← Daftar isi Allah Tritunggal sebagai Roh itu Menjenuhi Manusia Tripartit Tubuh Kristus dan Roh Kelahiran-ulang Kita Hasil Perampungan dari Dua Roh · bab 17/23

DIPENUHI DI DALAM ROH

Pembacaan Alkitab

Ef. 5:18; 3:19; Kis 2:2-4; 13:52; Yoh. 14:17;

Rm. 8:11; Kis 1:8; 2:17; Ef. 5:19.

Garis Besar

I. Dua aspek pemenuhan

II. Mau dipakai oleh Tuhan

III. Cara untuk dipenuhi

A. Melalui pengakuan yang sungguh-sungguh

B. Melalui berkata-kata

IV. Dipenuhi untuk berbicara dan mendispensikan

Efesus 5:18 berkata, "Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu dipenuh di dalam roh." Dipenuhi di dalam roh (ay. 18) adalah dipenuhi di dalam roh kita yang telah dilahirulangkan, roh insani dihuni oleh Roh Allah. Roh kita tidak seharusnya kosong, tetapi seharusnya dipenuhi dengan segala kekayaan Kristus kepada seluruh kepenuhan Allah (3:19).... Roh kita mungkin kosong dan lembam, seperti sebuah ban kempes. Kalau roh kita lembam, maka perlu dipenuhi dengan pneuma. Kita perlu pergi ke dalam sorgawi "stasiun pemenuhan" dan memperoleh roh kita dipenuhi dengan pneuma. Dengan cara ini kita akan dipenuhi di dalam roh. Menurut pasal tiga, kita dipenuhi dengan segala kekayaan Kristus kepada seluruh kepenuhan Allah. Jika roh kita dipenuhi dengan segala kekayaan Kristus, kita tidak akan mempunyai masalah-masalah dalam penghidupan Kristiani kita.

I. DUA ASPEK PEMENUHAN

Kita telah melihat bahwa ada dua aspek dari Roh yang almuhit itu (Pelajaran 7). Yang satu adalah esensial (di dalam) dan yang lainnya adalah ekonomikal (di luar). Dua aspek dari Roh ini dapat terlihat dalam perkara dipenuhi dengan Roh Kudus.

Kisah Para Rasul 2:2 mengatakan bahwa angin itu memenuhi rumah dimana seratus dua puluh orang sedang duduk. Kata Yunani untuk "dipenuhi" disini adalah pleroo, sebuah kata yang berarti memenuhi yang di dalam (batin), seperti angin yang memenuhi rumah.

Ayat 3 dan 4 berkata, "Dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap kepada mereka masing-masing; maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya." Kata Yunani untuk "dipenuhi" dalam ayat 4 adalah pletho (juga digunakan dalam 4:8, 31; 9:17; 13:9 dan Luk. 1:15, 41, 67). Kata Yunani ini berarti memenuhi secara luaran. Menurut penggunaannya dalam Kisah Para Rasul, pleroo menunjukkan memenuhi suatu bejana di dalamnya, seperti angin memenuhi rumah yang di dalam dalam ayat 2; dan pletho menunjukkan memenuhi orang-orang secara luaran, seperti Roh itu memenuhi murid-murid secara luaran dalam ayat ini. Murid-murid dipenuhi (pleroo) di batin dan secara esensial dengan Roh itu (13:52) bagi penghidupan Kristiani mereka, dan mereka dipenuhi (pletho) secara luaran dan secara ekonomikal dengan Roh itu bagi ministri Kristiani mereka. Pemenuhan Roh yang di dalam, Roh esensial, berada di dalam murid-murid (Yoh. 14:17; Rm. 8:11), sedangkan pemenuhan Roh yang di luar, Roh ekonomikal, berada di atas mereka (Kis. 1:8; 2:17). Setiap orang Kristen yang tepat seharusnya mengalami kedua jenis pemenuhan itu.

Setelah Pentakosta, pengalaman Roh Kudus yang di batin sama seperti secara luaran dirampungkan secara penuh di dalam Kepala (Tuhan Yesus) sama seperti di dalam Tubuh (yang dilambangkan oleh Para Rasul). Dari saat ini sampai selanjutnya, mereka yang ingin mengalami pekerjaan Roh Kudus dapat mengalami pencurahan Roh Kudus baik yang di dalam maupun yang di luar pada saat yang sama.

II. MAU DIPAKAI OLEH ALLAH

Kita seharusnya menurut pemenuhan yang di luar bilamana kita mengatakan suatu perkataan.Sebernarnya, jika dari sebermula mereka yang diselamatkan mau melepaskan segala sesuatu bagi Tuhan untuk dipakai oleh Dia, maka di atas tiap-tiap orang yang diselamatkan akan berada di dalam suatu kedudukan untuk menerima kedua aspek dari pemenuhan Roh Kudus secara bersamaan, seperti yang terjadi di dalam rumah Kornelius. Kita menyesal untuk mengatakan bahwa hari ini terlalu sedikit yang mau dipakai oleh Tuhan setelah diselamatkan. Sebagian besar orang puas hanya dengan memiliki hayat kekal dan tidak binasa. Mereka benar-benar tidak mempedulikan pekerjaan Allah dan rencana Allah; mereka tidak ingin memiliki kuasa untuk bekerja bagi Allah ataupun menggenapi rencana Allah.

