← Daftar isi Hubungan antara Situasi Dunia dengan Pergerakan Allah DI Bumi · bab 6/7

PEMULIHAN TERAKHIR ALLAH DAN SITUASI TERAKHIR DUNIA

Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepadaNya, supaya ditunjukkanNya kepada hamba-hambaNya apa yang harus segera terjadi. Dan oleh malaikatNya yang diutusNya, Ia telah menyatakannya kepada hambaNya Yohanes. Yohanes telah bersaksi tentang firman Allah dan tentang kesaksian yang diberikan oleh Yesus Kristus, yaitu segala sesuatu yang telah dilihatnya.

Katanya : "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini : ke Efesus, ke Smima, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia." Lalu aku berpaling untuk melihat suara yang berbicara kepadaku. Dan setelah aku berpaling, tampaklah kepadaku tujuh kaki dian dari emas. Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas. Kepala dan rambutNya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mataNya bagaikan nyala api. Dan kakiNya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; suaraNya bagaikan desau air bah. Dan di tangan kananNya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulutNya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajahNya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik. Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kakiNya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kananNya di atasku, lalu berkata : "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut."

"Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kananKu dan ketujuh kaki dian emas itu : ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."

Wahyu 1:1-2,11-18, 20

Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat : Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah.

Wahyu 2:7

Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci AllahKu, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama AllahKu, nama kota AllahKu, yaitu Yerusalem Baru, yang turun dari sorga dari AllahKu, dan namaKu yang baru.

Wahyu 3:12

Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu : itulah ketujuh Roh Allah.

Wahyu 4:5

Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh : itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.

Wahyu 5:6

Marilah kita bersukacita dan bersorak sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantinNya telah siap sedia. Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]

Wahyu 19:7-8

Lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal, dan mengalir keluar dari takhta Allah dan Anak Domba itu. Di tengahtengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun-daun pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa (Tl.).

Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu (Tl.).

Roh dan pengantin perempuan itu berkata : "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengamya, hendaklah ia berkata : "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!

Wahyu 22:1-2, 14, 17

PENTINGNYA TULISAN-TULISAN PAULUS

Gerakan terakhir Allah sepenuhnya terwahyukan melalui seorang rasul, yaitu Paulus. Dia adalah orang yang menerima pekerjaan sebagai pelayan rumah tangga Allah untuk menggenapkan firman Allah (Kolose 1:25-27), yaitu menggenapkan wahyu tentang pergerakan Allah.

Tanpa surat-surat kiriman Paulus, kita dapat melihat pergerakan Allah dalam penciptaan. Kita juga dapat melihat pergerakanNya dalam inkarnasi. Keempat kitab Injil memberitahu kita bagaimana Allah dalam Persona Putra berinkarnasi. Keempat kitab itu juga mewahyukan pergerakanNya dalam penyaliban dan kebangkitan, juga menampakkan pergerakan Allah di dalam kenaikan. Kitab Kisah Para Rasul selanjutnya menampakkan lebih lanjut, bagaimana Allah bergerak dengan turun ke atas murid-murid dan dengan mendirikan gereja-gereja. Akan tetapi, pada Kisah Para Rasul tidak ada penggenapan wahyu pergerakan Allah.

Untuk melihat kegiatan-kegiatan terakhir Allah yang berhubungan dengan umat manusia, kita harus melewati Kisah Para Rasul sampai keempat belas surat kiriman rasul Paulus. Dia dengan jelas menyajikan pergerakan terakhir ini : Allah Tritunggal, setelah melalui banyak proses, sekarang sedang menggarapkan diriNya sendiri ke dalam umat pilihanNya untuk menjadi hayat mereka. Kini Dia adalah Roh yang berhuni di dalam. Roh ini adalah ekspresi dan pencapaian sempurna dari Allah Tritunggal pada diri manusia, sehingga Dia dapat menyusun umat pilihanNya sebagai putra-putra Allah dengan hayat dan sifat ilahi, dan juga sebagai anggota Ibbuh Kristus yang bersatu secara organik dengan Dia, sehingga Allah dapat memiliki satu keluarga, dan Kristus dapat memiliki satu Tubuh untuk mengekspresikan Dia secara korporat.

