← Daftar isi Wahyu (2) · bab 7/17

BINATANG YANG KELUAR DARI DALAM LAUT (1)

Dalam berita ini kita akan melihat binatang yang keluar dari dalam laut (13:1). Pasal 12 dan 13 seolah-olah berdiri sendiri-sendiri. Selama bertahun-tahun saya tidak mengetahui hubungan antara kedua pasal itu. Hubungannya hanya pada kata laut yang tercantum dalam 12:18 dan 13:1. Wahyu 12:18 mengatakan, “Lalu naga itu berdiri di pantai laut.” Berikutnya 13:1 mengatakan, “Lalu aku me-lihat seekor binatang keluar dari dalam laut.” Laut dalam 12:18 maupun dalam 13:1, sama dengan laut besar dalam Daniel 7:2, yaitu Laut Mediterania atau Laut Tengah. (Me-diterania berarti “laut di tengah-tengah daratan”.) Karena itu, kata laut di sini merupakan garis penghubung antara pasal 12 dengan pasal 13.

Dalam pasal 12, naga itu telah dikalahkan dan dilemparkan dari surga ke bumi. Begitu sampai di bumi dan berdiri di tepi pantai, dari dalam laut keluarlah seekor binatang. Pantai laut pada ayat ini pastilah pantai laut Negeri Kudus, yaitu batas wilayah bangsa Israel. Naga itu akan berdiri di sana dan membuat binatang itu, Antikristus, keluar dari laut. Naga itu berdiri di pantai laut; dan kota suci, Yerusalem akan diinjak-injak selama 42 bulan (11:2), kedua hal ini menyatakan bahwa penganiayaan yang dilakukan oleh Iblis selama kesusahan besar, terutama dilakukan di tanah Israel.

Dalam berita-berita ini, yang membahas Wahyu 13, sa-ya berbeban untuk menunjukkan berbagai aspek Antikristus yang diwahyukan kepada kita secara terperinci dalam Ki-tab Daniel, Kitab Wahyu, dan Kitab 2 Tesalonika, agar kaum saleh mempunyai pengertian yang jelas terhadap oknum yang jahat ini.

Dalam Kitab Wahyu hampir tidak ada perkara yang baru; hampir semua hal yang ada di sini telah disebutkan dalam Perjanjian Lama. Jika kita ingin memahami Kitab Wahyu, kita harus menelusuri hal-hal yang ada di sini kembali ke sebutan yang pertama dalam Perjanjian Lama. Dengan demikian kita akan melihat wahyu asal dan per-kembangan dari wahyu itu. Pada prinsipnya, demikian juga dengan Antikristus. Antikristus telah diwahyukan dalam Kitab Daniel, tetapi Kitab Wahyu menjelaskan perkembang-an selanjutnya tentang dirinya.

Banyak orang agak akrab dengan nubuat-nubuat dalam Kitab Daniel. Dalam berita-berita ini kita perlu memperhatikan empat pasal dalam Kitab Daniel: pasal 2, mengisahkan mimpi Nebukadnezar; pasal 7, wahyu tentang empat binatang yang berasal dari laut; pasal 8, domba jantan dan kambing jantan yang sedang berkelahi, saling menyerang; dan pasal 11, tentang raja negeri utara dan raja negeri selatan. Dalam pasal 8 sebuah tanduk kecil muncul dari antara keempat tanduk kambing itu, dan dalam pasal 11 sesuatu juga muncul dari raja negeri utara. Keduanya sama.

Patung besar dalam pasal 2 terdiri dari empat bagian: bagian kepala, bagian dada dan lengan, bagian perut dan paha, serta bagian kaki (termasuk kesepuluh jari kakinya). Bagian keempat terlebih dulu terbagi menjadi kedua kaki, kemudian menjadi kesepuluh jari kakinya. Zaman sejarah yang ditunjukkan oleh ketiga bagian pertama dari patung itu dan kedua kakinya telah digenapi, namun kesepuluh jari kaki masih belum digenapi. Keempat binatang dalam pasal 7 sama dengan keempat bagian patung besar dalam pasal 2. Binatang pertama dapat disamakan dengan kepala, binatang kedua sama dengan dada dan lengan, binatang ketiga sama dengan perut dan paha, dan binatang keempat sama dengan kaki dengan jari-jarinya. Terakhir, menurut visi dalam pasal 7, binatang keempat memiliki sepuluh tan-duk. Kesepuluh tanduk dari binatang keempat ini sesung-guhnya adalah kesepuluh jari-jari kaki dari bagian keempat patung besar itu.

