RAHASIA (KUNCI) KELAHIRAN KEMBALI GARIS BESAR
I. Pencarian Trinitas Ilahi terhadap orang-orang berdosa yang tersesat :
A. Sang Putra, Yang Kedua dari Trinitas Ilahi, datang untuk mencari orang-orang berdosa yang tersesat, Ia mencari di luar mereka secara objektif di atas salib, sebagai seorang gembala yang mencari dombanya yang tersesat - Luk. 15:4.
B. Kemudian, Roh itu, Yang Ketiga dari Trinitas Ilahi, datang untuk mencari orang-orang berdosa yang tersesat dengan Firman yang menerangi di dalam mereka secara subjektif dalam hati mereka, sebagai seorang perempuan yang mencari dinarnya yang hilang dengan menyalakan pelita - Luk. 15:8.
C. Inilah pengudusan tahap awal Roh itu untuk memisahkan orang berdosa yang tersesat dari antara sekian banyak orang hingga bertobat kepada Allah untuk menerima penebusan Kristus - 1 Ptr. 1:2; lihat Bab Dua, butir II.A.1.
II. Rahasia (kunci) kelahiran kembali -- bagian pertama dari keselamatan organik Allah :
A. Roh realitas, yang telah menguduskan orang-orang berdosa yang tersesat hingga pada pertobatan, datang untuk menginsafkan orang-orang berdosa :
1. Mengenai dosa, yang berasal dari Adam.
2. Mengenai kebenaran, yang merupakan milik Kristus.
3. Mengenai penghakiman, yang adalah milik Satan - Yoh. 16:8-11.
B. Sehingga mereka boleh dilahirkan baru dari :
1. Air (air baptisan menandakan kematian).
2. Roh itu (yang telah menguduskan orang berdosa dari antara yang lain, dan yang merupakan realitas kebangkitan) di dalam roh mereka yang telah dihidupkan oleh Kristus dalam kebangkitan - Yoh. 3:3, 5.
C. Melalui kebangkitan Kristus sehingga Ia dapat membagikan hayat ilahi ke dalam mereka sebagai kuasa bagi mereka untuk menjadi anakanak Allah, dilahirkan dari Allah sebagai spesies-Nya - 1 Ptr. 1:3; Yoh. 1:12-13.
Definisi :
Ketika Kristus bangkit, semua orang beriman yang dipihh dan diberikan kepada-Nya oleh Allah, tercakup di dalam Dia. Karena itu, mereka semua dibangkitkan bersama Dia (Ef 2:6) dan dilahirkan kembali melalui Dia sehingga mereka dapat mempunyai hayat kekal sebagai kuasa bagi mereka untuk menjadi anak-anak Allah sebagai spesies-Nya.
D. Inilah "apa yang dilahirkan dari Roh [Roh Allah] adalah roh [roh orang berdosa yang dilahirkan baru]" - Yoh. 3:6b.
E. Kelahiran kembali, lahir baru, yang sedemikian merupakan pembasuhan besar-besaran :
1. Memurnikan orang beriman yang dilahirkan kembali dari keusangan ciptaan lamanya - Tit. 3:5.
2. Pengaturan ulang, pembenahan, pembentukan (penyusunan) ulang, diri lama kita dalam hayat - Tit. 3:5; cf Mat. 19:28.
Definisi :
Istilah Yunani untuk kelahiran kembali (permandian kelahiran kembali-LAI) dalam Titus 3:5 berbeda dengan istilah dilahirkan kembali dalam 1 Petrus 1:23. Tempat lain satu-satunya yang menggunakan istilah ini adalah Matius 19:28, di sana istilah ini digunakan untuk menerangkan penciptaan kembali (pemulihan - Tl.) dalam milenium. Di sini, istilah ini ditujukan kepada pengubahan dari satu keadaan ke keadaan yang lain. Dilahirkan sekah lagi adalah permulaan dari pengubahan ini. Pembasuhan kelahiran kembali dimulai pada saat kita dilahirkan kembali dan berlanjut dengan pembaruan Roh Kudus sebagai proses ciptaan baru Allah, suatu proses yang membuat kita menjadi seorang manusia baru. Inilah pengaturan ulang, pembenahan, pembentukan (penyusunan) ulang, dengan hayat.
