SEJARAH MENGENAI DAUD (15)
DIMAHKOTAI OLEH RAKYAT UNTUK MENJADI RAJA
BAGI KERAJAAN ALLAH DI BUMI
2 SAMUEL 2—24
(9)
PENGHUKUMAN ALLAH ATAS DAUD
2 SAMUEL 12:15b—20:26
(3)
Pembacaan Alkitab: 2Sam. 19:8b—20:26
Dalam berita ini kita akan membahas 19:8b—20:26.
X. KETENTUAN DAMAI DALAM KERAJAAN DAUD SETELAH PEMBERONTAKAN ABSALOM
Dua Samuel 19:8b-43 menggambarkan ketentuan damai dalam kerajaan Daud setelah pemberontakan Absalom.
A. Rakyat Meminta Daud Kembali untuk Menjabat Raja
Dalam ayat 8b sampai 15 kita memiliki permintaan rakyat agar Daud kembali untuk menjabat raja.
1. Perdebatan Rakyat Menghasilkan Daud Kembali
Perdebatan rakyat di seluruh suku, dan perdebatannya menghasilkan Daud kembali kepada jabatan rajanya (ay. 8b-10).
2. Daud Meminta Imam Besar dan Panglima Pasukannya
David meminta imam besar dan panglima pasukannya untuk membujuk orang Yehuda untuk membawa Raja Daud kembali keistananya (ay. 11-15). Dia memberi kabar kepada Zadok and Abyatar, katanya, ‘‘Mengapa kamu menjadi yang terakhir untuk membawa raja kembali ke istananya? Sebab perkataan seluruh Israel telah sampai kepada raja. Kamulah saudara-saudaraku, kamulah darah dagingku; mengapa kamu menjadi yang terakhir untuk membawa raja kembali?” (ay. 11-12).
B. Sementara Mengampuni Simei
Ayat 16 sampai 23 memperhatikan pengampunan Simei yang sementara.
1. Penyesalan Simei dan Menyambut Daud
Pertama, kita memiliki pertobatan Simei dan sambutan Daud (ay. 16-20). Simei berkata kepada raja, ‘‘Janganlah kiranya tuan tetap memandang aku bersalah, dan janganlah kiranya tuanku mengingat kesalahan yang dilakukan hambamu ini pada hari tuanku raja keluar dari Yerusalem; janganlah kiranya raja memperhatikannya lagi. Sebab hambamu ini tahu bahwa hamba telah berbuat dosa; dan lihatlah, pada hari ini akulah yang pertama-tama datang dari seluruh keturunan Yusuf untuk menyongsong tuanku raja” (ay. 19-20).
2. Hukuman Mati atas Simei oleh Abisai Panglima Daud dan Pengampunan Sementara Daud atas Simei untuk Memulihkan Jabatan Rajanya
Abisai panglima Daud menyatakan Simei harus dihukum mati sebab mengutuk yang diurapi TUHAN (ay. 21). Tetapi Daud berkata kepada Abisai, ‘‘Masakah pada hari ini seorang Israel dihukum mati di Israel! Sebab bukankah aku tahu, bahwa aku pada hari ini adalah raja atas Israel? (ay. 22). Kemudian raja bersumpah kepada Simei bahwa dia tidak akan mati (ay. 23).
C. Kelemahlembutan dan Keadilan Daud Mengatur Mefiboset
Dalam ayat 24 sampai 30 kita melihat kelemahlembutan dan keadilan Daud mengatur Mefiboset. Setelah Mefiboset berusaha mempertahankan nama baik, Daud berkata bahwa Mefiboset adan Ziba, hambanya, akan berbagi tanah.
D. Daud Mengupahi Barzilai
Dalam ayat 31 sampai 39 ada catatan Daud mengupahi Barzilai.
1. Barzilai Menyediakan Makanan untuk Daud dan Mengantar Daud
Barzilai, seorang yang sangat agung, menyediakan makanan untuk Daud dan mengantarnya di seberang sungai Yordan pada jalan kembali ke istananya (ay. 31-32).
2. Daud Mengajak Barzilai Pergi Bersamanya
Daud mengajak Barzilai pergi bersamanya dan menjanjikan untuk merawat dia di usia tuanya di Yerusalem, tetapi Barzilai mengembalikan upah Daud dari dirinya kepada anaknya, Kimham (ay. 33-39). Dalam mengulangi permintaan Barzilai, Daud berkata, ‘‘Baiklah Kimhan ikut dengan aku; aku akan berbuat kepadanya apa yang kaupandang baik, dam segala yang kaukehendaki dari padanya akan kulakukan untukmu” (ay. 38).