Kedua binatang yang terdapat dalam pasal 8, domba jantan dan kambing jantan, sama dengan binatang kedua dan ketiga yang tercantum dalam pasal 7. Jadi, kambing jantan sama dengan binatang ketiga dan bagian ketiga dari patung besar itu. Menurut pasal 8, pada kepala kambing jantan itu tumbuh empat buah tanduk, dan dari salah satu tanduk itu muncul suatu tanduk kecil.

Dalam Daniel 11 tercantum dua raja, raja dari negeri selatan dan raja dari negeri utara. Raja negeri utara adalah bayang-bayang dari Antikristus, ia muncul dari antara tanduk-tanduk kambing jantan dalam pasal 8.

Perhatikanlah hubungan antara keempat pasal Kitab Daniel ini. Keempat binatang dalam pasal 7 sama dengan keempat bagian patung besar dalam pasal 2. Domba jantan dan kambing jantan dalam pasal 8 sama dengan binatang kedua dan ketiga dalam pasal 7. Raja negeri utara dalam pasal 11 berasal dari salah satu dari keempat tanduk kam-bing jantan dalam pasal 8. Terakhir, raja negeri utara akan menjadi bayang-bayang, lambang, dari Antikristus, yaitu tanduk kecil yang tercantum dalam pasal 8.

Dalam Daniel 9:24-27 tercantum nubuat tentang ketu-juh puluh kali tujuh masa. Menurut pasal ini, ketujuh pu-luh kali tujuh masa tersebut telah ditetapkan oleh Allah dalam sejarah Israel. Setiap satu kali tujuh masa menun-jukkan satu periode yang terdiri dari tujuh tahun. Setelah lewat enam puluh sembilan kali tujuh masa, salah seorang pangeran, yaitu Titus, datang untuk memusnahkan Yeru-salem, dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa kafir. Pada waktu itu, si pembinasa akan datang dengan segala kekejiannya (Dan. 9:27). Pada tahun 70, Titus menghan-curkan kota Yerusalem. Sejak saat itu sampai tahun 1967, Yerusalem berada di bawah penguasaan bangsa kafir. Kem-balinya Yerusalem ke tangan bangsa Yahudi pada tahun 1967 merupakan satu petunjuk bahwa kita telah sangat de-kat kepada akhir zaman. Lewat Antikristus, segala keke-jian yang membinasakan akan segera muncul.

I. BINATANG KEEMPAT DALAM DANIEL 7

Binatang yang muncul dari dalam laut pada 13:1 merupakan bagian yang terakhir dan yang paling penting dari binatang keempat dalam Kitab Daniel (Dan. 7:7-8, 19-26). Baik dalam Kitab Daniel maupun dalam Kitab Wahyu, binatang yang keluar dari laut bukan saja ditujukan kepada Kekaisaran Romawi, bahkan khususnya ditujukan kepada Antikristus. Karena itu, Antikristus adalah binatang yang keluar dari laut, binatang keempat dalam Kitab Daniel 7.

A. Menakutkan dan Mengerikan

Binatang itu menakutkan dan mengerikan (Dan. 7:7, 19). Pada waktu yang silam, Kekaisaran Romawi melakukan perkara-perkara yang menakutkan dan mengerikan. Kelak, Antikristus juga akan melakukan perkara-perkara yang me-ngerikan dalam membinasakan manusia. Keduanya kejam dan mengerikan.

B. Sangat Kuat

Daniel 7:7 menunjukkan bahwa binatang itu “sangat kuat”. Kekaisaran Romawi adalah kuasa kafir yang paling kuat dalam sejarah, dan Antikristus juga luar biasa kuat-nya, kuat dalam kuasa Iblis. Kalau Kekaisaran Romawi mengalahkan semua kekuatan dan kekuasaan yang ada di sekitarnya, maka Antikristus akan menundukkan dan me-naklukkan semua kuasa yang ada di sekitar Laut Tengah.

