← Daftar isi Nubuat "tujuh" Pertama— Pekan Terakhir dari Tujuh Puluh Pekan · bab 6/6

TERANG DAN PERINGATAN DARI PERKATAAN NUBUAT DI DALAM KITAB SUCI YANG MENEGASKAN

Pembacaan Alkitab:

Luk. 3:15; Yoh. 1:19-25, 45-46; 7:40-42; Mat. 2:1-12, 19-23; Luk. 2:39; Mat. 3:13;

Dan. 9:24-27; Mat. 24:15; Why. 11:2; 13:1-8; 2 Tes. 2:3-10; Dan. 12:2; Yoh. 5:28-29;

Why. 20:4, 5, 11-15; 1 Kor. 15:20:23; 1 Tes. 4:16; Mat. 24:39-42; Luk. 21:36;

Why. 3:10; 12:5; 14:15; 1 Tes. 4:15-17; Why. 14:14-16; 15:2; Dan. 7:7-8;

Why. 17:8, 10-11; 16:16; Hak. 5:19; 2 Raj. 23:29; Zak. 12:11; Why. 14:18-20; 19:13-15;

Yes. 63:1-6; Why. 1:7; Mat. 24:26-28; Why. 19:19-20; 2 Ptr. 1:19; Luk. 21:34; Why. 2:26, 28

Dalam berita terdahulu, kita melihat tiga setengah tahun yang terakhir zaman ini dan tiga setengah tahun kesusahaan besar. Tiga setengah tahun adalah untuk Tuhan membersihkan semua persona dan hal yang negatif, hanya yang bukan kaum beriman yang telah mati dan roh-roh jahat untuk dihakimi di takhta putih besar setelah kerajaan millenium. Pada segi positif, tiga setengah tahun ini adalah untuk mendatangkan kerajaan kekal dan kebenaran kekal Kristus.

Kita juga perlu melihat tiga setengah tahun terakhir zaman ini adalah untuk tujuan meletakkan orang Kristen, orang Yahudi, dan orang Kafir ke dalam tempat yang tepat. Dalam tiga setengah tahun kesusahan besar, Allah akan membereskan orang Kafir. Pertama, mereka akan dibereskan melalui tujuh sangkakala dan materai ketujuh. Empat sangkakala yang pertama adalah malapetaka supernatural atas bumi dan langit. Tiga sangkakala yang terakhir, tiga celaka, akan secara langsung mengenai manusia. Celaka ketiga disusun oleh tujuh cawan sebagai penghukuman Allah yang paling keras atas manusia.

Juga akan ada perang Harmagedon, dilakukan oleh Antikristus, nabi palsunya, kesepuluh raja, dan pasukan mereka. Mereka akan dikalahkan oleh Kristus dan para pemenang-Nya dalam kilangan anggur yang besar yaitu murka Allah. Wahyu 14:20 berkata, "Dan buah-buah anggur itu dikilang di luar kota, dan dari kilangan itu keluar darah, tingginya sampai kekekang kuda dan jauhnya seribu enam ratus stadia." Kota di sini adalah Yerusalem. Seribu enam ratus stadia adalah jarak seratus delapan puluh dua mil dari Bozrah (Yes. 63:1). ke Harmagedon (Why. 16:16). Banyak akan dibunuh dalam perang ini.

Ketika Kristus kembali, Dia akan duduk di takhta kemuliaan-Nya untuk menghakimi bangsa-bangsa yang masih tinggal (Mat. 25:31-46). Mereka yang adalah kambing-kambing akan dilemparkan ke dalam telaga api. Mereka yang disebut domba akan masuk ke dalam kerajaan millenium menjadi rakyat. Dengan cara ini Allah akan membereskan orang Kafir yang hidup. Yang bukan kaum beriman yang telah mati akan dihukum pada takhta putih besar setelah kerajaan millenium dan akan dilemparkan ke dalam telaga api (Why. 20:11-15).