E. Keluhan Israel atas Yehuda dalam Membawa Kembali Daud untuk Menjabat Raja
1. Tuntutan Israel
Orang Israel bertanya kepada Daud mengapa orang Yehuda menculik dia dan membawa dia dan keluarganya menyeberangi sungai Yordan dengan semua orang Daud (ay. 41). Israel juga menuntut bahwa mereka sepuluh kali berhak atas raja melebihi orang Yehuda (ay. 43a).
2. Tuntutan Yehuda
Yehuda menuntut lebih berhak bahwa Daud adalah kerabat dekat mereka dan mereka tidak makan dari biaya Daud dan bahwa Daud tidak memberi mereka pemberian (ay. 42, 43b). Tuntutan Israel dan Yehuda memperlihatkan bahwa seluruh bangsa dengan hangat menyambut Daud dalam kembalinya kepada jabatan rajanya.
XI. PEMBERONTAKAN SEBA
Dua Samuel 20:1-22 memperhatikan pemberontakan Seba.
A. Seba, Seorang Dursila, Orang Benyamin, Meniup Sangkakala
Seba, seorang dursila (2Kor. 6:15), orang Benyamin, meniup sangkakala dan berkata, ‘‘Kita tidak memperoleh bagian daripada Daud, / Kita tidak memperoleh warisan dari anak Isai itu. / Masing-masing ke kemahnya, hai orang Israel!’’ (2Sam. 20:1).
B. Semua Orang Israel Meninggalkan Daud dan Mengikuti Seba
Semua orang Israel meninggalkan Daud dan mengikuti Seba, tetapi orang Yehuda tetap terpaut kepada rajanya, mengikuti dari Yordan sampai Yerusalem (ay. 2).
C. Daud Mengurung Sepuluh Gundik yang Dicemari oleh Anaknya Absalom
Daud mengurung sepuluh gundik yang dicemari oleh anaknya, Absalom sampai hari kematiannya (ay. 3).
D. Perintah Daud kepada Amasa
Daud memerntahkan Amasa untuk memanggil orang Yehuda kepada Daud dalam tiga hari (ay. 4). Amasa pergi memanggil orang Yehuda, tetapi dia terlambat melewati waktu yang Daud tetapkan kepada dia (ay. 5).
E. Perintah Daud kepada Abisai untuk Mengejar Seba
Dalam ayat 6 sampai 22 kita memiliki perintah Daud kepada Abisai untuk mengejar Seba. Daud memberi tahu Abisai bahwa Seba akan melakukan yang lebi membahayakan dibandingkan Absalom (ay. 6).
1. Orang-orang Yoab Menyusul Abisai
Orang-orang Yoab menyusul Abisai, bersama orang Kreti, prang Pleti, dan semua pahlawan, mengejar Seba (ay. 7).
2. Yoab Membunuh Amasa
Ayat 8 sampai 13 membicarakan Yoab membunuh Amasa. Amasa datang menemui Yoab dan pengikutnya, dan Yoab menikam pada perutnya dengan pedang dan menumpahkan isi perutnya ke tanah (ay. 8-10a). Kemudian semua orang kembali mengikuti Yoab dan saudaranya, Abisa untuk mengejar Seba si pemberontak (ay. 10b-13).
3. Seba Melintasi Semua Daerah Suku Israel
Seba melintasi semua daerah suku Israel, dan orang berkumpul dan mengikuti dia (ay. 14).
4. Yoab Pergi untuk Mengepung Seba
Yoab pergi untuk mengepung Seba di Abel-Bet-Maakha, meruntuhkan tembok kota (ay 15). Seorang perempuan bijaksana mempersilahkan Yoab untuk membunuh Seba, dan Seba dibunuh (ay. 16-22a). Yoab meniup Sangkakala untuk membubarkan rakyat dari kota dan kembali ke Yerusalem kepada raja Daud (ay. 22b).
XII. PENGOKOHAN KEMBALI KERAJAAN DAUD
Ayat 23 sampai 26 menggambarkan pengokohan kembali kerajaan Daud. Yoab memerintah seluruh pasukan Israel (ay. 23a); Benaya anak Yoyada memerintah atas orang Kreti dan Pleti (ay. 23b); dan Adoram memerintah atas orang rodi (ay. 24a). Josafat anak Ahilud menjadi bendahara (ay. 24b); Seya menjadi panitera (ay. 25a); Zadok and Abyatar menjadi imam besar (ay. 25b); dan Ira orang Yair menjadi penasihat Daud (ay. 26).