C. Bergigi Besar dari Besi dan Berkuku Tembaga

Binatang itu bergigi besar dari besi dan berkuku tem-baga (Dan. 7:7, 19). Gigi besi adalah untuk makan atau me-lahap serta meremukkan, sedang kuku tembaga adalah untuk berdiri atau menginjak-injak.

D. Melahap (Menelan) Seluruh Bumi dan Meremukkannya

Binatang ini melahap (menelan) seluruh bumi dan meremukkannya (Dan. 7:7, 19, 23). Sebagaimana ilustrasi berbagai aspek lainnya terhadap binatang itu, ini pertamatama mengacu kepada Kekaisaran Romawi kuno dengan kaisar-kaisarnya dan kemudian mengacu kepada Antikristus yang akan datang.

E. Menginjak-injak Sisanya dengan Kakinya

Binatang yang keempat itu menginjak-injak sisanya dengan kakinya (Dan. 7:7, 19, 23). Apa saja yang masih tertinggal setelah ditelan dan diremukkan, akan diinjak-injak oleh binatang itu. Itulah situasi dalam Kekaisaran Romawi zaman dulu, dan hal itu juga akan terjadi pada zaman Antikristus kelak.

F. Mempunyai Sepuluh Tanduk

Binatang itu mempunyai sepuluh tanduk (Dan. 7:7, 20, 24). Kesepuluh tanduk ini sesuai dengan kesepuluh jari ka-ki patung besar dalam pasal 2. Menurut visi patung besar dalam Daniel 2, kesepuluh raja yang diwakili oleh kesepu-luh jari kaki, dalam pandangan Allah, merupakan bagian dari tubuh yang paling rendah. Namun, visi dalam Daniel 7 menunjukkan kesepuluh kerajaan yang diwakili oleh se-puluh raja, ditinggikan, sebagai kesepuluh tanduk. Dalam pasal 2, raja-raja itu paling rendah, namun dalam pasal 7, mereka paling tinggi. Apakah raja-raja tersebut paling ren-dah atau paling tinggi, hal itu tergantung pada pandangan kita. Jika kita memandang mereka dari sudut pandang sur-gawi, mereka paling rendah. Namun jika kita memandang mereka dari sudut pandang duniawi, kerajaan-kerajaan itu kelihatannya paling tinggi. Lagi pula, politik serta keraja-an-kerajaan di dunia ini, dalam pandangan Allah, seperti binatang buas yang tidak melakukan apa-apa selain merusak dan menelan manusia. Tetapi dalam pandangan Nebukadnezar, yaitu dalam pandangan manusia, kerajaan-kerajaan di du-nia itu seperti patung yang besar dan megah itu.

G. Sebuah Tanduk Kecil Muncul di Antara Kesepuluh Tanduk

Binatang keempat memiliki sebuah tanduk kecil, yaitu Antikristus yang muncul di antara kesepuluh tanduknya (Dan. 7:8, 20, 24-26). Antikristus akan muncul dari salah satu tanduk di antara kesepuluh tanduk itu.

1. Mempunyai Mata seperti Mata Manusia

Tanduk kecil itu mempunyai mata seperti mata manu-sia (Dan. 7:8, 20). Mata di sini melambangkan wawasan atau pengertian. Tanduk itu mempunyai mata seperti mata manusia menunjukkan bahwa Antikristus memiliki kepan-daian yang cemerlang. Ia akan menjadi manusia yang pe-nuh dengan pengetahuan dan juga memiliki wawasan atau pengertian yang luar biasa. Ia memahami pengetahuan po-litik juga mengenal baik semua pengetahuan modern. Per-hatikanlah hal ini sewaktu Anda mengamati situasi dunia dan membaca surat kabar. Tidak lama lagi, orang seperti ini akan muncul.

