← Daftar isi Hubungan antara Situasi Dunia dengan Pergerakan Allah DI Bumi · bab 7/7

TANGGUNG JAWAB TERAKHIR KITA

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah.

Yohanes 1 5:5,16a

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksiKu di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.

Kisah Para Rasul 1:8

Demikianlah pula aku, ketika aku datang kepadamu, saudara-saudara, aku tidak datang dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk menyampaikan kesaksian Allah kepada kamu.

Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan.

Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.

I Korintus 2:1-2; 6:17

Sebab yang sangat kurindukan dan kuharapkan ialah bahwa aku dalam segala hal tidak akan berolah malu, melainkan seperti sediakala, demikianpun sakarang, Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku. Karena bagiku hidup adalah Kristus.

Filipi 1:20-21a

Satu Tubuh don satu Roh.

Efesus 4:4a

Dan telah mengenakan manuasia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memparoleh pengetahuan yang benar menurut gembar Khaliknya; dalam hal ini tidak ada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atou orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budsk atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.

Kolose 3:10-11

Yohanes telah bersaksi tentang firman Allah dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus, yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya. Katanya : "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini : ke Efesus, ke Smima, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia." Lalu aku berpaling untuk melihat suara yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas.

Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena had perkawinan Anak Dornba telah tiba, dan pengantinNya telah siap sedia. Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih! [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus].

Wahyu 1:2,11,12; 19:7,8

TANGAN ALLAH

DALAM PERKARA-PERKARA DUNIA

Dalam berita di depan kita telah melihat pergerakan terakhir Allah, pemulihan terakhir Allah, dan situasi terakhir dunia. Sekarang kita harus menyadari tangung jawab kita sehubungan dengan ketiga hal ini. Beban saya bukan berbicara tentang politik tetapi menampakkan kepada Anda, karena di bumi ini Allah mempunyai satu tujuan untuk dirampungkan terhadap umat manusia, Dia tentu memiliki wewenang yang tertinggi dan kekuatan untuk mengatur situasi-situasi dalam sejarah manusia. Saya tidak percaya bahwa banyak profesor yang mengajarkan sejarah dunia mengetahui makna sejarah manusia. Kebanyakan dari mereka hanya memiliki pengetahuan dunia. Sedikit sekali yang memiliki konsepsi bahwa situasi dunia sangat berhubungan dengan pergerakan Allah.

Sesungguhnya, situasi dunia berada di bawah pengaturan Allah. Allahlah yang menentukan kesempatan bagi suatu bangsa untuk melakukan sesuatu atau pergi ke satu tempat. Allahlah yang membuat batas-batas dari berbagai bangsa (Kisah Para Rasul 17:26). Allahlah yang membangkitkan raja-raja dan merendahkan bangsa-bangsa. Hal ini terlihat jelas tidak hanya dari catatan Alkitab tetapi juga dari fakta-fakta sejarah.

PENGENALAN TERHADAP

PERKARA-PERKARA MANUSIA

Ketika saya belajar sejarah dunia di perguruan finggi, buku pelajaran kami meliputi pokok-pokok hanya sampai sekitar tahun 1920. Buku itu diterbitkan sebelum tahun 1925. Seperti yang telah saya sebutkan, saya menyelidiki situasi dunia sejak tahun 1925. Pengetahuan saya bukan berasal dari buku-buku pelajaran, tetapi dari majalah-majalah, koran-koran, dan penyelidikan saya sendiri. Contohnya, bulan September 1939, adik laki-laki saya bertanya kepada saya tentang kurs valuta asing dan masalah-masalah lain yang tiba-tiba menjadi kesulitan baginya dalam usaha ekspornya. Apa yang menyebabkan kesulitan-kesulitan itu? Hitler telah menyerbu Polandia, menyebabkan pecahnya Perang Dunia II. Tentu saja, usaha ekspor sangat erat kaitannya dengan situasi internasional. Saya menyebutkan hal ini untuk menunjukkan bahwa kita sangat memperhatikan perkara-perkara dunia. Saya telah mengamati situasi dunia selama lebih dari lima puluh tahun, bukan bagi kepentingan pribadi saya, tetapi bagi kepentingan Tuhan.