Orang Israel yang setia yang memelihara perintah Allah selama kesusahaan besar akan dipindahkan ke dalam kerajaan millenium sebagai imam-imam di bumi ini (Zak. 8:20-23; Yes. 2:2-3). Orang Kristen yang menang akan diangkat sebelum tiga setengah tahun kesusahaan besar, dipelihara dari hari pencobaan. Mayoritas orang kudus yang masih tinggal akan diangkat pada akhir tiga setengah tahun. Kemudian semua orang Kristen akan tampil di depan takhta penghakiman Kristus (2 Kor. 5:10). Banyak akan dihadiahi untuk memerintah dalam kerajaan seribu tahun sebagai manifestsai kerajaan surga (Why. 20:6), sedangkan yang lainnya akan didisiplinkan agar menjadi matang selama seribu tahun (Mat. 25:30).

Akhirnya, dalam kerajaan millenium orang Kristen yang menang akan menjadi raja di Yerusalem Baru, bangsa Yahudi yang diselamatkan akan menjadi imam-imam, dan orang Kafir yang dibenarkan yang adalah domba akan menjadi rakyat di bumi sebagai rakyat. Kemudian akan ada alam yang baru—langit baru dan bumi baru dengan Yerusalem baru sebagai kerajaan kekal Allah.

Di dalam berita ini kita akan melihat terang firman nubuat di dalam Kitab Suci yang meneguhkan. Dua Petrus 1:19 berkata, "Dan kita memiliki firman nubuat yang meneguhkan. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat gelap sampai fajar menyingsing dan bintang fajar terbit bersinar di dalam hatimu." Nubuat-nubuat Perjanjian Lama di tegaskan oleh Tuhan Yesus Kristus dan oleh banyak rasul dalam nubuat-nubuat Perjanjian Baru. Nubuat-nubuat Perjanjian Baru menegaskan nubuat-nubuat Perjanjian Lama. Dengan kata lain, nubuat-nubuat Perjanjian Baru meneguhkan nubuat-nubuat Perjanjian Lama. Apakah kita hari ini memiliki nubuat-nubuat yang telah ditegaskan bagi kita. Di dalam zaman Perjanjian Baru, terang perkataan nubuat lebih kuat dan peringatannya juga lebih kuat.

I. CONTOH KERINDUAN AKAN MESIAS DALAM PERKATAAN NUBUAT DI DALAM PERJANJIAN LAMA

A. Bangsa Israel Mengharap Kedatangan Mesias Yang Dijanjikan Allah

Pada waktu kedatangan Kristus yang pertama, bangsa Israel mengharapkan kedatangan Mesias yang dijanjikan Allah (Luk. 3:15; Yoh. 1:19-25, 45-46). Sebelum Tuhan Yesus dilahirkan, sejumlah orang Israel sedang mengharapkan untuk bertemu dengan Mesias mereka, karena itu mereka datang untuk mengetahui, sebagian, nubuat-nubuat Perjanjian Lama, yang berbicara tentang Allah memberikan seorang Mesias kepada umat-Nya, Seorang yang diurapi.

B. Banyak yang Merindukan Kedatangan Mesias Mereka

Setelah Israel ditawan oleh bangsa Roma, bangsa Israel mengharapkan Mesias mereka datang dan membebaskan mereka dari tangan kekuasaan bangsa Roma. Namun banyak dari mereka yang merindukan kedatangan Mesias mereka dalam masa mereka, sebab tampilnya Kristus dari Galilea sementara pengganti dari Betlehem (Joh. 7:40-42; cf. Mat. 2:1-12, 19-23; Luk. 2:39; Mat. 3:13). Mereka tidak mengetahui Perjanjian Lama dengan baik atau dengan tepat. Banyak dari mereka tahu menurut Mikha 5:2 bahwa Mesias akan datang dari kota Daud, Betlehem. Tetapi Yesus, Mesias itu, dilahirkan di Betlehem dalam cara yang tersembunyi sehingga tidak menarik perhatian orang. Baik ibu-Nya maupun suaminya adalah miskin. Mereka tinggal di Galilea, suatu daerah yang dipandang rendah. Ketika telah tiba waktunya bagi Kristus untuk dilahirkan, Kekaisaran Roma memerintahkan supaya diadakan sensus yang pertama. Semua rakyat disuruh untuk pergi ke negeri dan kota mereka. Maka, Maria dan Yusuf pergi dari kota Nazaret ke Betlehem, kota nenek moyang mereka, supaya Juruselamat dilahirkan di sana untuk menggenapkan nubuat mengenai tempat kelahiran-Nya.

