← Daftar isi Wahyu (2) · bab 8/17

BINATANG YANG KELUAR DARI DALAM LAUT (2)

III. RAJA DALAM DANIEL 9

A. Titus dan Antikristus

Menghancurkan Yerusalem dan Bait

Antikristus juga adalah raja dalam Daniel 9:26-27. Jika Anda membaca pasal itu dengan cermat, Anda akan nam-pak bahwa raja itu mengacu kepada dua orang. Pertama, raja itu mengacu kepada Titus, yang dengan pasukan Romawinya menghancurkan Yerusalem pada tahun 70. Penghancuran itu adalah penggenapan nubuat Tuhan dalam Lukas 21. Dalam kunjungan-Nya yang terakhir ke Yerusalem, Tuhan bernubuat kepada murid-murid-Nya bahwa Yerusalem akan dihancurkan dan Bait Allah akan diruntuhkan, sehingga ti-dak ada batu yang terletak di atas batu lainnya. Nubuat ini tergenap kurang dari 40 tahun setelah kematian Tuhan. Menurut sejarah, penghancuran itu sangat mengerikan. Namun, Titus adalah bayang-bayang dari raja yang akan datang, Antikristus, dan penghancuran Yerusalem oleh Titus hanyalah bayang-bayang dari penghancuran yang akan di-lakukan oleh Antikristus atas Yerusalem dan Bait Allah di masa mendatang. Di antara kedua orang yang digelari “raja” itu ada rentang waktu kurang lebih 2.000 tahun.

B. Menegaskan Perjanjian dengan Orang Yahudi

Selama Satu Kali Tujuh Masa

Dalam Daniel 9:24-27 tercantum nubuat mengenai tu-juh puluh kali tujuh masa. Ketujuh puluh kali tujuh masa itu bukanlah tujuh puluh kali tujuh hari, melainkan tujuh puluh kali tujuh tahun. Daniel 9:25 mengatakan, “Maka ketahuilah dan pahamilah: dari saat firman itu keluar, yakni bahwa Yerusalem akan dipulihkan dan dibangun kem-bali, sampai pada kedatangan seorang yang diurapi, seorang raja, ada tujuh kali tujuh masa; dan enam puluh dua kali tujuh masa lamanya kota itu akan dibangun kembali de-ngan tanah lapang dan paritnya, tetapi di tengah-tengah kesulitan.” Ketujuh kali tujuh masa yang disebutkan dalam ayat itu dihitung dari saat dikeluarkannya pernyataan raja Persia untuk membangun kembali kota Yerusalem. Dari saat pernyataan itu dikeluarkan, sampai membangun kem-bali kota itu ada rentang waktu empat puluh sembilan tahun. Keenam puluh dua kali tujuh masa adalah rentang waktu dari penyelesaian pembangunan kembali Yerusalem sampai saat penyaliban Kristus. Penyaliban Kristus dising-gung dalam Daniel 9:26, “Sesudah keenam puluh dua kali tujuh masa itu akan disingkirkan seorang yang telah di-urapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa.” Jadi, dari pe-nyelesaian pembangunan kembali kota itu sampai penyaliban Mesias ada 434 tahun. Sebab itu, ketujuh puluh kali tujuh masa yang tercantum dalam Daniel 9 hanya tersisa satu kali tujuh masa.

Setelah penyaliban Kristus, Titus menghancurkan kota Yerusalem. Di antara waktu penyaliban Kristus dan awal tujuh masa yang ketujuh puluh ada rentang waktu yang ti-dak diketahui. Rentang waktu itu sudah berlangsung lebih dari sembilan belas abad. Rentang waktu itu telah meliputi Kekaisaran Romawi kuno, yang berakhir pada tahun 476 Masehi, dan Gereja Roma yang menggantikan Kekaisaran Romawi. Di samping itu, akan terliput pula bangkitnya kem-bali Kekaisaran Romawi. Kaisar terakhir dari Kekaisaran Romawi yang terpulih itu akan menjadi Antikristus, yang akan mengadakan perjanjian dengan orang-orang Yahudi selama satu kali tujuh masa. Daniel 9:27 mengatakan, “Ra-ja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa.” Dalam perjan-jian itu Antikristus akan menjanjikan kebebasan bagi orang-orang Yahudi untuk menyembah Allah menurut agama mereka.

