HARUS SECARA RIIL MELATIH ROH
Ayat doa-baca :
1 Kor. 15:45b - "Adam yang akhir menjadi Roh pemberi hayat" (Tl).
2 Kor. 3:17-18 - "Tuhan adalah Roh itu, dan di mana ada Roh Tuhan. di situ ada kemerdekaan. Kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Kemuliaan itu datangnya dari Roh Tuhan, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambarNya, dalam kemuliaan yang semakin besar" (Tl).
1 Kor. 6:17 - "Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya kepada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia."
2 Tim. 4:22 - "Tuhan menyertai rohmu."
2 Kor. 3:6 - "Ialah membuat kami juga sanggup menjadi pelayan-pelayan dan suatu perjanjian baru, yang tidak terdiri dari hukum yang tertulis, tetapi dari Roh, sebab hukum yang tertulis mematikan, tetapi Roh menghidupkan" (Tl.).
Gal. 5:25 - "Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh."
Rom. 84-6 - "Supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh. Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging : mereka yang hidup menurut roh, memikirkan hal-hal yang dari roh. Karena menaruh pikiran di atas daging adalah maut, tetapi menaruh pikiran di atas roh adalah hidup dan damai sejahtera" (Tl).
1. ALLAH ITU MISTERI
Allah itu misteri. Misterinya Allah dikarenakan Ia adalah Roh. Perkara Roh ini benar-benar merupakan suatu misteri. Kita boleh mengambil sedikit contoh sebagai penjelasan. Hari ini di mana-mana banyak orang memakai bermacam-macam alat listrik. Listrik adalah barang yang riil. Jika malam ini kita tidak memiliki listrik, tentunya kita tidak memiliki terang, juga tidak memiliki hasil pengeras suara, sehingga perhimpunan malam inipun tidak bisa kita selenggarakan. Meskipun listrik ini demikian riil, tetapi kita tidak berdaya melihat listrik, kita juga tidak bisa menampilkan keluar rupa listrik. Di manakah listrik itu? Anda berkata, bahwa di sinilah listrik. Tetapi begitu Anda membongkamya, listriknya hilang. Anda tidak membongkar, listriknya masih ada di sana. Anda membongkar, listriknya malah tidak ada. Ini sungguh menakjubkan. Listrik merupakan suatu misteri.
Sama seperti tubuh daging kita memiliki satu hayat. Saat ini saya bisa berbicara di sini, mengutarakan sesuatu, bergerak, tak lain dikarenakan di dalam saya ada hayat. Jika saya mati, boleh saja saya tetap dalam sikap berdiri, kepala saya, tangan saya masih utuh, tetapi saya tidak mungkin bergerak. Mengapa? Karena saya sudah kehilangan hayat. Hayat benar-benar ada di sini, namun tak seorangpun yang sanggup mengeluarkannya untuk mempertunjukkannya. Sampai hari ini, para ahli ilmu hayat, ahli ilmu kedokteran, tidak mampu memberikan kesimpulan yang mernuaskan atas pertanyaan-pertanyaan apakah hayat itu. Anda hanya dapat melihat pemyataan hayat, tetapi hayat itu sendiri tidak mungkin tertampak. Padahal hayat itu lebih riil daripada semua benda lainnya.
Semua ini menyatakan, bahwa di dalam alam semesta ini ada satu Allah. Coba Anda pikirkan, alam semesta ini sungguh ajaib, sungguh merupakan sebuah teka-teki, dan semua teka-teki ini hanya dapat ditaruh pada diri Allah sendiri. Seluruh alam semesta bergantung dan berkesimpulan pada Allah. Namun Allah sendiri mustahil tertampak, tidak mampu diterangkan atau dijelaskan. Karena itu, Allah merupakan satu misteri.
2. EMPAT PERKARA BESAR ALLAH
Alkitab membicarakan empat perkara besar tentang Allah. Pertama, Allah menciptakan. Allah menciptakan alam semesta, Allah juga menciptakan manusia. Kedua, Allah berinkamasi. Orang dunia semua melihat hasil ciptaan Allah, tapi sedikit sekali yang tahu bagaimana Allah berinkamasi. Kita tahu orang ini dinamai Yesus. Semua orang mengakui Yesus memang ajaib, Yesus sungguh istimewa. Yesus itu luar biasa, namun juga biasa. Mengapa? Karena Yesus adalah Allah. Dia asainya adalah Allah, namun telah menjelma menjadi manusia. Pada mulanya adalah Firman, Firman itu adalah Allah, dan Firman itu telah menjelma menjadi manusia. Pergerakan besar Allah yang pertarna ialah menciptakan alam semesta, dan pergerakan besar Allah yang kedua ialah berinkamasi menjadi manusia. Dia masuk ke dalam tubuh jasmani manusia, mengenakan sifat manusia, menjadi manusia bernama Yesus.