Sejak muda, kami tidak hanya mempelajari Alkitab, tetapi juga sejarah gereja dan biografi-biografi serta tulisan-tulisan penuntut-penuntut rohani pada masa lalu. Kami menyadari bahwa kami juga perlu mengetahui situasi dunia. Kalau tidak, kita masih berada dalam kegelapan. Di bawah bimbingan saudara Watchman Nee, banyak sekerja dan juga saya sendiri, mempelajari masalah-masalah ini. Dia membaca buku yang tidak saya baca, dan dia bercakap-cakap dengan saya pada banyak kesempatan mengenai fakta-fakta sejarah gereja. Kami mengetahui tulisan-tulisan Bapa-bapa Gereja dan guru-guru besar yang timbul belakangan. Secara doktrinal dan teologis, kami mempelaiari apa yang berlangsung dari zaman Rasul Paulus sampai zaman sekarang.

SEBUAH NEGARA YANG LUAR BIASA

Jelaslah bahwa. Uni Soviet menghadapi persoalan serius hari ini, sementara Amerika Serikat mencoba memelihara perdamaian bagi seluruh dunia. Dalam dunia hari ini, negara apa yang memegang pimpinan? Siapa yang menjaga ketenteraman dan memelihara perdamaian? Negara apa yang menjadi pusat geografis? Siapakah yang berada di puncak dalam hal keuangan, industri, pendidikan, dan kebudayaan? Amerika Serikat. Siapa yang membuat hal ini? Allah. Ini sepenuhnya pekerjaan Allah. Sebagai orang-orang yang mengasihi Allah dan mencari/menuntut Tuhan, dan sebagai orang-orang yang dalam pemulihan, kita menyembah Tuhan untuk sebuah negara yang demikian.

Bukan berarti Amerika Serikat tidak memiliki dosa. Lihat saja kedosaan di satu kota seperti San Francisco, belum lagi Chicago, New York, Los Angeles, dan Las Vegas. Saya tidak mengatakan Amerika Serikat itu murni, bersih, atau bermoral; yang saya maksudkan adalah tidak ada negara lain yang memberlakukan kebebasan berbicara semacam ini. Saya percaya kebebasan ini telah diatur oleh Allah, agar kita di sini bisa menyampaikan kebenaran tanpa pembatasan atau ketakutan. Tidak ada negara lain yang seperti ini.

Amerika Serikat luar biasa. Orang-orangnya memiliki pendidikan dan kebudayaan yang tertinggi. Karena itu mereka dapat mengerti apa yang saya katakan. Jika saya berbicara kepada orang-orang primitif, terbelakang, saya ragu mereka dapat memahami apa yang saya katakan. Di sini mudah. Kita memiliki kebebasan dan keberanian untuk mengucapkan apapun yang telah Tuhan tampakkan kepada kita.

Saya berterima kasih kepada Tuhan, bahwa Dia menjaga benua ini selama 5500 tahun. Kemudian Dia mengirim orang-orang yang berbudaya dan beribadah untuk mendirikan negara ini. Sekarang negara ini adalah negara terkemuka. Semua ini adalah kedaulatan Tuhan.

TUJUH TAHAP SEJARAH UMAT MANUSIA

Dari sudut pandangan rohani dan sorgawi, sejarah umat manusia memiliki tujuh tahap, dengan tahap sekarang ini adalah tahap yang terakhir, yaitu sebelum milenium. Yang pertama adalah tahap primitif (permulaan) dari Adam sampai Abraham. Yang kedua adalah pendirian kerajaan Israel sebagai kerajaan Allah di bumi. Tahap ini berlangsung dari Abraham sampai Salomo. Tahap yang ketiga adalah kegersangan kerajaan Israel. Kerajaan-kerajaan Babilon, MediaPersia, dan Yunani di bawah Aleksander Agung menghancurkan Israel. Ini adalah penghakiman Allah atas umatNya yang merosot.

Tahap keempat adalah kekaisaran Romawi. Ia juga menjadikan Israel gersang, tetapi tidak separah yang lainnya. Sampai pada tahun 70 M, Titus menghancurkan Yerusalem. Yosephus menggambarkan betapa mengerikan penghancuran itu. Kekaisaran Romawi disiapkan dan dipakai oleh Allah untuk merampungkan penebusan dan untuk penyebaran berita-berita baik di sekitar laut Tengah. Akan tetapi, pada abad-abad selanjutnya, kekaisaran Romawi mendatangkan gereja Roma, yang menghancurkan Injil dan mendatangkan sepuluh abad zaman kegelapan.

