← Daftar isi Nubuat "tujuh" Pertama— Pekan Terakhir dari Tujuh Puluh Pekan · bab 5/6

TIGA SETENGAH TAHUN YANG TERAKHIR DARI ZAMAN INI DAN TIGA SETENGAH TAHUN KESUSAHAAN BESAR

Pembacaan Alkitab:

Why. 12:14; Dan. 7:25; 12:7; Why. 11:2; 13:5; 11:3; 12:6; Mat. 28:20; 13:39, 40, 49; 24:3;

Dan. 12:13; Why. 20:11-15; 11:15; Dan. 9:24; Why. 3:10; 6:12-17; 7:1-8, 9-17; 8:7-13; 9:1-11; 12:9, 11-12; 9:12-21;

10:1-7; 11:1-13; 20:4-6; 14:14-16; 1 Kor. 15:22; 1 Tes. 4:16-17; Why. 11:18c; 2 Kor. 5:10;

Why. 19:5-10; 11:14; 15:1, 7-8; 16:1-16; 17:12-14; 19:11-21; 14:17-20; 16:17-21; 20:1-3; 14:6-7, 9-11;

Mat. 25:31-33, 41-46; Why. 12:13-17; 13:1-18; 14:8, 12; 15:2-4; Dan. 12:11-12; Yl. 2:14

Maka dalam persekutuan kita yang lebih jauh, kita telah nampak nubuat mengenai empat "tujuh" di dalam Alkitab—Tujuh tahun terakhir dari zaman ini (Pekan terakhir dari ketujuh puluh pekan), tujuh meterai, tujuh sangkakala, tujuh cawan. Pekan terakhir dari ketujuh puluh pekan, tujuh tahun terakhir dari zaman ini, adalah sangat penting, tetapi sebenarnya hampir semua perkara-perkara penting akan menjadi kesesakan ke dalam tiga setengah tahun terakhir. Inilah sebabnya mengapa kita perlu nampak peristiwa-peristiwa di dalam tiga setengah tahun terakhir dari zaman ini dan tiga setengah tahun kesusahan besar.

I. TIGA SETENGAH TAHUN TERAKHIR DARI ZAMAN INI

A. Tiga Setengah Tahun, Disebut "Satu Masa, dan Dua Masa, dan Setengah Masa" dalam Wahyu 12:14 sebagai suatu Kutipan dari Daniel 7:25 dan 12:7,

Sama dengan Empat Puluh Dua Bulan atau Seribu Dua Ratus Enam Puluh Hari

Tiga setengah tahun, disebut "satu masa, dan dua masa, dan setengah masa" dalam Wahyu 12:14 sebagai kutipan dari Daniel 7:25 dan 12:7, sama dengan empat puluh dua bulan (Why. 12:2; 13:5) atau seribu dua ratus enam puluh hari (Why. 11:3; 12:6).

B. Sebagai Perampungan (Akhir) Zaman ini

Tiga setengah tahun yang disinggung di dalam Daniel dan Wahyu akan menjadi perampungan (akhir) zaman ini (Mat. 28:20; 13:39, 40, 49; 24:3; Dan. 12;13). Kata perampungan berarti bahwa ada suatu proses yang akan membawa kelengkapan atau penggenapan.

C. Bagi Tuhan, Dibagian Negatif, Membersihkan Semua Persona dan Hal yang Negatif, Hanya Meninggalkan yang Tidak Percaya yang telah Mati dan Roh-roh Jahat untuk Membersihkan Mereka melalui Penghakiman di Takhta Putih Besar Setelah Kerajaan Millenium

Tiga setengah tahun terakhir adalah untuk Tuhan, dibagian negatif, membersihkan semua persona dan hal yang negatif, hanya meninggalkan yang tidak percaya yang telah mati dan roh-roh jahat untuk membersihkan mereka melalui penghakiman di takhta putih besar setelah kerajaan millenium (Why. 20:11-15). Dunia akan lebih jahat dari pada masa yang telah berlalu. Penuh dengan persona dan hal yang jahat. Pada akhir tiga setengah tahun, Tuhan akan menggunakan "Sapu yang universal" untuk menyapu semua hal yang negatif di bumi. Hanya yang tidak percaya dan roh-roh jahat akan ditinggalkan untuk dihakimi setelah millenium di takhta putih besar dan dilemparkan ke dalam telaga api.

