← Daftar isi 1 dan 2 Tawarikh · bab 5/13

TAMBAHAN UNTUK SEJARAH DAUD

Pembacaan Alkitab: 1Taw. 22:2—29:30

Satu Tawarikh 22:2—29:30 adalah tambahan untuk sejarah Daud.

I. DAUD MEMPERSIAPKAN BAHAN-BAHAN BAGI PEMBANGUNAN BAIT ALLAH DENGAN BERLIMPAH

Daud mempersiapkan bahan-bahan bagi pembangunan rumah Allah dengan berlimpah melambangkan perlengkapan Kristus bagi pembangunan gereja Allah dengan kekayaan-Nya yang tak terduga (22:2-5, 14-16a; 29:2-5a) Semua kekayaan yang disediakan oleh Kristus adalah diri Kristus sendiri. Daud adalah lambang Kristus, berperang dan memperoleh kemenangan. Kristus adalah satu-satunya Persona yang bersyarat untuk menyediakan bahan-bahan bagi pembangunan gereja Allah. Arti rohani dari semua bahan-bahan disediakan oleh Daud dicakup dalam pelajaran-hayat 1Raja-raja 5—7.

Persiapan Daud dalam perderitaannya, dalam pencobaannya, dan dalam kemenangan dari perangnya adalah melambangkan kekayaan perlengkapan Kristus bagi pembangunan gereja Allah dalam penderitaan-Nya dan kemenangan atas Satan dengan kuat kuasa kegelapannya. Menurut catatan Perjanjian Baru, Kristus menempuh suatu kehidupan yang berperang, berperang melawan musuh Allah, Satan. Dalam kemenangan-Nya Dia mempersiapkan semua bahan untuk pembangunan gereja Allah.

II. PERINTAH DAUD KEPADA SALOMO

Dalam 1Tawarikh 22:6-13, 16b kita memiliki perintah Daud kepada Salomo untuk pembangunan bait Allah dengan damai. Daud ayahnya sebagai seorang tukang perang untuk menghasilkan persiapan-persiapan. Putranya Salomo bukan seorang tukang perang tetapi seorang raja yang penuh kedamaian. Dalam kedamaian dia menikmati apa yang dihasilkan dan dicapai melalui kemenangan-kemenangan ayahnya.

III. PERINTAH DAUD UNTUK SEMUA PEMIMPIN ISRAEL

Dalam ayat 17 sampai 19 Daud memerintahkan semua pemimpin Israel untuk membantu Salomo dalam membangun bait Allah.

IV. PENGATURAN DAUD ATAS TUGAS PELAYANAN PARA IMAM

DAN ORANG-ORANG LEWI

Pasal dua puluh tiga sampai dua puluh enam adalah suatu catatan mengaturan Daud atas tugas pelayanan para imam dan orang-orang Lewi. Ini melambangkan bahwa sebagai Kepala Tubuh Kristus telah menunjuk suatu tugas dalam Tubuh-Nya bagi semua anggota untuk memelihara. Kita perlu menyadari bahwa ada suatu tugas di dalam Tubuh Kristus, dengan anggota-anggota yang berbeda ditetapkan di suatu tempat yang khusus. Pengaturan di dalam Tubuh bukan suatu perkara siapa yang tinggi dan siapa yang rendah; melainkan, pengaturan bersama-sama sebagai anggota dari apa yang telah ditetapkan oleh Kristus. Kita perlu nyadari bahwa semua anggota Tubuh adalah diperlukan dan berguna, dan kita harus puas di mana Kristus telah menempatkan kita di dalam Tubuh-Nya.

A. Membuat Salomo Anaknya menjadi Raja atas Israel

Daud membuat Salomo anaknya menjadi raja atas Israel, menunjukan bahwa semua imam dan orang Lewi ada di bawah dia (23:1).

B. Para imam Ditugaskan dalam Dua Puluh Empat Bagian

Para imam, anak-anak Harun, ditugaskan dalam dua puluh empat bagian, atau bagian-bagian (24:1-19). Di dalam kehidupan gereja hari ini kita melayani dalam bagian-bagian yang berbeda.

C. Pembagian Pelayanan Orang-orang Lewi

Daud juga mengatur pembagian pelayanan orang-orang Lewi (23:2-32; 24:20—26:32).