Adakah penulis-penulis Perjanjian Baru yang lainnya selain Paulus yang memberikan wahyu ini kepada kita? Tulisan-tulisan Petrus tidak mengatakan apa-apa tentang hal ini. Kita menghargai Surat-surat Kiriman Petrus terutama karena kata-katanya tentang kita menjadi "orang-orang yang berbagian dalam kodrat ilahi" (2Petrus 1:4). Petrus hanya menulis 8 pasal, 5 pasal dalam surat kirimannya yang pertama dan 3 pasal dalam yang kedua, Dia menyebutkan pembakaran ciptaan lama dan kedatangan langit baru dan bumi baru. Tetapi dia tidak memberitahu kita bahwa Kristus hidup di dalam kita. Dia tidak pernah menyebutkan bahwa kita adalah anggota-anggota Tubuh Kristus, dia juga tidak memberitahu kita, bahwa gereja adalah Tubuh Kristus. Ini bukanlah butir-butir yang tidak berarti. Butir-butir ini sangat besar! Petrus tidak menyebutkannya, karena dia belum melihatnya dengan jelas.

Paulus membahas semua masalah ini bukan hanya dalam satu atau dua ayat tetapi dalam empat belas kitab. Dia memberitahu kita, bahwa kita tidak hanya telah dibenarkan dan didamaikan dengan Allah, tetapi juga telah dilahirkan dari Dia! Kita adalah putra-putraNya, memiliki hayat dan sifatNya. Ini berarti kita sesifat dengan Allah. Jika anak-anak kita memiliki hayat dan sifat kita, bukankah mereka sama seperti kita? Mereka bukan kita, namun mereka sama seperti kita. Kita bukan Allah, namun kita sama seperti Allah dalam hayat dan sifat ilahi. Kita adalah putra-putra yang lahir dari Allah, bukan putra-putra yang diangkat oleh Allah. Paulus mengungkapkan hal ini dengan sangat jelas.

Dia juga menjelaskan bahwa kita adalah anggota-anggota Tubuh Kristus. Dia mengatakan, karena Allah, kita ada di dalam Kristus (I Korintus 1:30). Kita dulu di dalam Adam, tetapi Allah telah memindahkan kita ke dalam Kristus, bukan hanya secara posisi, lebih-lebih secara hayati. Maka ada kesatuan organik antara kita dengan Kristus. Kita adalah anggota-anggotaNya. Dia adalah Kepala; kita adalah Tubuh. Dia dan kita adalah Kristus. Kristus yang korporat bukan hanya Kepala, tetapi juga Tubuh. Bagaimana seseorang dapat memiliki sebuah kepala tanpa tubuh? Namun inilah Kristus dari kebanyakan orang Kristen. Mereka bahkan tidak pernah memikirkan bahwa Kristus memiliki satu Tubuh. Banyak orang Kristen kekurangan satu pemahaman langsung bahwa kita adalah anggota-anggota Kristus. Apakah Anda memiliki satu perasaan demikian? Paulus bahkan mengatakan bahwa tubuh kita adalah anggota Kristus (I Korintus 6:15). Bukan hanya roh kita, bahkan tubuh kita! Bersatu dengan Kristus, menjadi TubuhNya, adalah satu perkara besar. Dari manakah datangnya wahyu ini? Tak ada yang lain selain Paulus yang menjelaskan hal ini. Dia menggenapkan wahyu firman ilahi, memberitahu kita bahwa pergerakan Allah yang terakhir adalah untuk mendapatkan Tubuh ini, keluarga besar ini.

