SEJARAH MENGENAI DAUD (2)
DIANIAYA DAN DICOBAI OLEH SAUL
(1)
Pembacaan Alkitab: 1Sam. 18—20
Sebagaimana kita membaca Alkitab, kita tidak seharusnya menafsirkannya dengan cara yang bebas. Sesungguhnya kita perlu bimbingan dari Tuhan, dan kita juga perlu mengenal prinsip yang mengontrol. Jika tidak, kita tidak berhati-hati dalam penafisran kita. Dalam mempelajari kitab-kitab sejarah dalam Alkitab, kita perlu miskin dalam roh dan kita perlu roh yang mencari. Kita perlu berdoa, “Tuhan, ada sesuatu di sini yang saya tidak ketahui, tetapi Engkau mengetahui. Tuhan, wahyukan kepada kami makna yang terkandung dalam bagian Firman ini.” Ini seharusnya menjadi doa kita sebagai kelanjutan kita untuk membahas sejarah mengenai Daud sebagai seorang yang dipersiapkan oleh Allah untuk menjadi seorang yang menurut hati Allah.
V. YONATAN MENGASIHI DAUD
Daud dianiaya dan dicobai oleh Saul. Saul hampir-hampir adalah sumber satu-satunya dari seluruh pencobaan Daud. Dalam dicobai yaitu Allah memberi dia dalam kedaulatan-Nya, Allah mempersiapkan persediaan bagi Daud. Allah mempersiapkan Yonatan, anak Saul, yang mengasihi Daud (18:1-5).
A. Yonatan Mengasihi Daud seperti Jiwanya Sindiri
Yonatan mengasihi Daud seperti jiwanya sendiri (ay. 1b, 3b). Sementara ayahnya menganiaya Daud dan merencanakan untuk membunuh dia, anaknya sangat mengasihi Daud. Hal ini kelihatannya ada perselisihan dalam keluarga karena Daud, ayahnya yang membenci dia dan anaknya mengasihi dia. Jika Allah tidak menyediakan Yonatan dengan cara yang demikian, meragukan bahwa Daud dapat tahan dalam pencobaan di bawah Saul. Daud dapat melalui pencobaan ini terutama karena bantuan Yonatan yang diberikan kepadanya. Dari sini kita nampak bahwa ketika kita di bawah pencobaan Allah, Allah tahu bahwa kita perlu beberapa persediaan. Di satu pihak, kita dicobai; di pihak lain, kita memiliki persediaan Allah untuk mendukung kita dan menopang kita dalam pencobaan ini.
B. Dia dan Daud Membuat Satu Perjanjian
Yonatan dan Daud membuat satu perjanjian, sesuatu untuk menjaga dan digenapi pada akhirnya (ay. 3a).
C. Memberikan Jubah, Baju Perang, Pedang, Panah, dan Ikat Pinggangnya kepada Daud
Agar memperlengkapi Daud, Yonatan memberikan jubah perang, pedang, panah, dan ikat pinggang (ay. 4).
D. Saul Membawa Daud dan Menjaga Dia dari Rumah Ayahnya
Saul membawa Daud dan tak membiarkan dia kembali kepada rumah ayahnya (ay. 2). Inilah kelanjutan yang menunjukkan bahwa Allah telah mempersiapkan segala dengan terperinci mengenai sekeliling Daud.
E. Daul Berhasil dalam Setiap Tugas yang Saul Perintahkan Kepadanya
Daud berhasil dalam setiap tugas yang Saul perintahkan kepadanya (ay. 5a).Kesuksesan Daud yang tersembunyi adalah hikmatnya. Bahkan sebagai seorang pemuda, dia berperilaku dengan cara sangat bijaksana. Sebagai contoh, ketika saudara tuanya mengutuk dia untuk datang ke perkemahan orang Israel, dia meminta saudaranya, “Apa yang telah kuperbuat?” (17:29). Dia menyadari bahwa ada penyebab dari Allah dan bahwa Allah telah mempersiapkan dia dan mengutus dia. Allah secara berdaulat meletakkan dia di padang untuk menjaga domba, dan Allah menggunakan penyerangan singa dan beruang untuk melatih, mempersiapkan, dan memperlengkapi dia untuk membunuh Goliat. Daud juga sangat berpengalaman dalam berbicara dan dalam menghadapi orang. Masa mudanya penuh pengalaman yang adalah dasar jaminannya dalam hubungan dengan Goliat. Hal ini hal yang bermakna bagi seorang yang berusia belasan tahun untuk membunuh seekor singa atau beruang. Sebagai seorang muda Daud mendapat pengalaman ini. Karena itu, dia tidak takut kepada Goliat.