Ketika Dia keluar melaksanakan ministriNya, di atas diriNya manusia senng nampak satu misteri, yaitu Dia benar-benar adalah seorang manusia, tetapi Dia telah melakukan perkara-perkara yang tidak dapat dilakukan oleh manusia, telah mengatakan perkataan yang tidak bisa dikatakan oleh manusia. Kedengarannya perkataanNya itu sangat sederhana, tetapi juga sangat luar bisa. Misalnya Dia berkata, "Akulah roti hidup," juga berkata, "Akulah terang dunia, " juga berkata, "Akulah jalan, kebenaran, dan hidup. " Perkataan-perkataan ini secara hurufiah sangat dangkal, tetapi juga sangat besar, begitu besarnya sehingga tidak bisa besar lagi. Jika Yesus tidak pernah mengucapkannya, saya tidak percaya di burni ini ada orang yang bisa mengucapkan perkataan-perkataan yang demikian. Tidak ada seorangpun dari antara ahli-ahli filsafat, atau orang-orang berhikmat, yang pemah mengucapkan kata-kata demikian. Tidak ada seorangpun yang Ajaib seperti Yesus. Keajaiban Yesus ini justru dikarenakan Dia adalah Allah.
Perkara besar ketiga yang Allah lakukan ialah Dia di dalam daging telah menjadi penebus dosa kita. Setiap orang di antara kita adalah orang yang jatuh, bobrok; Tuhan Yesus menyelamatkan kita melalui mati di atas salib, memikul dosa-dosa kita. Salib itu melampaui yang lazim, salib itu istimewa.
Menciptakan dunia, berinkamasi, mati tersalib, inilah tiga perkara besar yang dilakukan Allah. Tetapi ketiga perkara besar di atas adalah untuk perkara yang terakhir, yaitu menjadi Roh pemberi hayat. Dia mengadakan penciptaan untuk memberi hayat Dia menjadi manusia adalah untuk memberi hayat, Dia menebus juga adalah untuk memberi hayat. TujuanNya ialah akan memberikan hayat kepada manusia.
3. MACAM HAYAT
DAN ROH PEMBERI HAYAT
Apakah hayat itu? Hayat adalah diri Allah sendiri. Istilah hayat dalam bahasa Gerikanya mengandung tiga kata : pertama adalah "bios" ' ditujukan kepada hayat tubuh jasmani. Kedua adalah "psuche", ditujukan kepada hayat jiwa. Dalam kitab-kitab Injil, Tuhan Yesus beberapa kali menggunakan istilah ini. Hayat jiwa ini juga adalah hayat manusia, yaitu ego manusia. Kata yang ketiga adalah "zoe", yaitu hayat Allah, hayat yang kekal. Yohanes 3:16 mengatakan, "Setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." Tuhan berkata, "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup." Kata hayat yang dipakai di sini semua memakai kata "zoe" ini. Jadi kalau disimpulkan, hayat binatang adalah bios, hayat manusia adalah psuche, dan hayat Allah adalah zoe.
Saudara saudari kekasih, ketJika Anda belurn beroleh selamat, atau katakan sebelum Anda cinta Tuhan, penghidupan Anda dan gerak-gerik lahiriah Anda adalah berdasarkan ketetapan yang di dalam. Semua perasaan di dalam Anda, angan-angan, kesenangan, kernarahan, kesedihan, sukacita, semuanya bersandar pada psuche. Bagaimana psuche di dalam Anda menentukan, begitulah pernyataan
bios lahiriah Anda. Demikianlah Anda hidup berdasarkan hayatjiwa dan hayat jasmani Anda. Tetapi pada suatu hari Anda beroleh selamat, bahkan mencintai Tuhan, maka di dalam batiniah Anda yaitu di dalam roh Anda terdapatlah satu hayat yang lain. Anda percaya Yesus, begitu menyeru Tuhan Yesus, di dalam Anda segera ada satu benda yang ajaib. Benda yang ajaib ini adalah Allah sendiri menjadi hayat Anda. Hayat ini di dalam Anda menyuplai Anda, menunjang Anda, bahkan mengatur Anda, ingin diperhidupkan dari diri Anda. Anda boleh mengatakan ini adalah menerima gerakan Roh Kudus, atau Anda mengatakan ini adalah pergerakan Allah, atau Anda mengatakan ini adalah Kristus hidup di dalamku. Semua itu adalah istilah-istilah yang berbeda untuk menyatakan satu perkara yang sama, mengatakan satu benda yang sama, yaitu Allah Sang Kekal telah masuk ke dalam diri kita menjadi hayat kita. Dan Allah yang menjadi hayat kita ini adalah Roh pemberi hayat.
