← Daftar isi W.l Visi Dispensi Ilahi dan Petunjuk Pelaksanaan Jalan Baru · bab 9/10

DORONGAN DAN PETUNJUK TERHADAP ORANG YANG MELUASKAN INJIL

Sidang ini terutama untuk orang yang mengadakan perluasan ke desa, peserta pelatihan yang sedang dilatih juga diundang datang, karena kelak mereka juga akan menempuh jalan ini. Meskipun saya tidak memberi kalian bagan, tetapi saya benar-benar ada beban hendak baik-baik bersekutu dengan kalian.

TIDAK ADA KONSEPSI GELAR, HIRARKI,

ATAU KEDUDUKAN

Pelatihan kita tiap periode berlangsung selarna dua tahun, setahun menerima pelatihan di sini, satu tahun praktik di desa. Pertama saya mengharapkan kalian bisa mengetahui dengan jelas, di tengah-tengah kita tidak ada gelar, hirarki, atau kedudukan. Alkitab di satu pihak memperlihatkan kepada kita, ada orang karena karunia yang ia terima memiliki fungsi sebagai rasul, di satu pihak juga memberitahu kita, bahwa kita semua adalah saudara; lagi pula kalau ada orang ingin menjadi yang besar, ia harus menjadi hamba semua orang (Mat. 20:26-27). Perkataan ini menghapus konsepsi gelar, hirarki, atau kedudukan dalam gereja. Sebab itu di atas diri kitajangan sekali-kali menerapkan birokrasi apapun.

Mungkin ada orang melihat saya adalah rasul, tetapi siapa yang mengetahui? Saya sendiri juga tidak mengetahuinya. Tetapi saya mengetahui, bahwa Tuhan di atas diri saya ada amanat. Saya juga tidak bisa menyangkal apa yang bisa saya kerjakan, bagian saya ini tidak bisa diganti oleh orang lain. Dalam dua atau tiga tahun ini di tengahtengah kita ada sedikit kesulitan; baik orang lain meninggikan saya, atau menyerang saya, semuanya tidak bisa mempengaruhi saya, karena saya mengikuti Tuhan. Saya tidak akan melakukan perpecahan, juga tidak melawan siapapun, tetapi dalam kebenaran, saya tidak akan mundur, tetap berdiri untuk kebenaran. Setiap orang yang beroleh selamat, dalam Tubuh Kristus mempunyai nalurinya, yaitu fungsinya, karunianya, tetapi tidak ada gelar, hirarki, atau kedudukan. Memang dalam gereja ada penatua, yang muda perlu menghormati yang tua, tetapi ini tidak seharusnya dilakukan karena kedudukan, tetapi karena fungsinya.

Bertahun-tahun kita memakai panggilan "sekerja", dalam saya merasa tidak pas, takut pada suatu hari ini menjadi kelas istimewa di antara kita. Kalau ada orang mempunyai konsepsi ini, saya mohon mereka bisa membuangnya. Dalam Tubuh Kristus, ada banyak anggota Tubuh yang berlainan, ada yang besarjuga ada yang kecil, ada yang tinggi juga ada yang rendah, tetapi ini bukan masalah kedudukan, melainkan masalah fungsi. Misalnya, letak kedua alis lebih tinggi daripada kedua mata, ini berkenaan dengan kegunaannya, sebab itu adakedudukan yang demikian. Menurut Alkitab, setiap orang yang menjadi milik Tuhan adalah anggota Tubuh Tuhan, sebab itu semuanya adalah sekerja bersama-sama melakukan satu pekerjaan, membangun Tubuh Kristus. Sebab itu,'kita tidak seharusnya menganggap sekedamemiliki satu sebutanyang khusus, sebenarnya sekerja boleh disebut sebagai tenaga sepenuh waktu saja.

MENGALAMI PEPERANGAN ROHANI,

BELAJAR PELAJARAN ROHANI

Ketika saya tidak di sini, saya sering menerima surat kalian, juga mendengar berita tentang kalian. Menurut keadaan yang saya pahami, kalian dalam setahun lebih ini melakukan perluasan ke desa, tak luput dari peperangan rohani. Di beberapa tempat kalian berpuasa dua kali seminggu untuk peperangan rohani ini. Tindakan kalian ini sudah benar. Lagi pula, dalam aspek hayat, kalian benar-benar sudah belajar lebih banyak pelajaran rohani daripada sewaktu di perguruan tinggi. Tetapi ingin saya tegaskan lagi, dalam gereja, yang paling penting adalah sehati, kalau sehati pasti ada berkat. Opini hanya bisa mendatangkan kesulitan, menolak tugas lebih-lebih bukan jalan keluamya, juga mengingkari persembahan diri, hidup untuk Tuhan yang dulu sudah dilakukan. Kalian harus memikul. salib, menerima segala kesulitan; sekalah air mata kalian, ikutlah Tuhan maju terus.