1. Pelayan-pelayan dari Keturunan Tiga Putra Lewi

Pelayan-pelayan dari keturunan tiga anak Lewi, Gerson, Kehat, dan Merari, dijelaskan dalam 23:2-32. Jumlah keseluruhan orang-orang Lewi adalah tiga puluh delapan ribu laki-laki dari yang berusia tiga puluh tahun ke atas (ay. 2-3). Dari orang-orang ini,dua puluh empat ribu orang yang harus mengawasi pekerjaan rumah TUHAN; enam ribu orang harus menjadi pengatur dan hakim; empat ribu orang harus menjadi penunggu pintu gerbang; dan empat ribu orang menjadi pemuji TUHAN dengan alat-alat musik yang telah dibuat untuk melagukan pujian-pujian (ay. 4-5). Silsilah Gerson, Kehat, dan Merari disajikan dalam ayat 6 sampai 23.

2. Semua Pelayan Orang Lewi Melayani Berdampingan dengan Para Imam

Semua pelayan orang Lewi dari usia dua puluh tahun ke atas melayani berdampingan dengan para imam untuk memelihara semua perkara-perkara untuk bait Allah (ay. 24-32). Dalam kehidupan gereja hari ini, beberapa orang muda harus memikul beberapa pelayanan bagi orang-orang yang lebih tua.

3. Sisi-sisa Orang Lewi Membuang Undi bagi Tugas Mereka

Sisa-sisa orang Lewi, yang tua dan yang muda, membuang undi untuk tugas mereka sama seperti anak-anak Harun, saudara mereka (24:20-31). Ini adalah suatu kelanjutan yang menunjukkan bahwa setiap orang yang melayani telah diatur dengan tepat.

4. Daud dan Para Pemimpin Pasukan Memisahkan Beberapa

Anak Asaf, Heman, dan Yedutun

Daud dan para pemimpin pasukan memisahkan beberapa anak Asaf, Heman, (keturunan Korah, pemberontak besar, Bil. 16, dan seorang cucu, Samuel, 1Taw. 6:23), dan Yedutun, ditunjuk oleh Raja Daud sebagai pemimpin, untuk bernubuat (untuk menyanyi) dengan diiringi ceracap, gambus dan kecapi, dan membagi mereka ke dalam dua puluh empat bagian (ps. 25). Untuk menyanyikan pujian kepada Allah adalah bagian penting penyembahan Israel kepada Allah (Ef. 5:19). Hari ini kita perlu memiliki nyanyian pujian demikian untuk Allah.

5. Para Penjaga Pintu Dibagi ke dalam Beberapa Bagian

Para penjaga pintu, ada beberapa dari keturunan Korah, pemberontak besar, dibagi ke dalam beberapa bagian untuk menjaga pintu gerbang bait di sebelah timur, barat, utara, dan selatan dan pintu gerbang gudang perlengkapan (1Taw. 26:1-19).

6. Dari Orang-orang Lewi, Beberapa Ditentukan untuk Mengawasi Perbendaharaan Rumah Allah

Dari orang-orang Lewi, beberapa ditentukan untuk mengawasi perbendaharaan rumah Allah dan mengawasi perbendaharaan barang-barang kudus yang telah dikuduskan oleh raja Daud dan oleh para kepala puak dan para pemimpin pasukan, untuk menyemarakan rumah TUHAN, juga segala yang dikuduskan oleh Samuel, Saul, Abner, dan Yoab (ay. 20-28). Ini menunjukkan bahwa ketika Daud mempersiapkan bahan-bahan untuk pembangunan bait, lain-lainnya adalah hasil rampasan melalui kemenangan mereka atas musuh-musuhnya dan kemudian rampasan ini dipersembahkan kepada Allah untuk perawatan rumah Allah. Ini akan dibandingkan dengan situasi gereja hari ini. Pengertianya, gereja telah siap dibangun oleh Kristus melalui para rasul-Nya, dan sekarang kita dengan sederhana merawat, memperbaiki, apa yang telah dibangun.

7. Dari Orang-orang Lewi, Beberapa Ditunjuk untuk Tugas Luar

Dari orang-orang Lewi, beberapa ditunjuk untuk tugas luar atas Israel, yaitu menjadi pengatur dan hakim (ay. 29-32).