D. Bagi Tuhan, Dibagian Positif, untuk Mendatangkan

Kerajaan Kekal dan Kebenaran Kekal-Nya

Tiga setengah tahun terakhir adalah untuk Tuhan, dibagian positif untuk mendatangkan kerajaan kekal dan kebenaran kekal-Nya (Why. 11:15; Dan.9:24). Ketika Tuhan kembali dan zaman dirampungkan, tidak akan ada lagi ketidak-benaran. Bumi hari ini benar-benar telah bejat. Tidak ada obat hari ini untuk ketidak-benaran dan situasi yang jahat ini. Akhirnya, biar bagaimanapun, Tuhan akan menyapu semua persona dan hal yang jahat itu ke dalam telaga api. Kemudian akan ada kerajaan kekal Kristus dengan kebenaran-Nya, yang adalah zaman kebenaran, kebenaran kekal-Nya.

II. TIGA SETENGAH TAHUN KESUSAHAN BESAR

A. Menurut Janji Tuhan kepada Para Pemenang dalam Wahyu 3:10 Bahwa Mereka akan Dilindungi Pada Saat Pencobaan yang akan Datang atas Seluruh Bumi—Pengangkatan Para Pemenang,

Anak-manusia dalam Wahyu 12 dan Buah Sulung dalam

Wahyu 14, Harus Terjadi sebelum Meterai Keenam,

Bencana yang Supernatural di Bumi dan di Langit

Menurut janji Tuhan kepada para pemenang dalam Wahyu 3:10—bahwa para pemenang akan dilindungi pada saat pencobaan yang akan datang atas seluruh bumi—pengangkatan para pemenang, anak manusia dalam Wahyu 12 dan buah sulung dalam Wahyu 14, harus terjadi sebelum meterai keenam, bencana yang supernatural di bumi dan di langit (Why. 6:12-17). Setelah belajar lebih jauh, saya percaya bahwa tidak ada alasan untuk percaya bahwa Tuhan akan meninggalkan para pemenang-Nya melewati bencana yang supernatural dari meterai keenam. Lebih jauh lagi, menurut Yoel 2:30-31, tidak akan banyak perbedaan dalam masa antara meterai keenam dan lima sangkakala yang pertama (Why. 9:1-11). Yoel 2:30-31 pertama-tama ada “darah” dari sangkakala yang pertama dan kedua, "api” dari sangkakala pertama, kedua dan ketiga (Why. 8:7-10), "asap" dari sangkakala kelima (Why. 9:1-3), dan kemudian "matahari" dan "bulan" pada meterai keenam (Why. 6:12). Wahyu 9:4 dibandingkan dengan 7:3 mengindikasikan bahwa sangkakala kelima sangat dekat dengan meterai keenam. Lima sangkakala yang pertama adalah kelanjutan langsung dari meterai keenam. Oleh karena itu, meterai keenam adalah permulaan kesusahaan besar dan harus dianggap sebagai suatu bagian dari "masa pencobaan." Para pemenang akan diangkat sebelum meterai keenam.

B. Permulaan Kesusahaan Besar, sebagai Bencana yang Supernatural Terjadi dalam Meterai Keenam, Terjadi dengan segera Sebelum Tiga Setengah Tahun atau Hanya pada Permulaan Tiga Setengah Tahun

Permulaan kesusahaan besar, sebagai bencana yang supernatural terjadi dalam meterai keenam, terjadi dengan segera sebelum tiga setengah tahun atau hanya pada permulaan tiga setengah tahun.

