RAHASIA (KUNCI) PEKERJAAN KESELAMATAN ORGANIK ALLAH YANG DIINTENSIFKAN
GARIS BESAR
I. Tiga bagian ministri Kristus :
A. Bagian pertama, yaitu ministri-Nya di bumi, dirampungkan oleh-Nya secara yuridis dalam daging, dari inkarnasi-Nya sampai kematian-Nya.
B. Bagian kedua, yaitu ministri surgawi-Nya, dilaksanakan oleh-Nya sebagai Roh pemberi hayat secara organik dalam alam mistikal (misterius), dari kebangkitan-Nya sampai akhir milenium.
C. Bagian ketiga yaitu ministri surgawi-Nya yang diintensifkan tujuh ganda, dilaksanakan olehNya sebagai Roh pemberi hayat yang diintensifkan tujuh ganda, yang secara organik diintensifkan tujuh ganda dalam alam mistikal (mystical), dari kemerosotan gereja sampai perampungan sempurna Yerusalem Baru.
II. Rahasia (kunci) pekerjaan keselamatan organik Allah yang diintensifkan :
A. Kemerosotan gereja :
1. Pada akhir ministri Paulus, sekitar tahun 60 M:c
a. Semua kaum beriman yang di Asia berpaling dari padanya - 2 Tim. 1:15.
b. Himeneus dan Filetus berkata bahwa kebangkitan telah terjadi -2:17-18.
c. Sekerja rasul, Demas, mencintai dunia ini dan meninggalkan dia - 4:10.
d. Aleksander, tukang tembaga telah banyak berbuat kejahatan terhadap rasul dan sangat menentang ajaran rasul — ay. 14-15.
e. Pada waktu pembelaan rasul yang pertama, tidak seorang pun yang mendukungnya, tetapi semua meninggalkan dia — ay. 16.
2. Pada akhir ministri Petrus, sekitar tahun 60 M :
a. Guru-guru palsu mengajarkan ajaran-ajaran sesat yang membinasakan dan menyangkal penebusan Tuhan — 2 Ptr. 2:1.
b. Mereka meninggalkan jalan yang benar, tersesat, dan mengikuti jalan Bileam, yang suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan yang jahat — ay. 15.
c. Para pengejek mengejek, tidak percaya akan kedatangan Tuhan kembali — 3:3-4.
d. Orang-orang yang tidak memahami dan tidak teguh imannya memutarbalikkan ajaran-ajaran rasul Paulus — ay. 15-16.
3. Pada akhir ministri rasul Yohanes, sekitar tahun 90 M :
a. Banyak antikristus berdusta, menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus — 1 Yoh. 2:18, 22.
b. Banyak nabi-nabi palsu, oleh roh penyesat, tidak mengakui bahwa Kristus datang dalam daging — 4:1-2, 6.
c. Banyak penyesat sebagai antikristus ticlak mengaku bahwa Kristus datang dalam daging, mengajarkan ajaran di luar ajaran Kristus — 2 Yoh. 7, 9-11.
d. Diotrefes, ingin menjadi orang terkemuka dalam gereja, tidak menernma rasul, meleter, melontarkan kata-kata yang kasar terhadap mereka, dan mencegah orangorang yang mau menerima para saudara dan mengucilkan orang-orang itu dari gereja — 3 Yoh. 9-10.
B. Pengintensifikasian Kristus :
1. Kristus sebagai Roh pemberi hayat diintensifkan untuk menjadi tujuh Roh, Roh pemberi hayat yang diintensifkan tujuh ganda — Why. 1:4; 4:5; 5:6:
a. Roh yang diintensitkan tujuh ganda menjadi Persona kedua, inti dari Trinitas Ilahi — 1:4.
b. Roh yang diintensifkan tujuh ganda, sebagai tujuh Roh, yang adalah tujuh obor yang menyala-nyala di hadapan Allah — 4:5.
c. Roh yang diintensifkan tujuh ganda, sebagai tujuh Roh, yang adalah tujuh mata Anak Domba yang diutus ke seluruh bumi, menyelidiki dan menginfus semua gereja dan semua orang kudus dengan mata-Nya - 5:6.
2. Untuk menyelamatkan kaum beriman dari :
a. Kehidupan gereja yang formal dan kehilangan kasih yang semula kepada Tuhan, yaitu daya pancar kaki dian serta kenikmatan terhadap Kristus sebagai hayat dalam gereja di Efesus - 2:1-7.
b. Kekalahan yang mengakibatkan pengecapan kematian kedua dalam gereja di Smirna — ay. 8-11.
c. Keduniawian karena bersatu (menikah) dengan dunia serta ajaran Bileam dan Nikolaus dalam gereja di Pergamus — ay. 12-17.
d. Perzinahan, penyembahan berhala, ajar-an setan, seluk-beluk iblis dalam gereja di Tiatira — ay. 18-29.
e. Kematian rohani — mati dan sekarat — dalam gereja di Sardis — 3:1-6.
f. Kehilangan mahkota yang telah didapatkan oleh gereja di Filadelfia — ay. 7-13.
g. Suam-suam kuku dan tanpa Kristus dalam kejatuhan gereja seperti yang di lambangkan oleh gereja di Laodikia - ay. 14-22.
