← Daftar isi Kaum Muda bagi Pembangunan Gereja Pola-pola Kita untuk Membangun Gereja · bab 14/24

PEMBANGUNAN LANGSUNG TUBUH KRISTUS OLEH KAUM SALEH YANG DISEMPURNAKAN

Pembacaan Alkitab: Ef. 4:12-13, 15-16; 2 Kor. 4:1; 3:8-9; Rm. 5:18b; Yud. 3b; Ef. 2:15b; 4:24; 4:13.

Garis Besar

I. Mau dan siap untuk disempurnakan

II. Kaum saleh disempurnakan oleh karunia-karunia yang menyempurnakan dengan suplai hayat sebagai perawatan bagi pertumbuhan di dalam hayat

III. Bagi pekerjaan ministri itu—bagi pembangunan Tubuh Kristus

IV. Sampai kita (orang-orang yang berkarunia dan kaum saleh) semuanya tiba pada

A. Keesaan iman dan pengetahuan yang penuh tentang Anak Allah

B. Seorang manusia yang bertumbuh secara penuh dan matang

C. Ukuran dari tingkat kepenuhan Kristus

Kita telah melihat bahwa kehendak Allah adalah untuk memberikan orang-orang yang berkarunia—para rasul, nabi, pemberita Injil, gembala, dan pengajar—untuk menyempurnakan kaum saleh sehingga semua kaum saleh dapat berpartisipasi di dalam pekerjaan pembangunan Tubuh Kristus. Orang-orang berkarunia ini menyempurnakan kaum saleh agar menjadi seperti mereka. Ini adalah mirip dengan para profesor di dalam sebuah institut keguruan yang menyempurnakan murid-muridnya untuk menjadi pengajar-pengajar seperti mereka. Sebuah gereja lokal mungkin seperti sebuah institut keguruan, dan orang-orang yang berkarunia adalah seperti para profesor yang mengajar pelajaran-pelajaran yang berbeda. Mereka menyempurnakan kaum saleh untuk menjadi seperti mereka—para rasul, nabi, pemberita Injil, gembala, dan pengajar. Kaum saleh yang disempurnakan dengan karunia-karunia menghasilkan sebuah gereja lokal.

I. MAU DAN SIAP UNTUK DISEMPURNAKAN

Tuhan mendambakan semua kaum saleh disempurnakan (Ef. 4:13), tetapi Alkitab menunjukkan kepada kita bahwa Tuhan memanggil para pemenang. Di dalam tujuh surat rasul kepada tujuh gereja di dalam Wahyu 2 dan 3, Tuhan meniupkan sangkakala bagi para pemenang. Panggilan-Nya bagi para pemenang menunjukkan bahwa tidak semua kaum saleh akan disempurnakan. Hanya beberapa dari mereka yang akan disempurnakan. Mereka yang mau disempurnakan akan menjadi para pemenang. Para pemenang ini pada akhirnya akan menyusun mempelai perempuan dari Kristus, dan mempelai perempuan ini akan menjadi pasukan perang, mengikuti Kristus untuk berperang melawan dan mengalahkan Antikristus (Why. 19:11-12). Menurut Wahyu 17:14 pasukan para pemenang yang mengikuti Anak Domba adalah "dipanggil dan dipilih dan setia." Pemilihan Bapa pada kekekalan lampau adalah untuk keselamatan, tetapi pemilihan pemilihan di dalam Wahyu 17 pada akhir zaman ini adalah untuk para pemenang. Terima kasih pada Allah bahwa kita telah dipilih oleh-Nya di dalam kekekalan bagi keselamatan, tetapi sekarang kita di bawah ujian untuk dibuktikan. Jika kita setia mengikuti pengajaran Perjanjian Baru untuk mengejar pelajaran, lulus ujian untuk dibuktikan, kita akan dipilih untuk menjadi para pemenang yang menyusun pasukan dan mempelai perempuan Kristus. Pasukan dibentuk di dalam Wahyu 17. Orang-orang yang dipilih ini menyusun sepasukan yang siap untuk berperang. Kemudian para pemenang yang dipilih yang siap berperang ini akan menjadi mempelai perempuan di dalam Wahyu 19 untuk menghadiri pesta pernikahan Anak Domba (ayat 7-9). Sesudah pesta pernikahan, antikristus akan berperang secara langsung melawan Kristus yang turun. Kristus akan melawannya dengan mempelai perempuan-Nya, yang adalah pasukan terpilih.

