← Daftar isi 1 dan 2 Tawarikh · bab 9/13

TAMBAHAN UNTUK SEJARAH RAJA-RAJA YEHUDA (2)

Pembacaan Alkitab:

2Taw. 21:12-18; 24:14b-24; 25:5-16; 26:6-21a; 28:8-15

Dalam kita mempelajaran tambahan sejarah raja-raja Yehuda, kita membahas hanya dua belas raja Yehuda karena hanya menambahkan perkara yang berhubungan dengan dua belas raja ini yang tidak dibahas dalam 1 dan 2 Raja-raj. Selain itu, pada tambahan dalam 1 and 2Tawarikh ini tidak seorang pun raja Israel terlibat, karena mereka semua meninggalkan tumpuan yang tepat, tumpuan Yerusalem, dan iman yang fundamental yang diberikan Allah melalui Musa. Maka, Allah meninggalkan mereka karena mereka murtad.

Dalam berita ini kita akan melanjutkan memperhatikan tambahan sejarah Raja-raja Yehuda, melihat contoh Yoram, Yoas, Amazia, Uzia, and Ahas.

V. YORAM

Dalam 2tawarikh 21:12-18 kita memiliki perkataan mengenai Yoram.

A. Diperingatkan oleh Nabi Elia

Yoram, keturunan Daud dan Salomo, diperingatkan oleh nabi Elia mengenai kejahatannya di hadapan Allah dan akhir hidupnya yang tidak menyenangkan (ay. 12-15). Yoram berdiri pada tumpuan yang tepat dan dia memelihara iman yang fundamental, tetapi dia jahat di mata Allah. Karena ini, Elia memberi tahu dia bahwa akhir hidupnya tidak menyenangkan.

B. TUHAN Mengarahkan Hati Orang Filistin dan Arab Melawan Dia

TUHAN menggerakkan hati orang Filistin dan Arab melawan Yoram. Mereka datang melawan Yehuda, menghancurkannya, dan mengangkut semua milik dari rumahnya demikian juga anak-anaknya dan istri-istrinya, kecuali Yoas anak bungsunya (ay. 16-17). Betapa akhir yang menyedihkan untuk kenikmatan Yoram atas tanah permai dalam jabatan rajanya. Pemerintahnya seharusnya mulia dan nyamantetapi sebaliknya tidak menyenangkan. Segala sesuatu dan setiap orang ditawan, termasuk istri-istrinya dan anak-anaknya. Tetapi dalam belaskasihan-Nya Tuhan menghindarkan anak bungsunya untuk melanjutkan bertakhta.

C. TUHAN Memukul Dia dengan Penyakit Usus

Setelah semua ini, TUHAN menulahi Yoram dengan penyakit usus yang tidak dapat disembuhkan (ay. 18). Penyakit ini mungkin kanker.

VI. YOAS

Dalam 24:14b-24 kita memiliki catatan pemerintahan Yoas.

A. Melihat Teladan yang Baik dari Imam Kepala

Yoas melihat teladan yang baik dari imam kepala Yoyada melakukan yang baik di Israel dan bersama Allah dan memulihkan rumah Allah; dan Yoyada telah memperlihatkan kepada dia kesetiaan dalam membangunkan dia menjadi raja untuk meneruskan takhta Daud (ay. 14b-16, 22a). Ini berarti imam besar ini melindungi keluarga raja. Dia melakukan yang baik di tiga arah: dengan rakyat, dengan Allah, dan dengan rumah Allah, menjaga rumah Allah selama masa pemberontakan.

B. Mendengarkan Pemimpin-pemimpin Yehuda dan meninggalkan Rumah TUHAN

Setelah kematian kepala imam Yoyada, Yoas mendengarkan pemimpin-pemimpin Yehuda, pemimpin pasukan, dan meninggalkan rumah TUHAN Allah nenek moyangnya dan melayani Asherim and berhala, mendatangkan murka Allah atas Yehuda dan Yerusalem (ay. 17-18).