Tahap kelima adalah Reformasi. Tahap ini berlangsung dari Martin Luther sampai abad sembilan belas. Selama tahap ini banyak hal baru masuk dan mengubah sejarah manusia. Ada penemuan dan pendudukan tanah baru. Ada reformasi dari apa yang disebut Gereja Kristen. Jerman adalah kekuatan yang dipakai oleh Allah selama tahap ini.

Tahap keenam adalah penerusan pemberitaan Injil dan firman Allah. Ini dirampungkan oleh Allah di bawah kekuasaan Inggris Raya. Spanyol dikalahkan, dan Inggris dipakai untuk menjaga ketenteraman di bumi sehingga Injil dapat diberitakan ke seluruh dunia dan kebenaran dibawa ke seluruh ujung bumi. Sekarang Alkitab telah diterjemahkan sedikitnya dalam sebagian besar bahasa-bahasa. Maka firman Allah telah disebarkan ke setiap bagian bumi, seperti Injil. Inilah pekerjaan Allah.

Apakah hanya itu? Apakah tahap keenam itu adalah yang terakhir? Jika demikian, apakah yang Tuhan dapatkan? Visi sentral dari ministri penggenapan rasul Paulus ataupun ministri penambalan Yohanes, belum dibahas secara memadai. Bahkan tidak banyak guru Kristen yang tahu istilah "ministri penambalan". Orang-orang dari aliran hayat batini tahu sedikit tentang ministri penggenapan Paulus, tetapi yang mereka jamah tentunya hanya mengenai Kristus, kematianNya, dan kebangkitanNya. Mereka belum melihat banyak mengenai Kristus yang meliputi segala dan meluas ke dalam segala sesuatu dalam Surat Filipi dan Kolose, Mereka tidak bisa berbicara banyak tentang Tubuh Kristus. Mengenai ministri penambalan Yohanes, apa yang diberitakan kebanyakan menggunakan cara yang dangkal. Banyak yang tidak tahu jelas apa yang dimaksud kelahiran kembali. Hari ini kita berada dalam tahap ketujuh atau yang terakhir, saat Tuhan memulihkan ministri penggenapan Paulus dan ministri penambalan Yohanes.

PERLU TAHAP TERAKHIR

Selanjutnya, kita perlu mengetahui sedikitnya lima aspek utama mengenai gereja. Yang pertama, gereja adalah satu perhimpunan kaum saleh. Pada abad yang lalu Kaum Saudara nampak hal ini dan meninggalkan denominasi, organisasi, kapel, dan katedral, untuk kembali ke Alkitab, bersidang dalam nama Tuhan Yesus. Mereka telah memulihkan aspek gereja sebagai sebuah perhimpunan. Akan tetapi, ini masih terlalu dangkal

Gereja juga adalah Tubuh Kristus, manusia baru, kaki dian, dan mempelai perempuan. Tidak banyak guru-guru yang telah membahas keempat aspek ini dengan memadai. Sebelum keempat aspek gereja ini terealisasi, ministri penggenapan Paulus dan ministri penambalan Yohanes tak dapat dirampungkan; dengan dernikian, Tuban belum merampungkan tujuanNya dan tidak memiliki jalan untuk datang kembali.

Tujuan Allah tidak terampungkan hanya melalui pemberitaan Injil, pengajaran Alkitab, dan sidang-sidang secara Alkitabiah. Tanpa kesembilan belas kitab Paulus dan Yohanes, tidak ada perampungan. Namun, walaupun orang- orang Kristen had ini memiliki kesembilan belas kitab tersebut, mereka tidak memperhatikan kedua ministri ini.

Banyak orang membicarakan kitab-kitab Paulus, tetapi tidak banyak yang menekankan ministri penggenapan. Apakah ministri penggenapan Paulus itu? Itu adalah rahasia Allah, yaitu Kristus, dan rahasia Kristus, yaitu gereja. Kebanyakan pembaca Alkitab telah mempelajari surat-surat kiriman Paulus dan telah melihat istilah-istilah ini (Kolose 2:2; Efesus 3:4), tetapi mereka mungkin tidak begitu mengerti maknanya.