TULISAN-TULISAN YOHANES

Sayang sekali, wahyu ini dirusak. Karena itu setelah ministri penggenapan, Allah memberi ministri penambalan. Yohanes datang untuk menambal. Ketika saudari-saudari menambal sebuah lubang pada kain, mereka membuat bagian tambalan lebih kuat daripada yang semula. Dalam beberapa hal, ministri Yohanes juga demikian. Contohnya, Paulus tidak memberitahu kita tentang ketujuh Roh. Roh Allah itu satu atau tujuh? Roh itu satu juga tujuh. Penambal menekankan Roh tujuh kali lebih kuat daripada Paulus. Yohanes juga memberitahu kita, bahwa ketujuh Roh itu adalah ketujuh mata Anak Domba (Wahyu 5:6). Jika Allah Tritunggal terdiri dari tiga Persona yang terpisah, bagaimana yang Ketiga dapat menjadi mata. yang Kedua? Bagaimana hal ini dapat dijelaskan? Tidak seorangpun dapat menganalisis Allah Tritunggal. Akan tetapi, Paulus mula-mula memberitahu kita, bahwa Kristus di dalam kebangkitan menjadi Roh pemberi hayat (I Korintus 15:45b). Lalu Yohanes menunjukkan bahwa Roh pemberi hayat ini adalah ketujuh Roh. Dia menguatkan Roh itu tujuh kali lipat. Ini hanyalah satu contoh tentang betapa ministri penambalan itu lebih kuat daripada ministri penggenapan.

KEBOCORAN DAN PERMULAAN PEMULIHAN

Alkitab diselesaikan menjelang akhir abad pertama. Kitab-kitab yang terakhir adalah tulisan-tulisan Yohanes -- Injil, Surat-surat Kiriman, dan Wahyu. Tetapi sejak waktu itu telah terjadi kebocoran karena wadahnya pecah. Ini berlanjut melalui abad kedua, ketiga, dan seterusnya, sampai menjelang akhir abad keenam, gereja Katolik dan sistem kepausan sepenuhnya ditegakkan.

Dari tahun sekitar 500 sampai 1500 Masehi disebut Zaman Kegelapan. Semua kebenaran dalam Perjanjian Baru felah bocor keluar. Alkitab sendiri terkunci. Orang awam diberitahu bahwa mereka tidak berhak atau tidak mampu membaca Kitab Suci. Mereka memerlukan Paus dan gereja untuk mengartikannya bagi mereka. Selama 1000 tahun ada kegelapan. Kemudian Reformasi dimulai, dipimpin oleh Martin Luther dengan gagah berani.

Reformasi menandai permulaan pemulihan. Tahukah Anda pemulihan dimulai dengan kitab apa? Kitab Roma. Kitab pertama dari ministri penggenapan Paulus. Akan tetapi, Luther tidak memulihkan setiap hal dalam kitab Roma. Yang kita nampak jauh lebih banyak daripada itu. Tetapi kita tidak meremehkan dia. Pada zamannya, dia adalah seorang yang benar-benar patut dihargai. Dia memiliki keberanian untuk mengumurnkan bahwa dibenarkan adalah berdasarkan iman. Itulah permulaan pemulihan Tuhan.

Setelah dibenarkan oleh iman, satu demi satu kebenaran dipulihkan. Inilah penyebab yang membuat banyak orang Kristen yang menuntut mulai saling berselisih. Karena yang satu melihat satu hal dan yang lain melihat hal yang lain, masing-masing ingin berjuang untuk yang telah dilihatnya. Banyak hal telah dipulihkan. Tetapi, sampai tahun-tahun belakangan ini, tak satupun butir-butir dalam ayat-ayat yang tertera pada awal berita ini dipulihkan.