2. Mempunyai Mulut yang Menyombong, Menentang Yang Mahatinggi

Tanduk kecil ini juga memiliki mulut yang menyom-bong, ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi (Dan. 7:8, 20, 25). Ia akan mengucapkan kata-kata congkak dan mengeluarkan perkataan yang menghujat Allah. Antikristus memang seorang pembicara yang ulung. Bahkan hari ini, setiap calon politisi harus cer-das dan pandai berbicara. Semakin hebat kata-kata yang diucapkan oleh seorang calon politisi, semakin besar ke-mungkinan ia bisa terpilih. Bila Anda melihat seorang yang cerdas dan pandai berbicara mengutarakan kata-kata cong-kak dan menghujat Allah, Anda perlu memperhatikan, mungkin ia adalah Antikristus.

3. Lebih Besar Rupanya

daripada Tanduk-tanduk yang Lain

Tanduk kecil itu juga memiliki penampilan yang lebih besar daripada tanduk-tanduk lainnya (Dan. 7:20). Penam-pilan atau rupanya demikian kuat, tangguh, mengagum-kan. Dia demikian menarik sehingga mampu menaklukkan banyak orang berdasarkan kekuatan penampilannya. Alki-tab tidak membiarkan kita dalam kegelapan. Alkitab bukan saja mewahyukan Kristus, tetapi juga dengan jelas meng-gambarkan Antikristus. Bila ia muncul, kita akan dengan mudah mengenalnya.

4. Berperang Melawan Orang-orang Kudus dan Mengalahkan Mereka

Daniel 7:21 mengatakan, “Dan aku melihat tanduk itu berperang melawan orang-orang kudus dan mengalahkan mereka.” Antikristus bukan saja bertindak sombong dan menghujat Allah, ia juga akan memerangi orang-orang ku-dus. Ia akan menganiaya orang-orang Yahudi yang takut akan Allah dan orang-orang Kristen yang percaya kepada Kristus.

5. Menganiaya Kaum Saleh Selama Tiga Setengah Tahun

Daniel 7:25 mengatakan bahwa tanduk kecil itu “akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi”. Antikristus akan menaruh kaum saleh ke bawah tangan-nya dan terus-menerus menganiaya mereka. Bagaimana ia melakukannya, saya tidak tahu. Mengalami penderitaan seperti itu jauh lebih sengsara daripada dihukum mati secara cepat. Janganlah menunggu untuk mengalami hal itu. Berdoalah, agar Anda luput dari aniaya itu. Semakin kita melihat seseorang muncul dengan tanda-tanda seperti di atas, kita perlu semakin berdoa, “Tuhan, jika ini orang-nya, angkatlah aku sebelum ia berkuasa. Aku tidak ingin berada di bawah tangannya.”

6. Berusaha Mengubah Waktu dan Hukum

Daniel 7:25 juga menerangkan bahwa tanduk kecil ini akan “berusaha untuk mengubah waktu dan hukum”. Peng-ubahan terhadap waktu dan hukum menunjukkan diubahnya ketetapan hari-hari raya bani Israel. Menurut Kitab Imamat, Allah menetapkan sekurang-kurangnya tujuh kali hari raya dalam setahun bagi bangsa Yahudi. Karena hari-hari raya itu menyangkut perihal penyembahan terhadap Allah, dan karena Antikristus akan menentang setiap agama, maka ia akan menghapuskan semua hari raya dan mengubah se-mua hukum. Yang dimaksud hukum di sini adalah hukum-hukum Allah yang diberikan kepada umat-Nya melalui Musa. Karena itu, Antikristus yang menggantikan agama Yahudi, menghapuskan berbagai hari raya, dan mengubah hukum-hukum yang telah mereka terima dari Allah me-lalui nenek moyang mereka.

7. Kekuasaannya Akan Dicabut

Daniel 7:26 mengatakan, “Lalu Majelis Pengadilan akan duduk, dan kekuasaan akan dicabut dari padanya.” Kekua-saan si tanduk kecil, Antikristus, akan dicabut.