Karena manusia tidak mau dipakai oleh Allah, sedikit yang mendapatkan pemenuhan Roh Kudus yang di luar, menyebabkan pengalaman ini menjadi misterius dan aneh. Kenyataannya, aspek yang di luar dari Roh Kudus tidak berarti lebih berharga atau lebih sulit untuk diperoleh daripada Roh Kudus yang di dalam, satu-satunya syarat adalah kita mau dipakai oleh Allah.

III. CARA UNTUK DIPENUHI

A. Melalui Pengakuan yang Sungguh-sungguh

Untuk menerima kelahiran ulang dari Roh Kudus, pertama-tama kita harus mengaku, bertobat, dan menerima kenyataan bahwa Kristus telah mati bagi kita. Demikian juga, untuk menerima pemenuhan Roh Kudus, pertama-tama kita harus menerima kenyataan bahwa kita telah mati dengan Kristus. Kemudian kita harus membereskan dosa, dunia, daging, pendapat diri kita sendiri, dan kemampuan alamiah kita, hingga akhirnya kita dapat benar-benar mengosongkan diri kita sendiri dari hal-hal ini, tidak membiarkan satupun dari mereka untuk memiliki tempat lagi di dalam kita, tetapi lebih baik membiarkan Roh Kudus mendapatkan seluruh tempat di dalam kita. Jika kita akan menjawab tuntutan Roh Kudus, menghilangkan sesuatu yang harus dihilangkan dan meninggalkan sesuatu yang harus ditinggalkan, sehingga mengosongkan diri kita sendiri dan membiarkan Roh Kudus memiliki seluruh tempat dan otoritas di dalam kita, maka secara otomatis Roh Kudus akan memenuhi kita, dan kita akan secara subjektif mengalami dan menikmati pemenuhan Roh Kudus.

Kita semuanya harus membuat suatu pengakuan yang sungguh-sungguh. Kita harus datang kepada Tuhan, tidak diduduki oleh begitu banyak hal atau orang. Kita seharusnya hanya datang untuk berkontak dengan Dia dan dipenuhi dengan Dia. Begitu kita melakukannya, hal pertama yang akan muncul akan menjadi dosa kita. Kita akan memiliki suatu perasaan yang dalam bahwa kita tidaklah benar dalam perkara tertentu. Begitu kita mengaku, perkara lain mungkin muncul. Mengaku lagi, yang ketiga akan muncul, kemudian keempat, dan begitu seterusnya. Tanpa suatu waktu yang demikian Anda mungkin tidak akan menyadari berapa banyak dosa yang kita miliki.

Kita harus sepenuhnya dibersihkan melalui doa dengan pengakuan semua kegagalan kita, perbuatan salah kita, kesalahan kita, hal berdosa kita, pelanggaran kita, dan sebagainya. Jika kita tidak menghampiri kepada Tuhan dengan cara ini untuk beberapa waktu, kita mungkin perlu satu bahkan dua jam untuk dibersihkan sepenuhnya. Bahkan mungkin kita perlu untuk memperbaiki pelanggaran-pelanggaran kita dengan yang lainnya atau hutang-hutang yang telah kita hitung. Kita semuanya perlu untuk memiliki pengalaman semacam ini.

Setelah pengakuan yang sungguh-sungguh demikian, kita akan dipenuhi dengan Roh itu. Kita tidak perlu berbicara dalam "bahasa lidah." Tidak seharusnya kita memikirkan apa yang akan terjadi atau bagaimanakah kita merasakannya ketika kita dipenuhi dengan Roh itu di dalam batin dan yang di luar. Kita seharusnya hanya menghampiri Tuhan terus menerus. Setiap hari Anda perlu pembersihan semacam ini. Berdoalah,"Tuhan, basuhlah aku. Bersihkanlah aku. Aku ingin membuang kotoranku, sampahku, dan memberikanMu seluruh ruang kosong di dalamku." Jika Anda akan melakukan hal ini setiap hari, pemenuhan dan pencurahan Roh itu akan begitu segar dalam pengalaman Anda.