F. Ini berarti minum Roh pemberi hayat (1 Kor. 12:13) sebagai air hidup :
1. Yang diberikan Tuhan Yesus kepada orang beriman yang dilahirkan kembali oleh-Nya - Yoh. 4:10; 7:37.
2. Yaitu Roh yang mengalir sebagai sungai air kehidupan dari tahkta Allah - Why. 22:1, 17; 21:6.
3. Yang akan menjadi pancaran (mata air - LAI) yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal - Yoh. 4:14.
G. Pengalaman-pengalaman terhadap butir A sampai F semuanya diperoleh orang berdosa yang telah bertobat dan diselamatkan melalui melatih rohnya dengan berdoa (Ef 6:18) untuk menyeru nama Tuhan (Rm. 10: 13).
H. Pengalaman-pengalaman terhadap butir A sampai F juga diperoleh dengan menerima firman Allah yang hidup dan menghuni (firman roh hayat - Yoh. 6:63) - l Ptr. 1:23.
I. Orang yang diselamatkan seperti itu menerima Roh keputraan dalam rohnya - Gal. 4:5-6; Rm. 8:15.
J. Roh Allah bersaksi bersama dengan roh kita bahwa kita, kaum beriman yang dilahirkan kembali, adalah anak-anak Allah - Rm. 8:16.
K. Semua orang, yang dipimpin oleh Roh Allah, adalah anak-anak Allah - Rm. 8:14.
L. Orang beriman Yang telah dilahirkan kembali seperti itu dalam Kristus adalah bagian dari mempelai perempuan sebagai pertambahan Kristus sang Mempelai laki-laki - Yoh. 3:3, 5-6, 29-30.
M. Anak-anak Allah Yang demikian seharusnya belajar menyembah Allah Yang adalah Roh dengan rohnya Yang dilahirkan kembali serta berbaur dengan Roh Allah menjadi satu roh - Yoh. 4:24: 1 Kor. 6:17.
N. Ia seharusnya juga melayani Allah dengan rohnya dalam Injil - Rm. 1:9; 12:11.
Doa : Bapa, kami memuji Engkau sebagai Tuhan langit dan bumi. Karena kedaulatan-Mu maka kami dapat mengadakan konferensi perbauran ini. Perbauran-Mu adalah berkat kami. Perbauran-Mu adalah pertumbuhan kami. Perbauran-Mu adalah pertambahan kami. Perbauran-Mu adalah pembangunan kami. Perbauran-Mu adalah segala sesuatu bagi kami. Kami damba dibaurkan dalam Tubuh dan dibaurkan sebagai orang-orang Yang dipilih, warga negara surgawi. Bapa, berilah kami perkataan baru, perkataan Yang paling baru (up-to-date), untuk mengutarakan apa Yang telah Kautunjukkan kepada kami. Kami begitu lemah, tetapi kami bersyukur kepada-Mu karena Roh Yang menghuni itu bersama kami dalam kelemahan kami. Kami percaya. kepada-Mu dan kami bersandar kepada-Mu. Kami meminta Engkau untuk mengalahkan musuh-Mu dan menutupi kami dari semua serangannya. Amin.
Beban berita ini dapat dinyatakan dalam kalimat-kalimat berikut ini :
"ROH ITU BERSAMA DENGAN ROH KITA"
Rahasia (kunci) Keselamatan Organik Allah
1) Roh Yang melahirkan, dalam roh kita Yang dihidupkan oleh Kristus, melahirkan kita kembali, memberikan kuasa kepada kita untuk menjadi anak-anak Allah, dilahirkan dari Allah.
2) Roh Yang merawat, dalam roh kita Yang diasuh oleh Kristus, memberi kita makan susu rohani dari Firman sehingga kita dapat bertumbuh kepada keselamatan.
3) Roh Yang menguduskan, dari roh kita Yang ditawan oleh Kristus, menguduskan kita dengan sifat Allah, membuat kita kudus bagi Allah.