8. Dimusnahkan dan Dihancurkan

Ayat 26 juga mengatakan bahwa Antikristus akan dimusnahkan dan dihancurkan “sampai lenyap”. Meskipun Daniel tidak secara khusus memberi tahu kita bagaimana Antikristus itu akan dimusnahkan, namun dari bagian lain firman kita tahu bahwa ia akan dimusnahkan di lautan api (Why. 19:20).

II. TANDUK KECIL DALAM DANIEL 8

Sekarang mari kita melihat Daniel 8. Di sana kita melihat sebuah tanduk kecil (ayat 8-12, 21-25). Antikristus adalah binatang keempat dalam Daniel 7, juga tanduk kecil yang diwahyukan dalam Daniel 8. (Tanduk kecil ini meng-acu kepada Raja Siria Antiochus Epiphones, tahun 170 SM sampai 168 SM, yang menyerang Yerusalem dan menjarah Bait Allah; dia adalah lambang dari Antikristus yang akan datang). Wahyu dalam Daniel 8 terutama mewahyukan dua hal: domba jantan yang melambangkan orang-orang Persia dan kambing jantan yang melambangkan orang-orang Yunani. Dalam kitabnya tentang nubuat-nubuat besar, G. H. Pember mengatakan bahwa sepanjang zaman Persia kuno, teruta-ma di ibu kotanya, banyak ditemukan tanda gambar domba jantan. Demikian pula, pada zaman Yunani kuno, ditemu-kan banyak tanda gambar berbentuk kambing jantan. Alki-tab menggunakan domba jantan untuk melambangkan orang-orang Persia dan kambing jantan untuk melambangkan orang-orang Yunani. Kambing jantan dalam pasal ini ditu-jukan kepada Aleksander Agung. Aleksander berkuasa kira-kira dua belas tahun dan mati mendadak pada usia tiga puluhan. Kekuatannya tidak seperti seekor domba jantan, melainkan seperti seekor kambing jantan. Sejarah memberi tahu kita, ketika Aleksander Agung da-tang ke Makedonia, ia mengenakan sebuah mahkota dari tanduk kambing.

Daniel 8:8 mengatakan, “Kambing jantan itu sangat membesarkan dirinya, tetapi ketika ia sampai pada puncak kuasanya, patahlah tanduk yang besar itu, lalu pada tem-patnya tumbuh empat tanduk yang aneh, sejajar dengan keempat mata angin yang dari langit.” Aleksander Agung (Alexander the Great) mempunyai empat jendral. Setelah Aleksander Agung mati, keempat jendral itu menempati dan menguasai wilayah-wilayah tertentu dan menjadikan wilayah-wilayah itu kerajaan mereka masing-masing. Jadi, setelah Aleksander Agung mati, kerajaan Makedonia kuno terbagi menjadi empat kerajaan. Ketika kita membaca nubuat ini, yang telah ditulis jauh sebelum zaman Aleksander, mau tidak mau kita harus percaya bahwa Alkitab diwah-yukan oleh Allah. Ketika saya membaca dan mempelajari perkara-perkara ini lebih dari lima puluh tahun yang lalu, saya percaya sepenuhnya bahwa Alkitab itu diilhamkan oleh Allah. Tidak ada pikiran manusia yang bisa memberi-kan kepada kita wahyu yang singkat namun meliputi segala-galanya.

A. Keluar dari Salah Satu

dari Keempat Tanduk Kambing Jantan

Tanduk kecil dalam Daniel 8 berasal dari salah satu tanduk dari keempat tanduk kambing jantan, yaitu keluar dari salah satu dari keempat kerajaan Makedonia dan Yunani kuno (ayat 8-9, 21-23).

B. Bertumbuh Menjadi Sangat Besar ke Arah Selatan, ke Arah Timur dan ke Arah Tanah Permai

Daniel 8:9 mengatakan, “Maka dari salah satu tanduk itu muncul suatu tanduk kecil, yang menjadi sangat besar ke arah selatan, ke arah timur dan ke arah Tanah Permai.” “Arah Selatan” ditujukan kepada Mesir, “arah Timur” ditu-jukan kepada Asia Kecil, “Tanah Permai” ditujukan kepada Negeri Kudus. Dengan pengenalan ini kita akan mampu menentukan wilayah tempat munculnya tanduk kecil itu. Ia akan muncul dari Yunani atau dari Makedonia, kemungkinan besar dari Yunani. Itulah sebabnya ia mempunyai kepandaian yang cemerlang; karena sejak zaman kuno, Yunani terkenal dengan prestasi kepandaian mereka.