C. Allah Mengutus Nabi-nabi kepada Penduduk Yehuda dan Yerusalem untuk Membawa Mereka Kembali kepada TUHAN

Dalam belaskasihan-Nya, Allah masih mengutus nabi-nabi kepada penduduk Yehuda dan Yerusalem untuk membawa mereka kembali kepada TUHAN. Roh Allah menyelimuti (yaitu, tercurah ke atas) Zakharia bin Yoyada kepala imam untuk bersaksi kepda mereka bahwa mereka melakukan yang tidak tepat karena mereka melanggar perintah TUHAN. Raja Yoas, tidak mengingat kesetiaan yang Yoyada, bapa Zakharia telah perlihatkan kepada dia, memerintahkan rakyat yang bersepakat untuk melontari dia dengan batu sampai mati di pelataran rumah TUHAN (ay. 19-22).

D. Tentara Aram Datang Menyerang Dia

Pada pergantian tahun, tentara Aram maju menyerang Yoas dan masuk ke Yehuda dan Yerusalem dan membinasakan semua pemimpin bangsa itu. Ini terjadi walaupun tentara Aram itu datang dengan sedikit orang dibandingkan tentara Yehuda yang sangat besar (ay. 23-24a). kekalahan tentara besar dengan tentara sedikit ini adalah oleh Allah. Ini adalah ganjaran Allah kepada umat-Nya supaya mereka belajar bagaimana menikmati kekayaan tanah permai secara penuh dan menempuh hidup yang panjang di sana dalam damai.

Dalam belaskasihan-Nya, Yoas adalah satu-satunya anak bapanya yang terluput. Dia kemudian dibangunkan oleh imam besar Yoyada menjadi raja. Pada permulaan pemerintahnnya dia baik, dan dia mengingat apa yang Yoyada lakukan untuk dia. Tetapi ketika Yoyada mati, dia mendengarkan pemimpin-pemimpin kuasa militer yang datang. Dia ditaklukkan oleh mereka dan dia mengikuti mereka menyembah berhala, dan begitu seterusnya. Akhirnya dia bersepakat untuk membunuh (martir) Zakharia, anak dari orang yang sangat merawat dia dengan baik. Melupakan semua kesetiaan yang telah diperlihatkan kepada dia, Yoas ada dalam persekongkolan dengan perekan yang bersepakat untuk membunuh anak Yoyada. Tahun berikutnya tentara Aram masuk ‘‘karena mereka meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka. Demikianlah orang Aram melakukan penghukuman kepada Yoas’’ (ay. 24b).

VII. AMAZIA

Dalam 25:5-16 kita memiliki contoh Amazi.

A. Mempersiapkan Tiga Ratus Ribu Orang Pilihan untuk Berperang

Amazia menyiapkan tiga ratus ribu orang pilihan untuk berperang dan menyewa dari Israel seratus ribu orang pemberani untuk berperang melawan orang Edom (ay. 5-6).

B. Seorang Abdi Allah menasihati Amazia untuk tidak Berperang dengan Bantuan Pasukan Israel

Seorang abdi Allah menyarankan Amazia untuk tidak perang dengan bantuan tentara Israel, karena Allah tidak menyertai Israel. Kemudian dia membiarkan tentara Israel kembali ke tempat tinggalnya, dan mereka sangat marah terhadap Yehuda (ay. 7-10).

C. Menguatkan Dirinya untuk Memerangi Bangsa Edom

Amazia menguatkan dirinya untuk memerangi bangsa Edom dengan rakyatnya sendiri dan mengalahkan mereka, menawan banyak orang dari mereka (ay. 11-12). Di sini Amazia memiliki pendirina yang jelas dan karena itu dapat berperang melawan Edom.

D. Orang-orang Israel yang Amazia Pulangkan, Menyerbu Kota-kota Yehuda

Orang-orang Israel yang Amazia suruh pulang yang tidak diperboleh kan ikut beperang dengan dia, menyerbu kota-kota Yehuda, membunuh tiga ribu orang dari mereka, dan merampas banyak jarahan (ay. 13).

E. Mendirikan Para Allah Orang-orang Edom sebagai Para Allahnya untuk Disembah

Setelah Amazia mengalahkan orang Edom, dia membawa allah-allah mereka dan menempatkannya sebagai allah-allahnya untuk disembah. Ini adalah kegagalannya yang besar. Murka Tuhan bangkit terhadap dia, dan Dia mengutus nabi untuk memperingatkan dia. Tetapi dia tidak mau mendengarkan nabi itu, dan Allah menentukan untuk membinasakan dia (ay. 14-16).