C. Seratus Empat puluh empat Ribu Bangsa Israel Pilihan Allah Dimeterai sebelum Meterai yang Ketujuh Dibuka, untuk Memelihara Mereka dari Malapetaka Sangkakala Ketujuh

Seratus empat puluh empat ribu bangsa Israel pilihan Allah dimeterai sebelum materi ketujuh dibuka, untuk memelihara mereka dari sangkaka ketujuh (Why. 7:1-8; 9.4b). Allah dengan terus menerus memelihara bangsa Israel kendatipun dalam ketidak percayaan mereka. Dalam pemulihan bangsa Israel, yang dimulai tahun 1948, orang-orang Yahudi dikembalikan pada tanah nenek moyang mereka dalam ketidak percayaan. Mereka menjadi penuh dosa seperti "Sodom" (cf. Yes. 1:9-10; 3:9; Yer. 23:14) dan duniawi seperti "Mesir" (Why. 11:8; cf. Yeh. 23:3, 8, 19, 27) sampai kembalinya Kristus, Mesias mereka, kemudian "Semua Israel akan diselamatkan" (Rm. 11:26). Sebelum meterai ketujuh dibuka, Allah akan memeteraikan semua bangsa Israel yang Dia inginkan untuk dipelihara.

D. Catatan Suatu Kumpulan Besar Orang Banyak yang Berdiri di Hadapan Takhta dan di Hadapan Anak Domba dalam Wahyu 7:9-17, Diberikan dengan Segera setelah Meterai Keenam,

Berarti bahwa Pengangkatan Kaum Beriman Harus dimulai

sebelum Meterai Keenam Dibuka

Catatan suatu kumpulan besar orang banyak yang berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba dalam Wahyu 7:9-17, diberikan dengan segera setelah meterai keenam, berarti bahwa pengangkatan kaum beriman dimulai sebelum meterai keenam dibuka. Catatan ini menyajikan suatu gambaran secara umum dari semua umat Allah yang diangkat ke langit pada masa sebelum meterai keenam untuk kenikmatan mereka di dalam kekekalan. Ini adalah suatu visi sisipan di antara meterai keenam dan ketujuh.

E. Empat Bunyi Sangkakala yang Pertama, Terdiri atas Empat Aspek Bencana yang Supernatural yang Diintensifkan di Bumi dan di Langit, Terjadi pada Permulaan Tiga Setengah Tahun,

sebagai Kelanjutan Meterai Keenam

Empat bunyi sangkakala yang pertama, terdiri atas empat aspek bencana yang supernatural yang diintensifkan di bumi dan di langit (Why. 8:7-12), akan terjadi pada permulaan tiga setengah tahun, sebagai kelanjutan meterai keenam, permulaan bencana yang supernatural, dan semuanya mungkin akan dibunyikan pada hari yang sama.

F. Tiga Sangkakala Terakhir adalah Tiga Celaka

Tiga sangkakala terakhir adalah tiga celaka (Why. 8:13). Bencana dari empat sangkakala yang pertama hanya akan menjamah bumi dan langit, sedangkan celaka dari tiga sangkaka terakhir akan menyakiti tubuh manusia.

G. Sangkakala Kelima, Sebagai Celaka Pertama, yang Didatangkan oleh Satan, Yang seperti Bintang Jatuh dari Langit ke Bumi pada Permulaan Tiga Setengah Tahun dan akan Bekerja sama dengan Antikristus, Malaikat dari Jurang Maut, untuk Menyiksa Manusia dengan Belalang-belalang milik Roh-roh Jahat selama Lima Bulan

Sangkakala kelima, sebagai celaka pertama akan didatangkan oleh Satan, yang seperti bintang jatuh dari langit ke bumi pada permulaan tiga setengah tahun dan akan bekerja sama dengan Antikristus, malaikat dari jurang tang terdalam, untuk menyiksa manusia dengan belalang-belalang milik roh-roh jahat selama lima bulan (Why. 9:1-11; 12:9, 11-12).

