← Daftar isi Tujuan Pembauran · bab 1/5

TUJUAN PEMBAURAN

Pembacaan Alkitab :

1 Tim 1:4b; Ef. 3:9-10; 1:10, 22-23

GARIS BESAR

I Ekonomi Kekal Allah :

1. Untuk menghasilkan Tubuh organik sebagai organisme bagi Allah untuk pertambahan dan ekspresiNya.

2. Melalui Allah sendiri menjadi manusia agar manusia bisa menjadi Allah.

II. Gereja-gereja Lokal :

1. Bukan sasaran ekonomi Allah.

2. Melainkan suatu prosedur untuk mencapai sasaran Allah.

III. Tubuh Kristus yang Universal :

A. Pembauran seluruh gereja-gereja lokal di dalam, hayat ilahi.

B. Disempurnakan dalam Yerusalem Baru sebagai organisme yang unik untuk pertambahan dan ekspresi kekal Allah Tritunggal yang telah melalui proses dan rampung sempurna.

Doa :

Tuhan, kami memuji Engkau bagi ekonomi kekalMu. Betapa kami berterima kasih kepadaMu, karena Engkau telah membawa kami semua masuk ke dalam pemulihanMu. Di dalam tahun-tahun yang lampau kami telah menikmati belaskasihanMu yang kaya dan kasih karuniaMu yang berlimpah. Tuhan, kami cinta kepadaMu dan kami memerlukan Engkau. Kami sangat memerlukan Engkau. Inilah sebabnya kami berkumpul di sini. Terima kasih untuk perhimpunanMu. Kami menengadah kepadaMu memohon belaskasihan dan kasih karunia yang lebih berlimpah. Bersatulah dengan roh kami dan urapilah seluruh hadirin. Tuhan, topanglah kami. Bersatulah dengan kami dalam pembicaraanMu. Tuhan, berbicaralah di dalam perkataan kami. Kami percaya kepadaMu. Terima kasih, Tuhan yang kekasih. Amin.

EKONOMI KEKAL ALLAH

Di dalam berita ini, beban saya adalah ingin bersekutu dengan Anda semua mengenai tujuan pembauran. Tujuan ini cukup misterius. Untuk mengenal tujuan pembauran, kita perlu melihat ekonomi kekal Allah. Allah kita, Allah yang bergerak dan beraktivitas, membuat suatu ekonomi kekal di dalam diriNya sendiri bagi Kristus dalam kekekalan yang lampau (Ef. L9-10; 19-11). Di dalam ekonomi ini, yaitu di dalam rencana, pengaturan ini, Allah memutuskan untuk menghasilkan suatu Tubuh oganik sebagai organismeNya di dalam hayat bagi pertambahannya dan ekspresiNya. Untuk ini, Allah sendiri harus menjadi manusia agar manusia bisa menjadi Allah. Dia merampungkan hal ini dengan cara penyatuan dan pembauran. Akhirnya, Allah dan manusia bersama-sama dan berbaur menjadi satu.

Kita perlu menerima sesuatu yang luar biasa dari Firman hidupNya. Allah menjadi manusia sehingga Dia dapat menjadikan manusia serupa dengan diriNya dalam hayat dan dalam sifat. Namun bukan di dalam keAllahan (God head) (1 Yoh. 3:2). Dia menjadi manusia yang demikian dan hidup di burni selama tiga puluh tiga setengah tahun, menempuh dan mengalami kehidupan insani agar dapat menjadi satu model (contoh) manusia-Allah. Setelah penghidupan yang demikian, Dia pergi ke atas salib dan merampungkan kematian yang almuhit, yang di dalamnya kita ditebus (Ibr. 9:12). Kemudian Dia masuk ke dalam kebangkitan. Di dalam kebangkitan ini, Dia membawa manusia yang telah ditebus masuk ke dalam Allah. Ketika Dia berinkamasi, Dia membawa Allah kepada manusia. Ketika Dia bangkit, Dia membawa manusia yang Allah ciptakan, yang jatuh, dan yang kemudian ditebus itu, kepada Allah. Dengan demikian Dia meninggikan manusia yang telah ditetous. Dalam kebangkitan Dia juga membawa keinsanianNya ke dalam keilahian. Dengan demikian, Alkitab memberitahu kita, bahwa Dia dilahirkan sebagai Putra sulung Allah (Kis. 13:33; Rm. 1:4; 8:29). Kebangkitan adalah kelahiran bagiNya. Sebelum Dia berinkamasi, Dia adalah Putra tunggal Allah yang memiliki keilahian namun tidak memiliki keinsanian. Dalam kebangkitan, keinsanianNya dipertinggi ke dalam keilahianNya, dan Dia dilahirkan di dalam keinsanianNya sebagai Putra sulung Allah. Putra sulung Allah ini adalah ilahi juga insani.