8. Pengaturan Daud Melambangkan Pengaturan Roh itu

Pengaturan Daud dalam mengatur pelayanan-pelayanan Israel kepada Allah berhubungan dengan bait Allah melambangkan pengaturan Roh itu dalam pengaturan pelayanan-pelayanan gereja dalam Perjanjian Baru (1Kor. 12:4-11; 14:40).

V. PENGURUS-PENGURUS DALAM ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAUD

Satu Tawarikh pasal 27 membicarakan pengurus-pengurus dalam administrasi pemerintahan Daud.

A. Pengurus-pengurus yang Melayani Raja adalah Duabelas Rombongan

Para panglima yang melayani raja ada duabelas rombongan, dua puluh empat ribu dalam setiap rombongan, menjaga perihal raja bulan demi bulan sepanjang tahun (ay. 1-15). Hal ini keterlaluan, dan ini mungkin menjadi faktor yang tersembunyi dalam pemberontakan setelah masa Salomo. Setiap kenikmatan yaitu kemewahan tidak dapat berakhir. Hari ini tidak seorangpun yang memiliki kenikmatan yang belebihan dan terlalu mewah.

B. Tiga Puluh Kepala yang Memerintah atas Duabelas Suku dan Keluarga Harun

Tiga puluh kepala yang memerintah atas duabelas suku dan keluarga Harun (ay. 16-22). Di sini kita harus mencatat bahwa Daud tidak menghitung jumlah orang-orang yang berumur dua puluh tahun ke bawah, sebab takut murka Allah (ay. 23-24). Daud menghitung jumlah penduduk telah menyalahi Allah (2Sam. 24), maka dia tidak berani mencatat orang-orang muda.

C. Ada Pengurus-pengurus atas Perbendaharaan Raja

Ada pengurus-pengurus atas perbendaharaan raja dan pengawas harta kekayaan milik raja (1Taw. 27:25-31).

D. Daud Memiliki Penasihat, Pengajar, Sahabat, dan Panglima Pasukan-Nya

Daud memiliki penasihat, pengajar, sahabat, dan panglima pasukannya (ay. 32-34).

E. Melambangkan Ketaatan kepada Otoritas dan Kekepalaan Kristus dalam Gereja

Pengaturan pemerintahan dalam administrasi Daud melambangkan ketaatan kepada otoritas dan kekepalaan Kristus dalam gereja dalam Perjanjian Baru (1Taw. 11:3; Ef. 4:15).

VI. DAUD MENGUMPULKAN SEMUA PEMIMPIN ISRAEL DI YERUSALEM

Satu Tawarikh 28 sampai 29 adalah catatan mengenai Daud mengumpulkan para pemimpin Israel di Yerusalem.

A. Dia Memanggil untuk Berkumpul

Dalam 28:2-8 kita memiliki Daud memanggil untuk berkumpul.

1. Mengarahkan Anaknya Salomo untuk Menjadi Pembangun Bait Allah

Daud mengarahkan anaknya, Salomo untuk menjadi pembangun bait Allah (ay. 2-7). Daud berkata bahwa dia berminat dalam hatinya untuk membangun satu rumah bagi TUHAN. Namun, TUHAN memberi tahu dia bahwa dia tidak akan membangun satu rumah bagi nama-Nya tetapi Salomo, anaknya yang akan membangun rumah-Nya (ay. 2-3, 6).

2. Memerintahkan Mereka untuk Memperhatikan Perintah-perintah TUHAN

Daud memerintahkan para pemimpin untuk memperhatikan perintah-perintah TUHAN, supaya mereka dapat memiliki tanah permai dan tinggal di dalamnya sebagai satu warisam turun-temurun sampai kepada anak-anaknya yang kemudian (ay. 8). Jika kita berperilaku tepat di hadapan TUHAN, mereka akan menikmati negeri itu dan tinggal dalam negeri itu sebagai satu warisan sampai anak-anak mereka kemudian.