Setelah Yesus lahir, Yusuf dan Maria harus mengambil-Nya dan melarikan ke Mesir karena penganiayaan Herodes (Mat. 2:13-18). Ini adalah penggenapan nubuat mengenai Kristus di Hosea 11:1 (cf. Mat. 2:15). Setelah Herodes mati, mereka kembali ke Nazaret, "Supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut: Orang Nazaret" (Mat. 2:23). seakan-akan Yesus datang dari Nazaret, tetapi sebenarnya Dia lahir di Betlehem, menggenapkan nubuat dalam Mikha 5:2. Imam kepala dan ahli taurat diutus mendatangi-Nya, tetapi orang-orang majus dari timur melihat bintang-Nya dan datang untuk menyembah-Nya. Juga, Simeon dan Hana yang sudah lanjut usia, yang berada dalam persekutuan yang benar dengan Allah, menerima wahyu bahwa anak Maria adalah Mesias itu (Luk. 2:25-38), tetapi banyak orang yang menunggu tidak mengakui-Nya sebagai Yang diurapi Allah.

Hari ini kita harus mempelajari pelajaran pengetahuan nubuat dalam cara yang benar. Kita dapat mengetahui mereka dalam cara yang umum, tetapi kita tidak dapat mengetahui mereka sedemikian dengan baik atau dengan tepat. Hari ini kita memiliki nubuat yang lebih kokoh dari pada nubuat dalam Perjanjian Lama. Saya sedang melakukan pekerjaan saya yang paling baik untuk menolong kita mengetahui nubuat-nubuat ini dalam cara yang benar, tidak hanya dalam cara yang umum.

II. TERANG DAN PERINGATAN NUBUAT MENEGUHKAN

KITA HARI INI

A. Perkataan Nubuat yang Meneguhkan Kita Hari ini

1. Setengah dari Tujuh Pekan Terakhir yang Kedua, yang Dinubuatkan oleh Daniel,

Telah Ditegaskan oleh Perkataan Tuhan dan Rasul

Setengah dari tujuh pekan terakhir yang kedua, yang dinubuatkan dalam Daniel 9:24-27, telah ditegaskan oleh perkataan Tuhan dalam Matius 24:15 dan Wahyu 11:2 dan 13:1-8, dan oleh perkataan rasul dalam 2 Tesalonika 2:3-10. Tiga setengah tahun kesusahaan besar, setengah dari tujuh pekan terakhir, adalah sangat jelas, makin meneguhkan kita, di dalam Perjanjian Baru. Hari ini saya mempunyai keberanian untuk mengatakan bahwa mayoritas orang kudus akan diangkat pada tiga setengah tahun yang terakhir karena Wahyu 12:6 berkata bahwa mereka akan dipelihara selama seribu dua ratus enam puluh hari, yang adalah tiga setengah tahun. Mereka akan melewati sampai genap tiga setengah tahun. Kemudian pemeliharaan mereka akan berakhir, dan mereka akan diangkat. Saya juga memiliki berani untuk berkata bahwa sangkakala terakhir akan dibunyikan pada hari terakhir kesusahaan besar. Menurut 1 Korintus 15:52, orang-orang kudus akan dibangkitkan pada sangkakala terakhir. Sangkakala terakhir akan menjadi sangkakala ketujuh. Pengertian ini membuat perampungan nubuat zaman ini makin meneguhkan saya. Saya juga telah nampak bahwa kedua saksi itu akan diangkat pada hari yang sama seperti mayoritas orang kudus itu karena mereka akan bernubuat selama seribu dua ratus enam puluh hari. Setelah hari itu digenapkan, mereka akan diangkat ke udara ke dalam parousia, kehadiran Kristus.

2. Kebangkitan dari antara Orang Mati, Dinubuatkan oleh Daniel, Telah Ditegaskan oleh Perkataan Tuhan dan Rasul

Kebangkitan dari antara orang mati, dinubuatkan dalam Daniel 12:2, ditegaskan oleh perkataan Tuhan dalam Yohanes 5:28-29 dan Wahyu 20:4, 6, 11-15, dan oleh perkataan rasul dalam 1 Korintus 15:20-23, 52 dan 1 Tesalonika 4:16. Seluruh referensi Kitab Suci ini menunjukkan dengan baik bahwa nubuat Perjanjian Baru itu mengenai kebangkitan dari antara orang mati.