Saya sangat memperhatikan beberapa kaum saleh karena mereka masih belum mau atau siap untuk disempurnakan. Di bawah rahmat Tuhan dan di bawah penudungan darah-Nya, saya akan bertanya kepada kamu ketika kamu membaca buku ini—apakah kamu mau dan siap untuk disempurnakan? Jika kamu tidak mau dan tidak siap, kamu akan membuat dirimu sendiri gagal. Pintu terbuka bagi setiap orang untuk disempurnakan. Saya mengharapkan kita semua memiliki sebuah telinga yang terbuka untuk mendengarkan panggilan Tuhan. Setiap orang yang senang dengan situasi hidup gereja hari ini adalah tidak siap untuk disempurnakan, untuk pergi bersama dengan Tuhan. Ini berarti bahwa mereka di dalam situasi yang beresiko untuk menjadi gagal. Di dalam hari-hari ini, saya percaya bahwa Tuhan telah memberikan saya sebuah visi dengan sebuah beban bagi gereja-gereja-Nya, pemulihan-Nya. Situasi kita hari ini bukanlah sesuatu yang dengannya kita seharusnya puas. Kita seharusnya merasa sedih untuk situasi kita hari ini. Pemulihan telah berada di Amerika Serikat selama dua puluh lima tahun. Selama jangka waktu ini, kita mungkin telah mendengar beberapa berita, tetapi situasi kita belum terangkat pada sebuah tingkat yang dengannya kita dapat puas. Kita harus menyadari bahwa kita jauh dari tujuan. Kita perlu berkata, "Tuhan, saya siap dan mau disempurnakan oleh Kamu. Saya akan mengambil perkataan yang menyempurnakan melalui orang-orang-Mu yang berkarunia."

Seluruh anggota Tubuh Kristus adalah bagian-bagian dari satu organisme. Betapa istimewa, betapa rahmat, dan betapa kasih karunia yang mencukupi sehingga kita sekarang di dalam satu organisme Allah Tritunggal! Sebagai anggota-anggota yang hidup dari organisme ini, kita perlu penyempurnaan yang organik. Kita perlu disempurnakan untuk mengerjakan apa yang para rasul, nabi, pemberita Injil, gembala, dan pengajar lakukan. Kita harus disempurnakan sehingga keseluruhan Tubuh Kristus berfungsi di dalam cara yang sama dengan anggota-anggota berkarunia lakukan.