H. Sangkakala Keenam, sebagai Celaka Kedua, adalah Malapetaka dari Empat Malaikat yang Dilepaskan dari Ikatan Mereka di Sungai Besar Efrat untuk Membunuh Sepertiga Umat Manusia Selama Tiga Belas Bulan, Satu Hari, dan Satu Jam, oleh Dua Ratus Juta Pasukan Berkuda

Sangkakala keenam, sebagai celaka kedua, adalah malapetaka dari empat malaikat yang dilepaskan dari ikatan mereka disungai besar Efrat untuk membunuh sepertiga umat manusia selama tiga belas bulan, satu hari, dan satu jam, dengan dua ratus juta pasukan berkuda (Why. 9:12-21). Tiga belas bulan ini ditambah lima bulan dari sangkakala kelima akan menjadi satu setengah tahun dari tiga setengah tahun kesusahaan besar. Belalang-belalang dari sangkakala kelima hanya menyiksa manusia selama lima bulan, sedangkan dua ratus juta pasukan berkuda membunuh sepertiga umat manusia. Ini berarti bahwa celaka pada sangkakala keenam lebih keras dari pada yang kelima.

I. Kristus Datang di Udara Mungkin sebelum Sangkakala Ketujuh Dibunyikan, untuk Dia Datang dan Mengambil

Secara Penuh Milik-Nya dari Bumi

Kristus akan datang di udara mungkin sebelum sangkakala ketujuh dibunyikan (Why. 10:7a). Untuk tujuan mengambil secara penuh milik-Nya dari bumi (Why. 10:1-7). Dia akan turun ke udara dan mengambil segala sesuatu yang siap sehingga Dia dapat secara langsung datang ke bumi untuk mengambil penuh milik-Nya dari bumi.

J. Kota Yerusalem Diinjak oleh Antikristus selama Empat Puluh Dua Bulan, Yaitu, Seribu Dua Ratus Enam Puluh Hari, selama Kesusahaan Besar, dan Dua Saksi Tuhan Bernubuat selama Periode waktu itu

Kota Yerusalem akan diinjak oleh Antikristus selama empat puluh dua bulan, yaitu, seribu dua ratus enam puluh hari, selama kesusahaan besar, dan dua saksi Tuhan akan bernubuat untuk periode waktu itu dan akan dibunuh oleh Antikristus dan dibangkitkan untuk diangkat pada paraousia (kehadiran) Kristus di udara (Why. 11:1-12).

K. Ada Gempa Bumi yang Dahsyat, Sepersepuluh bagian Kota Yerusalem Runtuh karena Gempa Bumi itu, dan Tujuh Ribu

Orang Mati dalam Gempa Bumi itu

Ada gempa bumi yang dahsyat, sepersepuluh bagian kota Yerusalem runtuh karena gempa bumi itu, dan tujuh ribu orang mati dalam gempa bumi itu (Why. 11:13).

L. Sangkakala Ketujuh Kemungkinan Dibunyikan pada Akhir Tiga Setengah Tahun

sekarang kita perlu nampak isi-isi sangkakala ketujuh, yang mungkin akan di bunyikan pada akhir tiga setengah tahun.

1. Pada Segi Positif

a. Penyelesaian Rahasia Allah

Butir pertama pada segi positif adalah penyelesaian rahasia Allah. Ini dinyatakan dalam Wahyu 10;7. Daniel 9:24 berkata bahwa tujuh puluh pekan telah ditetapkan untuk memeteraikan visi dan nubuat. Pemeteraian visi dan nubuat adalah penyelesaian rahasia Allah. Di dalam zaman gereja, zaman kasih karunia, segala sesuatu mengenai Kristus dan Gereja adalah satu misteri (Ef. 5:32), tetapi ketika sangkakala ketujuh dibunyikan, zaman misteri akan berlalu.

b. Pengangkatan Mayoritas Kaum Beriman—Orang-orang yang Dibangkitkan

dan yang Masih Hidup—ke dalam Parousia (kehadiran) Kristus di Udara

Sangkakala ketujuh termasuk pengangkatan mayoritas kaum beriman—orang-orang yang dibangkitkan dan yang masih hidup—ke dalam parousia (kehadiran) Kristus di udara (Why. 20:4-6; 14:14-16; 1 Kor. 15:52; 1 Tes. 4:16-17).