BUTIR-BUTIR DALAM PEMULIHAN TERAKHIR

Dari ayat-ayat yang kita baca, kini kita nampak bahwa gereja di dalam satu lokalitas adalah satu kaki dian, dan setiap kota hanya memiliki satu kaki dian (Wahyu 1:11-18, 20). Pernahkah Anda mendengar bahwa Kristus telah berjanji untuk memberi hak kepada pemenang untuk makan pohon hayat? (2:7). Banyak orang Kristen mengira, pohon hayat hanya ada di dalam kitab Kejadian dan tidak ada hubungannya dengan kita hari ini. Pernahkah Anda mendengar bahwa Anda dapat menjadi sebuah sokoguru di dalam bait Allah dan Anda dapat menanggung narna Allah, dan Yerusalem Baru, dan nama baru Kristus? (3:12). Pernahkah Anda mendengar bahwa Roh Allah adalah satu tetapi telah menjadi tujuh? (4:5). Kitapun tidak jelas terhadap hal ini sebelum tahun 1969! Pernahkah Anda mendengar bahwa ketujuh Roh ini yang adalah Roh Allah yang satu ini adalah mata Anak Domba Penebus? (5:6). Pernahkah Anda mendengar satu berita bahwa pernikahan Anak Domba telah tiba dan isteriNya telah siap sedia? (19:7-8). Pernahkah Anda mendengar sebuah berita tentang makna rohani Yerusalem Baru, dengan takhta Allah, sungai yang mengalir, dan pohon hayat? (22:1-2). Pernahkah Anda mendengar kenikmatan atas Kristus sebagai hayat dari orang-orang yang membasuh jubah mereka dan dengan demikian memiliki hak atas pohon hayat? (22:14). Pernahkah Anda mendengar "Roh dan pengantin perempuan itu berkata" bersama? (22:17). Anda mungkin telah mendengar Kristus dan gereja saling berkaitan, tetapi mungkin Anda belum mendengar Roh dan pengantin perempuan saling berkaitan.

Semua butir ini adalah berbagai aspek dari pemulihan terakhir Tuhan. Kebanyakan telah dipulihkan dalam tiga puluh tahun terakhir ini, beberapa di antaranya di Amerika Serikat. Namun semuanya ada di dalam Alkitab, khususnya dalam kitab terakhir dari Alkitab. Butir-butir itu berada di sana, tetapi tidak ada orang yang menjamahnya. Lima ratus lahun yang lalu, hal dibenarkan oleh iman juga demikian. Hal Ini ada di kitab Roma dan Galatia, namun tak dimengerti atau dijamah oleh kebanyakan orang yang disebut Kristen. Kitab Wahyu dianggap misterius, seolah-olah lebih baik ditinggalkan saja.

ALKITAB DIBEBASKAN DAN KEMUDIAN DIBUKA

Hampir bersamaan dengan Reformasi, huruf cetak yang dapat dipindah-pindahkan ditemukan di Eropa. Saya berbicara tentang pemulihan dengan situasi dunia karena kedua hal ini sejalan. Orang-orang yang mengadakan Reformasi memakai mesin cetak untuk menerbitkan kebenaran-kebenaran yang telah mereka lihat. Alkitab tidak lagi disalin dengan tangan tetapi juga dapat dicetak. Hasilnya, Alkitab tersebar di antara orang-orang. Semula Alkitab dikunci oleh gereja Katolik. Martin Luther melepaskannya. Tetapi Alkitab tidak dibuka banyak. Alkitab dibaca tetapi tidak benar-benar dimengerti.

Tahun 1830, barulah guru-guru besar dari kalangan Kaum Saudara membuka Alkitab lebih banyak lagi. Mereka mulai mengerd lambang-lambang, nubuat-nubuat, dan masalah kedatangan Kristus kedua kalinya secara urnum. Berangsur-angsur nubuat-nubuat dalam kitab Wahyu dibuka. Tetapi beberapa masalah dalam kitab Wahyu mereka abaikan: mereka tidak menjamah kesaksian Yesus, kaki diankaki dian, ketujuh Roh, pohon hayat, dan arti rohani Yerusalem Baru. Apa yang mereka peiajari kebanyakan adalah tujuh meterai, tujuh sangkakala, tujuh cawan, tujuh kepala, dan sepuluh tanduk. Mereka adalah para sarjana, menunjukkan bahwa banyak di antara nubuat-nubuat itu tergenap secara historis. Kaum Saudara memberi kita banyak penafsiran dasar atas Alkitab.

