← Daftar isi Pemulihan Tuhan · bab 1/5

PEMULIHAN TUHAN GARIS BESAR

I. Pemulihan Tuhan adalah pemulihan kebenaran ilahi seperti yang diwahyukan dalam Kitab suci—Firman Allah yang kudus—2 Tim. 3:16.

II. Pemulihan Tuhan akan kebenaran-kebenaran adalah dari dua kategori:

A. Kategori butir utama dari ekonomi kekal Allah.

B. Kategori dari butir tambahan (minor) bagi pelaksanaan kaum beriman dan gereja.

III. Poin penting dari butir utama dalam pemulihan Tuhan:

A. Kristus yang almuhit memiliki tempat yang terutama di dalam segala sesuatu, memenuhi semua dan di dalam segala sesuatu, adalah sentralitas dan universalitas ekonomi Allah, dibagikan kepada kaum saleh sebagai penebusan, hayat, suplaihayat, dan segala sesuatu mereka agar mereka berbagian dalam kekayaan-Nya bagi kenikmatan mereka dan terkonstitusi dengan elemen ilahi-Nya agar mereka bisa menjadi anggota-anggota-Nya untuk memperhidupkan Dia dan mengekspresikan Dia.

B. Roh yang rampung, Roh Allah, Roh Kudus, tersusun dengan keilahian Kristus, keinsanian Kristus, kematian Kristus dengan keefektifannya, dan kebangkitan Kristus dengan kuasanya, untuk menjadi Roh pemberi-hayat yang berhuni sebagai realitas, realisasi, dari Kristus yang telah berinkarnasi, tersalib, dan bangkit serta perampungan ultima dari Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rampung.

C. Hayat kekal, hayat bukan ciptaan, hayat ilahi, tidak dapat dirusakkan dan tidak dapat dihancurkan, Allah Tritunggal itu sendiri—Bapa di dalam Putra sebagai Roh—menjadi hayat bagi anak-anak tebusan-Nya yang dengannya mereka dilahirkan kembali, diperbarui, ditransformasi, diserupakan dengan gambar mulia-Nya, dan dimuliakan dengan diri-Nya sebagai kemuliaan.

D. Gereja, kumpulan umat terpanggil, sebagai rumah Allah yang tersusun dari semua anak-anak-Nya dan terekspresi di dalam banyak lokalitas di bumi sebagai gereja-gereja lokal; dan sebagai Tubuh Kristus yang universal yang tersusun dengan Kristus sebagai elemen ilahinya dan terdiri dari semua kaum beriman Kristus sebagai anggota-anggota insaninya di dalam kesatuan organik dengan Kristus dalam hayat ilahi-Nya.

E. Keesaan Tubuh Kristus, keesaan dari satu Roh sebagai esens unik Tubh, dengan satu Tuhan sebagai elemen unik Tubuh dan dengan satu Bapa sebagai sumber unik Tubuh. Ini adalah keesaan dari Trinitas Ilahi—Bapa, Putra dan Roh, tidak dapat dibagi dan tidak dapat dipisahkan.

F. Tumpuan gereja—keesaan dari Tubuh Kristus yang universal terekspresi pada tumpuan setiap lokalitas dari gereja-gereja lokal yang di dalamnya mereka berada. (1993 Blending Conference Messages concerning the Lord’s Recovery and Our Present Need, pp. 11-12)