4) Roh Yang memperbarui, dalam roh kita Yang dihuni oleh Kristus, memperbarul kita sehingga kita kita dapat mengenakan manusia baru melalui peremukan salib.
5) Roh Yang mentransformasi, dalam roh kita Yang dipenuhi Kristus, mentransformasi kita ke dalarn gambar (citra) mulia Kristus bagi ekspresi-Nya.
6) Roh yang membangun, dalam Roh kita yang dimiliki oleh Kristus, membangun kita menjadi rumah Allah dan Tubuh Kristus untuk tempat tinggal Mereka.
7) Roh yang mendewasakan, dalam Roh kita yang diperkaya dengan Kristus, menyerupakan kita dengan gambar (citra) Kristus, Putra sulung Allah - model anak-anak Allah.
8) Roh yang memeteraikan, dalam roh kita yang bersukaria (melonjak-ria) karena Kristus, meresapi kita dengan kemuliaan Allah dan membawa kita ke dalam kemuliaan Allah bagi pemuliaan kita.
Rahasia (kunci) Keselamatan Allah yang Diintensifkan
9) Roh yang diintensifkan, dalam roh kita yang terpikat oleh Anak Domba, memotivasi kita untuk menang atas kemerosotan gereja bagi Tubuh Kristus untuk merampungkan Yerusalem Baru.
Semua butir itu melibatkan Roh itu dengan Roh kita. Di sini, istilah Roh itu tidak hanya ditujukan kepada Roh Allah tetapi kepada Roh yang rampung - Roh yang telah melalui proses inkarnasi, kehidupan manusia, ketersaliban, dan kebangkitan. Inilah Roh yang dalam Yohanes 7:39 dikatakan "belum ada (datang-LAI), karena Yesus belum dimuliakan". Setelah Kristus dimuliakan dalam kebangkitan, Ia menjadi Roh pemberi hayat (1 Kor. 15:45b). Roh pemberi hayat ini adalah Roh itu, yaitu Roh yang rampung. Roh Allah telah melalui proses, dan Roh kita juga telah melalui proses. Roh kita diciptakan oleh Allah, namun menjadi jatuh dan mati melalui Adam. Tetapi, Roh kita yang mati ditebus oleh Kristus dan karena telah ditebus, Roh kita telah digerakkan dan dihidupkan oleh Roh itu yang telah melahirkan Roh kita kembali. Roh yang rampung berada dalam Roh kita yang telah dilahirkan kembali. Ketika membicarakan "Roh itu bersama dengan Roh kita", yang kita maksudkan adalah "Roh yang rampung bersama dengan Roh kaum beriman yang diciptakan dan dilahirkan kembali". Sekarang, kita perlu. melihat bahwa "Roh itu bersama dengan Roh kita" adalah kunci dari semua pengalaman terhadap keselamatan organik Allah : kelahiran kembali, pemberian makan, pengudusan, pembaruan, transformasi (pengubahan), pembangunan, penyerupaan, dan pemuliaan.
Beban saya dalam berita-berita ini adalah menyajikan teologi terbaik mengenai keselamatan organik Allah dalam delapan bagian ditambah satu bagian mengenai keselamatan Allah yang diintensifkan. Kedelapan bagian dari keselamatan organik Allah adalah kelahiran kembali, pemberian makan, pengudusan, pembaruan, transformasi, pembangunan, penyerupaan, dan pemuliaan. Bagian tambahannya adalah keselamatan Allah yang diintensifkan. Kesembilan butir ini meliputi banyak teologi yang murni. Saya yakin, kalau Anda mempelajari berita-berita yang boleh dianggap sebagai buku pelajaran teologi ini, Anda akan mempelajari teologi yang terbaik.