c. Pengangkatan Dua Saksi ke dalam Parousia (kehadiran)

Kristus di Udara

Yang termasuk dalam sangkakala ketujuh adalah pengangkatan dua saksi ke dalam paraousia (kehadiran) Kristus di udara (why. 11:12). Dua saksi itu mungkin akan diangkat pada saat yang sama seperti mayoritas orang kudus. Wahyu 12:6 berkata bahwa perempuan itu, melambangkan mayoritas orang kudus, akan dipelihara di suatu tempat yang telah disediakan Allah selama seribu dua ratus enam puluh hari, atau tiga setengah tahun. Oleh karena itu, pengangkatan mereka harus pada hari terakhir tiga setengah tahun. Dua saksi bernubuat selama seribu dua ratus enam puluh hari (Why. 11:3), mereka juga harus diangkat pada hari terakhir tiga setengah tahun. Maka, baik mayoritas orang kudus dan dua saksi itu akan diangkat pada hari terakhir kesusahan besar.

d. Memberikan Ganjaran pada Orang-orang Kudus di Takhta Penghakiman Kristus

Kemudian akan ada pemberian ganjaran kepada orang-orang kudus di takhta penghakiman Kristus di udara (Why. 11:8c; 2 Kor. 5:10). Kristus akan menghakimi kaum beriman-Nya, bukan menurut keselamatan kekal mereka, tetapi menurut ganjaran dispensasi mereka.

e. Hari Perkawinan Anak Domba

Setelah mengganjar orang-orang kudus, akan ada hari perkawinan Anak Domba (Why. 19:5-10). Kristus akan menikahi para pemenang sebagai mempelai perempuan-Nya.

Butir di atas adalah segi positif dari sangkakala ketujuh. Sekarang kita perlu nampak segi negatifnya.

2. Pada Segi Negatif

a. Tujuh Cawan—Ketiga Celaka, Tujuh Malapetaka Terakhir untuk Mengakhiri Murka Allah, sebagai Penghukuman Allah yang Paling Keras atas Manusia, Bagian Utama Malapetaka dari Sangkakala Ketujuh

Tujuh cawan adalah tiga celaka (Why. 11:14), tujuh malapetaka terakhir untuk mengakhiri murka Allah (Why. 15:1), sebagai Hukuman Allah yang paling keras atas manusia, bagian utama Malapetaka dari sangkakala ketujuh (Why. 15:7—16:1). Setelah tujuh cawan. Murka Allah akan diakhiri.

1) Empat Cawan Pertama Berisi Empat Aspek dari Bencana yang Supernatural yang Keras atas Bumi dan Langit

Empat cawan yang pertama berisi empat aspek dari bencana yang supernatural yang keras atas bumi dan langit (Why. 16;2-9). Maka, malapetaka yang supernatural akan terjadi tiga kali: pada meterai keenam, empat sangkakala pertama, dan empat cawan pertama. Meterai keenam adalah memulai bencana yang supernatural, empat sangkakala yang pertama adalah bencana yang supernatural diintensifkan, dan empat cawan yang pertama adalah bencana yang supernatural yang paling keras. Bencana ini akan merusak bumi dan langit, menjadikan bumi tempat yang tidak nyaman untuk hidup.

2) Cawan Kelima—Kerajaan Antikristus menjadi Gelap

Ketika cawan kelima dicurahkan, kerajaan Antikristus akan menjadi gelap (Why. 16:10-11).

