalam berita berikutnya, akan kita lihat nabi palsu memaksa orang-orang yang tinggal di bumi “untuk membuat patung binatang itu” dan menyembahnya.

F. Membenci Kekristenan Tertentu yang Murtad,

Membuatnya Sunyi dan Membakarnya dengan Api

Antikristus juga tidak akan mengindahkan kekristenan tertentu yang murtad. Ia akan membencinya dan menjadikannya sunyi. Wahyu 17:16 mengatakan, kesepuluh tanduk, yaitu kesepuluh raja itu, akan membenci pelacur itu dan “membuat dia menjadi sunyi dan telanjang; mereka akan memakan dagingnya dan membakarnya dengan api”. Setelah Antikristus hidup kembali, ia akan menganiaya semua agama, termasuk agama Yahudi dan kekristenan tertentu.

XII. MEMERANGI TUHAN, TETAPI DIKALAHKAN,

DIBINASAKAN, DAN DILEMPARKAN KE DALAM

LAUTAN API OLEH TUHAN

Terakhir, Antikristus akan berperang melawan Tuhan, tetapi ia akan dikalahkan oleh Tuhan. Tuhan Yesus akan membinasakannya dan melemparkannya ke dalam lautan api (17:14; 19:19-21; 20:10). Dalam perang Harmagedon, Antikristus dan para pengikutnya akan memerangi Kristus secara langsung, namun Kristus dan para pemenang-Nya, yaitu orang-orang yang dipilih-Nya menjadi pasukan-Nya, akan berperang melawan Antikristus. Perang seperti itu belum pernah terjadi sebelumnya, yaitu perang antara Kristus melawan Antikristus. Kita akan melihatnya lebih banyak bila kita sampai ke pasal 19. Dalam perang Harmagedon, Kristus akan mengalahkan Antikristus dan nabi palsu, serta melemparkan mereka hidup-hidup ke dalam lautan api. Itulah nasib akhir Antikristus.