C. Menghentikan Kurban Sembelihan dan

Kurban Santapan pada Pertengahan Tujuh Masa

Namun setelah tiga setengah tahun, Antikristus akan mengubah sikapnya. Daniel 9:27 mengatakan, “Pada perte-ngahan tujuh masa itu ia akan menghentikan kurban sem-belihan dan kurban santapan.” Pembatalan perjanjian itu akan terjadi pada saat yang genting, saat Iblis dicampak-kan ke bumi dan berdiri di pantai Laut Tengah untuk meng-hasut Antikristus. Antikristus akan meninggikan dirinya di atas semua allah. Mungkin ia berkata, “Kalian, orang-orang Yahudi, tidak boleh menyembah Allahmu lagi. Akulah Allah! Aku perintahkan kalian menghentikan kurban-kurban per-sembahan dan menghapuskan hari-hari raya keagamaan kalian. Selanjutnya, aku akan mengganti hukum-hukum kalian. Kalian harus melupakan Allah kalian, hukum Allah kalian dan hari-hari raya kalian, lalu menyembah aku.” Pada saat Antikristus meninggikan dirinya di atas segala allah, ia juga akan menajiskan Bait Allah.

D. Sebagai Orang yang Keji,

Ia Mendirikan Kekejian di Dalam Bait

Daniel 9:27 juga mengatakan, “Dan di atas sayap keke-jian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu.” Ketika Tuhan Yesus menyinggung hal ini, Ia berkata, “Ja-di, apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan melalui Nabi Daniel — para pembaca hendaklah memahaminya” (Mat. 24:15). Antikristus akan mendatangkan kekejian, yaitu ber-hala, juga mendatangkan kerusakan dan kehancuran, me-runtuhkan Bait Allah dan kota Yerusalem. Demikianlah pengertian yang tepat terhadap Daniel 9:25-27. Jika kita memiliki pengertian ini, kita akan nampak bagaimana Antikristus memperlakukan orang Yahudi.

Ketika kita sampai pada Wahyu 17, kita akan nampak bahwa Antikristus juga akan menghancurkan agama ter-tentu selain agama Yahudi. Dalam pandangan Allah, kedua-nya telah menjadi sesuatu yang patut dibenci. Meskipun beberapa orang di antara kita dulu berada di dalam salah satu dari kedua agama itu, tetapi puji Tuhan, sekarang kita tidak lagi di dalam “agama” itu. Sekarang kita ada di dalam Kristus. Selama berabad-abad, kedua agama itu telah menjadi sesuatu yang dibenci dalam pandangan Allah. Dalam 2:9 dan 3:9 Tuhan Yesus menyebut jemaat orang Yahudi itu “jemaat Iblis”. Selanjutnya, Tuhan Yesus mewahyukan kepada Rasul Yohanes bahwa agama tertentu adalah “pe-lacur besar” (17:1-6). Mungkin ada orang yang mendebat, “Bagaimana Anda bisa mengatakan jemaat Yahudi itu je-maat Iblis? Bukankah dalam sinagoge orang-orang Yahudi menyembah Allah dan mempelajari Alkitab?” Tetapi yang mengatakan jemaat Yahudi adalah jemaat Iblis bukan saya — itu adalah perkataan Tuhan Yesus kepada gereja-Nya. Yang ada di dalam sinagoge itu bukan lagi Allah, melain-kan Iblis. Yang lain, yang membela agama tertentu, menga-takan, “Bukankah agama itu juga memberitakan Kristus?” Tetapi agama tertentu itu memberitakan Kristus sebagai anak Maria. Penyembahan terhadap Maria berasal dari aga-ma kafir. Maria dalam agama tertentu yang disebut “bunda Allah” adalah bentuk lain dari dewi Venus. Selain itu, hari Natal juga barang milik Iblis; karena tanggal 25 Desember, dahulu adalah hari perayaan kafir untuk menghormati dewa matahari, lalu bagaimana ini bisa dikatakan hari lahirnya Kristus? Benar-benar suatu hujat! Meskipun sega-lanya di dalam agama tertentu itu memiliki penampilan kristiani, sumbernya adalah agama Babel. Sebab itu, dalam pandangan Allah, kekristenan tertentu itu adalah pelacur besar yang memperkaya dirinya dengan melakukan perzina-an rohani. Sebab itu, kekristenan tertentu itu disebut pe-lacur besar. Agama Yahudi dan agama tertentu benar-benar bercorak Iblis. Di bawah hasutan Iblis, Antikristus akan menghancurkan agama Yahudi dan agama tertentu. Ia akan melakukan pekerjaan penghancuran itu tanpa menyadari bahwa ia melakukannya untuk Allah dan untuk Kristus. Allah berdaulat atas semua itu. Antikristus akan melaku-kan semua itu dalam proses meninggikan dirinya di atas semua allah, menghapus semua agama dan menjadikan di-rinya satu-satunya sasaran penyembahan.