Namun, nubuat-nubuat dalam Alkitab kadang kala agak “tersembunyi dan rahasia”. Sebagai contoh, Mikha 5:2 menubuatkan bahwa Kristus akan dilahirkan di Betlehem. Meskipun nubuat ini telah digenapi, namun siapa pun sulit menelusuri asal mula Kristus ke Betlehem. Ibu-Nya, Maria, mengandung-Nya di Nazaret, bukan di Betlehem. Menje-lang bersalin, ia melakukan perjalanan ke Betlehem dan masa tinggalnya di sana tidak lama, hanya cukup bagi ke-lahiran Tuhan Yesus. Segera setelah kelahiran-Nya, Yesus dibawa oleh orang tua-Nya ke Mesir dan kemudian ke Nazaret, tempat Ia dibesarkan (Mat. 2:19-23). Dengan sen-dirinya, setiap orang mengenal-Nya sebagai Yesus orang Nazaret. Hampir tidak seorang pun mengetahui kalau ada hal yang “tersembunyi”, Ia sesungguhnya dilahirkan di Betlehem.

G. H. Pember berkata, Napoleon adalah keturunan orang Yunani. Meskipun hal itu sulit dipercaya, namun saya yakin bahwa Antikristus juga adalah keturunan orang Yunani. Tetapi sulit ditentukan dengan tepat di manakah ia akan muncul. Namun tidak diragukan, ia sangat dekat dengan Yunani. Ini bukan terkaan saya juga bukan penafsiran saya, melainkan dengan jelas terpampang dalam Daniel 8:9. Antikristus akan muncul dari salah satu di antara keempat kerajaan dalam wilayah Kekaisaran Makedonia atau Yunani kuno di bawah Aleksander Agung.

Pada butir ini baiklah kita perhatikan sebagai sisipan, sejarah penggenapan Daniel 2:31-33, 38-45, dan 7:3-7. Kepa-la dari patung besar itu, yaitu binatang yang pertama, adalah Kekaisaran Babel (605 SM—539 SM). Dada dan lengan patung besar, yaitu binatang kedua, mewakili Kekaisaran Media-Persia (549 SM—330 SM). Media dan Persia laksana dua lengan, tetapi mereka itu satu kekaisaran. Perut dan paha patung besar itu, adalah binatang ketiga, menunjuk-kan kerajaan Makedonia dan Yunani (336 SM—323 SM). Telah kita ketahui, setelah kematian Aleksander Agung, Kekaisaran Makedonia dan Yunani terpecah menjadi empat bagian: pertama, kerajaan Ptolemus di Mesir, Kirene, Coelo-Syria, dan bagian-bagian dari Asia Kecil; kedua, kerajaan Cassander di Makedonia dan Yunani; ketiga, kerajaan Lysimakhus di Trakhea, sebelah barat Bitinia, Frigia kecil, Misia dan Lidia; dan keempat, kerajaan Seleukus di bagian lain dari Asia Kecil dan di Siria (323 SM—31 SM). Karena itu, fakta tanduk kecil akan meluas ke arah selatan, ti-mur, dan ke tanah permai merupakan bukti bahwa Anti-kristus akan muncul dari Yunani dan Makedonia. Kaki-kaki patung besar, yaitu binatang keempat, adalah Kekaisaran Romawi (30 SM—476 M). Wilayah-wilayah Kekaisaran Romawi Barat meliputi Gaul (Prancis), Spanyol, Inggris, Italia, dan separuh dari Afrika Utara di bagian barat. Wilayah-wilayah Kekaisaran Romawi Timur meliputi Makedonia, Yu-nani, Trakhea, Asia Kecil, Siria, Yudea, Mesir, dan bagian timur Afrika Utara. Setelah tahun 476 Kekaisaran Romawi disingkirkan. Selama waktu penyingkiran itu, yaitu selama jangka waktu setelah kedua kaki dan sebelum jari-jari kaki, Kekaisaran Romawi digantikan oleh Gereja Roma Katolik.