B. Melalui Berkata-kata

Setelah Efesus 5:18 berkata, "Dipenuhi di dalam roh," ayat 19 melanjutkan, "Berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani." Baru setelah "dipenuhi di dalam roh" Anda memiliki perkataan "berkata-kata." Jenis frase ini dapat dianggap sebagai suatu pengubah. "Berkata-katalah seorang kepada yang lain" diubah menjadi "dipenuhi." Bagaimana Anda dapat dipenuhi? yaitu melalui berkata-kata. Melalui berkata-kata, Anda akan dipenuhi di dalam roh. Tetapi apakah berkata-kata seorang kepada yang lain itu dalam bisikan? Gosip? Berita-berita dunia? America Today? Sekolah? Keluarga? Komputer-komputer? Gelar Master? Gelar Doktor? Berkata-kata dalam apa? Berkata-kata dalam mazmur, kata-kata yang panjang seperti Mazmur 119 yang memiliki 176 ayat dari 22 bab menurut abjad Ibrani.

Mazmur, kidung pujian, dan nyanyian-nyanyian rohani bukanlah hanya untuk bernyanyi dan bermazmur, tetapi juga untuk berkata-kata seorang kepada yang lain. Berkata-kata, bernyanyi, dan bermazmur yang demikian bukan hanya pengaliran dari dipenuhi di dalam roh, tetapi juga cara untuk dipenuhi di dalam roh. Mazmur merupakan syair yang panjang, kidung pujian merupakan syair yang lebih pendek, dan nyanyian rohani merupakan yang terpendek. Semuanya ini diperlukan bagi kita untuk dipenuhi oleh Tuhan dan dialiri oleh Dia dalam penghidupan Kristiani kita.

Menurut Perjanjian Baru, mazmur, kidung pujian, dan nyanyian rohani adalah baik, bukan hanya untuk bernyanyi, tetapi juga untuk berkata-kata. Kadang-kadang kita diinspirasi oleh bernyanyi. Tetapi pada saat yang lain, berkata-kata yang dipenuhi dengan pneuma mungkin lebih berinspirasi daripada bernyanyi. Jika kita kosong, sedikit pneuma, maka pembicaraan kita tidak akan menghasilkan inspirasi. Tetapi jika kita penuh dengan pneuma, maka pembicaraan kita akan memiliki pengaruh yang kuat dan akan menginspirasi yang lainnya. Ini bukanlah kefasihan lidah; inilah ucapan dengan pengaruh yang kuat.

IV. DIPENUHI UNTUK BERBICARA DAN MENDISPENSIKAN

Pemenuhan ini bukan hanya untuk perawatan Anda, itu adalah bagi Anda untuk mendispensikan. Itu adalah bagi Anda untuk menghasilkan. Setiap diri manusia dibuat oleh Allah untuk memperbanyak, untuk menghasilkan. Oleh karena itu setiap orang harus melahirkan anak-anak! Sekarang kita semuanya harus belajar bagaimana untuk menghasilkan, bagaimana untuk mendispensikan, bagaimana memberi ke dalam orang lain apa yang telah kita terima ke dalam diri kita. Ini adalah untuk menghasilkan lagi, hal ini adalah untuk menghasilkan, Hal ini adalah untuk melahirkan orang-orang Kristen baru melalui berkata-kata. Oleh karena itu, berkata-kata adalah menghasilkan, berkata-kata adalah membagikan, berbicara adalah untuk mendispensikan

Ketika Anda berbicara, Anda dipenuhi, dan ketika Anda dipenuhi Anda berbicara! Ini sangat ajaib. Ketika Roh itu begitu segar dalam pengalaman kita, orang-orang akan merasakan sesuatu yang berbeda tentang kita. Pada saat Anda berbicara kepada mereka, mereka akan menyadari sesuatu di dalam Anda begitu baru, begitu berbeda, dan juga begitu meyakinkan. Jika kita dibersihkan melalui pengakuan, kita tentu saja akan memiliki pengaruh yang kuat dan pekerjaan Roh itu dalam pembicaraan kita. Dipenuhi di dalam roh!

RINGKASAN

Tuhan menyuruh kita untuk dipenuhi di dalam roh. Pemenuhan ini terdiri dari dua aspek---yang pertama adalah yang di dalam (batin) dan yang lainnya adalah yang di luar. Pemenuhan yang di dalam adalah aspek esensial dari Roh itu, sedangkan pemenuhan yang di luar adalah aspek ekonomikal dari Roh itu. Keduanya diperlukan bagi hayat dan ministri Kristiani kita. Cara untuk dipenuhi adalah 1) melalui mengakui semua dosa kita, kegagalan kita, keduniawian kita, kebanggaan kita, dan sebagainya, dan 2) melalui berkata-kata. Hal ini akan membuat kita menjadi orang-orang yang mendispensikan Kristus dan melahirkan orang-orang Kristen yang baru.

Pertanyaan

1. Apakah dua aspek dari pemenuhan Roh Kudus?

2. Jelaskan bagaimana bahasa Yunani yang menunjukkan dua aspek dari pemenuhan itu.

3. Kondisi apakah yang harus ditemui supaya memiliki pemenuhan yang di luar dari Roh itu?

4. Apakah cara untuk dipenuhi di dalam roh?

5. Apakah hasil dipenuhi?