E. Dibinasakan oleh Murka Allah

Akhirnya, Antikristus akan dibinasakan oleh murka Allah (Dan. 9:27). Pembinasaan ini akan dilaksanakan oleh Kristus pada peperangan di Harmagedon, ketika Kristus sepenuhnya mengalahkan Antikristus (19:17-21).

IV. RAJA DALAM DANIEL 11

Antikristus juga adalah raja dalam Daniel 11:36-45. Telah kita tunjukkan bahwa ada dua raja dalam Daniel 11, raja dari negeri selatan dan raja dari negeri utara. Dalam Daniel 11, negeri selatan mengacu kepada Mesir dan negeri utara mengacu kepada Siria. Berkali-kali Mesir dan Siria saling menyerang. Raja Siria, raja negeri utara, berhubungan erat dengan kedatangan Antikristus.

A. Dilambangkan oleh Antiochus Epiphones

Raja dalam Daniel 11:36-45 dilambangkan oleh Antiochus Epiphones dalam Daniel 11:21-35 (175—164 SM). Antiochus Epiphones menghancurkan Bait Allah dan menajiskan tempat kudus dengan meletakkan babi di dalam Bait Allah. Sebab itu, Maccabeus (suku Israel yang cinta negara) bang-kit menentangnya, seperti yang tercatat dalam dua kitab Maccabeus dalam Apocrypha (Deuterokanonika). Antiochus menentang perjanjian kudus Allah yang telah diadakan-Nya dengan umat-Nya (Dan. 11:28, 30) dan menyingkirkan kurban persembahan yang biasa dipersembahkan (Dan. 11:31). Selanjutnya, Antiokhus mendirikan berhala yang mendatangkan kekejian di dalam Bait Allah (Dan. 11:31). Seperti telah kita lihat, Antikristus akan melakukan hal yang sama.

B. Meninggikan dan Membesarkan Diri

di Atas Semua Allah dan Mengatakan Hal-hal

yang Ajaib Menentang Allah dari Segala Allah

Daniel 11:36 dan 37 mewahyukan bahwa raja itu, Anti-kristus, “akan meninggikan dan membesarkan dirinya ter-hadap setiap allah. Juga terhadap Allah yang mengatasi segala allah ia akan mengucapkan kata-kata yang tak seno-noh sama sekali . . . Juga para allah nenek moyangnya tidak akan diindahkannya; baik pujaan orang-orang perempuan maupun allah mana pun juga tidak akan diindahkannya, sebab terhadap semuanya itu ia akan membesarkan diri”. Antikristus akan melakukan semua itu.

C. Menghormati Dewa Benteng-benteng

Daniel 11:38 mengatakan bahwa Antikristus akan “menghormati dewa benteng-benteng, dewa yang tidak di-kenal oleh nenek moyangnya akan dihormatinya dengan membawa emas dan perak dan permata dan barang-barang yang berharga.” Antikristus akan berpaling dari Allah ke penyembahan berhalanya sendiri.