Terdapat sangat banyak harapan bahwa kita dapat disempurnakan untuk mengerjakan apa yang anggota-anggota berkarunia lakukan. Di dalam sebuah gereja lokal, beberapa orang dapat mengerjakan pekerjaan para rasul untuk memberitakan Injil, mengajar kebenaran, mendirikan gereja-gereja, dan menetapkan penatua-penatua. Tuhan memerlukan beberapa rasul, bukan hanya satu atau dua. Kehendak Allah adalah untuk menyempurnakan setiap kaum saleh untuk mengerjakan apa yang para rasul, nabi, pemberita Injil, gembala, dan pengajar lakukan. Beberapa kaum saleh akan mengerjakan pekerjaan para rasul. Beberapa akan disempurnakan untuk mengerjakan pekerjaan para nabi untuk membicarakan Allah, berbicara bagi Allah, membicarakan Allah, meministrikan Kristus kepada semua orang. Mereka akan disempurnakan bukan hanya untuk memberikan sebuah kesaksian tetapi untuk memberikan sebuah perkataan wahyu yang hidup. Beberapa kaum saleh yang bukan pemberita-pemberita injil akan disempurnakan untuk menjadi pemberita-pemberita injil. Mereka akan menjadi orang-orang yang berapi-api dan berbeban untuk pemberitaan injil. Mereka akan memiliki kemampuan dan pengetahuan untuk berbicara kepada orang-orang mengenai dosa, kejatuhan manusia, kasih Allah, persona Kristus, penebusan, pengampunan dan kelahiran kembali. Kemudian tidak akan diperlukan lagi bagi kaum saleh untuk membawa sasaran-sasaran injil kepada seorang yang berkarunia karena kaum saleh akan telah disempurnakan untuk mengerjakan pekerjaan seorang pemberita Injil. Beberapa kaum saleh juga perlu disempurnakan untuk menjadi gembala. Hari ini sangat sedikit orang-orang yang kita baptis berada di bawah perawatan yang tepat karena kekurangan penggembalaan. Ini adalah mengapa kita kehilangan banyak orang yang telah kita baptis. Tetapi jika kaum saleh disempurnakan untuk menjadi gembala-gembala, setiap orang yang dibaptis akan menjadi seorang ibu yang mengasuh dan merawat (1 Tes. 2:7). Dengan segera setelah kaum beriman baru dibaptis, kaum saleh akan mengambil beban untuk merawat mereka. Mereka akan merawat orang-orang baru seperti mereka merawat bayi-bayi baru, mengasuh dan merawat mereka.

Kaum saleh di dalam sebuah gereja lokal harus disempurnakan untuk mengerjakan pekerjaan yang sama seperti para rasul, nabi, pemberita injil, gembala, dan pengajar lakukan. Karena situasinya tidak seperti hari ini, kita harus berusaha keras dan bergumul dengan berperang. Terdapat beberapa perlawanan sehingga kita harus berperang. Kita semuanya seharusnya berdoa, "Tuhan, buatlah saya mau dan siap untuk disempurnakan. Saya akan menerima penyempurnaan dari para rasul, nabi, pemberita injil, gembala, dan pengajar. Saya tidak puas dengan situasiku hari ini." Ini adalah persekutuan pribadi saya dengan kamu semua. Saya harap bahwa kamu mau dan menerima persekutuan saya.

II. KAUM SALEH DISEMPURNAKAN OLEH KARUNIA-KARUNIA YANG MENYEMPURNAKAN DENGAN SUPLAI HAYAT SEBAGAI PERAWATAN BAGI PERTUMBUHAN DI DALAM HAYAT

Kaum saleh disempurnakan oleh karunia-karunia yang menyempurnakan dengan suplai hayat sebagai perawatan bagi pertumbuhan di dalam hayat. Ibu-ibu yang benar memberi makan bayi-bayi mereka makanan yang bergizi. Kita harus menyempurnakan kaum saleh dengan beberapa suplai makanan yang solid sehingga mereka dapat dirawat. Suplai makanan ini sebenarnya adalah suplai hayat. Diri Kristus sendiri bukan hanya hayat kita tetapi juga suplai hayat kita. Orang-orang yang berkarunia harus menyempurnakan kaum saleh sehingga mereka tahu bagaimana meministrikan Kristus sebagai hayat kepada orang-orang berdosa dan kemudian tahu bagaimana meministrikan hayat untuk menyuplai orang-orang yang diselamatkan. Orang-orang yang berkarunia membantu kaum saleh dengan memberi makan mereka dengan makanan yang solid. Orang-orang yang berkarunia bukan hanya mengajar orang-orang, tetapi memberi makan orang-orang.

Orang-orang berkarunia memperlengkaspi kaum saleh, bukan hanya dengan pengajaran Alkitab, tetapi dengan merawat mereka. Pengajaran Alkitab telah berjalan selama berabad-abad dengan sangat sedikit anak-anak Tuhan yang disempurnakan. Apa yang diperlukan hari ini adalah perawatan Kristus. Jangan memberitahu orang-orang apa yang benar dan apa yang salah. Bahkan jika sesuatu adalah benar, itu tidak berarti apapun di pandangan Allah. Hanya hayat yang berati sesuatu. Hanya hayat yang dihitung. Kaum saleh perlu disempurnakan bukan oleh sesuatu, tetapi dengan sesuatu, yaitu, dengan hayat Allah, dengan Kristus yang dinikmati orang-orang berkarunia. Ini adalah apa yang merawat kaum saleh untuk menyempurnakan mereka.