Adam yang akhir telah menjadi Roh pemberi hayat. Dia telah menciptakan, Dia telah berinkarnasi menjadi manusia, Dia telah mati di atas salib menggenapkan penebusan, kemudian Dia menjadi Roh itu. Roh itu adalah Allah Sang Pencipta, yang telah menjadi manusia, mati di kayu salib menggenapkan penebusan. Hari ini Dia masuk ke dalam roh kita untuk menjadi hayat kita, dan juga menjadi segala sesuatu kita. Inilah barang yang paling inti dalam Alkitab. Roh pemberi hayat ini, Anda boleh mengatakan Dia adalah Allah, Dia adalah Tuhan, Dia adalah Kristus, Dia adalah Roh Kudus, semua itu mengacu kepada Persona yang satu itu.
4. TIDAK MEMAHAMI DENGAN OTAK,
HANYA MENIKMATI DENGAN ROH
Sekali-kali Anda jangan terpengaruh oleh pengajaran tradisi Kekristenan. Saya tahu, di antara orang-orang Kriston sangatiah populer teori Allah Tritunggal - Bapa kudus, Putera Kudus, Roh Kudus; satu Bapa Kudus, satu Putera kudus, satu Roh Kudus. Saya tidak mengatakan tidak ada toori ini, tetapi sekah-kali Anda jangan menggarap teori ini, otak Anda tidak akan bisa jelas terhadapnya. Tahun lalu, setelah sidang istimewa musim panas, saya berkunjung ke beberapa gereja, dengan hanya membawa satu beban, yaitu membuat orang-orang "bingung" terhadap Bapa, Putera den Roh Kudus. Mungkin ada orang yang merasa dirinya cukup jelas terhadap teori Allah Tritunggal, tetapi saya memberitahu Anda, Anda tidak bisa jelas terhadapnya. Jangankan terhadap teori Allah Tritunggal Anda tidak bisa paham, terhadap diri Anda sendiripun Anda tidak jelas. Jika Anda tidak percaya, ijinkan saya mengajukan beberapa pertanyaan. Apakah Anda memiliki jiwa? Apakah memiliki hati? Apakah memiliki roh? Apakah memiliki pikiran? Apakah memiliki hati nurani? Semuanya, ya. Jika demikian, beritahukanlah kepada saya, di manakah jiwa Anda? Di manakah hati Anda? Anda memiliki berapa buah hati? Di mana pula roh Anda? Anda ingin mernaharni diri Allah dengan jelas? Tetapi, Anda terhadap, diri sendiripun tidak jelas.
Sekarang saya ingin membacakan beberapa ayat Alkitab yang akan membingungkan kalian. Yesaya 9:5 mengatakan, "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah dibenkan untukkita, ... namanya disebutkan orang PenasMat, Alaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal. Raja Damai." Seorang anak, seorang putera, tetapi namanya Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal. Coba beritahu. saya, Dia itu Anak, atau Bapa? Dia adalah Anak, juga adalah Bapa, sungguh membuat kita kabur. Dulu saya merasa jelas terhadap Allah Tritunggal, ada Bapa kudus, Putera Kudus, Roh Kudus, tetapi setelah membaca Yesaya 9:5, semakin membacanya sernakin menjadi kabur.
Mari kita baca lagi Yohanes 1:1, "Pada mulanya adalah Firman, Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah." Di sini terlebih dulu dikatakan "Firman itu bersama-sama dengan Allah," jelaslah di sini berarti dua, karena ada dua maka bisa disebut bersama-sama. Tetapi selanjutnya dikatakan "Firman itu adalah Allah", kembali di sini adalah satu. Lalu, sebenarnya Firman dan Allah itu dua atau satu? Ayat Alkitab ini juga membuat kita menjadi kabur.