3. Melalui :
a. Pembicaraan Kristus yang pneumatik dan yang melepaskan hayat dengan tidak terbatas, dan juga yang diintensifkan tujuh ganda kepada ketujuh gereja pada awal setiap surat rasul yang kemudian menjadi pembicaraan Roh pemberi hayat yang almuhit dan diintensifkan tujuh ganda kepada ketujuh gereja pada akhir setiap surat rasul secara universal - 2:1, 7, 8, 11, 12, 17, 18, 29; 3:1, 6, 7, 13, 14, 22.
b. Partisipasi orang-orang kudus yang menang yang hidup dalam roh mereka yang dipikat oleh Anak Domba - 1:10; 4:2; 17:3; 21:10; 14:4.
4. Untuk :
a. Menghasilkan para pemenang untuk membangun Tubuh Kristus bagi perampungan awal Yerusalem Baru dalam zaman kerajaan (2:7) dan perampungan sempurna Yerusalem Baru dalam langit baru dan bumi baru - 21:2.
b. Persiapan lengkap mempelai perempuan Kristus, sang Mempelai laki-laki, untuk memiliki pernikahannya yang menang dalam kerajaan milenium bagi kepuasanNya menurut perkenan - Nya-19:7-9.
c. Pembentukan pasukan mempelai bagi Kristus untuk mengalahkan dan menghancurkan musuh utama-Nya dalam keinsanian, Antikristus dan nabi-nabi palsunya - ay. 11-21; 17:14.
d. Pengikatan Satan dan pencampakannya ke dalam jurang maut selama seribu tahun - 20:1-3.
e. Mendatangkan kerajaan Kristus dan Allah yang akan menjadi kerajaan milenium - ay. 4-6.
5. Hasil akhir :
a. Roh yang terampung akhir sebagai. perampungan Allah Tritunggal yang telah melalui proses menjadi Mempelai laki-laki.
b. Dan kumpulan orang-orang kudus pemenang menjadi mempelai perempuan dari kisah kasih universal,
c. Antara Allah yang menebus dengan manusia tebusan-Nya,
d. Sebagai kesimpulan seluruh Alkitab - 22:17.
III. Tambahan :
Perkataan-perkataan yang tercantum di bawah ini mengenai Roh yang majemuk, ahnuhit, pemberi hayat, dan Roh yang menghuni, juga menyingkapkan kunci keselamatan organik Allah :
A. Roh yang rampung sebagai Paraclete kedua (Penghibur), realisasi dari Kristus sebagai Paraclete yang pertama, memelihara kaum beriman khususnya dalam perkara Trinitas Ilahi menjadi unsur utama, unsur hayat dari keselamatan organik Allah - Yoh. 14:16-18.
B. Roh yang menghuni, bersatu untuk membantu kaum beriman dalam kelemahan mereka dan Dia sendiri bersyafaat dengan berkeluh kesah dalam roh kaum beriman agar segala sesuatu dapat bekerja sama untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Allah agar mereka dapat diserupakan dengan citra PutraNya sehingga Ia dapat menjadi Yang sulung di antara banyak saudara - Rm. 8:26, 28-29.
C. Kaum beriman yang bersatu dengan Tuhan dapat mengalami Tuhan sampai puncaknya, bahkan menjadi satu roh dengan Tuhan (Allah) - l Kor. 6:17.
D. Bapa menguatkan kaum beriman menurut kekayaan kemuliaan-Nya, dengan kuasa melalui Roh-Nya ke dalam manusia batin kaum beriman, agar Kristus membuat rumah-Nya di dalam hati kaum beriman sehingga mereka dapat dipenuhi sampai kepenuhan Allah Tritunggal bagi ekspresi korporat-Nya.
E. Para Rasul yang ingin mengenal Kristus dan mendapatkan Dia, mampu melakukan segala sesuatu dalam Kristus yang menguatkan dia oleh suplaian yang limpah lengkap dari Roh-Nya - Flp. 3:10a, 12; 4:13; 1:19.