III. BAGI PEKERJAAN MINISTRI ITU—BAGI PEMBANGUNAN TUBUH KRISTUS

Efesus 4:12 berkata bahwa orang-orang berkarunia adalah "untuk menyempurnakan orang-orang kudus bagi pekerjaan ministri itu, bagi pembangunan Tubuh Kristus." Menurut konstruksi gramatikal, pekerjaan ministri itu adalah pembangunan Tubuh Kristus. Penyempurnaan itu adalah bagi pekerjaan ministri itu, yang adalah pembangunan Tubuh Kristus. Kata "bagi" dalam bahasa Yunani di dalam Efesus 4:12 berarti dengan pandangan kepada, bagi tujuan, menghasilkan. Menyempurnakan kaum saleh adalah mengingat pekerjaan ministri, yang adalah minsitri yang unik di dalam Perjanjian Baru. Ribuan kaum beriman mungkin mengerjakan pekerjaan dari ribuan bagian, tetapi setiap bagian seharusnya bagi pekerjaan yang unik dari ministri yang unik untuk membangun Tubuh Kristus. Paulus menunjukkan pada pembangunan Tubuh Kristus, bukan pada pembangunan gereja. Penekanan Paulus bukan atas pembangunan sebagai suatu kumpulan tetapi atas pembangunan Tubuh sebagai sebuah organisme. Kaum saleh yang disempurnakan bagi pekerjaan ministri bagi pembangunan Tubuh Kristus sebagai sebuah organisme. Ministri Perjanjian Baru membangun sebuah organisme bukan sebuah organisasi.

Seluruh anggota Tubuh Kristus yang mengerjakan pekerjaan ministri itu berpartisipasi di dalam ministri yang unik dari ekonomi Perjanjian Baru Allah (2 Kor. 4:1; 3:8-9). Ministri yang unik ini adalah ministri Roh itu, yang memberikan hayat (2 Kor. 3:8). Ministri yang unik dari Perjanjian Lama adalah ministri kematian sebab ministrinya adalah ministri hukum taurat yang menghakimi dan membunuh kita (2 Kor. 3:7a, 9a). Tetapi ministri yang unik dari Perjanjian Baru semuanya adalah sebuah ministri pemberi-hayat, yang organik. Ministri ini adalah ministri kebenaran, yang membawa masuk pembenaran bagi hayat (2 Kor. 3:9; Rm. 5:18b). Ministri hukum taurat adalah ministri penghakiman bagi kematian, sedangkan ministri iman, Perjanjian Baru, adalah ministri pembenaran bagi hayat, jadi kesemuanya adalah organik. Pekerjaan ministri itu membangun Tubuh Kristus secara langsung oleh kaum saleh yang telah disempurnakan di dalam pertumbuhan di dalam hayat (Ef. 4:15-16). Kaum saleh bertumbuh dengan dirawat, dan pertumbuhan ini adalah pembangunan.

IV. SAMPAI KITA (ORANG-ORANG YANG BERKARUNIA DAN KAUM SALEH) SELURUHNYA TIBA PADA

Kaum saleh disempurnakan basgi pekerjaan ministri itu, pembangunan Tubuh Kristus, sampasi kita (orang-orang yang berkarunia dan kaum saleh) seluruhnya tiba pada keesaan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, pada kedewasaan penuh, pada ukuran tingkat kepenuhan Kristus. Pembangunan Tubuh adalah sebuah perihal yang berkelanjutan. Kita di bawah proses pembangunan dan kita berada di atas jalan pembangunan sampai kita tiba pada keesaan yang praktis.