Judul bab ini adalah "Rahasia (kunci) kelahiran kembali". Dalam berita-berita ini, kami menggunakan istilah kunci (rahasia) sebagai kata benda yang berarti kiat dalam mengerjakan atau membuat sesuatu. Paulus menggunakan istilah ini dalam Filipi 4:12, "Aku tahu apa itu kekurangan dan apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara tidak ada sesuatu yang merupakan rahasia bagiku; baik dalam hal kenyang, maupun dalam bal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan, maupun dalam hal kekurangan." Paulus telah mempelajari rahasia (kunci), kiat, dalam menghadapi segala macam situasi. Kunci kedelapan bagian dari keselamatan organik Allah ini adalah "Roh itu bersama dengan Roh kita". Kedua Roh yang bekerja bersama ini adalah kiat, kunci, dari semua perkara rohani, khususnya terhadap semua aspek keselamatan organik Allah.
I. PENCARIAN TRINITAS ILAHI
TERHADAP
ORANG-ORANG BERDOSA YANG TERSESAT
Lukas 15 mewahyukan pencarian orang-orang berdosa yang tersesat oleh ARah Tritunggal. Manusia diciptakan oleh Allah, kemudian menjadi jatuh, dan sekarang manusia yang jatuh ini adalah orang-orang berdosa yang sesat. Tetapi, untuk memenuhi hasrat-Nya demi perkenan-Nya, Allah masih mengasihi umat manusia yang sesat, dan dua ribu tahun yang lalu, Allah Tritunggal datang untuk menyelamatkan orang-orang berdosa yang tersesat.
A. Yang Kedua dari Trinitas Ilahi Datang
untuk Mencari Orang-orang Berdosa yang Tersesat
Sang Putra, Yang kedua dari Trinitas Ilahi, datang untuk mencari orang-orang berdosa yang tersesat, Ia mencari di luar mereka secara objektif di atas salib, sebagai seorang gembala yang mencari dombanya yang tersesat (Luk. 15:4). Pencarian ini terjadi di luar diri orang berdosa yang sesat dan di atas salib. Yohanes 10 membuktikan bahwa pencarian Kristus itu objektif. di luar diri kita, dan di atas salib. Tuhan Yesus berkata, "Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya (hayat-Nya-Tl.) bagi domba-dombanya" (ay. 11). Melalui kematian-Nya di atas salib itulah Tuhan Yesus memberikan nyawa-Nya (hayatNya) bagi kita. Inilah pencarian-Nya terhadap kita secara objektif di atas salib.
B. Yang Ketiga dari Trinitas Ilahi Datang
untuk Mencari Orang-orang Berdosa yang Sesat
Kemudian, Roh. itu, Yang Ketiga dari Trinitas Ilahi, datang untuk mencari orang-orang berdosa yang tersesat dengan Firman yang menerangi di dalam mereka secara subjektif dalam hati mereka, sebagai seorang perempuan yang mencari dinarnya yang hilang dengan menyalakan pelita (Luk. 15:8). Pencarian Putra di atas salib itu objektif sedangkan pencarian Roh itu subjektif dan dalam hati orang-orang berdosa. Pertama, dalam pandangan Allah, kita adalah domba yang sesat; kedua, kita adalah dinar yang hilang. Kita sesat dan umum, tetapi Allah Tritunggal datang untuk menguduskan kita dari keadaan yang umum. Inilah pengudusan tahap awal oleh Roh itu untuk memisahkan orang berdosa vang tersesat dari antara sekian banyak orang hingga bertobat kepada Allah untuk menerima penebusan Kristus (1 Ptr. 1:2 - Iihat Bab Dua, butir II.A.1.). Di sini, istilah kepada berarti "mengakibatkan". Pengudusan tahap awal oleh Roh itu mengakibatkan pertobatan.
II. RAHASIA (KUNCI) KELAHIRAN KEMBALI
Sekarang, marilah kita mulai membahas rahasia (kunci) kelahiran kembali.