VIII. UZIA (AZARYA)

Dua Tawarikh 26:6-21a membicarakan pemerintahan Uzia, yang nama lainnya adalah Azarya.

A. Mengalahkan Orang Filistin, Arab, Meunim oleh Pertolongan Allah

Uzia mengalahkan orang Filistin, Arab, dan Meunim dengan pertolongan Allah, dana orang Amon menyerahkan upeti kepada dia. Namanya termasyur sampai ke Mesir. Karena dia memiliki kekuatan yang besar (6-8). Ini memperlihatkan kepada kita bahwa jika kita pergi bersama Allah yang kita sembah, kita akan tepat. Sebaliknya, kita akan menderita.

B. Membangun Menara-menara di Yerusalem dan Pekerja-pekerja Pertahanan

Uzia membangun menara di Yerusalem dan mengerjakan menara pertahanan, mengali banyak sumur untuk pertanian dan perkebunannya. Dia memiliki pahlawan dan menjadi kuat oleh pertolongan ajaib Allah (ay. 9-15).

C. Menjadi Tinggi Hatinya untuk Bersalah Terhadap TUHAN dan Pergi ke Bait TUHAN untuk Membakar Ukupan

Ketika Uzia menjadi kuat, dia menjadi tinggi hati untuk bersalah terhadap TUHAN dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan (ay. 16). Anda mungkin berpikir bahwa ini tidak salah untuk raja membakar ukupan. Tetapi menurut ketetapan Allah dalam Perjanjian Lama, raja-raja tidak diizinkan menjamah kewajiban para imam. Membakar ukupan adalah kewajiban para imam, bukan raja-raja. Namun, Uzia sombong dan tidak memperdulikan orang lain selain dirinya. Karena itu, dia masuk ke dalam bait untuk melakukan pelayanan imam. Imam Azarya, dengan delapan puluh imam yang tegas, berdiri bersama dia untuk menghentikan dia dari membakar ukupan kepada Allah. Uzia menjadi marah kepada para imam, dan timbullah kusta pada dahinya di hadapan para imam. Karena ketidaktahiran dari kustanya, para imam mengusir dia dari bait Allah dan menempatkan dia di rumah terpisah sebagai penderita kusta sampai hari kematiannya (ay. 17-21a). Di sini dalam kasus Uzia kita memiliki contoh lain dari raja yang memiliki akhir hidup yang tidak menyenangkan.

IX. AHAS

Dalam 28:8-15 kita memiliki catatan pemerintahan Ahas.

A. TUHAN Menyerahkan Dia ke Tangan Raja Israel

Ketika TUHAN menyerahkan Ahas ke tangan raja Israel, bani Israel menawan saudara-saudaranya dua ratus ribu perempuan, anak-anak lelaki, dan anak-anak perempuan, dan juga merampas jarahand ari mereka (ay. 5b, 8).

B. Oded, Seorang Nabi TUHAN, Menasihati Bangsa Israel untuk Mengembalikan Tawanan Mereka dari Yehuda

Oded, seorang nabi TUHAN, datang menasihati bani Israel untuk mengembalikan tawananya dari Yehuda, saudara-saudaranya, sebab murkan TUHAN menyala-nyala atas mereka (ay. 9-11). Oded kelihatannya berkata bahwa setelah mengalahkan Ahas, mereka seharusnya tidak menawan banyak perempuan dan orang-orang muda. Adalah adalah Allah kasih, dan Dia tidak menyetujui hal demikian. Karena itu, murka-Nya menyala-nyala atas bani Israel.

C. Pemimpin-pemimpin Bani Efraim Mengembalikan Tawanan ke Yehuda

Pemimpin-pemimpin bani Efraim mengembalikan tawanan ke Yehuda secara ramah kasih sehingga mereka menghidarkan murka TUHAN yang menyala-nyala atas mereka (ay. 12-15). Catatan kitab Tawarikh mewahyukan bahwa Allah hanya menanggulangi umat-Nya. Jangan pikir bahwa Allah tidak akan mengambil waktu untuk menangulangi Anda jika Anda salah dalam perkara kecil. Allah memiliki banyak waktu daripada yang Anda miliki. Jika Anda memiliki waktu untuk berbuat kesalahan, Dia segera memiliki waktu untuk meganjar Anda.