3. Pengangkatan Para Pemenang, yang Dinubuatkan oleh Tuhan di dalam Matius, telah Ditegaskan oleh Perkataan Tuhan di dalam Wahyu

Pengangkatan para pemenang, yang di nubuatkan oleh Tuhan dalam Matius 24:39-42 dan Lukas 21:36, ditegaskan oleh perkataan Tuhan dalam Wahyu 3:10. 12:5, dan 14:1-5. Dalam Wahyu 3:10 Tuhan mengatakan, "Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi." Waktu pencobaan adalah tiga setengah tahun kesusahaan besar, termasuk permulaannya dengan goncangan bumi dan langit pada meterai keenam, yang adalah permulaan malapetaka yang supernarural. Wahyu 12:5 membicarakan tentang anak manusia yang diangkat ke takhta sebelum tiga setengah tahun masa kesusahaan. Setelah pengangkatan ini, perempuan itu, yang menandakan mayoritas orang kudus yang masih tinggal, akan di pelihara selama seribu dua ratus enam puluh hari, atau tiga setengah tahun. Kemudian Wahyu 14:1-5 mewahyukan bahwa buah sulung, para pemenang yang hidup, akan berdiri di bukit Zion di tingkat-tingkat langit, telah diangkat ke tingkat-tingkat langit sebelum kesusahaan besar (ay. 6-13) dan menuai mayoritas orang kudus (ay. 14-16).

4. Pengangkatan Mayoritas Orang Kudus, yang Dinubuatkan oleh Rasul, Telah Ditegaskan oleh Tuhan

Pengangkatan mayoritas orang kudus, yang dinubuatkan oleh rasul di dalam 1 Tesalonika 4:15-17, telah ditegaskan oleh perkataan Tuhan di dalam Wahyu 14:14-16, 15:2, dan 20:4, 6. Wahyu 14:14-16 membicarakan mengenai masa panen tuaian Allah di bumi ini, yaitu, pengangkatan mayoritas orang kudus yang masih hidup di bumi. Kemudian Wahyu 15:2 menggambarkan para pemenang yang telah melewati masa kesusahaan besar dan penganiayaan oleh Antikristus. Mereka ini telah terangkat dan berdiri di atas lautan kaca. Lautan kaca berbaur dengan api adalah suatu miniatur dari telaga api dan akhirnya menjadi telaga api. Berdirinya para pemenang yang terlambat di atas lautan kaca mengindikasikan bahwa mereka telah menang atas telaga api.

5. Tiga Hal yang Ditegaskan oleh Nubuat-nubuat Perjanjian Baru

a. Antikristus Dihasilkan

1) Seperti Seekor Binatang yang Keluar dari Laut Tengah

Wahyu 13:1 berkata, "Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat." Binatang itu, adalah binatang yang disebutkan dalam Daniel 7:7, yaitu Antikristus. Laut itu adalah Laut Tengah, keluar berarti Antikristus akan datang. Wilayah Kekaisaran Roma pada waktu dulu berada di sekitar Laut Tengah. Antikristus akan menjadi seorang Kaisar dari Kekaisaran Roma yang dipulihkan.

2) Tanduk-tanduk Kecil Tercabut dari Antara Sepuluh Tanduk Binatang itu

Antikristus adalah satu tanduk kecil yang keluar dari antara sepuluh tanduk binatang itu (Dan. 7:7-8). Supuluh tanduk itu menandakan sepuluh raja Kekaisaran Roma yang dipulihkan (Why. 17:12). Sepuluh raja di sini, sepuluh tanduk, adalah juga seperti sepuluh ibu jari yang terdapat dalam patung besar yang dilihat oleh Nebukadnezar di dalam mimpinya (Dan. 2:42). Mereka akan menyerahkan diri dan kerajaan mereka sendiri kepada Antikristus.

3) Datang dari Jurang Maut dari Laut itu

Antikristus datang dari jurang maut dari laut itu (Why. 17:8a). Di satu pihak, Wahyu memberi tahu kita bahwa Antikristus keluar dari jurang maut (Why. 9:11; 11:7; 17:8). Di pihak lain, Ini memberi tahu kita bahwa dia akan datang dari laut (13:1) Ini mengindikasikan bahwa Antikristus akan datang dari dua sumber. Rohnya, yang tinggal di jurang maut sebelum dia dilahirkan, akan keluar dari jurang maut. Tubuhnya akan datang dari bangsa Kafir di sekitar Laut Tengah.