TERANG BARU DALAM PEMULIHAN

Kitab Wahyu dimulai dengan "Wahyu Yesus Kristus" (1:1). Wahyu bukan hanya sebuah istilah obyektif, tetapi juga memiliki aspek yang subyektif; bukan hanya diwahyukan oleh Kristus, lebih-lebih wahyu yang berkenaan dengan Dia. Wahyu Yesus Kristus sepertilah selembar foto diriNya.

Yesus Kristus dalam Wahyu I sama sekali berbeda dengan Dia yang digambarkan dalam keempat Injil! Yohanes pada masa mudanya pernah bersandar pada dada Tuhan (Yohanes 13:23). Sekarang pada masa tuanya dia telah ditakutkan oleh Yesus yang dilihatnya (Wahyu 1:17). Kristus yang digambarkan dalam kitab Wahyu juga berbeda dengan Kristus yang diwahyukan kepada Paulus. Di kitab Kolose, Paulus mewahyukan Kristus yang adalah segala sesuatu -- Dia meliputi segalanya; Dia meluas ke dalam segala hal; Dia adalah bagian kaum saleh; Dia adalah gambar Allah; Dia adalah yang pertama dari semua ciptaan; Dia adalah yang sulung dari kebangkitan; Dia adalah realitas dari semua bayangan! Bagi kebanyakan orang Kristen, Yesus hanya lemah lembut dan satria. Tetapi dalam kitab Wahyu, Kristus yang almuhit dan luas tak terbatas ini, menjadi begitu menakutkan.

Ketujuh Roh

Bukanlah perkara sepele bila dalam zaman kita dan di antara kita Tuhan telah memulihkan hal-hal ini. Masalah ketujuh Roh dipulihkan dalam pertemuan Erie pada musim panas tahun 1969. Dalam perjalanan menghadiri satu sidang pada pertemuan itu, saya masih tidak tahu apa yang harus saya bicarakan. Ketika saya berjalan menuju balai sidang, judul "Tujuh Roh" melintas dalam saya. Sebelum itu, saya tidak ada pikiran membicarakan tema itu. Setelah saya menyampaikan berita, seorang saudara memberitahu saya, bahwa dari semua berita yang didengamya, yang satu ini benar-benar hidup. Sesudah itu, saya kembali ke Los Angeles untuk mengadakan sidang istimewa dan latihan. Latihan tahun 1969 itu adalah titik tertinggi dari pemulihan Tuhan di Amerika Serikat saat itu. Berita-beritanya itu adalah kelanjutan dari subyek tujuh Roh.

Pohon Hayat

Dalam dua puluh tahun belakangan ini, saya telah sering kali mengatakan bahwa Anda harus makan pohon hayat. Faktanya, tahap pertama dari tinggainya saya di Amerika Serikat dapat dianggap tahap pohon hayat! Saya telah menyampaikan banyak berita yang menunjukkan hubungan antara dua pasal pertama dalam Alkitab dengan dua pasal terakhir dalam Alkitab. Beberapa orang telah tertangkap bagi pemulihan Tuhan dengan mendengar berita tentang dua pohon dan Yerusalem Baru.

Kaki dian dan Bangunan

Sebelum saya meninggalkan daratan Cina tahun 1949, topik-topik ini belum dibahas secara memadai. Sekarang bukan hanya gereja telah dipulihkan, tetapi khususnya gereja sebagai kaki dian. Di samping makan pohon hayat, bangunan juga telah dipulihkan. Versi King James memakai kata "membina" menggantikan kata "membangun"; bagi kebanyakan orang dibina berarti diajar, bukan dibangun. Saya sering berbicara mengenai pembangunan. Kami telah menerbitkan sebuah buku yang berjudul Life and Building as Portrayed and Typified in the Song of Songs (Hayat dan Pembangunan seperti yang Digambarkan dan Dilambangkan dalam kitab Kidung Agung); buku ini disusun dari berita-berita yang disampaikan di Los Angeles pada tahun 1972. Juga, ketika kita mengadakan latihan mengenai Injil Yohanes, saya menunjukkan bahwa Injil ini berhubungan dengan hayat dan pernban unan. Sepengetahuan saya, sebelum kita, tidak seorangpun pernah memperhatikan masalah pembangunan dalam Injil Yohanes.