A. Keesaan Iman dan Pengetahuan yang Penuh tentang Anak Allah

Kita perlu tiba pada keesaan imasn dan pengetahuan yang penuh tentang Anak Allah. Iman mengacu kepada pekerjaan penebusan Kristus yang penuh sebagai obyek kepercayaan kita (Yud. 3b). Ministri Perjanjian Lama adalah ministri hukum taurat, sedangkan ministri Perjanjian Baru adalah ministri iman. Hukum taurat adalah inti dari semua pengajaran di dalam Perjanjian Lama. Ketika Perjanjian Baru datang, iman menggantikan hukum taurat. Seluruh pengajaran Perjanjian Baru dipusatkan pada iman. Galatia 3 memberitahu kita bahwa hukum terdapat di dalam Perjanjian Lama tetapi iman datang (ayat 23-25). Sekarang kita tidak berada di bawah hukum taurat tetapi di dalam iman. Seperti hukum taurat adalah inti dan realitas Perjanjian Lama, demikian juga iman dan inti dan realitas dari Perjanjian Baru.

Iman menyatakan seluruh pengajaran Perjanjian Baru. Catatan Perjanjian baru adalah sebuah catatan mengenai pekerjaan penebusan Kristus yang penuh. Perjanjian Baru dimulai dengan inkarnas Kristus dan dilanjutkan dengan kematian, kebangkitan, dan kedatangan-Nya yang kedua kali. Kematian dan kebangkitan-Nya dengan kedatangan-Nya yang kedua kali menghasilkan Yerusalem Baru, yang adalah perampungan ultima gereja. Kita percaya ke dalam pekerjaan penebusan Kristus yang penuh yang dicatat di dalam seluruh Perjanjian Baru. Pekerjaan penebusan yang penuh ini adalah dari Kristus sebagai seorang person.

Kita perlu tiba pada keesaan iman dan pengetahuan yang penuh tentang Anak Allah, yang pengetahuan yang penuh tentang persona Kristus. Persona Kristus sangat ajaib dan almuhit. Persona ini adalah perwujudan Allah Tritunggal dan manusia yang sempurna, diubah dan tiga bagian. Dia juga adalah Allah Tritunggal yang telah terproses sebagai Roh yang almuhit, majemuk, pemberi-hayat, diperkuat tujuh ganda, yang berhuni. Dia adalash realitas dari segala hal positif di dalam alam semesta. Kita perlu mengenal di dalam kepenuhan persona Kristus yang almuhit.

Ketika kita tiba pada keesaan iman dan pengetahuan yang benar tentang persona yang almuhit ini, kita tidak akan peduli dengan hal-hal yang kecil. Di dalam Roma 14 Paulus sangat umum di dalam sikapnya terhadap perkara-perkara doktrinal yang tidak memperhatikan iman atau persona dari Kristus yang almuhit. Hal-hal yang seperti apakah harus menjalankan hari Sabat, dam apakah harus makan daging atau sayur-sayuran bukanlah masalah bagi Paulus. Selama seseorang percaya di dalam Kristus, Paulus menandai dia sebagai seorang saudara di dalam Kristus dan menerimanya. Ketika saya masih seorang Kristiani muda, saya sangat memperhatikan kebenaran baptisan celup yang dengan patokan itu mempengaruhi cara saya menerima kaum beriman. Bila seorang kaum beriman dipercik daripada dicelup, saya tidak terlalu mempedulikannya. Baptisan celup adalah "mainan Kristiani" pertama saya. Anak-anak suka bermain dengan main-mainan. Beberapa orang Kristen menerima kaum beriman lainnya atas dasar apakah mereka percaya mengenai kedatangan Kristus yang kedua kali dan keterangkatan. Mereka tidak menerima mereka yang memiliki pandangan yang berbeda mengenai keterangkatan. Ini adalah "mainan" yang lain yang orang Kristen suka. Berbicara secara manusia, seorang yang tua tidak suka bermain dengan mainan. Jika kita masih bermain dengan perkara-perkara doktrinal dan pelaksanaan yang kecil daripada iman dan persona Kristus, ini adalah sebuah tanda yang kuat bahwa kita masih bayi. Seorang yang dewasa tidak peduli terhadap hal-hal yang kecil. Dia hanya peduli pada pekerjaan penebusan Kristus yang penuh yang ajaib dsan persona Kristus yang almuhit.