MEMBANGUN GEREJA, MEMBINA ORANG

Saya harap kalian bisa mengerti, bahwa jalan yang kita tempuh bukan jalan Kekristenan pada umumnya, bukan jalan pekedaan macam apapun; jalan yang kalian tempuh adalah pemulihan Tuhan menurut firman Tuhan pada hari ini. Pemulihan Tuhan di Taiwan sudah 40 tahun, tetapi Injil kurang diberitakan dengan baik. Sebab itu kita mempunyai beban yang demikian, sedikitnya Injil. akan diberitakan ke setiap desa, membangun gereja lokal di sana. Sebab itu, pekedaan yang kalian kedakan hari ini, kelihatannya tidak begitu. besar, juga sangat sulit, tetapi sesungguhnya sangat bernilai.

Tujuan kita tiga tahun kemudian, di 100 desa ada 100 gereja, setiap tempat ada dua sampai tiga puluh orang saleh yang dengan mantap menempuh penghidupan gereja; di antaranya sedikitnya ada 3 atau. 5 orang yang imannya teguh, mengenal kebenaran secara umum, mempunyai pengenalan dan pengan yang paling dasar terhadap hayat rohani Kristus dan penghidupan gereja yang praktis, juga bisa memberitakannya sedikit. Lagi pula karakter mereka stabil, terhadap orang tulus, tidak akan mengorbankan Tuhan dan gereja Tuhan. Asal ada saudara yang demikian, kalian bisa pelan-pelan melepaskan tangan, biar mereka yang memikul tanggung jawab. Saya kira keadaan yang demikian, lewat satu tahun lagi akan terwujud. Sampai saat itu kalian bisa mempunyai jalan keluar yang lain lagi. Tujuan ini sangat jelas. Sebab itu sekarang kalian harus membina orang. Ketika melakukannya, pakailah pandangan yang tepat, melihat siapa saja yang cocok. Sebaiknya juga bisa membangkitkan 3 atau 5 saudari yang bisa memimpin di antara saudari-saudari. Kesemuanya ini perlu kalian baik-baik menggenapinya. Sebab itu, selanjutnya yang harus kalian lakukan adalah mendapatkan orang dan membina orang.

MENUNTUT KEBENARAN,

MEMPERDALAM ALKITAB

Jadi sejak sekarang kalian harus bekerja keras. Pertama, harus bertumbuh dalam hayat. Kedua, harus sungguhsungguh menuntut kebenaran. Setiap hari menyisihkan sebagian waktu, sedikitnya satu jam untuk mempelajari Alkitab. Harus mempelajari beberapa kitab yang penting, seperti Injil Matius, Injil Yohanes, Surat Roma, Surat Satu dan Dua Korintus, Galatia, Efesus, Filipi, Kolose empat kitab jantung, dan Surat Ibrani. Selain itu, Surat Satu dan Dua Petrus, Surat Satu. Yohanes, dan Kitab Wahyu, juga perlu dipelajari. Semuanya itu dalam Perjanjian Baru. Dalam Perjanjian Lama, yang utama adalah Pentateukh Musa, kalaupun Anda tidak bisa mempelajarinya sendiri, sedikitnya harus mengeluarkan waktu membaca Pelajaran Hayat 5 kitab ini. Dalam belasan tahun yang lalu, saya sudah sekuatnya menunjukkan dengan jelas kekayaan kelima kitab ini. Saya berdiri di bahu orang lain, sehingga mempunyai penglihatan yang lebih maju. Sebab itu hal-hal yang dibicarakan di dalamnya adalah kebenaran yang dapat dipercayai. Kalian tinggal masuk ke dalamnya saja.

Kita mengetahui, ilmu tidak bisa diperd dalam satu hari, keberhasilan ilmu perlu digumuli seumur hidup. Sebab itu, kalian harus setiap hari dengan giat membaca firman Tuhan. Ini akan mempengaruhi pekerjaan perluasan kalian di desa, membantu kalian membina orang-orang di sana, sehingga bisa menjadi sokoguru gereja, untuk memimpin orang lain. Kalau tidak demikian, berita yang kalian sampaikan akan sangat dangkal, pekerjaan kalian juga tidak akan banyak hasdnya. Tetapi asal kalian setiap hari memperdalam firman Tuhan, kalian akan mempunyai akar dan dasar, berita yang kalian sampaikan akan berbeda, hasilnya juga berbeda. Saya ulangi lagi, setahun yang akan datang ini sangat menentukan, kalau kalian bisa membina orang, pekedaan kalian ada nilai yang kekal. Bobot nilai ini tergantung pada seberapa dalam pengenalan kalian terhadap Alkitab.

SEKUATNYA BELAJAR BAHASA

Masih ada satu hal lagi yang perlu bagi kalian, yaitu belajar bahasa. Kalian masih muda, di sekolah juga belajar sedikit bahasa asing, ini baik sekali. Tak peduli kelak kalian keluar negeri atau tidak, sedikitnya harus mengerti dua bahasa, bahasa ibu Anda, ditambah satu bahasa asing. Pada umumnya yang paling berguna adalah bahasa Inggris, yang kedua adalah bahasa Spanyol. Sebaiknya kalian bisa mempelajari dengan sungguh-sungguh, jangan belajar asal-asalan saja, harus belajar tata bahasanya, dan kosa katanya, semakin banyak semakin baik, juga bisa menulis kalimat dengan baik. Semoga kalian bisa sekuatnya belajar bahasa.