Ministri penambalan Yohanes menampilkan gereja sebagai sebuah kaki dian (Wahyu 1:11-12). Orang-orang Kristen hari ini tidak banyak membicarakan aspek gereja ini. Kaki dian melambangkan gereja sebagai perwujudan Allah Tritunggal. Sifat emasnya melambangkan Bapa sebagai sumber. Bentuknya melambangkan Putra sebagai perwujudan Bapa. Ketujuh dian yang bersinar menyatakan ketujuh Roh sebagai ekspresi Allah Tritunggal. Lalu, gereja sebagai kaki dian, adalah Allah terwujud dan terekspresi di dalam umat tebusanNya.

Kami telah menyampaikan banyak berita mengenai kedua ministri Paulus dan Yohanes ini. Ketika kita mempelaiari kitab-kitab Galatia, Efesus, Filipi, dan Kolose, kita nampak Kristus yang almuhit, luas tak terbatas, sebagai rahasia Allah! Banyak berita telah disampaikan mengenai gereja sebagai Tubuh Kristus, manusia baru, kaki dian, dan mempelai perempuan.

Sejak tahun 1969, oleh belaskasihanNya kita telah menyampaikan banyak berita atas kitab Wahyu. Kita telah mempelajari kitab ini dengan jelas dalam setiap aspek. Khususnya kita telah menekankan ketujuh Roh, kaki dian, kesaksian Yesus, makan pohon hayat, pembangunan soko guru dalam bait sud Allah, janji berbagian dalam pohon hayat, dan panggilan untuk minum air hayat. Sebagaimana Anda lihat dalam catatan pada Versi Pemulihan, kita fidak mengabaikan sepuluh tanduk dan masalah-masalah nubuat yang lain, meskipun kita memusatkan perhatian pada sisi hayat, sisi rohani.

AKHIR DARI SITUASI DUNIA

Beberapa hari yang lalu saya membaca sebuah buku tua yang ditulis oleh A.T Pierson, menantu laki-laki George Muller. Pada akhir abad yang lalu dia mengunjungi Filadelfia, dan ketika berada di sana, ia menyampaikan serangkaian berita yang disebutnya The New Acts of the Apostles (Kisah Para Rasul yang Baru). Ini adalah sebuah judul yang baik, mengingatkan kita bahwa kitab Kisah Para Rasul sesungguhnya tidak hanya memiliki dua puluh delapan pasal. Kita masih dalam kelanjutan Kisah Para Rasul; sampai zaman kita mungkin sudah ada 280 pasal!

Dalam buku itu Pierson mengatakan bahwa Allah memelihara sebuah benua terselubung selama lima ribu tahun, mengoyakkan selubung itu hanya ketika sebuah gereja yang tereformasi dengan Alkitab yang tidak terbelenggu, siap memasukinya. Pernikiran ini hampir mirip dengan apa yang kita sebutkan dalam berita-berita ini. Tetapi dia menambahkan, "dan menjadikannya arena dari kemenangan Injil baru". Pandangan kita berbeda dengannya dalam hal ini. Saya tidak percaya bahwa Amerika dipersiapkan untuk kemenangan-kemenangan baru dalam pemberitaan Injil. Orang-orang yang datang ke benua baru itu telah memiliki jalan masuk kepada Injil. Saya percaya negara ini dibangkitkan oleh Tuhan untuk pemulihan. Status Amerika Serikat sebagai bangsa terkemuka di dunia adalah situasi terakhir dunia bagi pemulihan terakhir Tuhan.

Jika Alkitab telah hampir sepenuhnya dipulihkan, bagaimana situasi dunia saat ini? Percayakah Anda bahwa Allah akan membangkitkan kekuatan lain setelah Amerika Serikat? Seluruh kekuatan dunia sebelumnya telah digantikan. Babilon dikalahkan oleh Media-Persia. Yunani mengikuti Media-Persia sebagai kekuatan dunia yang memimpin. Lalu masuk Kekaisaran Romawi. Kemudian bangsa-bangsa Eropa perlahan-lahan bangkit, dengan Jerman, Spanyol, dan Inggris Raya pada saat yang berbeda, menjadi yang terkemuka. Sekarang, karena Amerika Serikat telah tampil memimpin, tampaknya sudah jelas dari situasi dunia sekarang ini, bahwa ia tidak akan digantikan.

Pada perang Harmagedon akan ada 3 kekuatan militer berkumpul di sana. Yang satu akan datang dari barat, Eropa di bawah pimpinan Antikristus. Yang satu dari utara, Rusia. Yang ketiga dari arah matahari terbit. Tak ada petunjuk mengenai posisi Amerika Serikat. Jangan mengira Antikristus dengan Kekaisaran Romawinya yang terpulih akan menggantikan Amerika Serikat.