C. Menjadi Besar, Bahkan Sampai kepada Bala Tentara Langit

Daniel 8:10 mengatakan, “Ia menjadi besar, bahkan sampai kepada bala tentara langit.” Si tanduk kecil tidak hanya tumbuh besar ke arah selatan, timur, dan ke arah tanah permai, tetapi juga sampai kepada bala tentara langit. Betapa congkaknya dia! Kita semua tahu bahwa manusia telah sukses mendarat di bulan. Teknologi ruang angkasa ini memungkinkan Antikristus melakukan sesuatu yang melibat-kan benda-benda langit, termasuk planet dan bintang-bintang. Antikristus akan menjadi sangat angkuh, termasyhur, cong-kak, serta memberanikan diri menjamah bala tentara langit.

D. Dijatuhkannya Beberapa Bala Tentara Langit serta Bintang-bintang ke Bumi dan Diinjak-injaknya

Daniel 8:10 juga menyebutkan bahwa si tanduk kecil, menjatuhkan beberapa dari bala tentara langit dan bintang-bintang ke bumi, dan diinjak-injaknya. Bukan main orang itu! Perkembangan dalam bidang ilmiah akan memung-kinkan Antikristus menjatuhkan bala tentara langit. Kare-na itu ia sangat menyombongkan dirinya karena ia berani melakukan hal itu.

E. Membesarkan Diri Bahkan terhadap

Panglima Bala Tentara Langit

Daniel 8:11 menjelaskan, “Bahkan terhadap Panglima bala tentara itu pun ia membesarkan dirinya,” sedang ayat 25 mengatakan, “Ia juga akan bangkit melawan Raja segala raja.” Ini berarti ia akan meninggikan dirinya melawan Allah.

F. Diambilnya Kurban Persembahan Sehari-hari

Si tanduk kecil juga akan mengambil kurban persem-bahan sehari-hari (ayat 11). Berarti, ia akan menghentikan penyembahan kepada Allah yang biasa dilakukan oleh orang-orang Yahudi. Kita telah melihat bahwa Antikristus akan mengubah hari-hari raya dan hukum-hukum bangsa Yahudi. Sekarang, di sini kita melihat ia akan menghentikan kur-ban persembahan yang biasa dipersembahkan setiap hari. Ayat 12 mengatakan, “Dan saat pencobaan telah ditetap-kan atas kelangsungan kurban penyembahan, dikarenakan pelanggaran mereka” (Darby). Ini berarti, kurban persem-bahan yang biasa dilakukan akan mengalami pencobaan dikarenakan campur tangan Antikristus. Pencobaan ini tim-bul disebabkan oleh pelanggaran-pelanggaran yang dilaku-kan oleh orang-orang Yahudi. Orang-orang Yahudi yang telah kembali ke negeri nenek moyang mereka itu berada dalam keadaan yang sangat miskin, penuh dengan dosa dan pelanggaran. Kondisi ini terus berlangsung sampai saat tibanya Antikristus. Meskipun orang-orang Yahudi menyem-bah Allah demi mempersembahkan kurban kepada-Nya, namun mereka masih tetap penuh dosa. Karena itu, Allah muak dengan kurban persembahan mereka, dan karena pe-langgaran mereka, Ia akan membiarkan Antikristus meng-hentikan kurban persembahan mereka.

G. Merobohkan Tempat Kudus

Panglima Bala Tentara Langit

Antikristus, si tanduk kecil, juga akan merobohkan tempat kudus Panglima bala tentara langit (Dan. 8:11). Ini menyatakan bahwa ia akan memusnahkan Bait Allah. Hal ini juga menyiratkan bahwa Bait itu akan dibangun kem-bali. Jika Antikristus muncul hari ini, tentu belum ada Bait yang akan dirobohkannya. Saya yakin Bait itu akan dibangun kembali dalam waktu yang tidak lama lagi. Se-gera setelah itu, Antikristus akan muncul dan kemudian merobohkannya sekali lagi.