Doa : Tuhan, kami menjunjung Engkau lagi. Secara esensial, Engkau adalah Yang kedua dari Trinitas, namun secara ekonomikal, Engkau pertama-tama menjadi daging, kemudian Engkau menjadi Roh pemberi hayat, dan sekarang Engkau adalah Roh yang diintensifkan tujuh ganda. Kami bersyukur kepada-Mu karena secara esensial, Engkau tidak pernah berubah. Dari kekekalan sampai kekekalan Engkau tetap sama. Kami juga bersyukur kepada-Mu karena secara ekonomikal, Engkau telah berubah. Engkau berubah dengan menjadi daging. Kemudian, sebagai Adam yang akhir di dalam daging, Engkau berubah lagi dengan menjadi Roh pemberi hayat. Sebagai Roh pemberi hayat Engkau berubah lagi, dan sekarang Engkau adalah Roh yang diintensifkan tujuh ganda. Kami memuji Engkau untuk apa yang Engkau lakukan demi merampungkan penebusan yuridis Allah. Kami memuji Engkau untuk apa yang sedang Engkau lakukan demi merampungkan keselamatan Allah secara organik dan untuk apa yang sedang Engkau lakukan dalam pengintensifikasian-Mu untuk melaksanakan Ekonomi Allah. Betapa kami menyembah Engkau! Tuhan, kami memohon agar Engkau mengajar kami tentang segala. perkara ini. Kami percaya bahwa ini adalah teologi-Mu yang lengkap dan sempurna. Tuhan, selamatkanlah umat-Mu sehingga mereka dapat ditransformasi dan menjadi bahan-bahan yang berharga --- emas, perak, dan batu-batu permata -- dan tidak tetap tinggal dalam keadaan kayu, rumput, dan jerami. Tuhan, kami takut dan gentar, takut kalau kami berada dalam kelompok kedua. Tuhan, kami ingin berada dalam kelompok pertama, menjadi bahan-bahan yang berharga dan ditransformasi. Kami berdoa agar Engkau menaungi kami. Tuhan, Engkau adalah Alfa dan Omega. Engkau telah memberi kami permulaan yang baik, dan sekarang kami memohon Engkau untuk memberi kami kesimpulan yang baik. Amin.
Rahasia (kunci) pekerjaan keselamatan organik Allah yang diintensifkan adalah sesuatu yang ditambahkan ke dalam. keselamatan organik Allah. Seperti yang telah kita lihat, keselamatan organik Allah terdiri atas delapan bagian, dari kelahiran kembali sampai pemuliaan. Tetapi, agar ekonomi Allah menjadi lengkap dan rampung, yaitu agar Allah mendapatkan Yerusalem Baru, diperlukan sesuatu yang lebih jauh. Setelah kebangkitan-Nya dan dalam ministri surgawi-Nya, Tuhan Yesus mendirikan banyak gereja, tetapi tidak lama setelah itu, gereja-gereja menjadi merosot. Itulah sebabnya Kristus yang menjadi Roh pemberi hayat dalam. kebangkitan perlu untuk mengintensifkan diri-Nya sendiri menjadi Roh yang diintensifkan tujuh ganda. Hal ini dengan jelas diwahyukan dalam kitab Wahyu (1:4; 3:1; 4:5; 5:6).
I. TIGA BAGIAN MINISTRI KRISTUS
Orang-orang Kristen sering kah mengatakan bahwa ministri Kristus terdiri atas dua bagian-ministri-Nya di bumi dan ministri-Nya di surga. Tetapi, ministri Kristus sesungguhnya terdiri atas tiga bagian. Bagian ketiga dari ministri-Nya adalah ministri surgawi yang diintensifkan tujuh ganda. Ministri ini masih merupakan ministri surgawi-Nya, tetapi ini adalah ministri surgawi yang telah diintensifkan tujuh ganda.
A. Bagian Pertama
Bagian pertama dari ministri Kristus adalah ministri-Nya di bumi. Ministri ini dirampungkan oleh-Nya secara yuridis dalam daging dari inkarnasi-Nya sampai kematianNya. Dalam daging-Nya Ia mati bagi kita menurut tuntutan kebenaran hukum Allah.
B. Bagian Kedua
Bagian kedua dari ministri Kristus adalah ministri surgawi-Nya. Ministri ini dilaksanakan oleh-Nya sebagai Roh pemberi hayat secara organik dalam alam mistikal (mystical), dari kebangkitan-Nya sampai akhir milenium. Ministri Kristus dalam bagian ini mutlak organik, karena hal itu dilaksanakan oleh-Nya dalam hayat kebangkitan.
C. Bagian Ketiga
Bagian ketiga dari ministri Kristus adalah ministri surgawi-Nya yang diintensifkan tujuh ganda. Ministri ini dilaksanakan oleh-Nya sebagai Roh pemberi hayat yang diintensifkan tujuh ganda, secara organik diintensifkan tujuh ganda dalam alam mistikal (mystical), dari kemerosotan gereja sampai perampungan sempurna Yerusalem Baru. Sekarang Kristus bukan hanya Roh pemberi hayat - Ia adalah Roh pemberi hayat yang diintensifkan tujuh ganda untuk melaksanakan ministri surgawi-Nya yang diintensifkan tujuh ganda. Bagian pertama dari ministri Kristus bersifat yuridis, bagian kedua bersifat organik, dan bagian ketiga diintensifkan tujuh ganda.