Negara Amerika Serikat dilambangkan dengan seekor elang, dibatasi oleh dua lautan yang memisahkannya dari tanah-tanah yang lain. Dalam kitab Daniel, domba jantan melambangkan Media-Persia (Daniel 8:20), dan kambing jantan mewakili Yunani (ayat 21). Seperti yang dikatakan oleh G.H. Pember, ini adalah lambang-lambang kuno dari negara-negara itu. Gambar domba jantan ditemukan terukir pada mata uang logam dan pahatan Persia kuno. Kambing jantan terlukis pada mata uang logam kuno dari Makedonia, perairan di sebelah timurnya disebut Aegea, yang berarti Laut Kambing Jantan.

Hari ini ada beberapa negara kecil di sekitar Laut Tengah, di samping negara-negara lain di Eropa. Kemungkinan penduduk dalam negara-negara yang kecil dan merdeka Ini ingin memiliki seorang pernimpin yang kuat untuk mempersatukan mereka dan dengan demikian menolong mereka dari posisi mereka yang lemah. Antikristus mungkin mengambil kesempatan untuk bangkit dan mempersatukan negara-negara ini, dengan demikian memulihkan Kekaisaran Romawi kuno. Tetapi kekaisaran baru ini tidak akan menggant1kan Amerika Serikat, atau mengalahkan Rusia. Ia juga tidak akan mengalahkan dua ratus juta penunggang kuda dari arah matahari terbit (Wahyu 9:16). Karena Antikristus dengan Kekaisaran Romawinya yang terpulih, tidak mengalahkan Rusia, atau timur, dia juga tidak akan dapat menggantikan Amerika Serikat. Jadi akan ada empat sumber kekuatan. Yang tiga akan pergi ke Harmagedon untuk mengambil kekayaan di sana. Mungkin kekayaan itu akan berasal darl minyak.

PERLU VISI

Di bawah kedaulatan Allah, Injil telah diberitakan ke seluruh penjuru bumi. Alkitab menubuatkan ini akan terjadi, dan sudah terjadi. Alkitab telah diajarkan di setiap negara. Dan Allah telah mendapatkan beberapa sidang yang tepat lebih dari seratus lima puluh tahun yang lalu. Tetapi, meskipun Allah telah memperoleh sebanyak itu, Dia belum pernah memperoleh garis sentral dari tujuanNya, yaitu Kristus sebagai rahasia Allah dan gereja sebagai rahasia Kristus. Gereja sebagai misteri Kristus ini, seharusnya adalah Tubuh, bukan hanya perkumpulan. Gereja seharusnya adalah manusia baru, kaki dian, mempelai perempuan.

Apakah tanggung jawab kita? Kita harus menengadah kepada Tuhan, agar Dia menampakkan kepada kita visi sentral dari ministri penggenapan Paulus dan ministri penambalan Yohanes. Apakah visi ini? Visi ini adalah Kristus yang almuhit, luas tak terbatas, subyektif, adalah Roh pemberi hayat sebagai ekspresi akhir dari Allah Tritunggal, sekarang karena Dia telah melewati dan merampungkan semua proses. Kita harus nampak Kristus adalah Persona yang demikian. Kita harus memperhidupkan Kristus yang demikian. Dia harus menjadi hayat kita. Dia harus menjadi penghidupan kita. Dia harus menjadi penghidupan keluarga kita sehari-hari. Dia harus menjadi penghidupan gereja kita.

Kita mempunyai Paulus sebagai teladan. Ketika dia pergi ke kota Yunani yang berbudaya, kota Korintus, dia memutuskan. tidak pergi dengan kata-kata hikmat. Karena kebudayaannya yang tinggi, dia tidak mau memakai kata-kata hikmat yang mengesankan! "Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan" (I Korintus 2:14). Kata-katanya kepada orang Korintus adalah : mereka adalah kaum imani, adalah yang mengikatkan diri kepada Tuhan menjadi satu roh (6:17). Kepada orang-orang Filipi dia berkata, "Bagiku hidup adalah Kristus" (Filipi 1:21). Inilah kerinduan dan harapannya, bahwa Kristus akan diperbesar di dalam tubuhnya "Baik oleh hidupku, maupun oleh matiku" (ayat 20).