F. Saul Mengangkat Daud Mengepalai Para Prajurit
Karena Daud bertindak dengan bijaksana, Saul mengangkat dia mengepalai para perajurit, dan hal ini baik di pandangan seluruh rakyat dan juga di pandangan hamba-hamba Saul (18:5b). Apapun yang Saul lakukan kepada Daud menjadi satu kesempatan yang baik bagi Daud disenangi orang.
VI. KEDENGKIAN SAUL ATAS DAUD
Dalam 18:6-9 kita nampak kedengkian Saul atas Daud.
A. Daud Kembali dari Mengalahkan Orang Filistin
Saul menjadi sangat dengki kepada Daud setelah Daud kembali dari mengalahkan orang Filistin (ay. 6a).
B. Perempuan-perempuan Menyambut dan Memuji
Daud kembali dari pengalahkan orang Filistin, perempuan-perempuan keluar dari seluruh kota Israel untuk menemui Saul dan mereka berkata, “Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa” (ay. 7). Ketika Saul mendengar pujian ini, dia sakit hati dan berkata, “Kepada Daud diperhitungkan mereka berlaksa-laksa, tetapi kepadaku diperhitungkan beribu-ribu, akhir-akhirnya jabatan raja itupun jatuh kepadanya. Sejak hari itu maka Saul selalu mendengki Daud” (ay. 8-9). Saul marah dan mendengki Daud.
Ada banyak “Saul” dalam kehidupan gereja hari ini. Kita mungkin dengki ketika orang lain diakui tetapi kita tidak. Sebagai contoh, mengira bagi nikmat kalian dalam sidang baik dan yang mendengarkan mengatakan amin. Kemudian seorang yang lain bagi nikmat, dan dia menerima banyak amin. Kamu mungkin berkata kepada diri sendiri, “Mengapa begitu banyak kata amin kepada dia dan sangat sedikit kepadaku? Jika kalian berkata ini, kalian adalah Saul hari ini.
Mari kita mengambil ilustrasi lain dari Saul-Saul dalam kehidupan gereja perkara menunjuk para penatua. Dalam menunjuk para penatua kita harus kuning
VII. PEMIKIRAN SAUL UNTUK MEMBUNUH DAUD
Dalam 1Samuel 18:10—20:42 kita memiliki pemikiran Saul untuk membunuh Daud. Saul beranjak dari kedengkian kepada Daud untuk merencanakan bagaimana dia dapat membunuhnya tanpa merusak namanya sendiri.
A. Berusaha untuk Membunuh Daud melalui Melempar Dia dengan Tombak sampai Menancap ke Dinding
Saul berusaha untuk membunuh Daud untuk menancapkan dia ketembok dengan tombak (18:10-11a). Ketika Saul mencoba membunuh dia, Daud tidak berniat untuk membalas. Dia hanya melarikan diri (ay. 11b). Saul takut kepada Daud, selama TUHAN menyertai Daud dan telah meninggalkan Saul (ay. 12). Jika Saul belajar mengenal daging, dia akan menyembah Tuhan untuk memilih Daud. Dia akan menyadari bahwa Tuhan berdaulat dan bahwa Dia, bukan Saul, seharusnya menjadi pemula.
Saul digantikan Daud sejak bersama dia dan menjadikan dia panglima seribu orang (ay. 13). Dalam semua kampanyenya Daud bertindak dengan bijaksana, dan TUHAN menyertai dia. Ketika Saul melihat bahwa Daud bertindak dengan bijaksana, dia segan kepadanya (ay. 15). Seluruh orang Israel dan Yehuda mengasihi Daud (ay. 16).