H. Kebenaran Dihempaskannya ke Bumi

Daniel 8:12 juga menunjukkan bahwa Antikristus akan menghempaskan kebenaran ke bumi. Ini berarti pada diri Antikristus tidak ada kebenaran. Ia akan menghapuskan dan merobohkan setiap kebenaran. Suasana dunia hari ini juga demikian. Bila kita memperhatikan hubungan inter-nasional, sedikit sekali kebenaran. Dengan ditiadakannya semua kebenaran, Antikristus akan bertindak dengan sangat ekstrem.

I. Melakukan Perkara-perkara Besar dan Berhasil

Antikristus akan melakukan perkara-perkara besar dan semuanya berhasil (Dan. 8:12). Kata-kata dalam bahasa Ibrani yang berarti “melakukan perkara-perkara besar” (Darby) merupakan perkataan yang khusus, menunjukkan satu tindakan yang menakjubkan dan mengagumkan. Anti-kristus akan melakukan perkara-perkara besar, perkara-perkara yang belum pernah dilakukan sebelumnya, dan ia akan berhasil.

J. Memiliki Muka yang Garang

Daniel 8:23 menggambarkan Antikristus sebagai “se-orang raja dengan muka yang garang”. Telah kita ketahui, penampilan Antikristus itu kuat dan garang.

K. Pandai Menipu

Antikristus juga pandai menipu (Dan. 8:23). Kata-kata tipuan adalah kata-kata yang belat-belit, penuh kepalsuan, kata-kata yang mempunyai arti ganda. Ia tidak mungkin bisa berbicara dengan tepat dan pas, karena kata-katanya selalu bermakna ganda.

L. Kekuatannya Akan Menjadi Hebat,

Tetapi Bukan oleh Kekuatannya Sendiri

Daniel 8:24 mengatakan, “Dan kekuatannya akan men-jadi hebat, tetapi bukan oleh kekuatannya sendiri” (Tl.). Kekuatan Antikristus adalah kekuatan Iblis. Wahyu 13:2 mengatakan, “Naga itu memberikan kepadanya kekuatan-nya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.” Jadi, Antikristus adalah perwujudan Iblis.

M. Menghancurkan secara Mengerikan

Kita juga diberi tahu bahwa Antikristus akan “meng-hancurkan secara mengerikan” (Dan. 8:24 Tl.). Ini menun-jukkan bahwa Antikristus akan menghancurkan sampai tingkat yang luar biasa. Ia akan menghancurkan kota-kota dan juga membinasakan bangsa-bangsa seperti yang belum pernah terjadi sebelumnya. Saya tidak ingin melihat hal itu di bumi. Saya akan melihatnya dari surga.

N. Membinasakan Orang-orang yang Berkuasa dan Orang-orang Kudus

Antikristus juga akan membinasakan “orang-orang berkuasa . . . juga umat orang kudus” (Dan. 8:24), yaitu umat Allah.

O. Akal Licik dan Tipu Daya

Daniel 8:25 mengatakan, “Dan oleh karena akalnya, penipuan yang dilakukannya akan berhasil.” Ini menyata-kan bahwa Antikristus akan bersikap licik dan menipu.

P. Membinasakan Banyak Orang dalam Kesejahteraan Mereka

Daniel 8:25 juga mengatakan bahwa dengan tak disangka-sangka Antikristus akan membinasakan banyak orang. Saat orang-orang hidup dalam kedamaian dan aman sejahtera, Antikristus akan datang dan membinasakan mereka.

Q. Hancur Tanpa Perbuatan Tangan Manusia

Daniel 8:25 mewahyukan, “tanpa perbuatan tangan manusia”, Antikristus akan dihancurkan. Terakhir, Anti-kristus akan dihancurkan oleh Kristus, bukan melalui tangan manusia mana pun.

Semua butir ini memberi kita suatu gambaran yang lengkap atas diri Antikristus, sebagai tanduk kecil dalam Daniel 8. Ingatlah, Antikristus pertama-tama adalah bina-tang keempat dalam Daniel 7 dan kemudian adalah tanduk kecil dalam Daniel 8.