Saya takut apa yang terkesan pada Anda adalah pemberitaan Injil, pengajaran Alkitab, dan sidang-sidang yang baik. Mungkin Anda tidak begitu paham tentang Kristus yang almuhit ini. Tanggung jawab kita adalah memperhidupkan Kristus ini, membawa Kristus ini ke manapun kita pergi. Untuk melakukan hal ini, kita dituntut untuk sepenuhnya berada dalam roh, hidup oleh Roh, dan berjalan oleh Roh, bahkan oleh Roh yang diperkuat tujuh kali.

Orang-orang yang memperhidupkan Kristus, yang hidup dalam roh, adalah Tubuh Kristus secara korporat yang sesungguhnya. Tubuh ini adalah satu (Efesus 4:4). Mereka juga adalah manusia baru dalam realitas, satu ciptaan baru dengan satu kehidupan baru untuk mengekspresikan Allah Tritunggal.

TANGGUNG JAWAB KITA

Apakah beban kita? Apakah tanggung jawab kita? Kita Jangan hanya memberitakan Injil. Kita harus memikul kesaksian Yesus, seperti dikatakan kitab Wahyu (1:2,9). Kita harus menjadi saksi-saksi bagi Dia seperti yang dikatakan dalam Kisah Para Rasul 1:8. Kita harus menghasilkan buah dengan tinggal di dalam Dia, seperti dikatakan dalam Yohanes 15:5 dan 16. Inilah pernberitaan Injil yang tepat. Tak perlu memakai suatu tehnik-tehnik tertentu. Kita harus mengesampingkan variasi kita, seperti Paulus memutuskan tidak memakai kata-kata hikmat. Tanggung jawab kita adalah memperhidupkan Kristus, memikul suatu kesaksian hidup ball Dia dalam penghidupan. kita sehari-hari, tidak mengetahui apapun selain Kristus, Sang almuhit yang diwahyukan dalam ministri penggenapan Paulus dan ministri penambalan Yohanes.

Kemudian, setiap kali kita berhimpun bersama, kita adalah satu Tubuh, satu manusia baru; tidak ada diskriminasi, apapun latar belakang kita. Puji Tuhan atas satu negara semacam Amerika Serikat! Negara-negara lain tersusun dari orang-orang dari satu kebangsaan. Jerman, misalnya, tersusun dari bangsa, Jerman. Amerika Serikat adalah satu-satunya negara yang terdiri dari ras dan latar belakang kebangsaan yang berbeda sama sekali; itulah sebabnya ia disebut tempat perbauran. Bukankah ini kedaulatan Tuhan, sehingga ada sebuah negara sedernikian di pusat tempat tinggal umat manusia? Betapa baiknya hal ini bagi manusia baru! Di sini tidak ada bangsa Yunani atau Yahudi, orang hitam atau kulit putih, orang Timur atau orang Barat, "tetapi Kristus adalah semua dan di dalam semua" (Kolose 3:11).

Tanggung jawab terakhir kita adalah memperhidupkan Kristus dan berhimpun bersama di dalam lokal kita sedemikian rupa, sehingga kita dapat menjadi Tubuh, manusia baru, kaki dian, dan mempelai perempuan. Kita bersidang dalam keesaan. Kristus yang kita perhidupkan dan kita beritakan tidak terpecah-pecah. Kristus yang kita persaksikan tidak terpecah-pecah. Kita memperhidupkan Dia menurut penampakan yang kita miliki tentang Dia. Kita memperhidupkan Kristus yang almuhit, luas tak terbatas, yang sekarang adalah Roh pemberi hayat sebagai ekspresi akhir dari Allah Tritunggal setelah melalui banyak proses. Dan kita bersidang bersama berdasarkan lokalitas sebagai gereja, gereja yang bukan hanya sebuah perhimpunan tetapi juga Tubuh, manusia baru, kaki dian, dan mempelai perempuan. Kita juga melaksanakan keesaan yang murni di dalam setiap lokal -- satu Tubuh, satu Roh, satu kota, satu gereja. Penghidupan sedemikian adalah tanggung jawab akhir kita.