Butir-butir Akhir

Betapa istimewanya berada di sini hari ini! Bahkan dua puluh tahun yang lalu kita tidak mempunyai banyak terang atas pohon hayat bagi pembangunan Allah. Ketika kami di daratan Cina, kami jarang menyebutkan masalah pembangunan Allah, tetapi sejak datang ke Amerika Serikat, banyak berita telah disampaikan tentang sungai hayat dan pohon hayat dalam Wahyu 22:1-2 bagi pembangunan Allah. Saya telah sering kali berbicara tentang Alkitab yang diakhiri dengan satu janji (22:14) dan satu panggilan (22:17). Jangan mengira saya membicarakan masalah-masalah ini sebagai satu kesenangan. Tidak! Saya mempunyai beban. Apakah yang ditinggalkan untuk dipulihkan lagi setelah Yerusalern Baru dengan sungai hayat dan pohon hayat bagi pembangunan Allah? Pemulihan Tuhan dimulai dengan kitab Roma. Ia akan diakhiri dengan kitab Wahyu.

Apa yang dapat menyusul setelah ini : wahyu Yesus Kristus, kesaksian Yesus, kaki dian, makan pohon hayat, ketujuh Roh, bangunan Allah, Yerusalem Baru dengan sungai hayat yang mengalir dan pohon hayat yang tumbuh di sungai, janji untuk makan dan panggilan untuk minum? Tidakkah Anda nampak bahwa ini adalah butir-butir yang menyusun pemulihan terakhir?

BUKAN CARA TETAPI VISI

Baru-baru ini beberapa orang yang memimpin bertanya kepada saya bagaimana gereja-gereja seharusnya maju ke depan. Saya memberitahu mereka dengan terus terang, bahwa meminta suatu cara untuk maju berarti meminta lebih banyak agama. Setiap cara adalah agama. Jika buku Practice of the Nesence of God (Pelaksanaan Hadir Allah) karangan saudara Lawrence hanyalah suatu cara, itu hanya suatu agama. Sama halnya dengan Imitation of Christ (Meniru Kristus) karangan Thomas A. Kempis. Usaha untuk meniru Kristus dengan membunuh ego adalah pertapaan, bukan benar-benar memikul salib. Jika apa yang dialami Madame Guyon hanyalah satu cara, itu adalah agama atau aliran kebatinan (mistik). Di antara kita sendiri, sekitar lima puluh tahun yang lalu, kita mempraktikkan "penghitungan". Jika itu hanyalah satu cara, itu juga sebuah agama. Tahun 1939, saudara Watchman Nee mulai melihat lebih banyak tentang Roh dalam Roma 8. Setelah itu, dia mengatakan bahwa kita tidak dapat mengalami kematian Kristus bila kita berada di Roma 6; kita harus berada di Roma 8. Itu adalah melalui Roh, bukan melalui penghitungan kita. Jika kita bersandar pada "penghitungan", kita hanya memiliki agama penghitungan. Anda mungkin bertanya, apakah yang bukan agama? Roh Pemberi hayat! Ketujuh Roh itu!

Ketika bani Israel mengembara di padang gurun, mereka tidak mempunyai cara. Mereka mengikuti awan, Roh itu. Mereka mengikuti kontak imam besar dengan Allah di tempat Mahakudus. Ketika iroam besar masuk ke tempat Mahakudus untuk berkontak dengan Allah, di dadanya ada sebuah tutup dada dengan batu permata bertuliskan semua nama kedua belas suku. Tutup dada ini seperti sebuah mesin ketik. Melaluinya imam mengetahui apa yang Allah ingin mereka lakukan; itu bukan dengan peraturan-peraturan tertulis. Hari ini, jika kita ingin tahu apa yang harus kita lakukan, ke mana kita harus pergi, atau apa yang harus kita katakan, kita tidak melakukannya. menurut beberapa ayat dalam Alkitab, tetapi menurut Roh. Roma 8 memberitahu kita hal ini. Tuntutan kebenaran hukurn Taurat akan digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh (ayat 4). Dan kita harus nampak bahwa Kristus yang ajaib ini justru ada di dalam roh kita.