JANGAN SOMBONG, JANGAN IRI,

PELIHARALAH KESATUAN,

MELAKUKAN PEKERJAAN PEMULIHAN TUHAN

Masih ada satu lagi yang harus saya peringatkan kepada kalian : dalam melayani Tuhan, jangan melakukan propaganda, jangan mengira diri Anda lebih baik daripada orang lain, juga jangan mengharapkan orang lain mengikuti Anda. Itu adalah perkara yang memalukan. Anda harus sekuatnya belajar kepada orang lain, ini sangat membantu sekali, seperti yang dikatakan Tuhan, yang ada akan ditambahkan lagi. Jika Anda tidak mau belajar kepada orang lain, semakin lama Anda semakin habis. Mau Anda terus-menerus belajar kepada orang lain, pekerjaan Tuhan di atas diri Anda akan mempunyai hari depan yang baik. Kalau Anda telah belajar sesuatu, jangan bermaksud memamerkan diri dan merasa sombong, juga jangan karena orang lain belajar lebih banyak, rnengerjakan lebih baik, lalu iri hati. Yang saya bisa, saya ajarkan kepada orang lain; yang saya tidak bisa, tetapi orang lain bisa, saya tidak merasa iri hati, bahkan ikut belajar. Ini baru betul. Dengan demikian di tengah kita baru bisa memelihara kesatuan, saling bersehati. Kalau tidak demikian, tidak ada kesatuan, satu sama lain akan terpisah.

Selain itu, kalau dalam pekerjaan ada berkat, jangan mengira hanya Anda sendiri yang bisa, yang di tempat lain harus datang ke tempat Anda, sekali-kali jangan dernikian. Meskipun ada orang yang datang, Anda jangan bersikap dernikian. Kalau dia ingin bersekutu, ingin belajar, itu boleh. Tetapi jangan membuat orang lain merasa bahwa Anda lebih mengerti daripada mereka, hanya Anda yang bisa mengajar mereka. Ini adalah perkara yang harus dihindari. Kalian harus mengetahui, yang kita kerjakan adalah membangun gereja. Satu cara yang baik bukan dasar untuk membangun gereja, dasarnya adalah Kristus sendiri. Kita bukan menyuruh orang lain mengikuti kita, tetapi akan membangun orang ke dalam gereja.

Untuk ini saya menganjuri kalian jangan memandang penting seseorang tertentu, dan meremehkan orang lain, juga jangan terlalu dekat dengan seseorang. Kita boleh menerima bantuan dari orang lain, tetapi jangan karena itu lalu sangat dekat dengannya. Saya sendiri mempunyai sikap yang dernikian. Yang berguna bagi Anda, terimalah; tetapi jangan berkata Anda mengikuti orang itu. Sernua karunia diberikan oleh Kepala untuk TubuhNya. Lagi pula setiap anggotaTubuh mempunyai keistimewaannya sendiri, semuanya harus saling belajar. Semoga aku sungguh-sungguh bisa membantu orang lain, juga mengharapkan orang lain bisa mendapatkan bantuan dariku, tetapi aku tidak mengharapkan orang lain mengikutiku.

Setiap orang di antara kita harus belajar satu hal, yaitu melakukan pekerjaan yang ortodok, jangan melakukan pekerjaan yang sampingan. Apa saja yang kukerjakan, bukan pekerjaanku, tetapi pekerjaan pemulihan Tuhan. Sernuanya dilakukan untuk pemulihan Tuhan, tidak dilakukan ke atas diri sendiri.

Kita mempunyai satu pernikiran secara global, yaitu pada musim panas tahun 1993, kalian semua bisa ditarik dari perluasan di desa, dengan kata lain, 100 gereja yang kalian bangun bisa berdiri sendiri. Sampai saat itu, di antara kalian kalau ada yang tidak melayani sepenuh waktu boleh melakukan pekerjaan, menempuh penghidupan gereja di suatu tempat, atau menuntut ilmu yang lebih tinggi lagi, atau sekolah ke luar negeri. Sernua itu baik, saya juga mendorong kalian melakukan hal itu. Kalau ada yang mau melayani di Taipei, kalian boleh pergi melakukan pekerjaan di kampus, menurutjalan baru mendapatkan orang, memberitakan Injil, membawa orang beroleh selamat, merawat orang, dan mendirikan sidang kelompok. Selain itu, saya juga mengharapkan dalam 2-3 tahun ini, ada orang bisa diutus ke luar negeri, yang pertama pergi ke Amerika, kemudian dari sana meluas ke luar lagi. Kira-kira inilah sasaran kita. Semoga Tuhan memimpin kita maju.

Diberitakan oleh Saudara Witness Lee pada 21-10-1990, di Taipei.