Lihat lagi 2Korintus 3:17, "Tuhan adalah Roh itu, di mana ada Roh Tuhan..." Didepannya dikatakanTuhan adalah Roh, dengan sendirinya Tuhan dan Roh itu satu; tetapi selanjutnya di katakan, di mana ada Roh Tuhan, dengan jelas ini mengatakan Tuhan dan Roh itu dua Persona. Silakan kalian memberitahu saya, apakah Tuhan dan Roh itu satu atau dua? Ayat Alkitab ini juga membuat kita menjadi kabur.
Jadi ingatlah, mengenai Allah, mengenai status Tuhan Yesus kita, sekali-kali Anda jangan mengharapkan dapat memahami dengan jelas; begitu Anda jelas, Anda makin celaka, lebih baik Anda tidak jelas sedikit terhadapNya. Ini sepertinya Anda tidak berdaya mengatakan dengan sangat jelas tentang hati, jiwa, roh, pikiran, emosi, tekad, hati nurani, dan lain-lain milik Anda. Anda tidak bisa menjelaskannya seperti memotong tahu, sepotong demi sepotong, sangat bersih. Allah Tritunggal adalah satu misteri, janganlah memahami dengan pemahaman Anda, jangan mengerti dengan pengertian Anda. Jangan mengira, bahwa Bapa kudus itu satu, Putera kudus itu satu, dan Roh Kudus itu juga satu. Demikian ada satu, satu, dan satu lagi, maka jadilah tiga persona, akhirnya timbullah bidat.
Sampai hari ini, Dia telah menciptakan, Dia telah rnenjadi manusia, Dia telah mati di atas salib, Persona ini baik sebagai Bapa, sebagai Putera, sebagai Roh, la adalah Roh pemberi hayat, mutlak merupakan cerita Roh. Semuanya ini kita katakan berdasarkan Alkitab, berdasarkan pengalaman.
Saya ingat, ketika saya masih remaja dan berdoa, saya tidak tahu bagaimana harus menyebut, Bapa atau Tuhan? Berdoa dan berdoa, saya merasa Tuhan ini adalah Bapa dan Bapa adalah Tuhan. Benar-benar demikian, Anda tak berdaya rembaginya dengan jelas. Anda berdoa, "Ya Bapa di sorga!" "Ya Tuhan!" "Ya Allah!" kadang-kadang berkata, "Ya Tuhan Yesus!" sebenarnya ada berapa Persona? Saya tidak tahu ada berapa, pokoknya saya tahu, beginilah ceritanya, Dia adalah Bapa, juga adalah Allah, juga adalah Tuhan, juga adalah Roh, juga adalah Yesus. Haleluya, pada saat yang diperlukan, Anda berkata, "Ya Tuhan!" di lain kesempatan Anda berkata, "Ya Bapa!" dan di lain kesempatan lagi Anda berkata, "0, Tuhan Yesus!" Karena itu jangan berpikir untuk memperjelas hal ini, karena perkara ini tidak bisa dijelaskan dengan tuntas. Baik bisa dijelaskan maupun tidak bisa dijelaskan, kita benar-benar bisa mengalaminya. 0, Tuhan Yesus! Ya Bapa! Abba Bapa! 0, Tuhan Yesus! Ya Allahku! Demikian Anda berseru, di dalam Anda akan terasa indah dan manis.
Allah kita sungguh misteri, kita tak mungkin bisa memahami dengan akal budi kita, tak mungkin menerangkannya melalui ungkapan manusia. Otak kita sangat terbatas. Saya pernah mencobanya. Kita semua berada di atas bola bumi, dan bola bumi ada di bawah kaki kita, betulkah ini? Ya. Jika Anda bertanya kepada orang-orang di belahan bumi bagian barat, mereka akan menjawab bahwa bola bumi berada di bawah kaki mereka. Jika demikian, siapakah yang di bawah dan siapakah yang di atas? Sebab itu janganlah terlalu bersandar pada otak Anda, otak Anda sungguh terbatas. Juga jangan terlalu menghiraukan perasaan Anda, perasaan Anda tidak bisa diandalkan. Anda perlu dengan sederhana menikmati Allah.