D. Melimpahi Semua Orang yang Mengakui

Dewa Itu dengan Kemuliaan, Membuat Mereka

Berkuasa atas Banyak Orang, dan Membagikan

Tanah kepada Mereka sebagai Upah

Daniel 11:39 mengatakan, “Siapa yang mengakui dewa ini akan dilimpahi kehormatan (kemuliaan); ia akan mem-buat mereka menjadi berkuasa atas banyak orang dan ke-pada mereka akan dibagikannya tanah sebagai upah.” Hal ini membuktikan bahwa Antikristus akan meninggikan orang-orang yang mengakuinya. Ia akan memberi mereka kemuliaan, kekuasaan untuk memerintah dan sebagian tanah sebagai upah mereka.

E. Memasuki Negeri-negeri,

Menggenangi, dan Meliputinya

Daniel 11:40 mengatakan bahwa Antikristus “akan me-masuki negeri-negeri, dan menggenangi dan meliputi se-muanya seperti air bah”. Hal itu berarti ia akan menak-lukkan bangsa-bangsa yang akan diserbunya.

F. Memasuki Tanah Permai

Antikristus juga akan memasuki “Tanah Permai” (Dan. 11:41). “Tanah Permai” adalah Tanah Kudus. Hal itu menunjukkan ia juga akan menaklukkan bangsa Israel.

G. Mendirikan Kemah Istananya di Antara Laut dan Gunung Permai yang Kudus Itu

Daniel 11:45 mengatakan, “Ia akan mendirikan kemah kebesarannya (istananya) di antara laut dan gunung Per-mai yang kudus itu.” “Laut” di sini adalah Laut Tengah dan Laut Galilea. “Gunung Permai yang kudus” mengacu kepada Sion, tempat kota Yerusalem. Di antara kedua laut itu dan Gunung Sion, Antikristus akan mendirikan kemah istananya.

H. Menemui Ajalnya dan Tidak Ada Seorang pun yang Menolongnya

Akhirnya, “ia akan menemui ajalnya dan tidak ada se-orang pun yang menolongnya” (Dan. 11:45). Hal itu berarti Kristus akan mengakhirinya di perang Harmagedon dan tidak ada seorang pun yang akan membantunya meloloskan diri.

Setelah kita memperhatikan butir-butir mengenai Anti-kristus ini, kita nampak orang macam apa dia dan dari mana ia akan datang. Saya yakin, menurut Alkitab, ia akan datang dari Yunani atau dari wilayah kekuasaan Makedonia kuno. Mungkin, ia adalah keturunan warga negara Yunani dan berasal dari daerah itu. Kekaisaran Romawi Timur men-cakup empat bagian kekaisaran Aleksander Agung. Menurut nubuat, Antikristus tidak mungkin berasal dari Kekaisaran Romawi Barat, melainkan dari salah satu dari keempat ke-rajaan di wilayah kekaisaran Yunani dan Makedonia. Kera-jaan-kerajaan itu terletak di wilayah Kekaisaran Romawi Timur. Dengan tegas saya katakan bahwa Antikristus mungkin berasal dari warga negara dan daerah Yunani. Ki-ta perlu berjaga-jaga dan mengamati segala peristiwa di Yunani. Sebagian besar nubuat dalam Daniel 2, 7-8, dan 11 telah tergenap. Karena nubuat-nubuat itu telah tergenap secara harfiah, nubuat-nubuat yang lain juga akan terge-nap secara demikian. Antikristus akan maju dari Makedonia atau Yunani ke selatan (Mesir), ke timur (Siria), dan ke Tanah Kudus (tanah Israel). Situasi dunia hari ini terpusat di Timur Tengah. Kita harus percaya bahwa waktunya su-dah dekat dan tidak lama lagi Kristus dan Antikristus akan datang. Namun, kita tidak menunggu Antikristus — kita menunggu Kristus. Setiap hari, saya mengamati si-tuasi di Timur Tengah dan melatih roh saya sehubungan dengan peristiwa di wilayah itu. Puji Tuhan, kita memiliki terang firman Tuhan dalam nubuat-Nya.