4) Kaisar yang Ketujuh dari Kekaisaran Roma menjadi Kaisar yang Kedelapan

Antikristus, seperti kaisar ketujuh dari Kekaisaran Roma, akan dibunuh dan dibangkitkan bersama roh itu (dari jurang maut) Nero, kaisar kelima dari Kekaisaran Roma, menjadi kaisar kedelapan dari Kekaisaran Roma (Why. 17:8, 10-11; 13:3). Wahyu 17:8a berkata, "Binatang yang telah kau lihat itu, telah ada, namun tidak ada, ia akan muncul dari jurang maut, dan ia menuju kepada kebinasaan." Binatang itu, yang adalah Antikristus, "telah" dalam persona Kaisar Nero sebelum Yohanes menulis Wahyu. Dia "tidak ada" pada masa penulisan Yohanes, karena Nero telah mati pada waktu itu. Dia "muncul dari jurang maut" ini berarti bahwa roh Nero sekarang berada di dalam jurang maut dan muncul dari situ untuk mengambil tubuhnya yang terluka dan dibangkitkan Antikristus, seperti ditunjukkan di dalam Wahyu 13:3.

Wahyu 17:10 berkata, "Ketujuhnya adalah tujuh raja; lima di antaranya sudah jatuh, yang satu ada dan yang lain belum datang, dan jika ia datang, ia akan tinggal seketika saja." Tujuh raja itu adalah tujuh Kaisar dari Kekaisaran Roma. Lima yang pertama sudah jatuh, yaitu, mereka telah mati dengan tidak wajar (Hak. 3:25; 2 Sam. 1:10, 25, 27). Mereka adalah Kaisar Julius, Tiberius, Caligula, Claudius, dan Nero, mereka semua dibunuh atau melakukan bunuh diri sebelum Yohanes menulis kitab Wahyu. Orang yang keenam, Domitian, yang juga dibunuh, hidup ketika kitab Wahyu ditulis; oleh karena itu, tentang dia dikatakan bahwa dia "ada." "Yang lain" itu, yang ketujuh, yang akan menjadi Antikristus, "belum datang" pada waktu itu. "Ketika ia datang, ia harus tinggal seketika saja," dan ia akan dilukai dan dibangkitkan dengan roh yang kelima, yang adalah Nero, menjadi yang kedelapan.

Wahyu 17:11 berkata, "Dan binatang yang pernah ada dan yang sekarang tidak ada itu, ia sendiri adalah raja yang kedelapan dan namun demikian satu dari yang ketujuh itu dan ia menuju pada kebinasaan." Antikristus akan menjadi Kaisar yang ketujuh yang datang. Tetapi dia "juga adalah yang kedelapan." Menurut Wahyu 13:3, Antikristus akan dilukai dan dibangkitkan. Dalam kebangkitan, roh Nero (Kaisar kelima), yang keluar dari jurang maut, akan menghidupkan tubuh kaisar ketujuh yang telah mati; Antikristus. Orang ini, disusun dari Kaisar yang kelima dan ketujuh, adalah yang kedelapan. Namun, dia "adalah yang ketujuh." Tidak mengherankan bahwa orang-orang akan takjub pada yang sangat luar biasa ini (Why. 17:8). Wahyu 13:3 berkata bahwa ketika Antikristus dibangkitkan dari kematian, seluruh bumi takjub kepadanya.

Kita tahu bahwa roh Antikristus yang datang itu adalah roh Kaisar Nero karena Wahyu 13:8—"Yang penting di sini adalah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam." Bilangan itu dijelaskan oleh huruf nama Kaisar Nero dalam bahasa Ibrani adalah enam ratus enam puluh enam. Dengan ini kita tahu bahwa Kaisar kedelapan, Antikristus yang datang, binatang itu, akan memiliki roh Kaisar Nero.

b. Lokasi Harmagedon

Butir lainnya yang makin dipertegas oleh nubuat-nubuat Perjanjian Baru adalah lokasi Harmagedon (Why. 16:16).

1) Arti Nama Harmagedon

Harmagedon, dalam bahasa Ibrani, berarti Gunung Migiddo, yang berarti gunung pembantaian.