Kita harus mempelajari aspek-aspek persona Kristus di dalam kematian-Nya di atas salib dan hal-hal yang Dia hancurkan dan singkirkan di atas salib. Kita harus mengenal Kristus sebagai perwujudan Allah Tritunggal yang telah terproses, Allah yang lengkap dan sempurna, manusia tiga bagian. Kita juga harus mengenal bagaimana Seorang yang ajaib ini sedang didispensikan ke dalam orang-orang yang dipilih dan ditebus untuk keselamatan penuh mereka dan bagi ekspresi mulia-Nya. Orang-orang yang diplih dan ditebus-Nya adalah dilahirkan kembali, mereka ditransformasi, dan pada akhirnya mereka akan dimuliakan. Perkara-perkara seperti ini seharusnya memenuhi kita dan menjadi pokok pembicaraan kita di rumah dan dengan kaum saleh. Segala sesuatu yang lain dari hal-hal ini adalah mainan-mainan yang memecah kita.

B. Seorang Manusia yang Bertumbuh secara Penuh dan Matang

Efesus 4:13 memberitahu kita bawa kita perlu tiba pada seorang manusia yang bertumbuh secara penuh dan matang. Kita semuanya perlu bertumbuh untuk mencapai tingkatan ini. Manusia yang bertumbuh secara penuh dan matang ini adalah gereja sebagai manusia baru (Ef. 2:15b; 4:24). Kita bertumbuh penuh di dalam ukuran yang penuh melalui pembangunan langsung dari semua kaum saleh yang disempurnakan di dalam pertumbuhasn hayat oleh karunia-karunia. Ini berarti bahwa pertumbuhan setiap anggota adalah sebuah bagian dari pembangunan. Pertumbuhan semua kaum saleh sebanding dengan pembangunan Tubuh.

C. Ukuran dari Tingkat Kepenuhan Kristus

Efesus 4:13 juga berkata bahwa kita perlu tiba pada ukuran dari tingkat kepenuhan Kristus. Ukuran adalah ukuran (size), dan ukuran ini adalah dari tingkat. Tingkat adalah dari kepenuhan Kristus. Kepenuhan Kristus adalah ekspresi dari Allah Tritunggal, yang adalah Tubuh Kristus (1:23). Tubuh ini memiliki sebuah tingkatan, dan tingkatan memiliki sebuah ukuran. Kita dapat tiba pada ukuran dari tingkatan dari kepenuhan Kristus oleh pertumbuhan di dalam hayat.

RINGKASAN

Kristus, Kepala Tubuh, dinubuatkan di dalam Matius 16 sehingga Dia akan membangun gereja. Tetapi Dia tidak akan membangun gereja secara langsung. Cara Dia membangun gereja adalah menawan-ulang banyak manusia dari perampasan Satan dengan kuat kuasa penyaliban dan kebangkitan-Nya. Kemudian Dia membawa manusia-manusia ini ke surga di dalam kenaikan untuk mempersembahkan mereka kepada Allah Bapa. Allah Bapa memberikan mereka kembali kepada Kristus untuk disusun sebagai karunia-karunia kepada Tubuh. Karunia-karunia ini termasuk para rasul, nabi, pemberita injil, gembala, dan pengajar. Karunia-karunia ini tidak secara langsung membangun Tubuh. Mereka diberikan kepada Tubuh untuk menyempurnakan semua kaum saleh, bukan untuk menggantikan kaum saleh. Setiap kaum saleh yang disempurnakan oleh karunia-karunia secara langsung membangun Tubuh Kristus. Karena itu, semua orang yang muda perlu mendambakan untuk disemprunakan, dilatih, dan dilengkapi oleh karunia-karunia kepada Tubuh sehingga mereka dapat berpartisipasi di dalam pekerjaan yang besar dari pembangunan Tubuh Kristus.