Sangat sedikit orang Kristen menyadari bahwa hari ini kita tidak hanya berada dalam ministri surgawi Kristus tetapi dalam ministri surgawi-Nya yang diintensifkan tujuh ganda. Kita semua perlu berada dalam bagian ketiga dari ministri Kristus. Hari ini Tuhan sedang bekerja bukan hanya sebagai Roh pemberi hayat tetapi juga sebagai Roh yang diintensifkan tujuh ganda. Roh itu dapat dibandingkan dengan terang matahari terik yang dibicarakan dalam Yesaya 30:26, yang mengatakan bahwa dalam milenium "terang matahari terik akan tujuh kali ganda". Hari ini, Roh itu yang memenuhi dan meresapi kita, adalah Roh pemberi hayat yang diintensifkan tujuh ganda. Kita semua perlu melihat hal ini dan kemudian berdoa, "Tuhan, aku menyembah Engkau karena Engkau sedang bekerja di dalamku sebagai Roh yang diintensifkan tujuh ganda."
Di masa yang lalu, beberapa orang mencoba untuk berdebat dengan kita, mereka mengatakan bahwa Kristus tidak berubah dan mengutip Ibrani 13:8 yang mengatakan, "Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya." Berkenaan dengan hal ini kita akan menunjukkan bahwa Kristus memang tidak berubah secara esensial, tetapi secara ekonomikal, Ia telah berubah. Secara esensial, Ia tetap sama dari kekekalan sampai kekekalan, tetapi secara ekonomikal, Ia telah berubah tiga kah--dengan menjadi daging dalam inkarnasiNya, dengan menjadi Roh pemberi hayat dalam kebangkitan-Nya, dan dengan mengintensifkan diri-Nya sendiri menjadi Roh pemberi hayat yang diintensifkan tujuh ganda dalam pengintensifikasian-Nya.
II. RAHASIA (KUNCI) PEKERJAAN
KESELAMATAN ORGANIK ALLAH YANG DIINTENSIFKAN
A. Kemerosotan Gereja
Saat membahas rahasia (kunci) pekerjaan keselamatan organik Allah yang diintensifkan, perkara pertama yang perlu kita perhatikan adalah kemerosotan gereja. Jika tidak ada kemerosotan, maka Kristus tidak perlu diintensifkan tujuh ganda. Pengintensifikasian tujuh ganda Kristus berkenaan dengan kemerosotan gereja.
Pada Akhir Ministri Paulus
Kemerosotan gereja terjadi pada akhir ministri Paulus, sekitar tahun 60M.
a. Kaum Beriman Berpaling
Semua kaum beriman yang di Asia berpaling dari padanya (2 Tim. 1:15). Mereka bukan berpaling dari pribadi Paulus, tetapi dari ministrinya.
b. Himeneus dan Filetus
Himeneus dan Filetus berkata bahwa kebangkitan telah terjadi (2:17-18). Mereka mengajarkan ajaran bidah yang mengatakan tidak akan ada kebangkitan.
c. Demas
Demas, sekerja rasul, mencintai zaman (dunia) ini dan meninggalkan Paulus (4: 10). Ini juga adalah aspek dari kemerosotan gereja.
d. Aleksander Tukang Tembaga
Aleksander, tukang tembaga yang mungkin sangat dekat dengan Paulus, telah banyak berbuat keiahatan terhadap rasul dan sangat menentang ajaran rasul (ay. 14-15).
e. Tidak Ada Orang yang Mendampingi Dia
Pada waktu pembelaan rasul yang pertama, tidak seorang pun yang mendukungnya, tetapi semua meninggalkan dia (ay. 16).
2. Pada Akhir Ministri Petrus
Kemerosotan gereja pada akhir ministri Petrus terjadi sekitar tahun 60M.
a. Guru-guru Palsu
Guru-guru palsu mengajarkan ajaran-ajaran sesat yang membinasakan dan menyangkal penebusan Tuhan (2 Ptr. 2:1).
b. Meninggalkan Jalan yang Benar
Orang-orang yang jahat meninggalkan jalan yang benar, yaitu jalan Perjanjian Baru, tersesat dan mengikuti jalan Bileam yang suka menerima upah untuk perbuatanperbuatan yang jahat (ay. 15).
c. Para Pengejek
Para pengejek mengejek, tidak percaya akan kedatangan Tuhan kembali (3:3-4).
d. Memutarbalikkan Ajaran-ajaran Paulus
Orang-orang yang tidak memahami dan tidak teguh imannya memutarbalikkan ajaran-ajaran rasul Paulus (ay. 15-16).