Berdua-dua ke Berbagai Negara

Penyebaran pemulihan Tuhan harus merupakan bagian dari tanggung jawab akhir kita. Ketika Tuhan di burni, Ia mengutus murid-murid keluar berdua- dua. Ketika kesaksian gereja meluas, Paulus dan Barnabas juga pergi berdua. Saya percaya ini adalah satu prinsip ilahi. Seandainya beberapa orang berbeban pergi ke negara-negara lain. Bagaimana mereka menempuh hidup? Mereka akan sulit menempuh hidup di negara baru. Tetapi saya percaya bahwa orang-orang yang lain yang tinggal di sini dapat memikul beban untuk mendukung mereka.

Mereka yang keluar berdua-dua ke negara-negara asing kebanyakan pergi belajar, bersekolah, belajar bahasa. Mereka juga dapat berkontak dengan orang-orang. Mahasiswa asing mudah menghubungi mahasiswa dan guru-guru. Dari hubungan-hubungan itu mereka dapat menyampaikan Yesus Kristus. Tidak perlu cemas tentang biaya hidup, karena kaum saleh di sini akan mendukung mereka. Hal ini akan mudah dilaksanakan dan inilah jalan yang Alkitabiah.

Banyak Kaki Dian Kecil

Setelah beberapa tahun, mungkin ada satu kesaksian kecil di banyak negara. Dua orang itu di setiap tempat, sambil belajar, atau bekerja, atau hanya menghubungi orang-orang, dapat membawa sedikitnya 10 orang kepada Tuhan. Lalu di sana akan ada 12 orang bersidang bersama sebagai sebijah kaki dian kecil. Kaki dian tidaklah sebesar mercu suar; saya percaya Alkitab memakai kaki dian sebagai lambang gereja, untuk menunjukkan bahwa gereja tidak harus menjadi sesuatu yang besar.

Seandainya dua orang saudara pergi dengan isteri masing-masing ke Athena, Yunani. Dengan empat orang di sana, belajar dan berhubungan dengan mahasiswa lain, tidak percayakah Anda bahwa mereka sedikitnya dapat membawa sepuluh orang dalam lima tahun? Lalu akan ada empat belas orang bersidang di sana sebagai gereja di Athena! Mereka pergi ke sana bukan seperti misionaris-misionaris tradisional, melainkan sebagai saksi-saksi kelas tinggi bagi Yesus Kristus. Mereka membawa Injil yang tinggi ke Athena. Mereka membawa pengetahuan Alkitab yang lebih dalam. Mereka membawa kesaksian Yesus, yaitu Tubuh, manusia baru, kaki dian, dan mempelai perempuan.

Perlu Pertimbangan yang Jernih

Saya percaya inilah cara Tuhan mempersiapkan mempelai perempuanNya (Wahyu 19:7-8). Saya telah menyampaikan hal ini kepada Anda semua, saya telah menunaikan tanggung jawab saya. Sekarang tanggung jawab ada pada Anda. Bila Anda perhatikan apa yang Anda baca dalam bab-bab tentang situasi dunia dan pemulihan Tuhan, apa yang akan Anda lakukan? Apakah Anda diam tenang di tempat tinggal Anda dan menempuh hidup yang nyaman? Apakah Anda akan memperhatikan sidang-sidang yang baik? Sidang yang baik memang menyenangkan, namun tidakkah Tuhan memimpin Anda keluar? Diamlah tenang dan siagalah sehingga Tuhan dapat memberi bimbingan yang tepat kepada Anda -- tinggal atau pergi, pergi ke mana, dan bagaimana pergi. Jika Dia memimpin Anda tinggal, berapa banyak tanggung jawab yang harus Anda pikul bagi mereka yang keluar bersandar iman dalam namaNya untuk pemulihanNya ke negara-negara lain? Pergerakan seperti ini hidup; pergerakan Tuhan dalam TubuhNya.

Inilah tanggung jawab akhir yang harus kita pikul bagi pemulihan akhir Tuhan di bawah situasi akhir dunia saat ini. Kita berterima kasih kepadaNya untuk situasi ini. Kita berterima kasih kepadaNya untuk pemulihan. Kita berterima kasih kepadaNya untuk kasih karuniaNya, yang memungkinkan kita memikul tanggung jawab sedemikian.

PROBLEM PENYEBAB KEKACAUAN

DALAM HIDUP GEREJA

BAB

1 2 3 4

PRAKATA

Buku ini berisi persekutuan pribadi saudara Witness Lee kepada para penatua gereja di Kanada, pada tanggal 13-15 Agustus 1993 di Anaheim, California.