3) Cawan Keenam—Sungai Besar Efrat akan Kering, dan Jalan yang

Disiapkan bagi Raja-raja yang Datang dari Matahari Terbit

Ketika cawan keenam ditumpahkan, sungai besar Efrat akan kering dan jalan yang disiapkan bagi raja-raja yang datang dari matahari terbit (Why. 16:12). Dalam wahyu 9:14-16 kita membaca bahwa empat malaikat yang terikat disungai besar Efrat akan dilepaskan untuk menggerakkan raja-raja mengirim pasukan mereka, dua ratus juta pasukan berkuda, dan dalam Wahyu 16:12 kita diberitahu bahwa pencurahan cawan keenam, air sungai Efrat akan kering sehingga raja-raja ini dan pasukannya dapat melaluinya. Maka, sangkakala keenam dan cawan keenam adalah berhubungan dengan yang lainnya

4) Dikumpulkan untuk Perang Harmagedon

Kemudian akan ada suatu perkumpulanm untuk perang Harmagedon. Perang ini akan dilakukan oleh Antikristus, nabi palsunya, sepuluh raja, dan pasukannya (Why. 16:13-16), yang akan dihancurkan oleh Kristus dan para pemenang-Nya (Why. 17;12-14; 19:11-21), dalam kilangan besar buah anggur dari murka Allah (Why. 14:17-20; Yes. 63:2-3).

5) Cawan Ketujuh—Gempa Bumi yang Dahsyat dan Hujan Es yang Besar

dari Malapetaka yang Dahsyat

Cawan ketujuh adalah gempa bumi yang dahsyat dan hujan es yang besar dari malapetaka yang dahsyat (Why. 16:17-21).

a) Kota Yerusalem dan Kota-kota Bangsa-bangsa Runtuh

Kota Yerusalem dan semua kota-kota bangsa-bangsa akan runtuh (Why. 16:19a)

b) Babel Besar yang Fisik, Kota Roma, Dihancurkan

Babel besar yang fisik, kota roma, akan dihancurkan (Why. 16:19b)

c) Setiap Pulau Lenyap dan Gunung-gunung tidak Ditemukan lagi

Setiap pulau akan lenyap, dan gunung-gunung tidak akan ditemukan lagi (Why. 16:20).

d) Berat Setiap Hujan Es Batu adalah Satu Talenta

Berat setiap hujan es adalah satu talenta (Why. 16:21). Satu talenta sama dengan kira-kira seratus pon.

(Semua butir positif dan negatif dari sangkakala ketujuh di atas harus terjadi pada saat yang sama, yaitu, akhir kesusahaan besar.)

b. Mengikat dan Memenjarakan Satan di Jurang Maut

Selama Seribu Tahun

Segi negatif dari sangkakala ketujuh juga temasuk pengikatan dan pemenjaraan Satan di jurang maut selama seribu tahun (Why. 20:1-3). Setelah Antikristus dikalahkan, Satan akan diikat dan dipenjarakan untuk membersihkan pemberontakan di bumi sehingga kerajaan Kristus datang (Why. 20:4-6).

c. Pelemparan "Kambing-kambing" Yang menyembah Antikristus dan tidak Menerima Injil Kekal, ke dalam Telaga Api

Butir lainnya pada segi negatif dari sangkakala ketujuh adalah pelemparan "kambing-kambing" yang menyembah Antikristus dan tidak menerima injil kekal, ke dalam telaga api (Why. 14:6-7, 9-11; Mat. 25:31-33, 41-46a). Ini akan terjadi setelah bangsa-bangsa dikumpulkan dan dihakimi di takhta kemuliaan Kristus.

M. Butir-butir Selanjutnya juga Terjadi Selama Tiga Setengah Tahun Kesusahaan Besar

1. Pada Permulaan Tiga Setengah Tahun Kesusahaan Besar, Satan dan Malaikatnya Dilemparkan ke Bumi dan Memburu "Perempuan" itu

Pada permulaan tiga setengah tahun kesusahaan besar, Satan dan malaikatnya akan dilemparkan ke bumi dan akan memburu "perempuan" itu, terdiri atas mayoritas kaum beriman, (orang-orang yang masih hidup, dan memiliki kesaksian Yesus dan bangsa Yahudi yang memelihara perintah-perintah Allah), sampai akhir kesusahaan besar (Why. 12:9, 12-13, 15-17).