Ini bukan masalah mempelajari suatu cara. Kita harus nampak visi! Kita harus melihat pemulihan terakhir Tuhan! Berita-berita ini justru mengungkapkan kepada kita pemulihan terakhir Tuhan. Tuhan tidak membutuhkan hal-hal lain. Dia tidak membutuhkan apapun kecuali diriNya sendiri tergarap ke dalam Anda.

SITUASI TERAKHIR DUNIA

Dalam bab-bab terdahulu kita telah membahas bagaimana Tuhan mengatur situasi yang tepat untuk melaksanakan pergerakanNya. Dia mempersiapkan Kekaisaran Romawi untuk perampungan penebusan dan untuk menyebarkan Injil. Untuk Reformasi, Dia rnembangkitkan Jerman. Untuk penyebaran Injil ke seluruh bagian bumi, Dia membangkitkan Inggris Raya.

Untuk mencapai pergerakan terakhirNya, Tuhan juga memerlukan situasi yang tepat. Jika Anda memperhatikan seluruh dunia hari ini, Anda akan berkata bahwa tempat yang terbaik untuk penyebaran pemulihan Tuhan adalah Amerika Serikat. Kami bekerja di daratan Cina dari tahun 1922 sampai 1949. Banyak yang diperoleh: banyak gereja yang dibangkitkan. Kemudian, dari tahun 1949 seluruh Cina mulai tertutup bagi kami. Saya disuruh keluar, dan banyak sekerja dimasukkan ke dalam penjara. Itu adalah hal yang menyedihkan dan mengecewakan saya. Akan tetapi, sekarang saya tidak kecewa lagi. Faktanya, saya sangat terdorong.

Bahasa yang Terbaik

Saya dapat membayangkan jika semua butir pemulihan hanya terdapat dalam bahasa Mandarin, semuanya akan terkubur, tidak dapat digunakan oleh orang-orang yang tidak mengerti bahasa Mandarin. Apa yang dicetak dalam bahasa Mandarin disimpan, tetapi tidak disebarkan. Bahasa yang terbaik untuk penyebaran kebenaran adalah bahasa Inggris Amerika. Dalam dua minggu setelah sebuah berita diberikan, ia dapat dikirim ke lima benua dalam bahasa yang dimengerti secara universal dengan media cetak, dengan kaset audio, dan dengan kaset video.

Tempat yang Terbaik

Sepanjang sejarah umat manusia, tidak pernah ada satu negara seperti Amerika Serikat ini. Betapa saya berterima kasih kepada Tuhan untuk sebuah negara yang memberlakukan kebebasan berbicara, sebuah pernerintahan yang demokratik dan konstitusional, kemudahan-kemudahan yang modern, dan sumber alam yang berlimpah! Empat puluh lima tahun yang lalu saya mengembara di pedalaman Cina, memberitakan, mengajarkan Alkitab. Saya berkeliling dengan kereta bagal di jalan yang buruk. Dari pagi-pagi buta. sampai larut malam kami di jalanan, namun kami menempuh paling banyak tiga puluh mil. Hal itu tidak dapat dibandingkan dengan cara penyebaran firman ke seluruh dunia dari Amerika Serikat hari ini. Pesawat-pesawat terbang dari Amerika Serikat ke setiap bagian bumi kurang dari dua puluh empat jam. Telepon menyambungkan kita dengan Eropa, Asia, Afrika, dan Australia. Penerbitan-penerbitan dan pita-pita kaset dengan mudah dikirim ke luar negeri. Pemulihan akan menyebar. Cepat atau lambat, kebenarankebenaran ini akan diterima. Sebagaimana perkara dibenarkan oleh iman tersebar, demikian juga kebenaran tentang pohon hayat akan tersebar.