3. Pada Akhir Ministri Yohanes
Kemerosotan pada akhir ministri rasul Yohanes terjadi sekitar tahun 90M.
a. Banyak Antikristus
Banyak antikristus berdusta, menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus, Orang yang diurapi Allah (1 Yoh. 2:18, 22).
b. Banyak Nabi-nabi Palsu
Banyak nabi-nabi palsu, oleh roh yang menyesatkan, tidak mengakui bahwa Kristus datang dalam daging (4:1-2, 6).
c. Banyak Penyesat
Banyak penyesat sebagai antikristus tidak mengaku bahwa Kristus datang dalam daging, mengajarkan ajaran di luar ajaran Kristus (2 Yoh. 7, 9-11).
d. Diotrefes
Diotrefes yang ingin menjadi orang terkemuka dalam gereja, tidak menerima rasul, meleter, melontarkan katakata yang kasar terhadap mereka, dan mencegah orangorang yang mau menerima para saudara dan mengucilkan orang-orang itu dari gereja (3 Yoh. 9- 10).
Dari semua perkara di atas, kita dapat melihat kemerosotan macam apa yang teriadi. Pada akhir ministri dari ketiga penulis utama dalam Perjanjian Baru-Paulus, Petrus, dan Yohanes-ada kemerosotan. Karena kemerosotan ini, Roh pemberi hayat, yaitu Kristus yang pneumatik telah diintensifkan tujuh ganda.
B. Pengintensifikasian Kristus
1. Diintensifkan Menjadi Tujuh Roh
Kristus sebagai Roh pemberi hayat diintensifkan untuk menjadi tujuh Roh. Roh pemberi hayat yang diintensifkan tujuh ganda (Why. 1:4; 4:5; 5:6)
a. Inti dari Trinitas Ilahi
Dalam Wahyu 1:4 dan 5 Roh itu menjadi persona kedua, inti dari Trinitas Ilahi. Urutan Trinitas Ilahi dalam Matius 28:19 adalah Bapa, Pura, dan Roh. Di sana, Bapa sebagai sumber adalah yang pertama, Roh itu adalah yang terakhir, dan Putra adalah intinya, yang kedua. Dalam kitab Wahyu 1:4 dan 5 urutan ini berubah, "Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh Roh yang ada di hadapan takhta-Nya, dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini." Perubahan urutan ini menunjukkan pentingnya fungsi dari Roh yang diintensifkan tujuh ganda. Namun, bisa juga diartikan, sebenarnya urutannya tidak berubah, karena sebagai Roh itu, yang merupakan perampungan Allah Tritunggal, Kristus tetap merupakan inti dari Trinitas Ilahi.
b. Tujuh Obor
Roh yang diintensifkan tujuh ganda, sebagai tujuh Roh, adalah tujuh obor yang menyala-nyala di hadapan takhta Allah (4:5). Karena kemerosotan, banyak perkara harus dibakar. Tetapi, obor terutama bukan untuk membakar melainkan untuk menerangi. Ketika obor menerangi, mereka juga membakar.
c. Tujuh Mata Anak Domba
Roh yang diintensifkan tujuh ganda, sebagai tujuh Roh, adalah tujuh mata Anak Domba yang diutus ke seluruh bumi, menyelidiki dan menginfus semua gereja dan semua orang kudus dengan mata-Nya (5:6).
Sebagai tujuh mata Anak Domba, ketujuh Roh itu satu dengan Anak Domba. Mata Anda tidak terpisah dari diri Anda. Ketika Anda memandang seseorang, mata Anda memandang dia, dan ketika mata Anda memandang seseorang, Anda sendiri memandang orang itu. Fakta bahwa tujuh Roh adalah tujuh mata Kristus Anak Domba menunjukkan bahwa Kristus dan Roh itu adalah satu. Adalah bidah jika kita mengatakan bahwa Roh itu tidak satu dengan Kristus. Sama seperti mata seseorang tidak terpisah dari orang itu, maka ketujuh Roh sebagai tujuh mata Kristus tidak terpisah dari Kristus. Ketujuh Roh itu adalah Kristus sendiri karena mereka adalah mata Kristus yang banyak. Ketujuh Roh itu justru adalah Kristus itu sendiri secara pneumatik.
Ketujuh Roh sebagai ketujuh mata adalah untuk menyelidiki dan juga menginfus. Ketika mata Anda sedang menyelidiki seseorang, mata Anda menginfuskan sesuatu dari diri Anda masuk ke dalam orang itu. Dengan ketujuh Roh sebagai mata-Nya, Kristus sedang menyelidiki semua gereja dan semua orang kudus dan juga menginfuskan diri-Nya sendiri ke dalam gereja-gereja dan orang-orang kudus. Di satu pihak, kita mungkin gentar terhadap penyelidikannya, tetapi di pihak lain, kita harus menyambutnya dan bersyukur untuknya karena penyelidikan-Nya selalu diikuti dengan penginfusan-Nya. Sesungguhnya, penyelidikan-Nya dan penginfusan-Nya berjalan seiring, karena penyelidikan-Nya selalu bergandengan dengan penginfusanNya. Pada saat Ia menyelidiki kita, Ia menginfuskan diriNya sendiri ke dalam kita.