Betapa saya mengharapkan kita semua tidak lagi mengikuti jalan usang Kekristenan, yaitu jalan teori. Hari ini kita mengikuti Tuhan pada jalan baru pemulihan, adalah jalan roh. Mungkin kita tidak mengerti teorinya, tetapi kita setiap hari memiliki kenikmatan. Persoalan hari ini adalah jalan roh! Adam yang akhir menjadi Roh pemberi hayat. Tuhan adalah Roh itu. Di mana ada Roh Tuhan, di sana ada kemerdekaan. Hari ini kita masing-masing berubah serupa dengan Tuhan, juga oleh Roh Tuhan. Tidak hanya demikian, hari ini Roh Tuhan justru tinggal di dalam roh kita. Tuhan menyertai rohmu. Karena itu aku dan Tuhan menjadi satu roh. Jangan terlalu mengurusi perasaan tubuh daging, jangan terlalu menanggapi pikiran otak, Anda harus memahami, bahwa bagian yang paling berharga di dalam Anda ialah Roh Tuhan itu. Roh Tuhan ada di dalam roh Anda, roh Anda dan Roh Tuhan berbaur, dua roh menjadi satu roh.
5. DI DALAM PENGHIDUPAN
HARUS MELATIH ROH
Saya tahu, setidak-tidaknya sebelas atau duabelas tahun yang lalu, saya sudah membicarakan tentang Roh ini secara terus-menerus. Sampai hari ini, saya masih belum cukup mengutarakannya. Meskipun saya telah mengatakannya berkali-kali, namun saya kuatir saudara saudari dalam penghidupannya sehari-hari, kadar hidup di dalam roh masih sedikit. Kalian tahu, dalam rumah tangga suami isteri bertengkar mulut itu adalah perkara yang biasa. Mengapa bertengkar mulut? Dikarenakan tidak hidup di dalam roh, melainkan hidup di dalam jiwa. Begitu Anda hidup di dalam jiwa, Anda pasti bertengkar mulut. Jika kita masing-masing mulai pagi sampai malam selalu hidup di dalam roh, pasti tidak akan perang mulut. Setiap orang yang bertengkar adalah milik jiwa, orang yang bertengkar pasti tinggal di dalam otak.
Kesulitan kita hari ini ialah kita hanya mengerti teori, tetapi sedikit berlatih. Bahkan berita tentang roh telah kita jadikan suatu teori, tidak ada realitas roh, tidak ada pengalaman roh, tidak ada latihan roh. Itulah sebabnya Alkitab mengatakan, "Jikalau kita hidup oleh Roh; baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh." Ketika Anda berbicara, Anda harus di dalam roh, ketika Anda bekerja, juga di dalam roh. Apapun yang Anda kerjakan, harus Anda kerjakan di dalam roh.
Saudara saudari kekasih, mulai hari ini, saya mohon kalian semua, setiap hari sebisanya melatih roh. Jika Anda mau melatih roh, Anda tidak bisa tidak berkata, "0, Tuhan Yesus!" Anda juga tidak bisa melepaskan diri dari berdoa-baca. Sambil menyeru, "0, Tuhan Yesus!" sambil mendoabacakan ayat Alkitab. Jika Anda demikian menjamah roh setiap hari, Anda pasti dipenuhi oleh roh. Pada saat itu, Alkitab bagi Anda bukan lagi persoalan mengerti atau tidak, melainkan hidup, terang. Ketika Anda membaca Alkitab akan mencicipi cita rasa yang manis itu, demikianlah Anda mendapatkan suplaian Tuhan. Inilah makan Tuhan yang sejati.
Hari ini, Tuhan adalah Roh, Dia di dalam roh; hari ini Tuhan juga adalah Firman, Dia di dalam firman. Roh Anda perlu terbuka kepada Tuhan, roh Anda perlu terbuka kepada Alkitab. Semakin Anda mendoa-bacakan ayat Alkitab dengan roh Anda, Anda akan mendapatkan faedah melebihi khotbah apapun, lebih limpah daripada mendengarkan khotbah macam apapun, lebih mendapatkan suplaian daripada mendengarkan khotbah macam apapun. Anda demikian di dalam RohNya mengalami Dia, juga di dalam firmanNya mengalami Dia, hasilnya Anda akan penuh kenyang menikmati Dia. Kesulitan diri Anda akan tersingkirkan, kematian Anda akan Dia telan, kegelapan Anda akan terenyahkan, kelemahan Anda juga akan berubah menjadi kuat. Demikianlah Anda di dalam penghidupan sehari-hari secara riil bersatu dengan Tuhan.