A. Roh Realitas Datang
untuk Menginsafkan Orang-orang Berdosa
Roh realitas, yang telah menguduskan orang-orang berdosa yang tersesat kepada pertobatan, datang untuk menginsafkan orang-orang berdosa : mengenai dosa yang berasal dari Adam; mengenai kebenaran, yang merupakan milik Kristus, dan mengenai penghakiman, yaipg adalah milik Satan (Yoh. 16:8-11). Dosa berasal dari Adam. Kita semua dilahirkan sebagai orang-orang berdosa dalam Adam, dengan demikian, kita semua penuh dosa. Tetapi Allah mempunyai cara untuk menyelamatkan kita, dan penyelamatan ini merupakan perkara kebenaran yang bukan hanya milik Kristus tetapi adalah Kristus itu sendiri. Di dalam Kristus dan oleh Kristus, Allah telah menyelamatkan kita dari dosa ke dalam kebenaran. Kita adalah orang-orang berdosa, tetapi melalui percaya ke dalam Kristus, kita menjadi benar di hadapan Allah. Penghakiman adalah untuk Satan. Siapa saja yang tidak percaya ke dalarn Kristus untuk menerima pembenaran akan turut menderita penghakiman Satan.
Roh itu yang datang untuk menginsafkan mengenai dosa, kebenaran, dan penghakiman melibatkan tiga persona-Adam, Kristus, dan Satan. Dosa masuk melalui Adam (Rm. 5:12), kebenaran adalah Kristus yang bangkit (Yoh. 16: 10; 1 Kor. 1:30), dan penghakiman adalah bagi Satan (Yoh. 16:11) yang merupakan pelaku utama dan sumber dosa (8:44). Di dalam Adam, kita dilahirkan dari dosa. Jalan satu-satunya untuk bebas dari dosa adalah percaya ke dalam Kristus, Putra Allah (16:9). Jika kita percaya ke dalam Dia, Ia menjadi kebenaran bagi kita, dan kita dibenarkan di dalam Dia (Rm. 3:24-, 4:25). Jika kita tidak bertobat dari dosa yang ada dalam Adam dan percaya ke dalam Kristus, Putra Allah, kita akan tetap tinggal dalam dosa dan berbagian dalam penghakiman Satan untuk selamanya (Mat. 25:41). Semuanya ini adalah butir utama darl Injil. Roh itu menggunakan butir-butir ini untuk menginsafkan orang-orang berdosa yang tersesat.
B. Orang-orang Berdosa Dilahirkan Baru
Yohanes 3:3 dan 5 memberi tahu kita bahwa kelahiran kembali adalah dilahirkan baru. Roh itu menginsafkan orang-orang berdosa sehingga mereka dilahirkan baru dari air (air baptisan menandakan kematian) dan dari Roh itu (yang telah menguduskan orang berdosa dari antara yang lain, dan yang merupakan realitas kebangkitan) di dalam roh mereka yang telah dihidupkan oleh Kristus dalam kebangkitan. Air baptisan menandakan bahwa jika kita dilahirkan kembali, kita harus mengakui bahwa kita hanya baik untuk disalibkan bersama Kristus dan dikuburkan. Ini berarti kita sudah habis, dan masa lalu kita, sejarah kita, sudah berlalu. Karena Roh itu yang menguduskan kita adalah realitas kebangkitan, maka jika kita memiliki Dia, kita memiliki kebangkitan. Kebangkitan itulah yang melahirkan kita kembali.
C. Melalui Kebangkitan Kristus
Kelahiran kembali adalah melalui kebangkitan Kristus sehingga Ia dapat membagikan hayat ilahi ke dalam orang-orang berdosa yang sesat sebagai kuasa bagi mereka untuk menjadi anak-anak Allah, dilahirkan dari Allah sebagal spesies-Nya (1 Ptr. 1:3- Yoh. 1:12-13). Ketika Kristus dibangkitkan, semua orang beriman-Nya yang dipihh dan diberikan kepada-Nya oleh Allah, termasuk di dalam Dia. Karena itu, mereka semua dibangkitkan dengan Dia (Ef 2:6) dan dilahirkan kembali melalui Dia sehingga mereka dapat mempunyai hayat kekal sebagai kuasa bagi mereka untuk menjadi anak-anak Allah sebagal spesies-Nva. Melalul kelahiran kembali, kita yang adalah manusia telah menjadi manusia Allah; kita telah menjadi jenis Allah.
D. Yang Dilahirkan dari Roh
Yohanes 3:6b mengatakan, "...dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh." Roh itu adalah Roh Allah, dan roh adalah roh orang berdosa yang dilahirkan baru.