2) Lokasi Megido

Megido berlokasi di barat sungai Yordan, dekat Laut Tengah, di antara Samaria dan Galilea (Hak. 5:19; 2 Raj. 23:29; Zak.. 12:11).

3) Perang Harmagedon

Perang Harmagedon adalah kilangan besar buah anggur Kristus yaitu murka Allah (Why. 14:18-20; 19:13-15), yang akan dimulai dari Bozrah (kota raja) Edom (Yes. 63:1-6) dan meluas ke Megido, berjarak seribu enam ratus stadia, yaitu, seratus delapan puluh dua mil, kota Yerusalem berada di tengah-tengah jarak tersebut (Why. 14:20). Wahyu 19:13 berkata kedatangan kembali Kristus "memakai jubah yang telah dicelupkan ke dalam darah." Jubah Kristus dicelupkan ke dalam darah dan menjadi merah oleh kilangan buah anggur yaitu murka Allah di Bozrah, di mana darah akan mengalir "tingginya sampai kekekang kuda dan jauhnya seribu enam ratus stadia" (Why. 14:20).

c. Penampakan Kristus

1) Kristus Datang dengan Awan-awan

Kristus akan datang dengan awan-awan, dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia, dan semua suku bangsa akan meratapi Dia (Why. 1:7). Suku bangsa di bumi adalah kedua belas suku bangsa di dalam Tanah Kudus. Kristus akan datang pada akhir paraousia (kehadiran). Paraousia pertama-Nya adalah rahasia di tingkat-tingkat langit dan kemudian di udara. Pada waktu itu Dia ditutup dengan awan-awan (Why. 10:1). Kemudian paraousia-Nya nampak di bumi, Dia akan berada di awan-awan (Why. 14:14; Mat. 24:30; 26:64), dan setiap mata akan melihat Dia.

2) Kedatangan Putra Manusia Adalah seperti Kilat

Matius 24:26 berkata, "Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi kesitu;...sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pula kelak kedatangan Putra Manusia. Dimana ada bangkai, di situ burung Nazar berkerumun." Kilat tersembunyi di awan, menunggu kesempatan baik untuk bersinar dari timur. Kristus juga akan tertutup dengan awan di udara untuk sementara waktu dan kemudian dengan tiba-tiba akan muncul seperti sinar di bumi. Namun, kilat adalah sebuah tanda pada akhir paraousia Tuhan.

3) Sipendurhaka akan Dinyatakan

Antikristus sebagai sipendurhaka akan dinyatakan, dan Tuhan Yesus akan membunuh-Nya dengan nafas dari mulut-Nya dan membawa dia untuk dibinasakan pada penampakan kedatangan-Nya (2 Tes. 2:8; Why. 19:19-20). "Penampakan" berarti sinar atau cahaya. Sinar kedatangan Tuhan akan membawa Antikristus kepada kebinasaan, penghancurannya.

4) Akhir Kesusahaan Besar

Penampakan kedatangan Tuhan, paraousia-Nya, akan menjadi akhir dari tiga setengah tahun kesusahaan besar.

B. Terang Perkataan Nubuat

Petrus menyamakan perkataan nubuat di dalam Kitab Suci dengan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap (2 Ptr.1:19).

1. Pada Zaman Kegelapan Hari Ini

Zaman ini adalah tempat yang gelap di dalam malam yang gelap (Rm.13:12), dan semua bangsa di dunia bergerak dan bertindak di dalam kegelapan. Terang perkataan nubuat ada di zaman kegelapan hari ini.

2. Sampai Fajar Menyingsing dan Bintang Timur Terbit

Bersinar di dalam Hati Kita

Perkataan nubuat Kitab Suci, seperti cahaya pelita pada kaum beriman, membawa terang rohani menerangi mereka yang berada dalam kegelapan (semata-mata bukan pengetahuan untuk pemahaman rohani), menuntun mereka masuk ke dalam terang siang hari, bahkan melewati malam yang gelap sampai terbitnya fajar dan bintang timur Tuhan terbit di dalam hati mereka.

C. Peringatan Perkataan Nubuat

1. Berjaga-jaga

Karena perkataan nubuat, Tuhan memperingatkan kita untuk berjaga-jaga. Di dalam Matius 24:42 Tuhan mengatakan, "Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang."