Kita dapat mengalami penyelidikan dan penginfusan ini pada saat kita berdoa. Ketika kita berdoa, Tuhan menyelidiki kita dan menginfus kita dengan diri-Nya sendiri. Sebagai contoh, seandainya seorang saudara berbicara kepada istrinya dengan kata-kata yang benar, tetapi dengan roh yang salah. Kemudian, ketika ia berdoa, Tuhan menyelidiki dia dan menghardik dia karena bersalah kepada istrinya. Saudara itu bertobat dan berkata, "Tuhan, saya bersalah kepada istri saya, namun sangat sukar bagi saya untuk mengaku salah kepadanya dan meminta dia memaafkan saya." Tetapi, Tuhan bukan hanya menyelidiki dan menghardik saudara itu tetapi juga menginfuskan diri-Nya ke dalam dia. Hasil dari penginfusan ini membuat saudara itu mempunyai suplai yang cukup untuk pergi ke istrinya, mengaku., dan meminta maaf kepadanya.
2. Menyelamatkan Kaum Beriman
Sebagai Roh yang diintensifkan tujuh ganda, Kristus menyelamatkan kaum beriman dari perkara-perkara yang berkenaan dengan kemerosotan gereja.
a. Kehidupan Gereja yang Formal
Roh yang diintensifkan tujuh ganda menyelamatkan kaum beriman dari kehidupan gereja yang formal dan kehilangan kasih yang semula kepada Tuhan, daya pancar kaki dian, dan kenikmatan terhadap Kristus sebagai hayat dalam gereja di Efesus (2:1-7). Gereja di Efesus telah kehilangan empat hal : kehidupan gereja yang murni dan tepat, kasih yang semula kepada Tuhan, daya pancar kaki dian, dan kenikmatan terhadip Kristus sebagai hayat. Kehilangan semacam itu sangat serius.
Beberapa gereja dalam pemulihan Tuhan mungkin telah kehilangan keempat hal ini. Orang-orang kudus pada gereja tersebut bukannya mempunyai kehidupan gereja yang sejati dan murni, tetapi hanya kehidupan gereja yang formal. Orang-orang kudus masih saling mengasihi, tetapi kasih mereka hanyalah kasib formal. Mereka tidak mempunyai kasih yang sejati dan murni terhadap para saudara. Selain itu, orang-orang kudus dalam gereja-gereja ini masih datang untuk bersidang, tetapi mereka hanya menghadiri sidang secara formal. Sebagian besar orang kudus mempunyai formalitas semacam ini. Kita perlu menjadi murni, dan menjadi murni berarti ada di dalam Roh dan melakukan segala sesuatu di dalam roh.
Jika kita telah kehilangan kasih kita yang semula kepada Tuhan, kita tidak akan hangat terhadap Dia. Meskipun kita masih dapat melayani Dia, pelayanan kita akan dingin. Kita perlu diselamatkan dari kehidupan gereja yang formal dan melayani Tuhan dengan roh yang menyala-nyala (Rm. 12: 11).
b. Kekalahan
Kaum beriman perlu diselamatkan oleh tujuh Roh dari kekalahan yang mengakibatkan pengecapan kematian kedua yang disebutkan dalam perkataan Tuhan kepada gereja di Smirna (ay. 2:8-11). Mereka yang dikalahkan dengan cara seperti yang digambarkan dalam ayat 10 dan 11 akan mencicipi kematian yang kedua, lautan api. Karena itu, kita perlu menyadari bahwa seseorang yang diselamatkan ada kemungkinan menderita oleh lautan api sebagai kematian yang kedua.
c. Bersatu dengan Dunia
Kaum beriman perlu juga diselamatkan dari keduniawian karena bersatu (menikah) dengan dunia serta ajaran Bileam dan Nikolaus dalam gereja di Pergamus (ay. 12-17).
d. Perzinahan, Penyembahan Berhala, dan Ajaran Setan
Selanjutnya, Roh yang diintensifkan tujuh ganda menyelamatkan kaum beriman dari perzinahan, penyembahan berhala, ajaran setan, seluk-beluk iblis dalam gereja di Tiatira (ay. 18-29). Hari ini, ada gereja yang memiliki banyak ajaran setan, sebagai contoh, ajaran yang mengatakan bahwa doa seseorang dapat memperpendek waktu yang harus ditempuh orang lain dalam tempat penyucian. Meskipun gereja tersebut mengajarkan perkara-perkara tertentu mengenai Allah, Kristus, dan penebusan secara benar, namun ajaran ini telah "diberi ragf' melalui mencampuradukkannya dengan praktek-praktek kafir, doktrindoktrin bidah, dan perkara-perkara jahat. Sebagian besar dari hal-hal ini disebutkan satu-persatu dalam buku yang berjudul The Two Babylons.
e. Kematian Rohani
Selain itu, kaum beriman perlu diselamatkan dari kematian rohani -- dari menjadi mati dan sekarat-dalam gereja di Sardis (3:1-6). Kematian rohani itu umum dalam kekristenan hari ini. Beberapa yang berada dalam denominasi itu cukup baik, tetapi sebagian besar mati atau sekarat.