B. Merencanakan untuk Mengakibatkan Daud Dibunuh oleh Orang Filistin
Saul merencanakan untuk mengakibatkan Daud dibunuh oleh orang Filistin (ay. 17-30). Rencana Saul memberikan anak perempuannya yang paling besar, Merab, kepada Daud sebagai istri; namun, Saul tidak menjaga perkataannya (ay. 17-19). Ketika Saul mendengar bahwa anak perempuanya yang lain, Mikhal, mengasihi Daud, Saul merencanakan memberikannya kepada Daud sebagai istrinya sehingga dia dapat menjadi jerat baginya (ay. 21). Saul memberikan Mikhal kepada Daud adal
C. Memutuskan untuk Membunuh Daud
Saul tidak saja merencanakan agar Daud dibunuh tetapi memutuskan untuk membunuh dia (19:1-7). Dia memberi tahu Yonatan anaknya dan seluruh hambanya untuk membunuh Daud.
1. Yonatan Melindungi Daud karena Dia sangat Suka kepada Daud
Karena dia sangat suka kepada Daud, Yonatan melindungi dia (ay, 1b-3). Yonatan mengabari Daud bahwa ayahnya mencari untuk membunuh dia. Juga, Yonatan berjanji kepada Daud bahwa dia akan membicarakan tentang dia kepada Saul dan kemudian memberi tahu Daud segala sesuatu yang dia dengar.
2. Yonatan Menenangkan Saul
Yonatan menenangkan Saul mengenai Daud sehubungan dengan seluruh perbuatan Daud yang ajaib yang telah dikerjakan bagi Saul dan bagi seluruh orang Israel (ay. 4-5). Akibatnya, Saul ditenangkan tidak membunuh Daud, dan Daud bekerja di hadapan Saul seperti dahulu (ay. 6-7).
D. Merencanakan untuk Membunuh Daud
Saul tenang sejangka waktu saja, dia merencanakan kembali untuk membunuh Daud (ay. 8-24; cf. Mzm. 59).
1. Melalui Mencoba Menancapkan Daud ke Tembok
Saul mencoba untuk menancapkan Daud ke tembok ketika Daud sedang memainkan kecapi bagi Saul ketika Saul diganggu roh jahat dari Allah (ay. 9-10a). Banyak pembaca kitab ini direpotkan oleh fakta bahwa roh jahat dari TUHAN hinggap atas Saul. Mereka mungkin heran bagaimana hal sedemikian dapat terjadi. Dalam perkara sedemikian ini, kita perlu menyadari bahwa Allah adalah berdaulat dan segala sesuatu di bawah Dia dan segala sesuatu bagi Dia untuk melaksanakan rencana kekal-Nya.
2. Daud Melarikan Diri dari Saul dengan Bantuan IstriNya Mikhal, Anak Perempuan Saul
Daud melarikan diri dari Saul dengan bantuan istrinya Mikhal, anak perempuan Saul (ay. 10b-17). Satu-satunya yang kepada siapa Saul berpikir akan menjadikan jerat bagi Daud malah menjadi pembantu dia.
3. Daud Melarikan Diri dan Datang kepada Samuel di Rama
Daud melarikan diri dan datang kepada Samuel di Rama (ay. 18-24). Dalam melakukan ini Daud pergi ke sumber yang tepat untuk menerima penghiburan. Saul mengutus utusan tiga kali untuk menangkap Daud, dan setiap kali Roh Allah hingga ke para utusan itu dan menyebabkan mereka bernubuat (ay. 19-21). Kemudian Saul sendiri pergi ke Rama, dan Roh Allah hingga ke atas dia sebagai akibatnya dia bernubuat, bahkan menanggalkan pakaiannya dan bernubuat di hadapan Samuel, ia rebah terhantar sehari-harian dan semalam-malaman (ay. 22-24).
E. Pertolongan Yonatan kepada Daud
Pasal dua puluh menggambarkan bantuan Yonatan kepada Daud. Daud memohon Yonatan untuk menyelamatkan dia (ay. 1-10), dan Yonatan membantu Daud untuk melarikan diri dari Saul (ay. 11-41a). Akhirnya, Daud dan Yonatan meninggalkan dari setiap orang dalam perjanjian kasih (ay. 41b-42a), dan Daud melarikan diri dari Saul (ay. 42b). Inilah semua yang dapat Daud lakukan.