2. Kaum Beriman yang masih Hidup, "Perempuan" itu, Dijaga dan Dipelihara selama Seribu Dua Ratus Enam Puluh Hari

Kaum beriman yang masih hidup, "Perempuan" itu, akan dijaga dan dipelihara selama seribu dua ratus enam puluh hari, yaitu, tiga setengah tahun kesusahaan besar, pada tempat yang disediakan oleh Allah, dimana mereka akan menderita karena kesaksian Yesus (Why. 12:6, 14, 17). Para pemenang akan diangkat, dan mayoritas orang kudus yang hidup akan ditinggalkan untuk melalui kesusahaan besar. Tetapi Allah dalam belas kasihan-Nya akan membawa mereka ke tempat yang disediakan oleh Dia, "Padang belantara," dimana mereka akan dipelihara sampai kesusahaan besar berlalu kemudian mereka akan diangkat ke parousia (kehadiran) Kristus di udara. Saya percaya bahwa karena kesaksian mereka, banyak akan percaya dalam Tuhan Yesus. Kesaksian mereka tidak akan sia-sia. Kata "dipelilhara" berarti bahwa mereka akan digembalakan dan dipelihara oleh Tuhan dan dipelihara dari malapetaka kesusahaan besar.

3. Antikristus, sebagai Binatang yang Keluar dari Laut,

Memberontak Melawan Allah dan Memburu Orang-orang Kudus selama Empat Puluh Dua Bulan, Selama Kesusahaan Besar, dan Nabi Palsu, sebagai Binatang Lainnya yang Keluar dari Bumi,

Bekerjasama dengan Antikristus

Antikristus, sebagai binatang yang keluar dari laut, akan memberontak melawan Allah dan memburu orang-orang kudus selama empat puluh dua bulan, selama kesusahaan besar (Why. 13:1-10). Laut ini adalah Laut Tengah, dari situlah Antikristus datang. Dalam Wahyu 9:11, 11:7, dan 17:8, kita diberitahu bahwa Antikristus akan keluar dari jurang maut. Ini mengindikasikan bahwa laut itu adalah mulut jurang maut, sebab jurang maut berada dalam jantung bumi (Rm. 10:7; Mat. 12:40), dan laut itu berada di atas bumi. Antikristus akan sangat kejam, jahat, dan persona yang luar biasa. Rohnya, yang berada dalam jurang maut sebelum ia dilahirkan, akan keluar dari jurang maut (lihat catatan 81, 101, dan 111 dalam Wahyu 17, versi pemulihan). Tubuhnya akan datang dari bangsa Kafir sekitar Laut Tengah. Dalam gambaran secara alkitabiah daratan melambangkan bangsa Israel, dan laut melambangkan bangsa Kafir (Why. 17:15).

Nabi palsu, sebagai binatang lainnya yang keluar dari bumi, akan bekerja sama dengan Antikristus dan membujuk bangsa-bangsa untuk menyembah Antikristus dan patungnya, siapapun yang tidak menyembah akan dibunuh (Why. 13:11-18). Binatang ini akan "keluar dari bumi." Karena bumi, daratan, melambangkan bangsa Israel, "binatang lain" ini, nabi palsu, akan datang dari bangsa Yahudi. Dia mungkin Yudas Iskariot (Yoh. 6:70-71), sebab setelah dia mati dia pergi ke "tempatnya sendiri" (Kis. 1:25), tidak pada "leluhurnya" seperti yang lainnya (Kej. 25:17; 35:29).

4. Malaikat Lain Terbang di Tengah-tengah Langit dan Memberitakan Kepada Orang-orang yang di Bumi Injil yang Kekal

Malaikat yang lain akan terbang ditengah-tengah dan memberitakan kepada orang-orang yang di bumi Injil yang kekal: Supaya mereka takut akan Allah, memuliakan-Nya, dan menyembah-Nya sebagai Pencipta langit, bumi, laut, dan semua mata air. Pada penghakiman Kristus di takhta kemuliaan-Nya, orang-orang yang menerima Injil kekal ini akan dianggap sebagai "Domba" dan akan masuk ke dalam kerajaan seribu tahun menjadi rakyatnya, dan mereka yang tidak menerima Injil ini akan dianggap sebagai "kambing-kambing" dan akan di lemparkan ke dalam telaga api (Why. 14:6-7; Mat. 25:31, 46).