Pada saat demikian, Anda pasti menempuh hidup di dalam Tubuh, karena hayat roh ini adalah korporat, tidak menyendiri. Semakin Anda menikmati Tuhan ini dan hidup di dalam roh, Anda pasti mendambakan menempuh hidup gereja, mendambakan berkoordinasi dengan orang lain, mempersaksikan kesaksian Tubuh. Kiranya Tuhan membelaskasihani kita, agar kita pada hari-hari yang terakhir ini, makin berada di dalam aliran pemulihanNya.
EKONOMI ALLAH
BAB
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24
PRAKATA
Bab-bab dalam buku ini adalah berita-berita yang disampaikan dalam Sidang Istimewa Musim Panas tahun 1964 di Los Angeles. Isi buku ini disusun dengan mempertahankan aksen mimbar. Penulis ingin mendorong segenap pembaca memperhatikan realitas rohani yang terkandung dalam berita-berita ini, dan bukan memperhatikan bahasanya.
Istilah "ekonomi" yang dipakai pada buku ini kedengarannya mungkin agak aneh bagi pembaca. "Ekonomi Allah" dikutip dari 1 Timotius 1:4, menurut bahasa Yunani. "Ekonomi" adalah "oikonomia" dalam bahasa Yunani, terutama mengacu kepada manajemen keluarga, administrasi keluarga, pengelolaan dan distribusi, atau pembagian (kekayaan, harta benda, urusan dan sebagainya). Istilah ini dipakai dengan maksud menekankan butir penting dari usaha Allah, yaitu menyalurkan, membagikan diri-Nya ke dalam manusia.
Tiga Persona ke-Allahan adalah untuk ekonomi Allah, penyaluran ilahi, pembagian kudus. Bapa sebagai sumber terwujud di dalam Putra, dan Putra sebagai aliran direalisasikan di dalam Roh sebagai transmisi. Allah Bapa adalah Roh (Yoh. 4:24), dan Allah Putra, sebagai Adam terakhir, menjadi Roh pemberi-hayat (1 Kor. 15:45). Semuanya ada di dalam Allah Roh, yaitu Roh Kudus yang diwahyukan dalam Perjanjian Baru. Roh Kudus hari ini, dengan kepenuhan Bapa dalam kekayaan Putra, telah masuk ke dalam roh manusia kita dan tinggal di sana untuk menyalurkan semua adanya (hakiki) Allah ke dalam diri kita. Inilah ekonomi Allah, penyaluran ilahi. Roh Kudus Allah, yang tinggal di dalam roh manusia kita untuk menyalurkan hakiki Allah di dalam Kristus ke dalam diri kita, adalah fokus, sasaran dari penyaluran rahasia Allah Tritunggal ini. Ini adalah medan perang rohani. 0, betapa hebatnya penyimpangan yang telah dan sedang dilakukan oleh musuh yang licik itu terhadap kaum saleh Allah, bahkan juga terhadap orang-orang yang mencari Tuhan, dari sasaran ekonomi Allah dengan begitu banyak perkara yang baik dan bahkan sesuai dengan Alkitab. Dalam masa yang kacau ini, seperti waktu Surat Timotius ditulis, hati kita harus "dikucilkan" dan bahkan ditarik sepenuhnya kepada Roh ilahi yang almuhit di dalam roh manusia kita, sehingga kita terhindar dari penyimpangan terhadap sasaran ekonomi ilahi. Sebab itu, tindakan kembali ke dalam roh kita, tinggal di dalam roh kita, dan melatih roh kita untuk merealisasikan Roh Allah, benarbenar diperlukan pada hari ini. Dengan berbuat demikian, kita bisa berbagian dalam segala kelimpahan Allah dengan menikmati kekayaan Kristus yang tidak terduga. Kiranya Tuhan memberi kita anugerah (kasih karunia), sehingga kita dapat dibawa masuk ke dalam realisasi semacam itu, dan dapat melaksanakannya dalam hidup seharl-hari kita serta dalam segala yang kita lakukan.
Untuk penerapan yang tepat dan hasil yang lebih baik, semua berita dalam buku ini perlu dibaca dengan roh yang berdoa. Lebih bermanfaat lagi bila semua ayat Alkitab yang dikutip dalam setiap bab didoa-bacakan dan selalu menyertai pembacaan ini dengan doa. Kiranya hadir Tuhan, dengan urapan-Nya yang manis di batin, direalisasikan oleh setiap pembaca dalam pembacaan mereka di dalam roh.
Witness Lee
Los Angeles, California, USA. 11 Januari 1968