f. Kehilangan Mahkota
Selanjutnya, kaum beriman perlu diselamatkan dari kehilangan mahkota yang telah didapatkan oleh gereja di Filadelfia (ay. 7-13). Filadelfia berarti "kasih persaudaraan". Beberapa dalam Kaum Saudara telah memperoleh mahkota itu tetapi pada akhirnya mereka dikalahkan dan berada dalam bahaya kehilangan mahkota pada saat Tuhan datang kembali. Tuhan memperingatkan mereka dengan mengatakan, Teganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu" (ay. 11).
g. Suam-suam Kuku dan Tanpa Kristus
Akhirnya, Kristus sebagai Roh yang diintensifkan tujuh ganda menyelamatkan kaum beriman dari keadaan suamsuam kuku dan tanpa Kristus dalam kejatuhan gereja, seperti yang dilambangkan oleh gereja di Laodikia (ay. 1422). Kita tahu bahwa gereja di Laodikia itu. tanpa Kristus karena fakta bahwa Kristus berada di luar gereja, berdiri di depan pintu dan mengetuk (ay. 20). Hal ini menunjukkan bahwa kita boleh saja mempunyai nama Kristus tetapi bukan realitasnya. Kita perlu hati-hati, kalau tidak, hal itu akan menjadi keadaan kita hari ini. Kita. semua harus memperhatikan masalah ini bukan untuk orang lain tetapi untuk diri sendiri.
3. Sarana-sarana yang olehnya Kaum Beriman
Diselamatkan dari Kemerosotan
Sekarang kita perlu melihat, sarana-sarana yang olehnya kaum beriman diselamatkan dari kemerosotan gereja.
a. Pembicaraan Kristus yang Pneumatik
Kristus menyelamatkan kita dari kemerosotan dengan pembicaraan-Nya. Dalam Wahyu pasal 2 dan 3 pembicaraan Kristus yang pneumatik dan yang melepaskan hayat dengan tidak terbatas dan juga yang diintensifkan tujuh ganda kepada ketujuh gereja pada awal setiap surat rasul secara berturut-turut menjadi pembicaraan Roh pemberi hayat yang ahnuhit dan diintensifkan tujuh ganda kepada ketujuh gereja pada akhir setiap surat rasul secara universal (2:1, 7, 8, 11, 12, 17, 18, 29; 3:1, 6, 7, 13, 14, 22). Pada awal dari ketujuh surat rasul itu, Kristuslah yang berbicara, tetapi pada akhir setiap surat rasul itu Rohlah yang berbicara. Karena itu, pembicaraan Kristus menjadi pembicaraan Roh itu. Dari sini kita melihat bahwa pembicaraan Kristus dan pembicaraan Roh itu adalah satu pembicaraan. Kristus berbicara kepada gereja lokal tertentu, dan Roh itu berbicara kepada Tubuh universal. Melalui pembicaraan ini, Kristus menyelamatkan kita dari kemerosotan gereja hari ini.
b. Partisipasi Orang-orang Kudus Pemenang
Kristus juga menyelamatkan kaum beriman melalui partisipasi orang-orang kudus yang menang yang hidup dalain roh mereka yang dipikat oleh Anak Domba (1: 10; 4:2; 17:3; 2 1: 10; 14:4). Kristus dan Roh itu berbicara' orangorang kudus pemenang memberi respon dan mengatakan ya kepada Tuhan. Kaum beriman yang memberi respon dengan cara demikian akan diselamatkan.
4. Sasaran Pekerjaan
Keselamatan Organik Allah yang Diintensifkan
Untuk apakah kaum beriman diselamatkan dari kemerosotan dengan Roh yang diintensifkan tujuh ganda? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu melihat sasaran pekerjaan keselamatan organik Allah yang diintensifkan.
a. Menghasilkan Para Pemenang
Keselamatan ini adalah untuk menghasilkan para pemenang untuk membangun Tubuh Kristus bagi perampungan awal Yerusalem Baru dalam zaman kerajaan (2:7) dan perampungan sempurna Yerusalem Baru dalam langit baru dan bumi baru (21:2). Pada saat kita melihat keadaan kekristenan hari ini, kita mungkin bertanya-tanya siapakah yang membangun Tubuh Kristus. Tanpa para pemenang, Tubuh Kristus tidak dapat dibangun, dan jika Tubuh Kristus tidak dibangun, Kristus tidak dapat datang kembali untuk mempelai-Nya. Kristus akan datang kembali bukan hanya sebagai Juruselamat tetapi juga sebagai Mempelai laki-laki untuk menikahi mempelai perempuanNya, yang adalah totalitas para pemenang. Pembangunan Tubuh Kristus adalah oleh para pemenang yang dihasilkan oleh Allah dalam pekerjaan keselamatan organik-Nya yang diintensifkan.