Bukan hanya demikian, di dalam kebangkitanNya, Dia membuat seluruh umat tebusanNya bangkit bersama Dia. Alkitab memberitahu kita, bahwa kita semua telah disalibkan bersama Dia, bahkan di dalam Dia dibangkitkan bersama Dia (II Kor. 5:14; Gal. 2:20a; Ef. 2:6). Maka, kebangkitan adalah suatu persalinan yang besar, yang dalamnya Putra sulung Allah dan putra-putra Allah yang tak terhitung banyaknya dilahirkan secara serentak. Satu Petrus 1:3 memberitahu kita, bahwa kita semua telah dilahirkan kembali dalam kebangkitan Kristus. Ketika Kristus bangkit dengan keinsanianNya, Dia dilahirkan sebagai Putra sulung Allah. Pada saat yang sama, kita, umat pilihan Allah, umat tebusan Kristus, dilahirkan bersama Dia dalam kebangkitan tersebut sebagai putra-putra Allah.

Lagi pula, dalam kebangkitan Dia menjadi Roh pernberi hayat. Satu Korintus 15:45 mengatakan, "Adam yang akhir telah menjadi Roh pemberi hayat" (Tl.). Adam yang akhir ini adalah Kristus sebagai keturunan Adam yang terakhir. Dia menjadi Roh pemberi hayat supaya Dia dapat masuk ke dalam mereka yang ditebus oleh Kristus dan melahirkan mereka kembali untuk menjadikan mereka anakanak Allah (Yoh. 16; 1:12-13). Ini adalah tujuan ekonomi Allah.

GEREJA-GEREJA LOKAL

Lebih lanjut, Allah damba membangun semua anak-anak Allah yang telah dilahirkan kembali ini menjadi satu di dalam Kristus. Karena itu, kaum saleh kekasih ini tidak boleh individual, terpisah, dan tersebar, tapi harus selalu berkumpul bersama di dalam lokalitas mereka untuk menjadi gereja lokal (Why. 1:11).

Kita mungkin berpikir bahwa gereja-gereja lokal adalah sasaran ekonomi Allah. Namun sebenarnya bukan demikian, gereja-gereja lokal adalah prosedur yang diambil Allah untuk mencapai sasaran ekonomiNya. Kita tidak boleh lupa bahwa gereja-gereja lokal bukanlah sasaran Allah. Banyak orang yang telah dibawa ke dalam pemulihan sangat mengasihi gereja lokal, dan mereka sangat menekankan gereja lokal. Namun, kita tidak seharusnya mengira bahwa bila kita masuk ke dalam penghidupan gereja lokal berarti kita telah mencapai sasaran ekonomi kekal Allah. Tidak, kita masih jauh dari sasaran Allah. Sejak masa saudara W. Nee, gereja-gereja lokal telah menjadi suatu hal yang sangat berharga dalam kehidupan kita sebagai orang Kristen. Beberapa orang imani mungkin merasa kecewa ketika mereka mendengar bahwa gereja-gereja lokal bukanlah sasaran Allah. Namun, bila kita hanya berada di dalam gereja lokal, dan tidak maju lebih lanjut maka kita sangatlah jauh dari sasaran Allah.

Menurut Efesus 1:22-23, sasaran ekonomi Allah adalah gereja, yaitu Tubuh Kristus. Banyak yang mengatakan bahwa gereja adalah Tubuh Kristus, dan karena kita berada di dalam gereja, kita juga pasti berada di dalam Tubuh. Secara doktrin mereka itu benar, tetapi tidak dalam pelaksanaannya. Kita mungkin sering membicarakan Tubuh Kristus, namun bila kita ditanya apakah Tubuh Kristus itu, kita mungkin hanya bisa menjawab bahwa Tubuh Kristus adalah gereja. Kita berada di dalam gereja., ini adalah suatu fakta. Tetapi di manakah realitas Tubuh Kristus? Kita memiliki istilah Tubuh Kristus dan kita memiliki doktrin tentang Tubuh Kristus, namun di manakah pelaksanaan dan realitas Tubuh Kristus? Apakah Anda pernah menjamah pelaksanaan Tubuh Kristus? Apakah Anda pemah berada di dalam, realitas Tubuh Kristus?