2. Jagalah Dirimu Sendiri

Di dalam Lukas 21:34 Tuhan memperingatkan jagalah dirimu, supaya hati kita jangan sarat oleh pesta pora dan kemabukan serta kepentingan-kepentingan duniawi dan supaya hari Tuhan jangan dengan tiba-tiba seperti sebuah jerat.

3. Berjaga-jagalah, Senantiasa Berdoa dengan Sungguh-sungguh

Kita juga perlu berjaga-jaga, senantiasa berdoa dengan sungguh-sungguh, supaya kita beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan tahan berdiri di hadapan Kristus (Luk. 21:36). Luput dari semua yang akan terjadi adalah diangkat ke tingkat-tingkat langit sebelum kesusahaan besar untuk bertemu dengan Kristus pada permulaan paraousia-Nya.

4. Memelihara Firman yaitu Tekun Menantikan Kristus

Kita juga perlu memelihara firman yaitu tekun menantikan Kristus (Why. 3:10). Setiap firman yang Tuhan katakan dalam Alkitab adalah perkataan untuk ketekunan (Rm.15:4). Jika kita memelihara apa yang Tuhan katakan, kita akan menderita. Tuhan hari ini masih menderita penolakan dan penganiayaan dengan ketekunan-Nya. Kita akan mengambil bagian, bukan hanya kerajaan-Nya, tetapi juga ketekunan-Nya (Why. 1:9). Maka, firman-Nya kepada kita hari ini adalah firman ketekunan. Memelihara firman ketekunan-Nya, kita harus menderita penolakan dan penganiayaan-Nya.

5. Para Pemenang dan Memelihara Firman Tuhan

Kita juga perlu menang dan memelihara firman Tuhan sampai akhirnya (Why. 2:26). Pekerjaan Tuhan adalah sesuatu yang Tuhan rampungkan dan sedang dikerjakan. Pekerjaan ini termasuk semua pekerjaan-Nya untuk merampungkan penebusan yang penuh bagi kita. Dia mati dan dibangkitkan untuk menebus kita. Dia masih melakukan sesuatu hari ini untuk menguduskan kita, mentransformasi kita, dan menyerupakan kita kepada gambar-Nya. Inilah pekerjaan Tuhan yang harus kita pelihara. Banyak orang Kristen telah diterangi untuk menyadari sesuatu pekerjaan Tuhan, tetapi karena daya tarik dunia, mereka tidak memperhatikan pekerjaan-Nya. Sebaliknya mereka menolak dan lupa tentang apa yang Kristus rampungkan bagi mereka. Jika kita adalah para pemenang, kita tidak akan menyia-nyiakan pekerjaan Tuhan. Kita akan memelihara penebusan Tuhan, memberitahu orang-orang bahwa Kristus mati dan dibangkitkan untuk kita dan bahwa hari ini Dia masih bekerja dalam kita untuk menguduskan, mentransformasi kita, memperbaharui kita, dan menyerupakan kita kepada gambar-Nya yang mulia. Jika kita memelihara pekerjaan Tuhan sampai akhir, Dia akan mengaruniakan pada kita Bintang pagi pada penampakan-Nya (Why. 2:28).

Pelajaran kita dari nubuat mengenai empat "tujuh" di dalam Alkitab adalah tepat pada waktunya, khususnya karena situasi dunia hari ini. Situasi dunia berada di bawah pengaturan kekuasaan Tuhan. Dia bekerja untuk mengatur situasi dunia untuk penggenapan perkataan nubuat-Nya.

PERTANYAAN DAN JAWABAN

Pertanyaan: Apakah para pemenang yang telah siap sedia dapat diangkat ke takhta termasuk dihakimi di udara pada takhta penghakiman Kristus?