E. Pembasuhan Besar-besaran
Kelahiran kembali, lahir baru, merupakan pembasuhan besar-besaran, memurnikan orang beriman yang dilahirkan kembali dari keusangan ciptaan lamanya dan merupakan pengaturan ulang, pembenahan, pembentukan (penyusunan) ulang diri lama kita dalam hayat (Tit. 3:5 - cf Mat. 19:28). Istilah Yunani untuk kelahiran kembali (permandian kelahiran kembali - LAI) dalam Titus 3:5 berbeda dengan istilah dilahirkan kembali dalam 1 Petrus 1:23. Tempat lain satu-satunya yang menggunakan istilah ini adalah Matius 19:28, di sana istilah ini digunakan untuk menerangkan penciptaan kembali (pemulihan-TI.) dalam milenium. Dalam Titus 3:5, istilah ini ditujukan kepada pengubahan dari satu keadaan ke keadaan yang lain. Dilahirkan sekah lagi adalah permulaan pengubahan ini. Pembasuhan kelahiran kembali dimulai pada saat kita dilahirkan kembali dan berlanjut dengan pembaruan Roh Kudus sebagai proses ciptaan baru Allah, suatu proses yang membuat kita menjadi seorang manusia baru. Inilah pengaturan ulang, pembenahan, pembentukan (penyusunan) ulang dengan hayat.
Bagaimana pun baiknya kita dalam diri sendiri, kita masih suatu ciptaan lama. Hanya kelahiran kembali yang dapat menyingkirkan keusangan ciptaan lama ini. Ketika kita dilahirkan kembali, dilahirkan baru, dilahirkan dari Allah, dari air kematian, kita menjadi baru dan sekarang kelahiran kembali adalah menyingkirkan semua keusangan dari diri kita sebagai ciptaan yang lama.
F. Minum dari Roh Pemberi Hayat
Dilahirkan kembali berarti minum Roh pemberi hayat (1 Kor. 12:13) sebagai air hidup. Satu Korintus 12:13 mengatakan, "Sebab dalam satu Roh kita semua, ... telah di baptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh." Orang-orang dari golongan tertentu banyak membicarakan baptisan Roh tetapi sedikit sekah menyinggung mengenai minum Roh. Dibaptis dalam air adalah satu perkara, tetapi minum air adalah perkara Yang lain. Jika kita tidak minum air, tidak ada air Yang masuk ke dalam kita. Kita tidak seharusnya hanya dibaptis dalam Roh tetapi juga minum Roh. Cara Allah adalah membaptiskan kita, kemudian memberi kita minum. Kita perlu minum Roh pemberi hayat sebagai air hidup.
1. Air Hidup yang Diberikan Kepada Orang Beriman
Tuhan Yesus memberikan air hidup kepada orang beriman Yang dilahirkan kembali oleh-Nya (Yoh. 4:10; 7:37). Ketika kita dilahirkan kembali, Ia memberi kita air.
2. Sungai Air Hayat
Roh pemberi hayat sebagai air hidup adalah Roh itu Yang mengalir sebagai sungai air kehidupan dari tahkta Allah (Why. 22:1, 17; 21:6). Sesungguhnya, aliran Allah Tritunggal adalah air hidup Yang terbentuk menjadi sungai.
3. Pancaran yang Terus-menerus Memancar
sampai kepada Hidup yang Kekal
Air hidup Yang Tuhan Yesus berikan kepada orang beriman Yang telah dilahirkan kembali oleh-Nya menjadi pancaran (mata air - LAI) Yang terus-menerus memancar sampal kepada hidup Yang kekal (Yoh. 4:14). Kita perlu mengetahui perbedaan antara mata air dengan pancaran. Mata air adalah sumber (di dalam tanah). Ketika air keluar dari mata air, air tersebut menjadi pancaran. Allah adalah mata air, Roh Yesus adalah pancaran, dan kita, kaum beriman adalah orang-orang Yang mempunyai pancaran Yang memancar di dalam kita. Semua ini tercakup dalam kelahiran kembali, karena dilahirkan kembali adalah minum Roh pemberi hayat.