Kita semua perlu memikirkan perkara Tubuh Kristus ini. Kita memiliki istilah ini, juga memiliki doktrin ini, tapi dalam pelaksanaannya, kita tidak memiliki realitas. Tujuan pembauran adalah membawa kita semua masuk ke dalam realitas Tubuh Kristus. Saya memustikakan gereja-gereja lokal seperti Anda memustikakannya. Tetapi saya memustikakan gereja-gereja lokal karena satu tujuan : Gereja-gereja lokal adalah prosedur yang membawa saya masuk ke dalam Tubuh Kristus. Gereja-gereja adalah Tubuh, tetapi gereja-gereja belum tentu memiliki realitas Tubuh Kristus. Maka, kita perlu berada di dalam gereja-gereja lokal sehingga kita dapat dibimbing atau dibawa masuk ke dalam realitas Tubuh Kristus.

TUBUH KRISTUS YANG UNIVERSAL

Gereja mudah dikenal sebab dapat dilihat. Tetapi untuk mengenal Tubuh Kristus tidaklah mudah. Lebih dari 70 tahun yang lalu, Tuhan mencapai Cina dan membangkitkan saudara W. Nee. Ketika beroleh selamat, saat itu dia adalah seorang pelajar muda. Dua tahun setelah dia beroleh selamat, dia sudah menerbitkan buku-buku untuk mengabarkan Injil dan mengajarkan kebenaran. Dia menerangkan Ktab Suci dengan cara yang mengejutkan misionaris-misionaris yang terkenal. Saudara Nee mula-mula memaparkan suatu pandangan yang jelas mengenai keselamatan Allah kepada kami. Para misionaris membawa Injil ke Cina dan mengabarkannya. Kami bersyukur kepada Tuhan untuk hal itu. Tetapi keselamatan Allah yang sempurna belum pernah menjadi begitu jelas sebagai suatu perkara rohani yang lengkap sebelum saudara Nee dibangkitkan.

Setelah memaparkan suatu pandangan yang jelas mengenai keselamatan Allah, saudara Nee maju lagi dan memaparkan gereja kepada kami. Ketika para misionaris pergi ke Cina, mereka tidak membawa gereja kepada orangorang Cina. Malahan, mereka membawa denominasi-denominasi mereka. Kaum imani Cina menghormati denominasi-denominasi tersebut karena melalui denominasi- denominasi itulah mereka mendengarkan Injil dan beroleh selamat. Mereka sangat berterima kasih kepada denominasi-denominasi tersebut. Tiba-tiba, mereka dikejutkan oleh seorang "putra pribumi" muda yang menerbitkan buku-buku yang memberitahu mereka apakah gereja itu, bahkan dengan kuat memproklamirkan bahwa seluruh denominasi adalah perpecahan dari gereja, bukan gereja itu sendiri. Maka, saudara Nee membentangkan gereja-gereja lokal menjadi begitu jelas dan berharga bagi kami yang tertarik oleh Tuhan untuk mengikuti Dia menurut Kitab SuciNya. Kami memustikakan gereja-gereja lokal.

Kemudian, saudara Nee lebih jauh membawa kami nampak bahwa Kristus adalah hayat kami. Hal ini sangat manis dan berharga bagi kami. Lalu pada tahun 1939, dia mulai menyingkapkan kepada kami tentang Tubuh Kristus. Kami semua menerima ministrinya tentang keselamatan, gereja-gereja lokal, dan Kristus sebagai hayat kami; tetapi sedikit sekali di antara kami yang menerima ministrinya tentang Tubuh Kristus. Kami tidak menolaknya; namun kami tidak dapat mamasukinya. Saudara Nee mengatakan, bahwa bila dia membicarakan Tubuh Kristus, maka seolah-olah dia sedang bermain gitar kepada sekelompok sapi. Pada saat itu saya mendengar istilah Tubuh Kristus dan saya mulai mengenal doktrin mengenai Tubuh Kristus, tetapi saya tidak nampak realitas dari Tubuh Kristus. Saudara Nee menyampaikan berita demi berita dari 1939 sampai 1940, namun bukannya kita nampak Tubuh Kristus, malahan ada huru-hara besar di antara kami yang memaksa saudara Nee menghentikan ministrinya. Melalui hal ini, Anda dapat nampak bahwa masuk ke dalam realitas Tubuh Kristus itu tidaklah sederhana.

Inilah alasannya walaupun pemulihan telah ada di Amerika Serikat lebih dari 32 tahun, hanya di tahun-tahun terakhir inilah kita merasakan perlunya memasuki realitas Tubuh Kristus. Inilah tujuan dari pembauran.