Pembangunan Tubuh Kristus oleh para pemenang pada zaman ini adalah untuk perampungan awal Yerusalem Baru dalam zaman kerajaan dan pada akhirnya untuk perampungan sempurna Yerusalem Baru dalam langit baru dan bumi baru.
b. Persiapan Mempelai Perempuan
Pekerjaan keselamatan organik Allah yang diintensifkan juga adalah untuk persiapan lengkap mempelai perempuan Kristus sehingga, sang Mempelai laki-laki dapat memilAi pernikahannya yang menang dalam milenium bagi kepuasan-Nya menurut perkenan-Nya (19:7-9). Yohanes 3 menunjukkan bahwa Kristus adalah Mempelai lakilaki yang datang untuk mempelai perempuan yang tersusun dari semua orang yang telah dilahirkan kembali. Tetapi hampir dua ribu tahun telah berlalu, dan mempelai perempuan masih belum siap. Para pemenang yang dihasilkan oleh pekerjaan Kristus yang diintensifkan akan membangun Tubuh Kristus, yang akan menjadi mempelai perempuan Kristus. Jadi, pernikahan Kristus akan terjadi sebagai hasil dari pekerjaan-Nya yang diintensifkan.
c. Pembentukan Pasukan Mempelai
Selanjutnya, pekerjaan Kristus yang diintensifkan adalah untuk pembentukan pasukan mempelai bagi Kristus untuk mengalahkan dan menghancurkan musuh utamaNya dalam keinsanian, Antikristus dan nabi-nabi palsunya (ay. 11-21; 17:14). Pada zaman ini, Antikristus dan nabinabi palsunya akan bangkit untuk menjadi musuh utama Kristus dalam keinsanian. Siapa yang akan mengalahkan mereka? Musuh-musuh ini akan dikalahkan oleh pasukan mempelai perempuan Kristus, yang terbentuk dari para pemenang. Khstus dan mempelai perempuannya akan berperang melawan musuh insani-Nya dan menghancurkan mereka.
d. Pengikatan Satan
Selanjutnya, pekerjaan Kristus yang diintensifkan adalah untuk pengikatan Satan dan pencampakannya ke dalam jurang maut selama seribu tahun (20:1.3).
e. Mendatangkan Kerqjaan
Akhirnya, pekerjaan Kristus yang diintensifkan adalah untuk mendatangkan kerajaan Kristus dan Allah yang akan menjadi kerajaan milenium (ay. 4-6).
5. Hasil Akhir
Hasil akhir dari pekerjaan Kristus yang diintensifkan adalah Roh yang terampung akhir sebagai perampungan Allah Tritunggal yang telah melalui proses menjadi mempelai laki-laki, dan kumpulan orang-orang kudus pemenang menjadi mempelai perempuan dari kisah kasih universal antara Allah yang menebus dengan manusia tebusan-Nya sebagai kesimpulan seluruh Alkitab (22:17).
III. TAMBAHAN
Perkataan-perkataan yang tercantum di bawah ini mengenal Roh yang majemuk, almuhit, pemberi hayat, dan menghuni, juga menyingkapkan kunci keselamatan organik Allah :
A. Roh yang rampung sebagai Paraclete kedua (Penghibur), realisasi dari Kristus sebagai Paraclete yang pertama, memelihara kaum beriman khususnya dalam perkara Trinitas Ilahi menjadi unsur utama, unsur hayat dari keselamatan organik Allah (Yoh. 14:16-18).
B. Roh yang menghuni bersatu untuk membantu kaum beriman dalam kelemahan mereka dan Dia sendiri bersyafaat dengan berkeluh kesah dalam roh kaum beriman agar segala sesuatu dapat bekerja sama untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Allah agar mereka dapat diserupakan dengan citra Putra-Nya sehingga Ia dapat menjadi Yang sulung di antara banyak saudara (Rm. 8:26, 28-29).
C. Kaum beriman yang bersatu dengan Tuhan dapat mengalami Tuhan sampai puncaknya, bahkan menjach satu roh dengan Tuhan (Allah) (1 Kor. 6:17).
D. Bapa menguatkan kaum beriman menurut kekayaan kemuliaan-Nya, dengan kuasa melalui Roh-Nya ke dalam manusia batin kaum beriman, agar Kristus membuat rumah-Nya di dalam hati kaum beriman sehingga mereka dapat dipenuhi sampai kepada kepenuhan Allah Tritunggal bagi ekspresi korporat-Nya (Ef 3:16-19). Ketika Kristus memiliki kebebasan untuk membuat rumah-Nya diam di dalam hati kita, maka kita, akan dipenuhi sampai kepada seluruh kepenuhan Allah Tritunggal untuk menjadi Tubuh demi mengekspresikan Allah Tritunggal secara korporat.
E. Para rasul yang ingin mengenal Kristus dan mendapatkan Dia menjadi mampu melakukan segala sesuatu dalam Kristus yang menguatkan dia oleh suplai yang limpah lengkap dari Roh-Nya (Flp. 3:10a, 12; 4:13; 1:19).