5. Malaikat Lain Menyusul dan berkata sudah Rubuh Agama Babel Besar sebelum Tiga Setengah Tahun Kesusahaan Besar Terjadi

Malaikat lain akan menyusul dan berkata sudah rubuh agama Babel besar sebelum tiga setengah tahun kesusahaan besar terjadi (Why. 14:8).

6. Yang Lain, Malaikat yang Ketiga Menyusul yang Dua Pertama dan Memperingati Orang-orang Selama Kesusahan Besar untuk tidak Menyembah Antikristus dan Patungnya, Supaya Mereka

tidak Disiksa di dalam Telaga Api

Yang lain, malaikat ketiga, akan menyusul yang dua pertama dan memperingati orang-orang selama kesusahan besar untuk tidak menyembah Antikristus dan patungnya, supaya mereka tidak disiksa di dalam telaga api. Di sini akan diuji ketekunan orang-orang kudus: bangsa Yahudi yang memelihara perintah Allah, dan kaum beriman, yang memelihara iman dari Yesus (Why. 14:9-12).

7. Kaum beriman, Para Pemenang yang Terlambat, Yang Mengalahkan Penyembahan Antikristus dan Patungnya dan akan Dibangkitkan dan Diangkat ke Udara melampaui Telaga Api, Dilambangkan dengan Lautan Kaca, Menyanyikan Nyanyian Musa dan Nyanyian Anak Domba yang Memuji Allah dan Memuliakan Nama-Nya

Kaum beriman, para pemenang yang terlambat, yang mengalahkan penyembahan Antikristus dan patungnya dan akan di bangkitkan dan diangkat ke udara melampaui telaga api, dilambangkan dengan lautan kaca, menyanyikan nyanyian Musa dan nyanyian Anak Domba yang memuji Allah dan memuliakan nama-Nya (Why. 15:2-4).

N. Di dalam Daniel 12:11-12 Seribu Dua Ratus Sembilan Puluh Hari dan Seribu Tiga Ratus Tiga Puluh lima Hari Disebutkan

Dalam Daniel 12:11-12 seribu dua ratus sembilan puluh hari dan seribu tiga ratus tiga puluh lima hari disebutkan. Seribu dua ratus sembilan puluh hari mengacu sejak dari Antikristus menghentikan kurban dan penyembahan dan memindahkannya dari mereka dengan berhala-berhala sampai akhir dia membinasakan dan mencemari Bait, yang akan menjadi seribu dua ratus enam puluh hari lamanya (Dan. 12:11; Why. 11:2-3), ditambah tiga puluh hari untuk membersihkan Bait yang dicemari. Bangsa Israel perlu tiga puluh hari untuk membersihkan pembinasaan dan pencemaran Bait itu. Seribu tiga ratus tiga puluh hari, adalah lima puluh lima hari lebih dari pada seribu dua ratus sembilan puluh hari, yang mana lima puluh lima hari adalah untuk mempersiapkan pelayanan imam untuk persembahan dan kurban, sehingga berkat persembahan dan kurban bangsa Israel dapat dipulihkan kembali. Daniel 12:2 berkata, "Berbahagialah orang yang tetap menantikan dan mencapai seribu tiga ratus tiga puluh lima hari." Yoel 2:14 berkata, "Siapa tahu, ia mungkin berbalik dan menyesal, dan di tinggalkannya berkat, menjadi kurban sajian dan kurban curahan bagi Yehova Allah-mu" (ASV). Menurut ayat ini, berkat adalah persembahan-persembahan. Berdasarkan ayat ini dapat berkata bahwa lima puluh lima hari adalah untuk mempersiapkan pelayanan imam untuk melanjutkan persembahan dan kurban-kurban yang adalah selalu menjadi berkat besar bagi bangsa Israel.