Jawaban: Semua kaum beriman telah tampil sebelum takhta penghakiman Kristus (2 Kor. 5:10). Semua pemenang dan semua kaum beriman yang gagal telah melewati “ujian” ini. Tuhan Yesus telah ditunjuk untuk menghakimi yang hidup maupun yang mati (2 Tim. 4:1). Dia akan menghakimi yang hidup pada takhta kemuliaan-Nya pada penampakan-Nya yang kedua (Mat. 25:31-46). Ini akan menjadi penghakiman bangsa-bangsa, domba dan kambing-kambing, sebelum millenium. Kemudian Dia akan menghakimi yang mati pada takhta putih besar setelah millenium (Why. 20:11-15). Sebagai tambahan kepada penghakiman-penghakiman ini, akan ada penghakiman pada takhta penghakiman Kristus untuk menghakimi kaum beriman, bukan bagi keselamatan kekal atau kebinasaan kekal, tetapi bagi pahala atau penghukuman. Pada tiga setengah tahun zaman ini, Tuhan akan membersihkan semua kotoran dari alam semesta. Kemudian Dia akan membawa semua bangsa dan kaum beriman ke dalam pos mereka yang tepat untuk permulaan baru dalam kerajaan seribu tahun.

Pertanyaan: Kita telah melihat bahwa Bait akan dibangun kembali dan pelayanan keimaman akan dimulai lagi dengan kurban-kurban sembelihan. Kemudian selama kesusahan, Antikristus akan mencemari Bait. Ketika Tuhan kembali pada akhir seribu dua ratus enam puluh hari kesusahan besar, Dia akan menghancurkan Antikristus. Kemudian ini akan ditambah tiga puluh hari untuk membersihkan Bait (Dan. 12:11) dan empat puluh lima hari lainnya menetapkan pelayanan keimaman lagi dengan kurban-kurban (Dan. 12:12). Bagaimana kurban-kurban ini berhubungan dengan kematian Kristus pada kayu salib?

Jawaban: Dalam Perjanjian Lama, kurban-kurban adalah melambangkan Kristus, menunjuk kedatangan Tuhan untuk mati bagi kita. Setelah disalib, dalam millenium dan bahkan di dalam kekekalan, kurban-kurban akan diingat, menunjuk kembali apa yang Kristus lakukan di atas salib. Sebelum disalib, kurban-kurban adalah satu lambang. Setelah salib, kurban-kurban akan diingat. Yesaya 66 memberi tahu kita bahwa dalam langit baru dan bumi baru, akan masih ada kurban-kurban mengingatkan apa yang telah dilakukan Tuhan bagi kita dalam zaman kasih karunia (ay. 20-22).

Pertanyaan: Kita telah melihat bahwa kaum beriman yang masih tinggal selama tiga setengah tahun kesusahan besar, dilambangkan oleh perempuan dalam Wahyu 12:6, dilarikan ke padang gurun dimana mereka akan menderita karena kesaksian Tuhan. Apakah artinya bahwa selama kesusahan besar akan ada yang menerima kesaksian mereka dan menerima keselamatan oleh kasih karunia?

Jawaban: Ini mungkin akan terjadi. Kita tidak seharusnya lupa bahwa tiga setengah tahun ini akan menjadi satu peralihan priode waktu itu. Pada satu pihak, kaum beriman yang tinggal di bumi ini selama waktu itu pasti akan memberitakan Injil Tuhan Yesus. Sementara mereka dirawat di padang gurun, mereka pasti akan memberitakan Yesus. Di pihak lain, seorang malaikat akan mengumandangkan Injil kekal dari udara (Why. 14:6-7), peringatan yang ada di bawah penganiayaan Antikristus untuk tidak menyembah dia.

Pertanyaan: Anda menyebutkan bahwa dua saksi akan diangkat pada hari yang sama seperti mayoritas orang kudus, yang akan mengakhiri seribu dua ratus enam puluh hari kesusahan besar. Wahyu 11 bahwa dua saksi bernubuat selama seribu dua ratus enam puluh hari (ay. 3). Ini juga mengatakan bahwa mereka akan dibunuh, bahwa mayat mereka dibaringkan di jalan Yerusalem, dan bahwa setelah tiga setengah tahun mereka diangkat. Apakah kedua saksi ini diangkat setelah seribu dua ratus enam puluh hari atau setelah seribu dua ratus enam puluh tiga setengah hari?

Jawaban: Mereka akan diangkat setelah seribu dua ratus enam puluh hari. Tiga setengah hari yaitu mayat mereka dibaringkan di atas jalan termasuk dalam seribu dua ratus enam puluh hari ini. Mereka dibunuh, mayat mereka dibaringkan di atas jalan, dan mereka dibangkitkan seharusnya juga dianggap sebagai satu bagian dari nubuat mereka, satu kesaksian.