G. Melalui Melatih Roh
Pengalaman-pengalaman terhadap butir-butir sebelumnya (A sampai F) dapat diperoleh orang berdosa Yang telah bertobat dan diselamatkan melalui melatih rohnya dengan berdoa untuk menyeru nama Tuhan (Ef 6:18- Rm. 10: 13). Sama seperti kita melatih kaki kita dengan berjalan, demikianlah kita melatih roh kita dengan berdoa. Menurut Efesus 6:18 setiap kali berdoa, kita harus melatih roh kita. Selain itu, berdoa terutama adalah menyeru nama Tuhan.
H. Menerima Firman Allah
Pengalaman-pengalaman terhadap butir-butir sebelumnya itu juga diperoleh dengan menerima firman Allah Yang hidup dan menghuni (firman roh hayat - Yob. 6:63; 1 Ptr. 1:23). Pertama, kita perlu melatih roh kita untuk berhubungan dengan Roh hayat, kemudian kita perlu menerima firman Allah yang hidup dan menghuni, firman Roh hayat.
I. Menerima Roh Keputraan
Orang Yang diselamatkan menerima Roh keputraan dalam rohnya (Gal. 4:5-6; Rm. 8:15). Roh Yang telah kita terima adalab Roh keputraan, dan Roh ini membuat kita menjadi seorang putra Allah.
J. Kesaksian Roh Allah Bersama dengan Roh Kita
Roh Allah bersaksi bersama dengan roh kita bahwa kita, kaum beriman Yang dilahirkan kembali, adalah anakanak Allah (Rm. 8:16). Pertama, Roh itu melahirkan kita kembali dalam roh kita, kemudian Ia bersaksi bersama dengan roh kita bahwa kita, orang-orang Yang telah dilahir~an kembali, adalah anak-anak Allah.
K. Putra-putra Allah
Roma 8:14 mengatakan, "Semua orang, Yang dipimpin oleh Roh Allah, adalah anak Allah." Kalau kita mengikuti pimpinan Roh itu dalam hidup sehari-hari kita,. hal ini merupakan satu bukti bahwa kita adalah putra Allah.
L. Bagian dari Mempelai Perempuan
sebagai Pertambahan Kristus
Orang beriman yang telah dilahirkan kembali dalam Kristus adalah bagian dari mempelai perempuan sebagai pertambahan Kristus sang Mempelai laki-laki (Yoh. 3:3, 56, 29-30). Kaum beriman yang dilahirkan kembali dalam Kristus bukan bagian dari rombongan yang pergi ke surga; mereka adalah bagian dari mempelai perempuan Kristus. Banyak orang yang memberitakan Injil dengan mengutip firman dalarn Yohanes 3 mengenai dilahirkan sekali lagi, tetapi tidak banyak yang menghubungkan firman mengenai kelahiran kembali pada bagian awal Yohanes 3 dengan firman mengenai mempelai perempuan pada bagian akhir pasal tersebut. Yohanes 3:29a mengatakan, "Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki," dan ayat 30a mengatakan, "Ia harus makin besar." Pertambahan (perbesaran) dalam ayat 30 adalah mempelai perempuan dalam ayat 29, dan mempelai perempuan adalah susunan dari semua kaum beriman yang telah dilahirkan kembali. Karena itu, menurut konteksnya, semua orang yang telah dilahirkan kembali adalah bagian dari mempelai perempuan, dan mempelai perempuan adalah pertambahan dari Mempelai laki-laki, sama seperti Hawa adalah pertambahan dari Adam.
M. Belajar Menyembah Allah
Setiap anak Allah harus belajar menyembah Allah yang adalah Roh dengan rohnya yang dilahirkan kembali serta berbaur dengan Roh Allah menjadi satu roh (Yoh. 4:24; 1 Kor. 6:17).
N. Perlu Melayani Allah
Putra Allah seharusnya juga. melayani Allah dengan rohnya dalam Injil (Rm. 1:9; 12:11). Kita seharusnya menyembah Allah dan melayani Allah dalam roh kelahiran kembali kita.