Melalui mempelajari nubuat-nubuat tentang Antikristus, kita dapat menyimpulkan bahwa ia adalah wujud akhir dari kekuatan duniawi. Dalam pandangan Allah, kekuatan duniawi dimulai dari Babel, yang diikuti oleh kekaisaran Media-Persia, kekaisaran Makedonia dan Kekaisaran Romawi. Kekaisaran Media-Persia menyusul kekaisaran Babel, ke-kaisaran Makedonia menyusul kekaisaran Media-Persia, dan Kekaisaran Romawi menyusul kekaisaran Makedonia. Dari hal-hal itu kita nampak, kekuatan dunia berlangsung dari satu kekaisaran ke kekaisaran yang lain. Akhirnya, dari Kekaisaran Romawi akan muncul Antikristus sebagai wujud akhir dari kekuatan duniawi. Ketika Antikristus di-kalahkan dan dicampakkan ke telaga api, kekuatan dunia-wi akan sepenuhnya berakhir.

Menurut Daniel 2, sebuah batu “terungkit lepas tanpa perbuatan tangan manusia” akan jatuh dari surga dan mengenai kesepuluh jari patung itu (ayat 34). Batu itu ti-dak hanya akan memukul kesepuluh jari kaki patung itu, melainkan seluruh patung itu, dari kepala sampai jari ka-kinya. Seperti kita ketahui, batu itu adalah Kristus. Hari ini, Ia adalah batu bangunan (Mat. 21:42; Kis. 4:10-12), tetapi pada hari itu, Ia akan menjadi batu yang menimpa orang (Mat. 21:44). Bagi gereja, Kristus adalah batu bangunan, tetapi bagi kekuatan duniawi, Ia adalah batu timpahan yang akan menimpa seluruh patung itu hingga hancur berke-ping-keping.

Telah kita katakan bahwa Antikristus akan muncul dari salah satu dari keempat kerajaan pecahan kekaisaran Makedonia, kemungkinan besar dari Yunani. Yunani, bagi-an dari Kekaisaran Romawi, juga akan menjadi salah satu dari sepuluh kerajaan, atau kesepuluh jari kaki patung itu. Menurut nubuat Alkitab, dapat kita katakan dengan jelas dan tegas bahwa Antikristus akan muncul dari Ke-kaisaran Romawi di daerah Yunani atau Makedonia.

Kita pun telah nampak, apa yang akan dilakukan Anti-kristus. Ia akan menentang Allah dan menganiaya umat Allah. Ia akan menghentikan segala perkara yang berhu-bungan dengan agama Yahudi, menganiaya orang Yahudi dan orang Kristen yang tertinggal di bumi. Ia akan memi-liki kepandaian yang cemerlang, cakap dan memiliki kuasa untuk menggoyangkan bala tentara langit. Mungkin ia akan menerapkan penemuan ilmiah yang modern untuk menjelajah angkasa. Penampilannya akan garang, kuat, ke-jam dan menaklukkan. Jika Anda tertinggal di bumi pada saat munculnya Antikristus, Anda akan dapat mengenalinya dengan mengenali ciri-ciri yang disebutkan dalam dua berita terakhir ini. Anda akan tahu siapa dia, dan tidak akan tertarik kepadanya.

Seluruh dunia hari ini sedang mencari pemimpin yang kuat. Meskipun zaman ini adalah zaman demokrasi, na-mun banyak orang telah merasa lelah terhadap kekurangan sistem demokrasi, dan karenanya berpaling untuk mencari pemimpin yang kuat. Ketika seorang pemimpin yang kuat itu muncul, hampir semua orang akan condong kepadanya. Karena kecenderungan situasi dunia seperti demikian, ma-ka Antikristus akan mudah menarik banyak orang. Tetapi puji Tuhan, kita memiliki terang nubuat, dan kita tidak berada dalam kegelapan. Kita tahu orang macam apa Anti-kristus itu. Antikristus adalah binatang keempat, tanduk kecil, raja dan penguasa. Ketika ia muncul, kita akan mu-dah mengenalinya.