B. Memerintahkan Salomo, Anaknya untuk Melayani Allah dan Membangun Bait Allah

Dalam ayat 9 sampai 21 Daud memerintahkan Salomo, anaknya untuk melayani Allah dan membangun bait Allah. Dia memerintahkan Salomo untuk melayani Allah dengan “tulus hati dan dengan rela hati, sebab TUHAN menyelidiki segala hati dan pengertian segala niat dan cita-cita” (ay. 9). Kemudian Daud memerintahkan Salomo untuk membangun bait Allah menurut contoh yang telah dia miliki melalui Roh itu, memiliki kehadiran Allah, bersama para imam, orang Lewi, sukarelawan yang ahli dalam setiap tugas, para pemimpin, dan seluruh rakyat ini semuanya ada di bawah perintahnya (ay. 10-21).

C. Dia Mempersiapkan Bahan-bahan dan Memberikannya untuk Membangun Bait Allah, Diatur oleh Para Pemimpin Israel sebagai Persembahan Sukarela kepada Allah

Daud mempersiapkan bahan-bahan dan memberikannya untuk membangun bait Allah, diatur oleh para pemimpin Israel sebagai persembahan sukarela kepada Allah untuk membangun bait-Nya, sehingga rakyat Israel dan raja Daud bersukacita dengan sukaria yang besar (29:1-9). Dalam perkara ini Daud dan para pemimpin Israel adalah satu.

D. Pujiannya kepada TUHAN di Depan Semua Penduduk

Ayat 10 sampai 19 adalah pujian Daud kepada TUHAN di depan semua penduduk.

1. Memuji Allah

Pertama, Daud memuji Allah untuk kebesaran, kuat kuasa, kemasyuran, kemenangan, dan keagungan (ay. 10-12).

2. Bersyukur pada Allah

Selanjutnya, Daud bersyukur pada Allah bahwa semuanya berasal dari Dia sehingga dia dan rakyat dengan sukarela mempersembahkan kembali kepada Allah, segala sesuatu yang telah diterima dari Dia (ay. 13-17). Mereka telah menerima begitu banyak dari Allah, dan apa yang mereka telah terima, mereka persembahkan kembali kepada Allah untuk pembangunan rumah Allah.

3. Memohon Allah

Daud melanjutkan dengan memohon Allah untuk memelihara dan meneguhkan hati umat-Nya, Israel, dalam kondisi suara ini dan memberikan Salomo, anaknya hati yang tulus untuk berpegang pada segala perintah, kesaksian, ketetapan Allah dan melakukan segalanya dan membangun istana (bait) Allah (ay. 18-19).

E. Respon Semua Hadirin

Ayat 20 sampai 25 menggambarkan respon semua hadirin.

1. Memuji Allah

Rakyat itu memuji Allah, mempersembahkan kurban persembahan kepada Dia, dan menyembah Dia (ay. 20-21).

2. Makan dan Minum di Hadapan TUHAN dan Menjadikan Salomo, Anak Daud Raja Kedua Kalinya

Rakyat makan dan minum di hadapan TUHAN dan menjadikan Salomo, anak Daud raja kedua kalinya. Semua orang Israel mematuhinya, dengan semua pemimpin dan para pahlawan dan semua anak Raja Daud menundukan dirinya kepada raja Salomo. TUHAN sangat meninggikan Salomo di depan seluruh rakyat Israel dan mengaruniakan keagungan kerajaan seperti tidak pernah ada pada semua raja sebelum dia yang memerintah atas Israel (ay. 22-25).

F. Daud Mati pada Waktu telah Putih Rambutnya

Daud mati pada waktu telah putih rambutnya, penuh kekayaan dan kehormatan (ay. 28). Sekalipun kita perlu mengenal perkara-perkara secara sejarah ini, saya tidak memiliki beban mengenai perkara itu, karena perkara itu bukan inti, realitas, sasaran Alkitab. Inti, realitas, sasaran Alkitab adalah ekonomi Allah. Ekonomi Allah adalah Allah menjadi manusia untuk membuat manusia menjadi Allah dalam hayat dan sifat tetapi bukan dalam ke-Allahan untuk menghasilkan Yerusalem Baru sebagi perluasan dan ekspresi Allah Tritunggal sampai selamanya. Yerusalem Baru dibangun oleh Allah yang menyusunkan diri-Nya sendiri ke dalam manusia untuk membuat manusia sama seperti Allah dalam hayat, dalam sifat, dan dalam susunan sehingga Allah dan manusia dapat menjadi satu kesatuan yang korporat.