KECENDERUNGAN DALAM SEJARAH

Ketika saya datang ke Amerika Serikat tahun 1958, ada beberapa orang yang meramalkan kejatuhan Amerika Serikat. Mereka mengatakan bahwa Amerika Serikat akan mengikuti pola Kekaisaran Romawi, menjadi bobrok dan bangkrut. Saya membantah mereka. Amerika Serikat didirikan di atas dasar yang berbeda. Ia adalah satu-satunya kekuatan besar dalam sejarah yang tidak merampok negara-negara lain. Ia dibangun berdasarkan sumber alamnya sendiri dan orang-orangnya sendiri. Karena kekayaannya sangat banyak, ia tidak perlu merampok yang lain. Setelah kunjungan saya ke Amerika tahun 1958, saya pergi ke Eropa. Di Inggris, Denmark, dan negara-negara Eropa Utara lainnya, saya mendengar ada dugaan komunisme akan mengambil alih. Saya dengan berani membantah lagi, bahwa itu tidak akan terjadi.

Krisis minyak baru terjadi pada tahun 1973, tetapi tahun 1962 saya memberitahu saudara-saudara bahwa problema-problema di Timur Tengah adalah akibat minyak. Saya mengatakan kepada mereka, bahwa bangsa-bangsa tidak akan dapat memecahkan problema ini dan Allah akan melakukan sesuatu. Ini bukanlah nubuat; ini hanyalah pembicaraan saya dengan saudara-saudara sekitar tahun 1961 yang lalu.

NEGARA TERAKHIR

UNTUK PERGERAKAN TERAKHIR

Hampir setiap bagian bumi sedang digunakan, dan sumber-sumber alam hampir habis. Dapatkah umat manusia bertahan beberapa abad lagi? Adakah waktu bagi Tuhan untuk membangkitkan kekuatan dunia yang lain setelah Amerika Serikat? Saya tidak percaya. Nampaknya Amerika Serikat adalah kekuatan terakhir yang dibangkitkan oleh Tuhan untuk mengimbangi pemulihanNya.

Karena pergerakan terakhir Tuhan ini tampil dari Amerika, maka diperlukan sebuah negara yang kuat seperti ini untuk menjaga dunia tetap damai dan menjaga jalan tetap terbuka. Sekarang, karena kita memiliki pesawat terbang seperti 747, kita tak lagi memerlukan jalan-jalan Roma yang digunakan dalam abad-abad permulaan untuk menyebarkan Injil. Tetapi 747 ini memerlukan situasi damai agar firman pemulihan Tuhan tersebar. Jika damai hilang, penyebaran akan terhenti. Tuhan memeriukan satu negara untuk hal ini. Amerika Serikat tidak merampok negara lain, sebaliknya menjadi pemberi. Sejak akhir perang tahun 1945, Amerika Serikat telah memberikan miliaran dolar ke negara-negara lain. Anda mungkin prihatin bahwa defisit atau kekurangan semakin membesar; akan tetapi hutang pernerintah kebanyakan pada rakyatnya sendiri. Ini sama dengan seorang ayah berhutang kepada anaknya sendiri. Saldonya nampaknya merah, tetapi uangnya dibelanjakan dalam keluarga.

Jika mata Anda terbuka, Anda akan nampak zaman apa dan negara macam apakah Amerika Serikat, apakah pemulihan Tuhan itu, dan bagaimana situasi dunia terus maju. Keadaan segala sesuatu hari ini adalah untuk satu hal -- pemulihan Tuhan. Dunia sedang maju untuk perluasan pemulihan, untuk persiapan mempelai perempuan, agar kaki dian dibangkitkan dan bersinar di banyak negara. Dalam pemulihan Tuhan terakhir ini, yang sedang Tuhan peroleh kembali bukanlah ajaran yang kecil, melainkan butir yang besar, khususnya dari sudut pandang visi sentral. Inilah pemulihan terakhir Tuhan, dan Dia memiliki sebuah negara semacam Arnerika Serikat untuk memelihara situasi dunia sehingga pemulihanNya dapat disebarkan.